The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

contoh isi modul materi interaksi sosial dari gita

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sitink2021, 2021-08-31 02:30:50

contoh isi modul materi interaksi sosial dari gita

contoh isi modul materi interaksi sosial dari gita

Model Pengintegrasian Nilai Pendidikan Karakter Nilai Indikator
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
Mampu mengembangkan sikap hidup rukun dalam
2. Memahami kehidupan 2.1 Mendeskripsikan Hidup kehidupan masyarakat.
sosial manusia. interaksi sebagai rukun
proses sosial.

Dalam bab ini akan dipelajari:
1. Interaksi Sosial
2. Terbentuknya Interaksi Sosial
3. Proses Sosial

Kompetensi yang akan dicapai pada bab ini

Menjelaskan interaksi Menjelaskan terbentuknya Mendeskripsikan proses
sosial interaksi sosial sosial

Mendeskripsikan pengertian Merumuskan faktor Mendeskripsikan
interaksi sosial pendorong interaksi sosial pengertian proses sosial

Menyebutkan syarat-syarat Mendeskripsikan bentuk Mendeskripsikan bentuk
terbentuknya interaksi sosial interaksi sosial proses sosial

Mendefinisikan ciri-ciri Menjelaskan proses sosial
interaksi sosial dan keteraturan sosial

Mendeskripsikan gambar
tentang bentuk proses
sosial

IPS Terpadu Kelas VII 59

A. Interaksi Sosial

Sosiologi selalu mengkaji berbagai jenis permasalahan sosial dalam lingkungan masyarakat. Permasalahan
sosial muncul dari adanya pengaruh interaksi sosial. Berbincang-bincang, saling bertegur sapa, dan musyawarah
merupakan contoh interaksi sosial yang sering kamu lakukan. Untuk mempelajari proses interaksi sosial secara
lebih lanjut, perhatikan materi berikut ini!

1. Pengertian Interaksi Sosial
Interaksi sosial menjadi syarat utama masyarakat untuk melakukan aktivitas sosial. Interaksi sosial

akan tampak ketika individu atau kelompok mengadakan hubungan sosial. Hubungan sosial tersebut dibentuk
berdasarkan pada tujuan tertentu. Pengertian interaksi sosial menurut para ahli sebagai berikut.

a. Kimball Young dan Raymond W. Mack
Interaksi sosial mengarah pada proses kehidupan bersama antaranggota masyarakat untuk

mewujudkan keteraturan sosial.

b. J.L. Gillin dan J.P. Gillin
Menurut J.L. Gillin dan J.P. Gillin, interaksi sosial adalah hubungan sosial yang dinamis berkaitan

dengan hubungan antarindividu, antarkelompok, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan individu.

c. Leslie White
Menurut Leslie White, interaksi sosial adalah bentuk penafsiran atau interpretasi seseorang untuk

mengetahui makna simbol yang disampaikan individu atau kelompok.

d. George C. Homans
Menurut George C. Homans, interaksi adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang untuk

menstimulus respons dari pihak lain.

e. John Thibaut dan Harold Kelley
Menurut John Thibaut dan Harold Kelley, interaksi sosial adalah peristiwa yang saling memengaruhi

antara dua orang atau lebih. Kedua belah pihak saling mewujudkan proses komunikasi dengan tindakan
yang bertujuan untuk memengaruhi individu lain.

Berdasarkan berbagai jenis definisi ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa interaksi sosial merupakan
hubungan sosial yang terjadi antarindividu, antarkelompok, individu dengan kelompok, atau kelompok dengan
individu. Di dalam hubungan sosial tersebut terjadi proses interpretasi (penafsiran) dan upaya saling
memengaruhi satu sama lain.

