-29- 29 | L a m p K O S P / K T S P c. Berbagi Peserta didik Pancasila memiliki kemampuan berbagi, yaitu memberi dan menerima segala hal yang penting bagi kehidupan pribadi dan bersama, serta mau dan mampu menjalani kehidupan bersama yang mengedepankan penggunaan bersama sumber daya dan ruang yang ada di masyarakat secara sehat. Melalui kemampuan berbagi, ia mampu dan mau memberi serta menerima hal yang dianggap berharga kepada/dari teman sebaya, orang-orang di lingkungan sekitarnya, dan lingkunganyang lebih luas. Ia mengupayakan diri dan kelompoknya untuk memberi hal yang dianggap penting dan berharga kepada orang-orang yang membutuhkan baik di lingkungannya maupun di masyarakat yang lebih luas (negara dan dunia). Adapun alur perkembangan dari dimensi bergotong royong adalah sebagai berikut.
Tabel 3. Alur PerkembangaSubelemen Di Akhir FasElemen Kerja sama Menyelaraskan tindakan sendiri dengan tindakelompok di lingkungan sekitar, serta membertujuan bersama. Komunikasi untuk Mencapai tujuan bersama Memahami informasi, gagasan, emosi, keteramenggunakan berbagai simbol dan media sechubungan interpersonal guna mencapai tujuanSaling- ketergan tungan positif Mendemonstrasikan kegiatan kelompok yang kekurangannya masing-masing perlu dan dapKoordinasi Sosial Membagi peran dan menyelaraskan tindakan tujuan bersama. Saling-ketergantung an positif Mendemonstrasikan kegiatan kelompok yang kekurangannya masing-masing perlu dan dapKoordinasi Sosial Membagi peran dan menyelaraskan tindakan tujuan bersama. ElemenTanggap terhadap Lingkungan Sosial Tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dekebutuhan masyarakat. Persepsi sosial Menggunakan pengetahuan tentang sebab dantindakan yang tepat agar orang lain menampilMengupayakan memberi hal yang dianggap psekitar tempat tinggal
an Dimensi Bergotong-Royong e D (Kelas VII - IX, usia 13-15 tahun) Kolaborasi akan orang lain untuk melaksanakan kegiatan dan mencapai tujuan ri semangat kepada orang lain untuk bekerja efektif dan mencapai ampilan dan keprihatinan yang diungkapkan oleh orang lain cara efektif, serta memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas n bersama. menunjukkan bahwa anggota kelompok dengan kelebihan dan pat saling membantu memenuhi kebutuhan. dalam kelompok serta menjaga tindakan agar selaras untuk mencapai menunjukkan bahwa anggota kelompok dengan kelebihan dan pat saling membantu memenuhi kebutuhan. dalam kelompok serta menjaga tindakan agar selaras untuk mencapai Kepedulian engan tuntutan peran sosialnya dan berkontribusi sesuai dengan n alasan orang lain menampilkan reaksi tertentu untuk menentukan lkan respon yang diharapkan. enting dan berharga kepada masyarakat yang membutuhkan bantuandi
4. Dimensi Mandiri Peserta didik Indonesia merupakan Peserta didik mandiri, yaitu Peserta didik yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya. Elemen kunci dari mandiri terdiri dari kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi serta regulasi diri. a. Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi Peserta didik Pancasila yang mandiri senantiasa melakukan refleksi terhadap kondisi dirinya dan situasi yang dihadapi mencakup refleksi terhadap kondisi diri, baik kelebihan maupun keterbatasan dirinya, serta situasi dan tuntutan perkembangan yang dihadapi. Hal ini akan membuat ia mengenali dan menyadari kebutuhan pengembangan dirinya yang sesuai dengan perubahan dan perkembangan yang terjadi. Kesadaran tersebut akan membantunya untuk dapat menetapkan tujuan pengembangan diri yang sesuai dengan kondisi diri dan situasi yang dihadapi, memilih strategi yang sesuai, sertamengantisipasi tantangan dan hambatan yang mungkin terjadi. b. Regulasi diri Peserta didik Pancasila yang mandiri mampu mengatur pikiran, perasaan, dan perilaku dirinya untuk mencapai tujuan belajar dan pengembangan dirinya baik di bidang akademik maupun non akademik. Ia mampu menetapkan tujuan pengembangan dirinya serta merencanakan strategi untuk mencapainya dengan didasari penilaian atas kemampuan dirinya dan tuntutan situasi yang dihadapinya. Pelaksanaan aktivitas pengembangan diri dapat dikendalikan olehnya sekaligus menjaga perilaku dan semangat agar tetap optimal untuk mencapai tujuan pembelajarannya. Ia senantiasa memantau dan mengevaluasi upaya yang dilakukan dan hasil yang dicapainya. Ketika menemui permasalahan dalam belajar, ia tidak mudah menyerah dan akan berusaha mencari strategi atau metode yang lebih sesuai untuk menunjang keberhasilan pencapaian tujuannya.
Tabel 4. AlurDimensSubelemen Di Akhir FElemen Pemahaman diri dMengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi Membuat penilaian yang realistis teberdasarkan pengalaman belajar daMengembangkan refleksi diri Memonitor kemajuan belajar yang akan muncul berlandaskan pada pesesuai. Elemen ReRegulasi Emosi Memahami dan memprediksi konselangkah untuk mengelola emosinyaPenetapan tujuan belajar, prestasi, dan pengembangan diri serta rencana strategis untuk mencapainya Merancang strategi yang sesuai untpengembangan diri dengan mempedihadapi. Menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiri Mengkritisi efektivitas dirinya dalamenunjang maupunmenghambat dMengembangkan pengendalian dan disiplin diri Berkomitmen dan menjaga konsisttelah direncanakannya untuk mencPercaya diri,tangguh (resilient), dan adaptif Membuat rencana baru dengan menupaya sebelumnya tidak berhasil, s
r Perkembangan si Mandiri Fase D (Kelas VII - IX, usia 13-15 tahun) dan situasi yang dihadapi erhadap kemampuan dan minat , serta prioritas pengembangan diri an aktivitas lain yang dilakukannya. dicapai serta memprediksi tantangan pribadi dan akademik yang engalamannya untuk mempertimbangkan strategi belajar yang gulasi Diri ekuensi dari emosi dan pengekspresiannya dan menyusun langkaha dalam pelaksanaan belajar dan berinteraksi dengan orang lain. tuk menunjang pencapaian tujuan belajar, prestasi, dan ertimbangkan kekuatan dan kelemahan dirinya, serta situasi yang am bekerja secara mandiri dengan mengidentifikasi hal-hal yang dalam mencapai tujuan. tensi pencapaian tujuan yang apai tujuanbelajar dan pengembangan diri yangdiharapkannya ngadaptasi, dan memodifikasi strategiyang sudah dibuat ketika serta menjalankan kembali tugasnya dengan keyakinan baru.
