The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Pisces Roissa, 2023-06-06 00:22:54

E-LKPD SUHU, KALOR DAN PEMUAIAN

Materi IPA Kelas VII Semester 2

Untuk SMP/MTS Suhu, kalor dan pemuaian E-LKPD KELAS VII, SEMESTER GASAL SEKOLAH : KELAS : NAMA : Disusun Oleh : 1. Haliza (200641100015) 2. Anisatus Sholihah (200641100036) 3. Roissaturrodliyah (200641100038) 4. Mega Whinalia (200641100068) Dosen Pengampu : Ibu Aida Fikriyah, S.Pd., M.Pd .............IDENTITAS SISWA..............


Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala rahmat yang diberikan-Nya sehingga pembuatan ELKPD dengan materi suhu, kalor, dan pemuaian dapat terselesaikan. Tujuan dibuatnya E-LKPD ini yaitu untuk memenuhi tugas ulangan akhir semester pada mata kuliah Pengembangan Bahan Ajar. Selain itu, diharapkan dengan adanya E-LKPD ini dapat dipergunakan sebagai salah satu referensi sumber belajar peserta didik dalam pembelajaran IPA kurikulum merdeka di kelas 7 SMP. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Aida Fikriyah, S.Pd., M.Pd, selaku dosen mata kuliah Pengembangan Bahan Ajar yang telah memberikan tugas ini sehingga bermanfaat menambah pengetahuan dan keterampilan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuannya menyelesaikan E-LKPD ini. Terakhir, kami menyadari bahwa masih ada kekurangan dari E-LKPD ini baik dari segi penulisan, materi, dan lainnya. Untuk itu, kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak sangat kami harapkan demi penyempurnaan E-LKPD. PRAKATA Bangkalan, 25 Mei 2023 Penulis E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian ii


Cover.......................................................................................i Kata Pengantar................................................................ii Daftar Isi..............................................................................iii Petunjuk Penggunaan E-LKPD...........................01 Capaian Pembelajaran.............................................02 Tujuan Pembelajaran................................................02 Peta Konsep...................................................................03 Kegiatan Pembelajaran 1.......................................04 Kegiatan Pembelajaran 2.......................................10 Kegiatan Pembelajaran 3.......................................17 Rangkuman....................................................................22 Soal Evaluasi.................................................................23 Daftar Pustaka..............................................................26 E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian DAFTAR ISI iii


E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian PETUNJUK PENGGUNAAN E-LKPD Bacalah petunjuk penggunaan E-LKPD dengan baik dan cermat Bacalah dan pahamilah capaian dan tujuan pembelajaran Pelajari materi yang sudah tersedia sebelum melakukan percobaan Kerjakanlah percobaan/praktikum sesuai perintah & petunjuk di dalamnya Kerjakan soal-soal yang terdapat di E-LKPD untuk mengukur pemahaman Diskusi & tanyakan terkait materi yang belum dipahami pada guru/teman 01


Peserta didik diharapkan mampu melakukan pengukuran terhadap aspek fisis yang mereka temui seperti mengukur besaran suhu yang diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan, sekaligus dapat membedakan isolator dan konduktor kalor. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CPL) TUJUAN PEMBELAJARAN (TP) Peserta didik dapat membedakan konsep suhu benda Peserta didik dapat menghitung konversi suhu termometer Peserta didik dapat menjelaskan perpindahan kalor Peserta didik dapat menganalisis proses perpindahan kalor 1 2 3 4 5 6 02 E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian Peserta didik dapat melakukan percobaan terkait perpindahan kalor Peserta didik dapat menyampaikan hasil diskusi dengan baik setelah melakukan percobaan Peserta didik menentukan jenis pemuaian setelah melakukan percobaan 7 8 Peserta didik dapat menyimpulkan konsep pemuaian


PETA KONSEP E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian 03 Suhu, Kalor dan Pemuaian Suhu Kalor Pemuaian Alat Ukur Suhu Perubahan Wujud Zat Pemuaian Panjang Skala Suhu pada Termometer Perubahan Wujud Zat Pemuaian Luas Hubungan Kalor dan Suhu Pemuaian Volume


SUHU : : : : CAPAIAN PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik diharapkan mampu melakukan pengukuran terhadap aspek fisis yang mereka temui seperti mengukur besaran suhu yang diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan, sekaligus dapat membedakan isolator dan konduktor kalor. 1. Peserta didik dapat membaca konsep . suhu. 2. Peserta didik dapat membedakan . suhu benda 3. Peserta didik dapat menghitung . konversi skala termometer 04 E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian Nama No Absen Kelompok Kelas