2. Ciri Interaksi Sosial
Interaksi sosial selalu terjadi dalam kehidupan masyarakat. Agar kamu dapat mengidentifikasi proses

interaksi sosial yang terjadi dalam lingkungan masyarakat, perhatikan ciri-ciri interaksi sosial menurut Charles
P. Loomis (ahli Sosiologi Amerika Serikat) berikut ini.
a. Jumlah pelaku dua orang atau lebih.
b. Adanya komunikasi dengan menggunakan simbol-simbol.
c. Adanya tujuan yang akan dicapai.
d. Adanya dimensi waktu meliputi masa lalu, masa kini, dan masa akan datang.

3. Syarat-Syarat Terbentuknya Interaksi Sosial
Interaksi sosial dapat terbentuk dalam kehidupan masyarakat apabila telah memenuhi syarat-syarat

tertentu. Syarat terjadinya interaksi sosial adalah kontak sosial dan komunikasi sosial.

a. Kontak Sosial
Kontak sosial diambil dari dua kata Latin, yaitu con yang memiliki arti bersama-sama dan tango

berarti menyentuh. Secara harfiah kontak sosial berarti saling menyentuh. Dalam kegiatan sehari-hari
kontak sosial terbentuk melalui kontak fisik. Misalnya saling berjabat tangan, saling bertatap muka, dan
saling melemparkan senyuman. Kontak sosial dapat terbentuk apabila terdapat respons dari pihak lain.
Oleh karena itu, kontak sosial tidak dapat dikatakan sebagai tindakan individual. Misalnya, ketika kamu
mengajak berjabat tangan seseorang, tetapi orang tersebut pergi meninggalkan kamu tanpa kata-kata.

60 Interaksi Sosial dan Proses Sosial

Hal tersebut menunjukkan kegagalan dalam proses kontak sosial. Akan tetapi, kontak sosial tidak
menjadi persyaratan utama untuk mewujudkan interaksi sosial. Hal tersebut dikarenakan adanya
perkembangan media komunikasi yang semakin pesat. Artinya, untuk melakukan interaksi sosial
seseorang tidak perlu melakukan kontak fisik. Kontak sosial dapat dilakukan secara jarak jauh dengan
media telekomunikasi.

Kontak sosial dapat dibedakan menjadi dua sifat, yaitu positif dan negatif.
1) Kontak sosial positif, artinya tindakan seseorang mendapat respons dari pihak lain sehingga

membentuk proses interaksi tahap lanjut.
2) Kontak sosial negatif, artinya tindakan seseorang tidak mendapatkan respons dari pihak lain. Kondisi

tersebut mengakibatkan kontak sosial tidak dapat dilanjutkan menjadi proses interaksi sosial.

Dalam kehidupan sehari-hari kontak sosial dapat dibedakan dalam beberapa bentuk sebagai berikut.
1) Berdasarkan Caranya

Berdasarkan caranya kontak sosial dapat dibedakan sebagai berikut.
a) Kontak sosial langsung, artinya pihak komunikator menyampaikan pesan secara langsung

kepada pihak komunikan. Kontak sosial langsung dapat terjadi secara tatap muka atau
menggunakan media.
b) Kontak tidak langsung, artinya komunikator menyampaikan pesan kepada pihak komunikan
melalui perantara pihak ketiga (orang) tanpa adanya alat komunikasi.

2) Berdasarkan Prosesnya
Berdasarkan prosesnya, interaksi sosial dapat dibedakan dalam beberapa jenis sebagai berikut.

a) Kontak sosial primer, artinya muncul hubungan sosial antara komunikator dengan komunikan
yang terjadi secara langsung.

b) Kontak sosial sekunder, artinya komunikator menyampaikan pesan melalui pihak ketiga atau
media komunikasi.

b. Komunikasi
Komunikasi adalah proses pertukaran informasi, konsep, ide, gagasan, dan perasaan antara dua

orang atau lebih. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa komunikasi merupakan proses pengiriman
pesan atau simbol dari komunikator kepada komunikan. Komunikasi menstimulus seseorang untuk
melakukan penafsiran terhadap tanda, tindakan, dan kontak sosial yang dilakukan oleh orang lain.
Misalnya saat kamu menanyakan materi pelajaran yang tidak kamu ketahui kepada guru, kemudian
guru menjelaskan materi tersebut. Hal itu merupakan contoh komunikasi.