5. Dimensi Bernalar Kritis Peserta didik yang bernalar kritis mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya. Elemen-elemen dari bernalar kritis adalah memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, merefleksi pemikiran dan proses berpikir dalam mengambilan keputusan. a. Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan Peserta didik Pancasila memproses gagasan dan informasi, baik dengan datakualitatif maupun kuantitatif. Ia memiliki rasa keingintahuan yang besar, mengajukan pertanyaan yang relevan, mengidentifikasi dan mengklarifikasi gagasan dan informasi yang diperoleh, serta mengolah informasi tersebut. Ia juga mampu membedakan antara isi informasi atau gagasan dari penyampainya. Selain itu, ia memiliki kemauan untuk mengumpulkan data atau fakta yang berpotensi menggugurkan opini atau keyakinan pribadi. Berbekal kemampuan tersebut, Peserta didik Pancasila dapat mengambil keputusan dengan tepat berdasarkan informasi dari berbagai sumber yang relevan dan akurat. b. Menganalisis dan mengevaluasi penalaran. Peserta didik Pancasila menggunakan nalarnya sesuai dengan kaidah sains dan logika dalam pengambilan keputusan dan tindakan dengan melakukan analisis serta evaluasi dari gagasan dan informasi yang ia dapatkan. Ia mampu menjelaskan alasan yang relevan dan akurat dalam penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan. Akhirnya,ia dapat membuktikan penalarannya dengan berbagai argumen dalammengambil suatu simpulan atau keputusan. c. Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri. Peserta didik Pancasila melakukan refleksi dan evaluasi terhadap pemikirannya sendiri (metakognisi) dan berpikir mengenai bagaimana jalannya proses berpikir tersebut sehingga ia sampai pada suatu simpulan. Ia menyadari proses berpikirnya beserta putusan yang pernah dihasilkannya, dan menyadari perkembangan serta keterbatasan daya pikirnya. Hal ini membuatnya menyadari bahwa ia dapat terus mengembangkan kapasitas dirinya melalui proses refleksi, usaha memperbaiki strategi, dan gigih dalam mengujicoba berbagai alternatif solusi. Selain itu, ia memiliki kemauan untuk mengubah opini atau
keyakinan pribadi tersebut jika memang bertentangan dengan bukti yang ada.
-35- Adapun alur perkembangan dimensi bernalar kritis sebagai berikut Tabel 5. Alur PSubelemen Di AkhElemen memperoleh dan mMengajukan Pertanyaan Mengajukan pertanyaan untuk klarifikkonsekuensi dariinformasi tersebut. Mengidentifikasi, mengklari fikasi, dan mengolah informasi dan gagasan Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dagagasan tertentu. Elemen menganalisis dan mengElemen menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan prosedurnya Menalar dengan berbagaiargumen dalElemen refleksi pemMerefleksi dan mengevaluasi Pemikirannya sendiri Menjelaskan asumsi yang digunakan,berusaha Mempertimbangkan perspektif yang b
Perkembangan Dimensi Bernalar Kritis hir Fase D (Kelas VII- IX, usia 13-15 tahun) memproses informasi dan gagasan kasi dan interpretasi informasi, serta mencari tahu penyebab dan an menganalisis informasi yang relevan sertamemprioritaskan beberapa gevaluasi penalaran dan prosedurnya lam mengambil suatu simpulan atau keputusan. mikiran dan proses berpikir , menyadari kecenderungan dan konsekuensi bias pada pemikirannya, serta berbeda.
-36- 6. Dimensi Kreatif Peserta didik yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak. Elemen kunci dari kreatif terdiri dari menghasilkan gagasan yang orisinal serta menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal serta memiliki keluwesan berpikir dalam mencarialternatif solusi permasalahan. a. Menghasilkan gagasan yang orisinal Peserta didik yang kreatif menghasilkan gagasan atau ide yang orisinal. Gagasan ini terbentuk dari yang paling sederhana seperti ekspresi pikiran dan/atau perasaan sampai dengan gagasan yang kompleks. Perkembangan gagasan ini erat kaitannya dengan perasaan dan emosi, serta pengalaman dan pengetahuan yang didapatkan oleh Peserta didik tersebut sepanjang hidupnya. Peserta didik yang kreatif memiliki kemampuan berpikir kreatif, dengan mengklarifikasi dan mempertanyakan banyak hal, melihat sesuatu dengan perspektif yang berbeda, menghubungkan gagasangagasan yang ada, mengaplikasikan ide baru sesuai dengan konteksnya untuk mengatasi persoalan, dan memunculkan berbagai alternatif penyelesaian. b. Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal Peserta didik yang kreatif menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal berupa representasi kompleks, gambar, desain, penampilan, luaran digital, realitas virtual, dan lain sebagainya. Ia menghasilkan karya dan melakukan tindakan didorong oleh minat dan kesukaannya pada suatu hal, emosi yang ia rasakan, sampai dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan sekitarnya. Selain itu, Peserta didik yang kreatif cenderung berani mengambil risiko dalam menghasilkan karya dan tindakan. c. Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusipermasalahan Peserta didik yang kreatif memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan yang ia hadapi. Ia mampu menentukan pilihan ketika dihadapkan pada beberapa alternatif kemungkinan untuk memecahkan permasalahan. Ia juga mampu mengidentifikasi, membandingkan gagasan-gagasan kreatifnya, serta mencari solusi alternatif saat pendekatan yang diambilnya tidak berhasil. Pada akhirnya, Peserta didik kreatif mampu bereksperimen dengan berbagai pilihansecara kreatif Ketika menghadapi perubahan situasi dan kondisi. Adapun alur perkembangan dimensi kreatif sebagai berikut.