Saat musim hujan, tubuh rentan sekali terkena demam. Kondisi tubuh akan terasa hangat hingga panas. Saat tubuh semakin panas tinggi, maka perlu segera periksa ke dokter. Panas atau dinginnya tubuh disebut suhu tubuh. Biasanya, dokter akan mengecek suhu tubuh menggunakan suatu alat. Alat tersebut dinamakan termometer. Prinsip kerja dari termometer yaitu keseimbangan derajat suhu. Termometer akan menerima suhu dari lingkungan sekitar/benda yang akan diuji. Termometer yang digunakan untuk mengukur suhu tubuh hanya memiliki skala di sekitar 30 sampai 50. Penyebabnya karena tidak ada manusia yang memiliki suhu di bawah 30 dan di atas 50. Termometer berasal dari dua suku kata dalam bahasa latin. Termo yang berarti suhu atau panas, dan meter yang berarti ukur. Ilmuwan asal Italia yaitu Galileo Galilei menjadi pelopor pertama kali penggunaan termometer secara terukur pada tahun 1593. Meski masih terbilang sederhana dengan penggunaan tabung labu kaca berukuran kecil, teknik Galileo sudah menggunakan prinsip hubungan kenaikan-penurunan suhu dengan bertambah atau berkuranganya volume gas atau zat cair yang digunakan. Hal tersebut menggunakan konsep keseimbangan panas antara suhu di sekitar dengan suhu gas di dalam tabung labu tersebut.. E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian SUHU “Suhu merupakan suatu besaran yang menyatakan panas atau dinginnya suatu benda terhadap suatu ukuran standar. Secara alamiah, suhu akan mengalir dari derajat yang lebih tinggi ke derajat yang lebih rendah. Konsep ini dikenal juga sebagai Azas Black atau juga Hukum 1 Termodinamika.” 05


Anisa dan Mega sedang mengukur suhu tubuhnya masingmasing. Mereka ingin mengukur panas bagian tubuh seperti dahi, pipi, leher dan ketiak. Keduanya lakukan karena merasa terkena gejala demam. Kemudian, Anisa menggunakan punggung telapak tangannya untuk mengecek panas tubuhnya. Sedangkan, Mega menggunakan bantuan termometer. Keduanya lantas ingin membandingkan suhu panas masingmasing. Namun, Anisa hanya mengatakan bahwa beberapa bagian tubuhnya terasa panas. Sedangkan, Mega dengan jelas mengatakan bagian tubuh mana yang sangat panas. Mengapa demikian? Buatlah rumusan masalah (pertanyaan) yang berhubungan dengan uraian yang disajikan di atas! 2. Lakukan kegiatan belajar secara aktif untuk memahami materi. 3. Pada kegiatan pembelajaran 1 digunakan untuk 2JP. 4. Bacalah setiap pertanyaan dengan cermat sebelum mengisi kolom jawaban yang telah tersedia. 1. Kerjakan E-LKPD secara kelompok 5. Bertanyalah jika ada pernyataan PETUNJUK BELAJAR Orientasi Masalah Organisasi Belajar 06 E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian


Melakukan Penyelidikan Setelah melakukan kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat membedakan suhu dan menentukan konversi skala termometer dengan tepat, mari kita lakukan percobaan berikut bersama kelompokmu! Tujuan Membedakan suhu dan menentukan skala termometer Alat & Bahan 1. Termometer 2. Gelas 3 buah 3. Air panas secukupnya 4. Air dingin/es secukupnya 5. Air biasa kondisi ruang E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian 07


Cara Kerja 1.Tuangkan ketiga air (panas, dingin, biasa) masing-masing ke gelas yang berbeda 2.Ukurlah suhu ketiga air tersebut menggunakan termometer secara bergilir 3.Catat hasilnya dalam tabel hasil pengamatan No Kondisi Air Suhu Air (°C) °F °R °K Panas Dingin Biasa 1 2 3 Hasil Pengamatan Diskusi 1. Mengapa ketiga air tersebut memiliki skala yang berbeda-beda 2. Konversikan skala ke dalam skala fahrenheit, reamur, dan kelvin 08 E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian


