EDISI I | TAHUN I | AGUSTUS 2016
SATU HATI UNTUK BANGSA
Fokus Nasional
PENAMBAK GARAM
TERTEMBAK
HARGA BARANG
POKEMON GO,
BERJELAGA
DI ATAS AWAN
Dana Desa;
RETAALNISPASAI
TRANSPARANSI
SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 1
The Soul of Madura
KH A Busyo Karim, M.Si Achmad Fauzi
Bupati Wakil Bupati
Pemerintah
Kabupaten Sumenep
Selamat dan Sukses
atas Terbitnya
Suluh Madura
Edisi Perdana
2 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 Drs Hadi Soetarto, M.Si
Sekdakab
CATATAN EDITOR
Syamsuni Merdeka atau Nelangsa?
Pemimpin Redaksi Saat itu, saya hendak membeli kopi di salah satu warung di Kota Sumekar.
Sesampainya di sana, tiba-tiba saya mendapati sekelompok masyarakat yang
sedang asyik menyimak berita di televisi tentang penyelewengan dana desa di
nun jauh sana. Sambil saya menunggu pesanan kopi, ada satu orang nyeletuk,
“Sekarang dana desa jadi rebutan banyak orang. Bahkan sangat mudah diselewengkan.
Ah, mau jadi apa negeri ini?”
Pernyataan nyentrik dari masyarakat, tapi berdampak luas itu membuat pikiran
saya tertuju pada satu kesimpulan bahwa jadi rebutan karena dana desa itu ibarat “lum-
bung emas”. Siapa yang tidak tergoda dengan “46,9 triliun” dalam Anggaran Pendapa-
tan dan Belanja Negara tahun 2016 untuk semua desa di seluruh Indonesia.
Apa yang dikatakan masyarakat itu benar adanya bahwa “Dana Desa” itu memang
jadi rebutan. Dari Sabang hingga Merauke, dua kata itu sungguh seksi dan menggoda.
Dari saking menggodanya, Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) kebanjiran usulan
pemekaran desa dari pemerintah daerah (Pemda). Tak tanggung-tanggung, jumlah dari
usulan tersebut mencapai 1.800 desa dalam kurun waktu satu hingga dua tahun terakhir.
Apalagi korupsi telah merdeka hingga mampu membudaya dalam tatanan bernegara
dan berbangsa. Maka realitas di atas maklum diperebutkan. Padahal jika berpikir jernih, dana desa meru-
pakan salah satu terobosan untuk memerdekakan desa dari cengkraman kapitalisme. Bahkan rakyat bisa
berdaulat dan mandiri. Geliat ekonomi kian maju, pertanian berkembang hingga pembangunan SDM desa
akan mapan, yang akhirnya dapat menekan masyarakat yang mengadu nasib ke negeri orang (merantau).
Tidak hanya itu, dari dusun ke dusun jalan-jalan teraspal, semua potensi desa tergarap dengan
baik. Hingga dapat menyulap hutan rimba menjadi wisata. Namun, karena dana desa ibarat pisau ber-
mata dua, maka realisasinya bisa merampas hak-hak warga untuk hidup sejahtera. Dana desa hanya
bisa dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab. Bahkan bisa masuk ke kantong-
kantong pribadi mereka.
Kabupaten Sumenep kita tercinta menyambutnya dengan euforis. Bahkan seperti ketiban du-
rian runtuh. Berdasarkan data dari BPMP-KB, sebanyak 196 dari 330 desa di lingkungan Kabupaten
Sumenep akan mendapat kucuran dana mencapai Rp 1 miliar lebih gabungan dari Dana Desa (DD) dan
Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016.
Sangat berbanding terbalik jika bercermin dari tahun sebelumnya. Tahun ini Sumenep mendapat
kucuran DD sebesar Rp 212 miliar lebih dari pusat, atau meningkat 124 persen dari tahun 2015 yang
hanya Rp 90 miliar. Tak hanya DD, ADD tahun ini juga mengalami peningkatan dari tahun sebelumn-
ya, dari Rp 115 menjadi Rp 123 miliar.
Tentunya kabar itu menggembirakan rakyat. Mereka bisa berimpi punya desa maju. Namun,
melihat peruntukan dana desa yang rawan diselewengkan oleh oknum kecamatan dan aparatur desa,
warga se seantero Sumenep pun khawatir. Sebab dana itu bisa saja membuat mereka semakin nestapa,
bukan malah merdeka.
Namun, optimisme harus tetap ada. Resepnya, ada pada pemangku kebijakan agar bekerja sesuai
hati nurani. Desa Sumurkondang nun jauh di sana, misalnya. Awalnya seperti hutan rimba. Tak ada in-
frastruktur memadai yang bisa diakses. Jalan desa masih berupa tanah bebatuan, sarana air bersih juga
sulit didapat karena mengandalkan air tadah hujan. Begitu pun fasilitas sekolah, puskesmas, bahkan
pasar pun sulit di jangkau.
Namun, melihatnya hari ini, berkat dana desa dengan pemimpin yang jujur, Desa Sumurkondang
disulap jadi desa yang indah. Tampak geliat pembangunan berjalan sangat pesat. Aspal jalan desa pun
masih kinclong karena baru dibangun. Kesulitan air bersih sudah tertangani dengan adanya sumur
bersama yang disalurkan dengan pipanisasi menuju rumah-rumah warga. Sungguh, warga lega karena
merasa merdeka dan berdaulat di desanya sendiri.
Pun seperti Hua Xi. Sebuh desa di negeri China yang menjelma desa terkaya se-Dunia (percontohan).
Masyarakatnya sudah berpenghasilan Rp 200.000,- perhari. Ekonomi dibangun dengan baik, pemban-
gunan SDM yang mapan hingga infrastruktur yang berdiri kokoh. Akhirnya, desa yang dibangun dari
pemimpin yang jujur meraup keuntungan bisnis sebesar 50 miliar yuan atau sekitar 7,9 miliar dollar AS.
Sehingga rakyat Hua Xi tidak pernah takut seperti apa bentuk zaman, mereka siap untuk mengha-
dapinya. Sebab desanya telah merdeka dan sejahtera berkat dari pemimpin yang jujur dan tidak lalim.
Bukan sebaliknya, nestapa di daerahnya sendiri. Mari kita kawal bersama reformasi desa ini melaui
dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah. Sehingga tidak ada lagi warga yang hidup nelangsa sep-
erti nenek Astami yang hidup di kandang sapi atau Rudi Hartono, bocah yang hidup sebatangkara di
tengah anggaran fantastis dana desa. Inilah sajian kami pada terbitan perdana Suluh Madura.
Selamat Membaca!
SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 3
DAFTAR ISI
LAPORAN UTAMA: 3
DANA DESA; REALISASI POKOK PIKIRAN
TANPA TRANSPARANSI
5 Nestapa Desa
Halaman 6
APA KABAR DESA?
FOKUS NASIONAL
12 Besar di Program,
PENAMBAK GARAM Kecil di Pengawasan
TERTEMBAK
FOKUS NASIONAL
HARGA BARANG
16 Produksi Meningkat,
Halaman 14 Harga Garam Melorot
GILI LABAK, SURGA YANG 17 Demi Garam, APGBI
(TAK) DIRINDUKAN | 18 Siap Garang
POTENSI - Gili IYANG
20 The Hidden Paradise
of Madura Island
ETNOGRAFI
22 Bahasa Madura Lenyap
pada Tahun 2024
TOKOH KITA
24 KH. Abdullah Sajjad, Pejuang
Kemerdekaan dari Pesantren
KESEHATAN
26 Merenda Bawang,
Merindu Umur Panjang
OPINI
28 Prioritas Kemanusiaan
PENDIDIKAN
30 Tak Ada Pelonco dalam
Rahim Pendidikan
32 RESENSI
TEKNOLOGI
34 Pokemon Go, Berjelaga
di Atas Awan
GENERASI MUDA
37 Belajar Gigih dari Soetji
PAMANGGI
38 Udik
SULUH M DURA Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: Syamsuni Redaktur Ahli: Abrari Alzael, M. Husein,
SATU HATI UNTUK BANGSA Zeinul Ubbadi Redaktur: G. Mujtaba, A. Fauzi M Reporter: Ali Syahroni, M. Ridwan, Junaidi,
Fathol Alif Desainer Kreatif: Ach. Sunandar, Didik Fatlurrahman, Khoiril Anwar Administrasi &
Keuangan: Indriani Y. Mariska, Desi Susiana Iklan dan Pemasaran: Mohammad Muslim, Mu-
hammad Madani, Rofi’i Penerbit: PT Koran Madura Alamat Redaksi & Pemasaran: Jl Adirasa
07 Kolor Sumenep telpon: 0328-6761211 email: [email protected]
4 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016
Pokok Pikiran
Nestapa Desa
MH. Said Abdullah
Desa bisa jadi salah satu potret ironi paling mengherankan di negeri
ini. Menjadi kawasan mukim sebagian besar penduduk serta pemasok
berbagai kebutuhan keseharian masyarakat Indonesia, desa justru
kurang tersentuh perhatian pemerintah, termasuk pemerintah daerah.
Bahkan jalan-jalan ke desa kadang dibangun bila ada kepentingan
terkait eksistensi kepala daerah. Atau bahasa populernya bila ada
kepentingan politis.
Yang paling sering terungkap Atas dasar amanat UU dan konsisten mati kemandirian desa.
ke permukaan perhatian pada pada janji pengembangan dan pemban- Kedua terkait hubungan antara
desa, misalnya, muncul ketika gunan desa itulah pemerintahan Presiden
masyarakat desa bersangkutan memberi- Jokowi berani lebih aktif memperhatikan pemerintahan daerah dengan aparatur
kan kontribusi, sebut saja pada keme- desa. Jokowi langsung menambah dana desa menentukan prioritas pemanfaatan
nangan partai politik. Itupun kadang desa relatif sangat besar dibanding ang- anggaran. Ini penting sebagai tahap awal
hanya bersifat temporer mirip semacam garan yang dipatok pemerintahan sebel- pemetaan masalah desa sekaligus arah
pemberian permen pada anak kecil. umnya. Jika anatomi APBN pemerintahan prioritas pengalokasian dana desa agar
Di luar itu desa kembali kesepian dan sebelumnya alokasi dana desa hanya Rp efektif dan efisien.
berbenah benar-benar hanya atas dasar 9,1 trilyun, pemerintahan baru menam-
hasil pendapatan asli desa. bah sekitar Rp 20 trilyun hingga jumlah Tanpa mengurangi semangat ke-
total menjadi Rp 29,1 trilyun. mandirian desa, komunikasi di tahun-
Secara objektif memang ada juga tahun awal turunnya dana desa ini
faktor riil kondisi APBD dan APBN yang Sebelumnya jika mengacu pada sangat terasa urgensinya. Bagaimanapun
sangat terbatas. Kecenderungan APBD di alokasi Rp 9,1 trilyun tiap desa hanya desa selama ini praktis kurang tersen-
negeri ini yang lebih banyak dialokasikan memperoleh sekitar Rp. 150 juta. Di awal tuh dinamika pembangunan termasuk
untuk gaji pegawai membuat perhatian pemerintahan Jokowi dengan penam- kemandirian dalam pengelolaan. Karena
pada desa makin sulit diharapkan. Alih- bahan sekitar 20 trilyun, tiap desa akan itu ketika mendapatkan dana langsung
alih perhatian pada desa, pengembangan mendapat alokasi dana sekitar Rp. 400 dalam jumlah relatif besar perlu ada
infrastruktur di perkotaan saja sulit juta. Ada peningkatan lebih dari 150 interaksi komunikasi sehingga fondasi
dilakukan karena keterbatasan anggaran. persen. Peningkatan itu langsung dimu- pengembangan pengelolaan keuangan
Demikian suara-suara diteriakkan dari lai pada APBN Tahun Anggaran 2015. desa menjadi kuat serta terarah pada
pemerintahan daerah. realitas kebutuhan pengembangan desa.
Pada anggaran tahun 2016 alokasi
Di era reformasi muncul dinamika dana desa terus ditingkatkan secara Secara sederhana dana desa perlu
kesadaran untuk memperhatikan desa bertahap sesuai amanat UU Desa. APBN ditegaskan formulasi penggunaannya
dengan munculnya UU Nomor 6 tahun 2016 menyediakan sekitar Rp 46,9 trily- antara lain untuk infrastruktur desa sep-
2014 tentang Desa. Desa selayaknya un sehingga rata-rata perdesa mendapat erti jalan desa, pasar desa. Lalu bertahap
menjadi primadona pembangunan dana APBN sekitar Rp 565 juta. Di APBN perbaikan kantor desa dan sisanya mis-
karena akar berbagai persoalan terkait tahun anggaran 2017 diperkirakan dana alnya untuk koperasi desa. Formulasi ini
kesejahteraan masyarakat justru ber- desa dialokasikan sekitar Rp 60 trilyun. dikembangkan selama kurang lebih tiga
muara di desa. tahun sebagai fondasi pengembangan
Dengan makin besarnya alokasi dana dan pembangunan desa. Baru setelah
Desa kemudian menjadi sangat seksi. desa, pemerintah daerah perlu menata relatif baik dialokasikan pada prioritas
Menjadi amunisi kampanye pemilihan secara serius kesiapan desa yang ada di kebutuhan riil lainnya.
Presiden dan Wakil Presiden serta Pilkada wilayahnya. Pertama, menyangkut ke-
di berbagai daerah. Saat debat pelaksan- mampuan aparat desa dalam mengelola Ketiga yang tak kalah penting adalah
aan Pilpres misalnya, desa menjadi pokok anggaran relatif besar itu. Bagaimanapun pengawasan baik dalam penyaluran dan
perhatian penting. Pasangan Capres pengelolaan keuangan negara memiliki pengelolaan anggaran desa maupun
begitu gencar meneriakkan janji akan mekanisme pertanggungjawaban baku dalam pelaksanaannya. Di sini diharapkan
menggelontorkan dana pada desa untuk sesuai peraturan perundang-undangan. tidak hanya dari institusi pengawasan
menarik dukungan masyarakat desa. Jangan sampai aparat desa terjerat per- terkait keuangan seperti BPKP dan BPK,
Sebuah janji yang sebenarnya lebih meru- masalahan hukum karena ketidaktahuan tetapi juga pengawasan pencapaian
pakan kewajiban sesuai amanah UU Desa. cara dalam tata kelola keuangan. sasaran. Institusi DPRD sebagai repre-
sentasi rakyat diharapkan peran aktifnya
Ini berarti bahwa siapapun memimpin Di sini peran pemerintah daerah agar anggaran desa benar-benar mampu
di negeri ini, prioritas pada desa meru- perlu lebih aktif terutama jajaran yang menggerakkan pembangunan desa.
pakan keharusan karena telah menjadi bertugas memberikan pembinaan tata
amanat UU. Boleh saja dijadikan janji poli- kelola keuangan. Termasuk peran ins- Pengembangan dan pembangunan
tik tetapi keharusan memperhatikan desa pektorat pemerintah dalam membenahi desa, memang memerlukan partipasi
mutlak menjadi tanggungjawab pemimpin dan mengarahkan pengelolaan keuangan semua pihak. Desa perlu perhatian dan
di berbagai tingkatan di negeri ini. desa dengan tentu saja tetap menghor- partisipasi bersama, termasuk dari kalan-
gan masyarakat desa sendiri.=
SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 5
LAPORAN Dana Desa;
UTAMA
Realisasi Tanpa
Transparansi
sore itu, dengan baju kusut, wajah keriput, dan berjalan pakai
tongkat, ia keluar dari kandang sapi. Orang berpikir, ketika seseorang
keluar dari kandang, pasti baru selesai memberi makan sapinya. Na-
mun di luar dugaan, kandang sapi itu adalah gubuk yang ia tempati
untuk berteduh dari terik matahari dan terpaan hujan. Nenek Astami
(90) namanya, warga Dusun Aeng Nyior, Desa Lobuk, Kecamatan
Bluto. Lima belas tahun lebih ia menghabiskan hari-hari tuanya di
kandang sapi. Namanya saja kandang sapi, tentu jauh dari kata layak.
Gedek yang berukuran sekitar 2,5 x 4 meter itu tak menjamin dirinya
selamat dari mara bahaya. Miris dan pantas mengelus dada, masih
banyak warga kita yang ternyata nelangsa.
Tempat tinggal Achmad
Rudi Hartono di Desa
Batuan, Kecamatan Batuan,
Kabupaten Sumenep.
66 SUSLUULHUHMMADAUDRUARA||AGAUGSUTSUTSUS20210616
Sepanjang jalan utama, mulai dari Desa Brakas yang ada di ujung paling Tanjakan layang menuju Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan
timur Pulau Raas, menuju Desa Ketupat, ujung paling barat, yang biasa yang berada di daerah perbatasan antara Desa Duko, Kecamatan
dilalui oleh masyarakat banyak yang rusak, terutama di Dusun Remrem. Rubaru dengan Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan terlihat sudah
rusak parah dan berlubang.
un juga pada pagi itu, terlihat dibiarkan menderita memikul beban sendiri.
wajah lugu dari seorang anak Baik Nenek Astami maupun Rudi Hartono
bernama Achmad Rudi Hartono
(15) yang hidup sebatang kara di merupakan potret kemiskinan masa kini
suatu gubuk tua di Desa Batuan, yang masih banyak terlantar di kota Sume-
Kecamatan Batuan, Kabupaten kar. Tentu hanya sebagian kecil dari nestapa
Sumenep. Gubuk peninggalan mendiang yang dialami oleh rakyat Sumenep. Sebab di
ibunya itu menjadi tempat ia berteduh. beberapa desa, ada banyak warga yang mung-
Tidak tahu yang mana yang dijadikan kin tidak punya rumah yang layak, hidup apa
tempat tidur olehnya, sebab gubuk yang adanya hingga tidak tahu kapan ia bisa keluar
hanya berukuran kecil melebur menjadi satu. dari derita hidup nelangsa itu.
Baginya, tempat tidur dan dapur sama saja.
Atapnya bocor, tidur beralaskan seprei dari Mencoba untuk berharap dari sentuhan
kain putih berlumut. Ah, kemana kepala desa DD dan ADD, mungkin bagi mereka hanya
dan camat setempat kok anak sepertinya mimpi di siang bolong. DD dan ADD itu
hanya tong kosong nyaring bunyinya meli-
Bantuan dana alokasi desa (ADD) hat realisasinya tampak mulai tidak beres.
dan dana desa (DD) tahap pertama Padahal jika mereka berpikir jernih, misi dari
pemerintah dalam mengucurkan anggaran itu
di kabupaten Sumenep guna memerdekakan desa dan mengangkat
sudah cair 100 persen. Tidak martabat orang miskin seperti mereka.
tanggung-tanggung, jumlah Kini, Bantuan dana alokasi desa (ADD)
ADD maupun DD mencapai dan dana desa (DD) tahap pertama di kabu-
paten Sumenep sudah cair 100 persen. Tak
Rp 196 miliar lebih untuk tanggung-tanggung, jumlah ADD maupun DD
membangun desa yang mencapat Rp196 miliar lebih untuk memban-
lebih merdeka dan gun desa yang lebih merdeka dan mengangkat
mengangkat martabat martabat warga yang miskin.
warga yang miskin.
