The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

KUMPULAN PUISI SISWA SMAN 1 MAUMERE

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Henrikus Heriyanto, 2023-03-26 20:29:47

PUISI

KUMPULAN PUISI SISWA SMAN 1 MAUMERE

KUMPULAN PUISI SISWA SMAN 1 MAUMERE KEPADA LAUT YANG SUNYI


PENGANTAR Terimakasih kepada Tuhan kami bisa menerbitkan buku. Kami bersyukur karena Bapak kepala sekolah SMAN 1 Maumere mendukung kami dalam hal materi dan moril, melalui materi di KD.3.16 dan 4.16 kami akhirnya memiliki buku sendiri. Terimakasih untuk Ibu Marlin selaku Guru Bahasa Indonesia yang telah menebarkan semangat menulis dan menerbitkan buku. Selama ini tulisan kami berakhir di tempat sampah namun kali ini berakhir menjadi sebuah buku Kumpulan Puisi dengan judul “Kepada Laut yang Sunyi”. Buku ini merupakan gabungan antara puisi milik kelas X IPS 1, X Mipa 1, X Mipa 4 dan X Mipa 5. Permohonan maaf jika dalam penulisan buku ini terdapat kekurangan dan berhara mendapatkan masukan agar kami bisa menyempurnakannya. Terimakasih dan selamat membaca. Penulis


Sambutan Kepala SMA Negeri 1 Maumere Johanes Jonas Teta, S.Pd Memasuki era 4.0 dikenal dengan istilah “cyber physical system” ini sendiri merupakan sebuah fenomena dimana terjadinya kolaborasi antara teknologi siber dengan teknologi otomatisasi. Sumber daya manusia pada masa kini perlu diberi suatu kemahiran untuk mengelola informasi dengan benar dan jelas. Sumber daya masyarakat dituntut untuk memiliki pemikiran yang maju, melakukan inovasi meningkatkan mutu SDM. Dalam dunia pendidikan berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dalam meningkatkan SDM pendidik agar bisa mentransfer pengetahuan ke anak didik. Salah satunya adalah dalam program Guru Penggerak. Program ini memberikan manfaat bagi Guru yaitu untuk kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid. Pendidik dapat meningkatkan performa diri dalam menjadi guru yang sebenar-benarnya yang berpusat pada murid. Banyak hal yang dapat dilakukan guna memaknai nilai dan peran Guru Penggerak. Salah satunya dengan melakukan inovasi dalam mata pelajaran yang diampu. Kumpulan puisi yang telah dibukukan ini menjadi salah satu bukti aksi nyata dari Guru penggerak dimana anak didik mampu secara mandiri memiliki nalar berpikir kritis yang dituangkan dalam tulisan.


Dalam KD3.16 dan 4.16 bukan saja pengetahuan yang dibagi namun juga ketrampilan menulis puisi yang dikolaborasikan dengan sesama Guru Mata Pelajaran juga dengan para sastrawan atau penulis lokal untuk mengasah ketrampilan anak murid. Saya selaku kepala SMAN 1 Maumere sangat mengapresiasi karya anak didik juga Guru sebagai wujud nyata dalam kegiatan Guru Penggerak. Anak dengan merdeka berkreasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran dan memanfaatkan segala aset yang da di sekolah dan di lingkungan sekitar sekolah. Akhirnya selamat kepada anak didik yang telah menerbitkan bukunya, tetap semangat jaga semangat literasinya. Salam Guru Penggerak!


Sambutan Kaur Kurikulum SMAN 1 Maumere Eko Goran Maria S.Pd. Guru Penggerak merupakan pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya. Guru penggerak dituntut mampu mendorong prestasi akademik murid, mengajar dengan kreatif, mengembangkan diri secara aktif, mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, menjadi pelatih bagi guru lain, dan menjadi teladan serta agen transformasi bagi ekosistem pendidikan. Buku Kumpulan puisi anak didik ini menjadi salah satu aksi nyata dalam kegiatan yang diikuti salah satu Guru SMAN 1 MAUMERE dalam program Guru penggerak. Melalui materi dalam mata pelajaran Bahasa Idonesia pada KD.3.16 dan 4.16 materi menulis puisi baru dirancanglah program menerbitkan buku. Program ini bukan dibuat tanpa alasan namun untuk meningkatkan gairah literasi di anak didik. Selain itu mampu meningkatkan profil pelajar Pancasila dimana anak didik mampu berakhlak mulia; mandiri; bergotong-royong; berkebhinekaan global; bernalar kritis; dan kreatif. Akhirnya selamat untuk semua dan salam Guru Penggerak!


