MAKALAH TUGAS AKHIR
PENGEMBANGAN DAN PRODUKSI MEDIA PEMBELAJARAN IPA
“ Pengembangan Metode Pembelajaran Berbasis E-Modul pada Meteri
Energi Dalam Sistem Kehidupan Di SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh
Boarding School ”
Disusun Oleh :
M. Syakti Fadilla (19231030)
= Pendidikan IPA A’19 =
Dosen Pengampu :
Khairil Arif, M.Pd
JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2021
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
Puji dan syukur kita panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat
rahmat, taufik serta hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Makalah Tugas
Akhir mata kuliah Pengembangan dan Produksi Media Pembelajaran ini dengan baik dan
sesuai prosedur serta sesuai dengan materi yang diberikan tepat pada waktunya.
Makalah ini dibuat dan disusun dalam rangka memenuhi Tugas Akhir dan tanggung
jawab penulis kepada dosen pengampu mata kuliah Pengembangan dan Produksi Media
Pembelajaran. Saya mengucapkan terima kasih Bapak Khairil Arif, M.Pd, selaku Dosen mata
kuliah Pengembangan dan Produksi Media Pembelajaranyang telah memberikan tugas ini
sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan saya sesuai dengan bidang studi yang
saya tekuni.
Dalam makalah ini penulis akan membahas mengenai “Pengembangan Metode
Pembelajaran Berbasis E-Modul pada Meteri Energi Dalam Sistem Kehidupan Di SMP
Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh Boarding School ”.
Makalah ini telah dibuat dengan bantuan dari berbagai pihak untuk dalam membantu
upaya dalam menyelesaikan makalah ini. Oleh karena itu, tidak lupa kami mengucapkan
terimakasih yang sebesar-besarnya atas segala bantuan yang telah diberikan oleh teman-
teman dan semua pihak yang terkait dalam penyusunan Makalah ini.
Saya selaku penulis sangat menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar
pada makalah ini. Oleh karena itu saya berharap pembaca berkenan untuk memberikan
kritik dan saran yang bersifat membangun kami untuk ke depannya. Semoga dengan
dibuatnya makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, baik untuk saya sendiri
maupun pembaca pada umumnya.
Payakumbuh, 5 Juni 2021
Penulis
Halaman | i
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
KATA PENGANTAR...............................................................................................................................................................i
DAFTAR ISI ............................................................................................................................................................................ii
DAFTAR LAMPIRAN............................................................................................................................................................ii
DESKRIPSI SEKOLAH .......................................................................................................................... 1
PEMBAHASAN ........................................................................................................................................ 8
A. DEFENISI DAN KONSEP MEDIA PEMBELAJARAN..........................................................................................................8
B. PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS E-MODUL...................................................................10
LAMPIRAN BUKTI PEMBUATAN LINK E-MODUL ..................................................................................................... 11
LAMPIRAN LINK E-MODUL ENERGI DALAM SISTEM KEHIDUPAN
https://anyflip.com/vwdyw/dlhh/
Halaman | ii
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
No. Absen : 08
Student ID : 19231030
Name : M.Syakti Fadilla
Lecturer : Khairil Arif, M.Pd
Courses : Development and Production of Science Learning Media
Class : Natural Science Education A
SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh Boarding School merupakan salah satu
Sekolah Menengah Negeri yang terletak di Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh
Kota, tepatnya yang beralamat di Jl. Tan Malaka, Simalanggang, Simalanggang, Kec.
Payakumbuh, Kab. Lima Puluh Kota Prov. Sumatera Barat, 26251.
Menurut data yang saya dapatkan dari salah satu guru yang bersangkutan serta juga
dari website https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/ , total guru yang terdata di SMP Negeri
1 Kecamatan Payakumbuh Boarding School berjumlah 62 orang yang diantaranya 46 Guru
PNS dan 15 Guru Honorer dan 42 orang diantaranya Sudah Bersertifikasi.
Dengan rincian umur dari masing-masing guru diantaranya 11 orang yang berumur
dibawah 30 tahun, 6 orang berumur rentang 31-35 tahun, 6 orang 36-40 tahun, 4 orang 41-
45 tahun, 6 orang 46-50 tahun, 9 orang 51-55 tahun, serta 22 orang yang berumur lebih dari
55 tahun. 12 orang diantaranya adalah pria, dan 50 orang lagi adalah wanita. Berikut
tangkapan layar dari website https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/ terkait Tenaga
Pendidik (Guru) di SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh Boarding School diantarannya :
Halaman | 1
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
Halaman | 2
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
Bersumber dari BAN (Badan Akreditasi Nasional), SMP Negeri 1 Kecamatan
Payakumbuh Boarding School sudah terakreditasi “A” sejak tahun 2016 dengan rincian
sebagai berikut: Standar isi : 90, Standar Proses : 90, Standar Kelulusan : 91, Standar Tenaga
Pendidik : 90, Standar Sarana Prasarana : 88, Standar Pengelolaan : 91, Standar Pembiayaan
: 93, Standar Penilaian : 91, Dan Nilai Akhir : 91. Berikut tangkapan layar dari website
https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/.
SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh Boarding School sudah menerapkan kurikulum
2013. Penyelenggaraan sekolah diadakan selama 6 hari dalam seminggu. SMP Negeri 1
Kecamatan Payakumbuh Boarding School memiliki akses internet berupa internet dari
Telkomsel Flash. Sumber listrik dari PLN dan berdaya 0. Dan SMP Negeri 1 Kecamatan
Payakumbuh Boarding School memiliki luas tanah sekitar 3MF. Berikut tangkapan layar dari
website https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/.
Halaman | 3
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
Selanjutnya untuk total siswa di SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh Boarding School
berjumlah 796 orang, yang diantaranya 269 dari kelas VII, 289 dari kelas VIII, dan 238 orang
di kelas IX. Dengan 417 orang diantaranya adalah laki-laki, dan 379 orang adalah
perempuan. Dan dengan perincian 3 orang berusia < 13 Tahun, 509 orang berusia 13-15
Tahun, dan 284 orang berusia > 15 Tahun.
Halaman | 4
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
Kemudian untuk sarana dan prasarana, terdapat 26 ruang kelas, dengan keseluruhan
berkondisi baik. Total laboratorium berjumlah 3 yaitu Laboratorium IPA, Laboratorium
Bahasa, dan Laboratorium Komputer serta berkondisi baik. Total perpustakaan berjumlah 1
perpustakaan yang berkondisi baik. Berikut tangkapan layar di website
https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/.
Halaman | 5
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
Sehingga bantuan dari pemerintah berupa buku paket atau media pembelajaran lainnya
untuk mendukung pembelajaran sulit disalurkan ke sekolah ini dikarenakan lokasinya yang
jauh dan jalur transportasi yang kurang memadai. media pembelajaran yang ada hanya
alakadarnya saja. Selain itu, kondisi ekonomi orangtua siswa tidak semuanya mendukung
untuk membeli bahan pembelajaran sendiri. Pola pendidikan yang selama ini hanya
bergantung pada buku pembelajaran di sekolah menjadi faktor kuat untuk menyerah pada
kondisi yang ada.
Berdasarkan wawancara yang telah saya dilakukan dengan salah satu murid dari SMP
Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh Boarding School, dapat diketahui bahwa penggunaan
media pembelajaran masih belum dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang proses
pembelajaran. Media pembelajaran khusunya untuk mata pelajaran IPA masih
menggunakan Media Cetak. Untuk penggunaan proyektor PPT dan media digital lainnya
hanya diterapkan oleh beberapa guru mata pelajaran saja yang menggunakannya, namun
untuk mata pelajaran IPA bisa terbilang jarang. Guru IPA lebih banyak menggunakan bahan
ajar, modul atau LKS sebagai media pembelajaran dan menggunakan metode pembelajaran
secara kelompok, dan juga mereka lebih suka melakukan praktek ketimbang dijelaskan.
Menurut beberapa narasumber penggunaan media pembelajaran cetak dengan jangka
waktu yang panjang dapat menyebabkan akan rasa bosan dan jenuh, apalagi media cetak
yang tidak bewarna sehingga gambar gambar yang ada tidak dapat dilihat dengan jelas.
Kemudian untuk menggambarkan peta konsep suatu materi biasanya guru hanya
membacakan peta konsep tersebut sehingga siswa tidak terlalu paham bagaimana urutan
dari peta konsep pada materi yang dijelaskan.
Hal ini juga disebabkan karena kebanyakan guru yang ada disini merupakan guru senior
yang belum terlalu mengerti dalam menggunakan media pembelajaran yang bersifat
elektonik atau yang berbasis online dan teknologi. Sehingga media pembelajaran hanya
menggunakan media cetak saja, jika pembelajaran dilakukan di dalam kelas.
Oleh karena itu media pembelajaran yang dirasa cocok dikembangkan pada SMP Negeri
1 Kecamatan Payakumbuh Boarding School salah satunya yaitu dengan Pengembangan
Metode Pembelajaran Berbasis E-Modul agar mereka tidak jenuh dalam belajar.
Disini saya juga akan melampirkan beberapa foto SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh
Boarding School dan chat pribadi saya dengan beberapa guru Di SMP mengenai metode
pembelajaran yang dirasa cocok dan disukai oleh murid disana.