37 | C P _ A T P I P A Tabel 6. Alur Perkembangan Mengetahui Kepala SMP Negeri 2 Watumalang Dra. Endang Hermawanti W, M.MPd NIP. 196705081997022004 Sub elemen Di Akhir Fase D (KelasElemen menghasilkan gagMenghubungkan gagasan yang ia miliki dengan inforgagasan baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/atauMengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/ataumengevaluasinya dan mempertimbangkan dampaknyaElemen memiliki keluwesan berpikir dalam malternatif dengan mengadaptasi berbagai gagasan dan u
Dimensi Kreatif Watumalang, 1 Juli 2023 Guru Mapel IPA Prihatin, M.Pd NIP. 196802011993022001 s VII - IX, usia 13-15 tahun) asan yang orisinal rmasi atau gagasan baru untuk menghasilkan kombinasi u perasaannya. u perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta a bagi orang lain mencari alternatif solusi permasalahan umpan balik untuk menghadapi situasi dan permasalahan
1 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h MODUL AJAR IPA KELAS VIII Nama Sekolah : SMP Negeri 2 Watumalang Alamat Sekolah : Jl. Watumalang, km 5 Wonosobo 56352 Mata Pelajaran : IPA Fase CP : Fase D Kelas/Semester : VIII/Ganjil Jumlah Peserta didik : 32 Tahun Pelajaran : 2023/2024 Alokasi Waktu : 10 x 40 Menit Moda Pembelajaran : Tatap Muka Elemen : Pemahaman IPA dan Keterampilan Proses Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase D. Peserta didik mampu mengidentifikasi system organisasi kehidupan serta melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan system organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada organ tertentu ( system pencernaan, system peredaran darah, system pernapasan dan system ekskresi). A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat mengerti bahwa terdapat hubungan antara makanan yang di makan dengan system peredaran darah dan bahwa peredaran darahlah yang mengedarkan sari-sari makanan ke seluruh tubuh. Peserta didik juga diharapkan mampu memilih makanan serta gaya hidup yang sehat agar terhindar dari penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah. B. Indikator Pencapaian Kompetensi • Melalui pengamatan pada gambar dan torso peserta didik dapat memahami tentang struktur dan fungsi organ peredaran darah dengan benar. • Melalui kegiatan, peserta didik dapat menghitung denyut jantung • Melalui pengamatan darah menggunakan mikroskop, peserta didik dapat membedakan berbagai bentuk sel darah dengan benar • Setelah melalui proses literasi (membaca buku/ menonton video) peserta didik dapat memahami penyakit- penyakit yang berhubungan dengan system peredaran darah dan upaya menanggulanginya dengan benar C. Konsep Utama Struktur dan fungsi organ peredaran darah, sel darah dan penyakit system peredaran darah dan upaya penanggulangannya,
2 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h D. Apersepsi Guru bertanya pada peserta didik apakah ada hubungan antara makanan dengan system-sistem tubuh manusia dan apakah pentingnya makanan dalam menjaga kesehatan system manusia Pernahkah bagian tubuhmu terluka.? Apa yang terjadi pada luka tersebut? E. Aktivitas Pemantik Guru meminta peserta didik untuk melihat infografik pada halaman 54 mengenai hipertensi. Apakah yang dimaksud dengan hipertensi itu? Mengapa hipertensi disebut “silent killer” dan mengapa manusia harus membatasi konsumsi garam. F. Kata Kunci • Organ Peredaran darah • Sel darah • Penyakit peredaran darah G. Profil Pelajar Pancasila 1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, ditunjukkan melalui berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran. 2. Berkebhinekaan global, ditunjukkan melalui sikap saling menghargai tanpa membedabedakan suku, agama, ras, dan golongan ketika kerja kelompok. 3. Gotong royong, ditunjukkan melalui kerjasama pada saat menghitung denyut jantung 4. Mandiri, ditunjukan melalui kegiatan tutor sebaya dan presentasi. 5. Kreatif, ditunjukkan melalui mengomunikasikan hasil pembelajaran. 6. Bernalar kritis, ditunjukkan melalui kegiatan tanya jawab dan diskusi H. Sarana dan Prasarana Internet, smartphone, proyektor, papan tulis, lingkungan sekitar, peralatan laboratorium I. Target Peserta didik Setelah pembelajaran, minimal 90% peserta didik menguasai materi yang dipelajari. J. Ketersediaan Materi • Victoriani Inabuy, dkk. 2021. Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam SMP kelas VIII. Jakarta. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Hal. 54-64 • Victoriani Inabuy, dkk. 2021. Buku Guru Ilmu Pengetahuan Alam SMP kelas VIII. Jakarta. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Hal. 54-64 • http://eprints.uad.ac.id/26788/1/BUKU%20SAINS%20DASAR.pdf • https://www.youtube.com/watch?v=N-bwLhQWLgo.id K. Model Pembelajaran Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan : model pembelajaran saintifik dan PBL (Problem Based Learning), strategi tutor sebaya dan metode secara berdiskusi, tanya jawab, dan presentasi.