Potongan Kisah Karya : Agustinus Cristian Sareng Kelas; X IPS 1 Ku bangun sebuah persahabatan lama Lebih lama dari layaknya orang bersahabat Dibubuhi mufakat saling mengerti Benar-benar bersahabat pada titik atau koma Kami pun membuat lukisan bersama sebagai pernyataan Wajah kami, wajah perca Hari dan waktu bertimpa Lukisan guram kehidupan selesai juga Namun wajah itu entah kemana arahnya? Tak tentu letak Saling tak bersua wajah kita Asyik mencari kita jadinya Terus mencari kerinduan-kerinduan kita yang makin panjang


Kepada Laut Yang Sunyi Karya : Maria Teklania Wihelmina Kelas; X IPS 1 Kepada laut yang sunyi kita menyepi Menabur tawa diantara riak nya Hingga laut kian surut menjemput senja Lagu malam masih syahdu diantara bebatuan Seperti debur ombak berbisik pada pantai dan menjadikannya sepi Sepi di peraduan gelap ku kandung dengan rindu Kelak kau dapat mengisahkan nya pada laut tentang gelak tawa kita yang tak lagi merekah


Senja di Dalam Luka Karya; Yustina Oktaviani Sebvina Sudisman Kelas; X IPS 1 Entah sudah berapa Ribu senja yang kita lewati bersama, begitu lama Kutanggung semua penantian. Diam, hanya itu yang bisa kulakukan Angin pun rasanya bungkam, alam pun ikut mematung luka ini sembuh. Terlalu lama engkau menghilang, membisu, Entah kapankah kita kembali melukis kisah Di langit jingga itu. Berbagi cerita tentang pahitnya dunia, kelam nya semua kisah Di hidup kita. Entah kapan lagi kita berlari di atas mentari yang hampir tenggelam itu. Rindu, dan air mata. Entahlah sampai kapan bertahan, menanti sosok mu kembali. Harapan ku pudar dalam penantian sia -sia dan bersama malam yang tiba di dalam Keheningan Akhirnya ku ucap selamat malam


Puisi: Rasa Rindu Karya: Clarista Reginaldis Meak Kelas X IPS 1 Rasa rindu kini menghantui ku Semenjak kau tinggalkan aku Bagaikan bulan yang membutuhkan bintang untuk menemaninya di langit yang gelap Seperti itulah aku yang membutuhkan mu di hidupku Setiap saat aku selalu mengingat mu Semua tentang mu selalu berputar di benakku seperti sebuah kaset Tawa mu, senyuman mu, dan semuanya Membuatku sungguh merindukan mu Sepertinya ini tidak akan mudah bagiku Kamu masih mengisi hari-hari ku Dengan semua kenangan tentang mu Membuatku seperti orang bodoh Merelakan mu sungguh menyakitkan Kau telah pergi sambil membawa hatiku bersamamu Membuatku sekarang berjalan sendiri bersama hati yang kosong Andai sebuah kata bisa mengakhiri ini Aku akan mengatakannya untuk mengakhiri rasa rindu ini


Keindahan Alam Karya: Maria Ana Pere Kelas; X IPS 1 Di pagi hari yang cerah Kau terlihat indah untuk memandang Menilai perhatian Semua kagum Atas keindahan mu Keindahan Alam... Tak berasap Membuat udara Lebih segar Bunga bermekaran Aroma nya sangat harum Di Sore hari Langit berwarna jingga Memikat perhatian untuk di potret Terima kasih sang pencipta Pencipta segala.


Rumah Karya; Magdalena Setia Hati Jenabut Kelas; X IPS 1 Rumah ini tidak pernah menampilkan kebahagiaan rumah ini tidak pernah menampilkan keharmonisan Mereka mengartikan rumah sebagai tempat ternyaman mereka selalu diperhatikan orang tua Lantas bagaimana dengan aku yang diabaikan? bagaimana dengan aku yang selalu terlupakan? Orang tua, mereka ialah sosok yang seharusnya merangkul anaknya merekalah yang harus membimbing anak mereka. Namun bagaimana dengan orang tuaku yang selalu mementingkan pekerjaan mereka, orang tua yang selalu mementingkan hal duniawi, orang tua yang selalu mengabaikan anak mereka. Aku, Aku hanya ingin diperhatikan Aku hanya ingin dibanggakan Hanya itu, tapi mengapa semua itu terasa sangat susah untuk kudapat. Aku hanya bisa diam melihat keluarga orang lain yang sangat harmonis melihat mereka yang sangat disayanginya orang tua mereka. Selalu aku bertanya Apa itu keharmonisan keluarga? Bagaimana rasanya diperhatikan?


