The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by fennyoktaviani1001, 2021-11-10 06:04:20

MAKALAH SUMBER DAYA ALAM

MAKALAH SUMBER DAYA ALAM

MAKALAH

“SUMBER DAYA ALAM AIR”

Oleh :
Nama : Fennyoktaviani Mansyur Nur

NIM : 2020015304
Kelas : 3 H

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA
2021

KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan
Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini.
dengan waktu yang tepat. Makalah dengan judul “Sumber Daya Alam Air.”
Penulis berharap agar makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu sehingga makalah ini dapat terselesaikan. Penulis menyadari bahwa
masih banyak kekurangan baik dari segi isi, susunan kalimat maupun tata
bahasanya. Oleh karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik dari pembaca
agar penulis dapat memperbaiki makalah ini.

Yogyakarta, 10 November 2021
Penulis

ii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL……. ................................................................................ i
KATA PENGANTAR....................................................................................... ii
DAFTAR ISI...................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang ..................................................................................... 4
B. Rumusan Masalah ................................................................................ 5
C. Tujuan .................................................................................................. 5
BAB II KAJIAN PUSTAKA
A. Pengertian Sumber Daya Alam (SDA)............................................... 6
B. Sumber Daya Alam Air ...................................................................... 6
C. Upaya Dalam Menjaga Keseimbangan Dan Kelestarian Sumber Daya

Air....................................................................................................... 8
BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan......................................................................................... 13
B. Saran ................................................................................................... 13
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................ 14

iii

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Alam tidak dapat dipisahkan dari makhluk hidup lainnya. Keberadaannya

menjadi penopang untuk kehidupan makhluk hidup lainnya. Alam sejatinya juga
menyimpan kekayaan yang disebut sumber daya alam (SDA). Kekayaan tersebut
menjadi sumber untuk memenuhi kebutuhan seluruh makhluk hidup di bumi.

Sumber daya alam adalah semua kekayaan bumi baik biotic maupun
abiotik yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan
kesejahteraan manusia, misalnya tumbuhan, hewan, udara, air, tanah, bahan
tambang, angin, cahaya matahari, dan mikroba (jasad renik). Sumber daya alam
dibedakan berdasarkan sumbernya, persebarannya, tujuannya, cara pengolahan
dan pemanfaatannya, sifat potensi, jenisnya, dan pembentukannya.

Sumber daya alam adalah unsur lingkungan yang terdiri atas sumber daya
alam hayati, sumber daya non hayati dan sumber daya buatan, merupakan salah
satu yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
Sebagai modal dasar pembangunan, sumber daya alam harus dimanfaatkan
sepenuh-penuhnya tetapi dengan cara-cara yang tidak merusak, bahkan sebaliknya
cara-cara yang dipergunakan harus dipilih yang dapat memelihara dan
mengembangkan agar modal dasar tersebut semakin besar manfaatnya untuk
pembangunan lebih lanjut dimasa mendatang.

Salah satu sumber daya alam yang paling penting untuk keberlangsungan
hidup adalah air. Air merupakan bagian yang paling penting yang membuat
kehidupan di bumi. Air merupakan sumber daya alam yang bersifat terbarukan
dan dinamis yang artinya, sumber utama air yang berupa air hujan akan selalu
datang sesuai dengan waktu atau musimnya sepanjang tahun.

Alam pada dasarnya mempunyai sifat yang beranekaragam, namun serasi
dan seimbang. Oleh karena itu, perlindungan dan pengawetan alam harus
dilakukan untuk mempertahankan keserasian dan keseimbangan itu.

4

B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan sumber daya alam?
2. Bagaimana siklus air dan dampaknya pada peristiwa di bumi serta

kelangsungan makhluk hidup?
3. Bagaimana upaya dalam menjaga keseimbangan dan pelestarian sumber

daya alam air di lingkungan?
C. Tujuan

Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah:
1. Untuk mengetahui apa itu sumber daya alam.
2. Untuk mengetahui siklus air dan dampaknya bagi kelangsungan makhluk

hidup.
3. Untuk mengetahui upaya dalam menjaga keseimbangan dan pelestarian

sumber daya alam air.

