A ARRAFI’ Atikan Islam Drajat
DRAJAT
BC CENTER
Modul
Bahasa
Indonesia
Penulis :
Wanda M Rizal, S.Pd.
Dewiyana Agustina, S.Pd.
Sugiharti Zakiah, S.Pd.
Editor :
Dr. H. Suderadjat, Drs., M.Pd.
Kelas 4
A Modul
Bahasa
BC Indonesia
Kelas 4
Modul
Bahasa Indonesia
Modul Bahasa Indonesia
Tim Penulis : Wanda M Rizal, S.Pd.
Dewiyana Agustina, S.Pd.
Sugiharti Zakiah, S.Pd.
Editor : Dr. H. Suderadjat, Drs., M.Pd.
Cetakan I : Agustus 2021
Diterbitkan oleh : Ar Ra’ Drajat Center
Jl. Sekejati III No. 20 Telp. (022) 7311009
Kiaracondong, Bandung
www.arrabandung.com
email : arra[email protected]
Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku
dalam bentuk apapun tanpa seizin tertulis dari pemegang hak cipta/
penerbit/ penulis.
Kelas 4
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Swt. atas segala nikmat dan
karunia-Nya sehingga Modul Bahasa Indonesia untuk siswa Sekolah Dasar kelas 4
dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Modul ini disusun dengan tujuan
bisa memberi andil dalam proses pembelajaran bagi siswa dan bermanfaat bagi
para pembaca.
Modul ini memuat materi pembelajaran bahasa Indonesia yang meliputi 4
aspek keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, membaca, berbicara, dan
menulis. Keempat aspek keterampilan berbahasa tersebut merupakan dasar untuk
meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia dalam berkomunikasi.
Modul Bahasa Indonesia ini memuat tema-tema sebagai berikut:
1. Kebersamaan dalam menjaga kekayaan alam ciptaan Allah
2. Keberagaman budaya bangsa
3. Kebersamaan dalam keberagaman
4. Kesejahteraan masyarakat
5. Sejarah islam di Indonesia
Terima kasih setinggi-tingginya kepada berbagai pihak yang telah
membantu terselesaikannya modul bahasa Indonesia ini, terutama Bapak Dr. H.
Suderadjat, Drs., M.Pd. selaku Ketua Yayasan Pendidikan Kewiraswastaan Ar Rafi’,
Bapak Tedy Dradjat Gunawan, S.Pd., M.M., selaku Direktur Perguruan Ar Rafi’ atas
bimbingan dan dukungannya selama ini.
Kami menyadari sepenuhnya masih banyak terdapat kekurangan dalam
modul ini, untuk itu segala kritik dan saran membangun sangat kami nantikan
untuk penyempurnaan modul ini pada waktu mendatang. Kami berharap semoga
modul yang kami susun ini memberikan manfaat dan juga inspirasi untuk kita
semua.
Bandung, Juli 2021
Penyusun
BAHASA INDONESIA KELAS 4 iii
BAHASA INDONESIA KELAS 4 iv
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .............................................................................................. iii
DAFTAR ISI ........................................................................................................... v
TEMA 1 KEBERSAMAAN DALAM MENJAGA KEKAYAAN ALAM CIPTAAN 1
ALLAH ..................................................................................................................