3 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h L. Asesmen 1. Asesmen Sikap : • Teknik : Observasi • Bentuk : Jurnal • Waktu : Saat pembelajaran (assessment for learning) 2. Asesmen Pengetahuan : a. Asesmen awal (diagnostik kognitif) Teknik: Tertulis Bentuk : Pilihan ganda Waktu : Sebelum pembelajaran (assessment for learning) b. Asesmen formatif akhir tujuan pembelajaran (TP) Teknik: Tertulis Bentuk : Pilihan ganda Waktu : Setelah pembelajaran (assessment for learning) c. Asesmen sumatif akhir materi Teknik: Tertulis Buku Siswa halaman 64 Bentuk : Uraian Waktu : Setelah pembelajaran (assessment of learning) M. Kegiatan Pembelajaran utama Kegiatan pembelajaran dilakukan di kelas dan laboratorium IPA, kegiatan secara berkelompok, dengan dipandu lembar kerja. 1. Halaman 54 aktivitas Pemantik 2. Halaman 56 “ Ayo Amati Aktivitas 2.7 3. LKPD tentang denyut jantung 4. Halaman 63 “Fakta Sains” 5. Halaman 63 “Ayo Diskusi Aktivitas 2.9 N. Materi Ajar, alat dan bahan a. Materi Ajar • Buku Siswa IPA Kelas VIII Kemdikbudristek tahun 2021 • Buku pendamping dari MGMP b. Alat dan bahan • Alat tulis • Smartphone / stopwatch • LKPD • Perlengkapan Laboratorium O. Persiapan Pembelajaran • Peserta didik mengerjakan soal yang akan digunakan untuk asesmen awal • Peserta didik mempersiapkan HP untuk aplikasi kesehatan menghitung denyut jantung
4 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h P. Urutan Kegiatan Pembelajaran 1. Pertemuan Pertama (Asesmen awal,) a. Pendahuluan (10 menit) • Salam, berdoa, mengecek kehadiran peserta didik, mengkondisikan peserta didik untuk memulai pembelajaran, apersepsi, motivasi, menyampaikan tujuan pembelajaran, materi pokok, metode pembelajaran dan teknik penilaian. • Guru melakukan asesmen awal berupa tes diagnostik kognitif. • Guru membagi kelompok berdasarkan hasil pemetaan asesmen awal. • Peserta didik dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu belum paham, paham sebagian, dan paham utuh. • Peserta didik paham utuh akan digunakan sebagai tutor dalam masing-masing kelompok belum paham dan kelompok paham sebagian. (diferensiasi proses) b. Kegiatan Inti: Pertemuan 1 (3 x 40 menit) Tahap Pembelajara n Discovery Learning Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu A. Kegiatan Pendahuluan Pendahulu an (persiapan/ori entasi) 1. Guru menyampaikan salam dan memeriksa kesiapanpeserta didik. 2. Guru mengajak peserta didik untuk berdoa sebelummemulai pelajaran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya 3. Guru mengecek kehadiran peserta didik 10 menit Apersepsi 4. Guru menanyakan tentang materi yang telah dipelajarisebelumnya (Review). Setelah diserap pada dinding usus halus, sari-sari makanan diedarkan ke seluruh tubuh oleh … 5. Guru memberikan apersepsi dengan mengaitkan pada materi sebelumnya Motivasi 6.Peserta didik, mengamati materi tentang hipertensi untuk membuka cakrawala pemahaman tentang system peredaran darah Tujuan Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. 8. Guru menyampaikan garis besar pembelajaran yang akan dilakukan Diskusi, pengamatan dan literasi Penilaian 10. Guru menyampaikan penilaian yang akan dilakukan: a. Observasi nilai sikap dan keterampilan praktik b. Penilaian hasil pengetahuan dari hasil formatif B. Kegiatan Inti Pemberian rangsangan (Stimulation ) 11. Peserta didik dibimbing untuk duduk berkelompok yang telah ditetapkan sebelumnya. 12. Guru membagikan LKPD mekanisme kerja jantung dan peredarandarah pada manusia, 13. Peserta didik membaca dan mempelajari pernyataan bagian 100 menit
5 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h stimulus yang disajikan guru di LKPD Pernyataan/I dentifikasi masalah (Problem Statement) 14. Peserta didik diminta untuk melakukan kegiatan didalam kelompoknya masing-masing 15. Guru mengkonfirmasi permasalahan dalam LKPD. Bagaimana jantung berdenyut? Bagaimanakah jalannya mekanisme peredaran darah dalam tubuh manusia? Pengumpula n data (Data Collection) 16. Peserta didik membaca prosedur kerja pada LKPD dengan seksama, kemudian mengerjakannya dengan teliti. 17. Peserta didik membandingkan perbedaan mekanisme peredaran besar dan peredaran darah kecil. 18. Peserta didik mencatat hasil pengamatannya pada tabel yang disediakan di LKPD. Pengolahan data (Data Processing) 19. Peserta didik menjawab pertanyaan yang ada pada LKPD dan mengaitkan hasil diskusi dengan bahan bacaan, materi di buku paket dan sumber belajar yang relevan lainnya Pembuktian (Verification) 20. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya didepan kelas, kelompok lain diminta untuk menanggapi dan guru memberikan penguatan Menarik simpulan/ generalisasi (Generalizat ion) 21. Peserta didik melakukan generalisasi (menarik kesimpulan) berdasarkan hasil diskusi yang telah dilakukan sesuai dengan tujuan pembelajaran C. Kegiatan Penutup Kesimpulanr efleksi dan informasi kegiatan berikutnya 22. Peserta didik bersama dengan guru menyimpulkan hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan 23. Guru melakukan formatif tentang materi hari ini 24. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi pembelajaranpada pertemuan ini dengan menuliskan hal-hal yang masih belum dipahami berkaitan dengan sistem peredaran darah pada manusia 25. Guru memberi tugas baca tentang sel darah pada system peredaran darah pada manusia 26. Guru bersama peserta didik menutup pembelajaran dengan membaca Hamdallah dan mengucapkan salam. 10 menit Q. Refleksi Guru 1. Apa saja kesulitan peserta didik dalam melakukan kegiatan Pembelajaran ? Apa yang dilakukan oleh guru saat peserta didik mengalami kesulitan tersebut? 2. Apakah ada peserta didik yang tidak fokus saat mengikuti pembelajaran? 3. Apa yang menyebabkan peserta didik tidak fokus saat mengikuti pembelajaran? 4. Apakah pembelajaran berlangsung sesuai dengan rencana pembelajaran guru?
