Dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah perencanaan
pembelajaran dengan dosen pengampu Dr. Fauzan, MA.
Lembar Kerja Peserta Didik
(LKPD)
Bahasa Indonesia
Disusun oleh :
Nasifatkhu Zasqia
11200183000129
KE3LAS
SD/MI
Kenalan dulu yukkkkk
Nama : ............................
Kelas : .............................
PETUNJUK PENGGUNAAN
LKPD
Sebelum kalian menggunakan LKPD ini, ada
beberapa hal yang harus diperhatikan
diantaranya :
Bacalah petunjuk dan langkah kegiatan secara
cermat dan teliti
Isilah identitas dirimu dengan cara isi nama
dan kelas pada kolom yang disediakan
sebelumnya
Lakukan kegiatan secara runtut dan selalu
baca petunjuk sebelum melakukan kegiatan
Setelah selesai mengisi LKPD kirim jawabanmu
pada media yang telah dinentukan
Tanyakan pada gurumu apabila ada kendala
dalam mengerjakan LKPD ini
Kata Pengantar
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang, puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT,
yang telah melimpahkan Rahmat, Hidayah, dan Inayah-Nya
sehingga penyusun dapat merampungkan penyusunan LKPD
Bahasa Indonesia Kelas III MI/SD.
Penyusunan LKPD semaksimal mungkin penyusun upayakan
dan didukung bantuan berbagai pihak, sehingga dapat
memperlancar dalam penyusunannya. Untuk itu tidak lupa
penyusun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak
yang telah membantu dalam merampungkan modul ini.
Namun tidak lepas dari semua itu, penyusun menyadari
sepenuhnya bahwa masih terdapat kekurangan baik dari segi
penyusunan bahasa dan aspek lainnya. Penyusun sangat
berharap semoga dari LKPD sederhana ini dapat diambil
manfaatnya dan besar keinginan dapat menginspirasi para
pembaca untuk mengangkat permasalahan lain yang relevan
pada LKPD selanjutnya.
IDENTITAS LKPD
Satuan Pendidikan : SDN Tadika Mesra
Kelas / Semester : III / 2(Dua)
Tema 7 : Perkembangan Teknologi
Pertemuan Ke : 1
Alokasi waktu : 1 Hari
Kompetensi Inti Kelas 3
KI-1 Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama
yang dianutnya
Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun,
KI-2 peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan
keluarga, teman, guru, dan tetangganya
KI-3 Memahami pengetahuan faktual dengan cara
mengamati (mendengar, melihat, membaca dan
menanya) berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya,
makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-
benda yang dijumpainya dirumah, sekolah, dan tempat
bermain
KI-4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang
jelas, sistematis, dan logis dalam karya estetis, dalam
gerakan yang mencerminkan anak sehat dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
Kompetensi Dasar dan IPK
KD
3.6 Mencermati isi teks informasi tentang perkembangan teknologi produksi,
komunikasi, dan transportasi di lingkungan setempat. 3.6.1 mengidentifikasi
ide pokok dari teks informasi tentang perkembangan teknologi produksi,
komunikasi, dan transportasi.
IPK
3.6.1 Mengidentifikasi ide pokok dari teks informasi tentang
perkembangan teknologi produksi, komunikasi, dan transportasi.
3.6.2 Mengidentifikasi kalimat utama tiap paragrap dari teks
informasi tentang perkembangan teknologi produksi, komunikasi
dan transportasi dengan tepat.
Mengidentifikasi teks informasi tentang perkembangan teknologi
3.6.3 produksi, komunikasi dan transportasi berdasarkan lingkungan
setempat.
Kompetensi Dasar dan IPK
KD
4.6 Meringkas informasi tentang perkembangan teknologi produksi,
komunikasi, dan transportasi di lingkungan setempat secara tertulis
menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif.
IPK
4.6.1 Menceritakan kembali informasi tentang perkembangan teknologi
produksi di lingkungan setempat.
Menceritakan kembali informasi tentang perkembangan
4.6.2 teknologi komunikasi di lingkungan setempat.
Menceritakan kembali informasi tentang perkembangan
4.6.3 teknologi transportasi di lingkungan setempat
4.6.4 Merangkum informasi tentang perkembangan teknologi,
produksi, komunikasi dan transportasi di lingkungan setempat
secara tertulis menggunakan kosa kata baku dan kalimat
efektif.
Pembelajaran 1
3.6.1 Mengidentifikasi ide pokok dari
teks informasi tentang perkembangan
teknologi produksi, komunikasi, dan
transportasi.
Teknologi Pangan
Alam Indonesia sungguh kaya. Kacang kedelai, jagung, dan kelapa
adalah hasil pertanian. Telur, daging, dan susu adalah hasil
peternakan. Semua itu adalah sumber pangan kita. Pangan
artinya makanan. Alam Indonesia menyediakan sumber pangan
kita.
