Dosen pengampuh :
Dr. Cholilawati, M. Pd
Sri Listiani, S.Pd. M Ds
TEORI
WARNA
PENERAPAN DALAM FASHION
Oleh : TATA BUSANA
Orenza Panjaitan
1509520040 (2021/2021)
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan Rahmat, Inayah,
Taufik dan Hidayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan
penyusunan EBOOK ini dengan lancar dan tanpa kendala yang berarti.
terimakasih saya ucapkan kepada ibu Dr. Cholilawati, M. Pd dan ibu
Sri Listiani, S. Pd.M Ds terimakasih juga saya ucapkan kepada teman
saya yang telah membantu dan memberikan masukan kepada saya
dalam pembuatan Ebook ini
EBOOK ini tentunya masih banyak mempunyai kekurangan. Oleh
karena itu saya mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca
sekalian agar saya dapat membuat EBOOK yang lebih baik di masa
mendatang harapan saya dalam EBOOK ini, pembaca dapat
mengetahui lebih lanjut dari segala hal yang saya ulas tentang warna itu
sendiri, dan EBOOK ini dapat berguna bagi pembacanya
BAB 1
WARNA
1. Pengertinan warna
Warna merupakan spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu
cahaya sempurna berwarna putih). Identitas suatu warna ditentukan oleh panjang
gelombang dari cahaya tersebut. Contoh misalnya, warna biru memiliki panjang
gelombang sekitar 460 nanometer. Sedangkan panjang gelombang warna yang bisa
ditangkap oleh mata manusia diantara 380 hingga 780 nanometer.
2. Funsi warna
Adapaun fungsi dari suatu warna adalah sebagai berikut :
• Sebagai Indentitas, yakni mengenali sesuatu dari warnanya, misalnya
seragam, bendera, logo perusahaan dan yang lainnya.
• Sebagai isyarat, adanya sebuah warna dapat memberikan suatu tanda-tanda
terhadap sifat atau suatu kondisi. Misalnya warna merah yang menandakan
kemarahan.
• Fungsi psikologis, yakni warna mampu memberikan kesan terhadap yang
melihat, misalnya warna hijau pada tumbuhan rerumputan yang mampu
memberikan kesan yang segar dan menyenangkan.
• Fungsi alamiah, yakni menandakan suatu properti benda tertentu, misalnya
buah tomat yang memiliki warna merah, sangat jarang tomat memiliki warna
selain merah.
3. Macam Macam Atribut Warna
Selain beberapa jenis warna yang disebutkan diatas, dibawah ini adalah
beberapa istilah yang biasa digunakan pada warna, adapun macam-macam atribut
warna adalah sebagai berikut :
• Warna Netral
Warna netral adalah warna yang terdiri dari warna putih dan hitam. Biasanya
jenis warna ini digunakan untuk menjadikan suatu warna menjadi lebih gelap atau
terang.
• Hue
Hue merupakan sebutan atau istilah berbagai macam warna dalam satu jenis
warna. Contoh : warna merah darah, merah jambu, merah hati, merah jingga dan yang
lainnya.
• Value
Value atau gelap terang adalah tingkat gelap atau terangnya suatu warna. Warna
yang memiliki tingkat terang paling tinggi adalah warna putih, sedangkan warna
dengan tingkat gelapnya paling tinggi adalah hitam. Semakin terang suatu warna
maka semaking tinggi valuenya.
• Intensity
Disebut juga dengan intensitas warna atau juga kualitas suatu warna merupakan
tingkat kecerahan dan kemuraman suatu warna.
Warna yang cerah adalah jenis warna yang cerah bersinar atau disebut dengan
spot light, sedangkan warna yang muram adalah jenis warna yang kusam dan tidak
bersinar.
• Contrast
Contrast atau kontras adalah perbedaan antara dua warna yang bertolak
belakang dan memiliki tingkat hue atau gelap terang yang sangat berbeda.
• Complement
Complement atau komplementer adalah dua jenis warna yang saling
berhadapan didalam sebuah lingkaran warna, misalnya merah dengan hijau, biru
dengan jingga dan kuning dengan ungu.
• Monocrome
Monocrome atau monokrom adalah warna yang mempunyai kesamaan hue
(sejenis), misalnya merah yang terdiri dari merah muda, merah coklat, merah jambu
dan yang lainnya.
• Monotone
Monoton adalah warna yang senada atau memiliki nuansa yang sama, misalnya
warna-warna gelap seperti coklat, hijau tua dan juga biru tua.
• Analog
Warna analog adalah jenis warna yang berdekatan atau bertetangga, misalnya
seperti warna biru yang berdekatan dengan merah atau merah keunguan.
