The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Jurnal Belajar dan Hasil Aktivitas Belajar Biologi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by juancarlos.irawan, 2021-06-11 01:10:39

Portofolio Biologi Juan Carlos (XI IPA 4)

Jurnal Belajar dan Hasil Aktivitas Belajar Biologi

Keywords: Portofolio

PORTOFOLIO

BIOLOGI KELAS XI

Oleh
JUAN CARLOS
Kelas XI IPA 4
Guru Mata Pelajaran: Puspani, M.Pd

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMA NEGERI 1 BALIKPAPAN
TAHUN 2021

LEMBAR PENGESAHAN

Judul : Portofolio Biologi
Oleh : Juan Carlos
Kelas : XI IPA 4

Mengetahui, Balikpapan, 10 Juni 2021
Guru Mata Pelajaran,
Daliya, S.Pd, M. M. Pd.
NIP. 19650706 198902 1 001 Puspani, M. Pd.
2003 NIP. 19731010 200012

2

KATA PENGANTAR
Segala puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Atas rahmat dan
hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan “portofolio” selama 2 semester dengan tepat waktu.
Portofolio akhir ini telah dibuat sebagai hasil akhir pembelajaran selama 2 semester
atau 1 tahun ajaran, Kelas XI. Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada kepala
sekolah SMAN 1 Balikpapan, dan kepada guru mata pelajaran biologi, Ibu Puspani, yang sudah
memberikan bimbingan serta ilmu kepada murid-muridnya.
Portofolio yang telah dibuat ini masih belum mencapai kesempurnaan. Maka dari itu,
penulis mengucapkan mohon maaf bila ada kesalahan kata atau penulisan dalam portofolio ini.
Penulis juga mengharap akan adanya kritik dan saran membangun dari pembaca, dengan begitu
dapat meningkatkan dan membantu penulis untuk terus berkembang di masa depan.
Demikian, semoga laporan yang kami susun ini dapat menambah wawasan bagi
pembaca secara umum dan penulis secara khusus. Semoga dari laporan ini dapat memberikan
manfaat bagi penulis lain.

Balikpapan, 10 Juni 2021

Juan Carlos

3

DAFTAR ISI

Hal

LEMBAR JUDUL ………………………………………………………………......... 1
LEMBAR PENGESAHAN …………………………………………………………... 2
KATA PENGANTAR ………………………………………………………………… 3
DAFTAR ISI …………………………………………………………………….......... 4
BAB I STRUKTUR DAN FUNGSI SEL ……………………………………….......... 5
5
A. Jurnal Belajar ……………………………………………………………… 9
B. Tugas-Tugas ………………………………………………………………. 29
BAB II STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN………………......... 29
A. Jurnal Belajar ……………………………………………………………… 34
B. Tugas-Tugas ………………………………………………………………. 40
BAB III STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN …………………........... 40
Jurnal Belajar ………………………………………………………………….. 47
Tugas-Tugas ………………………………………………………………….. 54
BAB IV SISTEM GERAK……………………………………….................................. 54
Jurnal Belajar ………………………………………………………………….. 61
Tugas-Tugas …………………………………………………………………... 72
BAB V SISTEM SIRKULASI …………………………………………....................... 72
Jurnal Belajar ………………………………………………………………...... 72
Tugas-Tugas …………………………………………………………………... 73
BAB VI MAKANAN DAN SISTEM PENCERNAAN……………………………..... 73
Jurnal Belajar ………………………………………………………………….. 77
Tugas-Tugas ………………………………………………………………….. 105
BAB VII SISTEM PERNAPASAN ………………………………………….............. 105
Jurnal Belajar ………………………………………………………………….. 109
Tugas-Tugas ………………………………………………………………….. 115
BAB VIII SISTEM EKSKRESI ………………………………………….................... 115
Jurnal Belajar ………………………………………………………………….. 122
Tugas-Tugas ………………………………………………………………….. 130
BAB IX SISTEM KOORDINASI …………………………………………................. 130
Jurnal Belajar ………………………………………………………………….. 136
Tugas-Tugas …………………………………………………………………... 152
BAB X SISTEM REPRODUKSI………………………………………….................... 152
Jurnal Belajar ………………………………………………………………….. 152
Tugas-Tugas ………………………………………………………………….. 153
BAB XI SISTEM PERTAHAN TUBUH …………………………………………..... 153
Jurnal Belajar ………………………………………………………………….. 153
Tugas-Tugas ………………………………………………………………….. 159
REFLEKSI ………………………………………………………………………….....