Komunikasi merupakan aktivitas pertukaran informasi. Dalam proses komunikasi, komunikator
dengan komunikan selalu menegosiasikan makna. Proses komunikasi dapat terbentuk melalui beberapa
unsur berikut.
1) Sumber Informasi

Sumber informasi adalah orang yang mengirimkan pesan.Pesan yang dikirimkan melalui berbagai
pertimbangan hingga membentuk interaksi melalui saluran tertentu. Sumber informasi sering disebut
dengan istilah komunikator.
2) Pesan

Pesan dapat berbentuk simbol verbal atau nonverbal yang menunjukkan isi komunikasi. Pesan
dalam komunikasi dapat disampaikan secara langsung dan tidak langsung.
3) Saluran Komunikasi

Saluran komunikasi sering disebut media komunikasi. Saluran komunikasi adalah sarana atau
alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan.
4) Komunikan

Komunikan adalah orang yang menerima pesan. Pesan ditelaah melalui proses interpretasi
atau pemaknaan. Proses pemaknaan dilakukan untuk mengartikan makna simbol verbal atau non-
verbal yang disampaikan.
5) Umpan Balik

Umpan balik merupakan bentuk respons atau tanggapan yang disampaikan komunikan setelah
mendapatkan pesan.

IPS Terpadu Kelas VII 61

6) Gangguan Komunikasi
Gangguan komunikasi menunjukkan adanya kendala yang menyebabkan penurunan efektivitas

proses komunikasi. Gangguan dapat bersifat teknis dan sistematis.

Komunikasi tidak hanya dapat dilakukan secara langsung. Komunikasi juga dapat dilakukan menggunakan
berbagai jenis media komunikasi. Dari zaman dahulu masyarakat telah menggunakan berbagai jenis alat
komunikasi seperti kentungan, daun lontar, beduk, dan asap. Akan tetapi, alat komunikasi tersebut kian
berkembang untuk memenuhi tuntutan aktivitas masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi. Arahkan siswa
untuk membuka situs http://up-alfian-9h.blogspot.com/2011/02/media-komunikasi-masa-lalu-dan-modern.html.
Berikan tugas kepada siswa untuk membuat catatan ringkas yang menjelaskan pengaruh positif perkembangan
alat komunikasi terhadap proses interaksi sosial yang terjadi dalam lingkungan masyarakat!

Dalam kehidupan masyarakat komunikasi berperan penting untuk menjalin hubungan sosial antaranggota
masyarakat sehingga terbentuk interaksi yang intensif. Komunikasi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis
sebagai berikut.

1. Komunikasi Antarpribadi
Komunikasi antarpribadi dilakukan antarindividu secara langsung. Komunikasi tersebut menyampaikan

pesan-pesan yang menginformasikan keadaan pribadi untuk memperoleh dukungan moral dari pihak
komunikan.

2. Komunikasi Kelompok
Komunikasi kelompok memfokuskan kegiatan penyampaian pesan dari komunikator kepada

komunikan dalam kelompok kecil. Kelompok tersebut memiliki pola interaksi yang telah menjadi konsensus
untuk dilakukan setiap anggota. Pola interaksi tercipta berdasarkan nilai dan norma kelompok.

3. Komunikasi Organisasi
Komunikasi organisasi terjadi dalam badan organisasi. Komunikasi organisasi dapat terjadi antarpribadi

atau kelompok untuk mengomunikasikan sistem keadaan yang mendukung struktural organisasi.

4. Komunikasi Sosial
Komunikasi sosial merupakan salah satu bentuk komunikasi intensif yang terjadi secara langsung

antara komunikator dan komunikan sehingga situasi komunikasi berlangsung dua arah. Komunikasi sosial
lebih ditujukan pada proses integrasi sosial.