4. Jenis-Jensi Warna Commented [U1]:
a. Warna Primer
Warna primer merupakan warna pokok atau pertama yang pembentukannya
tidak disertai
dengan warna yang lain. Warna ini digunakan sebagai bahan campuran pokok
sehingga menghasilkan warna warna lain. Adapun warna primer yaitu:
• Merah, yang sebenarnya bernama Magenta yakni merah semu ungu.
• Biru, yang sebenarnya bernama Cyan yakni biru semu hijau.
• Kuning, yang sebenarnya bernama Yellow.
b. Warna Sekunder
Warna sekunder merupakan warna yang dihasilkan dari pencampuran dua
warna primer. Misalanya warna merah di campur warna kuning maka akan
menjadi warna Orenge (Skunder). Berikut ini adalah macam-macam warna sekunder
diantaranya:
• Orange atau Jingga hasil campuran merah dengan kuning.
• Hijau yaitu warna hasil campuran kuning dengan biru.
• Ungu/Violet yaitu warna hasil dari campuran biru dengan merah.
c. Warna Intermediate
Warna intermediate merupakan warna pada lingkaran warna yang
letaknya diantara warna primer dan warna sekunder. Berikut ii adalah macam –
macam warna intermediate diantaranya:
• Merah Violet (Red Violet) yakni ialah warna yang letaknya diantara merah dan
violet/ungu.
• Merah Jingga (Red Orange) yakni ialah warna yang letaknya diantara merah
dan jingga.
• Kuning Jingga (Yellow Orange) yakni ialah warna yang letaknya diantara
kuning dan jingga.
• Kuning Hijau (Yellow Green) yakni ialah warna yang letaknya diantara kuning
dengan hijau.
• Biru Hijau (Blue Green) yakni ialah warna yang letaknya diantara biru dan
hijau.
• Biru Violet (Blue Violet) yakni ialah warna yang letaknya diantara biru dan
violet atau unguL.
d. Warna Tersier
Warna tersier merupakan warna yang berasal dari pencampuran
antara warna primer dengan warna sekunder. Berikut ini adalah macam macam
warna tersier yaitu:
• Coklat Merah merupakan warna yang dihasilkan dari campuran warna merah
dengan warna hijau.
• Coklat Kuning merupakan warna yang dihasilkan dari campuran warna kuning
dengan warna ungu.
• Coklat Biru merupakan warna yang dihasilkan dari campuran warna biru
dengan warna jingga atau orange.
e. Warna Kuarter
Warna kuarter merupakan warna yang berasal dari campuran 2
warna tersier. Berikut ini adalah macam macam warna kuarter yaitu:
• Coklat jingga merupakan warna yang berasal dari campuran merah
tersier dengan warna kuning tersier.
• Coklat ungu merupakan warna yang berasal dari campuran biru
tersier dengan warna merah tersier.
• Coklat hijau merupakan warna yang berasal dari campuran kuning
tersier dengan warna biru tersier.
Selain itu, warna dapat dikelompokkan menjadi beberapa macam. Adapun
macam-macam warna tersebut yaitu:
1. Warna netral, yakni adalah warna-warna yang tidak lagi memiliki kemurnian
warna atau bukan warna primer dan juga bukan termasuk warna sekunder.
2. Warna kontras / komplementer, yakni adalah warna yang berkesan
berlawanan antara warna satu dengan warna yang lainnya. Warna ini dapat
bisa didapat dari warna yang berseberangan yang terdiri atas warna primer
dengan sekunder.
3. Warna panas, yakni adalah kelompok warna dalam rentang setengah
lingkaran dalam lingkaran warna mulai dari warna merah sampai warna
kuning.
4. Warna dingin, yakni adalah kelompok warna yang ada dalam kelompok
rentang setengah lingkaran dalam suatu lingkaran warna mulai dari warna
hijau sampai warna ungu.
5. Istilah Warna
Istilah lain yang dikenal dalam warna adalah nilai warna. Nilai warna bisa
ditentukan dari ingkat kecerahan atau dari tingkat kesuraman
sebuah warna.
Nilai ini dipengaruhi oleh penambahan warna putih maupun warna hitam. Dalam
suatu sistem RGB, nilai akan ditentukan dari penambahan komponen merah, biru,
dan hijau dalam sebuah komposisi yang tepat dan sama meskipun tidak harus
berjumlah 100%.
6. Karakter Warna
Menurut Junaedi (2003) yang menjelaskan bahwasanya warna memiliki sifat yang
digolongkan menjadi dua jenis yakni :
• Warna Panas
Yang termasuk didalam kategori warna panas diantaranya adalah keluarga dari warna
merah atau jingga yang mempunyai sifat dan juga pengaruh hangat, segar atau
menyenangkan, merangsang dan bergairah.