Berdasarkan data dari BPMP-KB, bantuan
ADD maupun DD yang siap dikucurkan ke
semua desa mencapai Rp 336.904.292.398,
dengan rincian ADD mencapai Rp 123.956.
150.000 sedangkan DD mencapai Rp
212.948.50.000. Jauh meningkat dari tahun
sebelumnya yang hanya Rp115.364.560.000
untuk ADD dan Rp 94.880.517.014 un-
tuk DD dengan jumlah total sebesar Rp
210.245.007.377.
Ditahap pertama ini, dana yang telah
tersalurkan untuk ADD sebesar Rp174 miliar
lebih, untuk DD sebesar Rp123 miliar lebih.
Sementara besaran setiap desa tidak sama,
terbesar desa menerima Rp 1 miliar lebih dan
terendah kisaran Rp800 juta. Tahun ini
SSUULLUUHHMMAADDUURRAA||AAGGUUSSTTUUSS22001166 77
LAPORAN UTAMA
yang mendapatkan anggaran di atas Rp1 “Karena ini sudah tidak beres. proporsional dan integritas,” jelasnya.
miliar lebih sebanyak 196 desa, semen- Realisasinya sudah selesai pada tahap Temun GAKI itu pun selaras dengan
tara tahun 2015 hanya satu desa. (Lihat pertama, tetapi masyarakat tidak tahu
tabel) rencana anggaran belanjanya untuk apa apa yang diinvestigasi oleh Majalah
saja. Camat kurang serius dalam mem- Madura ke beberapa desa, termasuk
Namun sayang seribu sayang, tanda- bantu desa untuk mengelola dana desa. laporan dari para pendamping desa. Ada
tanda bau tak sedap mulai tercium. Po- Jadi, Bupati wajib memanggil semua beberapa oknum yang ingin mengebiri
tensi korupsi itu pun cukup menganga. camat. Jika tidak becus kasih sanksi saja dana desa itu. Bahkan ada beberapa
Sebab realisasinya nilai minim penga- agar tidak main-main dalam hal ini. oknum kecamatan yang jelas-jelas mem-
wasan, bahkan RAB dan ABPDesnya Bukankah visi dan misi Bupati/Wabup inta bagian dari lumbung emas bernama
terkesan tertutup. Masyarakat banyak untuk membangun desa dan menata dana desa itu agar realisasinya aman dan
yang tidak tahu. Walaupun pencairan kota,” pungkasnya. tidak terpublis.
dana tahap pertama telah tuntas, namun
hampir mayoritas kecamatan/desa se Berdasarkan UU No. 6 Tahun 2014 Tetap Cair di Tengah
Kabupaten Sumenep telah melanggar pasal 27/28, Bupati boleh memberikan SDM Sumir
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 sanksi yang berbentuk tulisan. Bahkan
tentang Keterbukaan Informasi Publik. kalau terbukti secara hukum, Bupati Realisasi tanpa transparansi. Begitu-
Dari 27 kecamatan yang ada, hanya 1 lah masalahnya kini. Selain ada yang
Kecamatan yang mempublis Rencana Masyarakat tidak tahu ren- ingin main petak umpet, juga ada faktor
Anggaran Belanja/Biaya (RAB) dan Ang- cana anggaran belanjanya sistemik yang terjadi. Pihak eksekutif
garan Pendapatan Belanja Desa (APB- untuk apa saja. Camat kurang (dalam hal BPMP-KB dan Pemdes)
Des) ke masyarakat umum. Sementara 26 serius dalam membantu desa ternyata membiarkan realisasi berjalan
kecamatan lainnya sampai hari ini masih untuk mengelola dana desa. apa adanya dan maunya. Masalah utama
tertutup. Padahal, sebagaimana yang Jadi, Bupati wajib meman- tentang SDM belum dibenahi. Sebab
diatur dalam UU No. 6 Tahun 2014 ten- ggil semua camat. Jika tidak mayoritas SDM aparat desa belum me-
tang Desa, publik berhak tahu tentang becus kasih sanksi saja. madai untuk merencanakan dan men-
RAB dan ABPDesnya sebelum akhirnya gelola dana desa. Bahkan, jika diband-
direalisasikan. Karena ini berkenaan Achmad Farid Azziyadi ingkan dengan jumlah anggaran yang
dengan transparansi dana desa. diterima, perputarannya lebih pesat
Ketua GAKI bantuan dibandingkan kulitas SDM
“Jika kesan pertama sudah seperti yang dimiliki setiap desa. Pun berlaku
ini, biasanya kesan-kesan berikutnya boleh menonaktifkan kepala desa terse- peribahasa lebih besar pasak daripada
akan berakhir dengan noda,” kata Ketua but sementara/secara permanen. tiangnya. Anggaran besar, tetapi minim
Gerakan Anti Korupsi Indonesia (GAKI), kualitas.
Ach. Farid Azziyadi saat membeberkan GAKI berjanji akan terus menga-
fakta mengejutkan ini. wal peroses pengelolaan dana desa Anehnya, saat sudah diketahui belum
mulai dari perencanaan, pelaksanaan siap, BPMP dan KB Sumenep sebagai
Berdasarkan hasil kajian dan inves- dan pelestarian. Bahkan GAKI tidak leading sektor pencairan dana desa tidak
tigasinya selama ini, ia mencurigai ada segan-segan melaporkan jika terjadi bisa berbuat apa-apa melihat kuali-
bau tak sedap antara beberapa pihak. penyelewengan. “Tidak ada toler- tas SDM desa yang kurang memadai.
“Ada apa kok tidak berani mempublikasi- ansi, sebab DD dan ADD adalah uang Dalihnya, DD dan ADD adalah amanah,
kanya. Padahal itu perintah undang- negara dan layak diperjuangkan untuk maka mau tidak mau ia tetap men-
undang lo,” tegasnya. kepentingan rakyat. Hal ini demi azas cairkannya sesuai pagu anggarannya.
profesional, akuntabilitas, transparan, Katanya, langsung ditransfer melalui kas
Farid pun sedikit menyalahkan desa. Walaupun begitu, ia memastikan
pihak-pihak yang bertanggung jawab atas tidak akan ada pemotongan maupun
realisasi dana desa dan anggaran dana
desa itu, dalam hal ini adalah Bupati/
Wabup dan legislatif (Komisi I DPRD) yang
tugas dan tupoksinya adalah mengawasi.
Termasuk BPMP-KB dan tim pengawas
yang telah dibentuk. Ia bertanya, kemana
para penamping desa?
“Para penegak hukum tidak boleh
diam, hukum harus juga bersikap karena
ini menyangkut hajat orang banyak.
Terutama BPMP KB dan Inspektorat.
Lebih-lebih tim pengawas dan pendamp-
ing desa. Agar peruntukannya benar-be-
nar tepat sasaran, biar tidak ada lagi desa
yang terbelakang dan tak ditemukan lagi
warga seperti Astami dan Rudi Hartono,”
jelasnya.
GAKI meminta Komisi I DPRD
tidak menunggu bola jika ada temuan.
Katanya, segera bergerak dan memanggil
camat atau kepala desa untuk meminta
penjelasan. Sehingga realisasinya benar-
benar transparan tanpa rekayasa.
8 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016
LAPORAN UTAMA
pungutan liar. mukan ada yang tidak sesuai dengan pertanggungjawaban (Spj). Nantinya,
”Sesuai mekanisme, pencairan ADD peraturan, maka BPMP dan KB akan SPJ tersebut akan menjadi salah satu
melaporkan kepada Bupati Sumenep A persyaratan untuk melakukan pencairan
maupun DD dilakukan selama dua tahap, Busyro Karim untuk dilakukan pem- ditahap kedua.
yakni 60 persen tahap pertama dan 40 binaan. Sehingga, misi Presiden Joko
persen tahap kedua. Tahap kedua bisa Widodo untuk melakukan pembanguan Jika realisasinya ditemukan adanya
dilakukan pencairan mulai Agustus dari daerah pinggiran bisa tercapai. pelanggaran yang mengarah kepada
mendatang,” kata Ach. Masuni, Kepala ”Nanti yang melakukan pengawasan tindak pidana korupsi, maka yang akan
BPMP-KB kepada Majalah Madura. tidak hanya dari kami, Ispektorat pun memproses adalah Inspektorat. Bah-
pasti akan melakukan audit ke bawah,” kan, jika terbukti bisa dibawa ke ranah
Untuk memastikan apakah realisasi tegasnya. hukum.
di bawah sesuai dengan aturan, pihaknya
dalam waktu dekat akan melakukan eval- Mantan Kepala Dinas Pendidikan Mantan Kepala Dinas Koperasi dan
uasi dengan cara turun ke titik pekerjaan. (Disdik) itu mengatakan, jika dalam UKM itu menjelaskan, sesuai peraturan
Teknisnya BPMP dan KB nantinya akan pantauan di bawah sudah sesuai den- peruntukan, DD hanya bisa dialokasikan
menyesuaikan dengan peraturan dengan gan peraturan yang ada, maka desa untuk pekerjaan fisik, dan pemberdayaan
hasil pekerjaan. berkewajiban untuk membuat laporan manusia. Sedangkan, ADD selain fisik
juga pemberdayaan masyarakat.
Jika dalam realisasi di bawah dite-
PERBANDINGAN ALOKASI ANGGARAN rekapitulasi alokasi anggaran
27 KECAMATAN DI KABUPATEN SUMENEP 27 KECAMATAN DI KABUPATEN SUMENEP
TAHUN 2015 DAN 2016
TAHUN 2015 DAN 2016
kecamatan jumlah add add dana desa dana desa
Rp. 336.904.292.398 desa thn 2015 thn 2016 thn 2015 thn 2016
PAGU ANGGARAN Kota Sumenep 12 3.591.215.805 3.825.284.819 3.345.434.092 7.451.485.373
ADD DAN DD TAHUN 2016 Kalianget 7 2.330.521.092 2.482.096.545 1.993.206.398 4.461.759.537
Manding 11 3.511.832.799 3.746.963.303 3.094.955.351 6.908.617.185
Rp. 210.245.077.377 Talango 8 3.111.633.219 3.244.729.157 2.349.388.823 5.267.815.626
Bluto 20 6.411.391.162 6.777.014.246 5.630.763.564 12.570.481.963
PAGU ANGGARAN Saronggi 14 4.670.208.569 4.991.309.494 3.984.700.639 8.918.955.762
ADD DAN DD TAHUN 2015 Lenteng 20 6.827.873.918 7.310.083.964 5.736.302.732 12.862.604.608
Giligenting 8 2.858.340.251 3.081.643.504 2.328.525.976 5.237.703.082
rekapitulasi add Ganding 14 4.282.433.953 5.225.309.302 4.028.607.545 9.060.797.221
Pragaan 14 5.938.928.920 6.281.426.406 4.204.293.598 9.524.854.025
thn 2015 Rp. 115.364.560.353 Ambunten 15 4.766.438.352 5.070.195.083 4.225.163.573 9.434.191.026
10 4.318.039.459 4.647.705.375 3.020.818.496 6.852.065.132
thn 2016 Rp. 123.956.142.398 Pasongsongan 15 4.779.073.968 5.144.001.681 4.245.229.844 9.489.732.119
Dasuk 11 4.358.809.625 4.579.022.772 3.238.196.846 7. 281.326.293
rekapitulasi dana desa Rubaru 16 5.814.386.250 6.235.999.943 4.653.906.055 10.469.239.872
14 4.878.757.399 5.226.997.621 4.027.529.814 9.037.229.649
thn 2015 Rp. 94.880.517.014 Batang-Batang 15 4.463.374.638 4.779.736.467 4.181.492.367 9.313.766.929
Batuputih 17 5.120.786.148 5.428.661.326 4.728.991.911 10.527.698.578
thn 2016 Rp. 212.984.150.000 Dungkek 10 3.874.173.120 4.219.481.740 2.959.497.087 6.686.965.361
Gapura 8 2.590.495.480 2.831.380.100 2.287.680.695 5.126.423.346
Gayam 9 3.252.385.483 3.489.180.899 2.622.586.762 5.902.135.509
4 1.436.458.061 1.573.538.088 1.163.972.651 2.618.609.019
Nonggunong 19 6.981.727.711 7.594.731.936 5.505.823.946 12.374.607.931
Ra’as 11 4.476.870.877 5.316.454.646 3.266.419.192 7.489.995.639
7 1.954.417.047 2.062.766.469 1.912.567.634 4.239.371.603
Maselembu 9 3.484.934.943 3.822.847.161 2.619.281.437 5.892.292.163
Arjasa 12 4.706.152.014 4.967.580.451 3.525.179.987 7.947.425.551
Sapeken
Batuan
Kangayan
Guluk-Guluk
SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 9
”Kami harap adanya bantuan ini DD diselaraskan dengan UU Nomor 6 cukup mengaga. Sebab minim sosialisasi.
bisa memberikan kesejahteraan bagi Tahun 2015 tentang Desa. Bahkan Musrembangcam/Des dilaksana-
masyarakat, utamanya masyarakat kan secara asal-asalan. Bahkan tidak per-
miskin. Sehingga bisa menekan jumlah Masih Banyak Lubang nah melibatkan orang-orang kalangan
urbaninasi,” tegasnya. yang Menganga muda dan tokoh masyarakat.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Beberapa elemen pun ikut menyay- “Seharusnya, sebelum direalisasikan,
kepada Bagian Pemdes Sumenep, ia angkan terhadap realisasi dana desa yang harus disosialisasi dengan biak. Bahkan
sudah melakukan sosialisasi kepada se- terkesan tertutup. Seharusnya, jauh-jauh saya setuju terhadap saran Kementerian
mua desa terkait juklak dan juknisnya. hari sebelumnya, beberapa pihak, teru- Desa agar Kepala desa dituntut selalu
“Jadi, kami harap pemerintah di tingkat tama BPMP-KB dan Pemdes memberikan melibatkan masyarakat dalam setiap
desa hati-hati dan selalu berpedoman bekal yang cukup. Akibatnya, sungguh tahapan, mulai dari perncanaan hingga
kepada peraturan dalam mengelola DD berdampak luas terhadap peruntukan tahap pelaksana an dan pelaporan
maupun ADD. Kita tak ingin berakhir dana itu. Terbukti, masih banyak lubang pertanggungjawaban pengelolaan dana.
di meja hijau,” kata Kepala Bagian yang menganga untuk ditilap. Bahkan memang benar, untuk menjaga
Pemerintahan Desa (Pemdes) Sumenep, marwah realisasinya, penggunaan dana
Ali Dhafir “Kami ajak masyarakat untuk men- desa ini dilaporkan atau diumumkan di
gawal dana desa. Jangan takut untuk tempat-tempat ibadah. Karena memang
Ia menjelaskan terkait pengelolaan melapor jika ada sesuatu yang janggal benar, semakin terbuka pemerintahan
DD yang sudah diatur dalam Peraturan dalam realisasi dana desa. Mari kita kawal desa dalam mengelola dana desa, maka
Menteri Desa Nomor 21 Tahun 2015 bersama agar DD dan ADD itu tidak hanya kian besar rasa memiliki masyarakat
tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa jadi bancakan oknum yang tidak bertang- terhadap pembangunan di desanya,”
2016. Peraturan itu pun sudah juga sudah gung jawab,” kata M. Muhri Zain, Ketua PC tambah salah satu pengurus HMI Sume-
disampaikan kepada semua desa. Karena, GP Ansor Sumenep. nep, Urip Prayitno.
katanya itu salah satu dasar hukum
serta pedoman penggunaan dana yang Senada dengan Ketua IPNU Sume- PMII pun juga akan melakukan hal
bersumber dari Anggaran Pendapatan dan nep, A. Wasil Abror. Menurutnya, DD dan yang sama jika terjadi penyelewen-
Belanja Negara (APBN). Secara umum, ADD itu rawan diselewengkan. Jangan- gan. Dana Desa itu fantastis dan ibarat
prioritas penggunaan Dana Desa 2016 kan besaran dana yang fantastis, sekelas lumbung emas. Jika tidak dikawal, maka
tetap ditujukan pada dua bidang yakni raskin dan bantuan yang besaran Rp 300 bukan untuk membangun desa, tetapi
pembangunan desa dan pemberdayaan ribu saja berani dikorupsi. “Apalagi seke- bisa membangun istana ekonomi kelu-
masyarakat desa. las DD dan ADD yang seperti lumbung arga para kepala desa.”Kalau kita bersatu
emas itu,” ucapnya. padu mengawal dana desa. Maka sedikit
Sementara regulasi pencairan
bantuan tesebut, khusus DD mengacu UU Tentang Desa itu mengamanahan Kegiatan serap aspirasi yang diselenggarakan
terhadap peraturan bupati, sedangkan agar masyarakat juga ikut mengawal. Pemkab Sumenep dalam rangka penyusunan
untuk ADD mengacu terhadap APBDes “Kalau tidak ikut dikawal, maka misi RPJMD Tahun 201-2021
yang telah mendapat rekomendasi dari memerdekan desa hanya sekadar isapan
camat setempat. Selain itu, pengelolaan jembol belaka,” tambahnya.
Potensi korupsi pada DD dan ADD
10 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016
LAPORAN UTAMA
kesempatan bagi mereka untuk men- Kejari Pantang Tutup Telinga 1. Musyawarah Rencana
yalahgunakan. Sekarang zaman keterbu- Pembangunan Desa di Desa
kaan, kalau masih ada kepala desa yang Sementara itu, Kejaksaan Negeri Ka- Batang-Batang Laok
tertutup, berarti ia ingin hidup di balik bupaten Sumenep dengan tegas menya-
jeruji besi,” tegasnya. takan bahwa Kejari pantang tutup telinga 2. Pelaksanaan Musrenbangcam Tahun
jika terjadi penyimpangan dari realisasi 2016 di Kecamatan Batang-Batang
Warning dari Legislatif dana desa. Kejari terbuka kepada siapa
siapapun jika ada masyarakat yang mau 7/2016 yang dilanjutkan dengan surat
Melihat temuan di atas, Ketua DPRD melapor dan meminta masukan. edaran (SE) Kejaksaan Agung (Kejagung).