Halaman | 6
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
Halaman | 7
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
A. DEFENISI DAN KONSEP MEDIA PEMBELAJARAN
Kata “media” berasal dari bahasa Latin yang merupakan bentuk jamak dari kata
medium yang secara harfiah berarti “perantara” atau “pengantar. Gerlach dan Ely
menyatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi,
atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh
pengetahuan, keterampilan , atau sikap. Dalam pengertian ini , guru, buku teks, dan
lingkungan sekolah merupakan media. Secara lebih khusus pengertian media dalam PBM
cenderaung diartikan sebagai alat grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap,
memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.
Jadi secara bahasa media berarti pengantar pesan dari pengirim kepada penerima
pesan. Secara lebih khusus, menurut Azhar Arsyad dalam Husniyatus mengatakan bahwa
pengenalan media dalam proses belajar mengajar diartikan sebagai alat-alat grafis,
fotografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali
informasi visual atau verbal.
Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah suatu alat
pelajaran, berisi sejumlah materi pembelajaran, yang digunakan untuk mengembangkan
kompetensi pembelajaran yang harus dikuasai siswa. Alat pelajaran merupakan suatu
perangkat keras, sedangkan media adalah perpaduan perangkat lunak dan perangkat
keras. Dalam hal ini perangkat lunak merupakan program yang diisikan pada perangkat
keras. Sementara itu dalam pembelajaran dikenal pula adanya alat-alat peraga yaitu alat
yang digunakan untuk memvisualisasikan suatu konsep tertentu.
Levied an Lent (1982) mengemukakan empat fungsi media pembelajaran, khususnya
media visual, yaitu a) fungsi atensi, b) fungsi afektif, c) fungsi kognitif, dan d) fungsi
kompensatoris. Fungsi-fungsi tersebut mengacu pada menarik dan mengarahkan
perhatian siswa, mendatangkan kenikmatan siswa saat belajar, menggugah emosi dan
sikap siswa, memperlancar penguasaan informasi, dan memberikan konteks belajar
pada siswa.
Dalam belajar tidak jarang siswa juga harus mempelajari hal-hal atau konsep yang
kompleks dan abstrak. Dalam hal ini media berperan untuk mempermudah dan
memperjelas konsep tersebut sehingga menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami.
Halaman | 8
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
Betapapun pentingnya media tetapi peranan media tidak akan terlihat apabila
penggunaannya tidak sejalan dengan tujuan pembelajaran yang dirumuskan. Media juga
tidak bisa menggeser peran guru karena media hanya alat bantu yang memfasilitasi guru
dalam pengajaran. Oleh karena itu, guru perlu menentukan media secara terencana,
sistematik, dan sistemik. Ada banyak media pembelajaran tetapi tidak dapat dikatakan
media yang satu lebih baik daripada media yang lain. Baik buruknya media diukur
sampai sejauh mana media tersebut dapat menunjang tercapainya tujuan pembelajaran
(Suparno; 1987:10-11).
Menurut Azhar Arsyad, media pembelajaran memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut :
a. Media pembelajaran memiliki pengertian fisik yang dewasa ini dikenal sebagai
hardware (perangkat keras), yaitu sesuatu benda yang dapat dilihat, didengar, atau
diraba dengan pancaindera.
b. Media pembelajaran memiliki pengertian nonfisik yang dikenal sebagai software
(perangkat lunak), yaitu kandungan pesan yang terdapat dalam perangkat keras yang
merupakan isi yang ingin disampaikan kepada peserta didik.
c. Penekanan media pembelajaran terdapat pada visual dan audio.
d. Media pembelajaran memiliki pengertian alat bantu pada proses belajar, baik di
dalam maupun di luar kelas.
e. Media pembelajaran digunakan dalam rangka komunikasi dan interaksi guru dan
peserta didik dalam proses pembelajaran.
f. Media pembelajaran dapat digunakan secara massal (misalnya: radio, televisi),
kelompok besar dan kelompok kecil (misalnya: film, slide, video, OHP), atau
perorangan (misalnya: modul: komputer, radio, tape/kaset, video, recorder).
Mengikuti perkembangan zaman sekaligus untuk meningkatkan gairah belajar peserta
didik maka seorang pendidik harus lebih cermat memilih antara kedua teknologi terbaru
yaitu teknologi komputer dan teknologi gabungan yang melibatkan cetak, audio visual
maupun komputer. Selain itu, sebelum menggunakan media pembelajaran tersebut
sudah sepantasnya seorang pendidik harus mampu menguasai penggunaan teknologi
media tersebut agar tersampaikan dengan baik kepada peserta didik.