6 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h R. kriteria untuk Mengukur Ketercapaian Tujuan Pembelajaran Peserta didik memperoleh nilai minimal 70 pada asesmen formatif (berdasarkan KKTP kelas 8 semester ganjil). Mengetahui, Kepala Sekolah Dra Endang Hermawanti W, M.MPd NIP.19670508 199702 2004 Watumalang, 1 Juli 2023 Guru Mata Pelajaran Siska Wahyu Pratiwi, S.Pd NIP. 199309092022212025
7 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h Lampiran Kisi-kisi intrumen Indikator Pembelajaran Indikator Soal Nomor Soal Mendeskripsikan struktur dan fungsi alat peredaran darah pada manusia Menyebutkan bagian-bagian jantung 1 Menjelaskan macam-macam katup pada jantung 2 Menjelaskan peran saluran-saluran darah pada jantung 3 Menyebutkan jumlah tekanan darah pada manusia 4 Mendeskripsikan hubungan strukturdan fungsi bagian-bagian jantung 5 Menjelaskan proses terjadinya peredaran darah 6, 20 Menerapkan pengetahuan tentang ciri dari macam-macam pembuluh darah 7 Mendeskripsikan karakteristik pembuluh darah 8, 19 Menggunakan pengetahuan tentang darah dalam kehidupan sehari-hari. 9 Menyebutkan sel darah yang berfungsi pada proses pembekuan darah. 11, 12 Menyebutkan bagian-bagian komponen darah 10, 13 Menjelaskan berbagai kelain an dan penyakit pada peredaran darah manusia yang sering terja di di Indonesia Menyebutkan penyakit keturunan yang menyebabkan darah sukar membeku 15 Menjelaskan ciri-ciri penyakit anemia. 14 Menyimpulkan tentang gambaranpenyakit sistem peredaran darah yang sering terjadi di Indonesia 16 Menyebutkan kelainan pada sel darah putih 17 Menjelaskan ciri penyakit varises. 18 Naskah soal 1. Jantung mempunyai 2 bagian yaitu dua rongga bagian atas dan dua ronggabagian bawah. Disebut apakah dua rongga jantung bagian atas? a. ventrikel b. atrium c. superior d. inferior Kunci jawaban : B 2. Apakah nama katup pada jantung yang terletak antara bilik kanan dan serambi kanan? a. vena semilunair b. valvula bikuspidalis c. vena cava d. valvula trikuspidalis Kunci Jawaban: D
8 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h 3. Apa fungsi dari arteri pulmonalis padajantung? a. membawa darah yang kaya oksigenmenuju paru-paru b. membawa darah yang kaya oksigendari paru-paru c. membawa darah yang kaya karbondioksida menuju paru-paru d. membawa darah yang kaya karbondiokasida dari paru-paru Kunci jawaban : D 4. Berapakah nilai tekanan darah manusiadewasa normal pada saat ventrikel berkontraksi dan ventrikel berelaksasi? a. 180/100 mmHg b. 120/80 mmHg c. 100/100 mmHg d. 80/110 mmHg Kunci jawaban: B 5. Apa yang menyebabkan ventrikel kiri mempunyai lapisan paling tebal? a. Ventrikel kiri mempunyai tugas yang lebih ringan yaitu memompakan darah menuju paruparu. b. Ventrikel kiri mempunyai tugas yang lebih berat yaitu memompakandarah menuju paruparu. c. Ventrikel kiri mempunyai tugas yang lebih berat yaitu mengedarkan darah dari jantung ke seluruh tubuh d. Ventrikel kiri mempunyai tugas yang lebih ringan yaitu mengedarkan darah dari jantung keseluruh tubuh. Kunci jawaban: C 5. Apa yang menyebabkan terjadinya peredaran darah keseluruh tubuh? a. otot jantung berkontraksi b. otot jantung berelaksasi c. pembuluh nadi berkontraksi d. pembuluh nasi berelaksasi Kunci jawaban: A 6. Dari pernyataan dibawah ini, manakah yang bukan merupakan karakteristik pembuluh vena? a. mempunyai dinding pembuluh yanglebih tebal dibanding pembuluh nadi b. mempunyai dinding pembuluh yanglebih tipis dibanding pembuluh nadi c. mengalirkan darah dari kapilermenuju jantung d. letak pembuluh dekat dengan permukaan kulit Kunci jawaban : A 7. Ana mendapat tugas untuk mencari artikel tentang pembuluh darah berupa saluran tipis yang memungkinkan terjadinya pertukaran gas antara darahdengan sel jaringan tubuh. Disebut apakah pembuluh darah tersebut? a. vena b. arteri c. kapiler d. venule Kunci jawaban: C
9 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h 8. Hani adalah seorang petani yang tinggal di pegunungan sedangkan Abdan adalahseorang nelayan. Setelah dilakukan tes, jumlah sel darah merah Hani lebihbanyak jumlahnya dibandingkan Abdan.Apa yang menyebabkan hal ini terjadi? a. Pada dataran tinggi, tekanan udara tinggi, begitu juga kadar oksigennya sehingga tubuh membentuk sel darah merah lebihbanyak agar dapat mengikat oksigen lebih banyak b. Pada dataran tinggi, tekanan udara rendah, begitu juga kadar oksigennya. Oleh sebaba itu tubuh membentuk sel darah merah lebihbanyak agar dapat mengikat oksigen lebih banyak. c. Pada dataran rendah, tekanan udara rendah, begitu juga kadaroksigennya. Oleh sebab itu tubuh membentuk sel darah merah lebih sedikit agar dapat mengikat oksigen lebih banyak. d. Pada dataran tinggi, tekanan udara lebih tinggi, oksigen telalu banyak sehingga tubuh membutuhkan seldarah merah yang lebih banyak Kunci jawaban: B 9. Tangan Andi terkena pisau pada saat ia memotong buah. Jenis sel darah apakah yang berfungsi dalam proses pembekuandarah pada luka Andi ? a. sel darah merah b. sel darah putih c. keping darah d. plasma darah Kunci jawaban :C 10. Perhatikan bagan pembekuan darahberikut ini ! Bagian yang ditunjukan oleh no 2 dan 4 adalah…. a. protrombin dan thrombin b. tromboplastin dan fibrin c. tromblopasyin dan thrombin d. protrombin dan fibrin Kunci jawaban: D 11. Berikut merupakan berbagai fungsi darisel darah: 1. Berperan dalam pembekuandarah 2. Berperan dalam pertahanan tubuh. 3. Berperan dalam penyebarannutrisi 4. Berperan dalam penyebaran oksigen Manakah dari fungsi tersebut yang merupakan peran dari trombosit dan leukosit? a. 1 dan 3 b. 1 dan 2 c. 2 dan 4 d. 3 dan 4 Kunci jawaban: B 12. Apa nama bagian plasma darah yangberperan dalam sistem kekebalan tubuh? a. Serum b. Albumin c. Fibrinogen d. Trombin Kunci jawaban: A