Senja di Penghujung Hari Karya; Emilia Tau Kelas; X IPS 1 Sang Surya perlahan terbenam Di bibir pantai ini langit Mulai menguning Deburan ombak laut menggema di telingaku keindahan tiada tara saat mentari berada di ujung barat seakan ditelan bumi Kicauan burung merdu menemani senja ini Hamparan pasir putih membentang indah, hembusan angin pelan nan sejuk sungguh indah dan tenang.


Mei Karya ; Agnes Merici Kelas; X IPS 1 Pagi-pagi buta sekali Memberi salam tanpa berjabat tangan Menyulam kerutan tanpa senyuman Hadir di depan mata jendela rumah Aku tau Itu kau Sempat kau memberi surat Di depan pintu rumah kau tinggalkan Membuatku tau Kekasih mu April telah pergi Telah hilang, telah mati di hempas rindu baru Tetapi terlihat jelas, Mei itu pelarian Tergambar di kepalamu begitu terang Dan mungkin saja Hujan membuatmu berlari Membuatmu mencari Membuatmu lelah menemukan Lalu memberi tanya Kapan untuk berhenti


Apakah Juni adalah waktu yg tepat Waktu untuk Mendiami hari-hari melupakan warna-warna kemarin Ataukah Juni adalah hari dan warna baru untuk memulai lagi.


Keramaian di Malam Gelap Karya: Maria Novita Kelas; X IPS 1 Riuhan suara terdengar dari jauh Membuat hati ingin secepatnya menghampiri tempat itu Dari kejauhan sinar lampu terlihat seperti sinar rembulan memantulkan cahaya di atas ubun-ubun kepala Tawa riang sorak sorai membuat beban pikiran hilang dalam sekejap Ingin rasanya suasana ini jangan cepat berlalu Tapi apa boleh buat semuanya harus berakhir disini Sampai Jumpa Besok Malam


Langit Malam Karya: Elisabeth Aprilia Rizka Lodo Kelas; X IPS 1 Ketika mentari perlahan lenyap Muncullah bintang bintang Kecil bercahaya Kududuk di bawah pohon Sambil memejamkan mata Dan mendengarkan nada nada musik Lalu disaat ku membuka mata Betapa kagetnya aku Melihat langit malam yang menusuk mata


Pagi yang Tak Seindah Kemarin Karya; Maria Romilda Delasari Kelas; X IPS 1 Hati terasa gundah gulana Emosi pecah memuncak Entah apa yang terjadi Ku tak tau senduh hati ini Lautan bergemuruh bagai gulana Terik membakar jiwa Entahlah aku tak tau Kemanakah senandung hati ini Pilu terasa menusuk batin Menyusuri sembilu yang Tak kunjung sembuh Entahlah dimana jiwa berlabuh Semua ini tentang syair, nada, melodi, rintihan jiwa ini Akankah semua terjawab Akankah pagi ku bisa seindah kemarin Entahlah aku pun tak tau


Tentang Buku Nama: Yuliana Yohana Da Silva Kelas; X IPS 1 Buku..... Kau adalah sumber ilmu Dimana aku belajar dan membaca Dari aku tak tahu sampai tahu Buku..... Kau adalah jendela ilmu Jendela menuju kehidupan yang lebih sukses Menuju kehidupan yang lebih indah Halaman demi halaman Lebar demi lebar Ku baca dengan serius Hingga aku lupa waktu Terima kasih buku Engkau temaniku Dari kecil hingga besar Tak menggapai cita-citaku