• Warna Dingin
Yang termasuk dalam kategori warna dingin adalah keluaga warna biru atau hijau
yang mempunyai sifat dan pengaruh sunyi, tenang dan depresi.
Jenis warna ini apabila digunakan sebagai warna ruangan akan memberikan kesan
jarak, terasa tenggelam dan mundur. Berbeda dengan warna hangat, yang kesannya
terasa seolah maju dan memberikan kesan jarak yang lebih pendek.
BAB II
KOMPOSISI WARNA
Apa itu psikologi warna ?
Psikologi warna adalah teori yang digunakan untuk menjelaskan pengaruh warna
terhadap suasana hati, perasaan, emosi, dan perilaku manusia.Persepsi manusia
terhadap warna umumnya berbeda-beda, namun ada beberapa jenis warna yang
memiliki arti yang universal atau sama bagi kebanyakan orang.Kelompok warna
merah dikenal dengan warna hangat, yang meliputi warna merah, jingga, dan
kuning. Kelompok warna ini membangkitkan berbagai emosi, mulai dari perasaan
hangat dan nyaman perasaan marah dan kebencian.Kelompok warna biru dikenal
sebagai warna dingin, yang meliputi warna biru, ungu, dan hijau. Warna-warna ini
kadang dideskripsikan sebagai ketenangan, namun juga memiliki arti perasaan
sedih atau diabaikan.
Sumber : https://www.sehatq.com/artikel ( Kamis,25 maret 2021. 22.23)
Pengertian Psikologi Warna Menurut Para Ahli
1. Menurut Avicenna
Pada tahun 980-1037, dokter dari Arab yang bernama Avicenna menyatakan bahwa
warna dapat digunakan untuk mendiagnosa atau melihat tanda-tanda sebuah
penyakit di dalam tubuh manusia.
Selain itu, warna juga dapat digunakan sebagai alat terapi seperti warna merah
untuk memperlancar pencernaan, warna kuning untuk meredakan nyeri dan
peradangan, serta warna biru dan putih digunakan untuk memperlambat sirkulasi
darah.
2. Lois B. wexner
Pada tahun (1954) sejak lama sudah pernah melakukan penelitian tentang terkaitan
suasana hati (mood) dengan warna .begitu juga dengan psikologi Amerika , Frank H.
Mahke( 1996) mdalam penelitian yang dia pimpin untuk meriset keterkaitan warna
dengan emosi ( UK Wssays Filim Studies :2015)
Misalnya penerapan warna dalam pembuatan logo untuk suatu perusahaan disi
kelimuan psikologi tentang warna sangat dibutuhkan agar mampu mencitrakan
Karakter Perusahaan, apabila logo adalah ujung tombak promosi bagi suatu
perusahaan .
Sumber : https://www.ballaide.com/2017/08/( kamis, 25 maret 2021. 22.30)
Jenis dan Arti Warna Dalam Ilmu Psikologi
Lois B. Wexner pada tahun 1954 meneliti tentang hubungan atau keterkaitan antara
warna dengan suasana hati (mood).
Bahkan penelitian juga dilakukan oleh psikolog asal amerika pada tahun 1996, yaitu
Frank H. Mahnke yang memimpin sebuah penelitian eksperimental tentang
keterkaitan warna dengan emosi. Berikut ini arti warna pada psikologi
1. Merah
Dalam psikologi warna, warna merah memiliki arti simbol keberanian, kekuatan,
melambangkan kegembiraan serta memberikan gairah dan memberikan energi
untuk melakukan suatu tindakan.
Warna merah juga dapat mengartikan sebuah kehidupan, yakni merah darah dan
kehangatan. Dalam dunia kekuasaan, warna melambangkan sebuah kehebatan.
Warna merah memiliki arti negatif, yakni identik dengan kekerasan
2. Orange
Warna orange merupakan perpaduan antara warna merah dan kuning. Warna
orange memberikan kehangatan dan semangat, symbol petualangan, optimisme,
kemampuan bersosialisasi dan kepercayaan diri.
Selain itu, warna orange juga memiliki arti ketenangan berkaitan dengan suatu
hubungan.
3. Kuning
Warna kuning secara psikologi memiliki arti paling bahagia yakni kehangatan,
optimisme, semangat, ceria dan rasa bahagia. Warna kuning biasanya digunakan
oleh orang yang memperoleh perhatian, tampil di depan umum.
Warna kuning merangsang aktivitas otak dan mental serta memiliki aura yang
sangat membantu dalam penalaran secara logis dan analitis.