KALOR Nama No Absen Kelompok Kelas : : : : KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 CAPAIAN PEMBELAJARAN TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik diharapkan mampu melakukan pengukuran terhadap aspek fisis yang mereka temui dan memanfaatkan suhu dan kalor serta mengukur besaran suhu yang diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan, sekaligus dapat membedakan isolator dan konduktor kalor. Peserta didik dapat menjelaskan perpindahan kalor Peserta didik dapat menganalisis proses perpindahan kalor Peserta didik dapat melakukan percobaan terkait perpindahan kalor Peserta didik dapat menyampaikan hasil diskusi dengan baik setelah melakukan percobaan 1. 2. 3. 4. E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian 10


Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda bersuhu lebih tinggi ke benda bersuhu lebih rendah. Dalam kehidupan sehari-hari, Teman-teman biasa mendengar istilah air panas, air hangat, dan air dingin. Ketiga macam air tersebut sebenarnya mengandung zat yang sama, yakni air, tetapi memiliki suhu yang berbeda. Jadi, suhu menyatakan derajat panas dan dinginnya zat. Perubahan suhu suatu zat berhubungan erat dengan kalor yang diterima atau dilepaskan oleh zat tersebut. Suhu benda akan naik jika benda tersebut diberi kalor, sebaliknya suhu benda akan turun jika melepaskan kalor ke lingkungan. Kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu benda berbeda-beda tergantung dari jenis benda tersebut. Semakin besar kenaikan suhu benda, semakin besar pula kalor yang diperlukan. Semakin besar massa jenis benda, semakin besar pula kalor yang diperlukan. KALOR Perpindahan Kalor Perpindahan kalor yaitu berpindahnya energi dari satu tempat ke tempat lainnya, karena adanya perbedaan suhu antara kedua tempat tersebut. Kalor dapat berpindah melalui 3 cara yaitu konduksi, konveksi dan radiasi. Konduksi Konduksi adalah perpindahan kalor melalui bahan tanpa disertai partikel – partikel bahan tersebut. Contoh : mencelupkan sendok logam ke dalam gelas yang berisi air panas. Ujung sendok yang tidak tercelup akan terasa hangat atau panas. Hal tersebut terjadi karena perpindahan perpindahan aliran kalor dari bagian yang bersuhu tinggi ke bagian yang bersuhu rendah. 11 E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian


Konveksi Konveksi adalah perpindahan kalor melalui suatu bahan disertai partikel – partikel bahan tersebut. Contoh : terjadinya angin darat dan angin laut di pantai. Angin laut pada siang hari, udara di darat panas akan naik dan tempatnya akan diisi oleh udara dari dingin dari laut mengakibatkan angin bergerak dari laut ke darat, sehingga angin laut itu angin dari laut yang bergerak ke darat. Angin darat pada malam hari, udara di laut panas maka udaranya naik ke atas dan tempatnya diisi oleh udara dingin dari darat, mengakibatkan angin bergerak dari darat ke laut, sehingga angin darat itu angin yang bergerak dari darat ke laut. Radiasi Radiasi yaitu perpindahan kalor tanpa memerlukan medium. Contoh : ketika kita berada di dekat api ungun, maka tangan akan ikutan panas. Tangan terasa panas karena kalor dari api unggun berpindah ke tangan kita. Setiap benda dapat memancarkan dan menyerap radiasi kalor, yang besarnya bergantung pada suhu dan warna benda. Bahan yang dapat menghantarkan listrik dengan baik disebut konduktor. Contohnya : logam. Bahan yang dapat menghantarkan listrik dengan buruk disebut isolator. Contoh : Plastik dan kayu. 12 E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian


PETUNJUK BELAJAR Baca dan pahamilah uraian materi yang ada pada kegiatan belajar Kerjakanlah semua kegiatan belajar untuk mengetahui seberapa besar pemahaman materi Kerjakanlah E-Lkpd secara kelompok Baca pertanyaan dengan cermat sebelum menjawab pertanyaan Bertanya kepada guru jika terdapat kesulitan 1. 2. 3. 4. Supaya teman -teman lebih memahami lagi lakukan kegiatan pengamatan berikut. Aktivitas 1 dingin karena melepaskan energi panas dari dalam. Perpindahan energi dalam bentuk panas ini terjadi karena perbedaan suhu. Perpindahan energi dalam bentuk panas ini kita namakan KALOR. Kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu benda berbeda-beda tergantung dari jenis benda tersebut. Semakin besar kenaikan suhu benda, semakin besar pula kalor yang diperlukan. Semakin besar massa jenis benda, semakin besar pula kalor yang diperlukan. Teh panas Teh dingin Perubahan suhu tersebut terjadi karena perpindahan energi. Teh dingin akan menjadi hangat jika mendapatkan energi panas dari lingkungan. Sedangkan teh panas akan menjadi hangat atau bahkan 13 E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian


Pengaruh Kalor Terhadap Perubahan Suhu dan Wujud Benda Orientasi Masalah Siapkanlah 2 jenis minuman. Yang pertama segelas teh panas dan yang kedua adalah segelas es teh dingin. Hati-hati saat membuat teh panas. Kegiatan ini cukup kita lakukan menggunakan indra perasa teman-teman saja. Saat temanteman memegang segelas teh panas dan segelas es teh dingin apa yang teman-teman rasakan? Setelah di dibiarkan selama 15 menit pegang kembali, perubahan apa yang Teman-teman rasakan? Berdasarkan peristiwa diatas dapatkah teman-teman mendefinisikan kalor secara sains? minuman panas minuman dingin Organisasi Belajar Berdasarkan permasalahan diatas! Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kalor! Bagaimana kalor dapat berpindah? Sebutkan dan jelaskan perpindahan kalor! E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian 14


Melakukan Penyelidikan Lakukan percobaan sederhana berikut secara berkelompok. Setelah melakukan kegiatan ini peserta didik diharapkan dapat memahami perpindahan kalor. Tujuan Untuk mengetahui perpindahan kalor secara konduksi Alat & Bahan 1 buah sendok logam 1 buah sendok plastik 2 gelas kaca air panas secukupnya mentega secukupnya pengukur waktu (stopwatch/jam tangan/dll) 1. 2. 3. 4. 5. 6. E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian 15


Cara Kerja Hasil Pengamatan Siapkan 2 buah gelas Isilah gelas dengan air panas Siapkan sendok logam dan sendok plastik kemudian tempelkan mentega pada kedua sendok tersebut Masukkan kedua sendok pada gelas yang berisi air panas Amati apa yang terjadi pada mentega Catat waktu mulai dari memasukkan sendok sampai mentega meleleh 1. 2. 3. 4. 5. 6. Benda Waktu sendok logam sendok plastik Ayo kita diskusikan! Apa yang terjadi pada mentega yang ada di sendok logam? Hal tersebut menunjukkan bahwa sendok logam dapat? Apa yang terjadi pada mentega yang ada di sendok plastik? Hal tersebut menunjukkan bahwa sendok plastik merupakan? Sendok manakah yang mampu menghantarkan panas dengan baik? Berikan alasan anda 1. 2. 3. 4. 5. E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian 16


Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi hasil diskusi kelompok penyaji dengan bimbingan dari guru, serta memberikan komentar, pertanyaa, atau saran E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian Hasil Pengamatan Setelah melakukan penyelidikan, kumpulkan hasil percobaan kalian terkait hubungan kalor dengan perubahan suhu benda kemudian presentasikan Perhatikan presentasi kelompok lain, catat informasi baru yang kalian temukan! 1. 2. Refleksi dan Evaluasi 16


: : : : KEGIATAN PEMBELAJARAN 3 PEMUAIAN Nama No Absen Kelompok Kelas CAPAIAN PEMBELAJARAN TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta didik diharapkan mampu melakukan pengukuran terhadap aspek fisis yang mereka temui seperti mengukur besaran suhu yang diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan, sekaligus dapat membedakan isolator dan konduktor. 17 E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian Peserta didik dapat menyimpulkan konsep pemuaian Peserta didik dapat menentukan jenis pemuaian setelah melakukan percobaan 1. 2.