A. Ayo Menyimak ........................................................................................ 2
B. Ayo Membaca ......................................................................................... 3
C. Ayo Berbicara ......................................................................................... 6
D. Ayo Menulis ............................................................................................ 7
TEMA 2 KEBERAGAMAN BUDAYA BANGSA ...................................................... 16
A. Ayo Menyimak ........................................................................................ 17
B. Ayo Membaca ......................................................................................... 19
C. Ayo Berbicara ......................................................................................... 22
D. Ayo Menulis ........................................................................................... 27
TEMA 3 KEBERSAMAAN DALAM KEBERAGAMAN ............................................ 33
A. Ayo Menyimak ........................................................................................ 34
B. Ayo Membaca ......................................................................................... 34
C. Ayo Berbicara ......................................................................................... 36
D. Ayo Menulis ............................................................................................ 37
TEMA 4 KESEJAHTERAAN MASYARAKAT ........................................................... 52
A. Ayo Menyimak ........................................................................................ 53
B. Ayo Membaca ......................................................................................... 55
C. Ayo Berbicara ......................................................................................... 60
D. Ayo Menulis ............................................................................................ 61
TEMA 5 SEJARAH ISLAM DI INDONESIA ............................................................. 64
A. Ayo Menyimak ........................................................................................ 65
B. Ayo Membaca ......................................................................................... 66
C. Ayo Berbicara ......................................................................................... 68
D. Ayo Menulis ............................................................................................ 70
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................ 74
BAHASA INDONESIA KELAS 4 v
MODUL 1
KEBERSAMAAN DALAM MENJAGA
KEKAYAAN ALAM CIPTAAN ALLAH
Sumber: untitled+1.bmp (432×348) (bp.blogspot.com)
Materi Pembelajaran:
A. Kisah Kaum Tsamud dan ‘Ad
B. Kata Umum dan Kata Khusus
C. Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung
D. Menyusun Paragraf
E. Penggunaan Huruf Kapital
F. Penulisan Singkatan
G. Kata Baku dan Tidak Baku
H. Tanda Seru dan Kalimat Perintah
I. Teks Petunjuk
BAHASA INDONESIA KELAS 4 1
QSA. IYbOraMhiEmNAYIyMatA7K
Islam yang merupakan agama universal telah mengatur seluruh aspek
kehidupan manusia, termasuk di dalamnya bagaimana beretika terhadap alam dan
lingkungannya. Dikarenakan seluruh kebutuhan manusia semua berasal dan
terpenuhi dari alam baik dari tumbuhan maupun hewan. Oleh karena itu, Islam
berpesan melalui Al-Qur’an bahwa manusia harus melestarikan alam sekitarnya agar
keberlangsungan hidupnya tidak terganggu oleh ulah sekelompok manusia yang
tidak mau melestarikan alam. Berdasarkan hal itu, maka ajaran Islam memberikan
rambu-rambu untuk manusia agar juga beretika terhadap lingkungan. Hal penting
yang harus digarisbawahi adalah bahwa alam dan lingkungan hidup merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari hidup manusia.
Sebelum melanjutkan pembelajaran, kita simak dulu ayat berikut ini!
Kemudian kita telaah makna dari QS. Ibrahim ayat 7 berikut ini:
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika
kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika
kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.
Allah Swt. mengingatkan kepada hambaNya untuk selalu bersyukur atas
nikmat yang telah diberikan. Jika kita bersyukur atas sekecil apapun nikmat yang
Allah beri, maka Allah senantiasa menambahkan nikmat dan sebaliknya apabila
mengingkari maka balasannya azab yang sangat berat.
Makna syukur kaitannya dengan sifat tawadhu atau rendah hati, lawan dari
rendah hati yaitu sombong. Rasulullah saw. telah menjelaskan hakikat kesombongan
dalam hadits beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
“Kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia”.
[HR. Muslim, no. 2749, dari ‘Abdullah bin Mas’ûd]
Setelah ini kita akan mengaitkan sikap syukur dengan kisah Nabi Hud as. dan
Kisah Nabi Shaleh as. Namun sebelumnya kita baca secara mandiri terlebih dahulu
firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Hud ayat 50-68. Yuk buka mushafnya!
BAHASA INDONESIA KELAS 4 2
Dalam ayat tersebut dikisahkan tentang azab yang ditimpakan Allah Swt.
kepada kaum Nabi Hud as. dan Nabi Shaleh as. Azab yang mereka dapatkan adalah
akibat dari kedurhakaan mereka kepada Allah. Untuk lebih jelas, mari kita baca kisah
selengkapnya.
AYO MEMBACA
Kisah
Kaum Tsamud
Kaum Tsamud merupakan peradaban Arabia Kuno. Wilayah asalnya diperkirakan
dari Arab Selatan kemudian berpindah ke utara, tepatnya di Gunung Athlab, Madain
Shaleh.