10 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h 13. Seorang pasien dirumah sakitdidiagnosis mengalami suatu penyakit dengan ciri-ciri sebagai berikut: 1. Tubuh kekurangan hemoglobin atau sel darah merah 2. Tubuh kekurangan oksigen 3. Badan terasa lesu, kepala pusing, dan muka pucat. Berdasarkan ciri-ciri diatas, penyakitapa yang diderita oleh pasien tersebut? a. Serangan Jantung b. Varises c. Anemia d. Hemofilia Kunci jawaban: C 14. Penyakit keturunan dimana darah yang keluar dari pembuluh darah tidak dapat membeku disebut…. a. hemofilia b. leukemia c. trombus d. hipotensi Kunci jawaban: A 15. Perhatikan diagram berikut ini! Manakah kesimpulan yang paling tepat berdasarkan diagram diatas? a. Pravelensi hipertensi pada tahun 2013 meningkat sebanyak 32% dibandingkan tahun sebelumnya. b. Pravelensi hipertensi pada tahun2013 mengalami penurunan sebanyak 68% dibandingkan tahun sebelumnya. c. Pravelensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2013 sebesar 32% d. Pravalensi hipertensi pada tahun2013 sebesar 32% yang disebabkan berbagai macam faktor. Kunci jawaban: C 16. Kelainan dimana jumlah leukositmeningkat dan merugikan tubuh disebut dengan…. a. Leukemia b. Hemofilia c. Hipertensi d. Hipotensi Kunci jawaban: A 17. Manakah diantara pernyataan berikut yang merupakan ciri-ciri dari penyakit varises? a. Darah sukar membeku b. Pelebaran pembuluh vena terutamadi bagian kaki c. Tubuh kekurangan hemoglobin d. Tekanan darah dibawah normal Kunci jawaban:B
11 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h 18. Perhatikan ciri-ciiri komponen darah berikut! (1) Memiliki bentuk cakram kecil bikonkaf (2) Mengandung haemoglobin (3) Berfungsi sebagai pertahanan tubuh (4) Berjumlah sekitar 6000-8000 sel (5) Terbentuk di dalam megakariosit sumsum merah tulang (6) Berupa cairan berwarna kuning yang bersifat sedikit alkali Komponen darah berupa leukosit ditunjukkan oleh nomor …. a. (1), (3) dan (5) b. (2) dan (6) c. (3), (4) dan (6) d. (3) dan (4) Kunci Jawaban C 19. Perhatikan Skema Peredaran darah berikut ini! Urutan Peredaran darah yang banyak mengandung oksigen adalah …. a. (1), (2), (3) dan (4) b. (2), (3), (4) dan (5) c. (3), (4), (5) dan (6) d. (6), (1), (2) dan (3) Kunci Jawaban A 1 6 5 4 3 2
12 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h Asesmen Uji Kemampuan (LITERASI) Buku siswa halaman 64 Rubrik untuk asesmen Uji Kompetensi Rubrik Penilaian Nilai 4 Nilai 3 Nilai 3 Nilai 1 Penjelasan mengenai system peredaran darah dengan system transporta si jalan raya Pelajar mampu memberika n deskripsi yang detail tentang persamaan dan perbedaan antara system peredaran darah dengan system transportasi jalan raya Pelajar mampu mendeskripsika n secara dasar perbandingan antara system peredaran darah dengan system transportasi jalan raya Pelajar mampu mendeskripsikan bagian dari system peredaran darah tetapi tidak secara tepat membandingkann ya dengan system transportasi jalan raya Pelajar mendeskripsika n system peredaran darah namun tidak membandingka n dengan system transportasi jalan raya LKPD 1 Faktor-faktor yang mempengaruhi Denyut Jantung Tujuan : Mengetahui salah satu factor yang mempengaruhi denyut jantung Alat dan bahan : alat tulis dan stopwatch/ aplikasi penghitung denyut jantung Prosedur Kerja : 1. Buatlah kelompok dengan 3 anggota dengan rincian 1 orang memegang stopwatch, 1 orang menghitung denyut nadi, 1 orang yang melakukan aktivitas. Kegiatan 1 2. Orang 1 duduk dengan tenang dan dihitung denyut nadinya selama satu menit (gunakan jari telunjuk dan jari tengah untuk menemukan denyut nadinya. Letakkan kedua jari pada lengan yang berurutan dengan ibu jari. 3. Catat hasilnya dalam tabel pengamatan 4. Orang 1 melakukan aktivitas dengan berjalan santai selama satu menit 5. Orang 1 duduk dengan tenang dan diukur denyut nadinya selama 1 menit. Hasilnya dicatat dalam tabel pengamatan. 6. Orang 1 melakukan aktivitas berlari dari ruang kelas menuju lapangan kemudian kembali ke kelas selama 1 menit. 7. Orang 1 duduk dengan tenang dan diukur denyut nadinya selama 1 menit. Hasilnya dicatat dalam tabel pengamatan
13 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h Kegiatan 2 8. Tabel Pengamatan Nama Siswa Jenis dan intensitas aktivitas Duduk tenang Berjalan santai Berlari 9. Bagaimana frekuensi denyut nadi pada masing-masing aktivitas yang dilakukan? 10. Mengapa frekuensi denyut nadi pada aktivitas yang berbeda hasilnya berbeda? 11. Buatlah kesimpulan dari percobaan yang dilakukan
14 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h LKPD 2 Organ Sistem Peredaran darah pada manusia 1. JANTUNG 2. PEMBULUH DARAH Perbedaan antara Arteri dengan Vena No Ciri Arteri Vena 1 Struktur Dinding pembuluh darah kuat tebal dan elastis Tipis dan tidak elastis. 2 Arah aliran Meninggalkan jantung Menuju jantung 3 Tekanan/ denyutan Tinggi/terasa cenderung rendah/tidak terasa 4 Darah yang keluar dari pembuluh darah Memancar Tidak memancar 5 Letak lapisan yang lebih dalam, sehingga tidak terlihat secara langsung di permukaan kulit manusia. dekat dengan permukaan kulit, memiliki warna kebiru-biruan, tetapi sulit dirasakan denyutnya. 6 Klep /katup Katupnya satu di dekat jantung Banyak katup di sepanjang pembuluh yang berfungsi untuk mencegah aliran darah kembali ke tubuh. No Nama Arah aliran darah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 11 10 9 8 7 6 1 5 4 3 2 1 2 3 4 5 1 6 2 3 4 5
15 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h 3. PEREDARAN DARAH Perhatikan Skema system peredaran darah pada manusia Nomor Bagian Nama Bagian (kunci jawaban) 1 Bilik kanan 6 Bilik kiri 10 Serambi kanan 5 Serambi kiri 2 Arteri 9 Vena 8 Kapiler daerah perut dan kaki 8 Kapiler bagian kepala, dada dan tangan 7 Aorta 2 Arteri Pulmonalis 4 Vena Pulmonalis 3 Paru-paru Bagian pembuluh darah yang membawa Oksigen bernomor ….. Bagian pembuluh darah yang membawa karbon dioksida bernomor …..
