PENGEMBANGAN SOAL AKM
(ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM)
PUSAT ASESMEN DAN PEMBELAJARAN
BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAN PERBUKUAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2020
GAMBARAN UMUM AKM
Kemendikbud melaksanakan Dikeluarkannya kebijakan
mulai dari level anak usia dini empat program pembelajaran
hingga dewasa pada lingkup
nasional sebagai program
pendidikan formal dan pendidikan nasional
nonformal
“Merdeka Belajar” pada akhir
tahun 2019
12345
Perpres No. 18 tahun Penerus bangsa Indonesia Salah satunya adalah
2020 tentang RPJMN mampu berpikir kritis, melaksanakan AKM dan
survey karakter. Pusmenjar
tahun 2020-2024 inovatif dan kreatif dalam akan mengembangkan
dengan misi utama menyelesaikan
peningkatan kualitas instrumen AKM dan
manusia indonesia permasalahan, serta
kepribadian yang berkarakter Penilaian Karakter
LATAR BELAKANG AKM
Kecakapan hidup Kemendikbud
abad-21: berpikir menyelenggarakan
kritis, komunikatif, berbagai kegiatan
kolaboratif, dan
kreatif dan inovatif literasi melalui
Gerakan Literasi
Nasional Tahun 2016
12345
UU RI Nomor 23 Prasyarat untuk Asesmen
Tahun 2003 mencapai kecakapan Kompetensi Minimum
hidup abad-21 adalah
tentang Sisdiknas kemampuan literasi Tahun 2021 yang
Pasal 57 s.d. 59 meliputi asesmen
tentang evaluasi. peserta didik literasi membaca dan
numerasi.
PENGERTIAN AKM “
“ Asesmen pada kemampuan bernalar menggunakan
bahasa (literasi membaca) dan asesmen kemampuan
bernalar menggunakan matematika (numerasi)
Peserta didik kelas 2, 4, 6, 8, soal-soal AKM bersifat kontekstual, Penilaian AKM mengacu
dan 10 yang dapat digunakan berbagai bentuk soal, pemecahan pada tolok ukur yang
untuk perbaikan proses masalah, dan mendorong untuk terdapat dalam PISA dan
pembelajaran di satuan berpikir kritis TIMSS
pendidikan
JENIS AKM
AKM AKM AKM
Survey Nasional Sertifikasi Kelas
Diikuti oleh peserta didik kelas Diikuti oleh peserta didik kelas Diikuti oleh peserta didik kelas
5, 8, dan 11 yang dilakukan 12, sifatnya optional (tidak 2 sampai kelas 12.
secara sampling. wajib atau hanya yang
memerlukan). Fungsinya sebagai tools
Diikuti oleh seluruh satuan self-diagnostic untuk
pendidikan. Fungsinya sebagai dokumen asesmen formatif bagi guru
untuk persyaratan masuk ke untuk siswanya di kelas
Fungsinya sebagai evaluasi tingkat perguruan
kualitas sistem pendidikan, tinggi/sekolah kedinasan. tools dilengkapi resep
minimal tingkat satuan pembelajaran untuk
pendidikan. Hasil AKM Sertifikasi dikirim membantu guru memperbaiki
langsung ke siswa pembelajaran di kelas
bersangkutan
ALUR PENGEMBANGAN SOAL AKM
Penyusunan Desain Penyusunan Stimulus Telaah & Perbaikan Soal
Analisis Framework Uji Coba Penulisan Soal Perakitan
FIAT Validasi Soal soal
Penyusunan Spesifikasi Tes
Pemanfaatan Tes
123
Penskoran dan
Analisis Soal
Seleksi
Soal
Proofreading
BENTUK SOAL AKM
PILIHAN GANDA PILIHAN GANDA KOMPLEKS
MENJODOHKAN
ESSAY ATAU URAIAN ISIAN ATAU JAWABAN SINGKAT
Add Contents Title
BENTUK SOAL AKM
InfPogILraIpHhAicNDeGsiAgnNeDd A PILIHAN GANDA KOMPLEKS
Easy to change colors, photos and Text. Terdiri dari pokok soal dengan beberapa
pernyataan (minimal 3)
Terdiri dari pokok soal dengan beberapa
pilihan jawaban dan terdapat satu Pernyataan diberi tanda centang pada kotak
jawaban yang benar yang disediakan (pada kolom Ya/Tidak,
Benar/Salah, atau pilihan lain yang sesuai)
Untuk kelas 1 sampai 3 sebanyak 3 pilihan,
kelas 4 sampai 9 sebanyak 4 pilihan, kelas Jika jumlah pernyataan 3-5 dengan 2 pilihan
10 sampai 12 sebanyak 5 pilihan jawaban (ya - tidak, benar - salah), diberi skor 1 bila
semua jawaban benar, dan 0 bila ada jawaban salah
Memenuhi kaidah penulisan soal
Jika jumlah pernyataan 3-5 dengan 2 pilihan
Peserta didik diberi skor 1 apabila jawaban (ya - tidak, benar - salah), diberi skor 1 bila
menjawab benar, dan skor 0 apabila semua jawaban benar, dan 0 bila ada jawaban salah
menjawab salah
BENTUK SOAL AKM
InfMogEraNpJhiOc DDeOsiHgnKeAd N ISIAN ATAU JAWABAN SINGKAT
Easy to change colors, photos and Text. Menuntut peserta tes untuk memberikan
jawaban singkat
Mengukur kemampuan peserta tes dalam
mencocokkan, menyesuaikan, dan Jawaban dapat berupa frasa, kata, angka,
menghubungkan antardua pernyataan atau simbol
Terdiri dari 2 lajur. Lajur kiri untuk pokok Soal isian disusun dalam kalimat berita,
soal dan lajur kanan untuk jawaban sedangkan soal jawaban singkat disusun
dalam bentuk pertanyaan
Jumlah jawaban sebaiknya lebih banyak
dari jumlah pokok soal
BENTUK SOAL AKM
Infographic Designed ESSAY ATAU URAIAN
Easy to change colors, photos and Text.