Sumenep Herman Dali Kusuma langsung Sehingga terbentuklah TP4D yang semua
mewarnging pemerintah kabupaten Ketegasan itu disampaikan oleh Kejari anggotanya dari Kejaksaan Negeri (Ke-
(Pemkab) Sumenep beserta jajaran- Sumenep melalui Kasi Intel Kejaksaan jari) jika ditingkat daerah. Itu dilakukan
nya untuk memperketat pengawasan Negeri (Kejari) Adi Harsanto. Lembaga untuk mempercepat serapan anggaran
realisasi DD maupun ADD tahun 2016. antirasuah itu sangat terbuka untuk siapa- diberbagai satuan perangkat daerah
Sehingga pemanfaatannya sesuai dengan pun yang ingin meminta masukan didalam (SKPD).
juknis yang ditetapkan oleh pemerintah. semua bidang, termasuk serapan anggaran.
Kendati demikian, pembelaan itu
“Jangan sampai salah sasaran. Kami Dikatakan, dirinya selakau ketua Tim dilakukan dalam program yang akan
tidak ingin itu terjadi. Pekerjaannya Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan dicanangkan oleh setiap instansi kep-
wajib diketahui oleh orang banyak, Pembangunan Daerah (TP4D) menga- erintahan. Jika terdapat permasalahan
termasuk dapat pegawasan dari be- takan, sesuai tujuan awal terbentukkan hukum dalam program tersebut, maka
berapa pihak yang bertanggung jawab,” TP4D itu bertujuan untuk mengawal dan dipastikan akan tetap diproses sesuai
imbaunya. mengamankan semua program di daerah. peraturan yang berlaku.
Baik, berkenaan dengan pembangunan,
Menurutnya, meskipun pemerin- pengadaan, maupun kebijakan yang “Yang kami bela bukan personnya,
tah pusat telah membentuk petugas dilakukan oleh pemerintah daerah. melainkan programnya. Jika nanti ada
pengawas, yakni Pendamping Lokal persoalan hukum, kami tetap proses
Desa (PLD), Pendamping Desa Pember- “Kami berupaya agar serapan ang- sesuai peraturan yang ada,” tegasnya. =
dayaan (PDP), Pendamping Desa Teknik garan dipercepat. Kalau ada yang belum
Infrastuktur (PDTI), Tenaga Ahli Pem- terserap, pasti kami tanyakan. Kenapa itu JUNAIDI / SYAMSUNI
berdayaan Masyarakat Desa (TA-PMD), belum terserap,” tegasnya.
Tenaga Ahli Infrastruktur Desa (TA-ID),
Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif Dikatakan, terbentukanya TP4D
(TA-PP), Tenaga Ahli Pengembangan merupakan amanah dari Kepres Nomot
Ekonomi Desa (TA-PED), tetap saja perlu
campur tangan dari pemerintah daerah.
Sehingga pemanfaatannya sesuai dengan
juknis yang ada.
”Kami yakin jika pemanfaatannya
sesuai dengan juknis, kontribusi kepada
masyarakat akan terasa. Karena anggaran
yang dikucurkan sangat besar,” katanya.
Dikatakan, sesuai postur tubuh APBD
tahun 2016, anggaran pembangunan dan
perbaikan infrastruktur jalan dipriori-
taskan untuk jalan poros kecamatan.
Sedangkan jalan poros desa menjadi
prioritas kedua.
Oleh sebab itu, untuk perbaikan jalan
pros desa diharapkan bisa diambilkan
dari DD maupun ADD. ”Keseluruhan
anggaran jalan untuk tahun 2016 ini
sekitar 35 miliar. Alokasi untuk jalan
desa lebih sedikit daripada jalan kecama-
tan,” jelasnya.
Politisi PKB itu mengaku sering
mendengar keluhan warga soal keru-
sakan jalan poros desa, padahal in-
frastruktur jalan merupakan salah satu
penunjang penting dalam menggerakkan
perekonomian warga.
Herman berharap pemerintah di
tingkat desa bisa mandiri soal anggaran
pembangunan dan perbaikan infrastruk-
tur jalan. Karena jika hanya bergantung
pada kekuatan APBD, dia menganggap
hal itu mustahil bisa terjadi, sebab APBD
banyak tersededot untuk kegiatan lain.
SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 11
APA KABAR DESA?
Besar di Program,
Kecil di Pengawasan
Banyak kalangan yang menilai, penyaluran Dana Desa (DD) seba-
gai implementasi Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang
Desa atau yang dikenal sebagai UU Desa, tidak disertai dengan
perangkat pengawasan terhadap penggunaannya. Bahkan, pro-
gram tersebut seperti hadiah bagi Kepala Desa.
Salah seorang penga- Peraturan Pelaksanaan Undang Undang
mat pembangunan desa di Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, PP
Madura, Subiyanto, menga- Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana
takan diantara kelemahan Desa Yang Bersumber Dari Anggaran
penyaluran dan penggunaan Pendapatan dan Belanja Negara dan
DD tersebut tidak adanya Peraturan Menteri Dalam Negeri Repub-
mekanisme pengawasan yang ketat dan lik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014
bersifat partisipatif. tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
“Dari beberapa aturan yang Bila diamati, kata mantan Pendamp-
berkaitan dengan dana desa, tidak ada ing Desa tingkat kabupaten itu, tidak
yang secara spesifik mengatur mekan- ada aturan yang secara khusus mengatur
isme pengawasannya. Ini sangat lemah peran pengawasan masyarakat secara
sekali. Padahal, dana yang disalurkan partisipatif di setiap termin penyaluran
untuk masing-masing desa cukup be- dana desa. Dalam berbagai peraturan
sar,” kata Subiyanto, di Pamekasan, awal itu, hanya diatur mekanisme pelapo-
Juli lalu. rannya yang menyatu dengan laporan
pelaksanaan pemerintahan desa.
Dari beberapa peraturan yang
berkaitan dengan tata kelola keuangan Ia mencontohkan, pada Permend-
desa antara lain Peraturan Pemerintah agri 113 tentang Tata Kelola Keuangan
(PP) Nomor 43 Tahun 2014 tentang Desa yang merupakan peraturan utama
12 SSUULLUUHHMMAADDUURRAA||AAGGUUSSTTUUSS22001166
Masyarakat bergotong dalam pengelolaan Dana Desa disebut- Bagaimanapun, DD dan ADD
royong membangun jalan kan Laporan Pertanggungjawaban Re- merupakan dana masyarakat
alisasi Pelaksanaan APBDes merupakan yang pengelolaannya diper-
yang didanai dari Dana bagian tidak terpisahkan dari laporan cayakan kepada pemerintahan
Desa di salah satu desa penyelenggaraan Pemerintahan Desa. desa. Seharusnya masyarakat
di Kabupaten Pamekasan. diberi ruang yang cukup untuk
Masyarakat perlu diberi Semestinya, sebagai sebuah pro-
ruang yang luas untuk ikut gram yang menghabiskan anggaran melakukan pengawasan.
mengawasi pengelolaan dalam APBN dalam jumlah besar, pen-
yaluran DD dan ADD disertai dengan Subiyanto.
Dana Desa. regulasi yang mengatur secara khusus
MINIM PENGAWASAN. peran masyarakat dalam mengawasi Bahkan dalam Peraturan Menteri
Suasana Musyawarah pelaksanaannya. Desa Nomor 3 yang mengatur tentang
Pembangunan Desa pendampingan desa, tidak disebutkan
(Musrenbangdes) di salah satu Ia mencontohkan, pada beberapa peran pengawasan oleh pendamping.
desa di Kabupaten Pamekasan, program sebelumnya, yang merupakan
beberapa waktu lalu. Pengawasan cikal bakal adanya dana desa, setiap “Menurut saya, pemerintah perlu
penyaluran dan pengelolaan Dana tahapan diatur secara jelas dan selalu menyusun satu regulasi khusus yang
Desa masih dianggap minim dan melibatkan masyarakat. Keterlibatan mengatur tentang pengawasan secara
kurang melibatkan masyarakat. masyarakat tidak hanya pada proses partisipatif ini,” jelas dia.
perencanaan, melainkan pada tahapan
pelaksanaan dan evaluasinya. Pengurus Persatuan Kepala Desa
(Perkasa) Kabupaten Pamekasan, Rid-
Bahkan, pada saat selesainya peng- wan, mengakui lemahnya pengawasan
gunaan termin ke I dan akan masuk oleh masyarakat. Bukan itu saja, keterli-
pada pencairan termin ke II, dilapor- batan masyarakat tidak terlalu disentuh,
kan kepada masyarakat melalui rembug sehingga rasa memiliki terhadap pro-
warga. begitu pula pada tahapan selan- gram pembangunan desa juga lemah.
jutnya hingga selesainya kegiatan.
“Karenanya, sering terjadi kesalah
Pada program pembangunan desa pahaman akibat tidak adanya sosialisasi
dalam UU Desa, keterlibatan masyarakat yang utuh serta pelibatan masyarakat
hanya pada saat perencanaan serta pada dalam program ini,” kata Ridwan dalam
saat pemerintahan desa menyampaikan sebuah diskusi dengan Aliansi Jurnalis
laporan pertanggungjawaban pengelo- Pamekasan di Balai Jurnalis, beberapa
laan pemerintahan desa. Sehingga per- waktu lalu. =
an mereka sangat lemah.
G. Mujtaba, A. Fauzi
“Bahkan, pada saat terjadi peru-
bahan APBDes, pemerintahan desa
cukup memberikan informasi kepada
BPD dan bukan kepada masyarakat.
Padahal, APBDes disahkan melalui se-
buah musyawarah yang melibatkan
masyarakat,” katanya.
Disinggung tetang peran Pendamp-
ing Desa dan Pendamping Lokal Desa,
Subiyanto menjawab tenaga pen-
damping tidak memiliki peran dalam
pengawasan. Karena mereka merupa-
kan pihak luar dan bukan bagian dari
masyarakat.
SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 13
FOKUS NASIONAL
PeTneamrtbeamk bGaarkam
Harga Barang
Sebagai daerah yang berjuluk Pulau Garam, Madura meru- jan berlangsung panjang, hingga masa
pakan salah satu sentra produksi garam nasional. Jumlah produksi garam hanya berlangsung seki-
produksi garam di pulau itu, mampu memenuhi 70 persen tar 1,5 bulan dengan jumlah produksi
dari kebutuhan garam konsumsi nasional. hanya sekitar lima persen dari kondisi
normal.
ari data di Asosiasi Pengusaha
Garam Baku (Aspegab) Pamekasan, dari Selain jumlah produksi yang me-
luas areal pendederan garam rakyat limpah, Menteri Kelautan dan Perikanan,
7.101 hektar, jumlah produksi garam Susi Pudjiastuti, saat melihat hasil
di pulau dengan empat kabupaten itu, produksi garam rakyat yang dipamerkan
selalu di atas 500 ribu ton. Jumlah dalam Festival Garam Nasional di Pame-
tersebut belum termasuk areal pended- kasan, akhir tahun lalu, menyatakan
eran garam milik PT. Garam. kualitas garam rakyat di Madura cukup
bagus, bahkan jauh dibanding kualitas
Produksi garam rakyat di Madura, garam impor.
hanya anjlok pada tahun 2013 lalu akibat
anomali cuaca. Saat itu, musim penghu- Pernyataan Susi itu menguatkan
keyakinan para pendeder garam rakyat
di Madura yang meyakini kualitas garam
mereka masuk kualitas utama (K-1). Itu
14 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016
Menteri Kelautan dan Periikanan, Susi Pudjiastuti, saat
melihat hasil produksi garam rakyat yang dipamerkan
dalam Festival Garam Nasional di Pamekasan, akhir tahun
lalu, menyatakan kualitas garam rakyat di Madura cukup
bagus, bahkan jauh dibanding kualitas garam impor.
Desa Lembung, Kecamatan Galis, Pame- um), merasa jerih payahnya selama ini
kasan, Jawa Timur, mengatakan saat ini memperbagus kualitas garam menjadi
harga garam di tingkat pendeder Rp. 600 sia-sia. Sebab, sebagus apapun garam
perkilogaram. Harga itu sudah termasuk yang mereka produksi, harga jualnya
harga karung dan ongkos angkut dari tetap Rp. 560 perkilogram, sama den-
tempat penyimpanan ke truk (collecting gan garam K 2.
point), sehingga harga garam sebenarnya
Rp. 560 perkilogram. Para petani garam, bukan tidak punya
keinginan untuk merasakan nikmat dari
Dengan harga itu, kata Ketua Kelom- usaha yang memadai dari ladang garam
pok Petani Garam Sumber Sungai itu, mereka yang rata-rata seluas 1 hektar
garam rakyat milik para pendeder di dae- sampai 2 hektar dan dibagi menjadi lima
rah itu dianggap bukan KW 1 melainkan petak itu. Hanya saja, upaya yang mereka
kualitas medium (KW 2). lakukan, tidak seimbang dengan harga
yang diterapkan perusahaan sebagai
Sebab, harga yang ditetapkan pemer- pembeli.
intah Rp. 750 perkilogram untuk KW 1,
sementara untuk KW 2 tidak ditentukan, Yang pasti, mereka masih berharap
namun kisarannya antara Rp. 550 sampai bisa menikmati manisnya bertani
Rp. 600 perkilogram. garam. Mereka akan merasakannya
ketika harga yang ditetapkan pemer-
“Padahal, kualitas garam rakyat intah sebagaimana Ketetapan Dirjen
di sini sudah sangat bagus, karena Perdagangan Luar Negeri Kementerian
kristalnya bersih dan sangat minim kadar Kelautan dan Perikanan Nomor 02/
air,” kata ayah satu anak itu di gudang DAGLU/PER/5/2011 tentang Harga Jual
penyimpanannya sambil mengambil Garam di Tingkat Petani Garam benar-
segenggam garam lalu ditaruhnya kem- benar diterapkan. = G. Mujtaba, A. Fauzi
bali setelah menunjukkannya ke Media
Indonesia yang menemuinya. DATA PRODUKSI GARAM
RAKYAT MADURA
Sekretaris Komisi Garam Pamekasan,
Yoyok R. Effendi, mengatakan selama ini Luas Lahan Garam (Ha) Sampang
perusahaan-perusahaan yang membeli Sampang 4,200 Sumenep
garam rakyat, cenderung membeli garam Sumenep 1,414 Pamekasan
kualitas medium. Sehingga, meskipun Pamekasan 988
hasil produksi petani masuk kategori K 390,001 ton
1, harga yang diterapkan setara harga 336,000 ton
garam K 2.
BUFFER STOCK- Buruh pendederan garam 294,000 ton 210,553 ton
mulai melakukan penyiapan lahan pendederan “Itu yang menyebabkan petani lebih 180,500 ton
garam. Asosiasi Petani Garam menilai mengejar target volume daripada target
keberadaan badan penyangga stok garam kualitas. Sebab, menurut mereka, kuali- 140,100 ton 112 ton 97,112 ton
sangat dibutuhkan untuk menjaga kestabilan tas bagus menjadi tidak penting karena
persediaan dan harga komoditas tersebut. tetap akan dihargai sama dengan garam 95,760 ton 84 ton
kualitas medium,” kata Yoyok.
dibuktikan dengan kondisi Kristal garam 64,500 ton
yang putih bersih dan tidak rapuh. Bahkan, ada perusahaan yang mener-
apkan kualitas ganda pada garam petani. 2011 2012 35 ton 2014
Sayangnya, meskipun diyakini masuk Garam K 1 dinyatakan sebagai garam 2013
kualitas utama, setidaknya menurut K2 A dan garam medium disebut garam
keyakinan pendeder, penjualan salah K 2B. Meskipun sebetulnya, penerapan Data dari Asosiasi Petani Garam Indonesia dan Komisi
satu produk unggulan Jawa Timur itu sistem kualitas tersebut tidak dikenal di Garam Pamekasan (belum termasuk luas areal dan jumlah
terus mengalami kendala. Selain sulitnya tingkat usaha pegaraman. produksi garam milik PT Garam dengan luas lahan 5.700
penjualan, harganya juga sangat jauh hektar)
bila dibanding dengan harga yang diten- Perusahaan-perusahaan yang Tahun 2013 produksi anjlok akibat anomali cuaca. Masa
tukan pemerintah. selama ini membeli garam rakyat iitu produksi hanya 1,5 bulan
antara lain PT Budiono (Pamekasan)
Sudaili, seorang pendeder garam di yang hanya membeli garam KW3, PT
Garindo (Pamekasan) membeli garam
KW2-A dan KW2-B meskipun petani
hanya mengenal KW2, PT Susanti Meg-
ah (Surabaya) dan PT Elit Star (Gresik)
yang membeli garam KW2.
Akibatnya, petani yang hasil
produksi garamnya masuk KW1 (premi-
SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 15
FOKUS NASIONAL
Produksi Meningkat,
Harga Garam Melorot
Produksi garam rakyat tahun 2012 dan 2014 di sejumlah sentra garam di Madura meningkat di
banding tahun-tahun sebelumnya. Selain jumlah produksi yang meningkat, kualitas garam yang
diproduksi di tambak-tambak tradisional milik petani garam itu juga meningkat.
Sedangkan pada 2013, BUFFER STOCK- Buruh pendederan garam dari rata-rata 70 ton perhektar pertahun
produksi garam menurun tajam. mulai melakukan penyiapan lahan pendederan dengan kualitas medium (KW2 dan KW 3)
Namun hal itu disebabkan kare- garam. Asosiasi Petani Garam menilai menjadi 97 ton perhektar pertahun den-
na faktor cuaca dan bukan kare- keberadaan badan penyangga stok garam gan kualitas premium (KW1 dan KW2).
na berkurangnya areal produksi. sangat dibutuhkan untuk menjaga kestabilan
Berdasar data dari Asosiasi Petangi persediaan dan harga komoditas tersebut. Ketua Kelompok Petani Garam Sum-
Garam Seluruh Indonesia (APGASI), dari ber Sungai, Desa Lembung, Kecamatan
total luas lahan garam di di Madura yang di Madura hanya 497 ribu ton atau sekitar Galis Pamekasan, Sudaili, mengatakan
mencapai 7.101 hektar berhasil diproduk- 36 persen dari total kebutuhan nasional tahun ini petani petani bisa meningkat-
si sebanyak 755,5 ribu ton garam. Jumlah garam konsumsi pertahun. kan produksi garam mereka setelah men-
tersebut merupakan 54 persen dari to- dapat bantuan peralatan produksi dari
tal kebutuhan nasional garam konsumsi Peningkatan jumlah garam itu, diakui pemerintah melalui program Pember-
yang mencapai 1,4 juta ton pertahun. sejumlah petani garam selain karena fak- dayaan Usaha Garam Rakyat (Pugar).
tor cuaca, juga ditopang oleh penggunaan
Jumlah itu tidak termasuk garam has- proses pengolahan yang tidak lagi meng- Peralatan berupa kincir angin dan
il produksi tambak garam milik PT Garam gunakan cara tradisional, sehingga mere- gerobak angkut yang diterima melalui
Indonesia yang pengelolaannya diserah- ka mampu mempercepat proses produksi. program tersebut dinilai mampu men-
kan ke warga dengan sistem bagi hasil. ingkatkan jumlah produksi dan mengu-
Luas tambak garam milik perusahaan Pada musim kemarau di tahun-tahun rangi beban biaya yang harus ditanggung
tersebut mencapai 5.340 hektar yang sebelumnya, para petani hanya mampu petani.
tersebar di tiga kabupaten di Madura, melakukan panen garam sebanyak 8 sam-
yakni Sampang, Pamekasan dan Sume- pai 10 kali panen dalam setahun, tahun Sayangnya, program Pugar itu han-
nep dengan jumlah produksi mencapai ini mampu panen hingga 9 sampai 11 kali ya bisa meningkatkan jumlah produksi
517,1 ribu ton pertahun. panen. dan kualitas garam di tingkat petani dan
sama sekali tidak mengatur masalah
Pada 2011 lalu, produksi garam rakyat Percepatan proses itu menyebabkan kestabilan harga garam. Sehingga pen-
capaian hasil produksi juga meningkat ingkatan jumlah dan kualitas produksi
itu tidak diiringi oleh stabilnya harga
komuditas tersebut.