4

BAB I
STRUKTUR DAN FUNGSI SEL

• Jurnal Belajar :

5

6

7

8

• Tugas-Tugas :

PORTOFOLIO 1
STRUKTUR DAN FUNGSI SEL

No. Bagian Sel Struktur Fungsi Gambar

membran sel • Sebagai reseptor

terdiri atas (penerima)

lapisan protein rangsang dari luar

dan lapisan • Melindungi agar isi

lipid sel tidak keluar
(lipoprotein). meninggalkan sel.

Membran • Mengontrol zat-zat

Membran plasma terdiri yang boleh masuk
1 maupun keluar

Plasma atas dua

lapisan, yaitu meninggalkan sel

berupa lapisan • Sebagai tempat

lipid rangkap terjadinya kegiatan

dua (lipid biokimiawi, seperti

bilayer). reaksi oksidasi dan

respirasi.

9

Komponen • Tempat terjadinya

utama : metabolism

Sitosol, sitosolik

Substansi • Penyimpanan

simpanan dalam bahan kimia yang

sitoplasma berguna

(contoh, • Sarana agar
simpanan organel sel tertentu
2 Sitoplasma dapat bergerak
molekul
glikogen,

tetesan lemak

besar), Jaringan

benang dan

serabut disebut

sitoskeleton,

organel sel

Ribosom • berperan dalam

tersusun atas sintesis protein.

protein dan • Menggabungkan

RNA. Ribosom asam amino

3 Ribosom terdiri dari dua • Membentuk

subunit, yaitu protein perifera

subunit kecil membrane plasma

dan subunit dan enzim

besar.

tersusun atas sebagai pelindung dan

4 Dinding Sel peptidoglikan, pemberi bentuk yang
tetap. Pada dinding sel

10

lipid, dan terdapat pori-pori (Sel Tumbuhan)

protein sebagai jalan keluar

masuknya molekul-

molekul

mesosom • sebagai penghasil

terletak dekat energi.

dinding sel

yang baru

terbentuk pada

saat

pembelahan

biner sel

bakteri. Pada

membran

5 Mesosom mesosom

terdapat enzim-

enzim

pernapasan

yang berperan

dalam reaksi-

reaksi oksidasi

untuk

menghasilkan

energi

11

terdapat matriks • sebagai pengendali

yang disebut kegiatan sel.

nukleoplasma, • Pengatur

nukleolus, pembelahan sel

RNA, dan • Pengendali seluruh
6 Nukleus kegiatan sel

kromosom.

Kromosom • Pembawa

tersusun atas informasi genetic

protein dan

DNA.

Tersusun dari RE kasar :

kantung pipih • Tempat sintesis

dan tabung 2 protein,

lapis mentransportasikan

membrane, luas protein ke/dari

dan menutupi membrane

sebagian besar • Menampung

sitoplasma protein yang

7 RE disintesis oleh
ribosom

• Mensintesis lemak

dan kolesterol

RE halus :