Soal yang menuntut peserta didik untuk Disediakan pedoman penskoran yang
mengingat dan mengemukakan atau digunakan sebagai acuan dalam pemberian
mengekspresikan gagasan-gagasan dalam skor
bentuk uraian tertulis
Jawaban peserta didik diskor sesuai dengan Skor penuh/tertinggi diberikan pada jawaban
kompleksitas jawaban yang memenuhi semua kriteria/kunci jawaban
benar. Skor sebagian diberikan pada jawaban
yang kurang memenuhi kriteria/kunci
jawaban benar. Jawaban salah diberi skor 0,
tidak menjawab atau kosong diberi kode 9.
HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM PENULISAN
STIMULUS DAN SOAL
Stimulus yang ditulis sebaiknya 5 Ilustrasi soal tidak mengandung unsur SARA,
kekerasan, pornografi, politik, ataupun konten
1 bersifat edukatif, inspiratif, menarik, yang menimbulkan dampak negatif
dan memiliki unsur keterbaruan
Tidak menggunakan nama orang yang masih
2 Soal harus sesuai dengan indikator
atau tujuan pengukuran 6 hidup, karena dapat diinterpretasikan
mempromosikan tokoh tersebut
3 Penulisan soal harus sesuai dengan
kaidah penulisan soal (terlampir) Stimulus, gambar, teks, data, atau kutipan
Stimulus, gambar, kalimat, slogan, 7 apapun sebaiknya dari sumber yang kredibel
(valid) dan dituliskan sumber asalnya secara
4 dan kutipan tidak mengandung unsur lengkap
iklan promosi produk komersil (iklan),
atau instansi 8 Stimulus maupun soal menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar
Diagram pohon berikut menunjukkan struktur angkatan kerja atau “populasi usia kerja” suatu
negara. Jumlah penduduk total negara itu pada tahun 1995 adalah ± 3,4 juta jiwa.
Populasi usia kerja2
2656.5
Dalam angkatan kerja Tidak dalam angkatan kerja3
1706.5 64.2% 949.9 35.8%
1578.4 Bekerja 128.1 Tidak bekerja
92.5% 7.5%
1237.1 Penuh 341.3 Paruh waktu Stimulus
78.4% 21.6%
Mencari pekerjaan Mencari pekerjaan
penuh paruh waktu
101.6 79.3% 26.5 20.7%
Mencari pekerjaan Tidak mencari
penuh pekerjaan penuh
23.2 6.8% 318.1 93.2%
Catatan :
1.Jumlah orang dinyatakan dalam ribuan (000s).
2.Populasi usia kerja didefinisikan sebagai orang-orang yang berusia antara 15 sampai dengan 65 tahun.
3.Orang-orang yang “Tidak dalam angkatan kerja” adalah mereka yang tidak secara aktif mencari kerja
dan/atau tidak dapat bekerja
Gunakan informasi tentang tenaga kerja suatu negara tersebut untuk Contoh Soal
menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini. Pilihan Ganda
TENAGA KERJA Contoh Soal
Populasi usia-kerja dikelompokkan ke dalam dua grup utama yang Isian
mana?
A. Bekerja dan tidak bekerja.
B. Usia kerja dan bukan usia kerja.
C. Pekerja penuh-waktu dan pekerja paruh-waktu.
D. Di dalam angkatan kerja dan tidak dalam angkatan kerja.
Berapa orang yang tergolong usia kerja yang tidak berada di dalam
angkatan kerja? (Tuliskan jumlah orangnya, bukan persentasenya).
…………………………………………………
TENAGA KERJA
Pada bagian diagram pohon yang mana, jika ada, orang-orang di bawah ini akan
dikelompokkan?
Tunjukkan jawabanmu dengan memberi tanda silang pada kotak dalam tabel.
Yang pertama telah dikerjakan untuk kamu.