Sang Pejuang Karya : Albertho Louise Gilbert Dulle Kelas; X IPS 1 Tak banyak yang aku dengarkan Demikian pula sahutku pada panggilan Aku hanya berpikir dalam renungan Langkahku bisa menuju kemenangan Perlahan kulihat kain putih berkibaran Diiringi tangis dan nyanyian sendu Sungguh hati ini perih dalam kegelisahan Berharap esok mentari suguhkan kebebasan Lalu Samar cahaya nampak di balik awan Memberi tanda agar aku segera bersikap Kaki bergetar tak sabar untuk berlari Darah berdesir deras memacu semangat diri MERDEKA! Teriakku menggema mengguncang dunia Tangan ini dengan gagah kibarkan sangsaka Tangis haru pecah tanda bahagia


Sahabat Sejati Karya;Djuniarth Elvara Djaro Kelas; X IPS 1 Sahabat yang tak pernah terluka Bukan karena rupa Bukan pula karena harta Tetapi itu semua karena Persahabatan Persahabatan itu buta Tak pernah bisa di raba Tak bisa dilihat Tak bisa di babat Tak pandang kaya atau miskin Tetapi karena setia Hanya kesetiaan Takkan ada penderitaan Sahabat adalah anugerah Membuat kita tertawa dan menangis Dan yang paling penting Ia membuat kita menghargai hidup.


Sahabat karya : Nadila Oktaviani Kelas; X IPS 1 Puisi ini bukan hanya sekedar puisi Melainkan rintik sendu di tengah hujan rindu yang deras. Iya benar, jujur aku rindu Karena virus corona kita tak bisa bertemu. Sudah setahun lamanya, Peraturan PPKM membuat tembok tebal yang memisahkan kita Bahkan rindu pun tak bisa menghancurkan tembok tebal itu. Aku harap virus ini cepat berlalu Seperti cepatnya siang ditelan oleh malam Untuk sahabatku ku harap kamu baik-baik saja disana Agar aku bisa menjemput mu untuk bermain bersama lagi.


Merdeka! Karya: Yohana Konsolatrix Saptarita Kelas; X IPS 1 Aku lupa kapan terakhir kali kata itu kudengar. Ah yah kata itu, entah sejak kapan rasanya tak bermakna lagi. Aku, sosok kecil yang hanya mengangkat tangan meminta keadilan. Berteriak nyaring di pojok rumahku, mengemis untuk direngkuh. Aku berteriak dan lupa bahwa rumahku tuli tak bertelinga. Rumahku, bukan lagi tempat untuk orang-orang kecil yang rapuh dan lusuh. Rumahku telah menjadi rumah yang tiap harinya mengkumandangkan keadilan namun sekedar suara. Rumahku penuh akan perselisihan yang tak kunjung usai, memperebutkan posisi kepala keluarga. Tangisku diredam paksa oleh kepentingan yang katanya demi bangsa. Aku, sosok kecil yang akan terus berteriak di rumah tak bertelinga ini.


Ayah Karya : Stevania Gleko Kelas; X IPS 1 Ayah.... Aku ingin kau tahu, bagiku engkau adalah Bintang yg selalu menerangi hidupku... Engkau rela membanting tulang demi kami anak anak mu, Jerih payahmu sangat berarti bagi kami anak anak mu Ayah.... Maafkan kami anak-anak mu yg selalu membuat mu marah ..dan kami tak akan berhenti meminta maaf kepada mu ayah... Ayah ... Engkau adalah segalanya bagiku...


Guru ku Pelita Hatiku Karya; Mari Yuliana Dike Kelas; X IPS 1 Guru,… Dalam bingkai senyum mu tertumpu sebuah harapan besar bagi kami, dalam canda mu terurai mutiara-mutiara indah. Engkau taburkan pengorbanan tuk menata masa depan kami, Guru….. sungguh tak terjangkau tinggi kesabaran mu, sungguh tak tergambar indah akhlak mu dan sungguh tak terbalas semua jasamu hanya engkaulah pahlawan dalam hidup. Guru…. Tabahkanlah hatimu dalam menjalani cobaan, mengajarkan arti sebuah kehidupan, tuk menyulam pekerti hati yang rohani, Kau lah pelita untuk hati kami yang gelap namamu akan selalu kekal di sanubari kami.