Sejumlah kaum Tsamud merupakan pengukir dan pemahat bukit yang baik.
Ukiran dan pahatan mereka hingga saat ini masih bisa ditemui di Gunung Athlab dan
hampir seluruh bagian Arab tengah.
Nama Tsamud diambil dari leluhur mereka yang merupakan salah satu cicit dari
Sam putra Nuh as. yang selamat dari banjir. Dalam Al-Qur’an, Tsamud disebut
sebanyak 26 kali, dan diantaranya adalah QS. Hud ayat 61-68.
Kaum Tsamud adalah kaum yang berkuasa setelah kehancuran kaum ‘Ad. Antara
Tsamud dan ‘Ad, mereka memiliki tabiat yang sama dan keahlian yang sama pula.
Baik kaum Tsamud dan ‘Ad, masing-masing diberikan sumber mata air yang
berlimpah sehingga perkebunan dan peternakan mereka sangat berlimpah pula.
Kaum Tsamud memiliki banyak keahlian seperti terampil bercocok tanam,
beternak dan arsitektur. Namun, keahlian tersebut yang membuat kaum Tsamud
menjadi sombong dan selalu merendahkan kaum lainnya.
Gaya hidup kaum Tsamud selalu dihiasi dengan kemaksiatan, yaitu berfoya-foya,
mabuk-mabukkan, dan melakukan tindak kejahatan. Gaya hidup kaum Tsamud telah
menyimpang dari ajaran Allah. Maka, Allah mengutus Nabi Shaleh as. untuk mengajak
kembali kaum Tsamud kembali ke jalan yang benar.
Nabi Shaleh mengajak agar mereka bertakwa, "Hai kaumku, sembahlah Allah,
sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kami dari bumi
(tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya. Karena itu, mohonlah ampunan-Nya,
kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya, Tuhanku amat dekat rahmat-Nya
lagi memperkenankan doa hamba-Nya,". (QS. Hud ayat 61).
Awal kehancuran mereka pun berdasarkan kesalahan yang sama yaitu merasa
bangga atas diri sendiri, sombong, dan lupa bahwa semua yang mereka miliki adalah
berasal dari Allah Swt. sehingga mereka menyembah selain kepada Allah.
BAHASA INDONESIA KELAS 4 3
Rasul yang diutus untuk berdakwah kepada kaum Tsamud adalah Nabi Shaleh
as., sedangkan yang diutus kepada kaum ‘Ad adalah Nabi Hud as. Namun semua
yang disampaikan oleh Rasul Allah itu ditolak. Mereka menentang semua
kebenaran yang disampaikan, sehingga Allah menurunkan azab yang sangat besar
kepada mereka karena kedurhakaan mereka.
Dikisahkan dalam Al-Quran, kaum Tsamud membunuh unta betina yang
menjadi mukzijat Nabi Shaleh.
"Hai kaumku, inilah unta betina dari Allah sebagai mukjizat (yang
menunjukkan) kebenaran untukmu, sebab itu biarlah dia makan di bumi Allah, dan
janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun yang akan
menyebabkan kamu ditimpa azab yang dekat." (QS. Hud ayat 64)
Para kaum Tsamud melihat peristiwa tersebut langsung terperanjat. Sebagian
mengakui akan kenabiannya. Namun, kebanyakan dari mereka masih menganggap
yang dilakukan Nabi Shaleh adalah permainan sihir untuk mengelabui mereka.
Nabi Shaleh berpesan kepada kaumnya untuk tidak mengganggu unta betina
tersebut. Dia mengizinkan kaumnya untuk bergantian memerah dan
meminum susu unta ajaib itu.
Keberadaan unta ajaib tersebut membuat khawatir beberapa kaum Tsamud
yang menentang ajaran Nabi Shaleh. Karena unta betina tersebut meminum
banyak air di sumber air kaum Tsamud. Selain itu, banyak ternak kaum Tsamud
yang kekurangan air. Hal itulah yang menjadi dasar kaum Tsamud untuk melakukan
rencana jahat, yakni membunuh unta betina tersebut.