“Dalam “Dalam “Tidak “Tidak
angkatan
angkatan dalam termasuk
kerja:
kerja: angkatan kategori
bekerja” tidak kerja” apapun”
bekerja”
Seorang pramusaji paruh waktu, usia 35 Contoh Soal
Pilihan Ganda
Seorang wanita karier, usia 43, bekerja 60 ja
m seminggu Kompleks
Mahasiswa, usia 21
Seorang laki-laki, usia 28, yang baru menjual
tokonya dan sedang mencari kerja
Seorang wanita, usia 55, belum pernah beke
rja, dan tidak ingin bekerja di luar rumah
Seorang nenek, usia 80, masih bekerja bebe
rapa jam sehari di toko keluarganya di pasar
TENAGA KERJA Contoh Soal
Umpamakan informasi tentang angkatan kerja disajikan dalam diagram pohon seperti Pilihan Ganda
ini setiap tahun. Kompleks
Di bawah ini adalah daftar empat ciri dari diagram pohon. Nyatakan apakah Anda
merasa ciri-ciri itu akan berubah dari tahun ke tahun dengan melingkari kata
“Berubah” atau “Tidak berubah”. Yang pertama telah dikerjakan sebagai contoh:
Ciri-ciri Diagram Pohon Jawaban
Label dalam tiap kotak (misal: “Dalam
angkatan kerja”) Berubah / Tidak berubah
Persentase (mis. “64,2%”)
Jumlah (mis. “2656,5”) Berubah / Tidak berubah
Berubah / Tidak berubah
Catatan kaki di bawah diagram pohon Berubah / Tidak berubah
TENAGA KERJA Contoh Soal
Informasi mengenai struktur angkatan kerja telah disajikan dalam bentuk diagram Uraian
pohon, tetapi dapat juga disajikan dengan cara lain, seperti deskripsi tertulis,
diagram lingkaran, grafik, atau tabel.
Mengapa diagram pohon dipilih dalam menyampaikan informasi tersebut? Jelaskan
jawabanmu!
..........................................................................................................
..........................................................................................................
DISTRIBUSI BENTUK SOAL
20% 60% 10% 5% 5% AKM
Survey
Pilihan Pilihan Ganda Menjodohkan Isian/Jawaban Essay/Uraian Nasional/
Ganda Kompleks Singkat Sertifikasi
20% Easy to change colors,
Pilihan photos and Text. You
Ganda
can simply impress
40% 10% 5% 25%your audience and
add a unique zing anAd KM
appeal to your
Presentations. Kelas
Pilihan Ganda Menjodohkan Isian/Jawaban Essay/Uraian
Kompleks Singkat
PENGEMBANGAN SOAL AKM
LITERASI MEMBACA
PENGERTIAN LITERASI MEMBACA “
“ kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi,
merefleksikan bentuk-bentuk teks tertulis yang dibutuhkan oleh
masyarakat dan/atau dihargai oleh individu. Pembaca dapat
membangun makna dari teks dalam berbagai bentuk. Mereka
membaca untuk mengembangkan pengetahuan dan potensi
untuk berpartisipasi dalam masyarakat sebagai warga negara
Indonesia dan dunia.
konten bahasa penyajian
KONTEN TEKS
B TEKS INFORMASI
A peserta didik dapat memperoleh fakta,
data, dan informasi untuk
pengembangan wawasan dan ilmu
pengetahuan yang bersifat ilmiah
TEKS SASTRA
peserta didik dapat memperoleh
hiburan, menikmati cerita, dan
melakukan perenungan untuk
menghayati permasalahan kehidupan
yang ditawarkan pengarang
TEKS SASTRA TEKS INFORMASI
Karya imajinatif yang mengangkat persoalan- teks yang ditulis berdasarkan data-data faktual,
persoalan kehidupan manusia yang sudah dipadukan peristiwa-peristiwa, dan sesuatu yang lain yang
dengan imajinasi/subjektivitas pengarang untuk benar-benar ada dan terjadi dalam kehidupan.
IknefpoegnrtianpgahnichiDbuersanig. ned bertujuan untuk menambah wawasan, pengalaman,
bersifat faktual, dan lugas (Sudaryat, 2009). Bahasa
EMaesnyatwo acrhkaanngseecboulaohrsk, ephhiodtuopsaannydaTnegxtd.iidealkan, yang digunakan ilmiah, yakni bersifat denotatif dengan
dunia imajinatif, yang dibangun melalui berbagai menunjuk langsung pada acuannya (Welek, 2014).
unsur intrinsik, seperti alur, tokoh, latar, dan sudut
pandang. Dapat disajikan dalam bentuk ulasan, penjelasan,
deskripsi, analisis, uraian, dan penilaian yang
Teks yang disusun dengan tujuan artistik dengan dikemukakan secara rinci, mendalam, dan
komprehensif terhadap suatu permasalahan
menggunakan bahasa lisan atau bahasa tulis. (Nurgiyantoro, 2015).
Cara penyajiannya menggunakan kata yang Contoh teks: iklan, dokumen perusahaan/pemerintahan
bermakna simbolik/majas/kias. karakteristik bahasa (nota dinas, undangan, kontrak, pemberitahuan,
yang indah atau terorganisasi secara baik, dengan pengumuman, dan sebagainya), berita, artikel, laporan,
gaya penyajiannya menarik, ekspresif, dan estetis. pidato, buku pelajaran, pamflet, brosur, buletin,
infografis, label (makanan/obat), resep
Contoh teks: cerita rakyat, legenda, fabel, mitos, (makanan/minuman), ulasan (resensi buku/film/drama),
fiksi ilmiah, satir, puisi, prosa, drama, novel, jurnal ilmiah, laporan penelitian ilmiah, buku panduan,
pantun, soneta, epos, cerita bergambar, cerita dan editorial.
fantasi, ironi, lirik lagu, catatan perjalanan, dan (Nurgiyantoro, 2015).
biografi/autobiografi
KONTEKS TEKS PERSONAL
Berisi peristiwa, latar, aksi, karakter,
atmosfer/suasana, perasaan, ide maupun
wawasan yang bersifat personal (individual).
