The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Edisi Khusus Anggota Sakelid Sima Maung

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sakelidsimamaung, 2023-05-08 23:55:56

Buku Pedoman Penca Cimande

Edisi Khusus Anggota Sakelid Sima Maung

Keywords: pencak silat

Kuda-kuda silang


Nama dan Susunan gerakan dalam tepak satu selancar Setelah mempelajari kuda-kuda dan pola langkah, selanjutnya adalah gerak tangan dan gestur tubuh Ibing Tepak hiji Salancar yang berjumlah 70 gerakan yang terdiri dari gerak dasar dan jurus dasar. Nama dan susunan gerak dalam Ibing Tepak satu Salancar yaitu sebagai berikut : 1 Awal a. Sikap siap b. Hormat salam c. hormat salam d. hormat salam 2 Bubuka ka 1, terdiri dari : a. Sikap pasang b. Serong tampa kanan c. Selup kiri d. Jungjungan lengkah gede e. Baplang f. Kelid/Tangkisan kanan g. Hindaran kaki h. Piceunan kiri i. Tangkisan tangan kanan j. Baplang


Bubuka ka 2 a. Kelid/sabeutan kiri b. Hindaran kaki c. Piceunan kiri d. Tangkisan tangan kanan e. Baplang Bubuka ka 3 a. Kelid/sabeutan kanan b. Hindaran kaki kanan c. Piceunan kiri d. Tangkisan tangan kanan e. Baplang


Bubuka ka 4 a. Kelid/sabeutan kanan b. Hindaran kaki kanan c. Piceunan kiri d. junngjung Mincig 1 a. Jungjung lengkah gede b. Mincig jungjung lengkah leutik c. Jungjung lengkah gede serong d. Tangkisan tangan kiri e. Baplang Mincig 2 a. Kelid/sabeutan b. Hindar kaki kanan c. Piceunan d. Jungjung e. Jungjung lengkah gede f. Jungjung lengkah leutik g. Jungjung lengkah gede h. Jungjung lengkah leutik i. Jungjung lengkah gede j. Baplang Mincig 3 a. Kelid/sabeutan kiri b. Hindar kaki kiri c. Piceunan kanan d. Jungjung e. Jungjung lengkah gede


f. Mingcig jungjung lengkah leutik g. Jungjung lengkah gede h. Mincig jungjung lengkah leutik i. jungjung lengkah gede j. Baplang k. Kelid/sabeutan kanan l. Hindar kaki kanan m. Piceunan n. Jungjung samping kiri


Padungdung a. Tonjok sabeulah kiri b. Tonjok sabeulah kanan c. Kelid tengah d. Kelid kanan depan e. Serong f. Kelid kiri depan g. Tonjok sabeulah kiri depan h. Sikap kelid


Gambar Padungdung Akhir a. Hormat salam 1 b. Hormat salam 2 c. Hormat salam 3 Gambar Akhir


Cimande merupakan pendidikan non formal berperan dalam pembentukan karakter. Materi yang Diberikan di Sakelid Sima Maung kepada murid adalah 1. Talek, 2. Buang Kelid, 3. Pepedangan dan 4. Ibing tepak Hiji salancar. Materi pembelajaran di cimande Sakelid Sima Maung untuk anak tidak sama dengan remaja dan dewasa, materi yang di berikan untuk anak adalah seninya yaitu (tapak satu selancar). Yaitu Jurus yang Terdapat dalam Ibing Penca tepak hiji salancar Ibing Penca tepak hiji salancar sebenarnya adalah rangkaian jurus kajadian yang disusun sedemikian rupa sehingga memenuhi unsur estetika tanpa meninggalkan makna serang bela dalam setiap gerakannya. Ibing penca Tepak hiji Salancar yang baik harus dapat menggambarkan suatu bentuk teknik perkelahian seolah-olah pesilat tersebut sedang berhadapan dengan lawan. Tujuan penempatan Materi Ibing Penca tepak hiji salancar. Penempatan materi Ibing Penca tepak hiji salancar di awal adalah Ibing Penca tepak hiji salancar dapat diajarkan secara massal dan kecil kemungkinannya pesilat mengalami cidera. Penempatan materi ibing penca di akhir bermaksud untuk penghalusan gerak jurus dan dapat digunakan sebagai alat hiburan setelah mempelajari beladiri. Pada kasus ini, seorang pesilat yang sudah berani tampil membawakan ibing penca sudah dipastikan mampu membela diri. Dahulu seorang pesilat yang melakukan ibing penca harus siap (masagi) jika suatu waktu ada orang yang masuk ke pekalangan untuk mencoba keterampilan berkelahi dengannya. Bagian yang di ambil dari Ibing Penca Tepak Hiji Selancar Tidak semua jurus Ibing Penca Tepak Hiji Selancar divisualiasaikan dalam media pembelajaran. Diambil intisari saja dari Ibing sebagai sample dari studi. Adapun intisari tersebut meliputi bubuka 1 dan mincig, sebagai papakem (pakem) gerakan pada jurus ibing penca tepak hiji selancar. Bubuka 1 terdiri dari sikap siap, kelid, selup kiri, jungjung, lengkah gede, baplang, hindaran kaki, piceunan kiri, tangkisan tangan kanan, baplang. Dalam Mincig gerak diawali jungjung lengkah gede, lalu mincig jungjung lengkah leutik, jungjung lengkah gede serong, tangkisan tangan kiri, baplang. Pesan Nilai moral positif dari ibing penca tepak hiji selancar untuk melatih anak menjadi lebih percaya diri, riang, berani, tegas, sebagai contoh dalam sebuah kegiatan anak akan dituntut percaya diri, dalam penampilannya.


