The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

TUGAS DEMONTRASI KONTEKSTUAL- PEMIKIRAN FILOSOFIS KI HAJAR DEWANTARA

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by willyerlinawati22, 2022-05-27 04:09:14

Tugas 1.1.a.7 Demonstrasi Kontekstual - Pemikiran Ki Hajar Dewantara

TUGAS DEMONTRASI KONTEKSTUAL- PEMIKIRAN FILOSOFIS KI HAJAR DEWANTARA

PEMIKIRAN FILOSOFIS
KI HAJAR DEWANTARA

DALAM PENDIDIKAN

DI SUSUN OLEH :
WILLY ERLINAWATI, S.Pd.SD

CGP ANGKATAN 5
KABUPATEN PEKALONGAN

BIODATA CALON GURU PENGGERAK

Nama : Willy Erlinawati, S.Pd.SD
Tempat, tanggal Lahir : Cilacap , 13 April 1985
Unit Kerja : SDN 01 Jajarwayang
CGP Angkatan 5 Kabupaten Pekalongan

Pengertian pendidikan dan Pengajaran

Menurut Ki Hajar Dewantara (KHD),
pengajaran (onderwijs) adalah bagian dari
Pendidikan. Pengajaran merupakan proses

pendidikan dalam memberi ilmu atau
berfaedah untuk kecakapan hidup anak

secara lahir dan batin. Sedangkan
Pendidikan (opvoeding) memberi tuntunan

terhadap segala kekuatan kodrat yang
dimiliki anak agar ia mampu mencapai

keselamatan dan kebahagiaan yang
setinggi-tingginya baik sebagai seorang

manusia maupun sebagai amggota
masyarakat.

01

Introduction

You could describe the
topic of the section here









Berdasarkan pemikiran Ki Hajar Dewantara bahwa

pendidikan anak sejatinya menuntut anak
mencapai kekuatan kodratnya sesuai dengan
alam dan zaman. Bila melihat dari kodrat zaman,

pendidikan saat ini menekankan pada
kemampuan anak untuk memiliki keterampilan
Abad 21 sedangkan dalam memaknai kodrat alam

maka konteks local social budaya murid di
Indonesia harus memiliki karakteristik sesuai
lingkungan masingf-masing, antara lain jjiwa
religious, budi pekerti yang baik, gotong royong,

kewirausahaan, dll.







Menurut Ki Hajar Dewantara budi pekerti atau watak atau
karakter merupakan perpaduan antara gerak pikiran perasaan
dan kehendak atau kemauan sehingga menimbulkan tenaga.

Budi pekerti juga dapat diartikan sebagai perpaduan antara
Cipta (Kognitif), Karsa (afektif) sehinggga menciptakan karya

(psikomotor). Ki Hajar Dewantara menyebutnya sebagai
manusia yang beradab dan itulah tujuan Pendidikan Indonesia
secara garis besar (Sugiarta, Mardana, Adiarta, & Artanayasa,

2019)

DASAR KERJA PENDIDIK
TRI LOKA

01 02 03

ING NGARSO SUNG ING MADYA MANGUN TUT WURI HANDAYANI
TULODHO KARSA
seorang guru diharapkan
ketika menjadi pemimpin seorang guru di tengah- dapat memberikan suatu
atau seorang guru harus tengah kesibukannya dorongan moral dan
dapat memberikan suri diharapkan dapat semangat kepada peserta
tauladan untuk semua membangkitkan semangat didik ketika guru tersebut
orang yang ada terhadap peserta didiknya. berada di belakang.
disekitarnya.

SISTEM PENDIDIKAN ( TRI MONG )

MOMONG AMONG

NGEMONG

AKTIVITAS PENDIDIKAN ( TRI PUSAT )

KELUARGA SEKOLAH

PERGERAKAN
PEMUDA

KODRAT ANAK DAN PERALATAN PENDIDIKAN

Masa kanak – kanak usia 1 – 7 Masa pertumbuhan jiwa dan
tahun pikiran usia 7 – 14 Tahun

Memberi contoh dan Pengajaran, Perintah, paksaan
pembiasaan
dan Hukuman

Masa tebentuk budi pekerti dan kesadaran
sosial usia 14 – 21 tahun.

Pengalaman lahir dan bathin ( nglakoni dan

ngrasa )

A picture is
worth a
thousand
words

Demikianlah
demosntrasi
Kontekstual-
Pemikiran
Filososfis Ki Hajar
Dewantara

SALAM
GURU PENGGERAK


Click to View FlipBook Version