Hasil panen dan ternak yang melimpah memberi makanan yang
cukup bagi kita. Akan tetapi, hasil pertanian dan peternakan tidak
dapat bertahan lama. Makanan itu dapat membusuk. Makanan
busuk harus dibuang. Hasil panen harus diolah agar tidak cepat
membusuk.
Mengolah hasil panen dilakukan dengan teknologi pangan. Teknologi
pangan adalah penggunaan ilmu pengetahuan untuk mengolah
pangan. Teknologi pangan dapat menghasilkan makanan baru.
Teknologi pangan menjaga agar makanan tidak cepat membusuk.
Hasil panen berlimpah dapat diolah menjadi makanan baru. Kacang
kedelai dapat dibuat menjadi tahu, tempe, dan kecap. Susu sapi
dapat diolah menjadi mentega, susu bubuk, dan keju. Teknologi
pangan mengolah makanan agar tahan lama. Teknologi pangan
sangat bermanfaat bagi kehidupan.
Setelah membaca teks tentang “Teknologi
pangan” tulislah 5 hal yang kamu ketahui
setelah membaca teks tersebut.
Kegiatan : Ayo Membaca
"Bandeng Presto"
Bandeng presto adalah ikan bandeng yang dimasak dengan
menggunakan panci presto. Panci presto menghasilkan uap
air bertekanan tinggi. Hal itu yang akan membuat daging
ikan menjadi lunak. Tidak hanya dagingnya, duri ikan pun akan
melunak.
Bandeng presto ini dibumbui dengan bawang putih, kunyit,
dan garam. Ikan yang sudah diberi bumbu kemudian
dibungkus daun pisang. Setelah itu, ikan dimasukan kedalam
panci presto yang dapat dikunci rapat. Lalu, ikan akan
matang secara merata.
Setelah matang, bandeng presto dapat dikemas. Cara
mengemas bandeng presto akan menentukan daya tahan
ikan. Jika dibungkus plastik biasa, ikan akan bertahan selama
5 hari. Namun, jika dibungkus dengan menggunakan plastik
tahan udara, ikan akan bertahan hingga 3 bulan.
Kegiatan: Ayo Berlatih
Kumpulan kalimat yang diberi warna berbeda
disebut paragraph. Ada berapa buah
paragraph pada teks “Bandeng Presto” ?
Lengkapi informasi yang diperoleh dari teks
bacaan “Bandeng Presto “
Bandeng presto dimasak menggunakan ?
Panci presto akan menggunakan membuat
daging ikan menjadi ?
Teks "Bandeng Presto" menceritakan
tentang ?
Pembelajaran 2
3.6.2 mengidentifikasi kalimat utama
tiap paragrap dari teks informasi
tentang perkembangan teknologi
produksi, komunikasi dan transportasi
dengan tepat.
Kegiatan : Ayo Menyimak
"Hasil Teknologi Pangan"
Manusia butuh makanan terus-menerus. Bahan makanan
yang diperlukan berasal dari hasil panen. Panen terjadi pada
waktu tertentu saja. Oleh karena itu, dicarilah cara agar
makanan dapat bertahan lebih lama.
Agar makanan selalu tersedia, manusia mulai menggunakan
teknologi pangan. Teknologi pangan merupakan suatu cara
untuk mengolah bahan makanan. Kacang kedelai dapat
diolah menjadi tahu, tempe, dan susu kedelai. Manga dan
stroberi dapat diolah menjadi manisan dan selai. Daging
dapat diolah menjadi bakso, sosis, dan kornet.
Teknologi pangan penting untuk menghasilkan jenis makanan
baru. Selanjutnya, makanan olahan tersebut dapat disimpan
dalam kaleng atau dalam plastik kedap udara. Kedpa udara
maksunya adalah tidak dapat dimasuki oleh udara. Proses
penyimpanannya dapat membuat makanan lebih awet.
Kegiatan : Ayo Berlatih
Amati kalimat yang berwarna merah pada teks “Hasil
Teknologi Pangan”. Kalimat tersebut merupakan kalimat
utama pada setiap paragrap. Kumpulan kalimat utama
disebut ringkasan ! Tulislah Kembali kalimat utama dari
setiap paragraph agar dapat terbentuk ringkasan.
Tulis jawabanmu disini !
Pembelajaran 3
3.6.3 Mengidentifikasi teks informasi
tentang perkembangan teknologi
produksi, komunikasi dan transportasi
berdasarkan lingkungan setempat.
Kegiatan : Ayo Membaca
"Kain Adat Indonesia"
Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya budaya. Salah satu sebabnya karena
wilayah Indonesia sangat luas. Setiap daerah di Indonesia memiliki budayanya
sendiri.