Di tingkat petani, garam kualitas pre-
mium (KW1) hanya dibeli dengan harga
Rp. 400 perkilogram, sementara harga
yang ditetapkan pemerintah Rp. 750
perkilogram. Sedang kualitas medium
(KW2) dibeli dengan harga Rp. 300 perkil-
ogram sedang harga ketetapan pemerin-
tah Rp. 500 perkilogram.
Rendahnya harga garam itu, disebab-
kan karena melimpahnya stok di tingkat
petani karena sejumlah perusahaan ga-
ram masih memiliki persediaan garam
impor. Sehingga, petani terpaksa menjual
hasil produksi mereka meski dengan har-
ga rendah, karena tuntutan kebutuhan
rumah tangga.
“Tidak ada pilihan lain kecuali men-
jual garam kami meski dengan harga
murah. Sebab, bagi petani kecil, masih
mengandalkan hasil penjualan garam itu
untuk memenuhi kebutuhan rumah tang-
ga,” kata Sudaili.
Selain itu, faktor yang menjadi pe-
nyebab rendahnya harga garam di pulau
garam karena perusahaan yang selama
16 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016
FOKUS NASIONAL
Data Produksi Garam Nasional Demi Garam,
APGBI Siap
No Lokasi Luas 2004 2005 2006 Produksi Produktivitas Garang
(Ha) (5,5 (4,5 (5,5 bulan) Rata-rata Rata-Rata
1 Jawa Barat bulan) bulan) per Tahun (Ton/Ha) Sekretaris Jenderal Asosiasi
2 Jawa Tengah 1.740 121.800 91.200 120.750 63.94 Petani Garam Seluruh Indonesia (APGASI),
3 Jawa Timur 2.890 202.300 156.800 199.500 111.250 64.43 Yoyok R Effendi, mengatakan program
12.025 845.890 730.000 764.000 186.200 64.86 Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (Pugar)
a. PT Garam 5.190 307.600 300.000 305.000 779.963,3 58.61 hanya diproyeksikan pemerintah untuk
b. Garam Rakyat 6.835 538.290 430.000 459.000 304.200 69.61 peningkatan jumlah produksi dan kualitas
4 NTB 1.045 62.700 50.400 475.763 55.38 garam rakyat. Program dengan nilai bantuan
5 NTT 66.490 53.200 62.000 64.10 sebesar Rp. 22 miliar untuk Pulau Madura
6 Sulsel 950 64.300 52.800 63.000 58.367 60.28 itu, kata dia, tidak menyentuh hal-hal yang
7 Sulteng 1.025 19.500 15.600 68.250 60.897 62.33 berkaitan dengan pemasaran garam.
TOTAL 1.382.980 1.150.000 21.000 61.783 63.91
300 1.298.500 18.700 “Memang Pugar hanya berkaitan den-
19.984 1.277.160 gan swasembada garam dengan meningkat-
kan kualitas dan jumlah produksi. Semen-
ini menjadi jujukan para petani untuk gram,” kata Fathurrahim, petani garam tara untuk pemasaran dan harga, menjadi
menjual hasil produksi garam sengaja asal Desa Lembung, Kecamatan Galis, kewajiban semua pihak untuk mencarikan
membuat permainan dengan menyata- beberapa pekan lalu. pemecahannya,” kata Yoyok, di Pamekasan.
kan tidak membeli garam kualitas pre-
mium (KW1). Petani garam, kata dia, belum mer- Menurutnya, saat ini APGASI tengah
asa diuntungkan dengan peningkatan mengupayakan pembentukan buffer stock
Perusahaan itu juga menentukan jumlah dan kualitas garam yang mere- (badan penyangga stok) sebagai upaya men-
standar kualitas sendiri dengan meng- ka produksi. Justru, sampai saat ini se- stabilkan harga garam itu. Badan penyangga
hapus kualitas premium dan menggan- bagian besar hasil produksi itu masih itu, berperan sebagai penyandang dana
tinya dengan istilah kualitas medium menumpuk di gudang-gudang penam- yang dapat memberikan bantuan modal
utama (KW2-A) yang tidak dikenal di pungan milik mereka. produksi, membeli dan memasarkan garam
dunia pegaraman. Sehingga, meskipun hasil produksi petani serta mengatur alur
kualitas garam yang diproduksi petani “Sampai menjelang musim pended- garam impor.
tahun ini bagus, namun dijual dengan eran, sebagian garam masih belum ter-
harga kualitas medium (KW2). jual dan masih tersimpan di gudang Dengan adanya badan penyangga
penampungan. Ini juga cukup meng- itu, diharapkan kuota garam impor yang
“Sebagus apapun garam yang kami kawatirkan,” kata Fathur.= menjadi penyebab turunnya harga serta ket-
produksi, tetap akan dibeli dengan har- ersediaan stok garam nasional bisa diatur
ga garam medium atau Rp. 500 perkilo- G. Mujtaba, A. Fauzi seperti pengaturan stok dan harga beras
oleh Badan Usaha Logistik (Bulog).
TATA NIAGA- Petambak garam Desa Lembung memanen dini garam akibat tingginya curah
hujan. Selain seringkali terkendala musim, produksi garam lokal juga terkendala oleh tata “Kami mengusulkan lembaga pen-
niaga yang masih belum menguntungkan petambak. yangga itu dari Badan Usaha Milik Negara
yang disepakati bersama oleh pemerintah,
pengusaha dan asosiasi petani garam,”
katanya.
Yoyok mengatakan, akibat belum
adanya badan penyangga itu, persediaan
garam di sejumlah sentra produksi garam
masih melimpah. Data yang dimilikinya
menyebutkan, sampai saat ini garam rakyat
Madura yang sudah terjual masih sekitar 60
persen dari total jumlah produksi.
Itu, kata dia, disebabkan oleh kebo-
coran kuota garam impor pada 2011 lalu
yang menybabkan terjadinya surplus garam
nasional yang mencapai 500 ribu ton. Kebo-
coran itu terjadi karena lemahnya pengatu-
ran dan pengawasan pemerintah terhadap
stok garam nasional.
Yoyok meyakini, dengan adanya lem-
baga penyangga itu bisa mengendalikan
stok dan harga garam nasional. Sebab,
melimpahnya stok menjadi tidak akan ber-
pengaruh terhadap harga karena pemasa-
ran yang terkendali.
“Sama seperti beras. Kondisi stok men-
jadi tidak berpengaruh kepada harga karena
ada lembaga yang mengendalikannya. Kami
berharap hal tersebut juga terjadi pada
garam,” katanya. =G. Mujtaba, A. Fauzi
SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 17
POTENSI GILI LABAK
SURGA
YANG (TAK)
DIRINDUKAN
Pulau ini memang tak luas. Hanya sekitar 5 hektar. Penduduknya
pun juga tak banyak. Namun di pulau yang berada di wilayah Desa
Kombang, Kecamatan Talango, ini tersimpan serpihan mutiara
yang luar biasa. Namanya Pulau Gili Labak. Belakangan, pulau ini
disebut-sebut sebagai “surga” yang tersembunyi di Pulau Garam.
Untuk bisa sampai ke Pu- Selain dari Pelabuhan Kalinget, para menyediakan transportasi khusus kepada
lau Gili Labak, pengunjung bisa pengunjung juga bisa berlayar dari Desa para pelancong yang ingin menikmati
melalui beberapa jalur. Sebab Essang, Kecamatan Talango. Tapi ini leb- keindahan Pulau Gili Labak. Namun,
penyeberangan ke pulau ini ih ribet. Karena masih harus nyeberang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Mu-
belum satu pintu. Penyeberangan paling dari Pelabuhan Kalianget ke Pulau Talan- hammad Fadillah mengaku akan menye-
banyak dilalui ialah dari Pelabuhan Ka- go sekitar 15 menit. Setelah itu naik ojek diakan transportasi khusus bagi wisata-
lianget. Perjalanan membutuhkan waktu atau angkutan umum lain untuk sampai wan, berupa kapal cepat.
sekitar 2 sampai 2,5 jam dengan meng- di tempat penyeberangan. Harga perahu
gunakan perahu. Harga “sewa” perahu di sini lebih murah. Antara Rp 300.000 Tidak hanya ke Gili Labak, namun
bervariasi. Standar biasanya Rp 600.000 sampai Rp 400.000. juga ke Gili Iyang. “Mudah-mudahan
hingga 800.000. pengajuan dua kapal cepat khusus wisa-
Pemkab Sumenep memang belum tawan disetujui pemerintah pusat. Karena
18 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 dua lokasi wisata itu saat ini mulai ramai
fathol alif/sulu madura dikunjungi oleh wisatawan,” terangnya.
Jika disetujui, kapal wisata itu kemung-
kinan tahun 2017 sudah bisa beroperasi.
Setibanya di Pulau Gili Labak, pengun-
jung bisa menikmati berbagai keindahan
alam. Mulai dari hamparan pasir putih yang
menyelimuti seluruh bibir pantai; kecanti-
kan alam bawah laut yang tersaji secara
alami; dan beberapa keindahan lainya yang
mampu memikat hati. Pulau kecil ini me-
mang masih sangat alami, airnya yang biru
hingga batu karang yang masih lestari.
Salah seorang pengunjung Pulau Gili
Labak, Naufil pernah menuturkan, jika
pulau yang pernah dikunjunginya tak
kalah indah dengan Pulau Bunaken, Tel-
uk Manado yang terletak di utara Pulau
Sulawesi, mungkin juga tak kalah indah
dari Gili Trawangan. Bagi yang hobi snor-
keling atau diving, Gili Labaklah pilihan-
nya. “Ada banyak hal yang bisa dilakukan
di sana (Gili Labak). Mulai dari snorkling, fathol alif/suluh madura PDA). Sementara Disbudparpora juga
menikmati hamparan pasir putih, air sudah membahasan Detail Engineering
yang biru dan batu karang yang lestari. pembentukan UPT di Gili Labak. Namun Design (DED) untuk Gili Labak.
Bahkan rugi jika hanya sehari di sana, katanya, pembentukan UPT tidak bisa
harus berkemah,” tuturnya. serta merta langsung dilakukan. Ada Namun, meski pengembangan wisata
proses yang mesti dilalui. Salah satunya Gili Labak belum dilakukan, pemerintah
Memiliki keindahan alam yang luar harus mengubah struktur organisasi (SO). setempa rupanya sudah mulai melirik
biasa, sudah ribuan wisatawan, baik sejumlah potensi wisata lain. Kepala Dis-
lokal, luar daerah, bahkan manca negara Untuk pengembangan Gili Labak dan budparpora mengungkapkan, Setidaknya
menginjakkan kaki di sini. Terutama di wisata lainnya, Kepala Badan Perenca- ada lima titik lokasi potensi wisata yang
momen-momen tertentu. Hanya saja, naan Pembangunan Daerah (Bappeda) rencananya akan dikembangkan, yaitu di
banyaknya pengunjung itu tak membuat Sumenep, R. Akh. Aminullah, mengaku Pulau Sitabok, Saur, Kangean dan Mam-
pendapat daerah bertambah. Karena se- telah mulai menyusun rencana induk burit. “Kita sudah inventarisir,” tutur
juah ini keberadaan Gili Labak memang pengembangan pariwisata daerah (RIP- Sofi, sapaan akrabnya.
belum pernah menyumbang PAD.
fathol alif/suluh madura Dalam pengembangannya, Dis-
“Surga” itu belum dikelola oleh Pem- budparpora harus mengajukan kepada
kab Sumenep. Selama ini Pulau Gili Labak pemerintah pusat. Sebab tidak mungkin
dikelola oleh pemerintahan desa setem- jika menggunakan APBD. Hanya saja,
pat. Di pulau ini belum ada unit pelaksana mantan Kabag Humas Serkab Sumenep
teknis (UPT). Beberapa kali, Komisi IV itu mengaku belum bisa menaksir berapa
DPRD setempat meminta eksekutif agar anggaran yang dibutuhkan. Sebab masih
segera membentuk UPT. Hanya saja, pem- memerlukan kajian mendalam.
bentukan itu masih jauh panggang dari api.
Rencana pemerintah itu mendapat
Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Moh. sorotan dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD
Subaidi mengatakan jika Pulau Gili Labak Sumenep, Abrari. Menurutnya, dalam
merupakan salah satu destinasi wisata mengembangkan potensi wisata, pemer-
paling menjanjikan saat ini di kabupaten intah harus fokus. Tidak boleh belum se-
paling timur Pulau Madura ini. “Sayang, lesai satu sudah mau pindah kepada yang
toh, jika daerah memiliki potensi alam lain. Agar destinasi wisata tidak hanya
tapi tidak dikelola dengan baik, sehingga berkembang biak dalam asbak.
tak menghasilkan apa-apa,” tukasnya.
Jika pemerintah ingin mengembang-
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, kan Gili Labak, harus dilakukan secara
Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) maksimal. Agar hasil dari pengembangan
Sufiyanto mengaku sudah mengusulkan itu bisa betul-betul memberikan kesan
kepada para pengunjung. Sehingga para
pelancong yang datang bukan hanya
sekadar ingin tahu, tapi juga ingin kem-
bali di lain waktu.
“Kalau pengembangannya saja belum
dimulai, terus sudah menggarap potensi
wisata lain, berarti pemerintah itu menilai
Gili Labak sebagai ‘surga’ yang sebenarnya
tak dirindukan,” pungkasnya. =
FATHOL ALIF/SYAMSUNI
SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 19
Potensi
PULAU GILI IYANG
The Hidden Paradise
of Madura Island
Surga tersembunyi itu bernama Gili Iyang. Begitulah
kiranya jika kita menggambarkan pulau dengan kadar oksigen tert-
inggi kedua di Dunia. Tidak ada yang menyangka, pulau yang tidak
pernah tersentuh oleh siapapun itu ternyata menyimpan kekayaan
alam yang luar biasa. Jika Gili Labak menawarkan destinasi wisata
yang memukau dengan airnya yang biru dan alami, Gili Iyang me-
nawarkan aroma yang berbeda bagi para wisatawan. Apa itu? Udara
segar nan menyejukkan. Iya, udara segara itu menggoda banyak
orang, tidak hanya kalangan peneliti, tokoh, wisatawan manca
negara, sekelas Menteri pun berkunjung kesana.
Namun, di balik kekayaan yang luar Objek Wisata Gili Iyang:
biasa itu, Gili Iyang memang merupa-
kan salah satu anugerah Tuhan yang • Gua Patapan Kalompang
sengaja di jaga dari orang-orang yang • Gua Kembar
ingin merusaknya. Konon, sebelum • Pantai Roket
Gili Iyang menjadi magnet wisatawan, • Asta Bujel
pulau berpenduduk 8060 orang dengan • Al-Quran Sejimat
luas wilayah 9,15 km itu menyimpang • Gua Air
kisah tersembunyi. Itu diketahui dari • Gua Sarepa
penamaan pulau Gili Iyang itu sendiri. • Pantai Batu Kondhang
• Pantai Batu Canggah
Menurut cerita tokoh dan penduduk • Benteng Tahanan
Pulau Gili Iyang, ada dua versi yang • Asta Daeng Masalle
berkembang. Seperti yang ditutur- • Keris Bulong Situasik, tombak dan azimat
kan oleh salah seorang sesepuh pulau
tersebut, Ki Arfan namanya. Kata dia, penginggalan Daeng Maselle
ada dua versi yang selama ini diya-
kini masyarakat sebagai awal mula orang gila. Terkait kebenarannya, saya
penamaan pulau ini. Cerita pertama, kurang tahu. Tapi itulah cerita yang
pulau yang berada di sebelah timur ke- berkembang," tuturnya lelaki yang beru-
camatan kota Dungkek ini adalah tempat
pembuangan orang gila. mur lebih dari 100 tahun itu.
Cerita kedua,
Gili, menurut dia awalnya pada masa
berasal dari kata ‘ghile’ pen-
atau gile. "Menurut
cerita, pulau ini
dulunya seba-
gai tempat
pem-
buan-
gan
20 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016
Potensi
jajahan. Katanya, pulaunya itu sempat harap, pulau yang sudah membuatnya memiliki kadar oksigen 17. Sehingga pu-
dicari oleh para penjajah. Entah kenapa berumur 100 tahun lebih itu benar-benar lau ini diproyeksikan sebagai salah satu
para penjajah bingung tujuh keliling. dijaga dari orang-orang yang tidak destinasi wisata yang luar biasa. Bahkan,
Pulau yang mungkin dilihatnya memi- bertanggung jawab melihatnya kini telah menjadi ikon wisata kesehatan di Jawa
liki kekayaan alam yang melimpah ruah menjelma menjadi pulau yang meng- Timur.
tiba-tiba menghilang. "Karena selalu goda jutaan orang. Bahkan ia meminta
menghilang, makanya disebut polo gili pemerintah ikut menjaganya agar tetap Kadar oksigen yang tinggi membuat
elang (pulau gili hilang) atau Gili Iyang," menjadi surga yang alami. populasi yang hidup di tempat ini sehat
kisahnya. kalaupun sudah tergolong lanjut usia.
Mendengar cerita Ki Arfan, semakin Para lansia di pulau ini ialah 157 orang.
