RPP berdiferensiasi
RPP Berdiferensiasi merupakan rencana
pembelajaran yang berlandaskan hasil
pemetaan profil belajar siswa.
Berdiferensiasi sendiri artinya beragam,
jadi nanti RPP-nya itu tidak untuk semua
siswa, namun disesuaikan dengan
pemetaan profil pemetaan siswa.
Ketentuan RPP Berdiferensiasi
Sebelum membuat RPP berdiferensiasi ini anda perlu tahu
terlebih dahulu beberapa aspek yang menentukan adanya
keragaman di dalamnya.
Ada beberapa aspek penting yang perlu guru perhatikan
sebelum membuat RPP ini, di antaranya guru melakukan
pemetaan profil siswa, analisis KI dan KD, memilih materi
yang digunakan, menyusun jenis diferensiasi entah itu
konten, proses, atau produk pembelajaran, menentukan
alat atau media yang digunakan dan terakhir menyiapkan
bahan untuk evaluasi. Kesimpulan.
Pemetaan Profil Siswa
Pemetaan profil siswa itu dilakukan dengan cara
mengetahui dari nama, gaya belajar, kecerdasan
majemuk dan lingkungan belajarnya.
Contohnya:
Nama: Mohammad Dirga
Gaya belajar: Kinestetik
Kecerdasan majemuk: Verbal linguistik
Lingkungan belajar: Senang belajar kelompok dan
tampil untuk presentasi
Gaya belajar yang dicantumkan itu merupakan hasil
test yang biasanya dilakukan pada saat psikotes.
Pilihan dari gaya belajar ada 3 yaitu visual,
auditori, dan kinestetik.
Untuk kecerdasan majemuk itu ada 9 yang terdiri
dari, kecerdasan verbal linguistik, logis matematis,
spasial visual, kinestetik jasmani, musikal,
intrapersonal, naturalis, dan eksistensial.
Lalu untuk lingkungan belajar bisa dilihat dari
siswa yang senang belajar sendiri, kelompok,
menghafal, kegiatan praktek, dan lain sebagainya.
Cara Membuat
RPP Berdiferensiasi
pertama menentukan materi pokok, kompetensi dasar,
dan IPK (Indeks Pencapaian Kompetensi).
mulai merancang langkah pembelajarannya.
siswa akan berkelompok sesuai dengan gaya
belajarnya. Jadi total akan ada 3 kelompok.
setiap kelompok ini akan diberikan intruksi
pembelajaran dalam materi yang sama namun
proses atau langkahnya berbeda.
Secara otomatis guru harus menyiapkan bahan
pembelajaran itu 3 jenis untuk materi yang sama.
Selanjutnya pada bagian evaluasi yang dinilai itu
adalah dari cara berpikir dan kepemahaman siswa.
Setiap siswa akan memiliki penjelasan yang
berbeda-beda dalam satu materi namun, intinya
pasti tetap sama.