FASE E BAHAN AJAR DISUSUN OLEH 1. ZAINAL ABIDIN 2.ADIKA IFTITAH RIZQILLAH 3. I’ANATUT THOLIBI 4.AMATULLOH MUFIDA
BAHAN AJAR KONSEP DASAR ILMU EKONOMI & MASALAH EKONOMI DALAM SISTEM EKONOMI Scan Digital FlipBook AKSES FLIPBOOK M a t a K u l i a h S tr a t e g i & I n o v a s i P e n d i d i k a n https://online.fliphtml5.com/lckyx/aaxh/
ILMU EKONOMI BAB 1 KONSEP DASAR Bahan Ajar Ekonomi SMA Kelas X Kurikulum Merdeka ADIKA RIZQILLAH NIM. 23080925001 S2 PE 2023 A Universitas Negeri Surabaya AMATULLOH MUFIDA NIM. 23080925006 I’ANATUT THOLIBI NIM. 23080925002 NIM. 22070925001 ZAINAL ABIDIN
A. Ilmu Ekonomi 1.Pengertian Ilmu Ekonomi 2.Pembagian Ilmu Ekonomi 3.Manfaat Mempelajari Ilmu Ekonomi 4.Prinsip dan MotifEkonomi 5.Ekonomi Syariah PETA KONSEP “KONSEP DASAR ILMU EKONOMI” Secara sederhana, ilmu ekonomi sebenarnya didasarkan pada tiga (3) konsep penting, yaitu kelangkaan (scarcity), pilihan (choice), dan pengambilan keputusan (decision making). Ilmu ekonomi muncul karena manusia selalu ingin mendapatkan sesuatu melebihi sumber daya yang dimilikinya. MERDEKA BELAJAR B. Kebutuhan dan Alat Pemuas Kebutuhan Kebutuhan Manusia (Pengertian Kebutuhan, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi dan Jenis -Jenis Kebutuhan) 1. Alat Pemuas Kebutuhan (Segi Cara Memperoleh, Segi Hubungan dengan Barang Lain, Segi Jenis Barang dan Cara Memperolehnya) 2. C. Kelangkaan Sumber Daya Ekonomi 1.Pengertian Kelangkaan 2.Faktor Penyebab Kelangkaan 3.Jenis-Jenis Kelangkaan 4.Strategi Mengatasi Kelangkaan Sumber Daya
MANTAP ADA BEBERAPA TEORI TENTANG PENGERTIAN EKONOMI OLEH PARA TOKOH EKONOM, YAITU: APA ITU ILMU EKONOMI? Richard G. Lipsey menyatakan bahwa ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari pemanfaatan sumber daya yang langka untuk memenuhi keinginan manusia yang tidak terbatas. Secara etimologis, ekonomi berasal dari bahasa Yunani yaitu oikonomia. Oikonomia berasal dari dua kata yaitu, “oikos” yang berarti rumah tangga dan, “nomos” yang berarti peraturan. Sederhaanya, ekonomi adalah ilmu yang mempelajari cara manusia memenuhi kebutuhan dengan sumber daya yang tersedia. A. Ilmu Ekonomi Pengertian Ilmu Ekonomi 1. Adam Smith berpendapat bahwa ilmu ekonomi adalah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara. J. S. Mill berpendapat bahwa ilmu ekonomi adalah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan N. Gregory Mankiw menyatakan bahwa ilmu ekonomi adalah studi tentang cara masyarakat mengelola sumber-sumber daya yang langka. Robert B. Ekelund Jr. dan Robert D. Tollison mengatakan bahwa ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari cara individu dan masyarakat yang mempunyai keinginan yang tidak terbatas. Paul A. Samuelson menyatakan bahwa ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang cara orang-orang dan masyarakat membuat pilihan, dengan atau tanpa menggunakan uang, dalam menggunakan sumber daya produksi yang terbatas
ILMU EKONOMI DESKRIPSTIF (DESCRIPTIVE ECONOMIC) Merupakan analisis ekonomi yang menggambarkan kondisi sebenarnya berdasarkan kondisi fakta dalam perekonomian. Misalnya, gambaran kondisi krisis moneter di Indonesia yang terjadi pada tahun 1998 Menurut Alfred W. Stonier dan Douglas C. Hague membagi ilmu ekonomi menjadi 3 kelompok yaitu: 2. Pembagian Ilmu Ekonomi ILMU EKONOMI TEORI (ECONOMICS THEORY) Adalah analisis ekonomi yang berusaha menjelaskan, mencari pengertian, hubungan sebab akibat, dan cara kerja sistem ekonomi. Dalam Ilmu ekonomi teori dibagi lagi menjadi dua macam yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro. 1) Ekonomi mikro mempelajari perilaku individu dan rumah tangga produksi atau perusahaan 2) Ekonomi makro mempelajari mekanisme kerja perekonomian secara keseluruhan. ILMU EKONOMI TERAPAN (APPLIED ECONOMICS) Yaitu analisis ekonomi teori untuk merumuskan kebijakan-kebijakan dan pedoman yang tepat untuk menangani masalah ekonomi tertentu. Jadi, ilmu ekonomi terapan lebih bersifat praktis dengan menerapkan pengertian ekonomi pada bidang-bidang atau masalah-masalah tertentu.
j Memberikan masukan dalam pengembilan keputusan terhadap tindakan tindakan ekonomi. Membantu manusia dalam memahami pola perilaku ekonomi suatu masyarakat. Membantu memberikan pengertian tentang potensi dan keterbatasan suatu kebijakan ekonomi. Meningkatkan kepekaan manusia terhada masalah ekonomi dan global. Prinsip ekonomi adalah suatu cara bertindak yang berusaha mencapai hasil sebesar mungkin dibandingkan biaya yang dikeluarkan. Sedangkan tindakan ekonomi di definisikan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Ciri-ciri prinsp ekonomi adalah sebagai berkut: Prinsip Ekonomi 4. Prinsip dan Motif Ekonomi Kegunaan ilmu ekonom sangat besar perannya dalam pemenuhan manusia. Berikut ini adalah beberapa keguanaan dan manfaat ilmu ekonomi bagi manusia: 3. Manfaat Mempelajari Ilmu Ekonomi Manfaat Ekonomi Mengutamakan kebutuhan yang sifatnya lebih penting dan mendesak. Bersikap hemat dan tidak boros dalam tindakan. Melakukan tindkan ekonomi dengan pertimbangan yang matang. Mempertmbangkan keuntungan dan kerugian dari setiap tindakan ekonomi yang dilakukan. Motif Ekonomi Motif ekonomi adalah alasan yang mendorong seseorang untuk melakukan tndakan ekonomi. Secara umum, ada 2 jenis motif ekonomi, yaitu: Motif intrinsic yaitu motif ekonomi atas kemauan sendiri. Motif ekstrinsik, yaitu motif ekonomi atas dorongan lingkungan atau di luar diri sendiri.
5. EKONOMI SYARIAH Yusuf Qaradhawi, mengemukakan bahwa ekonomi syariah merupakan ekonomi yang berdasarkan pada ketuhanan. Pengertian Ekonomi Ekonomi syariah merupakan ilmu Syariah yang mempelajari perilaku manusia dalam usahanya memenuhi kebutuhan hidup dengan berdasarkan syariat/nilai-nilai ketuhanan. Berikut ini pengertian ekonomi syariah menurut para ahli. Muh. Abdul Mannan. Ilmu ekonomi syariah adalah suatu ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari ilmu ekonomi dari orangorang yang memiliki nilainilai syariah. Veithzal Rivai dan Andi Buchari. Ekonomi syariah sebagai suatu ilmu multidimensi atau interdisiplin, komprehensif dan saling terintegrasi. Ciri Ciri Ekonomi Syraiah Ekonomi syariah merupakan sebuah system islam yang bersifat universal. Kegiatan perekonomian dalam islam bersifat pengabdian Kegiatan dalam islam memiliki sebuah cita-cita luhur. Adanya pengawasan yang dilakukan dan ditetapkan dalam kegiatan ekonomi islam.
