6. Mengontrol suhu ruang penyimpanan
7. Mengontrol ED setiap persediaan obat
E. Bagian Administrasi
Bagian administrasi memegang peranan penting dalam semua urusan
administrasi yang dilakukan di Intalasi Farmasi Rumah Sakit Universitas
Sebelas Maret. Kegiatan yang dilakukan mahasiswa praktek kerja lapangan
antara lain:
1. Rekapitulasi lembar resep
2. Membuat laporan obat yang sudah Expired date
Pada bagian administrasi banyak laporan yang harus dibuat, untuk itu perlu
ketelitian yang tinggi agar tidak terjadi kesalahan data.
43
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang telah dilakukan di
Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret dapat diperoleh kesimpulan sebagai
berikut:
1. Siswa Farmasi siap menjadi tenaga kesehatan yang terampil dan
profesional sesuai dengan tuntutan dalam dunia kesehatan, khususnya
dibidang kefarmasian.
2. Dapat terjalinnya kerja sama yang baik antara dunia pendidikan dengan
dunia kesehatan sebagai lahan praktek
3. Kegiatan Praktek Kerja Lapangan siswa SMK Negeri 1 Sambi program
studi Farmasi di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret
berjalan dengan baik dan telah banyak memperoleh informasi,
pengetahuan, dan pengalaman tentang kegiatan Instalasi Farmasi Rumah
Sakit sehingga mendapatkan gambaran mengenai struktur organisasi, tata
kerja, dan kondisi kerja, peran, tugas dan fungsi seorang Asisten Tenaga
Teknis Kefarmasian.
4. Siswa mampu menjalankan profesinya dan siap menjawab tantangan di era
globalisasi.
5. Siswa semakin mantap untuk memasuki lapangan kerja yang nyata dalam
bidang kefarmasian.
6. Siswa mampu meningkatkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab dalam
bekerja.
7. Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret sebagai sarana pelayanan dalam
menyediakan dan menyalurkan perbekalan farmasi kepada masyarakat
sudah cukup baik. Sistem distribusi pelayanan farmasi telah menggunakan
sistem komputerisasi. Perencanaan sediaan farmasi di Rumah Sakit
Universitas Sebelas Maret lebih banyak menggunakan metode konsumsi,
dengan pertimbangan epidemiology penyakit. Sistem distribusi obat untuk
1
44
pasien rawat inap adalah sistem Unit Dose Dispending (UDD) dengan
koordinasi tiap bangsal.
B. Saran
Setelah melaksanakan Praktek Kerja Lapanan (PKL) , maka dapat
kami berikan saran sebagai berikut:
1. Meningkatkan peran tenaga kefarmasian dalam kegiatan distribusi obat
baik rawat jalan, rawat inap dan IGD.
2. Perlu peningkatan sarana prasarana dalam meningkatkan pelayanan PIO
(Pelayanan Informasi Obat) kepada pasien, masyarakat maupun pihak
yang memerlukan di Rumah Sakit, agar tujuan terapi obat dapat tercapai.
3. Perlu peningkatan perencanaan dan pengelolaan sediaan farmasi di
Instalasi Farmasi Rumah Sakit sehingga mempermudah pelayanan maupun
pengelolaan.
4. Menjaga dan meningkatkan keharmonisan antar karyawan dan pasien
5. Meningkatkan kualitas Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit untuk
menunjang pekerjaan kefarmasian.
45
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2016. https://rs.uns.ac.id/ (30 September 2021)
DepKes RI. 2009. Undang-undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009
tentang Kesehatan, Jakarta.
DepKes RI. 2009. Undang-undang Republik Indonesia No. 44 Tahun 2009
tentang Rumah Sakit, Jakarta.
DepKes RI. 2010. Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Pedoman
Pengelolaan Perbekalan Farmasi di Rumah Sakit, Jakarta.
DepKes RI. 2010. PerMenKes R.I. No. 340/MENKES/PER/2010 Tanggal 11
Maret 2010 tentang Klasifikasi Rumah Sakit, Jakarta.
Kementrian Kesehatan. 1999. Surat Keputusan Menteri Kesehatan No. 1333/
MENKES/SK/XII/1999 tentang Standar Pelayanan Rumah Sakit,
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Kementrian Kesehatan. 2004. Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 1197/
MENKES/SK/X/2004 tentang Panitia Farmasi dan Terapi, Kementrian
Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Kementrian Kesehatan. 2004. Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor. 1197/
MENKES/SK/X/2004 Tanggal 19 Oktober 2004 tentang Standar
Pelayanan Farmasi Rumah Sakit, Kementrian Kesehatan Republik
Indonesia, Jakarta.
46
Lampiran 1. Resep dan Copy Resep di Instalasi Farmasi RS UNS
47
Lampiran 2. Catatan Instruksi Pemberian Obat
48
Lampiran 3. Buku Riwayat Penggunaan Obat Kronis
49
Lampiran 4. Form Permintaan Obat/ Barang Habis Pakai
50
Lampiran 5. Etiket Obat di Instalasi Farmasi RS UNS
51