• Tempat sintesis

lipid, metabolisme

karbohidrat,

detoksifikasi obat

12

Setiap sentriol • Pengatur polaritas

terdiri atas pembelahan sel

sebaris silinder hewan

sebanyak • Pengarut

sembilan pemisahan

mikrotubul kromosom selama
8 Sentriol pembelahan

Ada lubang di

tengah, tersusun • Sebagai kutub pada

dari protein, pembelahan

mikrotubulus,

membentuk

seperti bintang

membran • Melakukan

kantong kecil pencernaan intrasel

yang berisi • Autofagi yaitu

enzim hidrolitik menghancurkan

yang disebut struktur yang tidak

lisozim dikehendaki

Lisosom berisi • Eksositosis yaitu

9 Lisosom enzim-enzim pembebasan enzim

hidrolitik keluar sel

seperti protease, • Autolisis yaitu

lipase, penghancuran diri

nuklease, sel dengan

fosfatase, dan membebaskan isi

enzim pencerna lisosom ke dalam

yang lain sel

13

• Menghancurkan
senyawa
karsinogenik

Kantung pipih • Tempat sintesis

bertumpuk, polisakarida seperti

tersusun, mukus, selulosa,

ukuran besar hemiselulosa, dan

sampai kecil, pektin

terikat • Membentuk

membran membran plasma.

• Membentuk

Badan kantong sekresi
10 untuk
membungkus zat
Golgi

yang akan

dikeluarkan sel

• Membentuk

akrosom pada

sperma, kuning

telur pada sel telur,

dan lisosom.

Mitokondria • Mitokondria
dibatasi dua berfungsi dalam
11 Mitokondria lapis membran oksidasi makanan,
yang kuat, respirasi sel,
fleksibel, dan dehidrogenasi,

14

stabil, serta fosforilasi
tersusun atas oksidasif, dan
lipoprotein. sistem transfer
Membran elektron.
dalam
membentuk
tonjolantonjolan
yang disebut
krista
Ruangan dalam
mitokondria
berisi cairan
disebut matriks
mitokondria.
Matriks ini kaya
enzim
pernapasan
(sitokrom),
DNA, RNA,
dan protein

berbentuk agak • oksidasi substrat

bulat, pada mamalia.

Badan diselubungi oksidasi asam
12 lemak mamalia.

Mikro membran

tunggal, dan di oksidasi asam

dalamnya berisi lemak pada

15

enzim katalase endosperm biji

dan oksidase. tanaman. jalur

glikolat.

terdapat klorofil • tempat

(pigmen berlangsungnya

fotosintetik) fotosintesis. Peran

dan pigmen lain pigmen untuk

yang terletak menangkap cahaya

pada membran matahari yang akan

13 Kloroplas atau pada bahan diubah menjadi

dasar di dalam energi kimia

kloroplas.

Bahan dasar (Sel Tumbuhan)

kloroplas

berupa cairan

disebut stroma

tersusun atas • Sebagai rangka sel

tiga jenis (memberi bentuk

serabut yang sel)

berbeda yaitu, • Pengatur Gerakan
mikrofilamen sel
(rantai ganda
14 Sitoskeleton • Pengatur Gerakan
protein yang kromosom kea rah
bertaut dan kutub
tipis.),

mikrotubulus

(rantai-rantai

protein yang

16

membentuk
spiral), dan
filamen
intermediar
(rantai molekul
protein yang
membentuk
untaian yang
saling melilit)

15 Peroksisom • oksidasi substrat
menghasilkan
H2O2

• Peroksisom
penting dalam
penyerapan cahaya
dan respirasi
sehingga
berhubungan erat
dengan kloroplas
dan mitokondria.

• berperan dalam
perubahan lemak
menjadi
karbohidrat dan
perubahan purin
dalam sel

17

PORTOFOLIO 2
PERBEDAAN SEL HEWAN DAN TUMBUHAN

Sel Hewan Sel Tumbuhan

Bagian Sel Sel Hewan Sel Tumbuhan
Dinding Sel Tidak ada Ada
Sitoplasma Ada
Ada Ada
Ribosom Ada Ada
Lisosom Ada Ada
Kloroplas Tidak ada
Tidak ada, Kecuali hewan Ada
Vakuola uniselular
Tidak ada, Kecuali tumbuhan
Sentriol Ada tingkat rendah