Dapat berupa hobi, cita-cita,
peristiwa/pengalaman pribadinya,
memilih/menentukan gaya hidup,
pekerjaan/profesi, dll. yang bersifat personal
(individual).
Peserta didik diharapkan memiliki kemampuan
literasi membaca dalam membentuk karakter
dengan menggali kemampuan berpikir kritis dan
kreatif dalam kehidupan pribadinya.
Si Kikir dan Emasnya Contoh
Cerita Rakyat oleh Aesop Teks
Seorang yang kikir menjual seluruh hartanya dan membeli segumpal Konteks
emas yang dikuburnya di dalam sebuah lubang di samping sebuah dinding tua. Personal
Dia kemudian mengunjungi simpanannya itu setiap hari. Salah seorang anak
buahnya memperhatikan hal ini dan memutuskan untuk mengintai gerak gerik si
kikir. Anak buahnya ini kemudian mengetahui rahasia harta yang tersembunyi
tersebut, dan mulai menggali, dan menemukan segumpal emas, dan dicurinya. Si
kikir, pada kunjungan berikutnya, menemukan lubang yang sudah kosong dan
mulai menarik-narik rambutnya dan meraung-meraung sejadi-jadinya. Seorang
tetangga, yang melihat kejadian itu dan mengetahui apa penyebabnya, kemudian
berkata, "Berdoalah dan jangan bersedih, ambillah segumpal batu, dan letakkan
di dalam lubang itu, dan bayangkan seolah-olah emas itu masih berada di sana.
Bagi kamu hal itu akan sama saja, karena sewaktu emas itu berada di sana,
kamu tidak memilikinya, karena kamu sedikit pun tidak menggunakannya."
.
KONTEKS TEKS SOSIAL BUDAYA
Bacaan yang mencerminkan pandangan
masyarakat terkait kondisi sosial-budaya.
Contohnya, mengenai informasi kondisi kultural
suatu masyarakat atau suatu bangsa.
Melalui teks-teks yang memuat informasi yang
mencerminkan nilai-nilai sosial-budaya, individu
diharapkan mampu mengenali dan memahami
kondisi dan gejala-gejala sosial-budaya di dalam
maupun di luar lingkungan masyarakatnya yang
global.
Isi bacaan pada konteks sosial-budaya dapat
berupa transportasi publik, permainan tradisional,
perekonomian, kebijakan publik, makanan khas,
tarian, ataupun kebiasaan masyarakat, dll.
Contoh
Teks
Konteks
Sosial
Budaya
KONTEKS TEKS SAINTIFIK
teks atau bacaan yang dapat meningkatkan kemampuan untuk
memahami pengetahuan kecakapan ilmiah dengan
mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru,
menjelaskan fenomena ilmiah, serta mengambil simpulan
berdasar fakta, memahami karakteristik sains, kesadaran
bagaimana sains dan teknologi membentuk lingkungan alam,
intelektual, dan budaya, serta kemauan untuk terlibat dan peduli
terhadap isu-isu yang terkait sains (OECD, 2016).
Isi bacaan pada konteks saintifik ini dapat berupa
ilmu ruang angkasa, ilmu medis/obat-obatan,
kandungan gizi, ilmu fisika, cuaca/iklim, gejala
alam, ilmu biologi, dll. yang terkait dengan IPTEK.
peserta didik diharapkan memiliki kemampuan
literasi membaca dalam memahami pengetahuan
yang berkaitan dengan masalah sains dan
merefleksikan beragam informasi penting yang
diperolehnya untuk berpartisipasi dalam
lingkungan IPTEK.
Contoh
Teks
Konteks
Saintifik
KOMPETENSI LITERASI
MENEMUKAN INFORMASI 10/5 3 MENGEVALUASI DAN MEREFLEKSI
(RETRIEVE AND ACCESS) (EVALUATE AND REFLECT)
1
2
MEMAHAMI
(INTERPRET AND INTEGRATE)
MENEMUKAN INFORMASI
(RETRIEVE AND ACCESS)
1 Retrieve Kemampuan menemukan
mendeskripsikan informasi yang spesifik tersebut
kompetensi yang proses memilih merupakan kemampuan dasar
diharapkan dapat
dicapai peserta didik informasi yang ketika seseorang membaca
adalah menemukan, diperlukan. sebuah teks sastra atau teks
mengidentifikasi, dan informasi dalam kehidupan sehari-
mendeskripsikan suatu 2
gagasan atau informasi hari.
eksplisit dalam teks.
3 45
Access lebih pada Informasi dapat
bagaimana proses ditemukan secara
mencapai ke tempat eksplisit dalam teks,
atau keberadaan pembaca hanya perlu
menemukan lokasi
informasi yang informasi tersebut dan
diperlukan tersebut.
memilihnya.