Melihat unta betinanya mati, Nabi Shaleh sangat sedih. Dia mengatakan bahwa
akan datang azab bagi kaum Tsamud yang tidak kembali ke jalan yang benar.
Tanda-tanda diturunkannya azab tersebut adalah pada hari pertama, saat
terbangun mereka akan menemui wajah mereka menjadi kuning. Pada hari kedua,
wajah mereka akan berubah menjadi merah. Dan pada hari ketiga, wajah mereka
akan berubah menjadi hitam. Pada hari keempat, turunlah azab Allah.
Azab yang diterima oleh kaum Tsamud penentang Nabi Shaleh as. sebagaimana
dijelaskan dalam beberapa ayat Al-Qur’an adalah :
✓ Gempa
✓ Suara keras yang mengguntur
✓ Sambaran petir
Sumber: Kisah diambil dari berbagai sumber
BAHASA INDONESIA KELAS 4 4
Ayo Berlatih
a. Setelah anak-anak membaca kisah tentang “Kaum Tsamud” jawablah pertanyaan
berikut ini!
1. Siapakah kaum Tsamud?
2. Dimanakah letak kaum Tsamud berdasarkan catatan sejarah?
3. Sebutkan persamaan dari kaum Tsamud dan kaum ‘Ad!
4. Sebutkan adzab yang Allah berikan kepada kaum Tsamud?
5. Sebutkan ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang kaum Tsamud?
6. Apa hikmah yang anak-anak dapatkan setelah mengenal kaum Tsamud?
7. Sebutkan contoh perbuatan yang setara dengan kedurhakaan kaum Tsamud di
zaman sekarang? Jelaskan!
b. Memberikan Tanggapan
Banyak kejadian yang ditemukan dalam kehidupan. Pada saat menemukan suatu
kejadian akan muncul sebuah kesan dalam diri kita. Kesan yang kita sampaikan itu
disebut sebagai tanggapan. Tanggapan yang baik harus disampaikan dengan kalimat yang
runtut agar dapat dipahami dengan jelas. Tanggapan bisa didasarkan pada situasi yang
dilihat ataupun berdasarkan pernyataan yang didengar.
Berilah tanggapan sesuai gambar berikut ini!
No. Gambar Tanggapan
1
2.
BAHASA INDONESIA KELAS 4 5
3
4
c. Mencari kata-kata sulit
Tulislah arti kosakata berikut! Gunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia untuk mencari
arti kata tersebut!
No. Kosakata Arti
1. Berhala
2. Pemahat
3. Gempa
4. Rasul
5. Azab
6. Hamba
7. Cicit
8. Dakwah
9. Petir
10. Kaum
AYO BERBICARA
Ceritakan kembali di depan teman-temanmu tentang “Kisah Kaum Tsamud”
minta temanmu untuk memberikan tanggapan apa yang telah kamu ceritakan!
Tanggapanmu adalah:
BAHASA INDONESIA KELAS 4 6
AYO MENULIS
Kata Umum dan Kata Khusus
Sayuran –> wortel, kol, sawi, buncis, kangkung
Buah-buahan –> semangka, durian, mangga, leci, rambutan
Tugas!
Buatlah contoh 3 kata umum beserta 5 kata khususnya!
Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung
Paragraf adalah bagian bacaan yang mengungkapkan satu pikiran yang lengkap. Satu
paragraf terdiri dari beberapa kalimat.
Dilansir dari buku Pintar Bahasa Indonesia 4 (penerbit : Yudistira), gagasan pokok
adalah inti pembahasan dalam paragraf, umumnya berupa kalimat di awal atau di akhir
pada setiap paragraf. Sedangkan gagasan pendukung adalah kalimat yang menjelaskan atau
mendukung gagasan pokok.
Perhatikan paragraf berikut ini!