Permasalahan ekonomi merupakan salah satu permasalahan yang diperhatikan dalam ajaran agama, tentu memiliki tujuan yang sama yakni tercapainya kemaslahatan di dunia dan akhirat. T U J U A N E K O N O M I S Y A R I A H A D A L A H S E B A G A I B E R I K U T : Menempatkan badah kepada Allah lebih dari segalanya. Meraih kesuksesan perekonomian yang diperintahkan Allah. Meningkatkan persaudaraan dan kesejahteraan universal. Distribusi pendapatan yang merata. Tujuan Ekonomi Syraiah Prinsip Ekonomi Syraiah Secara garis besar ekonomi syariah memiliki prinsip yaitu: Berbagai sumber daya dipandang sebagai pemberian Allah kepada manusia. Islam mengakui pemilikan pribadi dalam batas batas tertentu. Kekuatan penggerak utama ekonomi syariah adalah kerja sama. Ekonomi syarah menolak erjadnya akumulasi kekayaan yang dikuasai oleh segelintir orang. Zakat harus dibayarkan atas kekayaan yang telah memenuhi batas atau nishab. Islam melarang riba dalam segala bentuk. Karakteristik Ekonomi Syraiah B E R I K U T K A R A K T E R I S T I K D A L A M E K O N O M I S Y A R I A H : Islam menjunjung tinggi prinsip keadilan. Dalam ekonomi islam terdapat dialektika antara nilai-nilai spiritualisme dan materialisme. Adanya kebebsan ekonomi, artinya tetap membenarkan kepemilikan individu dan kebebasan dalam bertransaksi. Ekonomi syariah ditandai adanya kepemilikan multijenis (multitype ownership).
Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan oleh manusia untuk kesejahteraan hidup. Sedangkan keinginan adalah segala kebutuhan lebih terhadap barang ataupun jasa yang ingin dipenuhi. B. KEBUTUHAN & ALAT PEMUAS KEBUTUHAN Pengertian Kebutuhan Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk mencapai kesejahteraan. Kebutuhan manusa mencerminkan adanya perasaan kurang puas yang dpenuhi dalam diri manusia yang muncul secara alamiah untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kebutuhan menurut intensitas kegunaannya Kebutuhan Primer Faktor Mempengaruhi Beberapa factor yang memengaruhi kebutuhan: Kondisi Alam; Kepercayaan atau Agama; Adat Istiadat; Tingkat Peradaban; Usia atau Umur; Tingkat Kepuasan; Pendidikan; Jenis Kelamin; Kemajuan Teknologi dan Status Sosial. Jenis-Jenis Kebutuhan Kebutuhan primer adalah kebutuhan utama yang harus dipenuhi agar manusia dapat mempertahankan hidupnya. Kebutuhan primer disebut juga kebutuhan alamiah atau kebutuhan pokok. Kebutuhan Sekunder Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang bersifat pelengkap. Kebutuhan sekunder kebutuhan yang dipernuhi setelah kebutuhan primer. Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang bersifat pelengkap. Kebutuhan sekunder kebutuhan yang dipernuhi setelah kebutuhan primer. Kebutuhan Sekunder 1.KEBUTUHAN MANUSIA
Kebutuhan menurut waktu pemenuhannya Kebutuhan menurut sifatnya Kebutuhan Jasmani: adalah kebutuhan yang berhubungan dengan keadaa jasmani atau fisik seseorang terhada barang dan jasa. Kebutuhan Rohani: adalah kebutuhan yang berkaitan dengan rohani. Contohnya antara lan beribadah, mendengarkan ceramah agama dan mendengarkan nasihat tentang budi pekerti yang luhur. Kebutuhan Sekarang: adalah kebutuhan yang pemenuhannya tidak dapat ditunda lagi atau harus dipenuhi saat itu juga. Kebutuhan yang akan datang adalah: kebutuhan yang pemenuhannnya dapat ditunda atau dilakukan di kemudan hari. Kebutuhan menurut waktu subjeknya Kebutuhan Individual Kebutuhan individual adalah kebutuhan yang pemuasannya ditujukan bagi kepentingan individu yang bersangkutan. Kebutuhan Kelompok Kebutuhan kelompok adalah kebutuhan yang dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat atau public secara bersamasama.
2. ALAT PEMUAS KEBUTUHAN Untuk memenuh kebutuhan manusia diperlukan alat pemuas kebutuhan. Alat pemuas kebutuhan ini dapat berupa barang dan jasa. Alat pemuass kebutuhan manusia dapat dibedakan sebaga berikut: Berdasarkan cara memperolehnya, barang dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu barang ekonomi, barang ilith, dan barang bebas. Barang ekonomi adalah barang pemuas kebutuhan untuk memperolehnya memerlukan sejumlah pengorbanan tertentu yang biasanya berupa uang. Barang ilith, adalah barang yang jika tersedia dalam jumlah berlebhan justru akan merugikan. Barang bebas adalah barang yang memperolehnya tidak diperlukan pengorbanan. Segi Cara Memperolehnya
Segi Hubungan Barang Lain Macam barang menurut hubungannya dengan barang lain terdiri atas barang substitusi dan barang komplementer. Barang substitus, yaitu barang yang dapat berperan sebaga pengganti barang lain. Barang komplementer, yaitu barang yang berperan melengkap barang lain. Segi Jenis Barang Menurut Proses Produksinya Barang mentah (bahan baku), adakah bahan dasar untuk membuat barang lain. Barang setengah jadi, adalah barang yabg telah melalu proses pengolahan, tetapi belum dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan karena belum menjadi produk akhir. Barang jadi merupakan produk akhir yang telah melalui proses pengolahan dar bahan baku menjadi bahan setengah jadi sampai menjadbarang yang siap dipakai untuk mememuh kebutuhan manusia.
Segi Cara Penggunaannya Barang konsumsi, adalah barang yang dapat digunakan langsung untuk memenuhi kebutuhan manusia. Barang produksi, adalah barang yang digunakan untuk memnuhi kebutuhan manusia secara tidak langsung. Segi Wujudnya Barang konret adalah alat pemuas kebutuhan manusia yang berupa zat, dapat diraba dan dilihat. Barang abstrak adalah alat pemuas yang tidak dapat diraba dan dilihat tetapi dapat dirasakan, atau lebih dikenal denga jasa.
C. KELANGKAAN SUMBER DAYA EKONOMI Factor-faktor yang menyebabkan terjadinya kelangkaan meliputi berikut. Terbatasnya sumber daya alam yang tersedia. Terbatasnya kemampuan manusia untuk mengolah dan merubah sumber daya alam yang ada. Kerusakan sumber daya alam akbat ulah manusia. d. Meningkatnya kebutuhan manusia yang lebh cepat dari kemampuan manusia untuk menghasilkan atau menemukan sumber-sumber baru. 2. Faktor Penyebab 1.Pegertian Kelangkaan Kelangkaan dapat diartikan sebaga suatu kondsi ketika kebutuhan manusia sangat tidak terbatas, sedangkan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan tersebut sangat terbatas jumlahnya. Kelangkaan mencakup kuantitas, kualitas, tempat dan waktu.
LAST MATERI SAATNYA KUIS YUK Kelangkaan Sumber Daya Alam. Kelangkaan Sumber Daya ManusiaKelangkaan Sumber Daya Manusia. Kelangkaan Sumber Daya Modal. Kelangkaan Sumber Daya Kewirausahaan. 3. Jenis-Jenis Kelangkaan 4. Strategi Mengatasi Kelangkaan Pilihan dalam Mengonsumsi: Pada hakikatnya kegiatan untuk membuat oilihan dapat dilihat dari dua segi. Pertama dari segi penggunaan sumber-sumber daya ekonomi yang dimilik dan kedua, dari segi mengkonsumsi barang-barang yang dihasilkan. Dengan demikian, pendapatan yang diterima dari penggunaan sumber-sumber daya ekonomi yang dimiliki setiap individu dapat menentukan jenis-jenis dan jumlah barang yang akan dibeli Pilihan dalam Memproduksi: Pilihan dalam memproduksi biasanya dilakukan perusahaan-perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa yang diperlukani individu, perusahaan lain, dan pemerintah.