Buku Karya ;Cecilia Rorasi Noni Kelas : X Mipa1 Engkau adalah sumber belajar Memberi ilmu yang bermanfaat Tapi sayang kau hanya di jadikan pajangan Bagi mereka yang malas tahu Yang mengenal engkau hanya Mereka yang rajin membaca Demi masa depan yang cerah Walaupun diam namun berguna Memberikan pengetahuan yang luas bagi Yang penasaran Terima kasih Buku Karena sudah menjadi bagian dari pendidikan


Guru Karya; Cecilia Rorasi Noni Kelas: X Mipa1 Engkau adalah pahlawan ku Yang mengajar dan membagi ilmu untuk kami Muridmu tak pernah kenal lelah kau mengajar kami Karena mu kami menjadi pintar Tanpa mu tidak akan ada kata maju Untuk kami muridnya Terima kasih Gurunya Dari semua manusia, Engkau istimewa


Sekolahku Magdalena Desiyani Kelas X Mipa1 Sekolah ku Tempat ku belajar bersama guru dan Teman-teman Tempat ku bermain , tempat ku menuntut ilmu dan tempat ku meraih cita-cita ku demi masa depan ku Guru ku Engkau adalah pahlawan Yg selalu mengajari kami Membimbing kami Hingga kami bisa menulis ,membaca ,berhitung Terimakasih Guru ku Jasa mu takkan ku lupakan


Pahlawan Pendidikan Karya; Gabriel Yosep Erson Kelas X Mia 1 Guru...... Jika tanpa didikan mu mungkin kami hampa, gelap Tak bisa apa-apa, tak bisa kemana-mana Guru..... Engkau Menjadikan dunia kami penuh warna Kami jadi mengerti kata Kami paham makna kehidupan Guru..... Dari hatiku terucap rasa terima kasih Engkau pahlawan yang mengubah nasib kami Guru..... Engkau pejuang Engkau pahlawan pendidikan Terima Kasih Guru ku Tak ada kata paling mulia yang terucap Selain terima kasih


Oh guru ku..... Untuk semua ilmu yang tercurah Untuk petuah yang bijak Tak ada duanya aku rasakan Satu saja kata yang mungkin tak berarti guru ku Tapi terimalah senantiasa oh guru ku Kata terima kasih.....


Belajar Online Karya; Maria Vemensia Fransiska Kelas X Mipa 1 Virus masih tersebar di mana-mana Membuat semua orang merasa ketakutan Semua akses-akses telah di tutup Termasuk Sekolahku Ku tak bisa belajar sungguh-sungguh Ku tak bisa menemui Guru ku Belajar secara online Belajar tanpa menemui guru Hp dan aplikasi menjadi alat Penghubung antara guru dan siswa Belajar online sangatlah berbeda Berbeda dengan belajar online Kini ku terus belajar dan belajar Untuk menggapai cita-cita Karna ku tahu Kami adalah generasi penerus bangsa


Guruku Karya; Mariana Olivianty Kelas X Mipa 1 Semangat lah wahai guru ku Segala daya, upaya dan waktu Kau curahkan untuk anak didik mu Sungguh mulia hatimu guru Bahkan kadang spidol mengotori mu Itupun tak kau hiraukan Kau naik turun tangga Untuk menata masa depan bagi murid-muridmu Lelah pun tak kau pedulikan Terik pun tak kau rasakan Hingga habis suara mu Wahai guru ku Kan ku kenang selalu jasamu Kan ku ukir nama mu di hati ku Tak akan ku lupa akan kebaikanmu Semangatlah wahai guruku Demi kami yang menantimu di pagi hari


Celengan Kerinduan Karya; Paula Febriani Woga Kelas ; X Mipa 1 Senyuman mentari mengawani derap langkah kaki Menghantar aku kembali ke tempat ini Suasananya masih sama Seperti terakhir kali aku beranjak dari sini Keadaan menjadikan kita berjarak Membuat rindu semakin menggebu Bertemu secara virtual Mengingat mu adalah sebuah kepastian Kini kita kembali bersua Memecahkan celengan rindu kita berdua Memuaskan dahaga kerinduan yang ada Melanjutkan kisah dengan tertawa


Guru Karya; Mari Yuliana Waton Kelas ; X Mipa 1 Kau bagai pelita yang selalu menerangi ku Kau menyinari ku dan memberikan ku jalan agar aku sukses di masa depan Kau merupakan orang tua kedua ku di sekolah Kau pahlawan ku Kau yang menghantar ku ke masa depan Kau yang membimbing ku hingga ku bisa mewujudkan cita-cita ku Oh Guru ku... Terimakasih atas pengorbanan dan kesetiaanmu Terimakasih juga karena engkau selalu sabar menghadapi kami Ketika aku sukses kelak Aku berjanji tak akan melupakan semua jasamu Terimakasih atas jasamu Guru ku