Ki Arfan pun punya keyakinan mempertegas tujuan tim LAPAN pada ta- Tak heran jika pemerintah akan mem-
sendiri mengenai tentang sejarah pu- hun 2006 lalu saat melakukan penelitian buat desain khusus agar pulau Gili Iyang
launya itu. Ia percaya bahwa Pulau GIli khusus di pulau ini selama tiga bulan. menjadi ikon wisata kesehatan satu-
Iyang memang surga yang sengaja dijaga Mungkin sebelumnya, mereka pernah satunya di Indonesia.
oleh Tuhan karena menyimpan kekayaan mendengar cerita tentang mitos pulau
alam yang tiada tara. “Mungkin sengaja yang hilang saat penjajah mencarinya. Untuk itulah, pada kesempatannya
dijaga dari penjajah karena Allah sayang Hasil penelitian itu telah membuktikan, berkunjung ke GIli Iyang, Menteri Sosial
pada pulau ini. Makanya, saya lebih ada kekayaan tersembunyi, yakni kadar Republik Indonesia (RI) Khofifah Indar
yakin pada versi kedua,” ungkapnya oksigennya yang tinggi. Bahkan tertinggi Parawansa meminta agar masyarakat
penuh keyakinan. menjaga betul kadar oksigen terbaik
kedua di dunia setelah Jordania. kedua di dunia itu agar jangan sampai
Ki Arfan Diketahui, kadar oksigen rusak. "Saya berharap, kadar oksigen di
sangat di Gili Iyang rata-rata daerah ini dijaga dengan baik," tuturnya
ber- mencapai 21,9. Ber- kemarin.
beda dengan di
daerah lain di Tak hanya itu, Khofifah juga minta
Kabupaten agar infrastruktur di wilayah itu terus
Sume- dibenahi. Agar masyarakat yang ingin
nep menikmati kadar oksigen Gili Iyang
yang tambah tertarik. "Saya rasa, yang paling
dibutuhkan saat ini infrastruktur traspor-
tasi dari Dungkek ke sini," pungkasnya.
Karena ketakjubannya itulah ia
secara tegas menyatakan bahwa dirinya
akan ikut mengenalkan pulau oksigen ke
manca negara. Sebab kekayaan ini kata
Khofifa jarang ada di negeri ini. Maka
perlu dijaga dan terus lestari. =
FATHOL ALIF/SOE)
SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 21
ETNOGRAFI
BALHAESANMYADAURPA
PADA TAHUN 2024
Bahasa Madura, pada akhirnya hanya tinggal
kenangan. Sejarah, hanya tinggal artefak pada saat
masyarakat tidak lagi menggemari bahasa ibunya.
Indikator lenyapnya Bahasa Madura sudah mulai
dirasakan saat ini. Terutama, ketika keluarga tidak
mewariskan bahasa itu kepada anggota keluarga
dengan mengganti komunikasi dengan bahasa selain
Bahasa Madura. Dalam sewindu mendatang, peneliti
memprediksi, pada tahun 2024, Bahasa Madura tak
lagi menjadi sesuatu yang dimengerti oleh generasi
yang ada saat itu. Benarkah?
eorang filosuf muda Wiraraja ternyata hanya diikuti 17 orang franca. Penuturnya pun, tidak hanya
asal Guluk-guluk peserta. Terkait dengan itu, lelaki yang menyebar di empat kabupaten di Madura
Sumenep M Musth- akrab disapa Mustov itu meyakini paparan tetapi ia menyebar ke kota lain di Jawa
thafa yang pernah seorang staf ahli Balai Bahasa Surabaya Timur seperti wilayah tapal kuda (Bany-
bermukim di Be- (Achmad Zaini Makmun) yang meyakini uwangi, Jember, Situbondo, Bondowoso,
landa menjelaskan, dengan hasil riset yang menyebut Bahasa Lumajang dan Probolinggo. Sebagian
bahasa ibu—atau Madura akan habis pada tahun 2024. “Ini pula Bahasa Madura beredar di Pasuruan,
yang secara kurang antara lain ditandai dengan hilangnya Malang, dan Surabaya Utara. Pada tahun
tepat populer dengan istilah bahasa apresiasi dan kepemilikan warga Madura 1981, penutur Bahasa Madura sudah
daerah—di Indonesia saat ini sedang terhadap bahasa ibunya,” Mustov mengu- mencapai 9 juta jiwa.
berada di ujung tanduk karena terancam las soal Bahasa Madura.
punah. Globalisasi yang menyerbu mela- Apabila dipetakan, problem utama
lui berbagai media, telah meminggirkan Ada banyak hal yang bisa diurai yang dihadapi bahasa Madura—seperti
khazanah budaya daerah, termasuk ba- mengapa warga (Madura) tidak ter- juga bahasa ibu lainnya—saat ini menu-
hasa. Pemikiran semacam ini telah cukup tarik lagi menggunakan bahasa ibunya. rut Mustov, adalah desakan modernisasi
berkembang di tanah air, setidaknya Diantaranya, tulisan tidak sama dengan yang merambah ke berbagai pelosok. Bila
terekam dalam berbagai kegiatan di pengucapan. Selain itu, Bahasa Madura diperinci secara lebih detail, problem
daerah, seperti dalam Kongres Kebu- tidak egalitarian seperti mahkota mulia nasib bahasa Madura setidaknya meli-
dayaan Madura bulan Maret (Sumenep, bersusun empat. Misalnya, untuk sekedar puti tiga masalah utama, yakni masalah
2007), atau dalam Kongres Bahasa Jawa mengucapkan makan, yang terdiri atas dokumentasi, masalah fungsi dan sosial-
IV (Semarang 2006). baduk, neddha, ngakan, dan dhe’er. Pada isasi, dan masalah kelembagaan. Hingga
Pria yang pernah bermukim di New generasi muda mutakhir, sulit menemu- saat ini, tak cukup banyak dokumentasi
Zealand itu menguraikan, dalam konteks kan yang mahir berbahasa kromo-inggil yang tertulis dengan rapi dan dapat
kebudayaan Madura, ada satu contoh mu- (Madura) yang membedakan kalimat dan diakses secara luas yang menghimpun
takhir tentang senjakala bahasa Madura. kepada siapa harus berkomunikasi. khazanah kekayaan bahasa Madura,
Awal 2008 lalu, Lomba Cipta dan Baca baik itu dalam bentuk kamus atau karya
Puisi Madura yang digelar FKIP Universitas Sesungguhnya, Bahasa Madura (pada kesusastraan pada umumnya.
mulanya) bukan sekedar (vernacular
22 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 language) tetapi ia juga sebagai lingua Prof. Mien Ahmad Rifai mencatat
ETNOGRAFI
bahwa dalam setengah abad terakhir ini Faktor Penyebab SERIUS: Para narasumber presentasi di
hampir tak ada tulisan atau buku yang Hilangnya budaya Seminar Kebudayaan Madura tahun lalu.
ditulis dalam bahasa Madura. Demikian (bahasa) lokal
pula, berbagai sosok sejarah dan karakter Pamekasan ini menilai banyak faktor
lokal yang hidup dalam tradisi lisan di 1. Budaya pendidikan yang yang telah menyebabkan bahasa daerah
Madura menurut Prof. Mien sampai saat tidak lokalistik (Madura) terancam punah. Dia menyebut
ini belum mapan benar ‘disastrakan’, 2. Mitos daerah sebagai publik ketakutan terhadap identitas yang
seperti Trunojoyo, Joko Tole, Ke’ Lesap, kampungan berbau lokalistik setara dengan kemun-
Bindara Saud, dan sebagainya. 3. Migrasi bahasa ibu durun. Karena itu, generasi Madura seba-
yang tumbuh di keluarga gian besar phobi terhadap sesuatu yang
Dr Abdur Rozaki dari Jogjakarta 4. Pasokan teknologi yang dianggapnya kampungan. Lebih dari itu,
menilai tidak hanya Bahasa Madura yang internasionalistik lulusan pasca sarjana Unesa Surabaya ini
tergerus. Dosen UIN Sunan Kalijaga ini 5. Trend, mode, dan pergaulan menyebut orang Madura perantauan saat
mengamati bahwa semua bahasa lokal mutakhir di rantau lebur pada budaya rantau dan
tergerus. Itu terjadi karena budaya pen- 6. Minimnya budaya tanding pada saat pulang kampung melestarikan
didikan di berbagai daerah di Indonesia 7. Nasionalisme kedaerahan budaya (bahasa) rantau di tanah lokal
tidak didasari oleh bahasa lokal. Tetapi, yang roboh yang telah membesarkannya.
bangunan budaya pendidikan dilandasi 8. Tidak adanya ingatan kolektif
bahasa Indonesia dan Inggris. Situ- 9. Aneksasi budaya Yang jelas, menurut lelaki yang akrap
asi itulah yang membuat bahasa lokal 10. Salah kaprah atas disapa Pak Budi ini, bahasa lokal (Madura)
terpinggirkan karena tidak membu- modernisme tergilas derasnya bahasa-bahasa lain yang
daya secara massif dalam pendidikan datang dari luar dirinya. Lebih dari itu, fak-
termasuk di Madura. Bila ingin bahasa tor utama yang tidak sanggup mengubah
daerah bangkit, paradigma berbudaya kebudayaan adalah kecanggihan teknologi.
dalam bahasa dalam pendidikan harus “Faktor utama lainnya kare kita (Madura)
dilokalkan. “Bukan hanya Bahasa Madura tidak sanggup melakukan budaya tanding,”
(yang terancam punah),” urainya. dia menjelaskan. =OBETH DAN TIM
Budayawan lainnya, BH Ryanto asal SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 23
TOKOHKITA
Rekam Jejak
KH. Abdullah Sajjad
Pejuang
Kemerdekaan
dari Pesantren
Sejarah tidak pernah salah menulis para dar salah paham mengenai perbedaan tradisi.
pahalawan yang berjuang untuk membela Dalam skala makro (membela kebenaran universal),
tanah air, menjaga marwah bangsanya dan
adu fisik ini menjadi perlawanan patriotik yang tidak bisa
negaranya. Bahkan diabadikan dengan patah hanya karena hilangnya nyawa. Karena hakikatnya
harum pada nisannya. kebenaran merupakan akar yang bisa menumbuhkan kem-
bali dedaunan yang berguguran akibat musim kemarau.
ita tahu bahwa kemerdekaan bangsa Mungkin inilah salah satu alasan yang membuat beberapa
Indonesia 71 tahun silam tidak diperoleh putra-putri terbaik Madura rela kehilangan nyawanya,
dari pemberian bangsa lain, melainkan bahkan saat udara kemerdekaan sudah menggantikan pen-
dari ikhtiar putra-putri terbaik bangsa ini. gapnya penjajahan pasca 17 Agustus 1945. Seperti yang
Termasuk juga upaya-upaya menjaga ‘bayi’ terjadi pada KH Abdullah Sajjad. Ia merupakan salah satu
kedaulatan di dalamnya. Berbagai macam di antara bunga-bunga bangsa yang namanya tetap harum
cara mulai dari adu kekuatan fisik di medan perang hingga hingga kini, khususnya di Sumenep Madura.
jalur diplomasi politik di atas meja perundingan berlang-
sung dan dilalui nyaris tanpa putus. Yang dikorbankan KH Abdullah Sajjad lahir di Guluk-Guluk sekitar ta-
juga tak sekadar harta benda, namun juga jiwa. hun 1890-an Masehi. Beliau adalah putra pendiri Pon-
Di wilayah Madura yang relatif jauh dari hiruk pikuk dok Pesantren Annuqayah yang berasal dari Kudus, Kiai
perang besar seperti salah satunya perang Jawa (1825 Muhammad Syarqawi (w. 1910). Pada masa Agresi Militer
M), tidak berarti sepi sama sekali dari perlawanan lokal. Belanda tahun 1947, beliau yang saat itu baru menjadi
Sikap patriotik rakyat Madura yang lebih didasari oleh Kepala Desa Guluk-Guluk memimpin Barisan Sabilillah
tradisi menjaga kehormatan dan harga diri serta cinta menghalau laju pasukan Belanda yang bergerak dari arah
tanah air dibanding menjaga nyawa, membuat para Surabaya ke Sumenep.
pejuangnya lebih tidak takut mati. Penulis jadi teringat
pada kisah terbunuhnya Pangeran Adipati Cakraningrat Sebelum akhirnya menjadi sabilillah di medan per-
III (Sedingkapal) dan beberapa putranya di atas kapal an, sepulang menuntut ilmu, beliau menikah dengan
VOC setelah mengamuk dengan menghabisi beberapa sepupu beliau, Nyai Shafiyah Munawwar dari Kembang
serdadu Belanda (diceritakan bahwa seluruh serdadu di Kuning, Talang, Pamekasan. Sesudah itu beliau men-
kapal itu hampir habis dibunuh sang Pangeran bersama empati lahan baru dari hibah salah seorang anggota
putranya dan beberapa pengikutnya) hanya karena seka- masyarakat pada beliau. Di tempat yang baru ini be-
liau mulai mengajar mengaji Al-Qur’an dan ilmu-il-
mu agama, antara lain beliau mengajar kitab setiap
Sabtu malam Minggu kepada masyarakat yang juga
datang dari luar desa bahkan luar kecamatan seperti
24 SSUULLUUHHMMAADDUURRAA||AAGGUUSSTTUUSS22001166
dari Desa Penanggungan, Beragung, Indonesia hanya berupa pengakuan de Gangguan kembali Belanda ini
Dundang, Payudan Daleman, Jaddung, facto kekuasaan Indonesia atas pulau lebih memantapkan tekad
Moncek, Gilang, Karang Cempaka, dan Jawa dan Sumatera, sedangkan keuntun- Kiai Sajjad untuk lebih aktif
sebagainya. Pada umumnya mereka gan yang diperoleh pihak Belanda adalah
datang dengan berjalan kaki, satu dua memecah belah NKRI. di ranah eksternal pesantren.
ada yang naik kuda dan hanya seorang Sehingga fungsi pesantren
yang naik sepeda motor yaitu yang dari Dasar Nasionalisme: sebagai rumah ilmu untuk
Karang Cempaka, karena dia tergolong Al-Qur’an dan Hadits sementara digeser menjadi
orang kaya pada zamannya. Kemudian
tempat ini menjadi pesantren sampai Dasar perjuangan dan Nasionalisme markas menyusun strategi per-
sekarang dan dikenal dengan sebutan Abdullah Sajjad adalah Al-Qur’an dan lawanan terhadap Belanda
Latee. Konon, kata Latee diambil dari Hadits sebagai pegangan hidup umat Is-
nama pemilik asal tanah tersebut. lam. Pegangan itu sudah tertanam dalam persenjataan. Kondisi ini membuat Kiai
diri Abdullah Sajjad sejak kecil. Ayat Al- Sajjad dan keluarga besar an-Nuqayah
Secara nasab, Kiai Abdullah Sajjad be- Qur’an yang menjadi landasan perjuan- terpaksa mengungsi ke tempat yang
rasal dari kalangan pesantren.Asal usulnya gan beliau membela Bangsa dan Islam aman. Kiai Sajjad sendiri dan Kiai Khazin
ini kemudian lebih diperkuat oleh kedala- tercantum dalam Surah Al-Baqarah ayat bersembunyi di Karduluk di kediaman
man ilmu yang lazim dimiliki para anak- 190 yang artinya: Kiai Ahmad Bahar, saudara dekatnya.
anak Kiai setelah lama menuntut ilmu Sebelumnya sempat dianjurkan Kiai Ba-
agama ke beberapa pesantren di masa itu. “Dan perangilah dijalan Allah orang- har agar sementara waktu keduanya ber-
Tak hanya itu, Kiai Sajjad juga diamanahi orang yang memerangi kamu sekalian, sembunyi di pulau Jawa, ternyata ditolak
sebagai Kepala Desa Guluk-Guluk. Jabatan (tetapi) janganlah kamu sekalian mela- oleh Kiai Sajjad. Alasannya beliau tidak
ini didapat tidak lebih karena dilatarbela- mpaui batas karena sesungguhnya Allah ingin meninggalkan warga dan keluarg-
kangi oleh kepentingan da’wah. tidak menyukai orang-orang yang mela- anya di guluk-guluk.
mpaui batas,”
Kiai Sajjad merupakan tipologi pem- Setelah beberapa bulan lamanya ber-
impin pesantren yang lebih aktif mel- Sangatlah jelas bahwa Islam menga- sembunyi, tepatnya di bulan November
akukan pembenahan eksternal. Sehingga jarkan rasa Nasionalisme yang tinggi den- 1947, datang seorang santri utusan dari
kedekatannya dengan masyarakat sangat gan aturan-aturan yang telah ditentukan. Belanda yang membawa kabar bahwa gu-
diakui. Bahkan informasinya saat setiap Maka tidak heran jika nasioanlisme yang luk-guluk sudah aman. Kiai Sajjad tanpa
ada tetangga yang sakit, beliau bersama ditunjukkan oleh Kiai Sajjad untuk mengu- berprasangka buruk akhirnya kembali
sebagian santrinya berkunjung sembari sir penjajah yang saat itu selalu mengusik ke Guluk-guluk, dan sempat melaksana-
membacakan qasidah Burdah untuk dan mengganggu sangat kuat. kan shalat ashar dan maghrib dengan
mendoakan yang sakit itu. berjamaah bersama warga sekitar yang
Gangguan kembali Belanda ini lebih langsung beramai-ramai mengunjungi
Pelantikan Kiai Sajjad sebagai kale- memantapkan tekad Kiai Sajjad untuk beliau. Namun ba’da shalat maghrib be-
bun (kepala desa) hampir bersamaan lebih aktif di ranah eksternal pesant- berapa tentara Belanda tiba-tiba datang
dengan agresi militer Belanda tahun ren. Sehingga fungsi pesantren sebagai dan memaksa Kiai Sajjad agar menyerah-
1947. Belanda yang tidak menerima ke- rumah ilmu untuk sementara digeser kan diri.
daulatan RI melakukan agresi fisik di menjadi markas menyusun strategi per-
daerah-daerah NKRI setelah sebelumnya lawanan terhadap Belanda yang ingin Setelah Abdullah Sajjad dibawa ke
melakukan gencatan senjata sebagai kembali menjajah. Posisi pemimpin markas Belanda, ternyata Abdullah Saj-
konsekuensi dari kesepakatan perjan- laskar Sabilillah yang awalnya dipegang jad ditipu. Ada beberapa orang mata-ma-
jian Linggarjati. Padahal awalnya justru kakaknya, Kiai Mohammad Ilyas, dialih- ta Belanda yang selalu mengintai gerak-
perjanjian Linggajati dianggap sebagai kan ke Kiai Sajjad yang dibantu oleh ke- gerik Abdullah Sajjad. Di sana Abdullah
kekalahan diplomasi karena Indonesia ponakannya Kiai Khazin bin Mohammad Sajjad dimintai kesempatan. Entah apa
terlalu banyak mengalah terhadap Be- Ilyas. Gerakan-gerakan untuk memutus isinya, ternyata Abdullah Sajjad harus
landa. Keuntungan yang didapat pihak akses Belanda ke Sumenep mulai dilan- rela menebusnya dengan nyawa. Namun
carkan. Namun tentu saja perang antar sebelum tentara Belanda mengeksekus-
Asta KH Abdullah Sajjad dan K. Khazin Ilyas dua kekuatan yang tak seimbang kerap inya, Abdullah Sajjad meminta izin agar
di Kompleks Pondok Pesantren Annuqayah. melahirkan resiko kekalahan di pihak diberi kesempatan untuk shalat sunnah.
yang lebih sedikit laskar dan minim Permintaan Abdullah Sajjad pun dituruti
oleh Belanda. Namun disaat Abdullah
Sajjad sedang khusyuk dalam shalatnya,
dengan serta merta tiga butir peluru sen-
apan serdadu belanda menerjang dada
Abdullah Sajjad. Seketika tubuh Abdul-
lah Sajjad meninggal dunia tersungkur
dalam posisi sujud kepada Dzat Yang
Maha Kuasa. =
Disarikan dari tulisan Kiai Muhammad
Musthofa dan M. Farhan Muzammily,
kemudian diramu dari beberapa sumber,
baik dari jurnal, Koran Madura, termasuk
juga dari tulisan-tulisan lepas.
SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 25
MERENDA
BAWANG,
MERINDU
UMUR
PANJANG
Tuhan memang benar-benar menyediakan obat bagi semua penyakit
yang diderita manusia. Sejak dahulu kala sebelum para ilmuwan
bergelut dengan ilmu kedokteran, nenek moyang kita sudah memiliki
resep-resep ampuh yang mereka dapatkan langsung dari alam.
Salah satunya adalah bawang putih.
26 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016
Bawang putih (allium sa- Cara Kerja Kebiasaan mengorek kuping dengan
tivum; bahasa Inggris: garlic) cotton bud bisa menyebabkan
adalah nama tanaman dari Bawang ternyata memiliki kandun- kerusakan gendang telinga.
jenis Allium, termasuk kelu- gan zat asam fosfor yang lumayan tinggi.
arga Liliaceae. Digunakan oleh Zat ini diketahui bisa membunuh apa- SSUULLUUHH MMAADDUURRAA || AAGGUUSSTTUUSS 22001166 2277
manusia sejak 1550 sebelum masehi. pun yang akan menyebabkan masalah
kesehatan. Oleh karenanya, yang paling
Benda sederhana yang biasanya mungkin diobati dengan bawang adalah
hanya kita gunakan sebagai pelengkap sakit pada telinga yang disebabkan oleh
bumbu dapur ini ternyata memiliki kha- adanya eksim pada liang telinga.
siat yang sangat ampuh bila diletakkan
di lubang telinga. Caranya melakukannya sangat
mudah. Taruh saja bawang yang sudah
Bagaimana melakukannya dan dipotong ke dalam telinga Anda selama
bagaimana cara kerjanya? Sebelum semalam. Ia akan melembutkan dan
membebernya, ada baiknya kita terlebih menghilangkan sejumlah kotoran
sehingga telinga akan terjaga kebersi-
dahulu mengetahui tentang hal-hal hannya.
yang menyebabkan telinga kita
menjadi sakit dan berdengung. Namun, dikutip dari Healthy Wild
Pertama, Infeksi. In- and Free, tidak sembarang bawang putih
feksi telinga umumnya dapat bisa digunakan untuk kesehatan telinga.
terjadi pada orang dewasa Bawang putih yang ideal harus men-
ataupun anak-anak. Infeksi cukupi tiga syarat berikut:
telinga dapat berupa bisul
yang terlihat pada liang 1. Hanya bawang organik
telinga yang sakit. Sama Bawang putih non-organik men-
halnya bisul pada um-
umnya, bisul telinga juga gandung banyak zat pestisida yang tidak
dapat pecah dan menge- akan aman diletakkan di dalam telinga.
luarkan cairan nanah.
Umumnya hal ini dapat 2. Gunakan bagian tengahnya saja
sembuh dengan sendi- Ketika Anda memotong bawang
rinya, akan tetapi jika
Anda merasa tak nyaman putih, ambil bagian tengahnya, letak-
sebaiknya berobatlah ke kan di telinga dengan menghadap ke
dokter untuk mendapat- atas. Bagian tengah dari bawang putih
kan penanganan lebih biasanya lebih berwarna kekuningan
lanjut. dibanding bagian lainnya.
Kedua, Kotoran
telinga. jika sakit telinga 3. Biarkan semalaman, buang di pagi hari
disebabkan karena kotoran Pastikan bawang dalam posisi yang
telinga yang menumpuk
dengan keras maka jangan pas untuk diletakkan semalaman di
coba-coba untuk mengatasin- telinga Anda. Di pagi hari, segera cuci
ya dengan cotton bud. Hal ini telinga Anda dengan air sehingga tidak
dikarenakan dapat mendorong ada sisa fosfor atau residu apapun di
kotoran tersebut lebih jauh ke dalamnya.
dalam dan malah dapat merusak
Nah, bila anda mengalami masalah
gendang telinga. Untuk mengatasinya pada telinga, sebelum ke dokter tidak ada
dokter mungkin merekomendasikan salahnya mencoba resep ini. Selain tidak
obat tetes telinga untuk melunakkan memiliki efek samping yang membahay-
kotoran sehingga dapat keluar secara akan, bawang sangat mudah didapatkan
alami. dan harganya pun tidak mahal. =
Ketiga, Eksim pada liang telinga.
Eksim pada telinga atau dermatitis
seboroik juga merupakan penyebab sakit
telinga yang paling umum. Penyakit ini
mempengaruhi setiap area kulit yang
secara alami berminyak, seperti telinga
dan menyebabkan kulit menjadi iritasi,
memerah, meradang dan bersisik.
Keempat, Abses gusi. Penyebab
berikutnya adalah karena abses gusi.
Abses gusi merupakan suatu kondisi ter-
dapat nanah yang terbentuk dalam gigi
atau gusi akibat infeksi bakteri. Selain
menyebabkan sakit kepala, kondisi ini
juga dapat menyebabkan sakit telinga.
RESENSI BUKU
Persembahan Hidup
Sang Konglomerat
Oleh : M Kamil Akhyari dalamnya keyakinan akan timbal balik Judul : Dato’ Sri Prof. DR. Tahir
ketika membantu orang lain, sekalipun Living Sacrifice
Prioritas ekonomi dan sosial dirinya tak mengharapkan hal itu.
menyatu dalam diri Dato’ Sri Penulis : Alberthiene Endah
Prof. DR. Tahir, salah satu kon- Baginya, semakin kita banyak memberi, Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
glomerat Indonesia yang me- semakin Tuhan percaya bahwa kita pantas Terbitan : Pertama, 2015
miliki perusahaan Mayapada untuk diberi. Semakin kita bisa menolong Tebal : 540 halaman
Group. Denyut kehidupan sosial sama ri- kaum yang lemah, semakin kuat hidup kita. ISBN : 9786020311593
uhnya dengan hiruk pikuk urusan bisnis. Semakin kita bisa menyalurkan rezeki un-
Namun demikian, ia tak mencapuraduk- tuk menjadi berkat bagi orang lain, semak- tuk dari kolaborasi dua budaya ini: kerja
kan manajemen bisnis dan sosial. in kukuh hidup kita (hlm. 363). keras, sederhana, dan ikhlas berderma.
Prinsip Tahir dalam mengelola bis- Namun tak banyak konglomerat In- Semangat berderma Tahir cermin ke-
nis banyak tak logis jika diukur dari teori donesia yang berkeyakinan seperti ini, dalaman iman pribadi, keberhasilan pen-
ekonomi yang dipelajari di perguruan sehingga ngemplang pajak, monopoli, didikan ibunya yang punya kebiasaan
tinggi, dan bertentangan dengan pan- dan kongkalikong masih terjadi. Sean- menyisihkan uang untuk orang lemah,
dangan ahli ekonomi. Ia tak sependapat dainya semua konglomerat berbuat sep- sekalipun dirinya hidup dalam kubangan
dengan pandangan ahli ekonomi Ameri- erti yang dilakukan Tahir tentu bangsa ini kemiskinan, dan trauma masa lalunya yang
ka, Milton Friedman, bahwa satu-satunya telah menjadi negara maju dan disegani terjal dan berliku supaya tak terulang.
tanggung jawab sosial sebuah bisnis ada- negara-negara lain.
lah meningkatkan keuntungan semata. Buku Living Sacrifice adalah buku per-
Budaya memberi, menurut Tahir, san- tama yang secara utuh memotret kehidu-
Keserakahan bermula dari orientasi gat dipengaruhi oleh filosofi kehidupan pan Tahir. Selama ini, ia menolak dorongan
bisnis yang salah ini. Sehingga, marta- yang berlaku di sebuah negara. Dalam banyak pihak agar mau membukukan kisah
bat dan kehormatan dilacurkan dan di- konteks cara pandang terhadap uang, hidupnya, karena suramnya kehidupan
injak-injak oleh nafsu keserakahan diri. ada budaya yang sangat kontras antara masa lalu. Sekalipun sudah bercahaya, ke-
Akibatnya, ngemplang pajak, monopoli, Timur dan Barat. Keduanya memiliki plus tika mengingat-ingat yang pedih di masa
suap, dan bermacam skandal dianggap minum masing-masing. lalu hidupnya terasa berganti jadi redup.
hal biasa. Serakah tak mau berbagi meru-
pakan sebentuk energi negatif bisnis. Bangsa Timur lebih tertutup dan pekerja Namun akhirnya Tahir harus
keras. Hidup mereka dibayangi oleh kece- mengikhlaskan masa lalunya diangkat
Tahir resah pada sejumlah catatan masan atau tuntutan untuk memburu kese- kembali untuk menyebarkan semangat un-
miring di atas yang masih menjadi image jahteraan, bukan hanya untuk mereka sendi- tuk maju ke sebanyak mungkin masyarakat
konglomerat Indonesia. Sebagai salah satu ri, tapi juga untuk anak, cucu, bahkan cicit Indonesia yang tengah dilanda kegalauan.
konglomerat, ia berusaha memperbaiki bila perlu (hlm. 387). Pendek kata, mereka Melalui biografinya, ia memotivasi pem-
citra dengan komitmen tinggi pada marta- lebih memikirkan hari esok daripada hari ini baca untuk menjadi rakyat yang kuat, yang
bat sekaligus ingin berguna bagi orang lain. sehingga cenderung pelit dan serakah. mampu membangun ekonomi Indonesia
Komitmennya tidak hanya berjalan lurus yang mantap. Secara implisit, Tahir hendak
dengan memenuhi kewajiban membayar Berbeda dengan bangsa Barat yang leb- mengatakan bahwa bukan hanya dirinya
pajak dan taat regulasi, tapi lebih dari itu. ih terbuka pada keuangan. Mereka mencari yang bisa dan layak kaya jika mau=
kesenangan hidup hari ini tanpa memikir-
Menurut Tahir, profesi hanyalah kan hari esok, sehingga tak pelit untuk ber- * Guru Kewirausahaan SMK Nurul Huda,
prasarana menuju hidup lebih berman- libur dan berbagi pada orang lain. Orang Ging-ging Bluto Sumenep.
faat kepada banyak orang. Untuk bisa Barat tak dipusingkan menyimpan banyak
mencapai itu, manusia harus bisa mem- uang demi anak cucu mereka. Pendidikan
bentuk diri menjadi orang yang “pem- mengajarkan kemandirian (hlm. 388).
beri” dan senantiasa terdorong untuk
membantu orang lain (hlm. 307). Ke- Uniknya lagi, orang-orang Barat
beranian memberi merupakan sikap yang merasa uang yang mereka miliki adalah
akan mengubah dunia lebih baik. uang yang sudah dikeluarkan. Dan uang
yang masih disimpan bukanlah uang
Saat ini, memberi telah menjadi ti- milik mereka. Sementara orang Timur
tik kebahagiaan hidup Tahir. Ia begitu menganggap uang yang sudah habis dib-
ringan mengeluarkan uang Rp 2,3 triliun elanjakan bukanlah uang miliknya. Uang
untuk donasi kesehatan dan memberikan milik mereka yang belum dikeluarkan.
beasiswa sebesar tiga juta dolar. Bah-
kan, ia siap menyerahkan separuh ke- Tahir menyerap sisi positif dua bu-
kayaan yang dimiliki untuk donasi karena daya tersebut. Dari kultur Timur menyer-
ap budaya kerja keras dan hidup sederha-
na, sementara dari kultur Barat menyerap
keihlasan berbagi dan sikap tidak diper-
budak uang. Rahasia sukses Tahir diben-
2288 SSUULLUUHHMMAADDUURRAA||AAGGUUSSTTUUSS22001166
RESENSI BUKU
Bukan Frasa My Trip My Adventure dengan luar negeri. Memang terkesan
Jalan-jalan sangat booming. Buku cata- menjelek-jelekkan Indonesia yang
tan perjalanan dan panduan masih memprihantinkan dalam ber-
Biasa wisata menghiasi rak toko bagai sektor. Namun, gambaran situ-
buku. Pembaca tetap mem- asi di luar negeri bisa dijadikan studi
Oleh: MUNAFAROH burunya meskipun itu-itu saja isinya. untuk diduplikasi di Indonesia.
Membaca catatan perjalanan adalah
Judul: cara lain berpelesir. Pandji Pragiwak- Pada tahun 2014 ada 27,7 juta
Menemukan Indonesia sono dalam buku Menemukan Indo- orang yang datang untuk berbelanja
nesia membawa imajinasi pembaca ke Hong Kong. Sedangkan Indonesia
Penulis: berwisata ke empat benua. cuma 9,44 juta orang. Indonesia kalah
Pandji Pragiwaksono kepada Malaysia yang mencapai
Buku ini menjadi istimewa karena sekitar 25 juta. Secara geografis, Hong
Penerbit: tidak hanya menarasikan eksotisme Kong dan Indonesia tak jauh beda.
Bentang panorama dan pariwisata luar negeri. Hongkong sejak dulu menjadi pintu
Terbitan: Perjalanan Pandji dalam 365 hari di masuk perdagangan di kawasan Asia
Pertama, Maret 2016 20 kota di delapan negara di empat Pasifik seperti Surabaya. Awalnya,
benua bukan jalan-jalan untuk ber- Hong Kong tidak punya apa-apa,
Tebal: buru belanja atau mengusir penat. Ia namun kini menjadi tempat belanja
282 halaman membawa misi agung, yaitu menge- favorit.
nal atau memperkanalkan Indonesia
ISBN: di luar negeri. Pengamatan Pandji, kekuatan
978-602-291-143-2 Hong Kong dibanding Indonesia
Dalam catatan perjalanan ke Sin- adalah free trade, pajak yang rendah,
gapura, Pandji memperkanalkan ma- dan karakter kuat yang tercitra dalam
sakan Indonesia di negara singa putih berbagai macam produk budaya.
tersebut. Di food court ION Mall ada Indonesia sebenarnya mempunyai
food stall Indonesia. Makan di sana semua yang Hong Kong tawarkan
serasa makan di tanah air. Menu yang kecuali free trade dan pajak rendah
tersedia di antaranya ayam panggang, (hlm. 60). Ini salah satu faktor Hong
telur dadar, dan kuah kari. Sekalipun Kong menjadi tempat “menghabis-
di luar negeri harganya murah (hlm. kan” uang.
36).
Indonesia perlu belajar ter-
Sementara kesan yang begitu hadap Gold Coast dalam mengelola
membekas dari liburan Pandji di Syd- infrastuktur. Di sana trotoarnya
ney perjumpaan tak sengaja dengan lebar, dan tidak seperti Indonesia
perempuan berdarah Italia. Pramusaji yang keberadaannya sama dengan
sebuah restoran Italia di pelabuhan tidak ada (wujuduhu ka’adamihi)
Curcular Quay itu menyapa Pandji karena diserobot pedagang kaki lima,
menggunakan bahasa Indonesia. Dia bangunan pertokoan, atau pengguna
fasih berbahasa Indonesia. Kepada kendaraan.
sang pacar orang Padang dia belajar
bahasa Indonesia (hlm. 72). Namun, ada juga dari negeri ini
yang perlu dipelajari oleh negara lain.
Pandji Pragiwaksono di Lei- Pengalaman Pandji di Los Angeles,
den, Belanda, mengunjungi Leiden bioskop-bioskop di sana sangat jelek.
University. Di universitas ini ada Sebenarnya tidak hanya di sana. Di
perpustakaan dengan koleksi sejarah banyak negara yang Pandji kun-
Indonesia terlengkap. Di area depan jungi juga memprihatinkan. Dalam
kampus ada satu pojokan yang men- pengelolaan bioskop, mereka perlu
golesi tentang Indonesia. Dari buku- belajar ke Indonesia.
buku yang ditulis zaman dulu hingga
album kaset Rhoma Irama (hlm. 179). Indonesia telah melewati masa
Orde Baru yang otoriter. Sedangkan
Pandji berusaha adil dalam men- di Singapura masih berlangsung. In-
ceritakan Indonesia di luar negeri. formasi yang Pandji dapatkan di sana,
Tak ada yang ditutup-tutupi. Bukan kalau ada warga ketahuan terlibat
hanya yang baik-baik yang dicerita- demonstrasi dipastikan tidak akan
kan, yang “buruk” dari Indonesia juga mendapat pekerjaan (hlm. 37).
diungkap. Seperti penginapan mes
Kedutaan Besar Republik Indonesia Dalam buku setebal 282 halaman
di Singapura yang memprihantinkan. ini juga diselipkan penjelasan rukun
Kondisinya di bawah tanah. Lorongn- traveling. Perlengkapan yang mesti
ya gelap. Mes itu bekas kuburan (hlm. disiapkan, khususnya untuk berlibur
32). dalam jangka waktu lama seperti
yang dilakukan Pandji bersama Mes-
Pada bagian akhir catatan akke Bangsaku Word Tour (MBWT).
perjalanan, Pandji memberikan
refleksi mengenai Indonesia. Pandji * S-2 Universitas Islam Indonesia
membandingkan kondisi Indonesia (UII) Yogyakarta.