Seseorang yang cenderung menyukai warna kuning memiliki kepribadian yang bijak,
cerdas, kreatif dan pandai menciptakan ide yang orisinil.
4. Biru
Warna biru mampu mengatasi insomnia, kecemasan, migrain dan tekanan darah
tinggi. Sedangkan dalam bisnis, warna biru mampu memberikan kesan professional,
kepercayaan dan simbol kekuatan.
Warna biru juga dipercaya mampu merangsang kemampuan untuk berkomunikasi
dan ekspresi artistik. Warna biru juga dapat menggambarkan seseorang yang
melankolis.
6. Hitam
Warna hitam memiliki arti keanggunan, kemakmuran, kecanggihan dan penuh misteri.
Seseorang yang memiliki ketertarikan terhadap warna hitam cenderung berani, menjadi pusat
perhatian, ketenangan dan dominasi, kekuatan dan cenderung membenci kepalsuan.
7. Putih
Warna putih berarti suci dan bersih. Warna putih memiliki arti kebebasan dan keterbukaan.
Dalam dunia kesehatan warna putih memberikan kesan steril atau tidak tercampur dengan
apapun.
Warna putih juga dapat digunakan untuk terapi mengurangi rasa nyeri, sakit kepala dan mata
lelah.
8. Cokelat
Warna Cokelat memberi kesan hangat, nyaman dan aman.Secara psikologis, warna cokelat
memiliki arti kuat dan dapat diandalkan serta melambangkan sebuah pondasi dan kekuatan
hidup.
Penggunaan warna cokelat akan memberikan kesan canggih, mahal dan modern karena
memiliki kedekatan dengan warna emas.
9. Pink
Warna pink atau merah muda merupakan perpaduan dari warna merah dan putih. Namun
secara keseluruhan warna Pink memiliki arti yang berbeda dengan warna dasarnya.
Warna pink mempresentasikan prinsip feminisme dan memiliki aura kelemahlembutan,
peduli dan romantis.
10. Ungu
Warna ungu melambang kan kemewahan, keanggunan dan kebijaksanaan. Warna Ungu
mampu memberikan penggambaran dengan sifat kesenangan dan kemewahan dalam hidup.
Sumber : https://epsikologi.com/psikologi-warna/( Rabu, 25 maret 2021. 22.30)
Panduan dan Tata Cara Memilih Warna Melalui Ilmu
Psikologi Warna
Agar bisnis atau perusahaan mudah dikenal dan diingat selalu oleh customer, oleh
karena itu kami berikan panduan dan tata cara memilih warna terbaik menggunakan
ilmu psikologi warna, diantaranya yaitu:
1. Menentukan Fokus
Cara memilih warna yang pertama yaitu menentukan fokus. Hal ini cukup penting
untuk diperhatikan mengingat setiap warna menunjukkan kesan yang berbeda-beda.
Contohnya seperti warna merah melambangkan keberanian, warna cokelat
melambangkan keakraban dan sebagainya.
Maka dari itu, memiliki fokus yang jelas dalam memilih warna mengenai bagaimana
merek atau brand akan ditampilkan kepada konsumen.
Kemudian tentukan tujuan dan bagaimana brand tersebut dikenal oleh target pasar
sebelum menentukan warna apa yang paling sesuai.
2. Mulai dengan Warna yang Familiar
Setelah mengetahui tujuan dan brand image yang akan ditampilkan, selanjutnya
memilih warna sesuai brand tersebut.
Cara memilih warna dimulai dari warna yang paling familiar. Ambil kertas dan corat-
coret warna apa saja yang terlintas di pikiran. Tujuannya untuk mencoba dan bisa
menjadi warna logo yang fix.
3. Menggunakan Warna Netral
Jika masih bingung menentukan warna apa yang tepat, maka terlebih dahulu bisa
menggunakan warna-warna netral.
Warna netral yang sering digunakan seperti putih, hitam, perak, coklat, emas, abu-
abu, krem, dan gading. Pilihlah warna hangat atau dingin yang bisa memberikan
pengaruh pada palet warna yang digunakan
Adapun warna yang dianggap hangat adalah hitam. emas, coklat dan juga krem.
Sedangkan warna yang dianggap dingin seperti putih, perak, abu-abu dan juga
gading
Sumber : https://epsikologi.com/psikologi-warna (Kamis ,25 maret 2021. 22.30)
Pengaruh Warna terhadap Emosi
Warna merah memiliki efek emosional yang tajam dibandingkan dengan warna
lainnya. Havelock Ellis pada artikelnya Psychology of Red dalam ‘Popular Science’
mengatakan bahwa pada spektrum warna merah itu timbul paling bawah, tetapi
munculnya pada mata kita adalah paling cepat dan kuat.