Merapal Mimpi Karya; Alexia Hildegardis Kono Kelas ; X Mipa 1 Sepagi ini kita merapal mimpi Dari celah-celah bangku sekolah Menceraikan kebodohan Dari senduh-senduh seragam sekolah Sepagi ini kita merapal mimpi Dari seuntai buku berlabel pengetahuan Mengunyah beribu ilmu Dari perjuangan berat mengecap sang pemikir Kita membangun segala semangat Mengubah segala pikiran hingga mentari mati Berjuang demi masa depan cerah Membunuh segala kebodohan bangsa


Pendidikan Karya; Maria V Fransiska Kelas ; X Mipa 1 Pagi, datang Menjemput sendu, di tengah tiupan angin yang teduh. Suara kicauan burung, yg merdu. Seakan, mengajak ku Untuk berpetualang dalam indahnya pendidikan. Mengasah kemampuan Dalam mencapai kesuksesan, bui-bui yang tubuh akan rasa Perjuangan memberikan semangat membara dalam diri ini. inginku, menggapai, kesuksesan, demi masa depan yg cemerlang. Semuanya ku dapatkan lewat pendidikan.. ilmu.. Yg di berikan oleh Para guru demi, kesuksesan ku nanti. Membuatku ingin, belajar belajar dan terus belajar, demi masa depanku nanti Ku yakin... Dengan pendidikan yang aku tanam ini. Menjadikan ku, sumber, dari setiap langkah kesuksesan yang menanti di kemudian hari.


Tentang waktu Karya; Thomas Aquinos Alfin Sobar X Mipa 2 Inilah perjalanan kita Telah sampailah kita pada stasiun yang kesekiannya Setiap nafas yang kita dapatkan Sejauh jarak yang telah kita tempuh Sedalam apakah perasaan yang kita maknai Selama apakah detik yang kita lewati Itulah waktu Ia bagaikan senja yang terpajang di jendela kamar Waktu tak pernah bergurau ia tak pernah mengemis untuk sebuah kado kecil Ia bukanlah sebuah stasiun perhentian atau dermaga tempat kita menepi Waktu adalah waktu itu sendiri sederet angka 1 hingga 12 yang selalu memberi kita satu kata, “Pelajaran”.


Guru ku Karya; Yohanes Totti Lada Ngala Kelas; X Mipa 2 Dalam lirih keluh di bibir ku Aku benar tak maksud membenci mu, wahai guru ku Ego kami masih bangkitkan ragu Kesal dan bosan terus menipu, hati ini terlalu menyepelekan mu. Di relung terdalam, aku juga pernah sadar kelambunya di mataku, kW tetaplah pengajar Mengalirkan bakti tampar ingkar Demi negeri agar tdk buyar Guru ku Maksudku sampaikan rasa bukanlah untuk ungkap luka Engkau adalah pelita terang, saat kw mampu berkelana Merangkul seluruh siswa tanpa pilah cinta Bercengkrama bak sohip dan tetap beretika. Terima kasih ku ucapkan Untuk seluruh pembangun insan cendekiawan Si petutur ilmu dari guratan awan Penuh kasi nan tulus selalu kw berikan Guru ku Kw adalah renjana, sosok inspiratif dalam senja kW selayaknya surya, penerang untuk generasi bangsa Dan kw ibarat gerimis kiranya Yang nanti menangis melihat kami sukses dengan bangga


Bulan Karya; Novi Kartini Kelas; X Mipa 2 Bulan.. Pesona indah mu diatas sana Seribu kecantikan dilangit raya Terangmu menyinari malam Terkesan indah dalam gelap Bulan ... Dalam kesunyian Diri mu yang selalu ada Menemani ku dalam kalbu Tersenyum dibalik cahaya mu Ketika aku merasa kesepian Engkaulah yg menjadi teman Dalam sunyinya malam Bulan ..aku ingin seperti mu Menyinari bumi dan langit Tanpa merasa lelah dan setia Terima kasih bulan ..


Alam Karya : Petronela Reinha Rosari Londa Kelas; X Mipa 2 Di bawah langit yang membentang Ombak berderai di lautan Angin berhembus dengan tenang Betapa indahnya alam ini Alam ku, sahabatku Mekar fajar bersama mentari akan menari Udara segar menyejukkan paru-paru Menambah perasaan suka berada di alam ini Mendung tampak merenung bumi Hangatkan dahaga yang sendu merayu Betapa berharga alam yang kita nikmati Sebab ku tau ya Tuhan, inilah pesona ciptaan Mu.