Hadiah Kategori A & B Juara 1 Juara 2 Juara 3 Dalam menganalisis masalah ekonomi, para ekonom menggunakan asumsi dengan tujuan.... A. Masalah yang terjadi dapat dibandingkan dengan kejadian yang sudah ada B. Agar situasi yang rumit menjadi sederhana C. Agar masalah ekonomi dapat diubah menjadi data-data matematika yang fleksibel D. Agar masalah ekonomi dapat dibagi-bagi menjadi beberapa submasalah E. Agar kesimpulan-kesimpulan dari gejala ekonomi dapat dibahas dengan jelas Hal yang tidak termasuk kegunaan ilmu ekonomi bagi pemerintah adalah... A. Mengurangi jumlah pengangguran dan penduduk miskin B. Memberantas buta huruf dan wabah penyakit C. Mengendalikan tingkat inflasi dan suku bunga bank D. Membatasi jumlah dan jenis komoditas ekspor impor E. Merancang APBN dan mengurangi defisit anggaran negara Bidang bahasan ekonomi deskriptif adalah.... A. Cara pemerintah menggunakan sumber daya demi kemakmuran rakyat B. Cara individu dan masyarakat mengelola sumber daya ekonomi untuk mencapai kemakmuran C. Pengumpulan informasi-informasi faktual mengenai masalah ekonomi D. Mengkritik peran swasta dan pemerintah dalam menghadapi kelangkaan E. Asumsi bahwa setiap individu bekerja secara rasional Ilmu ekonomi yang menelaah kebijakan-kebijakan yang perlu dilaksanakan untuk mengatasi masalah yang timbul dalam perekonomian disebut… A. Ekonomi terapan B. Teori ekonomi C. Ekonomi deskriptif D. Teori ekonomi mikro E. Teori ekonomi makro Latihan Soal Kata ekonomi berasal dari bahasa Yunani yaitu oikos dan nomos. Kata oikos berarti.... A. Pengurusan B. Pengelolaan C. Aturan D. Prinsip E. Rumah Tangga
Biaya Pendaftaran Rp 30.000 Perhatikan keadaan perekonomian berikut! 1) Pada tahun 1997 Indonesia mengalami krisis moneter akibat melemahnya kurs rupiah terhadapt dollar 2) Untuk mengatasi masalah pengangguran, pemerintah membuka lapangan kerja baru 3) Laju inflasi Indonesia bulan Januari 2017 sebesar 3,49% lebih tinggi dari bulan Desember 2016 4) Pertumbuhan pertanian Indonesia pada kuartal pertama tahun 2016 mengalami penurunan dari sebelumnya 5) Harga cabai rawit di sejumlah daerah mengalami kenaikan. Pernyataan yang ternasuk ekonomi deskriptif ditunjukkan oleh nomor... A. 1), 2), dan 3) B. 1), 3), dan 4) C. 2), 3), dan 4) D. 2), 4), dan 5) E. 3), 4), dan 5) Penyebab timbulnya kelangkaan adalah…. A. Ketidakseimbangan antara jumlah kebutuhan yang banyak, sedangkan jumlah alat pemuas kebutuhan terbatas B. Banyak masyarakat kaya daripada masyarakat miskin C. Adanya proteksi dari pernerintah D. Banyak pengusaha yang menguasai perdagangan E. Semakin sempitnya kesempatan kerja Latihan Soal Konversi dari minyak tanah ke gas eipgi merupakan langkah untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat atas sumber daya yang sifatnya… A. Bebas dan dapat dieksploitasi sesuai dengan kebutuhan. B. Langka atau terbatas dibandingkan dengan kebutuhan. C. Cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat. D. Hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sebagian masyarakat saja. E. Sangat banyak karena merupakan benda potensial yang dapat diusahakan.
Indonesia adalah sebuah negara yang kaya akan sumber daya alam, bahkan pada tahun 90-an Indonesia sempat mendapatkan penghargaan swasembada pangan, dimana Indonesia mampu memenuhi kebutuhan seluruh masyarakatnya tanpa harus melakukan impor untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakatnya yang semakin banyak. Berdasarkan ilustrasi diatas, maka terjadinya kelangkaan disebabkan oleh faktor.... A. Perbedaan letak geografis B. Pertumbuhan penduduk C. Kemampuan produksi D. Sumber daya alam yang terbatas E. Kurangnya sumber daya manusia Berikut contoh pemenuhan kebutuhan. 1) Kaos seragam tim sepakbola telah dipersiapkan untuk pertandingan besok 2) Setiap umat beragama melakukan ibadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing 3) sebelum berangkat ke sekolah Mita sarapan bubur ayam 4) Untuk menjaga kesehatan jantung Pak Tio rajin berolahraga 5) Kebutuhan perahu dan jala sudah dipersiapkan oleh nelayan. Kebutuhan menusia berdasarkan sifatnya ditunjukkan oleh nomor... A. 1), 2), dan 3) B. 1), 2), dan 4) C. 1), 3), dan 4) D. 2), 3), dan 4) E. 2), 4), dan 5) Latihan Soal ~Selamat Mengerjakan~
~Kunci Jawaban~ 1.E 2.E 3.B 4.C 5.A 6.B 7.B 8.A 9.B 10.E Berapa nih nilai kamu? Semoga nilainya bagus bagus semuanya ya Semangat Belajar dan Pantang Menyerah KARENA " Belajar dengan sungguh-sungguh adalah hobiku, tekadku dan kewajibanku demi masa depanku dan masa depan bangsaku
BAB 2 MASALAH EKONOMI DALAM SISTEM EKONOMI Bahan Ajar Ekonomi SMA Kelas X Kurikulum Merdeka S2 PE 2023 A Universitas Negeri Surabaya ADIKA RIZQILLAH NIM. 23080925001 AMATULLOH MUFIDA NIM. 23080925006 I’ANATUT THOLIBI NIM. 23080925002 NIM. 22070925001 ZAINAL ABIDIN
Permasalahan secara umum masalah pokok ekonomi yaitu keinginan manusia yang tidak terbatas, Sedangkan alat pemuas untuk memenuhi kebutuhan sifatnya terbatas, MASALAH POKOK EKONOMI SECARA UMUM 1 5 2 Masalah ekonomi klasik berdasarkan teori ekonomi klasik yang dikemukakan oleh Adam Smith, David Ricardo dan JS. Mill meliputi masalah produksi, distribusi dan konsumsi. MASALAH POKOK EKONOMI KLASIK Masalah pokok ekonomi modern pada dasarnya tetap atau sama, hanya penekanannya yang berbeda karena tinjauannya sekarang sudah semakin kompleks agar dapat mengatasi keterbatasan sumber daya (5W +1H). MASALAH POKOK EKONOMI MODERN 3 SISTEM EKKONOMI 4 Meliputi pengertian sistem ekonomi (cara untuk mengatur atau mengorganisasi seluruh aktivitas ekonomi, baik ekonomi rumah tangga negara atau pemerintah, maupun rumah tangga masyarakat atau swasta). Dan macam-macam sistem ekonomi (tradisional, sosialis, liberalis, dan campuran). Indonesia menganut sistem ekonomi pancasila atau sistem ekonomi kerakyatan, artinya kegiatan ekonomi dilakukan dari, oleh dan untuk rakyat. Sistem ekonomi di Indonesia berdasar Pancasila, UUD 1945, sehingga disebut sebagai “sistem ekonomi berdasar demokrasi ekonomi Pancasila”. SISTEM PEREKONOMIAN DI INDONESIA PETA KONSEP “MASALAH EKONOMI DALAM SISTEM EKONOMI” PETA KONSEP “MASALAH EKONOMI DALAM SISTEM EKONOMI” Masalah pokok ekonomi adalah masalah yang muncul ketika sumber daya yang digunakan terbatas untuk memenuhi permintaan. Masalah ekonomi ini akan selalu muncul dalam kehidupan sehari-hari. Intinya adalah keinginankeinginan manusia begitu banyak dan tidak terbatas. Masalah pokok ekonomi adalah masalah yang muncul ketika sumber daya yang digunakan terbatas untuk memenuhi permintaan. Masalah ekonomi ini akan selalu muncul dalam kehidupan sehari-hari. Intinya adalah keinginankeinginan manusia begitu banyak dan tidak terbatas.