Para ahli menyimpulkan bahwa warna-warna cerah menunjukkan tendensi
emosional yang tinggi. penggunaan warna biru dan hitam yang berulang-ulang
mengidikasikan kontrol pribadi dan penahanan emosi. Ada kemungkinan bahwa
warna memiliki nilai efektif tertinggi dan memperhatikan ungkapan yang tak
tertahankan.
• Beberapa hasil penelitian menurut Maitland Graves dari bukunya yang berjudul
The Art of Color and Design.
1) Warna panas/ hangat ; keluarga kuning, jingga, merah. Sifatnya : positif, agresif,
aktif, merangsang.
2) Warna dingin/ sejuk : Keluarga hijau, biru, unggu. Sifatnya : negative, mundur,
tenang, tersisih, aman.
3) Warna yang disukai mempunyai urutan seperti berikut :
* merah
* biru
* ungu
* hijau
* jungga
* kuning
Bandingkan dengan hasil penelitian yang dikenakan kepada anak praremaja dan
pascaremaja oleh F.S. Breeds dan SE, Katz.
1) Warna merah lebih popular untuk wanita dan warna biru lebih popular untuk pria
2) Sebagian peneliti berkesimpulan bahwa wanita lebih sensitive terhadap warna
daripada pria. Hal tersebut kemungkinan karena lebih banyak pria yang buta warna
dibandingkan dengan wanita.
3) Warna murni dan hangat disukai untuk ruangan sempit sementara warna pastel
disukai untuk ruangan yang luas.
• Kombinasi warna-warna yang disukai adalah :
1) Warna-warna kontras atau komplemen
2) Warna selaras analog atau nada.
3) Warna monokromatik.Su
Sunber : https://sites.google.com/site/psikologiwarna (kamis, 25 maret 2021. 21. 20
BAB III
KOMPOSISI WARNA
Komposisi warna
Kata komposisi berasal dari Bahasa inggris compostition yang berati Menyusun ,
mengarang atau mengubah
Sumber : https://www.google.com/search?I ( Kamis 22April 2021 . 12.20 )
Komposisi warna adalah penataan antar elemen warna dalam satu bidang atau
ruang. Penataan itu bisa mencakup posisi, proporsi, irama dan aksen Semua itu
harus diramu menjadi sebuah harmoni yang menarik.
komposisi warna bisa dibagi menjadi 2 jenis:
Pertama komposisi warna simetris, yaitu pola antar warna dalam satu bidang atau
ruang, sebangun dan seimbang. bisa seimbang antar kiri dengan kanan, atas
dengan bawah, atau semua sisinya.
jenis yang kedua, komposisi warna asimetris, yaitu kebalikan dari simetris. Pola
antar bidang warna, secara pengukuran tidak sama dan tidak seimbang, tapi bila
dicermati, tetap terasa seimbang. Boleh dikatakan, ini keseimbangan warna yang
bersifat abtsrak, sebuah komposisi yang membutuhkan kecerdasan dan kepekaan
artistik yang tinggi untuk memahami dan merasakannya.
Sumber : https://www.blrna-ogernas.com/ ( Kamis, 22,April 2021 . 12.35 )
SKEMA WARNA
Skema warna adalah merupakan pedoman untuk memperoleh susunan warna yang
selaras dan menarik. pedoman ini dapat membantu dan memudahkan dalam mencari
kombonasi warna yang diperlukan.
Sumber : https://kumpulanpembelajaransd.blogspot.com/ ( Kamis,22,April 2021 .
12.50 )
1. Warna Monokromatis
warna monokromatis adalah kombinasi warna yang berasal darisatu warna tetapi
memiliki value dan intensitas yang berbeda, sehingga membentuk gradasi warna
Sumber : https://pin.it/6rXaHXx ( Kamis, 22 April 2021 13. 05 )
2.Warna Akromatis
Warna akromatis adalah menghasilkan sesuatu yang sangat jelas, kontras yang
tajam.
Sumber : https://pin.it/10ajckA ( Kamis,22,April 2021. 13.20)
3. Warna Polikromatis
Warna polikromatis adalah warna sekunder yang dicampurkan
dengan warna hitam dan putih sehingga kemudian dihasilkan intensitas warna yang
berbeda-beda.
