The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by carlobromeo, 2021-11-15 02:06:38

Dr. Giri Hakikat Pendidikan Jasmani

Dr. Giri Hakikat Pendidikan Jasmani

Hakikat
Pendidikan

Jasmani

Oleh:
Giri Verianti

Daftar Isi

DEFINISI 02 CIRI-CIRI
PENDIDIKAN
01PENJAS JASMANI

03 04TUJUAN MATERI
PENJAS
PENJAS

01 Definisi
Penjas

Definisi Penjas Menurut Beberapa Ahli

Abdul Gafur, 1983:8-9

Pendidikan jasmani adalah suatu proses pendidikan seseorang sebagai
perorangan atau anggota masyarakat yang dilakukan secara sadar dan
sistematik melalui berbagai kegiatan jasmani untuk memperoleh pertumbuhan
jasmani, kesehatan dan kesegaran jasmani, kemampuan dan keterampilan,
kecerdasan dan perkembangan watak serta kepribadian yang harmonis dalam
rangka pembentukan manusia Indonesia berkualitas berdasarkan Pancasila

Dauer dan Pangrazi 1989:1

Pendidikan jasmani adalah fase dari program pendidikan keseluruhan yang
memberikan kontribusi, terutama melalui pengalaman gerak, untuk pertumbuhan
dan perkembangan secara utuh untuk tiap anak.

CDC, 2000; DISMAN, 1990; PATE DAN TROST, 1998

Pendidikan Jasmani bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani,
keterampilan gerak, keterampilan berfikir kritis, keterampilan sosial, penalaran,
stabilitas emosional, tindakan moral, pola hidup sehat dan pengenalan
lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani yang direncanakan secara sistematis.

KURIKULUM PENJAS 2004 s.d 2013

Pendidikan jasmani merupakan proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas
jasmani yang direncanakan secara sistematik bertujuan untuk mengembangkan
dan meningkatkan individu secara organik, neuromuskuler, perseptual, kognitif,
dan emosional, dalam kerangka sistem pendidikan nasional

Dari beberapa pengertian tersebut, maka dapat ditarik
kesimpulan bahwa:

Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari suatu
proses pendidikan secara keseluruhan yang disusun secara
sistematis, melalui kegiatan fisik yang dipilih untuk
mengembangkan dan meningkatkan kemampuan jasmani,
mental, emosi, dan sosial anak menjadi baik, melalui aktivitas
jasmani peserta didik.

02 Ciri-ciri
Pendidikan
Jasmani

CIRI-CIRI PENDIDIKAN JASMANI

• Penjas merupakan merupakan aktivitas jasmani yang dilembagakan ( sekolah )
• Walaupun banyak aktivitas olahraga, namun pelaksanaan aktivitas jasmani

tidak ada unsur kompetisi dan aturan baku
• Penjas mengajarkan unit-unit gerak

03 Tujuan
Penjas

Tujuan Penjas

Ranah Kognitif Ranah Afektif Ranah Psikomotor

Pengetahuan/Intelektual Perasaan / emosi / Keterampilan Anak
sikap

Ranah Kognitif

● Mengetahui makna sikap tubuh yang baik
● Mengetahui fungsi tubuh yang baik
● Memahami makna dan pentingnya kebugaran jasmani
● Memahami peraturan, strategi, dan nilai2 jasmani
● Mengetahui pentingnya pola hidup sehat
● dsb

Ranah Afektif

● Berkeinginan untuk sehat
● Menghargai nilai sportivitas, kejujuran, disiplin dan kerja

sama
● Memelihara hubungan yang sehat dalam kelompok
● Menghargai hak-hak orang lain

Ranah Psikomotorik

● Memiliki kemampuan keterampilan dasar ( lari, lompat,
lempar, angkat dalam aktivitas jasmani ) yang baik

● Memiliki kesegaran jasmani yang baik
● Menguasai cabang olahraga

Dari uraian di atas, maka:

Dalam proses pembelajaran penjas, guru diharapkan mengajarkan berbagai
macam keterampilan gerak dasar, teknik, dan strategi permainan olahraga,
internalisasi nilai-nilai yang terkandung didalamnya ( sportivitas, kejujuran,
kerjasama dll ) serta pembiasaan pola hidup sehat

04 Materi
Penjas

Materi PJOK

● Permainan dan olahraga
● Aktivitas pengembangan
● Uji diri / senam
● Aktivitas ritmik
● Akuatik ( aktivitas air )
● Pendidikan luar kelas
● Kesehatan

SD/MI Materi PJOK SMA/MA/SMK/MAK

SMP/Mts

 Gerak dasar lokomotor, non-  Aktivitas permainan bola besar  Aktivitas permainan bola besar
lokomotor, dan manipulatif dan bola kecil dan bola kecil

 Aktivitas permainan bola besar  Aktivitas atletik  Aktivitas beladiri
dan bola kecil  Aktivitas beladiri  Aktivitas atletik
 Aktivitas pengembangan  Aktivitas pengembangan
 Aktivitas atletik
 Aktivitas seni beladiri kebugaran jasmani kebugaran jasmani
 Aktivitas pengembangan  Aktivitas senam  Aktivitas senam
 Aktivitas gerak berirama  Aktivitas gerak berirama
kebugaran jasmani  Aktivitas air dan keselamatan  Aktivitas air dan keselamatan
 Aktivitas senam
diri diri
 Kesehatan  Kesehatan

Pendidikan Jasmani

Praktik pengajaran berorientasi pada
karakteristik perkembangan dan
pertumbuhan anak

Psikomotor

Kesegaran Jasmani Perseptual-Motorik

Afektif Kognitif

Konsep Intelegensia Penalaran & Pengetahuan
diri Emosional & pembuatan tentang penjas,
Keputusan olahraga dan
watak
kesehatan

Pendidikan Jasmani Pendidikan Olahraga

 Pemahaman gerak  Prestasi
 Berpacu pada satuan kurikulum  Bebas
 Subyeknya pelajar  Subyeknya atlet
 Child Centered  Subject centered
 Pribadi anak seluruhnya  Kinerja motoric
 Pengaturan disesuaikan  Aturan Baku
 Gerak kehidupan sehari-hari  Gerak fungsional cabang
 Perhatian ekstra pada anak lamban  Ditinggalkan
 Tidak mesti bertanding  Selalu bertanding
 Wajib  Bebas

Thank you!

Giri Verianti, 2021

CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo,
including icons by Flaticon, and infographics & images by Freepik


Click to View FlipBook Version