5. Komunikasi Massa
Komunikasi massa berlangsung pada kehidupan masyarakat luas. Komunikasi massa melibatkan

adanya peran media massa untuk menyampaikan pesan umum kepada publik.

A. Mari memilih jawaban yang tepat! b. individu memiliki peran prioritas dalam
1. Interaksi selalu ada dalam kehidupan masyarakat masyarakat

karena . . . . c. kelompok berpotensi untuk mengembangkan
a. manusia adalah makhluk sosial yang hubungan sosial

membutuhkan orang lain d. manusia menganggap dirinya mampu dalam
segala hal
62 Interaksi Sosial dan Proses Sosial

Jawaban: a berkaitan dengan proses pengomunikasian
Interaksi sosial selalu ada dalam kehidupan program kerja untuk meningkatkan kreativitas,
masyarakat karena masyarakat adalah makhluk pengalaman organisasi, dan hubungan ke-
sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain. masyarakatan.
Untuk memperoleh bantuan dari orang lain,
seseorang harus melakukan hubungan sosial 5. Farida dan Hanum adalah teman lama. Saat
melalui proses interaksi sosial. bertemu, keduanya saling bertegur sapa dan
menyeritakan kesuksesan yang diraih oleh
2. Interaksi sosial antarrelasi kerja saat bertemu mereka. Kondisi tersebut menunjukkan telah
terbentuk kontak sosial yang bersifat . . . .
diawali dengan jabat tangan dan dilanjutkan a. positif
b. negatif
dengan proses . . . . c. transaksional
d. timbal balik
a. sugesti c. komunikasi Jawaban: a
Berdasarkan sifatnya, kontak sosial dapat dibeda-
b. imitasi d. akomodasi kan menjadi dua jenis, yaitu kontak sosial positif
dan kontak sosial negatif. Kontak sosial positif,
Jawaban: c artinya tindakan yang dilakukan oleh seseorang
mendapatkan respons dari pihak lain sehingga mem-
Syarat terjadinya interaksi sosial adalah adanya bentuk proses interaksi tahap lanjut. Sementara
itu, kontak sosial negatif menunjukkan tidak
kontak sosial dan komunikasi. Berjabat tangan adanya respons dari pihak lain sehingga tidak
terjadi proses interaksi lebih lanjut.
merupakan bentuk kontak sosial antarindividu.

Setelah seseorang melakukan kontak sosial, agar

terbentuk proses interaksi sosial kedua belah

pihak harus melanjutkan pada proses komunikasi.

Komunikasi menjadi syarat utama terbentuknya

interaksi sosial.

3. Pernyataan berikut yang menunjukkan kontak 6. Agar interaksi sosial dapat terbentuk, diperlukan
sosial tidak langsung adalah . . . .
a. Rina menelepon Rani untuk mengonfirmasi adanya proses komunikasi yang harus memenuhi
kedatangannya pada acara pesta
b. pengiriman surat yang dilakukan oleh sese- unsur berikut ini, kecuali . . . .
orang kepada sahabat karibnya
c. Tito dan Dani memperbincangkan kesebelas- a. pesan c. komunikan
an sepak bola dunia
d. ibu menyampaikan pesan dari ayah kepada b. media d. kontak
teman kerjanya
Jawaban: d Jawaban: d
Kontak tidak langsung, artinya komunikator
menyampaikan pesannya kepada komunikan Untuk mendukung terbentuknya interaksi sosial,
melalui perantara pihak ketiga tanpa adanya alat
komunikasi. Pilihan jawaban d menunjukkan proses komunikasi dapat terbentuk melalui
terjadinya kontak sosial tidak langsung. Pilihan
jawaban a dan c merupakan kontak sosial beberapa unsur berikut ini.
langsung, serta pilihan jawaban b menunjukkan
kontak sosial sekunder. 1) Sumber informasi atau orang yang me-

ngirimkan pesan.

2) Pesan menunjukkan isi komunikasi.

3) Saluran komunikasi merupakan sarana atau

alat yang digunakan untuk menyampaikan

pesan.