Membran Plasma Ada Ada
Nukleus Ada Ada

18

Retikulum Ada Ada
Endoplasma Ada
Mitokondria Tidak ada Ada
Ada
Plastida Ada
Tidak ada, kecuali tumbuhan
Sentrosom tingkat rendah

Bentuk Sel Bentuknya macam-macam dan Bentuk sel kaku dan jarang
dapat berubah bentuk berubah bentuk
Besar
Ukuran Sel Kecil Ada
Peroksisom Ada
Tinggi, tidak adanya dinding sel Rendah, adanya dinding sel
Elastisitas
Jaringan Secar amphiastral Secara anastral
Membentuk furrowing Membentuk lempeng mitosis
Pembentukan Lemah tanpa vakuola kontraktil
Spindle Kuat karena dinding sel

Sitokinesis sel Sangat tinggi

Ketahanan Plasmodesmata
tekanan

ingkat totipotensi Rendah

Sambungan antar Desmosome Tight junction
sel

19

Laporan Pengamatan

“Sel Hewan dan Sel Tumbuhan”

Oleh :
Juan Carlos (XI IPA 4)

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMA NEGERI 1 BALIKPAPAN
TAHUN 2020

20

I. Tujuan
1. Mengetahui struktur sel tumbuhan (sel-sel epidermis bawang merah, dan gabusdari
batang singkong).
2. Mengetahui strukutur sel hewan (lapisan permukaan dinding bagian dalam mulut)

II. Dasar Teori
Pada tahun 1665, Robert Hooke mengamati sayatan gabus dari batang Quercus suber

menggunakan mikroskop. Ia menemukan adanya ruang-ruang kosong yang dibatasi
dinding tebal dalam pengamatannya. Robert Hooke menyebut ruang ruang kosong
tersebut dengan istilah cellulae artinya sel. Sel yang ditemukan Robert Hooke merupakan
sel-sel gabus yang telah mati. Sejak penemuan itu, beberapa ilmuwan berlomba untuk
mengetahui lebih banyak tentang sel.

Sel merupakan satuan fungsional terkecil pada makhluk hidup, namun dalam
penelitian terbaru, molekul merupakan unsur penyusun makhluk hidup terkecil. Sel pada
tumbuhan berbeda dengan sel hewan. Bagian-bagian pembeda tersebut meliputi dinding
sel, vakuola, dan plastida yang hanya ada pada sel tuumbuhan. Sel tumbuhan terdiri dari
protoplas yang dikelilingi dinding sel.

Protoplas merupakan bagian hidup sedangkan dinding sel merupakan bagian mati,
karenanya dalam sel yang mati tidak terdapat protoplas. Protoplas meliputi komponen
protoplasma dan komponan protoplasma, komponen prooplasma terdiri dari sitoplasma
dan inti sel, sedangkan komponen non protoplasma berupa vakuola, dan zat-zat ergastik
yang berupa pati, aleuron. Lemak dan kristal-kristal.

Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan dapat ditunjukkan dalam tabel berikut :

21

Sel Hewan Sel Tumbuhan

Bagian Sel Sel Hewan Sel Tumbuhan
Dinding Sel Tidak ada Ada
Sitoplasma Ada
Ada Ada
Ribosom Ada Ada
Lisosom Ada Ada
Kloroplas Tidak ada
Ada
Vakuola Tidak ada, Kecuali hewan uniselular
Tidak ada, Kecuali tumbuhan
Sentriol Ada tingkat rendah
Ada
Membran Plasma Ada Ada
Nukleus Ada
Retikulum Ada Ada
Ada
Endoplasma Tidak ada Ada
Mitokondria Ada
Ada Tidak ada, kecuali tumbuhan
Plastida tingkat rendah

Sentrosom Bentuk sel kaku dan jarang
berubah bentuk
Bentuk Sel Bentuknya macam-macam dan dapat
berubah bentuk Besar
Ukuran Sel Ada
Peroksisom Kecil
Elastisitas Jaringan Ada Rendah, adanya dinding sel