Masalah ekonomi klasik berdasarkan teori ekonomi klasik yang dikemukakan oleh Adam Smith, David Ricardo dan JS. Mill. Masalah ekonomi klasik tertuju pada kemakmuran yaitu jika semua barang/jasa yang dibutuhkan manusia tersedia sesuai dengan kemampuannya. Ekonomi klasik menekankan kekuatan pasar sehingga menolak campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi. Masalah pokok ekonomi klasik meliputi: Masalah Produksi, Distribusi dan Konsumsi. A. MASALAH POKOK EKONOMI SECARA UMUM Secara umum masalah pokok ekonomi adalah kebutuhan manusia yang tidak terbatas, sedangkan alat pemuas untuk memenuhi kebutuhan sifatnya terbatas, sehingga manusia harus dapat menentukan kebutuhan mana yang harus didahulukan agar seluruh kebutuhannya dapat terpenuhi. B. MASALAH POKOK EKONOMI KLASIK
jBarang apa yang akan diproduksi ( What ) dan berapa jumlahnya ( How Many) ? Bagaimana cara memproduksi /mengkombinasikan sumber daya yang digunakan ( How ) ? Untuk siapa barang tersebut diproduksi ( for Whom ) ? Siapa yang melakukan proses produksi ( Who ) ? "Apakah barang/jasa hasil produksi dapat sampai ke tangan masyarakat ?" Persoalan diatas termasuk dalam ruang lingkup distribusi. Dalam ruang lingkup distribusi, masih terdapat beberapa persoalan yang lain. Misalnya : 2. Masalah Distribusi "Apakah barang/jasa yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sudah tersedia?" Persoalan diatas termasuk dalam ruang lingkup produksi. Dalam ruang lingkup produksi, masih terdapat beberapa persoalan yang lain. Misalnya : 1.Masalah Produksi Apakah jalur distribusi yang tepat agar produk sampai ke tangan konsumen yang membutuhkan? Apakah barang/jasa dapat sampai kepada konsumen dengan cara yang tepat? "Apakah barang/jasa hasil produksi sudah dipakai/dihabiskan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan?" Persoalan diatas termasuk dalam ruang lingkup konsumsi. Dalam ruang lingkup konsumsi, masih terdapat beberapa persoalan yang lain. Misalnya : Apakah hasil produk sampai kepada konsumen dengan tepat? Apakah hasil produk terjangkau ( harganya) konsumen? Distribusi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut: Distribusi langsung, artinya menyalurkan barang dari produsen langsung kepada konsumen tanpa melewati perantara. Contohnya seorang penjual martabak memproduksi sendiri dan langsung menjual dagangannya kepada pembeli (konsumen). Distribusi tidak langsung, artinya menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen melalui perantara. Misalnya melalui pedagang besar (grosir), pedagang kecil (retailer), agen, makelar, komisioner, eksportir, importir, dan penyalurpenyalur yang lainnya. 2. Masalah Konsumsi
BARANG APA YANG DI PRODUKSI (WHAT) Masalah ini menyangkut : Jenis barang yang akan diproduksi: Harus memberikan alasan mengapa barang itu diproduksi mengingat sumber daya terbatas. Jumlah barang yang akan diproduksi: Menentukan berapa jumlah barang yang harus diproduksi. Masalah pokok ekonomi modern pada dasarnya tetap atau sama, hanya penekanannya yang berbeda karena tinjauannya sekarang sudah semakin komplek agar dapat mengatasi keterbatasan sumber daya. BAGAIMANA BARANG TERSEBUT DIPRODUKSI (HOW) Masalah ini menyangkut : Teknik/metode produksi yang akan diterapkan produsen dalam proses produksi: Dalam penentuan teknik produksi harus mempertimbangkan biaya produksi yang akan dikeluarkan. Kemampuan produsen dalam mengkombinasikan faktor-faktor produksi: Bagaimana mengkombinasikan. UNTUK SIAPA BARANG TERSEBUT DIPRODUKSI (FOR WHOM) B. MASALAH POKOK EKONOMI MODERN Masalah pokok ekonomi modern, terbagi menjadi 3 yaitu sebagai berikut: Masalah ini menyangkut : Siapa yang akan mengkonsumsi/membeli hasil produksi? Bagaimanakah cara menyalurkan hasil produksi kepada konsumen? Siapa saja yang akan menikmati pendapatan dari kegiatan produksi? Dan bagaimana cara pendistribusian pendapatan secara adil?
Sistem Ekonomi Tradisional Sistem ekonomi tradisional yang menitikberatkan pada kebiasaan dan adat istiadat dalam menjalankan perekonomiannya. Keberadaan sumber daya alam sangat dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam jangka pendek agar dapat bertahan hidup. Macam-Macam Sistem Ekonomi Fungsi sistem ekonomi dalam perekonomian antara lain : Menjadi perangsang bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan produksi. Menyediakan metode untuk mengkoordinasi kegiatan individu dalam perekonomian. Menyediakan mekanisme tertentu agar hasil produksi dapat dibagi secara merata. Sistem Ekonomi Liberal Sistem ekonomi yang menitikberatkan kebebasan masyarakat dan kegiatan ekonomi bergantung pada mekanisme pasar. Sistem ini berjalan dengan campur tangan pemerintah sedikit, hanya pada kebijakan tertentu. Sistem ini menunjukkan pentingnya kepemilikan modal usaha karena kegiatan ekonomi yang dilakukan bertujuan menguasai pasar dan mempertahankan usahanya agar memperoleh laba yang sebesarbesarnya. Sistem Ekonomi Campuran Sistem ekonomi yang menitikberatkan interaksi antara pemerintah dan swasta dalam melakukan kegiatan ekonomi. Pada penerapan sistem ini, pemerintah dan swasta memiliki peran yang seimbang. Sistem ini mencegah penguasaan sumber daya ekonomi secara penuh atas sumber daya vital oleh kelompok tertentu. Pemerintah berperan dalam pengawasan dan pengendalian C. SISTEM EKONOMI Sistem ekonomi adalah cara untuk mengatur atau mengorganisasi seluruh aktivitas ekonomi, baik ekonomi rumah tangga negara atau pemerintah, maupun rumah tangga masyarakat atau swasta. Aktivitas ekonomi yang dimaksudkan di sini adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat yang meliputi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Pada dasarnya, sistem ekonomi bisa dibagi menjadi empat sistem yang mendasar, yaitu sistem ekonomi tradisional, sistem ekonomi liberal, sistem ekonomi terpusat, dan sistem ekonomi campuran.
Indonesia menganut sistem ekonomi pancasila atau sistem demokrasi ekonomi atau sistem ekonomi kerakyatan, artinya kegiatan ekonomi dilakukan dari, oleh dan untuk rakyat. Demokrasi ekonomi menunjukkan arti bahwa produksi dikerjakan oleh semua masyarakat, dan untuk semua di bawah pimpinan atau pemilikan anggota masyarakat. Pemerintah berperan sebagai pelaku ekonomi sekaligus pengatur dan pengawas kegiatan ekonomi di Indonesia. Kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan, bukan kemakmuran orang seorang. Sistem ekonomi di Indonesia berdasar Pancasila, UUD 1945, sehingga disebut sebagai “sistem ekonomi berdasar demokrasi ekonomi Pancasila”. Fungsi sistem ekonomi dalam perekonomian antara lain : Menjadi perangsang bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan produksi. Menyediakan metode untuk mengkoordinasi kegiatan individu dalam perekonomian. Menyediakan mekanisme tertentu agar hasil produksi dapat dibagi secara merata K A R A K T E R I S T I K P E R E K O N O M I A N I N D O N E S I A M E N U R U T U U D 1 9 4 5 Sistem ekonomi adalah cara untuk mengatur atau mengorganisasi seluruh aktivitas ekonomi, baik ekonomi rumah tangga negara atau pemerintah, maupun rumah tangga masyarakat atau swasta. C. SISTEM PEKONOMIAN INDONESIA Sistem ekonomi adalah cara untuk mengatur atau mengorganisasi seluruh aktivitas ekonomi, baik ekonomi rumah tangga negara atau pemerintah, maupun rumah tangga masyarakat atau swasta. Aktivitas ekonomi yang dimaksudkan di sini adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat yang meliputi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Setiap pengusaha atau usahawan sebaiknya mengetahui sistem ekonomi untuk membantu dan mempermudah dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi sehari-hari, karena sistem ekonomi tersebut tidak dapat lepas dari kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah khususnya di bidang ekonomi.