Allah Swt. mengutus Nabi Shaleh untuk menyampaikan ajaran kepada kaum Tsamud
yang berada di Al Hijr. Kaum Tsamud merupakan suatu kaum yang mayoritas warganya
memiliki banyak keahlian seperti bercocok tanam, beternak dan arsitektur. Namun, dengan
keahliannya tersebut yang membuat kaum Tsamud menjadi sombong dan selalu
merendahkan kaum yang lainnya.
Menurutmu, gagasan pokok dari paragraf tersebut adalah :
Menyusun Paragraf
Paragraf disebut juga dengan alinea. Paragraf mengandung arti sebagai kumpulan
kalimat yang memiliki maksud dan tujuan tertentu. Suatu paragraf haruslah memiliki satu
gagasan pokok, sedangkan kalimat lainnya merupakan gagasan pendukung dan penguat
paragraf tersebut.
BAHASA INDONESIA KELAS 4 7
Kumpulan paragraf disebut dengan karangan. Setiap gagasan pokok pada setiap
paragraf harus memiliki maksud dan tujuan yang sama dan berkaitan dengan paragraf
yang lainnya sehingga nantinya membentuk sebuah tema.
Sebelum belajar membuat karangan, sebaiknya kita belajar terlebih dahulu
menyusun paragraf acak menjadi suatu paragraf yang runtut. Agar terbentuk suatu
karangan yang baik dengan alur cerita yang baik pula.
Ayo Berlatih
Susunlah paragraf berikut ini dengan membubuhkan angka pada lingkaran yang
sudah disediakan!
Mereka berjauhan dan terbentuk menjadi suku, kaum, dan bangsa.
Masing-masing golongan, suku, dan bangsa berkembang menurut adat
kebiasaan atau tradisi masing-masing.
Suku 'Ad merupakan suku tertua sesudah Nabi Nuh. Suku 'Ad ini tidak
mengenal Allah Swt. pencipta alam semesta. Mereka membuat patung-patung
yang diberi nama Shamud dan Alhattar dan disembah sebagai Tuhan mereka.
Menurut kepercayaan patung tersebut dapat memberikan kebahagiaan,
kebaikan dan keuntungan serta dapat menolak kejahatan, kerugian dan segala
musibah.
Nabi Hud hidup sekitar 2320-2450 sebelum Masehi. Dia adalah putra
Abdullah bin Ribah bin Syam bin Nuh. Beliau merupakan salah satu keturunan
suku 'Ad. Letak geografis suku 'Ad berada di utara Hadramaut antara Yaman dan
Oman.
Setelah Allah menurunkan air bah kepada kaum-kaum kafir zaman Nabi
Nuh, orang-orang yang beriman pun diselamatkan dari bahaya maut tersebut.
Usai peristiwa banjir dahsyat tersebut, kaum Nabi Nuh yang
mukmin melahirkan anak dan cucu sebagai keturunan mereka. Setelah lahir,
anak cucu mereka kemudian hidup terpencar di seluruh pelosok yang berjauhan.
https://www.merdeka.com/peristiwa/kisah-kaum-nabi-hud-kena-azab-disambar-angin-ribut-selama-8-hari.html
BAHASA INDONESIA KELAS 4 8
1. Penggunaan Huruf Kapital
Anak-anak tentu sudah tahu beberapa penggunaan huruf kapital.
Penggunaan huruf kapital yang akan kita pelajari sekarang adalah :
a. Huruf kapital untuk nama negara, lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan,
serta nama dokumen resmi, terkecuali kata seperti dan.
contoh :
1) Republik Indonesia
2) Kerajaan Inggris
3) Badan Pengawas Obat dan Makanan
4) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
5) Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2003
b. Huruf kapital dipakai untuk awal huruf dari kata setiap pulau dan benua.
contoh :
1) Benua Afrika
2) Benua Asia
3) Pulau Jawa
4) Pulau Sumatera
2. Penulisan Singkatan
Singkatan adalah bentuk yang dipendekkan, yang terdiri atas satu huruf atau
lebih. Penulisan singkatan di antaranya sebagai berikut :
a. Singkatan nama orang, nama gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat yang diikuti
dengan tanda titik.
contoh :
1) M. Mustofa
2) Syaddad Azri Afghani N.K.