Tinggi, tidak adanya dinding sel

22

Pembentukan Secar amphiastral Secara anastral
Spindle Membentuk furrowing Membentuk lempeng mitosis
Lemah tanpa vakuola kontraktil
Sitokinesis sel Kuat karena dinding sel
Rendah Sangat tinggi
Ketahanan tekanan Desmosome Tight junction Plasmodesmata

ingkat totipotensi

Sambungan antar
sel

III. Alat dan Bahan
Alat :
1. Mikroskop
2. Kaca benda
3. Kaca penutup
4. Pipet
5. Pinset
6. Tissue
7. Spatula

Bahan :

1. Sampel sel rongga mulut
2. Sampel tumbuhan Rhodeo Discolor
3. Air

V. Cara Kerja
1. Siapkan perangkat mikroskop

23

2. Ambil sampel setipis mungkin dari Tumbuhan Rhodeo discolor (sel tumbuhan)
dengan memotongnya dengan silet/pisau dan rongga mulut (sel hewan/manusia)
dengan mengambil lapisan air liur dengan spatula atau tusuk gigi

3. Letakkan di atas kaca objektif/benda

24

4. Teteskan air ke atasnya dengan menggunakan pipet

5. Tutup dengan kaca penutup

6. Serap kelebihan air dengan menggunakan tissue

7. Amati di bawah mikroskop

8. Gambar/foto hasil pengamatan
9. Letakkan di laporan pengamatan

25

VI. Hasil Pengamatan Sel Tumbuhan
(Rhoeo discolor)
Sel Hewan
(Sel epitel rongga mulut)

VII. Pembahasan

Dari hasil pengamatan, sel hewan bagian epitel rongga mulut manusia mempunyai bentuk
yang tidak beraturan, karena sel hewan tidak mempunyai dinding sel. Tidak terlihat ikatan
karena terpisah, serta memiliki inti sel ditengah tidak memiliki stomata. Namun, sel
tumbuhan mempunyai bentuk beraturan atau tersusun rapi

dapat diketahui bahwa sel berupa ruang kecil atau irisan-irisan pada jaringan-jaringan
tumbuhan dan hewan. Sekelompok sel yang mempunyai struktur dan fungsi yang sama
disebut jaringan. yang menjadi objek penelitian sel hewan adalah epitel pada rongga mulut,
dan pada sel tumbuhan digunakan Rheoe discolor. Perbedaan struktur sel hewan dan
tumbuhan secara umum terletak pada dinding selnya. Sel tumbuhan memiliki dinding sel
sedangkan sel hewan tidak memiliki dinding sel.

Hal ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan. Sel
hewan memiliki membran sel, sitoplasma, dan inti sel. Sedangkan sel tumbuhan memiliki
dinding sel, membran sel, sitoplasma, kloroplas, dan inti sel. Secara umum sel memiliki

26

membran sel, sitoplasma, dan inti sel. Sel hewan tidak memiliki dinding sel sehingga bentuk
dari sel hewan tidak teratur. Sel tumbuhan yang memiliki dinding sel sehingga sel tumbuhan
bentuknya teratur atau tersusun rapi. Selain itu sel hewan tidak memiliki kloroplas sehingga
tidak dapat membuat makanan sendiri atau berfotosintesis. Sedangkan sel tumbuhan memiliki
kloroplas sehingga dapat berfotosintesis.

VIII. Kesimpulan dan Saran
Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa

perbedaan paling mendasar antara sel hewan dan sel tumbuhan adalah Pada sel hewan
ditemukan adanya dinding sel, nukleus, plasma dan granula. Sel hewan mempunyai
bentuk sel yang tidak beraturan atau tidah teratur bentuknya. Sedangkan pada sel
tumbuhan, bentuknya cenderung beraturan, dan berbentuk segi enam. tumbuhan
ditemukan dinding sel, plasma dan nukleus. Dan sel tumbuhan dan hewan saling memiliki
ketidak lengkapan organel atau bagian bagian di dalamnya. Dan tumbuhan dan hewan
juga mempunyai kelangsungan hidup yang berbeda, tumbuhan dan hewan pun
mempunyai aktivitas yang berbeda, maka dapat dikatakan, bagian/organel sel tumbuhan
dan hewan berbeda sesuai karakteristiknya dan cara hidupnya