Hadiah Kategori A & B Juara 1 Juara 2 Juara 3 Luas tanah semakin menyempit, sedangkan permintaannya terus meningkat. Kondisi menyebabkan harga tanah mahal dan langka. Namun demikian, kelangkaan tanah ternyata juga berdampak positif, yaitu…. A.Kekayaan pemilik tanah yang belum terjual semakin bertambah nilainya B.Pemerintah menyediakan rumah susun sewa kepada masyarakat C.Masyarakat semakin kreatif mendesain rumah dengan luas tanah yang terbatas* D.Harga tanah di subsidi pemerintah sehingga nilainya kurang dari harga tanah di pasar E.Pengusaha property membangun lebih banyak rumah susun daripada rumah biasa Bertambahnya jumlah penduduk dan pendatang baru sehiingga menyebabkan jalan menjadi padat bahkan kadang macet di kota Jogjakarta. Melihat fenomena tersebut, pemerintah berusaha membuat alat transportasi yang aman, nyaman dan terjangkau oleh masyarakat seperti mengadakan bus “trans jogja”. Pemecahan permasalahan tersebut merupakan bagian dari permasalahan ekonomi yaitu… A. What* B. Why C. How D. When E. For Whom Pak Eko sebagai produsen minyak goreng melihat kondisi masyarakat yang tidak memiliki daya beli berusaha menekan biaya produksnya sehingga menghasilkan minyak goreng dengan harga murah dan berkualitas, sehingga masyarakat mampu membelinya. Dari ilustrasi di atas yang merupakan masalah ekonomi adalah... A. Bagaimana cara memproduksi B. Berapa uang akan diproduksi C. Barang apa yang akan diproduksi D. Mengapa barang diproduksi E. Untuk siapa barang diproduksi* Di Negara Salma, pemerintah dan masyarakat sama melakukan kegiatan ekonomi. Tetapi di Negara Salma sekotr-sektor penting dibidang ekonomi dikelola oleh pemerintah seperti listrik dan air minum. Berdasarkan ilustrasi tersebut, maka Salma tinggal di Negara yang menganut sistem ekonomi… A. Campuran* B. Liberal C. Terpusat D. Tradisional E. Pasar Latihan Soal Masalah ekonomi dapat terjadi karena… A. Kebutuhan lebih banyak daripada keinginan B. Kebutuhan yang terus menerus bertambah C. Keinginan yang tidak terpenuhi D. Keinginan lebih banyak daripada sumber daya yang tersedia* E. Sumber daya yang terbatas
~Kunci Jawaban~ 1.D 2.C 3.A 4.E 5.A Berapa nih nilai kamu? Semoga nilainya bagus bagus semuanya ya Semangat Belajar dan Pantang Menyerah KARENA " Belajar dengan sungguh-sungguh adalah hobiku, tekadku dan kewajibanku demi masa depanku dan masa depan bangsaku
PASAR KESEIMBANGAN
BAB 3 KESEIMBANGAN PASAR DISUSUN OLEH ZAINAL ABIDIN_22070925001 ADIKA IFTITAH RIZQILLAH_23080925001 I’ANATUT THOLIBI_23080925002 AMATULLOH MUFIDA_23080925006
KESEIMBANGAN PASAR MATERI PERMINTAAN PENAARAN KESEIMBANGAN HARGA PASAR DAN STRUKTUR PASAR
PENAWARAN PERMINTAAN
PERMINTAAN 1.Pengertian Permintaan Pada saat menjelang lebaran harga barang meningkat dengan sangat pesat, hal ini dikarenakan jumlah barang yang diminta lebih banyak dibandingkan hari-hari biasanya. Jadi dapat diartikan permintaan adalah barang yang mampu dibeli oleh konsumen dalam berbagai tingkat harga pada periode tertentu. Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau diminta pada tingkat harga tertentu dan dalam waktu tertentu. Masyarakat selaku konsumen harus membeli barang atau jasa keperluannya di pasar, keadaan ini mengandaikan bahwa barang atau jasa itu memiliki tingkat harga tertentu. Ada berbagai macam harga di pasar selanjutnya mengandaikan adanya kondisi yang mempengaruhi. 2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan Kita bisa ambil contoh, peristiwa minyak goreng di Indonesia tahun 2022. Saat harga minyak ditentukan oleh pemerintah dari kebijakan penentuan HET (Harga Eceran Tertinggi) seharga Rp.14.000/liter, yang tejadi adalah tingkat permintaan akan minyak begitu tinggi sehingga menyebabkan kelangkaan dan tentunya kondisi ini juga dimanfaatkan oleh produsen untuk menimbun barang sampai harga minyak melambung tinggi. Sedangkan saat setelah pencabutan HET dilakukan, stok minyak ada dimana-mana dengan harga sekitar dua kali lipat dari harga normalnya per-liter, karena masyarakat butuh jadi mereka mau tidak mau harus mmbeli dengan harga yang lumayan tinggi Permintaan yang terjadi dipasar ini dipengaruhi beberapa faktor, antara lain: a. Harga barang itu sendiri Apabila harga suatu barang turun, kecenderungan permintaan terhadap barang itu akan bertambah dan apabila harga suatu barang naik maka permintaan akan barang tersebut bertambah. b. Barang lain yang terkait Barang lain yang terkait adalah barang substitusi dan barang komplementer. Apabila harga barang substitusinya turun, maka permintaan akan barang tersebut akan berkurang. Namun apabila harga barang substitusinya naik, maka permintaan barang tersebut akan meningkat. Misalnya, apabila harga pensil naik, maka jumlah permintaan akan bolpoin naik. Dikarena kita bolpoin adalah barang subtitusi dari pensil. Memiliki hubungan yang positif atau berbanding lurus Apabila harga barang komplementernya turun, maka permintaan akan barang tersebut akan menurun pula. Sebaliknya, jika harga barang komplementernya naik, maka permintaan akan barang tersebut akan meningkat pula. Misalnya, harga dari gula naik maka akan mempengaruhi jumlah permintaan dari teh yang menurun. Dikarenakan gula merupakan barang pelengkap dari teh, apabila harga gula naik maka jumlah permintaan akan teh menurun. Memiliki hubungan yang negatif atau berbanding terbalik
c. Tingkat Pendapatan Tingkat pendapatan konsumen akan menunjukkan daya beli konsumen. Semakin tinggi tingkat pendapatan, maka semakin meningkat permintaan terhadap suatu barang tersebut. Jika pendapatan konsumen rendah maka mereka kan mengurangi tingkat konsumsinya. Namun terdapat pula barang dan jasa yang permintaannya menurut ketika konsumen memiliki tingkat pendapatan yang bertambah dan bertambah ketika tingkat pendapatan konsumen menurun. Misalnya, Ranti mendapatkan kenaikan gaji, Ranti biasanya memilih nasi uduk sebagai pilihan untuk makan siangnya. Karena Ranti mengalami kenaikan gaji maka Ranti lebih memilih makan steak, sushi, dan meninggalkan nasi uduk. Barang yang permintaannya menurun ketika pendapatan meningkat merupakan barang inferior. d. Selera Masyarakat Selera atau kebiasaan juga akan memengaruhi permintaan suatu barang. Jika selera masyarakat terhadap suatu barang meningkat, permintaan terhadap barang itu pun akan meningkat. Contoh, celana high waist sedang menjadi tren sekarang, akibatnya jumlah permintaan model celana panjang tersebut cenderung meningkat. c. Prediksi Konsumen tentang Kondisi pada Masa Mendatang Bila kita memperkirakan bahwa harga suatu barang akan naik, adalah lebih baik membeli barang itu sekarang, sehingga mendorong orang untuk membeli lebih banyak saat ini guna menghemat belanja di masa mendatang. Misalnya, pada saat corona yang sedang melanda Tiongkok, Masyarakat di Indonesia sudah panik, orang-orang berebut masker, hand sanitizer. Mereka khawatir apabila nanti jika corona masuk Indonesia barang-barang tersebut akan habis. Hal tersebut menyebabkan jumlah permintaan masker dan hand sanitizer meningkat. d. Hari Raya Keagamaan Pada saat menjelang lebaran harga barang seperti beras, daging, minyak, ketupat meningkat tajam. Dikarenakan permintaan meningkat. Begitu pula saat menjelang natal, permintaan akan kue-kue natal, sovenir juga akan meningkat. 3. Jenis-Jenis Permintaan a. Berdasarkan Jumlah Permintaan 1) Permintaan Individu, adalah jumlah permintaan masing-masing individu terhadap barang atau jasa pada berbagai tingkat harga. 2) Permintaan Pasar, adalah gabungan jumlah permintaan individu-individu terhadap barang atau jasa pada tingkat harga tertentu secara horizontal.