BAB X BIOGRAFI GURU BESAR PAGURON SENI PENCA CIMANDE SAKELID SIMA MAUNG


ORIENTASI Muhammad Sopyan Sauri, S.Pd adalah Guru Besar Paguron Seni Penca Cimande Sakelid Sima Maung, Lahir di Jakarta pada tanggal 23 Juni 1976. Belajar Pencak Silat Cimande sejak usia 8 tahun pada Perguruan Pencak Silat PUSAKA CIMANDE, dengan Guru Bernama Abdurrohman, Bapak Abdurrohman berguru kepada Bapak H. Tubagus Moch Djamhari Pada usia 13 Tahun, yaitu tepatnya pada tanggal 24 Desember 1989, pertama kali mengikuti event kejuaran pencak silat yang diselenggarakan oleh Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Cimande dengan Nama GURU BESAR CUP KE I DAN PASANGGIRI KELUARGA BESAR PAJAJARAN CIMANDE di Kabupaten Bogor tepatnya di Cilebut, dengan prestasi sebagai Juara I Kelas B Putra Junior


SILSILAH KEILMUAN Dalam mempelajari sebuah pengetahuan, seseorang harus memperhatikan sumber ilmu yang didapatnya berupa silsilah keilmuan atau sanad. Hal ini sangat berperan penting dalam keberkahan ilmu yang didapat. "Sebaik-baiknya orang belajar ialah yang mempunyai guru. Lalu gurunya itu mempunyai guru lagi dan terus tersambung (wushul) dengan guru-guru lainnya. Itulah yang dinamakan sanad keilmuan. Sanad keilmuan dari guru-guru yang jelas dan berakhlak mulia memastikan ilmu yang kita dapatkan telah melalui proses yang baik dan benar, tidak melalui proses yang instan sehingga ilmu tersebut layak diajarkan kepada orang lain." Sama halnya dengan proses pembelajaran di Sakelid Sima Maung. Pentinganya tujuan untuk mendidik manusia berbudi luhur harus memiliki sanad keilmuan kepelatihan yang benar. 1. Muhammad Sopyan Sauri adalah murid langsung dari Abdurrahman 2. Abdurrahman murid langsung dari H. Tubagus Mochammad Djamhari, 3. Guru – guru Cimande H. Tubagus Mochammad Djamhari diantaranya : 1. Abah Sidik bin Enos (alm) 2. Abah Boim (alm) 3. Abah Ayub bin H. Abdul Rasyid (alm) 4. Abah Obay (alm) 5. Abah H. Gaos bin H. Idris (alm) 6. Abah H. Lukman bin H. Idris (alm) 7. Abah H. Komar (alm) 8. Abah H. Acih Zarkasih (alm) 9. Abah H. Holili bin Abah Sidik Setelah Alm H. Tubagus Mochammad Djamhari Meninggal Guru Besar Sakelid Sima Maung, melanjutkan pembelajaran langsung ke Kasepuhan Cimande, yaitu : Ki Didih Supriadi dan Ki Moch Darma Sudarma.