Sebagai saran, dalam melaksanakan praktikum/pengamatan, kita sebagai pengamat
harus dapat serius dalam kegiatan praktikum, agar kegiatan tersebut dapat berjalan
dengan lancar tanpa terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Dalam kelompok atau individu,
kita pun harus bertanggung jawab dan disiplin dalam setiap perilaku/langkah yang kita
buat. yang terakhir adalah kebersihan ruangan yang paling utama.

27

Daftar Pustaka

Biologi, Alam. 2017. laporan pengamatan sel hewan dan tumbuhan menggunakan mikroskop.
http://alambiologii.blogspot.com/2017/06/laporan-pengamatan-sel-hewan-dan.html
Purnomo. 2009. Biologi : Kelas XI untuk SMA dan MA / Purnomo
Biologigonz. 2011. Praktek Jaringan Epithel.
https://biologigonz.blogspot.com/2011/11/praktek-jarongan-epithel.html
Susilowati. 2011. Sel Epitel Rongga Mulut. https://sifaazmi-
susilowati.blogspot.com/2011/11/v-behaviorurldefaultvmlo.html
NBI. 2014. Laporan Hasil Pengamatan IPA Struktur Jaringan pada Daun dan Stomata
Tumbuhan. http://baka-nbi.blogspot.com/2014/11/laporan-hasil-pengamatan-ipa-
struktur_15.html
Life, Me. 2013. Laporan Biologi Sel. http://sitinurkhasanah21.blogspot.com/2013/12/v-
behaviorurldefaultvmlo.html

28

BAB II
STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN
• Jurnal Belajar :

29

30

31

32

33

• Tugas-Tugas :

PORTOFOLIO 1 BAB 2
JARINGAN TUMBUHAN

No. Jaringan Struktur Fungsi Gambar

• Tersusun dari • Melindungi

sel-sel hidup. tumbuhan dari

• Terdiri atas satu pengeluaran

lapis sel tunggal. airyang

• Beragam bentuk, berlebihan.

ukuran dan • Melindungi

susunannya, tumbuhan

tetapi biasanya terhadap

tersusun rapat kerusakan

tidak ada ruang mekanis

Jaringan antar sel. • Menjaga dan

1 Epidermis • Tidak memiliki mengatur suhu
klorofil. tumbuhan

• memiliki • Tempat keluar

protoplas hidup masuk zat dan

• dinding sel luar kelenjar

mengandung

kutin yang

membentuk

lapisan kutikula

• tersusun oleh

sel-sel yang

tersusun rapat

• Perismatis, • Sebagai jaringan

memanjang atau penyimpan

silindris makanan

2 Jaringan • Bercabang- cadangan.
cabang • Sebagai tempat

Parenkim • Parekim dengan melakukan

ruang antar sel proses

yang besar pembuatan zat

• Struktur makanan.

Jaringan

34

parenkim • Dapat melakukan

beragam susai proses

dengan pengangkutan

fungsinya (yang ada di dekat

Cth : sel xilem).

parenkim yang • Mampu

berperan dalam melakukan proses
fotositentis pernafasan karena

dengan banyaknya ruang

mengandung antar sel.

kloroplas dan • Dapat sebagai

membentuk jaringan

jaringan penyimpan air,

klorenkim ( pada • Dapat berfungsi

mesofildaun, sebagai jaringan

korteks batang, penguat karena

empulur ). sifatnya yang

turgosen dan telah

mengalami

lignifikasi; di

daerah xilem

sekunder.