5

BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A. Pengertian Sumber Daya Alam (SDA)
Herman Haeruman Js (Kaligis, 1986) menyatakan bahwa sumber daya

alam adalah sumber daya yang terbentuk karena kekuatan alami misalnya tanah,
air dan perairan, udara dan ruang, mineral, bentang alam, panas bumi dan gas
bumi, angin, pasang surut dan arus laut.

Menurut Slamet Riyadi (Darmodjo, 1992) mendefinisikan sumber daya
alam sebagai segala isi yang terkandung dalam biosfer, sebagai sumber energi
potensial, baik yang tersebunyi di dalam litosfer (tanah), hidrosfer (air), maupun
atmosfer (udara) yang dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan manusia
secara langsung maupun tidak langsung.

Jadi sumber daya alam adalah segala sesuatu yang ada disekeliling
manusia, dan yang terdapat di permukaan bumi, baik itu berada di dalam tanah,
laut ataupun air dan udara, yang dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan
manusia maupun organisme lain secara langsung maupun tidak langsung.
Demikian sumber daya alam ialah semua kekayaan alam baik berupa benda mati
maupun benda hidup yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan
manusia.

B. Sumber Daya Alam Air
Air adalah suatu unsur yang sangat penting bagi kelangsungan hidup

manusia. Dengan air kita bisa melakukan kegiatan sehari-hari sesuai dengan
keinginan kita dan mengomsumsinya agar tetap hidup. Bahkan bukan manusia
saja yang membutuhkan, akan tetapi makhluk hidup sangat butuh terhadap air.
Sebagian bumi bahkan hampir di kelilingi oleh air, sehingga bisa dibilang air
merupakan denyut nadi untuk kelangsungan hidup.

Dalam ekosistem terdapat suatu daur yang melibatkan proses biologi,
geologi, dan kimiawi yang disebut siklus biogeokimia. Siklus biogeokimia adalah
siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotic
dan kembali lagi ke komponen abiotik. Materi dalam ekosistem tidak akan habis

6

tapi akan mengalami proses perombakan materi organic menjadi unsur-unsur
anorganik. Daur air dapat menjaga kondisi air di bumi karena terjadi secara terus-
menerus dan berkesinambungan. Melaui daur air, air kotor dapat digunakan
kembali. Walaupun terdapat perubahan dengan iklim maupun cuaca, namun
melalui siklus hidrologi jumlah air di bumi akan tetap hanya mengalami
perubahanwujud dan tempat. Siklus air tidak pernah berhenti dari lapisan atmosfer
turuun ke bumi dan kembali lagi ke atmosfer melaui tahapan-tahapannya.

Adapun mekanisme siklus air sebagai berikut:
 Pada suhu tinggi, air dibumi dan dalam tubuh makhluk hidup akan

mengalami peenguapan (evaporasi dan transpirasi) membentuk awan.
 Adapun transpirasi adalah proses penguapan yang dilakukan oleh

tumbuhan melalui stomata, sedangkan evaporasi adalah penguapan
yang bukan makhluk hidup.
 Terjadilah kondensasi yaitu uap air menjadi awan kemudian titik-titik
air hujan akibat pengaruh suhu yang rendah.
 Air hujan turun ke bumi (presipitasi) meresap ke dalam tanah
(infiltrasi), sebagian dimanfaatkan makhluk hidup dan sebagian
menuju laut yang akan mengalami penguapan kembali sehingga siklus
air akan berulang.
 Daur air dapat menjaga kondisi air di bumi karena terjadi secara terus-
menerus dan berkesinambungan.

Siklus air

7

Air yang mengalami pengendapan di bumi akan keluar kembali ke
permukaan tanah seperti melalui sumur, sungai dan danau. Hujan terjadi pada
tempat-tempat tersebut dapat menambah volume air. Adapun air yang terdapat di
dalam tanah dapat berperan sebagai cadangan air atau sumber air atau air tanah.