a. Permintaan berdasarkan daya belinya dapat dibedakan menjadi 3 yaitu: 1) Permintaan Efektif yaitu permintaan yang disertai daya beli, kemampuan membeli, dan tindakan pembelian. 2) Permintaan Potensial yaitu permintaan yang disertai daya beli, kemampuan membeli, tetapi belum melakukan pembelian. 3) Permintaan Absolut yaitu permintaan tanpa disertai dengan daya beli dan kemampuan membeli. Contoh: Mawar, Fero, dan Hani pergi ke pasar malam. Di pasar malam ini banyak penjual menjajakan barang-barang yang mereka minati. Mawar membawa uang Rp5.000,00 dan ingin membeli pita rambut, ternyata harganya Rp10.000,00. Fero membawa uang Rp20.000,00 dan membeli bando seharga Rp5.000,00. Hani membawa uang Rp50.000,00 tetapi tidak ada barang yang menarik hatinya. Posisi Mawar adalah pembeli dengan permintaan absolut karena permintaannya tidak disertai daya beli. Uang yang dimiliki Mawar lebih sedikit dari harga barang. Fero merupakan pembeli dengan permintaan efektif karena uangnya cukup untuk membeli bando dan dia sudah melakukan pembelian. Hani menempati posisi permintaan potensial.
4. Fungsi Permintaan Hubungan antara harga dengan jumlah barang yang diminta bisa diketahui melalui fungsi permintaan. Fungsi permintaan akan menunjukkan bahwa harga barang dengan jumlah barang yang diminta menunjukkan hubungan yang berlawanan atau berbanding terbalik. Sehingga dapat ditulis sebagai berikut: Q = f (P) Keterangan: Q = kuantitas (jumlah satuan) F = fungsi P = harga Contoh soal: Diketahui fungsi permintaan dinyatakan dengan Q = 30 – 2 P, Maka: a. Hitunglah jumlah permintaan pada harga Rp. 2,00 dan Rp.4,00 b. Hitunglah jumlah permintaan barang saat dibagi gratis Jawaban: a. Pada saat harga Rp.2,00 maka jumlah permintaannya adalah Q = 30 – 2 (2) = 26. Jadi pada saat harga Rp2,00 permintaan 26 unit. Pada saat harga Rp4,00 maka jumlah permintaan adalah Q = 30 – 2 (4) = 22. Jadi, pada saat harga Rp4,00 permintaan 22 unit. b. Jika pada saat barang gratis (P = 0), maka jumlah permintaan adalah Q = 30 – 2 (0) = 30, pada saat harga 0 permintaan 30 unit Secara matematis fungsi permintaan dapat ditulis dalam bentuk berikut: Q = -aP + b Keterangan: Q = quantity demand (jumlah permintaan) a = gradien b = konstanta P = Price (harga) Untuk mencari fungsi permintaan dapat dilakukan dengan rumus: Contoh Soal Jika harga barang Rp60,00 per unit, maka jumlah barang yang diminta 20 unit. Dan jika harga barang Rp40,00 per unit, maka jumlah barang yang diminta bertambah menjadi 30 unit. Tentukan persamaan fungsi permintaan! Jawaban: P1 = 60 Q1 = 20 P2 = 40 Q2 = 30 Kita masukkan ke dalam rumus: 10P – 600 = -20Q + 400 10P = -20Q + 1.000 P = -2Q + 100 Sehingga fungsi permintaan menjadi P = -2Q + 10 atau P = 10 -2Q Atau bisa dinyatakan sebagai Q = 50 – 0,5P
Kurva permintaan merupakan suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah barang tersebut yang diminta. 5. Kurva Permintaan Dari Tabel 1. di atas diilustrasikan tentang permintaan buah Mangga pada berbagai tingkat harga. Hal tersebut jelas bahwa makin tinggi harga buah Mangga maka semakin sedikit jumlah buah Mangga yang diminta dan sebaliknya. Pada harga Rp. 100.000,- hanya 100 buah yang diminta,sedangkan pada harga Rp. 20.000,-maka permintaan akan buah Mangga meningkat menjadi 450 buah. Perlu Anda ingat bahwa di dalam contoh ini faktor-faktor yang berpengaruh lainnya dianggap tetap atau ceteris paribus. Dengan demikian berdasarkan data pada Tabel 1 di atas maka kita dapat menggambarkan kurva permintaan. Pada sumbu tegak digambarkan berbagaitingkat harga, sedangkanpada sumbu mendatardigambarkan sebagai jumlah buah Mangga yang diminta Pada Gambar 1 di atas, kurva permintaan DD’ terdapat 5 (lima) buah titik yaitu A, B, C, D dan E. Masing masing titik tersebut menggambarkan keadaanyang berbeda-beda. Pada titik A menggambarkan jumlah buah Mangga yang diminta adalah 100 buah dengan masing-masing buah durian seharga Rp. 100.000,-. Pada titik E menggambarkan jumlah buah durian yang diminta adalah 450 buah dengan masing-masing buah Mangga seharga Rp. 20.000,-. Dalam ilmu ekonomi, utamanya dalam hal analisis permintaan, perlu dipahami perbedaanantara permintaan dengan jumlah barangyang diminta. Yang dimaksud dengan permintaan adalah gambaran mengenai keseluruhan dari hubungan antara harga dan jumlah permintaan, sedangkanjumlah barang yang diminta diartikansebagai banyaknya permintaan atas suatu barang pada tingkattertentu. Misal Titik E menggambarkan bahwa pada harga Rp. 20.000 jumlah buah Mangga yang diminta sejumlah 450 buah. Kurva permintaan pada umumnya mempunyai sifat menurun dari kiri atas menuju kanan bawah, karena sifat hubungan antara harga dan jumlah barang yang diminta mempunyai sifat hubungan terbalik, sesuai dengan hukum permintaan. Gambar 1. KurvaPermintaan terhadap buah Mangga
6. Hukum Permintaan Dalam hukum permintaan dijelaskan sifat hubungan (simetris) antara permintaan suatu barang dengan tingkat harganya. Hukum pemintaan pada hakikatnya meupakan suatu hipotesis yang menyatakan: semakin rendah harga suatu barang maka semakin banyak permintaan terhadap barang tersebut, sebaliknya semakin tinggi harga suatu barang maka semakin sedikit pula permintaan terhadap barang tersebut. Mengapa seperti itu? Hal itu disebabkan karena kenaikan harga menyebabkan para pembeli mencari barang lain yang dapat sebagai pengganti terhadap barang yang mengalami kenaikan harga. Sebaliknya, apabila harga turun maka orang mengurangi pembelian terhadap barang lain yang sama jenisnya dan menambah pembelian terhadap barang yang mengalami penurunan harga. Yang kedua, kenaikan harga menyebabkan pendapatan riil para pembeli berkurang. Pendapatan yang merosot tersebut memaksa para pembeli untuk mengurangi pembeliannya terhadap berbagai jenis barang, dan terutama barang yang mengalami kenaikan harga. 7. Pergerakan dan Pergeseran Kurva Permintaan Perubahan kurva permintaan dapat dibedakan menjadi2 (dua), yaitu pergeseran kurva ke arah kiri atau kanan dan pergerakan sepanjangkurva permintaan. Hal tersebut secara umum disebabkan oleh 2 (dua) hal pula, yakni perubahan harga maupun perubahan selain faktor harga. a. Gerakan Sepanjang Kurva Permintaan Perubahan sepanjang kurva permintaan yaitu apabila terjadi perubahan harga barang yang diminta, baik ketika harga naik maupun ketika harga turun. Sebagaicontoh dapat kalian lihat Gambar 3 di bawah ini. Gambar 3. GerakanSepanjang Kurva Permintaan DD’ adalah kurva permintaan pasar terhadap buah Mangga. Awalnya harga buah Mangga adalah Rp. 20.000,- dan jumlah yang diminta adalah 500 buah. Kondisi ini ditunjukkan oleh titik R. Apabila penjualmenurunkan harganya menjadi Rp. 15.000,- per buah maka permintaan akan meningkat menjadi 750 buah atau naik sebesar 250 buah (ditunjukkan oleh titik A). Namun, apabila penjual menaikkan harga menjadi Rp. 25.000,- per buah maka permintaan akan menurun menjadi 250 buah (ditunjukkan oleh titik B). Dari ilustrasi di atas dapat diketahui bahwa ketika penjual menurunkan harga buah Mangga dari Rp. 20.000,- menjadi Rp. 15.000,- atau turun sebesar Rp. 5.000,- maka terjadi peningkatan permintaan sebesar 250 buah. Demikian pula ketika penjual menaikkan harga buah Mangga dari Rp. 20.000,- menjadi Rp. 25.000,- atau menaikkan harga sebesarRp. 5000,- maka permintaan akan menurun sebesar 250 buah. Ini berarti terjadi pergerakan di dalam kurva permintaan, yaitu apabila terjadi kenaikan harga maka titik R akan bergerak ke titik B dan apabila terjadi penurunan harga maka titik R akan bergerak ke titik A.