Sumber : https://www.google.com/search?q ( Kamis 22,April 2021 13.43)
4. Warna Analogus
Warna analogus adalah warna yang masih berdekatan. contohnya dari Merah,
Orange kemerahan dan Orange. ketiganya masih berdampingan. beriktu teladan
gambarnya:
Sumber : https://ngeeneetcom.blogspot.com/ ( Kamis,22,April 2021 13.56)
Sumber : https://dkv.binus.ac.id/ ( Kamis ,22 April 2021 14. 10)
Sumber : https://www.google.com/search ( Kamis 22, April 2021 14.25
a. Split Komplementer
split komplementer adalah warna kontras yang di kombinasikan dengan cara
mengambil satu warna dasar, kemudian menentukan 2 warna kemplement yang
berdekatan. jadi bukan garis lurus lagi menyerupai komplementer asli
Sumber : https://ngeeneetcom.blogspot.com/ (Kamis,22,April 2021 14.45)
Sumber : https://dkv.binus.ac.id/ (Kamis,22,April 2021 14 .58)
Sumber : https://pin.it/3e7YNBJ ( Kamis 22,April 2021 15.20)
b. Triad Komplementer
triad komplementerAdalah tiga warna di lingkaran warna yang membentuk segitiga
sama kaki dengan sudut 60°
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Teori_Brewster ( Kamis 22,April 2021 15. 30)
Sumber : https://dkv.binus.ac.id/ ( Kamis 22,April 2021 15. 40)
Sumber : https://pin.it/3G8PXU4 ( Kamis 22,April 2021. 14. 57)
6. Warna Netral
Warna netral adalah warna yang berfungsi sebagai warna latar belakang yang
lembut, yang mudah dikombinasikan dengan warna kuat lainnya.
Sumber : https://www.google.com/search?q ( Kamis 22,April 2021. 16.08)
7. Warna perulangan
Warna perulangan ialah merupakan cara penyusunan unsur desain, yang
dilakukan berulang ulang segingga memperoleh efek baru pada rancangan
Sumber : https://.google.com/u/0/c/MTcxNDIzODkyMDk2 (Kamis 2,April 2021 16.15)
Sumber : https://pin.it/5iLM3vc ( Kamis 22 April 2021 16. 25)
8. Warna selaras
Warna selaras adalah keserasian antar semua eleman yang terdapat pada
sebuah karya seni rupa dan desain.
Sumber : https://www.blogernas.com/2016/08 ( Kamis 22,April 2021 16.35)
Sumber : https://pin.it/6yra8W5 ( Kamis 22, April 2021 16. 50)
BAB IV
WARNA DAN USIA
PENGERTIA WARNA
Warna merupakan unsur cahaya yang dipantulkan oleh sebuah benda dan
selanjutnya diinterpretasikan oleh mata berdasarkan cahaya yang mengenai benda
tersebut
Sumber : https://www.kajianpustaka.com/2020/1 (Rabu ,9 juni 2021 12:10)
1. USIA 0-2 tahun
Menentukan warna pada bayi dengan usia yang masih sangat belia perlu berbagai
pertimbangan. Karena indra penglihatan s bayi belum sempurna maka penggunaan
warna netral, pastel dengan nuansa lembut cocok untuk digunakan. Atau bisa juga
menghadirkan warna netral .misal ada boneka warna putih, atau menggunakan
seprai motif warna abu-abu atau biru pastel sebagai pilihan.
Sumber : https://omahalit.com/memilih-warna (Rabu, 9 juni 201 12:15)
Sumber : https://pin.it/2xLzIXw ( Rabu,9 juni 2021 12:20)
Sumber : https://pin.it/5FFFKcv ( Rabu, 9 juni 2021 12:35)
2. USIA 3- 6 TAHUN
Karakter anak pada usia ini memang selalu riang dan gembira. Maka penggunaan
warna kamar yang cocok adalah dengan pemilihan warna yang cerah seperti merah,
biru, kuning atau hijau. Warna-warna ini mempunyai nuansa ceria dan melatih daya
tangkap serta perkembangan syaraf motorik anak. Memadukan warna dengan
pernak-pernik dari tokoh kartun bisa menjadi pilihan yang menyenangkan.
Sumber : https://omahalit.com/memilih-warna ( Rabu, 9 juni 2021 12: 40)
Sumber : https://pin.it/161lz5f ( Rabu, 9 juni 2021 12 :55)
Sumber : https://pin.it/6xAXkKM ( Rabu, 9 juni 2021 13 :10)
3. MASA ANAKANAK AKHIR USIA 1-13 TAHUN
tahun, pada waktu anak mulai menjadi anakremaja. Sebenarnya akhir dari masa
ini sukar ditentukan karena ada sebagian dari anak-anakcepat menjadi remaja
sebagian lagi lambat.Pada periode usia ini merupakan penyempurnaan dari
ketrampilan yang sebelumnya telah mereka kuasai pada periode
usia,sebelumnya.Keterampilan Seiring tumbuh kembangnya anak, kamar bisa
dijadikan tempat bermain yang asik. Anda bisa menambahkan berbagai macam
dekorasi dan mainan yang menunjang aktivitasnya. Pemilihan warna kamar pun tak
luput untuk disesuaikan dengan usianya. Memasukan warna bernuansa ceria bisa
jadi pilihan, seperti kuning, biru pastel, hijau atau merah.