Adapun dampak peristiwa di bumi serta kelangsungan makhluk hidup
adalah terpenuhinya kebutuhan air untuk berbagai aktivitas. Melalui daur ulang
air, air kotor dapat digunakan kembali secara proses alam. Walaupun terdapat
perubahan dengan iklim maupun cuaca, namun melalui siklus hidrologi jumlah air
di bumi akan tetap. Siklus air tidak pernah berhenti dari lapisan atmosfer turun ke
bumi dan kembali lagi ke atmosfer melalui tahaapan-tahapannya.

C. Upaya Dalam Menjaga Keseimbangan Dan Kelestarian Sumber Daya
Air
Sebagai penghuni bumi, manusia tentunya harus menjaga keseimbangan

alam beserta kelestarian sumber daya alam. Sebab, kelangsungan hidup seluruh
makhluk hidup bergantung pada kedua hal tersebut. Apabila keseimbangaan alam
tidak dijaga, alam akan semakin rusak dan tidak sehat. Sumber daya yang tersedia
di dalamnya juga tercemar. Tak hanya itu, sumber daya alam juga bisa habis di
masa depan. Jika haal ini dibiarkan terus-menerus, keberadaan bumi juga
terancam. Bumi tak hanya rusak, namun bisa saja punah di masa mendatang.

Untuk itu, kita harus terus menjaga keseimbangan alam dan sumber daya
di dalamnya. Dengan begitu, kelangsungan bumi beserta makhluk hidup akan
terus terjaga. Sumber daya alam juga dapat tersedia untuk generasi mendatang.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kelestarian sumber daya
alam air agar dapat menjaga kelangsungan hidup makhluk hidup diantaranya
yaitu:

a. Menjaga lingkungan
Dengan menjaga lingkungan, maka air di sekitar kehidupan kita tidak akan
mudah tercemar. Sehingga, air dipakai dan yang dikonsumsi tidak
tercemar dan kotoran serta aman digunakan. Sampah-sampah yang ada di

8

sungai, di selokan, maupun di jalanan sangatlah berpengaruh bagi
kelestarian air yang dikonsumsi bagi makhluk hidup, sebab dapat
mencemari air dan mempengaruhi kebersihan air sebelumnya.

b. Mengurangi penggunaan air
Penggunaan air yang digunakan secara boros dan tidak bertanggung jawab
akan mengakibatkan kekeringan. Kebiasaan ini sering dilakukan oleh
masyarakat seperti mandi yang terlaalu lama, lupa mematikan air keran
setelah mandi atau memakainya atau juga setelah menyiram bunga dan
membersihkan kendaraan. Ini sangat perlu diperhatikan, karena dengan
berbagai kelakuan manusia tersebut akan dapat mengurangi jumlah air dan
mengakibatkan kebutuhan air yang sangat tinggi serta menjadi salah satu
dampak kekeringan.

c. Membuang sampah pada tempatnya
Seperti halnya menjadi salah satu penyebab bemcana banjr dan terjadinya
pencemaran air adalah sampah yang ada dimana-mana. Dengan sampah
tersebut, maka airpun akan sangat mudah tercemar dan kotor serta dapat
menyumbat aliran sungai dan selokan, sehingga dapat merusak
kelangsungan hidup manusia dan air akan susah untuk dikonsumsi seperti
biasanya.

d. Meminimalisirkan penggunaan bahan kimia
Meminimalkan penggunaan bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari
merupakan salah satu cara yang sangat tepat untuk melindungi perairan
global saat ini. Karena, ketika bahan-bahan kimia yang telah dipakai larut
ke dalam air, maka mereka akan merusak ekosistem air tersebut.
Contohnya saja seperti zat-zat kimia yang ada di air akan menghancurkan
alga-alga yang merupakan makanan plankton.