Salah satu kekayaan budaya Indonesia adalah kain adat. Setiap daerah memiliki
kain adat. Kain Songket dikenal sebagai kain adat orang Melayu. Kain Sasirangan
dikenal sebagai kain adat suku Banjar di Kalimantan. Orang-orang di Jawa
memiliki batik dan lurik. Kain Tenun dikenal sebagai kain adat dari Nusa Tenggara.
Kain adat Indonesia sangat istimewa. Kain adat dibuat dengan menggunakan
bahan yang ada di lingkungan tempat tinggal. Warna kain juga berasal dari bahan
alam. Kain adat umumnya dibuat dengan cara ditenun tangan.
Kain adat memiliki banyak fungsi. Kain adat dapat digunakan sebagai bahan
pakaian sehari-hari. Kain adat biasanya dipakai saat upacara adat. Kain adat juga
banyak digunakan sebagai baju tarian daerah. Kain adat sering digunakan dalam
upacara perkawinan. Di beberapa daerah kain adat juga digunakan saat ada
keluarga yang meninggal
Kain adat yang paling dikenal adalah batik. Batik ditemukan hampir di semua
daerah. Setiap daerah memiliki batik dengan ciri yang berbeda. Batik merupakan
pakaian nasional Indonesia. Sebagai rasa syukur akan kekayaan pakaian adat,
bangsa Indonesia memperingati hari Batik setiap tanggal 2 Oktober.
Kegiatan : Ayo Mengamati
Cara berpakaian orang berbeda-beda. Siti selalu
memakai kerudung dan baju yang menutupi
seluruh tubuhnya. Lani dan Dayu senang
memakai celana selutut dan kaos lengan pendek.
Meskipun berbeda dalam cara berpakaian, mereka
tetap berteman baik. Mereka saling menghargai.
Kegiatan : Ayo Mencoba
Amatilah anak-anak di sekitar rumahmu!
Apakah mereka beragam? Dalam hal apa saja?
Apa yang kamu lakukan terhadap mereka?
Ceritakanlah! Tuliskan ceritamu pada tempat
tersedia!
Tulis ceritamu disini !
IDENTITAS LKPD
Satuan Pendidikan : SDN Tadika Mesra
Kelas / Semester : III / 2(Dua)
Tema 8 : Praja Muda Karana
Pembelajaran Ke : 2
Alokasi waktu : 1 Hari
Kompetensi Inti Kelas 3
KI-1 Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama
yang dianutnya
Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun,
KI-2 peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan
keluarga, teman, guru, dan tetangganya
KI-3 Memahami pengetahuan faktual dengan cara
mengamati (mendengar, melihat, membaca dan
menanya) berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya,
makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-
benda yang dijumpainya dirumah, sekolah, dan tempat
bermain
KI-4 Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang
jelas, sistematis, dan logis dalam karya estetis, dalam
gerakan yang mencerminkan anak sehat dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan
berakhlak mulia
Kompetensi Dasar dan IPK
KD
3.7 Mencermati informasi tentang konsep delapan arah mata angin dan
pemanfaatannya dalam denah dalam teks lisan, tulis, visual, dan/atau eksplorasi
lingkungan.
IPK
3.7.1 Mengidentifikasi pokok pikiran tentang konsep delapan arah mata
angin.
3.7.2 Mengidentifikasi manfaat konsep delapan arah mata angin dalam
denag dalam teks lisan, tulis, dan visual.
Menerapkan konsep delapan arah mata angin dalam denah
3.7.3 dengan eksplorasi lingkungan.
Kompetensi Dasar dan IPK
KD
4.7 Menjelaskan konsep delapan arah mata angin dan pemanfaatannya dalam
denah dalam bentuk tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat
efektif.
IPK
4.7.1 Menginterpertasikan konsep delapan arah mata angin dengan
benar.
Menguraikan manfaat konsep delapan mata angin dalam denah
4.7.2 dalam bentuk tulis dan visual.
Menceritakan kembali manfaat konsep delapan mata angin dalam
4.7.3 denah dalam bentuk tulis dan visual menggunakan kosa kata dan
kalimat efektif.
Pembelajaran 1
3.7.1 Mengidentifikasi pokok pikiran
tentang konsep delapan arah mata
angin.
Arah Mata Angin
Denah adalah gambar yang menunjukan lokasi suatu
tempat. Denah berupa gambar yang menunjukan
bagian dari suatu tem,pat. Gambar berikut ini
merupakan contoh denah.
SD Nusantara berada di antara pos ronda dan
lapangan sepak bola. Bersebrangan dengan SDN
Nusantara ada beberapa rumah penduduk. Tepat
ibadah juga dapat ditemui di sekitar SD Nusantara.