3) S.Pd. : sarjana pendidikan
4) M,Sc. : master of science
5) Sdr. : saudara
BAHASA INDONESIA KELAS 4 9
6) Kapt. : kapten
7) Mr. : mister
8) Bpk. : Bapak
b. Singkatan nama resmi lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, badan atau
organisasi, serta nama dokumen resmi yang terdiri atas huruf kapital dan tidak
diikuti dengan tanda titik.
contoh :
1) DPR : Dewan Perwakilan Rakyat
2) SD : Sekolah Dasar
3) KTP : Kartu Tanda Penduduk
4) PSSI : Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia
5) PT : Perguruan Tinggi
c. Singkatan umum yang terdiri atas tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik.
contoh :
1) dll. : dan lain-lain
2) dsb. : dan sebagainya
3) dst. : dan seterusnya
4) sda. : sama dengan atas
5) yth. : yang terhormat
kecuali
1) a.n. : atas nama
2) d.a. : dengan alamat
3) u.b. : untuk beliau
4) u.p. : untuk perhatian
3. Kata Baku dan Tidak Baku
Dijelaskan dalam buku Pintar Bahasa Indonesia Kelas 4 kata baku adalah kata
yang sesuai dengan pedoman yang telah ditentukan atau kata yang benar ejaan dan
penulisannya sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Sedangkan kata tidak
BAHASA INDONESIA KELAS 4 10
baku adalah tidak terdapat di KBBI, tetapi biasa digunakan untuk mengirim pesan
kepada keluarga, sahabat atau teman.
Jadi, yang biasa kita pakai dalam bahasa sehari-hari sebagian besar termasuk
kata tidak baku karena sudah terpengaruhi bahasa daerah masing-masing. berikut
ciri-ciri kata baku dan tidak baku:
Ciri-ciri Kata Baku
1. Tidak dipengaruhi bahasa daerah tertentu.
2. Tidak dipengaruhi bahasa asing.
3. Bukan bahasa percakapan.
4. Pemakaian imbuhan pada kata bersifat eksplisit.
5. Pemakaian kata sesuai dengan konteks kalimat.
6. Kata baku bukan kata rancu
7. Kata baku tidak mengandung hiperkorek.
8. Tidak mengandung pleonase.
Ciri-ciri Kata Tidak Baku
1. Umumnya digunakan dalam bahasa sehari-hari.
2. Dipengaruhi bahasa daerah dan bahasa asing tertentu.
3. Dipengaruhi dengan perkembangan zaman.
4. Bentuknya dapat berubah-ubah.
5. Memiliki arti yang sama, meski terlihat beda dengan bahasa baku.
https://www.bola.com/ragam/read/4258971/kata-baku-tidak-baku-beserta-pengertian-dan-contohnya
Setelah mengetahui ciri-cirinya kita akan mencoba mempelajari contoh dari kata baku
dan tidak baku.
No. Kata Baku Kata Tidak Baku
1. Bus
2. Cabai Bis
3. Capai Cabe
4. Cedera Capek
5. Cokelat Cidera
6. Detail Coklat
7. Diagnosis Detil
Diagnosa
BAHASA INDONESIA KELAS 4 11
8. Efektivitas Efektifitas
9. Akhirat Akherat
10. Akuarium Aquarium
11. Analisis Analisa
12. Ambulans Ambulan
13. Antena Antene
14. Antre Antri
15. Anugerah Anugrah
16. Afdal Afdol
17. Batalion Batalyon
18. Baterai Batere
19. Barzakh Barzah
20. Bazar Bazaar
21. Besok Esok
22. Blanko Blangko
23. Detergen Deterjen
24. Durian Duren
25. Ekspor Eksport
26. Ekstra Extra
27. Elite Elit
Selain yang ditampilkan pada tabel, masih banyak lagi kata baku dan tidak baku
lain yang kadang kita salah menempatkannya.
