Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja di bidang tertentu. Siswa dapat melanjutkan pendidikan SMK setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama atau sederajat. Masa studi siswa jenjang SMK dilaksanakan selama tiga sampai empat tahun. SMK yang menerapkan masa studi pembelajaran selama empat tahun, yang terbagi menjadi tiga tahun masa studi di sekolah dan satu tahun di industri jurusan terkait. Penyelenggara pendidikan terbagi menjadi dua yaitu negeri dan swasta. Ada beberapa jurusan yang biasanya diminati oleh calon siswa SMK, di antaranya adalah Jurusan Multimedia, Animasi, Administrasi, Pelayaran, Teknik Mesin, Tata Boga Kelebihan Kelebihan lain dari siswa lulusan SMK yaitu siap untuk bekerja. Siswa SMK bisa bekerja dengan cepat dari skill yang dimiliknya sejak duduk di bangku sekolah. Peluang bekerja lebih besar bila dibandingkan siswa lulusan SMA. Dari segi keahlian tentu saja SMK lebih ahli dalam mencari pekerjaan. Kekurangan 1. Memiliki kemungkinan salah jurusan sejak awal Kamu hanya mengambil jurusan SMK karena mendengar pamor saja atau dipengaruhi teman lain sehingga bisa mengalami salah jurusan sejak awal. 2. Tidak bisa mempelajari bidang yang lebih luas Hal ini dikarenakan Kamu akan mempelajari satu bidang lebih spesifik sampai kelas XII, misalnya Akuntansi, dan tidak bisa mempelajari bidang lain. 3. Biaya sekolah lebih mahal Penyebabnya adalah praktik kerja yang membutuhkan biaya lebih mahal dibandingkan dengan biaya sekolah di SMA. 4. Durasi belajar lebih panjang Kamu akan dipersiapkan terjun ke dunia kerja, maka tidak heran bila durasi belajar materi produktif bisa lebih lama. 5. Kurang waktu untuk ekstra, organisasi atau bermain
Karena durasi belajar yang lebih panjang, Kamu bisa saja merasa kurang punya waktu untuk kegiatan lain. 6. Perlu manajemen waktu yang baik Berkaitan dengan poin nomor lima, bila Kamu tidak bisa mengelola manajemen waktu yang baik, maka sekolah dan kegiatan lain tidak bisa berjalan seimbang. 7. Tingkat stress bisa lebih tinggi Siswa atau siswa SMK bisa saja mengalami stress karena punya jadwal materi produktif lebih banyak dalam seminggu. Bahkan ada jadwal mata pelajaran produktif dari pagi sampai siang yang membuat Kamu merasa jenuh atau bosan. 8. Prestasi akademik kurang Sebenarnya, prestasi akademik bukan tolok ukur sebab tergantung siswa dan siswi yang berprestasi tersebut. Namun, rata-rata anak SMK kurang memiliki prestasi akademik untuk mata pelajaran umum sebab mereka disiapkan untuk menjadi tenaga kerja pratama setelah lulus sekolah. Meski ada perlombaan pun, biasanya ada tingkatan lomba kejuruan saja. 9. Peluang penerimaan kuliah di PTN lebih rendah Meski bukan acuan pasti, tapi nilai akademik yang menjadi patokan SNMPTN membuat anak SMK memiliki daya saing lebih rendah dibandingkan anak SMA. 10. Pilihan jurusan kuliah lebih terbatas Pilihan jurusan kuliah lebih terbatas sebab Kamu hanya fokus pada satu bidang sejak masa SMK, misalnya lulusan Tata Boga bisa fokus masuk ke jurusan yang linear atau peluang masuk jurusan lain di PTN lebih rendah, kecuali Kamu masuk ke PTS. Ada pula PTS favorit yang menerapkan sistem seleksi ketat sehingga kans Kamu semakin minim. Jurusan Multimedia Merupakan salah satu dari banyaknya jurusan di bidang komputer yang mempelajari mengenai penggunaan komputer guna dalam menyajikan data-data dalam bentuk teks, suara, gambar, animasi, serta video yang dibuat semenarik mungkin dengan tools-tools yang telah tersedia seperti Adobe Photoshop, CorelDraw, Freehand, Adobe After Effect, dan lain-lain. Jurusan Animasi Animasi merupakan salah satu Kompetensi Keahlian dari Program Keahlian Seni Rupa pada Bidang Keahlian: Seni dan Industri Kreatif. Selama masa pembelajaran 3 tahun, siswa akan dibekali dengan mata pelajaran yang terdiri dari Muatan Nasional, Muatan Kewilayahan, dan Muatan Peminatan Kejuruan.
Muatan Peminatan Kejuruan terdiri dari Dasar Bidang Keahlian, Dasar Program Keahlian, dan Kompetensi Keahlian. Jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran Otomatisasi & Tata Kelola Perkantoran atau biasa disingkat OTKP, dahulu bernama Administrasi Perkantoran atau AP merupakan salah satu cabang bidang keahlian Bisnis dan Manajemen mempelajari tentang Pengetikan naskah atau dokumen, Penanganan telepon, Penataan dan pengelolaan surat atau dokumen Jurusan Akuntansi Jurusan yang mempelajari metode pencatatan, penggolongan, dan penyusunan laporan baik secara manual maupun secara komputerisasi serta perhitungan perpajakan. Bahkan terus dilakukan perkembangan terkait pemahaman akuntansi pemerintahan di Indonesia. Jurusan Pelayaran Jurusan yang mempelajari ilmu yang berkaitan dengan pengoperasian kapal, khususnya dek kapal dan olah gerak kapal atau navigasi kapal. Umumnya, jurusan ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang profesional di bidang kemaritiman sesuai standar nasional dan internasional. Jurusan Teknik Mesin Bidang keilmuan yang mempelajari prinsip dasar fisika untuk analisis, desain, manufaktur, dan memelihara sebuah sistem mekanik. Jurusan Tata Boga Jurusan yang mempelajari teknik penyajian makanan dengan memperhatikan estetika, kualitas, rasa, dan kebutuhan gizi. Pada jurusan Tata Boga, mahasiswanya akan mempelajari bagaimana cara mengolah berbagai hidangan makanan baik daerah maupun dari berbagai negara.
Jurusan Tata Busana Disiplin ilmu dan seni mengenai penerapan desain, estetika, dan keindahan alami untuk pakaian dan hiasan tambahannya. Penerapan tata busana dipengaruhi oleh corak budaya dan sosial, yang beragam tergantung pada waktu dan tempat. Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran Sebuah kompetensi keahlian (jurusan) yang fokus utamanya yaitu mempelajari dasar kemampuan dan keilmuan untuk bisa menjadi seorang marketing. Marketing disini bisa dimaksudkan dengan marketing secara konvensional maupun melalui media sosial daring (online/internet). Kesimpulan Kesimpulanya, SMK atau SMA memiliki keunggulannya masing-masing. Dalam hal ini juga tergantung dari minat siswa, sehingga kamu perlu belajar dengan giat dan bersungguh-sungguh agar memiliki masa depan yang lebih baik. Kelebihan dan kekurangan SMK menjadi informasi penting yang wajib kamu ketahui untuk membandingkan apakah kamu kelak akan memilih SMK sebagai jenjang Pendidikan selanjutnya.