• Tersusun dari • memberi kekuatan

sel-sel hidup. dan melindungi

• Bentuk sel secara mekanik

memanjang. jaringan-jaringan

• Terdapat pada di sekitarnya

batang, daun, • menghubungkan

bunga, dan buah satu jaringan dg

tumbuhan yang jaringan lain

Jaringan masih muda dan • mengikat,
3
belum berkayu. melekatkan/mengh

Penyokong • Memiliki ubungkan berbagai

dinding sel yang alat

lunak, lentur, • mengisi &

dan tidak menyokong tubuh

berlignin.

• struktur yang

tebal dan kuat.

• Terdiri dari
kolenkim

35

(jaringan yang

berfungsi

sebagai jaringan

penguat atau

penyokong pada

organ tumbuhan

yang masih aktif

mengadakan

pertumbuhan

dan

pengembangan.)

dan sklerenkim

( jaringan

penguat /

pelindung

mekanik

Jaringan ini

terdiri dari sel

hidup atau sudah

mati, bersifat

elastis/kenyal,

dinding sel

merupakan

dinding

sekunder yang

tersusun dari

lignin yang

tebal)

• Jaringan • Fungsi Xilem:

pengangkut/pem mengangkut air,

buluh pada mineral dan

tanaman senyawa-senyawa

dibentuk oleh yang larut di

xilem dan floem. dalam air dari akar

Jaringan • Sel-sel xilem menuju daun.

4 bersifat mati, • Fungsi Floem:
Pengangkut memanjang dan
mengangkut

berlubang. Sel- makanan yang

se xilem dihasilkan dari

tersusun atas sel- proses fotosintesis

sel sekunder. dari daun ke

• Dinding sel seluruh bagian

sekunder trakeid tumbuhan

36

mengandung

lignin, sehingga

membuatnya

keras an kaku.

• Ikatan pembuluh

kolateral, xilem

dan floem

letaknya

bersebelahan

dalam suatu jari-

jari.

• Ikatan pembuluh

bikolateral,

xilem diapit

floem, terletak

pada radius yang

sama.

• Ikatan pembuluh

konsentris,

xilem dan floem

berbentuk cincin

silindris.

• Ikatan pembuluh

radial, xilem dan

floem letaknya

bersebelahan,

namun tidak

dalam jari-jari

yang sama.

• Eksodermis • melindungi

(Jarngan gabus jaringan lain agar

diluar dan tidak kehilangan

mengandul banyak air,

suberin) mengingat sel-sel

5 Jaringan • Endodermis gabus yang
(terdiri atas bersifat kedap air
• Pencegah
Gabus selulosa)

• Peridermis penguapan

1. Felogen • Pelindung

(kambium kerusakan mekanis

gabus, Lapisan maupun infeksi

sel yang patogen

meristematis)

37

2. Felem (Gabus) • Pelindung seluruh
3. Feloderm jaringan di
bawahny
(Parenkim
Gabus) • Pelindung
tumbuhan dari
suhu ekstrim

Laporan Hasil Pengamatan Tanaman

Juan Carlos XI IPA 4

• Foto

• Hasil Pengamatan : Juan Carlos
• Nama Pengamat : XI IPA 4
• Kelas : Sabtu, 29 Agustus 2020
• Hari/Tanggal Pengamatan : Halaman belakang rumah
• Tempat Pengamatan

Hasil pengamatan :

38

Tanaman Jeruk
Pengamatan Morfologi Tanaman
• Batang Tanaman :

Batangnya berkayu, Silindris, berduri. Dari yang terlihat, kayu tanaman berdiameter
kecil
• Daun Tanaman :
Daunnya lumayan lebat/banyak. Bentuk daun lonjong bulat, tulang daun menyirip.
Dari yang saya lihat, ada daun yang berwarna hijau muda, ada yang berwarna hijau
tua mengkilat. Daunnya beraroma.
• Buah :
Buahnya masih kecil kecil, dan berwarna hijau tua
• Bunga :
Tidak ada bunga yang terlihat

39

BAB III
STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN
• Jurnal Belajar :

40

41

42

43

44

45

46

• Tugas-tugas :
47

48

49

50


Click to View FlipBook Version