Tak Seirama Karya: Maria Walyuni Petronela Kelas; X Mipa 2 Malam,, Bintang telah kau sulam Langit pun begitu indah Tapi ada satu yang suram Terang,, Dalam ruangan itu ditemani lampu Terasa putaran sepoi-sepoi sang kipas Tapi rasanya terbakar dalam gelap Tawa,,. Terpahat indah candaan Dipajang setiap temu terbahak larut dalam suka Tapi jiwa tak berseri demikian


Rindu Karya : Maria Oktavia Paji Kelas; X Mipa 2 Memori berputar, Menari, mendalami, bergejolak dalam benak Tanpa ada keinginan tuk menghapus Jejak-jejak kenangan itu. Alam sadar ku menawarkan cerita Mengingat kembali kenangan Jujur bibir ku terasa kelu untuk mengucap Namun apalah daya hati ini berkata Kau adalah bayangan Yang membekas dalam objek kerinduan ku Semesta mungkin tahu Bagaimana aku selalu bertanya "Apakah rasa rindu ini?" "Akan kah rasa ini berakhir?" Dan akhirnya hanya sosok pemberani Menguasai rahasia Aku, dia, dan semesta


BIOGRAFI PENULIS Novi Kartini biasa dipanggil Novi .Lahir pada tanggal 26 november 2006 Maumere Ia adalah satu dari murid SMA Negeri 1 Maumere dan berada di kelas X MIPA 2. Petronela Reinha Rosari Londa, biasa di panggil Reinha lahir di Rote, 17 Januari 2007. Saat ini menjadi siswi SMA Negeri 1 Maumere, kelas X Mipa 2. Hobinya adalah berwisata dan bermusik. Namanya Maria Walyuni Petronela biasa di panggil Ayun lahir pada 1 Juni 2005 di Maumere. Ia adalah siswa SMA Negeri 1 Maumere, kelas MIPA 2 hobinya bermain musik. . Namanya Maria Oktavia Paji, biasa dipanggil via. Saya lahir pada 12 Oktober 2005 di kota Sanggau. Saat ini menjadi siswa SMA NEGERI 1 MAUMERE, kelas X MIPA 2. Hobinya membaca.


Gabriel Yosep Erson Biasa disapa Erson Lahir di Maumere 20 April 2005. Anak ke-6 dari 6 bersaudara (Anak Bungsu) ini tinggal di Jln. Brai, Kecamatan Alok Timur, Kelurahan Waioti, Kabupaten Sikka. Saat ini bersekolah di SMA NEGERI 1 MAUMERE. Maria Vemensia Fransiska. Biasa di Sapa Vemi.Lahir di Bangkoor 19 Desember 2006 DAN bersekolah di SMAN 1 MAUMERE. Kini saya duduk di bangku kelas X jurusan IPA 1. Mariana Olivianty, biasa disapa Oliv.Lahir di Bangkoor,17 Februari 2007. Tinggal di jln Don Djuan Kotauneng, Kabupaten SIKKA, Nusa Tenggara Timur. Pelajar SMAN 1 Maumere. Febriani Woga, biasa disapa Feby. Lahir di Waipare, 23 Februari 2006. Saat ini, duduk di bangku SMA jurusan IPA di SMAN 1 Maumere. Mempunyai hobi yaitu Membaca. Alexia Hildegardis Kono, biasa di panggil Elga, saat tinggal di jalan Bray gang 6,bersekolah SMA negeri 1 Maumere kelas 10 Hobi bulu tangkis.