Pernahkah kalian mengalami atau memperhatikan peristiwa di sekitar kalian yang termasuk ke dalam pemuaian? Peristiwa pemuaian dalam kehidupan sehari-hari sering kita temui. Salah satu contoh pemuaian yang ada di sekitar kita adalah pemasangan kaca jendela yang dibuat lebih longgar, hal ini dikarenakan pada saat siang hari kaca akan mengalami pemuaian akibat terkena panas. Sehingga pada siang hari terlihat kaca sangat rapat dan tidak ada celah pada bingkai. Tetapi ketika malam hari, antara kaca dnegan bingkai terdapat celah. Pemuaian merupakan keadaan dimana bahan penyusun suatu benda/bahan tidak bisa menahan peningkatan suhu. Sehingga menyebabkan terjadinya perubahan panjang, luas, dan volume pada benda tersebut. Pemuaian terjadi pada zat padat, cair dan gas. Pemuaian terjadi apabila adanya peningkatan suhu yang bisa terjadi akibat adanya pemanasan (Tim Maestro Genta, 2020). Berikut merupakan contoh gambar pemuaian pada kehidupan sehari-hari. PEMUAIAN 18 E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian


PETUNJUK BELAJAR Pahamilah materi yang tersedia di E-LKPD dengan baik Kerjakan kegiatan belajar yang tersedia sesuai dengan petunjuk kerja Pada kegiatan pembelajaran 3 digunakan untuk 3JP Bacalah pertanyaan dan isilah sesuai dengan pemahaman untuk mengisi jawaban pertanyaan Bertanyalah jika mengalami kesulitan dan kurang mengerti Diskusikanlah hasil kegiatan belajar dengan teman atau guru 1. 2. 3. 4. 5. 6. Orientasi Masalah Pernahkah kalian memasak air? Atau memperhatikan ibu ketika memasak air? mengapa ketika air mendidih ibu tidak langsung menuangkan pada gelas kaca? Apa yang terjadi ketika ibu langsung menuangkan air mendidih kepada gelas kaca? Organisasi Belajar Buatlah hipotesis terkait uraian yang disebutkan diatas! E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian 19


Tujuan Melakukan Penyelidikan Melalui kegiatan ini peserta didik diharapkan dapat memahami konsep materi pemuaian melalui peristiwa dalam kehidupan sehari-hari. Kerjakan dan diskusikan bersama dengan teman kelompokmu! Alat & Bahan Menyimpulkan konsep pemuaian dan menentukan jenisnya. 2 buah kaca gelas 1 panci Air mendidih dan air dingin Cara Kerja 1. Siapkan 2 gelas kaca, sebagai pembanding 2. Masaklah air sampai mendidih 3. Tuangkan air mendidih pada gelas gaca 1 4. Tuangkan air dingin pada gelas kaca 2 5. Amati apa yang terjadi! Hasil Pengamatan No. Percobaan keadaan sebelum percobaan keadaan setelah percobaan Gelas kaca 1 Gelas kaca 2 1. 2. 20 E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian


Apa perbedaan antara gelas kaca 1 dan 2 setelah percobaan? Apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi? Jenis pemuaian apakah yang terjadi? 1. 2. 3. Diskusi Penyajian Hasil Hasil yang diperoleh dari diskusi kelompok dikumpulkan kemudian dipresentasikan bersama dengan teman kelompokmu! Refleksi dan Evaluasi Peserta didik mendapatkan feedback dari guru dan temantemannya melalui presentasi. Peserta didik juga bisa mengajukan pertanyaan, memberikan komentar dan saran pada kelompok lain saat presentasi. E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian 21


E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda bersuhu lebih tinggi ke benda bersuhu lebih rendah. Perubahan suhu suatu zat berhubungan dengan erat dengan kalor yang yang diterima dan dilepaskan oleh zat tersebut. Kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu benda berbeda-beda tergantung dari jenis benda tersebut. Suhu merupakan suatu besaran yang menyatakan panas atau dinginnya suatu benda terhadap ukuran standar. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah termometer. Termometer yang digunakan untuk mengukur suhu tubuh hanya memiliki skala di sekitar sampai . Pemuaian merupakan keadaan dimana bahan penyusun suatu benda/bahan tidak bisa menahan peningkatan suhu. Pemuaian terjadi apabila adanya peningkatan suhu yang bisa terjadi akibat adanya pemanasan. Pemuaian dapat terjadi pada zat padat, cair dan gas. 22 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. RANGKUMAN


E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian 23 SOAL EVALUASI Keadaan panas atau dinginnya sebuah benda disebut... A. Kalor B. Suhu C. Derajat D. Celcius Satuan suhu dalam Sistem Internasional (SI) adalah ... . A. Kelvin B. Celcius C. Reamur D. Fahrenheit Alat yang digunakan untuk mengukur suhu …. A. barometer B. termometer C. alkohol D. raksa udara Titik tetap di atas dari termometer Celcius adalah A. Suhu udara yang membeku B. Suhu air yang panas C. Suhu air yang mendidih D. Suhu es yang mencair Titik tetap atas termometer Fahrenheit adalah…. derajat Fahrenheit. A. 212 B. 273 C. 100 D. 80 Satu sendok mentega akan mencair jika dipanaskan. Peristiwa ini membuktikan bahwa kalor dapat mengubah … . A. Jenis zat B. Wujud zat C. Diciptakan dan dimusnahkan D. Menghasilkan zat baru 1. 2 3. 4. 5. 6.