16 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h Materi Pengayaan SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA A. Pengertian Sistem Peredaran Darah Sistem peredaran dalam bahasa medis sering disebut dengan sistem kordiovaskular. Sistem peredaran manusia termasuk dalam sistem peredaran darah ganda. Alasan disebut sebagai sistem peredaran darah ganda disebabkan peredaran darah melalui jantung sebanyak dua kali. Sehingga, terdapat dua sistem peredaran darah, yaitu peredaran darah kecil dan peredaran darah besar. Skema sistem peredaran darah dapat dilihat pada gambar dibawah. B. Fungsi Sistem Peredaran Darah Manusia Fungsi dari sitem peredaran darah pada manusia adalah sebagai sarana untuk menyalurkan berbagai zat dari dan menuju sel-sel tubuh, mengangkut sari makanan dan oksigen, berperan dalam berlangsungnya metabolisme pada tubuh, menjaga keseimbangan suhu tubuh, dan menjaga keseimbangan pH tubuh. Organ tubuh yang berperan penting dalam peredaran darah adalah jantung. Hal ini sesuai dengan fungsi utama jantung yang berperan memompa darah ke seluruh tubuh. Organ Pemompa Darah 1.Jantung Salah satu organ yang berperan penting dalam peredaran darah adalah jantung. Jantung terdiri dari 4 ruang yaitu bilik kanan (ventrikel dexster), bilik kiri (ventrikel sinister), serambi kanan (atrium dexster), dan serambi kiri (atrium sinister). Letak bagian-bagian jantung dapat dilihat pada gambar di bawah. Fungsi jantung: Memompa darah melalui pembuluh darah ke seluruh tubuh. Memompa darah ke paru-paru untuk mengambil oksigen. Menerima darah dari seluruh tubuh. Membantu membuang limbah sisa metabolisme berupa gas co2 .
17 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h C. Skema Peredaran Darah Pada Manusia 1. Peredaran Darah Kecil Peredaran darah kecil adalah peredaran darah yang dimulai dari jantung ke paru-paru kemudian kembali lagi ke jantung. Proses peredaran darah melewati bagian-bagian tertentu. Darah dari bilik kanan menuju arteri pulmonalis (darah kaya CO2) kemudian diteruskan ke paru-paru, selanjutnya menuju vena pulmonalis, di mana darah banyak mengandung O2 dan berakhir ke serambi kiri. Darah dari serambi kiri kemudian akan diteruskakn ke bilik kiri yang selanjutkan akan mengikuti sistem peredaran darah besar. 2.Peredaran Darah Besar liran darah pada peredaran darah besar dimulai dari jantung ke seluruh tubuh dan kembali lagi ke jantung. Seperti terlihat pada gambar di bawah. Aliran darah dimulai dari bilik kiri menuju aorta kemudian diedarkan ke seluruh tubuh, selanjutnya menuju vena kava superior/inferior, dimana darah kaya CO2, dan peredaran darah besar berakhir di serambi kanan. Darah dari serambi kanan akan menuju bilik kanan yang kemudian akan mengikuti sistem peredaran darah kecil. Perhatikan gambar di atas. Ternyata jantung burung mempunyai bagianbagian yang sama seperti jantung manusia. Vertebrata ini mempunyai jantung yang terdiri atas empat ruang. Ada atrium (serambi) kanan, atrium serambi kiri, ventrikel (bilik) kanan, dan ventrikel (bilik) kiri. Peredaran darah pada burung sama dengan peredaran darah pada manusia, yaitu peredaran darah kecil dan peredaran darah besar. Pada proses peredaran darah, darah mengalir di dalam pembuluh darah sehingga disebut peredaran darah tertutup. Organ tubuh yang terlibat pun sama yaitu jantung, pembuluh darah, dan paru-paru.
18 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h Pada peredaran darah kecil, darah miskin oksigen dan kaya karbon dioksida di dalam bilik kanan dipompa jantung menuju paru-paru. Di dalam paru paru karbon dioksida dilepas dan oksigen diikat. Kemudian, darah di paru-paru yang sudah kaya oksigen kembali ke jantung melalui serambi kiri. Pada peredaran darah besar, darah kaya oksigen di dalam bilik kiri dipompa jantung ke seluruh tubuh melalui aorta. Di sel-sel tubuh, oksigen dibebaskan dan karbon dioksida diikat. Selanjutnya, darah yang kaya karbon dioksida mengalir melalui pembuluh vena menuju serambi kanan dan masuk bilik kanan
19 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h Instrumen Asesmen (Untuk Asesmen Formatif dan Sumatif Judul Sistem Peredaaran Darah Mapel IPA Fase / Kelas D / VIII Elemen Pemahaman IPA Tujuan Pembelajaran Peserta didik menganalisis hubungan hubungan usaha, energy dan pesawat sederhana serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. A. Rencana Asesmen ● Capaian Pembelajaran Elemen Pada akhir Fase D, mengidentifikasi sistem organisasi kehidupan serta melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan sistem organ berdasarkan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tertentu (sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem pernafasan dan sistem reproduksi). • Tujuan Pembelajaran Peserta didik melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan sistem organ berdasarkan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tertentu sistem peredaran darah. ● Fungsi Asesmen: Asesmen ini dapat digunakan untuk fungsi formatif dan sumatif sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh guru. Fungsi sebagai asesmen formatif dilaksanakan selama proses pembelajaran dengan melakukan observasi terhadap siswa dalam menemukan keterkaitan sistem organ berdasarkan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tertentu sistem peredaran darah. Fungsi sebagai asesmen sumatif dilaksanakan untuk melihat keterampilan peserta didik secara menyeluruh dan ketercapaian tujuan pembelajaran, hal ini dilakukan setelah proses belajar dengan menemukan keterkaitan sistem organ berdasarkan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tertentu sistem peredaran darah. ● Teknik dan Instrumen Asesmen Untuk asesmen formatif, teknik yang digunakan adalah dengan melakukan observasi dan merekamnya dalam lembar observasi berdasarkan rubrik yang terlampir untuk mengetahui pemahaman dan perkembangan peserta didik. Untuk asesmen sumatif, teknik yang digunakan adalah dengan tugas berupa menemukan keterkaitan sistem organ berdasarkan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tertentu sistem peredaran darah. Asesmen sumatif ini mengacu pada ketercapaian tujuan pembelajaran sebagaimana dijelaskan dalam rubrik. ● Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran: 1. Kemampuan mengidentifikasi dan menjelaskan denyut jantung 2. Kemampuan menghitung denyut jantung sebelum dan sesudah melakukan kegiatan 3. Kemampuan mempresentasikan informasi tentang tugas-tugas dalam LKPD