Namanya adalah Agustinus Cristian Sareng. Biasa di panggil Tian. Lahir di Maumere 21.08.2006. Saat ini tercatat menjadi peserta didik SMAN 1 Maumere kelas X program IPS 1. Namanya Maria Teklania Wihelmina, biasa dipanggil Ina. Lahir pada 25 Mei 2006 di kota Maumere. Tekla adalah siswa SMAN 1 MAUMERE, kelas X IPS1. Hobinya menyanyi dan membaca. Namanya Yustina Oktaviani Sebvina Sudisman kelas biasa di panggil .Yessi lahir pada 07 Oktober 2005 di kota Maumere Saat ini menjadi siswa kelas X Ips 1 di SMAN 1 Maumere Hobby nya membaca dan menulis. 0 20 40 60 80 100 1st Qtr 2nd Qtr 3rd Qtr4th Qtr East West North Magdalena Desiyani. Sapaan Desi. Lahir di Maumere 22 Desember 2005 . Tinggal di kota Uneng dan sekolah di SMA NEGRI 1 MAUMERE. Cecilia Rosari Noni,panggilan Cici, lahir di Maumere,27 Januari 2006,tinggal di Desa Lusitada Kec. Nita, saat ini bersekolah di SMAN NEGERI 1 Maumere kelas X Mipa 1.


Nama lengkapnya Clarista Reginaldis Meak. Biasa dipanggil Clarista. Saya lahir pada 09 Mei 2005 di kota Maumere. Ia adalah siswi SMA NEGERI I MAUMERE, Kelas X IPS 1. membaca. 0 20 40 60 80 100 1st Qtr 2nd Qtr 3rd Qtr4th Qtr East West North Maria Ana Pere adalah nama lengkap dari nona yg biasa di panggil Deshy. lahir pada tanggal 16 Desember 2005 di kota Maumere. Ia adalah siswa SMA Negeri 1 Maumere kelas X Ips 1 dan memiliki hoby menari dan membaca. Nama lengkap saya Magdalena Setia hati Jenabut, biasa dipanggil Tia. Saya lahir pada tanggal 23 November 2006, di Maumere. Saya adalah siswa SMA Negeri 1 Maumere, kelas X IPS 1. Hobi saya adalah membaca. Maria Yuliana Dike, biasa di panggil Yulan, saya lahir pada tanggal 05 Juli 2006 . Saat ini menjadi siswa SMA Negeri 1 MAUMERE, kelas X IPS 1. Hobinya menulis. document or use this space to emphasize a key point. To place this text box anywhere on the page, just drag it.] Stevania Gleko biasa dipanggil Tia lahir pada 19 Desember 2006 di kota Maumeresaat ini berada di kelas X IPS 1 di SMAN 1 MAUMERE Saya adalah siswa SMA Negeri 1 MAUMERE, , kelas X IPS 1,,hobi saya menulis... Yohana Konsolatrix Saptarita, biasa dipanggil Trixa lahir pada tanggal 13 September 2006 di Kota Maumere. Ia adalah SMA NEGERI I MAUMERE, kelas X IPS 1. Hobinya atletik lari.


Emilia Tau, biasa di sapa Emy.lahir di Maumere,pada tanggal 17 Juni 2006. Ia aalah siswa di SMA Negeri 1 Maumere,saya sekarang berada di kelas X IPS 1 Nadila Oktaviani biasa disapa Nadila. Lahir di Tenggarong, Kalimantan Timur,28 Oktober 2006.Ia adalah siswa SMA NEGERI 1 MAUMERE,Kelas X IPS 1,Hobinya membaca . Djuniarth Elvara Djaro,bisa di panggil Fara lahir pada tanggal 08-06-2006 di kota Maumere Saat ini menjadi siswa SMA negeri 1 Maumere. Hobinya menyanyi. Albertho Louise Gilbert Dulle,Biasa Dipanggil Gilbert. Saya Lahir Pada 3 Mei 2006 Di Kota Maumere.Saya Adalah Siswa SMA NEGERI I MAUMERE,Kelas X IPS 1. Hobi Saya Mengikuti Kegiatan Extra Kurikuler Pramuka,Maupun Kegiatan² Sekolah.. Maria Novita, biasa di panggil Novi.lahir pada tanggal 05 November 2006 di kota Maumere. Saat ini menjadi siswa NEGERI 1 MAUMERE..Hobinya menari dan membaca novel [Grab your reader’s attention with a great quote from the document or use this space to emphasize a key point. To place this text box anywhere on the page, just drag it.]


Agnes Merici,,biasa dipanggil ICI lahir pada tanggal 16 Desember 2006 di kota Maumere. Ia siswa SMA NEGERI 1 MAUMERE,,kelas X IPS 1, hobinya menulis. Maria Novita, biasa di panggil Novi.lahir pada tanggal 05 November 2006 di kota Maumere. Saat ini menjadi siswa NEGERI 1 MAUMERE..Hobinya menari dan membaca novel


Click to View FlipBook Version