Sumber : https://omahalit.com/memilih-warna ( Rabu, 9 juni 2021 1 :20)
Sumber : https://pin.it/ezY3jcN ( Rabu, 9 juni 2021 13 : 20 )
Sumber : https://pin.it/2Ai7M4V ( Rabu ,9 juni 2021 13 : 30)
4. MASA REMAJA USIA 13- 17 TAHUN
Anak remaja biasanya sudah bisa menentukan sendiri warna kamar apa yang
disukainya. Anda bisa menerapkan warna-warna sesuai dengan warna yang mereka
sukai. Dari segi gaya, tokoh film atau dunia bisa menjadi panutan mereka. Misal
anak mengidolakan Michael Jordan (basket) , nuansa warna kamar yang bisa
digunakan tidak jauh-jauh dari warna oranye.
Sumber : https://omahalit.com/memilih-warna ( Rabu , 9 juni 2021 13 : 35)
Sumber : https://pin.it/52h24yC ( Rabu , 9 juni 2021 13 : 44)
Sumber : https://pin.it/3AXki92 ( Rabu ,9 juni 2021 13 :55)
5. PASCA REMAJA USIA 17-25 tahun
Kelompok usia produktif dan sudah menunjukkan kestabilan.Sikapnya tidak dapat
lagi dipengaruhi dengan mudah oleh pendirian orang lain. Bebas menjadi kata yang
tepat untuk menggambarkan pasca remaja. Kebebasan itulah mendorong mereka
untuk mengkreasikan kamar sesuai imajinasi tetapi masih selaras dengan koridor
yang telah berlaku. Warna kamar yang bisa dijadikan pilihan adalah warna-warna
cerah seperti merah, oranye, biru ataupun kombinasi warna-warna tersebut.
Sumber : https://omahalit.com/memilih-warna ( Rabu ,9 juni 2021 14 :05)
Sumber : https://pin.it/3UidSTT ( Kamis , 10 juni 14 : 03)
Sumber : https://www.google.com/search ( Kamis, 10 juni 2021 14 : 15)
6. DEWASA USIA 25- 50 TAHUN
Tenang dan bijaksana adalah sifat yang terlihat di usia dewasa. Pada usia dewasa
karakter kedewasaan lebih mendominasi tatanan sebuah kamar. Dari segi
pemakaian warna juga mengalami perubahan dari usia sebelumnya. Yang dulunya
sedikit ceria, sekarang lebih kearah tenang seperti warna pastel dan netral. Misal
pemilihan warna abu-abu yang sifatnya lebih kalem, tenang dan berkarakter serta
tidak banyak ornamen yang mendominasi.
Sumber : https://omahalit.com/memilih-warna ( Kamis , 10 juni 2021 14 : 18)
Sumber : https://pin.it/5ymNuUg ( Kamis , 10 juni 2021 14: 29)
Sumber : https://www.google.com/search ( Kamis ,10 juni 2021 14 : 35 )
7. USIA 50 TAHUN KEATAS
Warna yang digunakan untuk orang tua cenderung memakai warna-warna nuansa
tenang, hangat, dan santai. Pemilihan warna lebih ke arah warna-warna alam seperti
coklat, hijau, dan biru bisa dipertimbangkan mengingat kesan yang ditimbulkan
nuansa damai dan nyaman, selaras dengan penggunaan furniture yang simpel dan
fungsional. Aksen putih bisa dikombinasikan supaya menyeimbangkan warna alam
yang diterapkan.
Sumber : https://omahalit.com/memilih-warna ( Kamis , 10 juni 14 :42)
Sumber : https://pin.it/2xk29ik ( Kamis , 10 juni 15 :20)
BAB V
WARNA DAN STYLE
A. STYLE
Style adalah gaya berpakaian yang dipakai setiap hari oleh seseorang, baik itu
kehidupan sehari-hari dirumah maupun acara tertentu dengan tujuan untuk
menunjang penampilan
Sumber : https://duniapendidikan.co.id ( Selasa , 22 Juni 2021 13 :10)
Style/gaya dalam berbusana wanita dibagi jadi 6 kelompok:
❖ Classic Elegant,
❖ Feminine Romantic
❖ Sporty Casual
❖ Art off Bit
❖ Sexy Alluring dan
❖ Exotic Dramatic
Sumber : https://duniapendidikan.co.id ( Selasa , 22 Juni 2021 13 :15)
1. Classic Elegant
Pakaian tidak menerima warna cerah dan kontras warna yang tajam. Nuansa utama
gaya hitam, coklat, krem, semua nuansa abu-abu, biru, dan bahkan nada karamel.