BAB XI LELUHUR YANG SELARAS / SEALIRAN. DENGAN ALIRAN CIMANDE . PUSAT : Tarikolot Cimande, Desa Lemah Duhur Kabupaten DT.II. Bogor. . Yang sudah meninggal dan terletak di Kabupaten Bogor : . 1. Embah Haji Abdullah Somad (Ayah Otjod) 2. Embah Atje (Ayah Atje) 3. Embah Rangga (Eyang Rangga) 4. Embah Ursi (Ayah Ursi) 5. Embah Karta Singa . Yang sudah meninggal dan terletak di Kota Madya Bogor : 1. Embah Khoer (Embah Khair) - Tanah Sareal Bogor (Kebun Raya) 2. Embah Dato - Bantar Jati Kaum 3. Embah Djapra - Kebun Raya Bogor 4. Embah Dalem - Batu tulis Bogor 5. Embah Jair - Bantar jati timur - Bogor . Di Kecamatan Semplak : . 1. Embah Raden Harun Semplak Kaum . Di Kaum Pandak : . 1. Embah Raden . Di Pelabuhan Ratu : . 1. Embah H. Wali Sakti Kodratullah (leluhur Sukawayana) 2. Embah Genter Bumi 3. Embah Sukmawijaya 4. Embah Angka Jaya Sakti 5. Embah Rembang Karang Hawu 6. Embah Angguh 7. Eyang Sungsang Layang Laut Kidul . Di Kab. Cianjur : . 1. Embah Dalam Cikundul Wiratanudatar 2. Aom Djamhur 3. Abah Sera 4. Abah Madi 5. Abah Kardi 6. Abah Kalong


7. Abah Kando . Di Kab. Sumedang : . 1. Embah Djaka Raksa 2. Embah Djoko Perkasa . Di Kab. Garut : . 1. Sunan Rahmat Leuweung Sancang Gadog Suci (Prabu Kean Santang) 2. Abah Madi 3. Abah Kari 4. Syah Abdul Muhyi - Pamijahan Tasikmalaya - Garut - Gosong Suci - syeh Djafar Sidik . Di Kab. Cirebon : . 1. Susuhunan Kasepuhan 2. Susuhunan Kenoman 3. Susuhunan Cirebonan (Sunan Kecirebonan) 4. Syeh Syarief Hidayatullah (Syeh Mudaim) 5. Syeh Saikodirjaelani 6. Nyi Mas Panatagama . Di Seda Palembang : 1. Pangeran Maulana Muhammad 2. Pangeran Basisir . Di Banten : . 1. Maulana Hasanudin - Mesjid Agung 2. Maulana Yusuf - Kasuniatan 3. Maulana Mansyur - Cikaduan 4. Syeh Asnawi - Caringin Labuhan Banten . Di Madura : . 1. Maulana Malik Ibrahim - Bangkalan (Madura) 2. Maulana Magribi - Pemakasan . Guru - Guru Cimande . 1. Abah Haji Gaos (Abah Encun) - Tari Kolot Cimande Girang 2. Abah Haji Miftah - Tari Kolot Cimande Girang 3. Abah Haji Karim - Tari Kolot Cimande Girang 4. Abah Haji Komar - Tari Kolot Cimande Girang 5. Abah Holili -Tari Kolot Cimande Girang 6. Abah Haji Lukman (Abah Enang) - Pasir Muncang


7. Abah Boim ( Cisempur) 8. Mang Sobari - Cisalada 9. Abah Hasbuna - Ciangsana 10. Abah Syafei - Kebon Pedes 11. Bapak Kyai Djasmani - Pandeglang 12. Bapak Kyai Moch, Yusuf - Batu Bandar Banten 13. Abah Sidik Bin enos - Tari Kolot Cimande 14. Abah Ayub Bin H. Abdul Rosyid - Cisaladana 15. Abah Haji Acih Jarkasih - Tari Kolot Cimande 16. Abah Open - Kebun Pedes 17. Abah Husin - Bojong Menteng . Catatan : Tentang leluhur Cimande ini dikutip dari buku catatan tahun 1961 dan disusun oleh Guru Besar Padjadjaran Cimande, Bapak H. Tb. Djamhari pada tanggal 14 September 1971


Click to View FlipBook Version