MEMAHAMI
(INTERPRET AND INTEGRATE)
pembaca harus dapat menguraikan dan 3
mengintegrasikan informasi yang ditemukan
dengan cara membandingkan dan mengontraskan pembaca telah mampu
ide atau informasi dalam teks atau antarteks, menyimpulkan informasi
membuat kesimpulan, mengelompokkan, dan implisit dalam teks atau
mengombinasikan ide dan informasi dalam teks
antarteks.
atau antarteks.
12
pembaca diharapkan dapat
mengolah apa yang telah dibaca
sehingga timbul sebuah
pemahaman dalam dirinya dari
teks.
MENGEVALUASI DAN MEREFLEKSI
(EVALUATE AND REFLECT)
peserta didik diminta mampu untuk
menganalisis, memprediksi, dan menilai
konten, bahasa, dan unsur-unsur dalam
teks.
1 23
pembaca telah dapat Peserta didik juga diharapkan
menggunakan pengetahuan, ide, mampu merefleksi atau membuat
atau sikap yang berada di luar sebuah gambaran atau opini
teks untuk membuat penilaian terhadap apa yang dibaca dikaitkan
pada teks atau membuat refleksi
dengan pengalaman diri dan
terhadapnya. kehidupan sekitarnya.
LEARNING PROGRESSION
1 Learning Progression adalah urutan atau 2 Dalam konteks AKM, learning progression
InftaohgarpaapnhipceDmebseilgajnaeradn yang berkaitan dengan kesinambungan antara
Eabsey rtkoecshiannagmebcuonlogrsa,nph(cootonstiannudumTe)xt. jenjang yang satu dengan jenjang berikutnya.
3 Kesinambungan tersebut mencakup aspek 4 Ruang lingkup materi harus dirumuskan
karakteristik, keluasan, dan kedalaman materi berdasarkan perkembangan peserta didik
pembelajaran dalam setiap jenjang pendidikan. sehingga konsep keilmuan yang dipelajari
berjalan sejajar dengan perkembangan peserta
didik.
5 Implementasi pembelajaran harus disejajarkan
dengan kemampuan peserta didik dalam rangka
penguasaan kompetensi yang berjenjang (Subali,
2009).
LEARNING PROGRESSION
6 InlHfeoavgreurl sakpoaghdnaicitpiDfe, erdbsaeingdainnaedndikiastiodraynankogndteiukksubr,adciamaunl,ai 7 Dalam literasi membaca tidak ada domain konten
sehingga learning progression pada literasi
dari level terendah (level 1) menuju ke level membaca menggunakan level kognitif sebagai
kompetensi yang diukur.
tertinggi (level 6). Perbedaan itu tergambar dari
kompleksitas teks (stimulus).
8 Selanjutnya, kompetensi yang diukur 9 Jika terdapat rincian kompetensi yang sama
dijabarkan menjadi beberapa subkompetensi. untuk semua atau beberapa level, berarti
Subkompetensi kemudian dirinci menjadi perbedaannya terdapat pada kompleksitas teks,
rincian kompetensi yang merupakan baik teks sastra maupun teks informasi.
kompetensi yang diharapkan akan dicapai
peserta didik pada setiap jenjang (level).
CONTOH SOAL
LITERASI MEMBACA
STIMULUS
Infographic Designed
Apakah kamu tahu Komodo?
Komodo salah satu hewan yang sangat besar. Ia tinggal di
Pulau Komodo. Pulau Komodo ada di Indonesia. Komodo
mempunyai gigi yang panjang. Panjang gigi komodo lebih
kurang 2,5 sentimeter. Jumlah gigi komodo ada sekitar 60
buah. Lidah komodo juga panjang dan bercabang. Fungsi
lidah komodo untuk mencium bau mangsa. Komodo dikenal
sebagai kadal yang paling besar di Bumi. Itu karena berat
badan komodo bisa sampai 200 kilogram.
PERTANYAAN 1
JenIjnafnoggraphic DeLseivgenl e1d(Kelas 1 & 2) Berapa panjang gigi
komodo?
Konten Teks Informasi
PEDOMAN PENSKORAN
Konteks Saintifik Nilai Penuh
Kode 1 : - 2,5 cm
Kompetensi Menemukan Informasi (Access and
Subkompetensi Retrieve) - 2,5 sentimeter
Rincian Mengakses dan mencari informasi Tidak Ada Nilai
kompetensi dalam teks Kode 0 : Jawaban lain.
Menemukan informasi tersurat Kode 9 : Kosong.
Bentuk soal (siapa, kapan, di mana, mengapa,
bagaimana) pada teks sastra atau
teks informasi yang terus
meningkat sesuai jenjangnya.