20 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h Rubrik Penilaian Indikator Kriteria Awal Berkembang Mulai Berkembang Berkembang Mahir Kemampu an mengiden tifikasi denyut jantung Siswa mulai mencoba mengidentifikasi denyut jantung dengan bantuan guru Siswa mencoba mengidentifikasi denyut jantung dengan bantuan guru Siswa mampu mengidentifikasi dan menjelaskan denyut jantung secara mandiri Siswa mampu mengidentifikasi dan menjelaskan denyut jantung secara mandiri secara elaboratif dan mandiri Kemampuan menghitung denyut jantung Siswa mulai mencoba menghitung denyut jantung sebelum, selama dan sesudah aktivitas banyak bantuan guru Siswa mulai mencoba menghitung denyut jantung sebelum, selama dan sesudah aktivitas dengan beberapa bantuan guru Siswa mampu menghitung denyut jantung sebelum, selama dan sesudah aktivitas secara mandiri Siswa mampu menghitung denyut jantung sebelum, selama dan sesudah aktivitas secara mandiri dan ketepatan yang akurat Kemampu an menjawab pertanyaa n Siswa mulai mencoba menjawab pertanyaan dengan tulisan dengan penjelasan yang singkat. Siswa mencoba menjawab pertanyaan dengan tulisan dan gambar sederhana serta dengan penjelasan yang singkat. Siswa mencoba menjawab pertanyaan dengan tulisan dan gambar yang jelas serta dengan penjelasan yang lengkap Siswa mencoba menjawab pertanyaan dengan tulisan gambar yang bervariasi serta dengan penjelasan yang detail. B. Tindak Lanjut ● Jika asesmen ini digunakan sebagai asesmen formatif yang tujuannya untuk melihat perkembangan pembelajaran murid serta perbaikan perencanaan pembelajaran selanjutnya, berikut adalah rekomendasi tindak lanjut untuk memaksimalkan pencapaian siswa: Indikator Awal Berkembang Mulai Berkembang dan Berkembang Mahir Kemampuan mengidentifikasi dan menjelaskan denyut jantung Mengajak siswa untuk mengidentifikasi dan menjelaskan denyut jantung dengan menemukan jawaban yang terkait dalam aktivitasnya Mengajak siswa untuk mengidentifikasi dan menjelaskan denyut jantung dengan menemukan jawaban lebih banyak usaha terkait yang digunakan. Meminta siswa untuk mengidentifikasi dan menjelaskan denyut jantung dengan menemukan jawaban lebih banyak usaha di sekitarnya untuk memaksimalkan pemahamannya.
21 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h Kemampuan menghitung denyut jantung Mengajak siswa untuk menghitung denyut jantung dan mengulang berhitung untuk memaksimalkan keakuratan. Mengajak siswa untuk menghitung denyut jantung dan mengulang berhitung untuk mencapai keakuratan Meminta siswa untuk melakukan peer tutor dengan temannya untuk menghitung denyut jantung dan mengulang berhitung energi yang efektif Kemampuan menjawab pertanyaan Mengajak siswa untuk mengeksplorasi dalam menjawab pertanyaan Memberikan waktu kepada siswa untuk menjawabpertanyaan dan memberikan kesempatan untuk merevisi serta menambahkan elemen baru Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan di kelompok kecil sebelum di depan kelas sebagai persiapan yang lebih matang ● Jika asesmen ini digunakan sebagai asesmen sumatif dan pencapaian siswa berada pada tahap awal berkembang, maka guru memberikan tambahan waktu kepada siswa untuk merevisi informasi dan presentasinya ● Jika pencapaian siswa berada pada tahap mulai berkembang, berkembang, dan mahir, maka guru memberikan umpan balik yang membangun terhadap presentasi dan informasi yang disajikan (ketepatan penemuan dan perhitungan) C. Rincian Aktivitas ● Alokasi waktu formatif: sepanjang proses pembelajaran ● Alokasi waktu sumatif: 2 jam pelajaran (80-90 menit) ● Alat: Stopwatch, alat ukur jarak, alat tulis. ● Rencana Aktivitas 1. Siswa diminta untuk melakukan eksperimen dengan menghitung denyut nadi sebelum dan sesudah melakukan aktivitas 2. Siswa diminta untuk mencatat denyut nadi sebelum dan sesudah melakukan aktivitas 3. Siswa diminta untuk mengidentifikasi mengapa denyut nadi berbeda sebelum dan sesudah melakukan aktivitas 4. Siswa mempresentasikan hasil informasi di papan tulis untuk menyusun kesimpulan ● Referensi ❖ Victoriani Inabuy, dkk. 2021. Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta:Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan.
22 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h Lembar Hasil Observasi Nama Siswa Kemampuan mengidentifikasi denyut nadi Kemampuan menghitung denyut nadi Kemampuan menjawab pertanyaan Rencana Tindak Lanjut ACHMAD RIFA'I ACHMAD ZIDAN AJI WIRANATA AKBAR DESTA ISTIADI Alfarini Anggun Saputri Hidayah ARIF FEBRIYANTO AZINBAGAS NURIARKAN DAFA ADE SETIAWAN DIKA DINDA MAHARANI Ega Dwi Febriyanto HAFIZH MAULANA AKMAL Handy Mulya JUNITA NUR MAHDIYYAH KUMARA ADINE PRASOJO LUZIANA ANDIEN PUTRI MAGHFIRANI NUR AZIZA Muhamad Egi Firmansyah MUKHAMAD VAIZAL NADEA RISKA NAZULA NISA KHARISMA NUR FITA SARI Oktavia Fitriya Ningsih PRATAMA HELMI PRAYOGO RADHIKA KHEIZA PRASETYO RASYA RIFKI RIZKIA NUR ASYIFA SHERLITA DWI TRISNANDA VIDYA UTAMI PUTRI
23 | s y s t e m P e r e d a r a n d a r a h Lembar Penilaian LKPD (Untuk asesmen Sumatif) Nama Siswa LKPD Nilai Akhir Catatan ACHMAD RIFA'I ACHMAD ZIDAN AJI WIRANATA AKBAR DESTA ISTIADI Alfarini Anggun Saputri Hidayah ARIF FEBRIYANTO AZINBAGAS NURIARKAN DAFA ADE SETIAWAN DIKA DINDA MAHARANI Ega Dwi Febriyanto HAFIZH MAULANA AKMAL Handy Mulya JUNITA NUR MAHDIYYAH KUMARA ADINE PRASOJO LUZIANA ANDIEN PUTRI MAGHFIRANI NUR AZIZA Muhamad Egi Firmansyah MUKHAMAD VAIZAL NADEA RISKA NAZULA NISA KHARISMA NUR FITA SARI Oktavia Fitriya Ningsih PRATAMA HELMI PRAYOGO RADHIKA KHEIZA PRASETYO RASYA RIFKI RIZKIA NUR ASYIFA SHERLITA DWI TRISNANDA VIDYA UTAMI PUTRI