BAHASA INDONESIA KELAS 4 12
Ayo Berlatih
Baiklah anak-anak, untuk menambah wawasan kita, carilah kata baku dan tidak
baku yang ada di daerah masing-masing, tuliskan pada kolom yang sudah tersedia berikut
ini!
No. Kata Baku Kata Tidak Baku
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
4. Tanda Seru dan Kalimat Perintah
Kalimat perintah merupakan kalimat yang mengandung makna memerintah atau
meminta seseorang melakukan sesuatu sesuai keinginan penutur atau penulis.
Ciri-ciri kalimat perintah yaitu :
1. diawali dengan kata kerja,
2. tidak memiliki subjek,
3. diakhiri dengan tanda seru (!).
Contoh :
Tolong ambilkan mushaf itu, Amir!
Bacalah Al-Qur’an setiap hari, Susi!
BAHASA INDONESIA KELAS 4 13
Ayo Berlatih
A. Lengkapi kalimat perintah berikut dengan kata kerja yang tepat!
1. __________________ kue ini menjadi empat bagian!
2. Tolong, ___________ pintu pagarnya!
3. _________________ api kompornya!
4. __________________ bola itu sampai gawang!
5. __________________ sepatumu ditempatnya!
B. Buatlah lima kalimat perintah!
1. ______________________________________________________
2. ______________________________________________________
3. ______________________________________________________
4. ______________________________________________________
5. ______________________________________________________
6. Teks Petunjuk
Teks petunjuk adalah teks yang berisi arahan untuk melakukan sesuatu. Teks
petunjuk bertujuan untuk menjelaskan penggunaan suatu alat/ barang atau menjelaskan
langkah-langkah melakukan sesuatu. Kalimat yang digunakan dalam teks petunjuk
adalah kalimat perintah.
Contoh :
1) Berdo’alah sebelum mulai memasak!
2) Bacalah Al-Qur’an sebanyak satu ayat setiap harinya!
3) Hafalkan terjemahan ayat ini sebanyak lima kali!
BAHASA INDONESIA KELAS 4 14
Bacalah teks petunjuk berikut secara bergantian!
Membuat Kue Brownies Kukus Instan
Siapa yang tidak suka kue brownies? Kue ini adalah salah satu camilan yang
digemari masyarakat. Kesulitan membuat kue ini juga sudah tidak asing lagi di
kalangan masyarakat.
Namun terdapat cara mudah untuk membuatnya, yakni dengan menggunakan
adonan brownies instan yang bisa didapatkan di pasar atau mini market terdekat.
Kombinasikan juga dengan mengubah cara memasaknya, yakni dengan cara
mengukusnya, bukan dipanggang. Maka brownies ini akan menjadi brownies anti
gagal.
Bagaimana cara membuatnya? mudah saja, cukup ikuti tahapan-tahapan
berikut ini :
1. Campurkan adonan instan brownies dengan air dan telur sesuai dengan takaran.
2. Tuangkan adonan brownies ke dalam mangkok aluminum yang biasa digunakan
untuk membuat kue mangkok.
3. Kukus brownies hingga matang, tidak usah khawatir untuk mengukusnya terlalu
lama, karena brownies tidak bisa hangus oleh uap.
Cukup mudah bukan untuk menyajikannya. Jangan bingung jika kamu tidak memiliki
alat pengukus khusus, karena kita dapat memanfaatkan penanak nasi untuk
mengukusnya. Kita juga dapat menambahkan kepingan coklat atau keju parut agar
brownies terasa lebih nikmat.
Ayo Berlatih
1. Tuliskan semua kalimat perintah yang ada pada teks petunjuk tersebut!
2. Buatlah sebuah teks petunjuk tentang membuat sesuatu di buku latihanmu!
BAHASA INDONESIA KELAS 4 15
DAFTAR PUSTAKA
Anggari, Anggi St dkk. 2017. Indahnya Kebersamaan Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Untuk SD/MI
Kelas IV. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Bahasa, Tim Bina. 2019. Pintar Bahasa Indonesia. ----------: Yudhistira.