SSUULLUUHHMMAADDUURRAA||AAGGUUSSTTUUSS22001166 2299
PENDIDIKAN
TAK ADA
PELONCO
DALAM RAHIM
PENDIDIKAN
Beri Inovasi, Bukan Anarkhi
Harapan semua pihak, terutama orang tua agar pendidikan tetapi sebenarnya tersembunyi kepentin-
kita ke depan menjadi tempat yang teduh bagi siswa atau gan sekolah,” ucapnya.
mahasiswa sepertinya mulai nampak terlihat. Kini, pasca
pelarangan peloncoan oleh Kemendikbud, siswa atau maha- Pria yang akrab disapa Abe itu pun juga
siswa di belahan negeri ini bisa belajar dengan damai, tenang menyinggung persoalan pendidikan yang
dan tanpa kepedihan. Sekolah atau kampus yang mereka pilih dimulai dari perpeloncoan. Aneh memang
benar-benar menjadi rumah kedua untuk mengenal lebih jauh kata Abe, mengenalkan suasana yang baru
tentang dirinya dan lingkungannya. harus dengan pelonco, bahkan di luar
batas kewajaran. Katanya, seharusnya
Kini, babak baru pendidikan kita ang, damai dan tenang. memberikan inovasi, bukan anarkhi. Miris
dimulai dengan niat yang tulus. Selain Abrari, M. Psi, psikolog asal Sumenep betul saat Abe mencontohkan kasus pada
ada pelarangan pelonco dan pungli, para 2002 ketika ada seorang mahasiswa suatu
orang tua juga diharap bisa mengantar- mengungkapkan bahwa memang ada dua perguruan tinggi di Negara Bagian Caro-
kan anaknya langsung saat pertama mas- persoalan yang sejak dulu menjadi kelu- lina Utara asal Amerika Serikat bernama
uk sekolah atau kampus. Sebab kehadiran han orangtua siswa atau mahasiswa, yak- Antonio Wilkerson ditangkap sebab mem-
mereka sangat diharap untuk memberi- ni adanya pungutan dan perpeloncoan. buat ritual ospek tidak wajar.
kan asupan energi yang cukup dalam me- Menurutnya, pungutan sah-sah saja jika
natap cita-cita anaknya menjemput masa itu menyangkut kebutuhan mendasar “Ritual itu mengharuskan beberapa
depan yang cerah. siswa atau mahasiswa seiring dengan calon anggota baru menulis nama leng-
jenjang pendidikan baru seperti seragam kap. Mungkin ini wajar jika dicoretkan
Tahun lalu masih sangat terasa, se- baru, sepatu baru, buku – buku baru, dan pada baju atau celana. Namun penulisan
kolah atau kampus seolah angker. Siswa/ keperluan lainnya. itu harus dilakukan di bokong. Bukankah
mahasiswa yang baru menginjakkan kaki itu semakin tidak mendidik dan menga-
di gerbang sekolah atau kampus dihantui “Tetapi akan menjadi tidak wajar jika jarkan mental yang kurang bagus kepada
ketakutan. Sekarang, peloncoan sudah di- untuk membeli peralatan dan fasilitas anak didik,” katanya
larang (walapun ada yang mengindahkan sekolah yang baru, dengan alasan demi
larangan, red.). Tidak ada lagi wajah-wa- kenyamanan belajar siswa di lingkungan
jah seperti Hitler di sekolah atau kampus, sekolah. Apalagi, sangat miris jika pungu-
yang ada adalah suasana yang akrab, ri- tan itu terkesan dipaksakan dengan dalih
demi peningkatan kualitas anak didik,
30 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016
Peserta Orientasi Pendidikan Kampus praktik perpeloncoan dan pungutan liar. acara,” jelasnya.
(ospek) di salah satu perguruan tinggi Sebab, mendidik itu seharusnya tanpa Sementara itu, Khairul Asiah, Pem-
di Sumenep. kekerasan. Jangankan perpeloncoan, guru
pun kalau bisa jangan pernah memukul bantuk Ketua III Bidang Kemahasiswaan
Seingat Abe, selain kasus di atas, ada siswanya,” pungkasnya. STKIP PGRI Sumenep sudah jauh-jauh hari
juga sebuah perpeloncoan paling mena- sebelum ada pelarangan peloncoan telah
kutkan terjadi di Universitas Tulane di Mengenai larangan Mendikbud dan melakukan rapat dengan para pengelola
Kota New Orleans, Amerika Serikat. Di sang psikolog, Rektor Instika melalui agar Ospek sekarang dilaksanakan den-
sana pernah ada sebuah kelompok pen- Pembantu Rektor I Moh. Husnan A. Nafi’ gan cara-cara yang santun dan mendidik.
guasa kampus. Para calon mahasiswa mengatakan bahwa sejak dulu Instika “Bahkan kami ingin konsep acara Ospek
mendapat ritual ospek harus mence- tidak mengenal kata pelonco saat Ospek/ betul-betul menyentuh sisi kearifan lokal
lupkan tangannya ke dalam air mendi- Ordik. Bahkan jika panitia diketahui mel- Sumenep selain mengenalkan visi dan mi-
dih. Kata Abe, apa hubungannya dengan akukan peloncoan, maka akan dibekukan sis kampus STKIP. Sehingga mereka yang
mental anak didik dengan mencelupkan dan diambil alih oleh kampus. “Itu me- kuliah di sini mengenal lebih jauh tentang
tangan ke air mendidih. Malah sebalikn- mang imbauan dari pengasuh. Jadi, Or- Sumenep kita tercinta,” katanya.
ya, ritual penyiksaan ini tidak hanya ber- dik itu dilaksanakan dengan santun dan
dampak pada fisik, tetapi juga psikis. tidak keluar dari ideologi kepesantrenan. Jika nanti masih ditemukan ada pe-
Bisa dilihat dari model Ordik di Instika, loncoan mahasiswa, maka dengan tegas
Di republik ini, praktik itu bukan tidak pasti model kepesantrenan. Bahkan para akan diambil olih oleh kampus. “Kami
ada, tetapi banyak, bahkan menelan ban- peserta diwajibkan salat berjamaah ke ingin STKIP jadi kampus yang teduh dan
yak korban. Oleh karena itu, Abe men- pondok-pondok, salat tahajjud bersama penuh keriangan. Tak ada lagi wajah yang
gapresiasi kebijakan Kementerian Pen- hingga pelaksanaannya meniru aktivitas angker ketika mahasiswa menginjakkan
didikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) santri di pondok. Panitia hanya menjadi kakinya di kampus ini,” tegasnya. =
dalam melarang segala macam bentuk time keeper untuk menjaga kelancaran
SYAMSUNI
SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 31
OPINI
Prioritas Kemanusiaan
Di tengah antrian masyarakat Indonesia yang akan menunaikan ibadah haji
dan yang berangkat melaksanakan umroh reguler, diam-diam menyelip kon-
tradiksi sosial. Di satu sisi, terlihat antrian panjang ummat Islam yang akan
berangkat haji hingga harus menunggu lebih lima tahun dan penuhnya umroh
reguler sepanjang tahun yang menggambarkan kemakmuran, namun di sisi lain
sulit diingkari fakta dan data keterbelakangan ummat Islam dalam berbagai
bidang, terutama pendidikan dan ekonomi. Terbentang jurang pemisah antara
masyarakat kaya, yang bersemangat haji dan umroh hingga kadang berkali-kali
dengan masyarakat miskin yang untuk kesulitan memenuhi kebutuhan pendidi-
kan dan kehidupan keseharian.
emerintah berdasar- cara mirif arisan. Ini gambaran lebih dan menganggap bernilai dasyat ibadah
kan data BPS tahun 2016 ekstrim betapa cara pandang, persepsi haji dan umroh, yang memakan cost ting-
menyebutkan ada seki- keagamaan yang menekankan aspek ser- gi itu, lalu melupakan ibadah pengen-
tar 28,01 juta masyarakat emoni khususnya haji, sangat kental dan tasan kemiskinan dan keterbelakangan.
Indonesia masih berada sudah berurat akar. Padahal, ibadah haji, Berhaji berkali-kali yang bernilai sunnah,
di bawah garis kemiski- merupakan ibadah satu-satunya dalam menjadi pilihan prioritas, lebih didahulu-
nan. Angka itu bisa jadi fluktuatif dan agama Islam yang diperintahkan ber- kan dan tak peduli pada kebutuhan iba-
kemungkinan bertambah besar sejalan dasarkan persyaratan kemampuan. Art- dah sosial.
perkembangan meningkatnya kebutuhan inya, hanya wajib bagi mereka yang me-
hidup. Mereka yang berada di bawah garis miliki kemampuan. Tetapi format fiqih Kecederungan prioritas ibadah um-
kemiskinan itu, karena penduduk negeri haji itu dibalik dengan mengharuskan be- mat Islam sejatinya mengabaikan sub-
ini mayoritas ummat Islam sebagian be- rangkat haji dengan menerobos batas ke- tansi dasar bahwa kedatangan Islam ke
sar sudah pasti ummat Islam. mampuan dan bukan justru melengkapi muka bumi untuk rahmatan lil alamin,
Dua hal bertolak belakang ini, jelas persyaratan kemampuan untuk menunai- memberikan rahmat, kesejahteraan, ke-
menggambarkan kegagalan dakwah yang kan ibadah haji. Terkesan dipaksanakan damaian, ketenangan pada manusia dan
menghasilkan cara beragama sekedar bagi sementara kalangan sehingga ka- alam semesta. Tuntunan Islam itu un-
mementingkan ceremonial ubudiyah. dang terjadi kerancuan prioritas beriba- tuk kepentingan manusia bukan untuk
Seakan agama Islam itu eksis berdasar- dah. Karena mengejar kemampuan ber- kepentingan Allah. Berhaji pun, bukan
kan kesemarakan dan kegairahan beriba- haji, lalu berusaha mengumpulkan uang untuk kepentingan Allah tetapi supaya
dah formal seperti sholat, puasa dan haji. dan melupakan kepentingan pendidikan manusia belajar dari rekonstruksi per-
Sementara persoalan-persoalan sosial dan pengembangan ekonomi. jalanan hidup Nabiyullah Ibrahim.
seperti kemiskinan dan keterbelakangan,
terkesan dianggap bukan tanggungjawab Lebih parah lagi ketika ummat Islam Beribadah kepada Allah tanpa man-
kesadaran keagamaan. Persoalan sosial justru terjebak makin larut pada prioritas faat kepada sesama manusia bukanlah
terkesan atau paling tidak, kurang men- sebuah kegiatan ibadah. Mereka yang
dapat apresiasi sebagai sebuah aktivitas merasa beribadaha kepada Allah dengan
bernilai ibadah. berhaji dan berumroh berkali-kali, na-
Bila diselami secara arif mengacu mun tak peduli pada persoalan kemiski-
subtansi ajaran Islam, memang terasa nan dan anak-anak yatim adalah pendus-
aneh seseorang bersemangat berhaji bah- ta agama; orang-orang yang sebenarnya
kan berkali-kali, namun kurang tergerak jauh dari semangat agama Islam.
memperhatikan persoalan kemiski-
nan dan keterbelakangan. Ibadah haji, Bisakah dibenarkan seseorang ber-
yang menghabiskan biaya begitu besar haji berkali-kali, umroh berkali-kali
itu, dianggap jauh lebih penting ketim- dengan menghabiskan biaya begitu
bang misalnya, membantu komunitas besar, sementara masih banyak orang-
masyarakat papa, yang berada di lingkun- orang miskin, di negeri ini yang me-
gannya. merlukan bantuan? Dapatkah disebut
Belakangan beredar apa yang disebut beribadah mereka yang berasyik masy-
sebagai konsep haji talangan – sebuah uk di Mekkah dan Madinah, sementara
upaya memberangkatkan haji dengan saudara-saudara mereka, yang berada
di pelosok-pelosok sedang kesulitan
memenuhi kebutuhan makan sehari-
hari dan biaya pendidikan?
32 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016
Persepsi melalui amal sholeh. Di tengah kompleksnya persoalan
Seluruh peribadatan formal pada ummat, yang diwarnai ironi merebaknya
Subtansi keagamaan Islam dari se- ibadah-ibadah seremonial, yang meng-
jak turun al Qur’an sebenarnya me- dasarnya sebatas simbol, yang makna habiskan cost tinggi, perlu ada upaya re-
nekankan pemahaman dan kesadaran subtansinya semua mengarah pada pem- kontruktruksi prioritas beribadah mela-
kemanusiaan. Dorongan pemahaman berian maslahat kepada manusia. Sho- lui pelurusan persepsi atau cara pandang
penciptaan manusia yang terkandung lat, sebagai ibadah paling tidak rasional beragama. Para ulama, sudah saatnya
pada ayat pertama yang diturunkan Al- pun, ukuran pencapaiannya ditentukan mengkampanyekan nilai-nilai ibadah
lah adalah awal dari proses kesadaran dari standar sosial kemampuan manu- sosial, ketimbang seremoni formal yang
kemanusiaan. Bahwa manusia diingat- sia mengendalikan diri dari berbuat ke- kering, tanpa memberikan faedah kepada
kan asal muasalnya agar bangkit ke- mungkaran. Bahkan semua peribadatan sesama.
sadaran kemahakuasaan Sang Pencipta. Islam kesempurnaannya bersyarat pada
Dari titik ini manusia diingatkan bahwa kepedulian sosial. (Al-Imran 92). Kompleksitas persoalan ummat Islam
yang membuat bernilai bukan pada Indonesia, terutama masalah kemiskinan
status dan apa yang dimiliki, tetapi Islam itu agama amal, yang menem- dan keterbelakangan, di tengah pusaran
apa yang diperbuatnya pada sesama, patkan derajat manusia pada posisi terbaik arus dasyat kompetisi keras, benar-benar
yang dipertanggungjawabkan nanti di- untuk mereka yang memberikan manfaat memerlukan kebersamaan kepedulian
hadapan Yang Maha Kuasa. Manusia dan faedah pada sesamanya. Bahkan, be- ummat Islam. Diperlukan kesadaran mas-
diciptakan dengan sebaik-baik bentuk. gitu pentingnya manfaat bagi sesama itu, sal untuk lebih memprioritaskan ibadah
Namun, berpeluang dihancurkan dan mereka yang kurang sejahterah pun seba- menyangkut kebutuhan riil ummat Islam,
diruntuhkan pada derajat terbawa kec- gaimana ditegaskan dalam Surat Al Imran yang terbelenggu berbagai persoalan so-
uali yang memiliki kesadaran keimanan 134, diperintahkan terus ikhtiar memberi- sial, bila ummat Islam ingin tetap eksis
dan memberikan faedah pada sesama kan sesuatu yang berharga kepada mereka berperan dalam peradaban modern.=
yang lebih memerlukan.
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) SUMENEP
Selamat dan Sukses Mengucapkan
Atas terbitnya Suluh Madura yang Perdana
Semoga mampu menghadirkan warna baru bagi tengaknya pilar
demokrasi di Madura
Herman Dali Kusuma Faisal Muhlis Ahmad Salim Drs. Mohammad Hanafi, MM Moh. Mulki
Ketua DPRD Wakil Ketua DPRD Wakil Ketua DPRD Wakil Ketua DPRD Sekretaris DPRD
Ahamd Zainullah Feri Hartanto Setiawan Rumah Aspirasi Pemuda Kabupaten Sumenep
Direktur Utama Sekretaris Jenderal Selamat dan SuksesMengucapkan
Atas terbitnya Suluh Madura yang Perdana
Semoga mampu menghadirkan warna baru bagi tengaknya pilar
demokrasi di Madura
SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 33
TEKNOLOGI
Berjelaga
di Atas Awan
Satu bulan terakhir dunia dihebohkan dengan hadirnya
game online baru, Pokémon GO. Selain karena cara bermainnya
yang memaksa orang untuk keluar rumah, game ini menjadi
banyak perbincangan karena hal-hal mengerikan
yang ditimbulkan mewabahnya game besutan Niatic Labs ini.
3344 SSUULLUUHHMMAADDUURRAA||AAGGUUSSTTUUSS22001166
TEKNOLOGI
Setelah beberapa waktu Minim penjelasan tetapi dan kamu bisa menjualnya lewat fitur
lalu sempat melalui masa uji mudah dipelajari Transfer (untuk mendapatkan item Evo-
coba di beberapa negara, Niantic lution Candy), membuatnya kuat dengan
Labs akhirnya merilis Pokémon Layaknya game AR Ingress yang juga opsi level up, atau mengubahnya menjadi
GO secara terbatas di beberapa dikembangkan oleh Niantic Labs, Poké- jenis Pokémon baru (evolusi).
negara seperti Amerika, Australia dan Se- mon GO mendorong para pemainnya
landia Baru. untuk aktif bergerak dan menjelajah ling- Begitu kamu melihat ada Pokémon
kungan sekitar mereka demi berburu ane- di layar, segeralah berhenti berjalan dan
Peluncuran terbatas dari Pokemon ka ragam Pokémon yang ada di luar sana. pungut mereka dengan Pokéball kamu.
GO ini tidak lantas menyurutkan animo
gamer di Indonesia untuk segera men- Setiap monster yang kamu temukan Bagi pemula, tentu ada sedikit rasa
cobanya dengan berbagai cara, entah juga diacak di sejumlah lokasi sehingga kesulitan akibat minimnya tutorial dalam
itu mulai dari mengganti region iTunes terkadang tak bisa diprediksi kemuncu- Pokémon GO. Mirip dengan Ingress, Ni-
mereka hingga mengunduh Pokémon GO lannya. Game ini menyediakan opsi Near- antic Labs menghadirkan sebuah desain
di sejumlah situs penyedia APK ilegal. by Pokémon untuk melihat jenis monster antarmuka yang begitu minimalis tanpa
apa saja yang ada di sekitarmu. menyediakan tool tips untuk masing-mas-
Sebagai salah salah satu game yang ing fungsi ikon permainan. Yang ada di sini
sangat dinantikan di tahun 2016, banyak Permainan Pokémon GO pada hanyalah tombol Help yang memberikan
orang tergoda untuk menjajal permain- dasarnya sama seperti game Pokémon teks penjelasan secara singkat saja.
an Pokémon GO. Mereka penasaran di platform handheld keluaran Nintendo
mencicipi sensasi menangkap monster hanya saja kamu akan menjumpai aneka Terlepas dari kekurangan tadi, Poké-
di dunia nyata. ragam fitur tambahan baru seperti GPS mon GO tidak membebani pemainnya
Game sekaligus fan service Geo-Tagging dan AR. dengan mekanisme yang kompleks, se-
yang begitu familier Fitur GPS Geo-Tagging sendiri di- hingga siapa pun bisa menguasai seluk
beluk mekanisme permainan game ini
Selama ini, rasanya belum pernah fungsikan untuk meletakkan beberapa dalam hitungan beberapa jam.
ada game smartphone dengan teknologi lokasi Pokéstop yang berguna menjadi
augmented reality alias AR yang sanggup sarana checkpoint pengumpulan item Persaingan antar tim yang
menghasilkan hype sebesar Pokémon GO, seperti Pokéball, Potion, dan lain-lain. bakal tiada habisnya
bahkan di saat game tersebut masih be- Keberadaan item tersebut begitu krusial
lum beredar secara luas sekalipun. bagi permainan Pokémon GO sehingga Tim Instinct, Mystic, dan Valor. Mana
para pemain diajak untuk mengunjungi di antara ketiganya yang mewakili jiwa
Kemunculan Pokémon GO sendiri berbagai macam lokasi strategis seperti petualang kamu?
seolah-olah menjadi jawaban bagi para monumen dan tempat ibadah di kota
fan yang berandai-andai Pokemon benar- mereka untuk mendatangi Pokéstop. Serunya permainan Pokémon GO baru
benar ada di dunia nyata, kira-kira jenis benar-benar terasa begitu karaktermu mu-
monster apa yang tinggal di sekitar tem- Saat kamu menjumpai seekor mon- lai beranjak memasuki level lima. Di sini
pat tinggal mereka. ster, game ini menyediakan semacam kamu dipersilakan untuk memilih tiga tim
mini-game lempar Pokéball yang me- yang mewakili sebuah faksi dengan warna
Bagi kamu yang mengikuti perkem- manfaatkan interaksi kamera AR. Cara berbeda-beda: kuning untuk Instinct, biru
bangan game Pokémon sejak zaman menangkapnya sendiri cukuplah mudah, untuk tim Mystic, dan merah sebagai tim
Pokémon Red dan Blue hingga Poké- yang harus kamu lakukan adalah mena- Valor. Ketiganya mewakili mekanisme per-
mon Omega Ruby atau Pokémon Al- han jarimu di atas Pokéball untuk menen- mainan PvP dalam upaya memperebutkan
pha Saphire, Pokémon Go jelas menjadi tukan kekuatan lemparanmu dan melon- titik lokasi Pokémon Gym yang tersebar di
semacam fan service yang begitu meny- tarkannya ke arah sang Pokémon. seluruh pelosok negeri.
enangkan untuk dimainkan melalui per-
angkat mobile kesayangan. Apabila berhasil, monster tersebut Menguasai sebuah Pokémon Gym
akan terdaftar ke dalam Pokédex kamu sendiri adalah satu-satunya cara untuk
Apalagi game ini mengangkat aneka
ragam jenis monster Pokémon dari gen- SULUH MADURA | AGUSTUS 2016 35
erasi pertama yang menurut sebagian
orang jauh lebih familier di mata pengge-
mar; seperti Pikachu, Bulbasaur, Squirtle,
dan banyak lagi lainnya.