Jawaban singkat
PERTANYAAN 2
JenIjnafnoggraphic DeLseivgenl e1d(Kelas 1 & 2) Bacaan itu menceritakan tentang ….
gambaran komodo
Konten Teks Informasi
jenis-jenis komodo
Konteks Saintifik
Pulau Komodo yang indah
Kompetensi Memahami (Interpret and Integrate)
PEDOMAN PENSKORAN
Subkompetensi Memahami teks secara literal Nilai Penuh
Kode 1 : A. gambaran tentang komodo
Rincian Mengidentifkasi topik atau fokus Tidak Ada Nilai
kompetensi pembahasan pada teks informasi Kode 0 : Jawaban lain.
yang sesuai jenjangnya. Kode 9 : Kosong.
Bentuk soal
Pilihan Ganda
JenIjnafnoggraphic DeLseivgenl e1d(Kelas 1 & 2) PERTANYAAN 3
Konten Teks Informasi Komodo adalah hewan khas yang hidup di Indonesia. Di antara
pernyataan berikut manakan yang menunjukkan ciri-ciri komodo?
Konteks Saintifik Beri tanda centang (√) pada kotak di depan pernyataan untuk
jawaban-jawaban yang benar.
Kompetensi Memahami (Interpret and
Subkompetensi Integrate) □ Komodo memiliki gigi yang panjang.
Memahami teks secara literal □ Lidah komodo berfungsi untuk mencari makanan.
□ Jumlah gigi komodo lebih banyak dibandingkan gigi manusia.
Rincian Mengidentifkasi topik atau fokus □ Komodo adalah kadal terbesar di dunia.
kompetensi pembahasan pada teks informasi
yang sesuai jenjangnya. PEDOMAN PENSKORAN
Bentuk soal Komodo memiliki gigi yang panjang.
Pilihan Ganda Kompleks □ Lidah komodo berfungsi untuk mencari makanan.
Jumlah gigi komodo lebih banyak dibandingkan gigi manusia.
Komodo adalah kadal terbesar di dunia.
Nilai Penuh
Kode 1 : Peserta didik mencentang 3 jawaban benar.
Tidak Ada Nilai
Kode 0 : Peserta didik mencentang 2 atau lebih sedikit jawaban
benar.
Kode 9 : Kosong.
STIMULUS
Infographic Designed KUE TRADISIONAL INDONESIA
Kelapa, gula nira, dan aneka beras sering digunakan untuk membuat
kue tradisional. Sehingga banyak kue Indonesia yang memiliki
rasasama meskipun namanya berbeda. Contohnya adalah kue
klepon yang berbentuk bola, terbuat dari tepung beras ketan dan
gula merah. Di Jawa, kue tersebut disebut klepon,sementara di
Sumatra dan Sulawesi disebut onde-onde. Kerupuk yang terbuat dari
beras kering dan dilumuri gula nira cair disebut intip di Solo,
sementara di Minang disebut batiah.
Walaupun terbuat dari bahan yang sama, cara masak yang berbeda
akan menghasilkan rasa yang berbeda pula. Contoh kue-kue itu
adalah serabi dan putu. Kedua kue terbuat dari campuran tepung
beras, santan kelapa, dan gula merah. Bedanya, serabi dibuat
dengan cara dipanggang, sementara putu dikukus. Bentuk yang
dihasilkan kedua kue tersebut juga berbeda.
PERTANYAAN 1
JenIjnafnoggraphic DeLseivgenl e2d(Kelas 3 dan 4) Apa bahan yang sering digunakan
untuk membuat kue tradisional
Konten Teks Informasi Indonesia menurut teks?
Konteks Sosial-Budaya PENSKORAN KUE TRADISIONAL 1
Nilai Penuh
Kompetensi Menemukan informasi (Access dan Kode 1 : Kelapa, gula nira, dan aneka beras
Subkompetensi Retrieve) Tidak Ada Nilai
Rincian Mengakses dan mencari informasi Kode 0 : Jawaban lain.
kompetensi dalam teks Kode 9 : Kosong.
Menemukan informasi tersurat
Bentuk soal (siapa, kapan, di mana, mengapa,
bagaimana) pada teks sastra atau
teks informasi yang terus
meningkat sesuai jenjangnya.
Isian singkat
JenIjnafnoggraphic DeLseivgenl e2d(Kelas 3 dan 4) PERTANYAAN 2
Konten Teks Informasi Apa nama kue yang terbuat dari tepung beras
ketan dan gula merah?
Konteks Sosial-Budaya
Onde-onde
Kompetensi Menemukan informasi (Access dan Batiah
Subkompetensi Retrieve) Klepon
Rincian Mengakses dan mencari informasi
kompetensi dalam teks PEDOMAN PENSKORAN
Menemukan informasi tersurat Onde-onde
Bentuk soal (siapa, kapan, di mana, mengapa, □ Batiah
bagaimana) pada teks sastra atau Klepon
teks informasi yang terus
meningkat sesuai jenjangnya. Nilai Penuh
Kode 1 : Peserta didik mencentang 2 jawaban
Pilihan Ganda Kompleks benar.
Tidak Ada Nilai
Kode 0 : Peserta didik mencentang selain 2
jawaban benar atau hanya mencentang 1
jawaban benar.
Kode 9 : Kosong.
PERTANYAAN 3
JenIjnafnoggraphic DeLseivgenl e2d(Kelas 3 dan 4) Serabi dan putu dibuat dari bahan yang sama.
Mengapa rasanya berbeda?