9

e. Membuang bahan kimia dengan benar
Bahan-bahan kimia tersebut sangatlah berbahaya bagi kelestraian air dan
merusak lapisan atmosfer di kehidupan ini. Bahan berbahaya seperti cat,
oli, oli motor atau bahkan bahan kimia lainnya jika dibuang dengan
sembarangan seperti membuang bahan-bahan tersebut ke dalam sungai
atau selokan serta sumber-sumber air akan dapat mencemari air
disekitarnya. Dampaknya akan kembali ke manusia itu sendiri. Air akan
tercemar dan susah untuk dicari dan dikonsumsi.

f. Mendaur ulang bahan bekas
Barang-barang yang dapat didaur ulang biasanya sering sekali tidak
terpikirkan oleh manusia saat ini dan membuangnya sembarangan seperti
membuang barang tersebut ke sungai atau ke laut. Contohnya saja seperti
botol mineral yang dapat di daur ulang menjadi mainan anak-anak, plastik-
plastik bermerek yang bisa di daur ulang menjadi alas atau tas, dan lain-
lainnya.

g. Mengadakan penyuluhan
Hingga saat ini, masih banyak masyarakat yang belum sadar akan
pentingnya dalam menjaga kelestarian air. Maka dari iru, sangat
diperlukan adanya penyuluhan tentang pentingnya menjaga kelestarian air
di lingkungan masyarakat saat ini. Hal ini sangat di perlukan agar
masyarakat saat ini sadar bahwa air sangatlah penting bagi kehudpan.
Penyuluhan-penyuluhan tersebut bisa berupa seminar-seminar tentang
pentingnya menjaga kelestarian air. Selain itu, bisa juga dilakukan dengan
mengajak masyarakat untuk bergotong royong dan kerja bakti bersama
untuk membersihkan sampah-sampah yang berkeliaran yang dapat
mencemari kelestarian air.

10

h. Mencegah adanya penebangan pohon secara liar
Dengan adanya penebangan pohon secara liar akan mengakibatkan
tercemarnya sumber-sumber mata air yang ada disekitarnya. Selain itu,
ekosistem yang ada disekitarnya akan menjadi tidak seimbang.

i. Mengadakan reboisasi pada hutan
Dengan adanya reboisasi, pohon-pohon akan terjaga kelestariannya yang
juga mempengaruhi kelestarian ekosistem sumber-sumber air yang ada
disekitarnya.

j. Tidak membuang limbah pabrik sembarangan
Biasanya pabrik-pabrik yang berada disekitar perairan seperti sungai,
danau, dan laut, akan membuang limbah pabriknya ke perairan tersebut.
Ini akan meenyebabkan pencemaran air akan terjadi. Air sungai dan laut
akan menjadi kotor dan tercemar, sehingga tidak dapat dipakai oleh
makhluk hidup.

k. Pengecekan saluran air secara rutin
Pengecekan pipa air secara rutin sangatlah penting karena jika pipa-pipa
air tersebut bocor dan air-airnya mengalir keluar, maka akan menyebabkan
terjadinya pemborosan air. Ini akan mengakibatkan pelestarian air
berkurang sehingga nanti akan terjadi kebutuhan air yang sangat tinggi di
kalangan masyarakat.

l. Manjaga kestabilan ketersediaan air bersih di sumber-sumber air
Hal ini sagat di pentingkan dalam menjaga kelestarian air. Dengan
menjaga kestabilan ketersediaan air bersih di berbagai sumber-sumber
yang mengandung air, maka ketersediaan air tidak berkurang, sehingga
masyarakat tidak perlu kebingungan terhadap air bersih karena banyaknya
air bersih di sumber-sumber yang mengandung air.

11

m. Menciptakan lingkungan yang asri
Dengan lingkungan yang asri, maka lingkungan di sekitarnya dan
ekosistem di sekitarnya akan terjaga dengan baik. Perairan pun tidak
mudah untuk tercemar dan bersih. Dalam menciptakan lingkungan yang
asri tersebut, bisa dilakukan melalui rumah kita sendiri. Lingkungan rumah
yang asri akan menciptakan fungsi lingkungan hidup tersebut menjadi
bersih, begitu juga dengan sector air yang dipakai dan dikonsumsi.
Pemakaian air untuk kegiatan sehari-hari menjadi bersih dan
pengkonsumsian air menjadi bersih dan tidak tercemar akibat lingkungan
rumah yang indah dan bersih.