4) Komunikan atau orang yang menerima pesan.

5) Umpan balik merupakan bentuk respons

4. Konsep berikut yang menunjukkan bentuk interaksi komunikan.
sosial dalam masyarakat adalah . . . .
a. perpaduan musik klasik dengan musik rok 6) Gangguan komunikasi menunjukkan adanya
b. pengalokasian dana bantuan untuk menolong
korban bencana alam kendala komunikasi.
c. pembatasan jam bertamu masyarakat untuk
mengantisipasi penyimpangan sosial 7. Dua orang presenter membawakan sebuah acara
d. rapat karang taruna yang dilaksanakan setiap berita secara langsung. Keduanya silih berganti
malam Minggu saling menginformasikan perkembangan kondisi
Jawaban: d politik yang semakin memanas dengan adanya
Berdasarkan soal, yang termasuk dalam proses demonstrasi besar-besaran. Kedua presenter
interaksi terlihat pada pilihan jawaban d. Rapat tersebut telah melaksanakan proses interaksi
karang taruna menunjukkan adanya interaksi secara tidak langsung. Dalam proses interaksi,
kelompok. Kegiatan rapat karang taruna selalu presenter tersebut berperan sebagai . . . .
a. komunikan
b. komunikator
c. media komunikasi
d. mediator

IPS Terpadu Kelas VII 63

Jawaban: b Jawaban: b
Dalam proses interaksi kedua presenter tersebut Kontak tidak langsung, artinya komunikator
berperan sebagai komunikator.Komunikator adalah menyampaikan pesan kepada pihak komunikan
orang yang bertugas menyampaikan pesan melalui perantara pihak ketiga (orang) tanpa
kepada komunikan untuk diinterpretasikan secara adanya alat komunikasi. Dalam hal ini ibu Gita
lebih lanjut sehingga diperoleh respons atau feed- berperan sebagai komunikator yang menyampai-
back. Berdasarkan soal, feedback diharapkan kan pesan kepada Rian melalui Gita. Isi pesan
dapat terbangun dari para pemirsa dan pendengar yang disampaikan dalam proses interaksi sosial
siaran berita secara langsung. tersebut adalah ayah dan ibu Rian tidak pulang
pada malam ini.
8. Dalam proses interaksi sosial seluruh informasi
dapat menjadi pesan apabila . . . . B. Mari menjawab dengan tepat!
a. disampaikan oleh komunikator kepada
komunikan 1. Tuliskan pengertian interaksi sosial menurut
b. memiliki makna dan interpretasi yang pendapatmu!
mendalam Jawaban:
c. terdapat respons dari pihak lain Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang
d. memungkinkan dapat dilanjutkan dalam terjadi antarindividu, antarkelompok, individu
proses interaksi dengan kelompok, atau kelompok dengan individu.
Jawaban: a Dalam hubungan sosial tersebut terjadi proses
Seluruh informasi dapat menjadi pesan apabila interpretasi dan upaya saling memengaruhi satu
disampaikan komunikator kepada komunikan. sama lain.
Seluruh jenis informasi yang ada dalam kehidupan
masyarakat tidak akan menjadi pesan apabila 2. Tuliskan tiga contoh interaksi sosial yang
tidak disampaikan. Pesan menunjukkan isi terbentuk antara individu dengan individu!
komunikasi sehingga apabila informasi telah Jawaban:
disampaikan oleh komunikator kepada komunikan, Contoh interaksi sosial yang terbentuk antar-
secara langsung telah terbentuk proses interaksi individu sebagai berikut.
sosial. a. Seorang siswa menyanggah pendapat guru
yang ia anggap tidak benar.
9. Interaksi sosial dapat terjadi apabila mendapat b. Ibu menasihati Tito karena telah membolos
respons dari pihak lain. Kondisi tersebut me- sekolah.
nunjukkan adanya ciri interaksi sosial, yaitu . . . . c. Dua sahabat dekat saling mencurahkan isi
a. terbentuk berdasarkan simbol komunikasi hati untuk mengurangi kegelisahan.
b berkaitan dengan dimensi waktu
c. adanya tujuan yang akan dicapai 3. Permasalahan sosial muncul akibat adanya
d. jumlah pelaku dua orang atau lebih pengaruh interaksi sosial. Mengapa demikian?
Jawaban: d Jawaban:
Interaksi sosial dapat terbentuk apabila Permasalahan sosial muncul akibat adanya
komunikan menyampaikan respons kepada pengaruh interaksi sosial. Hal ini karena interaksi
komunikator. Hal tersebut menunjukkan bahwa yang dilakukan oleh anggota masyarakat tidak
interaksi sosial setidaknya dapat terjadi antara dua selalu bersifat mempersatukan, tetapi mendorong
orang atau lebih. Interaksi sosial tidak dapat terbentuknya perpecahan. Misalnya konflik yang
dilakukan secara individual karena harus mem- disebabkan perbedaan kepentingan mendorong
bentuk proses pertukaran pesan. terjadinya konflik antarindividu/kelompok.