Konten Teks Informasi
PEDOMAN PENSKORAN
Konteks Sosial-Budaya Nilai Penuh
Kode 1 : Karena cara memasaknya berbeda.
Kompetensi Memahami (interpret and integrate) Tidak Ada Nilai
Kode 0 : Jawaban lain.
Subkompetensi Memahami teks secara literal Kode 9 : Kosong.
Rincian Mengidentifikasi topik atau fokus
kompetensi pembahasan pada teks informasi
yang sesuai jenjangnya.
Bentuk soal Esai/Uraian
PERTANYAAN 4
JenIjnafnoggraphic DeLseivgenl e2d(Kelas 3 dan 4) Sebutkan satu jenis kue tradisional di daerahmu yang terbuat
dari kelapa, gula nira, dan aneka beras! Jelaskan bentuk dan
Konten Teks Informasi rasanya!
Konteks Sosial-Budaya PEDOMAN PENSKORAN
Nilai Penuh
Kompetensi Mengevaluasi dan merefleksi Kode 2 : Menyebutkan satu jenis kue dengan penjelasan
Subkompetensi (Evaluate and reflect) bentuk dan rasa benar.
Merefleksi isi wacana untuk
Rincian pengambilan keputusan, Misalnya: Apem, bentuk bulat dan rasa manis
kompetensi menetapkan pilihan, dan Kode 1 : Menyebutkan satu jenis kue dengan penjelasan
Bentuk soal mengaitkan isi teks terhadap bentuk atau rasa benar.
pengalaman pribadi
Mengaitkan isi teks sastra atau ATAU
teks informasi dengan pengalaman Menyebutkan satu jenis kue dengan penjelasan
pribadi sesuai jenjangnya.
salah atau tanpa penjelasan.
Uraian Tidak Ada Nilai
Kode 0 : Jawaban lain.
Kode 9 : Kosong
STIMULUS
Infographic Designed SEPEDA MOTOR
Pernahkah kamu terbangun dan merasakan ada sesuatu yang tidak beres?
Itulah persis dengan yang saya rasakan pada suatu hari.
Saya duduk di tempat tidur.
Tidak berapa lama kemudian saya membuka tirai jendela.
Cuaca hari itu buruk sekali – hujan turun sangat deras.
Kemudian saya melihat ke arah halaman rumah.
Aduh! Ternyata benar! Itu dia – sepeda motor saya.
Kondisinya dalam keadaan rusak berat seperti keadaan tadi malam.
Dan kaki saya mulai terasa sakit.
Jenjang Level 3 (Kelas 5 dan 6) PERTANYAAN 1
KonIntefongraphic DeTseikgsnSeadstra Sesuatu telah terjadi pada orang dalam cerita di atas
malam sebelumnya. Apakah peristiwa itu?
Konteks Personal
A. Cuaca buruk telah merusak sepeda motornya.
Kompetensi Memahami (interpret and integrate) B. Cuaca buruk telah menyebabkan dia tidak jadi
Subkompetensi Menyusun inferensi, membuat kon keluar rumah.
Rincian eksi dan prediksi baik teks tunggal C. Orang itu telah membeli sepeda motor baru.
kompetensi maupun teks jamak D. Orang itu telah mengalami kecelakaan sepeda
Menyimpulkan perasaan dan sifat
Bentuk soal tokoh serta elemen intrinsik lain motor.
seperti latar cerita, kejadian-kejadia
n dalam cerita berdasarkan PEDOMAN PENSKORAN
informasi rinci di dalam teks sastra Nilai Penuh
yang terus meningkat sesuai Kode 1: D. Orang itu telah mengalami kecelakaan
jenjangnya. sepeda motor.
Pilihan Ganda Tidak Ada Nilai
Kode 0: Jawaban lain.
Kode 9: Kosong.
Jenjang Level 3 (Kelas 5 dan 6) PERTANYAAN 2
KonIntefongraphic DeTseikgsnSeadstra Pada baris ke 8 terdapat kata: “Aduh!”
Mengapa orang dalam cerita mengucapkan kata ini?
Konteks Personal A. Orang itu telah berhasil mengerjakan sesuatu yang sulit.
B. Orang itu baru saja menyadari bahwa cuaca hari itu tidak
Kompetensi Memahami (interpret and integrate)
jelek.
Subkompetensi Memahami teks secara literal C. Orang itu baru menyadari memang ada sesuatu yang
Rincian Mengidentifikasi perubahan dalam tidak beres.
kompetensi elemen intrinsik (kejadian/karakter/ D. Orang itu merasa senang dapat melihat sepeda
setting/konflik/alur cerita) pada teks
sastra sesuai jenjangnya. motornya kembali.
Bentuk soal Pilihan Ganda PEDOMAN PENSKORAN
Nilai Penuh
Kode 1: C. Orang itu baru menyadari memang ada sesuatu
yang tidak beres.
Tidak Ada Nilai
Kode 0: Jawaban lain.
Kode 9: Kosong.
PERTANYAAN 3
Jenjang Level 3 (Kelas 5 dan 6)
KonIntefongraphic DeTseikgsnSeadstra “Itulah persis dengan yang saya rasakan pada
suatu hari.”