Perpindahan panas pada waktu mengaduk air panas dengan sendok dengan melihat pada air yang diaduk, pada sendok, dan pada uap air yang ada di atas permukaan air secara berurutan terjadi perpindahan panas secara … . A. Konveksi, konduksi, dan konveksi B. Konduksi, radiasi, dan konveksi C. Radiasi, konveksi, dan konveksi D. Konveksi, konduksi, dan radiasi Ketika berdiri di dekat api unggun udara terasa hangat. Perpindahan panas yang sejenis dengan peristiwa tersebut terjadi pada peristiwa …. A. Air mendidih saat memasak B. Terjadinya angin darat dan angin laut C. Ujung solder terasa panas saat digunakan D. Panas matahari sampai ke bumi Di bawah ini yang bukan termasuk contoh perpindahan panas secara radiasi yaitu ... A. Orang-orang yang merasa hangat di sekitar api unggun B. Cahaya matahari sampai ke bumi C. Panas api lilin yang terasa di dekatnya D. Air panas yang mendidih Angin laut dan angin darat adalah peristiwa yang terjadi akibat perpindahan kalor secara ... A Konduksi B. Konveksi C. Radiasi D. Evaporasi Tumpahnya air dari panci alumunium ketika dpanaskan disebabkan oleh …. A. air memuai, sedangkan panci menyusut B. air memuai, sedangkan panci tetap C. pemuaian air lebih besar dari pada pemuaian panci D. pemuaian panci lebih besar daripada pemuaian air. 7. 8. 9. 10. 11. 24 E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian


Ban sepeda yang terparkir di tempat panas seringkali meletus. Hal ini karena …. A. udara di dalam ban memuai lebih besar dari pada pemuaian ban B. udara di dalam ban memuai C. ban menyusut, sedangkan udara di dalamnya memuai D. ban memuai, sedangkan udara di dalamnya tetap Sambungan rel kereta api selalu diberi celah agar …. A. ketika rel memuai. rel tersebut tidak bengkok B. pada suhu rendah, rel tersebut tidak bengkok C. kereta api dapat berjalan dengan lancar ketika melintas diatas rel D. ketika rel mengalami pemuaian, rel tidak putus Jika dua gelas yang sejenis ditumpuk, gelas menjadi sulit dilepas. Agar kedua gelas tersebut dapat terlepas, hal yang dapat dilakukan, yaitu …. A. kedua gelas direndam dalam air panas B. gelas yang bawah direndam dalam air es C. kedua gelas direndam dalam air es D. gelas yang bawah direndam dalam air panas Ukuran kaca yang dipasang pada kusen jendela dibuat lebih kecil daripada bingkainya. Hal ini bertujuan …. A. untuk menghemat kaca B. agar kaca tidak pecah ketika terjadi pemuaian C. agar pemasangannya lebih mudah D. agar kusen jendela tidak mudah rusak 12. 13. 14. 15. E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian 25


DAFTAR PUSTAKA https://kurikulum.kemdikbud.go.id/kurikulum-merdeka/capaianpembelajaran Iskandar, S. (2014). Perpindahan Panas. Yogyakarta: CV Budi Utama (Anggota IKAPI). Diakses dari https://books.google.co.id/books.id Saiful , M. (2018). Mekanisme Perpindahan Energi. Bogor: IPB Press. Diakses dari https://books.google.com Surya, Y. (2009). Suhu dan Termodinamika. Tangerang: PT Kandel. https://books.google.com/ Tim Maestro Genta. (2020). BUPELAS IPA SMP KELAS 7. Surabaya: Genta Group Production. Young, H. D., & Freedman, R. A. (2001). Fisika Universitas Edisi ke Sepuluh Jilid I. Bandung: Erlangga. Diakses dari https://books.google.com/books.id E-LKPD Suhu, Kalor dan Pemuaian 26


Click to View FlipBook Version