Pemilihan monster dari generasi per-
tama Pokémon (atau yang dikenal juga
dengan Kanto Pokédex Pokémon) ini
adalah pilihan yang sangat tepat karena
sebagian besar dari mereka begitu sangat
populer berkat medium adaptasi komik
manga, serial anime, dan juga film layar
lebar Pokémon.
Jadi, bila kamu sama sekali tidak
memahami perkembangan generasi
monster baru Pokémon, maka kamu
sekarang sedang menjumpai sebuah
game Pokémon yang tepat karena ham-
pir semua monster di sini merupakan
aneka ragam makhluk lucu yang mung-
kin saja dulu ikut menghiasi masa muda
kamu semua.
TEKNOLOGI
mendapatkan mata uang IAP Pokécoins kamu bisa memungut item yang terdapat tertulis secara resmi di situs Pokémon
yang berfungsi untuk membeli aneka di setiap lokasi Pokéstop secara praktis Company, Nintendo, dan Niantic Labs.
ragam item mulai dari alat pengundang tanpa perlu membuka layar smartphone
Pokémon, bundel Pokéball, upgrade tas, sama sekali. Sejauh ini banyak orang cukup ber-
mesin inkubator, dan lain-lain. senang-senang dengan pengalaman
Gelang elektronik yang rencananya bermain Pokémon GO yang memang be-
Perlu kamu ketahui bahwa penjagaan dibanderol mulai harga US$27.99 atau gitu unik dan menyenangkan. Ada banyak
Pokémon Gym membutuhkan kerja sama sekitar Rp370 ribu ini untungnya bu- sekali potensi yang bakal membuat game
tim minimal tiga orang pemain (atau tiga kanlah perangkat wajib untuk bermain. ini menjadi salah satu hiburan mobile
akun) untuk menjaga supaya tidak mudah Tanpa perangkat ini kamu pun masih terbaik di tahun 2016. Bahkan banyak
jatuh ke tangan tim lain. Jika hanya men- tetap bisa bermain Pokémon GO asalkan yang tidak sabar untuk melihat perkem-
jaga Gym tersebut seorang diri saja, maka perangkat smartphone dan tablet yang bangan konten apalagi yang berikutnya
pihak musuh bisa merebut daerah kekua- kamu gunakan sanggup menjalankan akan diimplementasikan Niantic Labs.
game tersebut secara lancar.
saanmu tadi hanya dengan mengalahkan Apabila kamu berminat untuk men-
satu monster Pokémon yang sedang ber- Senang di hati, boros di baterai coba game ini lewat jalur alternatif yang
tugas jaga di Gym tersebut. lebih aman dibandingkan situs lainnya,
Lawan terberat para pelatih mon- bagi pengguna Android disanrankan un-
Dengan hadiah (dan kebanggaan ster di Pokémon GO adalah ikon bat- tuk mengunduh Pokémon GO lewat si-
prestise) dari mekanisme perebutan erai lemah. Sebagai game online berbasis tus penyedia APK terpercaya semacam
Pokémon Gym tadi, semua orang kini teknologi GPS dan AR, keharusan untuk Qooapp. Sedangkan untuk pengguna iOS,
berbondong-bondong untuk membentuk selalu terkoneksi jaringan internet men- bisa mengganti region iTunes kamu di
sebuah tim yang solid dan memperkuat jadi salah satu harga yang harus dibayar iOS menjadi negara Amerika atau Selan-
koleksi monster mereka demi mengha- para pemain Pokémon GO. Game ini se- dia Baru.=
dapi kerasnya persaingan antar tim Poké- cara konstan akan terus menyedot paket
mon Trainer yang tidak akan ada habis- data internet pemainnya untuk kebutu-
nya, well kecuali jika server Pokémon GO han Geo-Tagging dan secara tidak lang-
mengalami gangguan teknis. sung juga terus menggerus baterai per-
angkatmu hingga habis tak tersisa.
Tidak harus memanfaatkan
perangkat Pokémon Go Plus Solusi terbaik untuk menghadapi
permasalahan ini jelas adalah menyia-
Jika mengikuti perkembangan berita gakan perangkat power bank agar kamu
Pokémon GO, kamu mungkin masih ingat tidak kehabisan daya baterai di saat-saat
dengan gelang unik bernama Pokémon genting seperti menangkap Pokémon
Go Plus yang pada waktu itu diumumkan langka semacam Moltres dan Articuno.
bersamaan dengan game ini di Jepang.
Tetaplah bermain sambil
Gelang berteknologi Bluetooth menunggu kedatangan
ini memberikan kesan mewah yang Pokemon GO di Indonesia
membuat orang berpikir apakah
alat ini menjadi keharusan bagi Seperti disinggung di awal artikel
para pemain untuk bisa betul-betul ini, Pokémon GO masih belum beredar
menikmati Pokémon GO. secara resmi di Play Store wilayah Indo-
nesia, namun banyak gamer di sini sudah
Fungsi utamanya sebagai alat mulai mencoba Pokémon GO lewat ber-
bantu detektor bagi pemain untuk bagai cara alternatif di internet.
memberitahukan keberadaan mon-
ster Pokémon dan lokasi Pokéstop Di saat mereka sedang asyik bermain,
di sekitar mereka. Dengan alat ini beberapa oknum saat ini sedang menye-
barkan berita tidak sedap seputar isu
pemblokiran game ini di beberapa negara
seperti Filipina dan Cina.Tapi acuhkan
saja informasi tersebut dan mainkan saja
game ini seperti biasa karena keabsahan
berita tadi masih sebatas isu yang tidak
36 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016
GENERASI MUDA
Belajar a seperti melintasi nusantara, orang menjadi besar. “Yakin dan gigih
Gigih dari mengarungi lautan, tersesat dalam itulah yang membuat saya tidak berhenti
belantara, hingga berhenti sejenak berjuang,” katanya.
Soetji saat kakinya mulai berat melang-
kah. Namun, ia kembali melangkah, Bahkan dulu, tak pernah terbesit
mengumpulkan buih demi buih yang sedikitpun dalam benak perempuan
berderai agar kembali menyatu dalam berkuit putih dan berhidung mancung
jiwa. Dengan motivasi dan semangat itu, saat kuliah dipercaya menjadi
membaja itulah bekal itu kembali ada, Gubernur BEM Fisip di Unija. Termasuk
kaki itu melangkah lagi demi sebuah dipercaya di beberapa organisasi lainnya.
cita-cita.
Begitulah kiranya dalam menggam- Mantan Manager Produki di CV
barkan sosok Soetji Ferdiana, salah satu OTeWe punya obsesi besar seperti RA
perempuan yang mengalami banyak hal Kartini, tokoh perempuan yang mem-
dalam mengarungi proses. Bahkan jatuh buka tabir gelap perempuan hingga men-
bangun seolah menjadi bumbu penyedap jadi terang benderang. “Saya sangat hafal
saat ia mulai kehilangan motivasi. Se- tentang isi pikiran R.A. Kartini. Dalam
hingga musuh yang bernama ‘Takut’ itu buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”, ia
sering kali hinggap, tapi semangat yang mengatakan bahwa perempuan itu jadi
pantang menyerah itu ternyata telah soko guru peradaban. Lewat perempuan-
menjadikan perempuan kelahiran Sume- lah generasi cerdas itu lahir,” ucapnya.
nep, 3 September 1992 itu adalah sosok
yang kuat dan tidak mudah “Menyerah”. Dalam hemat perempuan yang doyan
Sebab ia sadari, proses itu memang rujak itu, setiap perempuan memiliki
terjal. Namun, setiap insan memiliki ma- peran dan potensi yang besar untuk mem-
taharinya sendiri untuk dikejar, beberapa bentuk wajah masa depan suatu bangsa.
dari mereka mungkin telah menemukan Iya, tentu masa depan yang cerah dan
mataharinya, beberapa sudah memiliki lebih baik, dengan menjadi perempuan
peta luar angkasa, dan ada beberapa yang yang berkualitas. Namun, bagi lulusan
masih mengawang di atmosfer sana. Sia- Administrasi Negara yang punya impian
papun itu, yang ia yakini adalah teruslah menjadi entrepreneur muda itu, masa
berusaha, mungkin ini menjadi sebuah depan bangsa akan buruk dan suram jika
petualangan yang panas dan penuh kualitas para perempuannya juga rendah.
keringat, namun percayalah bahwa pada “Maka adalah suatu hal yang masuk
akhirnya hal itu akan memberi energi be- akal bagi seluruh elemen bangsa untuk
sar untuk meniti hari, menata diri hingga menaruh perhatian yang besar dalam
menuai prestasi. upayanya untuk mencetak perempuan-
Awalnya perempuan yang akrab perempuan yang berkualitas. Bukan malah
dipanggil Suci itu takut untuk bermimpi, dicerca dan hina, apalagi dimarginalkan
sebab menjadi perempuan itu ibarat pada sudut-sudut sosial,” ungkapnya.
burung dalam sangkar. Namun, ia terus
melawan dan berjuang agar kata ‘meny- Kini, berkat kegigihannya, ia pun
erah’ itu bisa dia lewati dengan mudah. mulai dibaca oleh lingkungannya, bah-
Ia tahu, seterjal apapun proses, yakinlah kan menjadi kebanggaan orang tua dan
bahwa jalan itu akan menjadikan sese- para sahabatnya. Iya, prosesnya sudah
mulai terbayar. Sebab selain dipercaya
menjadi Direktur Keuangan RuAs Pe-
muda, ia juga sedang merambah dunia
bisnis HWI. =SYAMSUNI
SSUULLUUHHMMAADDUURRAA||AAGGUUSSTTUUSS22001166 37
Pamanggi
Udik
Abrari Alzael
budayawan
Pada tahun 2004, Iwan Fals, ekonomi. Di desa ini, Wu bertugas se- pasti sebentuk itu.
menulis lagu (tentang) Desa. lama 40 tahun dan berhasil mengubah Jika sampai hari ini desa tak maju-
Bait pertama tertulis; desa harus para petani menjadi jutawan dengan
jadi kekuatan ekonomi / agar mendirikan 12 perusahaan mulai dari maju, di mana benang kusut dan
warganya tak hijrah ke kota / sepinya desa pengolahan tekstil hingga baja. Saat bagaimana cara mengurainya. Modal
adalah modal utama / untuk bekerja dan ini, penduduk yang terdarftar sebanyak disediakan dan sumber daya alam terse-
mengembangkan diri.... 2.000 orang. Kendaraan mewah yang lalu dia. Namun bagaimana dengan sumber
lalang di desa itu dibeli dari keuntungan daya manusia yang di bawah kendali
Urusan desa ini, sebenarnya fardu perusahaan desa yang dibagikan secara birokrat dan pejabat? Dus desa, pada
wajib untuk dikembangkan. Ini bukan kolektif kepada penduduknya. akhirnya menjadi geografis yang sunyi,
semata-mata karena desa penopang kota senyap, dan sepinya terasa lebih tajam
(kabupaten). Lebih dari itu, keniscayaan Desa terkaya di China itu, meraup dari belati (bagi orang desa).
desa untuk dibangun untuk menciptakan keuntungan bisnis sebesar 50 miliar yuan
kemandirian agar desa tidak tergantung atau sekitar 7,9 miliar dollar AS pada Ada beberapa hal yang membuat
dan sebagai pondasi kota, desa pada tahun 2008. Ini sesuai dengan mimpi Wu, desa gagal maju. Pertama, rencana pem-
akhirnya akan lebih berdaulat. ingin membuat orang-orang miskin me- bangunan desa berfokus kepada fisik dan
miliki kehidupan yang lebih baik. Warga atribut pedesaan, tidak menyasar pada
Itulah sebabnya, mengapa Ferdi- di desa ini, memiliki pendapatan sebesar perencaaan ekonomi, pemberdayaan dan
nand Marie, Vicomte de Lesseps. Lelaki 4.000 yuan, setara Rp 6,1 juta setiap peningkatan kemandirian masyarakat
Perancis itu akhirnya memilih peker- bulan atau setara Rp 200 ribu per hari. desa. Kedua, desa lebih banyak men-
jaan sebagai petani. Ia berpikir tentang Rahasia kesuksesanya karena ia meya- unggu komando dari kecamatan atau
pertanian sebagai sumber kehidupan kini bahwa kebahagiaan harus dinikmati kabupaten, sehingga kurang radikal
yang layak yang berdaulat di atas tanah warga desa dan kerumitan pantas dipikul untuk berinisiatif sendiri membangun
dan air itu. Lelaki yang lahir di Versailles, para birokrat. desa sendiri. Kondisi ini perparah karena
19 November 1805 itu, sejatinya tokoh institusi di atasnya tersebut, berpotensi
dunia karena sejarah mencatat sebagai Di republik ini, memunculkan untuk menjadi penunggang, bukan pele-
salah satu tokoh yang menggagas pem- wajah terbalik disandingkan Huaxi; stari (desa).
buatan Terusan Suez. Tetapi ia berpikir, warga desa nelangsa dan birokrat
karir tak berarti bila lahan tak terkelola lebih berkelas. Ada sesuatu yang salah Ketiga, sustainibilitas pembangunan
dengan baik dan menjadikan negara terlanjur berkarat dan nyaris dibelok- tidak konsisten/berkelanjutan, terutama
yang dihuninya saat itu sebagai bangsa kan ke jalan yang benar. Birokrat yang pembangunan manusia, selalu berhenti
yang pemamah dari aspek pemenuhan umumnya tinggal di kota, menjadikan di tengah jalan sehingga hasilnya tidak
hajat hidup orang banyak yang bersum- desa sebagai aset yang pada akhirnya pernah mencapai titik kulminasi. Pada-
ber dari hasil bumi. kembali ke orang kota karena cara ini hal, konsistensi adalah kunci keberhasi-
dianggap sebagai proyek, bukan pro- lan pembangunan. Keempat, lemahnya
Lalu pada tanggal 22 Maret 2013, gram sebagaimana Wu di Huaxi. manajemen pengelolaan keuangan desa,
penduduk desa terkaya di China men- seiring kompleksnya sumber pemasukan
gucapkan selama tinggal kepada Wu Bagaimana dengan nasib desa di keuangan desa, baik dari APBN, APBD,
Renbao. Wu merupakan pensiunan Ketua republik ini? Pemerintah patut diapre- APBDes, PNPM dan bantuan lainnya.
Partai Komunis China yang ditokohkan siasi karena memiliki cita-cita untuk Tingginya fanatisme agama di tingkat
bukan saja sebagai ketua partai. Namun mbangun deso dan noto kuto. Miliaran desa. Argumentasi ni pasti ilmiah dan
ia juga adalah orang yang berpengaruh rupiah digelontorkan ke desa dengan desa tidak selalu memerlukan yang il-
karena dianggap berhasil membangun maksud untuk menjadikan desa mandiri, miah melainkan kerja nyata dan terbukti,
Kota Huaxi (desa percontohan). Desa berdaulat, dan maju. Meski tidak sama bukan diajari untuk menggarong kolektif
itu menjadi kaya di bawah reformasi persis dengan Huaxi, tetapi semangatnya dalam teori trias koruptika. =
38 SSUULLUUHHMMAADDUURRAA||AAGGUUSSTTUUSS22001616
Segenap Jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Sumenep
SelamMaetngducaapnkaSn ukses
Atas terbitnya Suluh Madura yang Perdana
“Semoga mampu menghadirkan warna baru bagi tengaknya pilar demokrasi di Madura”
Drs. Yayak Nurwahyudi, M.Si Drs. HR. Akhmad Aminullah, M.Si Titik Suryati H. Mohammad Syahrial, MM dr. Fitril Akbar
Kepala Diskominfo Kepala Bappeda Kepala BKPP Kepala BLH Direktur RSUD Moh Anwar
Ir. Sih Purwadianto Imam Trisnohadi, SH. M.Si Ir. Arief Rusdi dr. Fatoni Moh. Ramli, S.Sos, M.Si Drs. Febrianto, ST, MM
Direktur PDAM Kepala Dinas Koperasi Kepala Dinas Peternakan Kepala Dinas Kesehatan Kepala Dinas Sosial Kepala BPBD
Abd. Majid Drs. Muhammad Fadillah, M.Si Ir. Bambang Heriyanto, M.Si Sufiyanto, SE, M.Si
Kepala BPPT Kepala Dinas Perhubungan Kepala Disperta Kepala Disbudparpora
Drs. H. A. Shadik, M.Si Edy Rasiadi Abd. Kahir, SE, M.Si Ir. Eri Susanto, M.Si
Kepala Dinas Pendidikan Kepala DPU Bina Marga Kepala Kantor ESDM Kepala PU Pengairan
Drs. Ec. Untung Samsidi, MM Drs. Bambang Irianto, M.Si Drs. Koesman Hadi, M.Si Syaiful Bahri Moh. Jakfar, M.Si Imam Fajar
Kepala DKP SULUH MADURA |KeApGalUaSSTaUtSpo2l0P1P6 39
Kepala DPPKA Kepala DPU Cipta Karya Kepala Disnakertrans Kepala Disperindag
Debagci
Mall de Baghraf City
Jl. Jendral Sudirman, Pajagalan, Sumenep
BANK
RETAIL
FASHION
ELECTRONIC
NeFwOCRomRmEeNrcTial FOODCOURT
ROOFTOP CAFE
AREA
[email protected]
0859-4666-3000 0859-4666-5000
40 SULUH MADURA | AGUSTUS 2016