Konteks Personal Hari seperti apakah yang dimaksud dalam cerita
ini?
Kompetensi Memahami (interpret and integrate) A. Hari yang baik.
B. Hari yang jelek.
Subkompetensi Menyusun inferensi, membuat C. Hari yang menyenangkan.
Rincian koneksi dan prediksi baik teks D. Hari yang membosankan.
kompetensi tunggal maupun teks jamak
Menyusun inferensi (kesimpulan)
Bentuk soal berdasarkan unsur-unsur
pendukung (grafik, gambar, tabel,
dll) di dalam teks sastra atau teks
informasi sesuai jenjangnya.
Pilihan Ganda
STIMULUS
MENGGOSOK GIGI
Infographic Designed
Apakah dengan menggosok gigi semakin lama dan semakin keras gigi kita akan semakin
bersih?
Peneliti dari Inggris menjawab tidak. Mereka sudah mencoba berbagai alternatif, dan
akhirnya menemukan cara yang sempurna untuk menggosok gigi. Cukup menggosok gigi
selama 2 menit, tanpa harus menggosok dengan keras, akan memberikan hasil terbaik.
Menggosok terlalu keras akan membahayakan email gigi dan gusi kita tanpa melepaskan
sisa makanan dan plak yang menempel di gigi kita.
Bente Hansen, seorang pakar di bidang menggosok gigi, mengatakan bahwa cara yang
paling baik untuk memegang sikat gigi adalah seperti kita memegang pulpen. “Dimulai dari
satu sudut dan gosok seluruh barisan gigi,” Jangan lupa menggosok lidah! Pada lidah
biasanya terkandung banyak bakteri yang dapat menyebabkan bau mulut.
Jenjang Level 4 (Kelas 7 & 8) PERTANYAAN 1
KonIntefongraphic DeTseikgsnInefdormasi Artikel ini menceritakan tentang apa?
A. Cara terbaik untuk menggosok gigi.
Konteks Saintifik B. Jenis sikat gigi yang terbaik untuk digunakan.
C. Pentingnya gigi yang sehat.
Kompetensi Memahami (interpret and integrate) D. Perbedaan cara menggosok gigi.
Subkompetensi Menyusun inferensi, membuat kon PEDOMAN PENSKORAN
eksi dan prediksi baik teks tunggal Nilai Penuh
Rincian maupun teks jamak Kode 1 : A Cara terbaik untuk menggosok gigi.
kompetensi Menyimpulkan kejadian, prosedur, Tidak Ada Nilai
gagasan atau konsep berdasarkan Kode 0 : Jawaban lain.
informasi rinci di dalam teks inform Kode 9 : Kosong.
asi yang sesuai jenjangnya.
Bentuk soal Pilihan Ganda
PERTANYAAN 2
Jenjang Level 4 (Kelas 7 & 8) Apakah yang direkomendasikan oleh peneliti dari
Inggris ?
KonIntefongraphic DeTseikgsnInefdormasi A. Menggosok gigi sesering mungkin.
B. Jangan pernah mencoba untuk menggosok
Konteks Saintifik lidah kita.
C. Jangan menggosok gigi terlalu keras.
Kompetensi Menemukan Informasi (Access and D. Gosoklah lidah lebih sering dari menggosok
Subkompetensi Retrieve) gigi.
Rincian Mengakses dan mencari informasi
kompetensi dalam teks PEDOMAN PENSKORAN
Menemukan informasi tersurat Nilai Penuh
Bentuk soal (siapa, kapan, di mana, mengapa, Kode 1 : C Jangan menggosok gigi terlalu keras
bagaimana) pada teks sastra atau Tidak Ada Nilai
teks informasi yang terus Kode 0 : Jawaban lain.
meningkat sesuai jenjangnya. Kode 9 : Kosong.
Pilihan Ganda
Jenjang Level 4 (Kelas 7 & 8) PERTANYAAN 3
KonIntefongraphic DeTseikgsnInefdormasi Menurut Bente Hansen, mengapa kita harus menggosok lidah
kita?
Konteks Saintifik
PEDOMAN PENSKORAN
Kompetensi Menemukan Informasi (Access and Nilai Penuh
Subkompetensi Retrieve) Kode 1 : Merujuk pada bakteri ATAU menghilangkan bau
Rincian Mengakses dan mencari informasi mulut ATAU keduanya.
kompetensi dalam teks Peserta didik dapat menjawab dengan kata-kata sendiri atau
Menemukan informasi tersurat mengutip langsung dari bacaan.
Bentuk soal (siapa, kapan, di mana, mengapa, Untuk menghilangkan bakteri.
bagaimana) pada teks sastra atau Lidah kita bisa mengandung bakteri.
teks informasi yang terus Bakteri
meningkat sesuai jenjangnya. Karena dapat menghilangkan bau mulut kita.
Bau mulut.
Pilihan Ganda Untuk menghilangkan bakteri dan menghindarkan kita dari
bau mulit
Lidah mengandung banyak bakteri yang bisa menyebabkan
bau mulut.
Bakteri dapat menyebabkan bau mulut
Tidak Ada Nilai
Kode 0 : Jawaban lain.
Kode 9 : Kosong