n. Menggunakan shower ketika mandi
Ketika mandi, sebaiknya menggunakan shower atau hal lain yang tidak
mengakibatkan pemborosan air. Hal ini sangat perlu diperhatikan bagi
masyarakat yang biasanya mandi dengan cara berendam. Dengan
berendam, maka air yang dipakai untuk berendam tersebut akan terbuang
sia-sia, sehingga terjadinya pemborosan air dan mengurangi kelestarian
terhadap air.

o. Tidak mengambil air sumur secara berlebihan
Masyarakat saat ini ketika mengambil atau menggunakan sumur-sumur
yang ada seperti sumur resapan, mereka mengambilnya secara sangat
berlebihan tanpa memikirkan betapa pentingnya dalam mengehmat sumber
air yang memberikan manfaat sumur resapan. Sebab, jika air bersih yang
ada di sumur-sumur tersebut dikuras atau diambil secara berlebihan, maka
sumber air tersebut akan berkurang dan kering, sehingga akan terjadi
kekeringan air dan masyarakat akan kebingungan dalam mencari air
bersih.

12

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang ada disekeliling manusia,

dan yang terdapat di permukaan bumi, baik itu berada di dalam tanah, laut
ataupun air dan udara, yang dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan
manusia maupun organisme lain secara langsung maupun tidak langsung.
Demikian sumber daya alam ialah semua kekayaan alam baik berupa benda mati
maupun benda hidup yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan
manusia. Adapun mekanisme siklus air terdiri dari tahapan kondensasi,
transpirasi, evaporasi, dan presipitasi. Dampak peristiwa di bumi serta
kelangsungan makhluk hidup adalah terpenuhinya kebutuhan air untuk berbagai
aktivitas. Melalui daur ulang air, air kotor dapat digunakan kembali secara proses
alam. Walaupun terdapat perubahan dengan iklim maupun cuaca, namun melalui
siklus hidrologi jumlah air di bumi akan tetap. Siklus air tidak pernah berhenti
dari lapisan atmosfer turun ke bumi dan kembali lagi ke atmosfer melalui
tahaapan-tahapannya. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga dan
melestarikan sumber daya alam air yaitu menjaga lingkungan, mengurangi
penggunaan air, membuang sampah pada tempatnya, meminimalisirkan
penggunaan bahan kimia, membuang bahan kimia dengan benar, mendaur ulang
bahan bekas, mengadakan penyuluhan, mencegah adanya penerbangan pohon
secara liar, mengadakan reboisasi pada hutan, tidak membuang limbah pabrik
sembarangan, pengecekan saluran pipa air secara rutin, menjaga kestabilan
ketersediaan air bersih di sumber-sumber air, menciptakan lingkungan yang asri,
menggunakan shower ketika mandi, dan tidak mengambil air sumur secara
berlebihan.

B. Saran
Sebagai manusia kita harus selalu menjaga keseimbangan dan kelestarian

alam kita agar alam kita bisa dirasakan juga oleh generasi mendatang.

13

DAFTAR PUSTAKA

Aulia, Tia Oktaviani Sumarna., Arya Hadi Dharmawan. (2010). Kearifan Lokal Dalam
Pengelolaan Sumberdaya Air Di Kampung Kuta. Jurnal Transdisiplin Sosiologi,
Komunikasi, dan Ekologi Manusia, 3 (4), 345-355.

Nugroho, Sutopo Purwo. (2000). Meminimalisasi Lahan Kritis Melalui Pengelolaan
Sumberdaya Lahan Dan Konservasi Tanah Dan Air Secara Terpadu. Jurnal
Teknologi Lingkungan, 1 (1), 77-79.

Pdamsinjai. 2019. https://pdamsinjai.co.id/berita/menjaga-kelestarian-air , diakses 10
Oktober 2021.

Purwadi, Ofik Taufik.,dkk. (2014). Lubang Resapan Biopori Sebuah Strategi Untuk
Memanfaatkan Air Hujan Dalam Menjaga Kelestarian Sumber Air Di Kota Bandar
Lampung. Jurnal Rekayasa, 1(18), 51-53.

14


Click to View FlipBook Version