b. Pergeseran Kurva Permintaan Ke arah manakah kurva permintaan bergeser apabila terjadi perubahan yang disebabkan oleh faktor selain harga ? Jika terjadi perubahan terhadap permintaan yang disebabkan oleh faktor selain harga maka kurva permintaan akan bergeser ke arah kanan atau kiri. Faktor-faktor tersebut misalnya : naiknya pendapatan masyarakat atau perubahan citarasa masyarakat. Sebagai ilustrasi dapat dilihat pada Gambar 4 sebagai berikut : Pada Gambar 4 di samping dapat kalian lihat pergeseran kurva permintaan ke arah kanan (D’) maupun ke arah kiri (D*) dari kurva asalnya (D). Kurva bergeser ke arah kanan misalnya, terjadi apabila pendapatan masyarakat naik atau meningkat sehingga terjadi peningkatan kuantitas barang yang diminta. Hal ini menyebabkan kurva bergeser ke arah kanan, yaitu dari kurva D (kurva semula) bergerak ke arah kurva D’. Namun sebaliknya, apabila pendapatan masyarakat menurun maka kurva semula (D) akan bergeser ke arah kiri (D*), karena dengan menurunnya pendapatan masyarakat maka daya beli masyarakat akan menurun pula, sehingga kuantitas permintaan akan turun atau kurva bergeser ke arah kiri. 8. Jenis-jenis Elastisitas Permintaan Koefisien elastisitas mempunyai nilai yang berkisar antara satu sampai tak terhingga. Elastisitas permintaan adalah nol apabila perubahan harga tidak akan merubah jumlah barang yang diminta, yaitu barang yang diminta tetap saja jumlahnya, walaupun harga mengalami kenaikan ataupun penurunan. Sifat permintaan ini disebut dengan permintaan tidak elastis sempurna. Bentuknya adalah sejajar dengan sumbu tegak. Untuk jelasnya lihat Gambar 13 di samping ini. Kebalikan dari koefisien elastisitas di atas adalah apabila koefisien elastisitas permintaan mempunyai nilai tak terhingga, yaitu apabila suatu harga tertentu, barang yang ada di pasar semua dapat terbeli. Atau sama saja artinya dengan berapapun banyaknya barang yang ditawarkan, semua akan dapat terjual. Sifat permintaan ini sering disebut dengan elastis sempurna. Bentuk kurvanya adalah sejajar dengan sumbu datar. Untuk jelasnya lihat Gambar 14 di samping ini.
Sifat elastisitas permintaan yang lain adalah elastis uniter. Ciri dari kurva permintaan yang elastisitasnya uniter adalah apabila mempunyai nilai koefisien sebesar1 (satu). Untuk jelasnya dapat Anda lihat bentuk kurva permintaan dengan sifat elastisitas uniter pada Gambar 15 di samping ini Permintaan yang bersifat elastis terjadi yaitu apabila harga berubah maka permintaan akan mengalami perubahan dengan persentase yang melebihi persentase perubahan harga. Nilai koefisien elastisitas dari permintaan yang bersifat elastis adalah lebih besar dari satu. Bentuk kurva ini adalah cenderung atau relatif mendatar namun tidak sejajar dengan sumbu datar. Untuk jelasnya dapat dilihat pada Gambar 16 di samping ini. Kurva permintaan yang bersifat tidak elastis, yaitu apabila koefisien elastisitas permintaan barang tersebut adalah di antara nol dan satu. Hal ini terjadi apabila persentase perubahan harga lebih besar dari persentase perubahan jumlah barang yang diminta. Untuk jelasnya dapat anda lihat bentuk kurva permintaan dengan sifat tidak elastis pada Gambar 17 di bawah ini.
Latihan Soal 1. Pengertian permintaan dalam konsep ekonomi adalah …. a. Jumlah keseluruhan barang dan jasa yang ingin dibeli oleh konsumen pada berbagai macam tingkat harga. b. Keinginan terhadap suatu barang yang disertai dengan kemampuan untuk membayar harga barang tersebut. c. Keinginan terhadap suatu barang yang tidak disertai dengan kemampuan untuk membayar harga barang tersebut. d. Jumlah keseluruhan barang yang akan dijual. E. Keinginan konsumen untuk membayar barang atau jasa. 2. Berikut ini yang tidak termasuk faktor yang dapat memengaruhi permintaan seseorang, yaitu …. a. pendapatan b. selera c. harga barang lain yang berkaitan d. teknologi e. harga barang itu sendiri 3. Pada saat harga sebuah lampu Rp15.000,00, permintaan terhadap lampu tersebut adalah 4.000, dan setiap kenaikan harga Rp1.000,00 permintaan turun 500 untuk setiap lampu. Dari data tersebut, maka fungsi permintaannya adalah …. a. Q = -½P + 11.500 b. Q = 5P + 11.500 c. Q = 11.500 + ½ P d. Q = -5P + 11.500 e. Q = -11.500 + ½ P 4. Berikut ini adalah faktor-faktor yang memengaruhi perubahan jumlah permintaan suatu barang, kecuali …. a. Harga barang itu sendiri b. Perubahan harga barang substitusi c. Perubahan pendapatan d. Perubahan selera e. Naiknya biaya produksi 5. Permintaan efektif adalah …. a. Jumlah keseluruhan barang dan jasa yang ingin dibeli oleh konsumen pada berbagai macam tingkat harga b. Permintaan terhadap suatu barang yang disertai dengan kemampuan untuk membayar harga barang tersebut c. Permintaan terhadap suatu barang yang tidak disertai dengan kemampuan untuk membayar harga barang tersebut. d. Permintaan terhadap suatu barang/jasa yang disertai daya beli/kemampuan, tapi tidak dilaksanakan e. Keinginan konsumen untuk membayar barang atau jasa
JAWABAN KUNCI 1.A 2.D 3.A 4. E 5.B
PENAWARAN 1.Pengertian Penawaran Perilaku penjual dalam menawarkan barangnya pada berbagai tingkat harga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Yang secara umum terdapat harga barang itu sendiri, harga barang lain (yang sejenis), biaya produksi, dan teknologi. Untuk menganalisis penawaran, cara yang digunakan relatif sama dengan cara dalam menganalisis permintaan. Misalnya faktor-faktor yang lain tidak berubah (cateris paribus), maka terlebih dahulu diperhatikan pengaruh perubahan harga terhadap jumlah barang yang ditawarkan penjual. Demikian pula selanjutnya untuk menganalisis faktor-faktor selain harga terhadap penawaran. Suatu permintaan belum merupakan syarat yang cukup untuk mewujudkan transaksi di dalam pasar. Permintaan yang ada hanya dapat dipenuhi apabila para penjual dapat menyediakan barang-barang yang dibutuhkan. Pertanyaan yang muncul adalah : bagaimana tingkah laku penjual dalam menyediakan atau menawarkan barang yang dibutuhkan masyarakat di pasar ? Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi produksi dan penawaran barang yang akan dijual? 2. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penawaran Faktor-faktor tersebut adalah: 1) Harga Barang Harga barang menjadi faktor utama besar kecilnya penawaran. Semakin tinggi harga barang, maka semakin tinggi pula penawaran yang dilakukan oleh produsen. 2) Jumlah Penjual atau Produsen Jika jumlah produsen suatu barang tertentu banyak, maka jumlah penawaran terhadap barang tersebut juga akan tetap tinggi. Misalnya, jika suatu daerah menjadi sentra penghasil sepatu. Maka penawaran sepatu di daerah tersebut akan tinggi. 3) Bencana Alam Jika terjadi bencana alam pada suatu daerah penghasil suatu produk. Maka bisa dipastikan bahwa jumlah produksi barang tersebut akan menurun dan memengaruhi tingkat penawarannya. 4) Harga Barang Pengganti Apabila harga suatu barang meningkat maka penawaran terhadap barang pengganti akan mengalami peningkatan karena penjual akan menawarkan barang pengganti sebagai alternatif barang utama yang mengalami kenaikan. Contohnya harga kopi meningkat menyebabkan harga barang penggantinya yaitu teh terlihat lebih rendah, sehingga penjual lebih banyak menjual teh.
