Modul
Ikatan Kovalen
Disusun oleh :
Nining Dwirahayu,
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa, karena
rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan E-Modul pada materi Ikatan Kovalen
untuk siswa SMA/MA kelas X sebagai salah satu sumber belajar bagi peserta
didik.
Salah satu karakteristik materi kimia adalah konsep konsepnya bersifat
kompleks dan abstrak. Untuk memudahkan peserta didik dalam memahami
konsep yang abstrak serta meumbuhkan motivasi belajar peserta didik maka
diperlukan bahan ajar yang bersifat multiple representatif. E-Modul ini
dikembangkan dengan orientasi multiple representatif yaitu sebuah pemahaman
konsep dengan menggambarkan/ merepresentasikan pada level makroskopik
(dapat dilihat), mikroskopik (bersifat molekular), dan simbolik.
Bahan ajar ini merupakan produk kegiatan pengembangan profesi guru
dalam jabatan dalam rangka membekali guru agar menjadi guru yang
profesional, inovatif dan mampu menjawab tantangan abad 21.
Penulis menyadari masih terdapat banyak kekurangan dalam penyusunan
materi ajar ini, oleh karena itu penulis dengan terbuka menerima kritik dan saran
dari berbagai pihak. Semoga bahan ajar memberikan manfaat bagi pembaca
khususnya para peserta didik.
Magelang, 25 November 2022
1. Peserta didik dapat menganalisis proses pembentukan ikatan kovalen
tunggal, ikatan kovalen rangkap dua, ikatan kovalen rangkap tiga, dan
ikatan kovalen koordinasi dengan tepat.
2. Peserta didik dapat menggambarkan ikatan kovalen suatu molekul
menggunakan struktur Lewis.
Garam Dapur Struktur NaCl
Proses Pembentukan Senyawa NaCl
Garam dapur (NaCl) terbentuk dari unsur logam (Na) dan unsur nonlogam
(Cl) dengan cara serah terima elektron. Atom Na dengan elektron valensi 1 akan
cenderung melepaskan 1 elektron membentuk ion positif Na+ untuk mencapai
kestabilan oktet. Sedangkan atom Cl dengan elektron valensi 7 akan cenderung
menangkap 1 elektron dan membetuk ion Cl- untuk mencapai kestabilan oktet.
Sehingga jika keduanya bereaksi maka atom Na akan memberikan 1 elektronnya
kepada atom Cl, kemudian setelah terbentuk ion Na+ dan ion Cl- keduanya akan
tarik menarik membetuk ikatan kimia. Di alam banyak senyawa yang terbentuk dari
unsur-unsur nonlogam seperti H2O, CO2, O2, dan N2. Bagaimana proses
pembentukan ikatan yang terbentuk dari unsur yang sama-sama unsur nonlogam
dimana keduanya cenderung untuk menangkap elektron?
Menurut Lewis, atom-atom non logam dapat membentuk ikatan dengan
sesama atom non logam melalui penggunaan bersama pasangan elektron
valensinya. Apa yang dimaksud dengan penggunaan bersama pasangan elektron
valensi? Mengapa ikatan antar-atom non logam tidak melalui serah-terima
elektron?
Beberapa Unsur Non Logam yang Dapat Membentuk Ikatan Kovalen
IA IVA VA VIA VIIA
HC N O F
PS Cl
Br
I
Atom-atom non logam umumnya berada pada golongan VA–
VIIA, artinya atom-atom tersebut memiliki elektron valensi banyak (5–7).
Jika elektron valensinya banyak, apakah yang akan dilakukan atom-
atom golongan VA–VIIA untuk mencapai konfigurasi elektron seperti gas
mulia? Untuk mencapai konfigurasi elektron seperti gas mulia, atom-
atom cenderung akan saling menyumbang. Setiap atom menyumbang elektron
valensi untuk digunakan bersama. Ikatan yang terbentuk melalui
penggunaan bersama pasangan elektron valensi dinamakan ikatan
kovalen. Senyawa yang dibentuk dinamakan senyawa kovalen.
Untuk menyatakan elektron valensi dalam ikatan kovalen, Lewis
menggunakan rumus titik elektron.
Salah satu contoh senyawa kovalen yang sering
kita pakai dalam kehidupan sehari-hari adalah gas metana
(CH4). Bahan bakar kompor gas memanfaatkan gas
metana sebagai sumber bahan bakar yang bermanfaat
untuk kegiatan memasak sehari-hari. Bagaimana
pembentukan ikatan senyawa CH4? Simak penjelasan
berikut ini untuk mengetahui proses pembentukan ikatan
pada senyawa CH4!
atau CH4
Rumus Lewis Rumus Struktur Rumus Molekul
Proses Pembentukan Senyawa CH4
Jember, CNN Indonesia -- Tumpukan sampah yang
menggunung disekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) biasanya
sering menjadi biang masalah lingkungan, karena mencemari
lingkungan, pada tanah, air serta udara. Terutama menimbulkan
pemandangan kurang sedap dan mengeluarkan aroma bahu
menyengat.
Namun saat ini, pandangan negatif masyarakat terhadap TPA
Pakusari Jember Jawa Timur, sudah berkurang. Saat ini, TPA
Pakusari disulap menjadi tempat wisata sampah dan menghasilkan
gas metan atau biogas, yang digunakan memasak, layaknya
menggunakan gas elpiji oleh warga sekitar.
Baca artikel CNN Indonesia "Tumpukan Sampah di TPA Pakusari
Jember Jadi Objek 'Wisata'" selengkapnya di sini:
https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180119204333-282-
270304/tumpukan-sampah-di-tpa-pakusari-jember-jadi-objek-
wisata.
KONSEP
● Ikatan Kovalen Ikatan terjadi karena penggunaan pasangan
elektron bersama oleh dua atom atau lebih.
● Ikatan antara atom non logam dengan atom non logam
● Pemakaian bersama pasangan elektron terjadi karena atom-
atom kekurangan elektron (tidak memenuhi kaidah oktet-
duplet) sehingga atom-atomnya saling membutuhkan
elektron. Caranya adalah dengan saling memberikan dan
memakai pasangan elektron Bersama agar mencapai
kestabilan seperti gas mulia.
Ikatan kovalen dibedakan menjadi ikatan kovalen tunggal, rangkap dua, rangkap tiga
dan kovalen kordinasi
Ikatan kovalen tunggal adalah ikatan yang terbentuk dari penggunaan
bersama sepasang elektron (setiap atom memberikan satu elektron untuk
digunakan bersama). Penulisan dilambangkan dengan dua garis
Contoh
Ikatan antara atom H dan O dalam H2O
Rumus Lewis Rumus Struktur
Ikatan Rangkap Dua adalah ikatan yang melibatkan penggunaan bersama
dua pasang elektron (saling memberi 2 elektron). Penulisan dilambangkan
dengan dua garis.
Contoh
Ikatan antara atom O dengan O dalam molekul O2.
Ikatan kovalen rangkap tiga adalah ikatan yang melibatkan penggunaan
bersama tiga pasang elektron (saling menyumbang 3 elektron). Penulisan
dilambangkan dengan 3 garis.
Contoh
Ikatan antara atom N dengan atom N dalam molekul N2.
Ikatan kovalen koordinasi adalah ikatan antara atom dengan atom lain
yang menggunakan pasangan elektron bersama yang berasal dari salah satu
atom. Ikatan kovalen koordinasi dilambangkan dengan garis anak panah.
Contoh
Ikatan kovalen koordinasi yang terbentuk dalam senyawa SO3. Gas SO3
digunakan sebagai bahan pembuatan H2SO4.