Halaman | 9
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
B. PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS E-MODUL
Menurut panduan pengembangan bajan ajar oleh Depdiknas (2008) dijelaskan
bahwa modul merupakan sebuah buku yang ditulis dengan tujuan agar peserta didik
dapat belajar secara mandiri tanpa atau dengan bimbingan guru. Pembelajaran dengan
modul memungkinkan seorang peserta didik yang memiliki kecepatan tinggi dalam
belajar akan lebih cepat menyelesaikan satu atau lebih KD dibandingkan dengan peserta
didik lainnya. Dengan demikian maka modul harus menggambarkan KD yang akan
dicapai oleh peserta didik, disajikan dengan menggunakan bahasa yang baik, menarik,
dan dilengkapi dengan ilustrasi.
E-modul adalah modul versi elektronik dimana akses dan penggunaannya dilakukan
melalui alat elektronik seperti komputer, laptop, tablet atau bahkan smartphone. Text
pada e-modul dapat dibuat menggunakan Microsoft Word. Tapi untuk menampilkan
media yang interaktif, e-modul harus dibuat menggunakan program e-book khusus
seperti Flipbook Maker, ibooks Author, Calibre, dan lain sebagainya. Kelebihan e-modul
dari bahan ajar cetak adalah bahwa e-modul lengkap dengan media interaktif seperti
video, audio, animasi dan fitur interaktif lain yang dapat dimainkan dan diputar ulang
oleh siswa saat menggunakan e-modul.
E-modul dinilai bersifat innovatif karena dapat menampilkan bahan ajar yang
lengkap, menarik, interaktif, dan mengemban fungsi kognitif yang bagus. Suasana dan
Mahayukti (2013) menemukan bahwa e-modul dapat meningkatkan keterampilan
berpikir kritis pada siswa dan mendapatkan respon positif dari siswa.
E-modul yang sudah jadi dapat disimpan dalam berbagai extension file sehinggadapat
diputar pada komputer dengan sistem operasi berbeda. Untuk komputer Windows, e-
modul disimpan dalam bentuk .exe. Untuk computer macintosh e-modul disimpan dalam
bentuk .app. Dan untuk web, e-modul disimpan dalam bentuk file.html. Selanjutnya, e-
modul dapat diputar pada komputer yang telah memiliki program-program yang
digunakan dalam mebuat media dalam e-modul itu. Jika e-modul memuat media yang
dibuat dengan Macromedia Flash, maka e-modul dapat diputar pada komputer yang
telah memiliki program Flash Player. Beruntungnya, program-program yang banyak
digunakan dalam membuat e-modul sudah terdapat gratis pada banyak komputer
windows.
Di SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh Boarding School, penulis menggunakan e-
modul sebagai media pembelajaran setelah melalui berbagai pertimbangan baik dari
siswa maupun sekolah itu sendiri. Salah satu e-modul yang berhasil diterapkan yaitu e-
modul mengenai Meteri Energi Dalam Sistem Kehidupan pada SMP Kelas VII semester
Ganjil. e-modul ini nantinya akan dapat diakses secara online oleh para siswa atau dapat
juga didownload dalam bentuk pdf. Dimana akan lebih memudahkan dalam proses
pembelajaran nantinya.
Halaman | 10
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
LAMPIRAN LINK E-MODUL ENERGI DALAM SISTEM KEHIDUPAN
https://anyflip.com/vwdyw/dlhh/
(Gambar 1. Proses Pembuatan Cover Dan Isi E-Modul Energi Dalam Sistem Kehidupan)
Halaman | 11
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
(Gambar 2. Proses Upload & Convert Modul (PDF) Energi Dalam Sistem Kehidupan Aplikasi
Anyflip Melalui Situs Website https://anyflip.com/center/flips/book.php?cid=1293339 )
(Gambar 3. E-Modul Energi Dalam Sistem Kehidupan Sukses Terupload Dan Terconvert Ke
Website Anyflip https://anyflip.com/center/flips/book.php?cid=1293339 )
Halaman | 12
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
(Gambar 4. Barcode & Link E-Modul Energi Dalam Sistem Kehidupan )
(Gambar 5. Tampilan Awal E-Modul Energi Dalam Sistem Kehidupan Berupa Play Button
Untuk Memutar Slide E-Modul Yang Bisa Dilanjutkan Ke Halaman Sebelum Atau Sesudah )
Halaman | 13
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
(Gambar 6. Tampilan Cover E-Modul Energi Dalam Sistem Kehidupan Berupa Play Button
Untuk Memutar Slide E-Modul Yang Bisa Dilanjutkan Ke Halaman Sebelum Atau Sesudah )
(Gambar 7. Tampilan Awal E-Modul Energi Dalam Sistem Kehidupan Berupa Slide Dengan
Mode Layar Penuh )
Halaman | 14
Jurusan Pendidikan IPA M.Syakti Fadilla (19231030)
Universitas Negeri Padang Tugas Akhir PPMP IPA
(Gambar 8. Tampilan Cover dan Isi E-Modul Energi Dalam Sistem Kehidupan Berupa Slide
Dengan Mode Layar Penuh )
~~
Halaman | 15