Berikut ini adalah gambar
arah mata angin. mata angin
terdiri atas delapan arah
Keterangan S = Selatan
BD = Barat Daya
U = Utara B = Barat
TL = Timur Laut BL = Barat Laut
T = Timur
TG = Tenggara
Kegiatan : Ayo Membaca
Menjadi Petugas
Penerima Tamu
Hari ini SD Nusantara kedatangan tamu. Tamu yang datang tim
juri penilai lomba kebersihan sekolah. Mereka ingin melihat kondisi
SD Nusantara. Udin dan beberapa teman ditunjuk menjadi petugas
penerima tamu. Mereka harus mendampingi tamu. Mereka juga
bertugas memberikan penjelasan tentang SD Nusantara.
Udin dan teman-teman berbagi tugas menerima tamu. Pembagian
tugas berdasarkan denah sekolah yang sudah disiapkan. Udin dan
Lani bertugas menjelaskan bagian utara sekolah. Edo dan Dayu
bertugas menjelaskan bagian selatan sekolah. Siti bertugas
menjelaskan bagian timur sekolah. Beni menjelaskan bagian barat
sekolah.
Udin dan teman-teman bertugas dengan baik. Mereka menjelaskan
program sekolah dengan jelas dan santun. Mereka juga dapat
menjawab pertanyaan dengan lancar dan jelas.
Para penerima tamu telah bertugas dengan baik. Para juri
memberikan pujian kepada mereka. Kepala sekolah dan para guru
juga memberikan pujian. Semua anak-anak senang dan bersemangat
mengerjakan tugasnya.
Kegiatan : Ayo Menulis
Perhatikan perintahnya yaaaaa
Perhatikan kembali bacaan tentang "Menjadi
Petugas Penerima Tamu"!
Bacaan tersebut memiliki 4 paragraf. Paragraf
adalah susunan kalimat yang mengandung satu
pikiran pokok. Penulisan Paragraf dimulai
dengan garis baru. Pikiran pokok adalah ide
utama dari sebuah paragraf
Pikiran pokok dari paragraf diatas adalah "Edo
anak yang rajin".
Cobalah menemukan pikiran pokok dari bacaan
"Menjadi Petugas Penerima Tamu"
Tulislah pikiran pokok dari
bacaan "Menjadi Petugas
Penerima Tamu" disini......
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - -- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
-------------------------
Pembelajaran 2
3.7.2 Mengidentifikasi manfaat konsep
delapan arah mata angin dalam denah
dalam teks lisan, tulis, dan visual.
Kegiatan : Ayo Berkarya
Cobalah membuat denah menuju lokasi
perpustakaan di sekolahmu
Gunakan simbol sesuai imaginasimu! Lengkapi
denah lokasi perpustakaan dengan keterangan
arah mata angin!
Gambar disini !
Denah dan peraturan perpustakaan sangat
bermanfaat untuk pengunjung. Manfaat peraturan
untuk mengatur agar kegiatan berjalan dengan
baik.
Pembelajaran 3
3.7.3 Menerapkan konsep delapan arah
mata angin dalam denah dengan
eksplorasi lingkungan.
Kegiatan : Ayo Menyimak
Siti dan teman-teman berlatih membuat denah
untuk lokasi kegiatan amal. Mereka berencana
melaksanakan kegiatan di lapangan upacara.
Ada tiga meja untuk menjual mainan bekas. Semua
meja penjualan mainan bekas menghadap ke arah
barat.
Ada tiga meja untuk penjualan sepatu bekas.
Semua meja penjualan sepatu bekas menghadap ke
arah timur.
Ada empat meja untuk penjualan buku bekas.
Semua meja penjualan buku bekas menghadap ke
arah selatan.
Ada lima meja untuk penjualan baju bekas. Semua
meja penjualan buku bekas menghadap ke arah
utara.
Kegiatan : Ayo Berlatih
Buatlah denah berdasarkan informasi yang
sebelumnya sudah disimak.....
Gambar disini ya.....
Referensi
Mulyono, Edi dkk. Praja Muda Karana : Buku Siswa. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018. vi, 226 hlm.
: ilus. ; 29,7 cm. (Tema ; 8)
Fitriyanti, Nur dkk. Perkembangan Teknologi : Buku Siswa.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018. vi,
226 hlm. : ilus. ; 29,7 cm. (Tema ; 7)
Fitriyanti, Nur dkk. Perkembangan Teknologi : Buku Guru.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018. xiv,
194 hlm. : ilus. ; 29,7 cm. (Tema ; 7)
Mulyono, Edi dkk. Praja Muda Karana : Buku Guru. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018. xiv, 186 hlm.
: ilus. ; 29,7 cm. (Tema ; 8)