Dari gambar, strip, "pohon Natal", kandang dan "bulu angsa" dimungkinkan. Tidak
ada kacang polong, bunga, kelinci atau feline, itu tidak solid.
Sumber : https://dams-happy.ru/id/mens-fashion/ (Selasa ,22 Juni 2021 13 :25)
Sumber : https://www.google.com/search ( Selasa ,22 Juli 2021 13 :40)
2. Feminine Romantic
Seseorang dengan style feminine romantic biasanya menyukai sesuatu yang
manis dan cute, misalnya warna-warna soft atau pastel, motif-motif yang lucu seperti
bunga-bunga, kotak-kotak atau garis-garis pada suatu busana, Untuk pemilihan
detail biasanya menyukai busana yang memiliki detail pita atau renda, bahan yang
mereka pilih juga biasanya bahan-bahan yang ringan seperti crepe, chiffon, atau
sutra.
Sumber : https://nova.grid.id/read (Selasa 22 Juni 2021 13 : 50)
Sumber : https://www.google.com/search ( Selasa ,22 Juni 2021 14 : 05)
3. Sporty Casual
style sporty casual biasanya menyukai sesuatu yang simpel, sederhana, dan
sangat mementingkan kenyamanan pada setiap penampilannya yang wajib dimiliki
oleh wanita dengan style sporty casual di antaranya t-shirt, jeans, sweater dan
sneakers serta untuk aksesori biasanya lebih memilih yang simpel seperti topi atau
kacamata.Tipe wanita dengan gaya ini cenderung aktif, tidak mau ribet, lebih simpel,
cuek, dan apa adanya.
Sumber : https://nova.grid.id/read (Selasa 22 Juni 2021 14 : 12)
Sumber : https://pin.it/6GaQHeV ( Selasa ,22 Juni 2021 14 :23)
4. Art off Bit
art of beat memiliki style yang lebih quirky dan unik. Para penggemar style ini
memiliki kepribadian yang unik, sulit ditebak, dan cenderung kreatif karena mereka
senang membuat pakaiannya sendiri. Lalu, wanita yang memiliki style art of beat
lebih memilih pakaian sesuai dengan keinginannya dan tidak mengikuti trend.
Mereka memiliki pilihannya sendiri dan berani memakai motif yang terang dipadukan
dengan warna terang lainnya. Sangat tidak menyukai basic items, dan memilih untuk
menggunakan statement items untuk menunjang style nya. Warna dan aksesoris
juga lebih mencolok, seperti warna-warna neon, dan menggunakan banyak manik-
manik berwarna cerah.
Sumber : https://today.line.me/id/v2/article ( Selasa ,22 Juni 2021 14 : 30)
Sumber : https://www.google.com/search ( Selasa ,22 Juni 2021 14 : 43)
5 . Sexy Alluring
Kepribadian wanita yang menggemari style ini cenderung berani, agresif, dan
selalu ingin menjadi pusat perhatian. Mereka lebih senang menunjukkan bentuk
tubuhnya. Bahan-bahan yang stretch dan press body, seperti jersey, rajut, spandex
sering dipilih dengan warna yang mencolok seperti merah dan gold.
Sumber : https://today.line.me/id/v2/article ( Selasa ,22 Juni 2021 14 : 50)
Sumber : https://pin.it/7uihn5O ( Selasa ,22 Juni 2021 14 : 59
6. Exotic Dramatic
Wanita dengan style exotic dramatic biasanya menyukai sesuatu yang unik, tidak
biasa dan terkesan dramatis,pemilihan busananya pun cukup unik misalnya seperti
busana dengan perpaduan antara bahan brokat dengan bahan wol, juga menyukai
sesuatu yang terkesan etnik seperti aksesoris berbahan kayu atau semacamnya,tipe
wanita dengan gaya ini cenderung tidak umum, terkadang mereka bertutur lembut
dan bijaksana namun tidak jarang juga mereka bersikap agresif.
Sumber : https://nova.grid.id/read (Selasa 22 Juni 2021 15 : 25)
Sumber : https://pin.it/4psooJe ( Selasa,22 Juni 2021 15 : 46)