5) Biaya Produksi Biaya produksi berkaitan dengan biaya yang digunakan dalam proses produksi, seperti biaya untuk membeli bahan baku, biaya untuk gaji pegawai, biaya untuk bahan-bahan penolong, dan sebagainya. Apabila biaya-biaya produksi meningkat, maka harga barang barang diproduksi akan tinggi. Akibatnya produsen akan menawarkan barang produksinya dalam jumlah yang sedikit. 6) Kemajuan Teknologi Kemajuan teknologi sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya barang yang ditawarkan. Adanya teknologi yang lebih modern akan memudahkan produsen dalam menghasilkan barang dan jasa. Selain itu dengan menggunakan mesinmesin modern akan menurunkan biaya produksi dan akan memudahkan produsen untuk menjual barang dengan jumlah yang banyak. Dalam hubungannya dengan penawaran suatu barang, kemajuan teknologi menimbulkan dua efek, yaitu produksi dapat ditambah dengan lebih cepat dan biaya produksi semakin murah sehingga keuntungan bertambah tinggi. 7) Pajak Pajak yang merupakan ketetapan pemerintah terhadap suatu produk sangat berpengaruh terhadap tinggi rendahnya harga. Jika pajak suatu barang menjadi tinggi, maka permintaan akan berkurang, sehingga penawaran juga akan berkurang. 8) Perkiraan Harga di Masa Depan Perkiraan harga di masa datang sangat memengaruhi besar kecilnya jumlah penawaran. Jika perusahaan memperkirakan harga barang dan jasa naik, sedangkan penghasilan masyarakat tetap, maka perusahaan akan menurunkan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Misalnya pada saat krisis ekonomi, harga-harga barang dan jasa naik, sementara penghasilan relatif tetap. Akibatnya perusahaan akan mengurangi jumlah produksi barang dan jasa, karena takut tidak laku. 9) Kebijakan Pemerintah dan Situasi Politik Kebijakan pemerintah juga memengaruhi komoditas pasar. Misalnya kebijakan kenaikan bea cukai atau penghapusan bea cukai. Selain kebijakan pemerintah, situasi politik dalam suatu negara juga memengaruhi penawaran. Jika suatu negara dalam situasi politik yang kritis, maka semakin tinggi penawaran pasar. 3. Hukum Penawaran dan Kurva Penawaran Hukum penawaran merupakan suatu pernyataan yang menjelaskan mengenai sifat hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah barang yang ditawarkan. Dalam hukum ini prinsipnya adalah bagaimana keinginan para penjual untuk menawarkan barangnya apabila harganya tinggi dan bagaimana pula keinginan penjual untuk menawarkan barangnya apabila harganya rendah. Hukum penawaran menyatakan bahwa semakin tinggi harga suatu barang maka semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan. Sebaliknya semakin rendah suatu barang maka akan semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan. Sebagai ilustrasi maka akan diberikan contoh sebagai berikut.
Gambaran di atas merupakan suatu daftar jumlah penawaran pada berbagai tingkat harga, atau yang biasa dikenal dengan daftar penawaran. Pada contoh tersebut menunjukkan suatu penawaran buah Mangga yang terjadi dalam suatu pasar. Ketika harga buah Mangga Rp. 25.000,- maka penjual akan menawarkan sebanyak 1.000 buah. Namun ketika harga turun menjadi Rp. 5.000,- maka penjual akan mengurangi atau hanya bersedia menawarkan 200 buah. Untuk lebih memperjelas maka berdasarkan Tabel 3 di atas akan kita ilustrasikan ke dalam bentuk kurva penawaran sebagai berikut. Kurva penawaran merupakan suatu kurva yang menunjukkan hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah barang yang ditawarkan. Hubungan antara harga dengan jumlah barang yang diminta ditunjukkan oleh titik A, B, C, D dan E. Garis yang menghubungkan antar titik-titik tersebut adalah kurva penawaran, dan dalam hal ini diberikan simbol SS’. Seperti analisis permintaan, maka dalam analisis penawaran perlu kita bedakan antara penawaran dengan jumlah barang yang ditawarkan. Penawaran berarti jumlah keseluruhan secara kuantitas dari setiap tingkat harga pada sebuah kurva penawaran, sedangkan jumlah barang yang ditawarkan berarti jumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu. 4. Fungsi Penawaran Jika kalian adalah penjual/pedagang, maka pada saat harga sebuah barang naik, maka kalian akan berusaha menjual banyak barang untuk mendapatkan keuntungan. Sementara jika harga turun, maka Anda akan malas menjual barang karena tidak akan mendapatkan keuntungan yang besar. Jadi bisa diketahui bahwa hubungan antara harga dan jumlah barang pada fungsi penawaran selalu berbanding lurus. Penawaran ini adalah banyaknya barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen kepada konsumen dalam jangka waktu tertentu. Hubungan antara banyaknya barang yang ditawarkan dan harga dapat dilihat melalui fungsi umum berikut ini. P = a +bQ atau Q = a + bP Keterangan: P = Harga barang per unit Q = Jumlah barang yang ditawarkan a= angka konstan b = kemiringan/slope/gradien
Untuk mencari fungsi tersebur, kita harus menggunakan rumus: Contoh: Pada saat harga Rp60,00 per unit, jumlah penawarannya 20 unit. Dan jika harga Rp80,00 per unit, jumlah penawarannya 30 unit. Tentukan fungsi penawaran dan gambarlah kurvanya!
Latihan Soal Pilihlah satu jawaban yang paling tepat! 1.Penawaran suatu barang akan dipengaruhi banyak faktor, yang diantaranya seperti berikut ini, kecuali …. a. Selera calon konsumen b. Harga barang lain c. Biaya produksi d. Harga bahan baku e. Kebijakan pemerintah 2. Beberapa faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran diantaranya. 1) Ekspektasi 2) Biaya produksi 3) Tingkat Pendapatan konsumen 4) Kemajuan teknologi 5) Selera Yang merupakan faktor-faktor yang memengaruhi penawaran …. a. 1, 2, dan 3 b. 1, 2, dan 4 c. 2, 3, dan 4 d. 2, 4, dan 5 e. 3, 4, dan 5 3. Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran, diantaranya. 1) Teknologi 2) Harga barang 3) Biaya produksi 4) Selera konsumen 5) Tingkat pendapatan Yang merupakan faktor-faktor yang memengaruhi penawaran, yaitu …. a. 1, 2, dan 3 b. 2, 4, dan 5 c. 1, 3, dan 5 d. 2, 3, dan 5 e. 2, 3, dan 4 4. Hukum penawaran mengatakan bahwa …. a. Jumlah barang yang ditawarkan akan selalu berbanding terbalik dengan harganya. b. Jumlah barang yang ditawarkan akan selalu berbanding lurus dengan harganya c. Jika harga barang naik, maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik d. Jika harga barang turun, maka jumlah barang yang ditawarkan akan turun e. Jika jumlah barang yang ditawarkan turun, maka harga akan naik
Latihan Soal 5. Pada saat harga Rp2,00, jumlah barang yang ditawarkan 5 unit dan pada saat harga Rp3,00 jumlah barang yang ditawarkan 8 unit. Fungsi penawarannya adalah …. a. Q = 3P - 1 b. Q = -3P + 1 c. Q = -3P + 2 d. Q = 3P + 4 E. Q = 3P + 6
JAWABAN KUNCI 1.A 2.B 3.A 4.B 5.A