Dhea, Finna. 2020. Yang Mengusulkan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika agar dijadikan Semboyan
Negara Adalah. https://rumusrumus.com/yang-mengusulkan-semboyan-bhinneka-tunggal-
ika-agar-dijadikan-semboyan-negara-adalah/. (diakses tanggal
19 September 2020)
Jabbar, Abi Abdul. 2019. Cara Rasulullah Menyikapi Perbedaan.
https://www.madaninews.id/7291/cara-rasulullah-Saw.-menyikapi-masalah-
perbedaan.html. (diakses tanggal 17 Oktober 2020)
Kosasih, Engkos. 2015. Bahasa Indonesia. Bogor: Quadra.
Saifullah, Edyson. 2016. Pembangunan Ekonomi pada Masa Pemerintahan Rasulullah SAW..
https://media.neliti.com/media/publications/287377-pembangunan-ekonomi-pada-masa-
pemerintah-04797b1e.pdf. (diakses tanggal 3 Oktober 2020)
Sodiq Amirus. 2015. Konsep Kesejahteraan dalam Islam.
https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/equilibrium/article/viewFile/1268/1127 (diakses tanggal
15 Januari 2021)
Tuasikal, Muhammad Abdul. 2020. Faedah Sirah Nabi: Pelajaran dari Persaudaraan Muhajirin dan
Anshar. https://rumaysho.com/23539-faedah-sirah-nabi-pelajaran-dari-persaudaraan-
muhajirin-dan-anshar.html. (diakses tanggal 24 Oktober 2020).
Tysara, Laudia. 2020. Arti Bhinneka Tunggal Ika, Ketahui Sejarah dan Prinsipnya.
https://hot.liputan6.com/read/4359816/arti-bhinneka-tunggal-ika-ketahui-sejarah-dan-
prinsipnya . (diakses tanggal 24 September 2020)
----------. 2016. Rasul Sang Teladan dalam Keberagaman. https://jalandamai.net/rasul-sang-teladan-
keberagaman.html. (diakses tanggal 26 September 2020)
----------. 2018. Perkembangan Ekonomi Islam pada Masa Rasulullah , Khulafaurrasyidin dan Abad
Pertengahan. https://santribicara.wordpress.com/2018/01/28/perkembangan-ekonomi-
islam-pada-masa-rasulullah-khulafaurrasyidin-dan-abad-pertengahan/ (diakses tanggal 24
Oktober 2020)
BAHASA INDONESIA KELAS 4 16
----------. 2020. Pusat Assesment dan Pembelajaran. https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/akm/
(diakses tanggal 9 Februari 2021)
DAFTAR REFERENSI TEMA KEBERAGAMAN BUDAYA BANGSA
https://www.youtube.com/watch?v=kpFb-ZS1ikQ
https://www.youtube.com/watch?v=YL28FOR0pVM
https://brainly.co.id/tugas/9965860
https://www.romadecade.org/cara-penulisan-gelar/#
https://rumaysho.com/17217-kisah-itsar-para-salaf-sudahlah-biarkan-dia-duluan.html
https://puebi.readthedocs.io/en/latest/kata/partikel/?q=per+tahun&check_keywords=yes&area=de
fault
BAHASA INDONESIA KELAS 4 17
AModul
Bahasa Indonesia
Buku siswa ini dibuat sebagai salah satu
media pembelajaran untuk menanamkan
B Crasa cinta terhadap Allah Subhanahu Wa Ta'ala
dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
serta memudahkan siswa menjadi
aktif dalam pembelajaran.
Kegiatan pembelajaran yang ada dalam buku
ini merupakan kegiatan yang dirancang untuk
memotivasi siswa dalam mengembangkan
kompetisi diri sendiri yang disertai akhlak mulia.
PENERBIT
ARRAFI’
DRAJAT
CENTER
bekerja sama dengan
Atikan Islam Drajat
Jl. Sekejati III No. 20 Telp. (022) 7311009
Kiaracondong, Bandung
www.arrabandung.com
email : arra[email protected]