10. Gita disuruh ibunya untuk menyampaikan pesan 4. Kontak sosial harus melibatkan dua orang atau
kepada Rian bahwa ayah dan ibunya tidak pulang lebih. Mengapa kontak sosial tidak dapat dilakukan
malam ini. Proses interaksi tersebut membentuk secara individual?
kontak sosial secara . . . . Jawaban:
a. langsung Kontak sosial tidak dapat dilakukan secara
b. tidak langsung individual karena kontak sosial membutuhkan
c. primer respons. Respons bisa terbentuk apabila pelaku
d. sekunder

64 Interaksi Sosial dan Proses Sosial

kontak sosial setidaknya terdiri atas dua orang Jawaban:
atau lebih. Oleh karena itu, kontak sosial tidak Komunikasi merupakan proses pengiriman pesan
dapat dikatakan sebagai kegiatan individual. atau simbol dari komunikator kepada komunikan.
Komunikasi menstimulus seseorang untuk
5. Komunikasi merupakan salah satu syarat ter- melakukan penafsiran terhadap tanda, tindakan,
bentuknya interaksi sosial. Apakah pengertian dan kontak sosial yang dilakukan oleh orang lain.
komunikasi?

B. Terbentuknya Interaksi Sosial

Interaksi sosial hanya dapat terjadi apabila komunikator dan komunikan saling memberikan reaksi. Interaksi
sosial tidak akan mungkin terjadi apabila antara pihak satu dengan pihak lain tidak saling memengaruhi untuk
membangun suatu hubungan yang bermakna.

1. Faktor Pendorong Interaksi Sosial

Interaksi sosial dapat terbentuk melalui beberapa Imitasi tidak hanya terjadi pada
pengaruh. Pengaruh tersebut muncul dari dalam ataupun perilaku individu dalam masyarakat.
dari luar diri individu. Adapun faktor pendorong terjadinya Imitasi juga diterapkan dalam per-
interaksi sosial sebagai berikut. kembangan teknologi. Berbagai jenis
merek handphone produksi Cina memiliki
a. Imitasi pilihan model yang variatif dengan harga
Imitasi menunjukkan kecenderungan meniru sikap, terjangkau. Model-model handphone Cina
tersebut mengimitasi berbagai merek
tindakan, tingkah laku, atau penampilan fisik seseorang handphone terdahulu seperti Nokia,
secara berlebihan. Imitasi dapat berpengaruh positif Samsung, dan Blackberry. Fitur yang
atau negatif. Imitasi positif dapat mendukung proses ditawarkan pun tidak kalah hebat dengan
sosial yang mengarah pada pola kerja sama. Contoh fitur handphone terdahulu. Dalam hal ini
imitasi positif adalah seorang siswa meniru sikap proses imitasi memberikan dampak
kakaknya yang tegas dan jujur. Sebaliknya, proses positif bagi kehidupan masyarakat.
imitasi yang bersifat negatif dapat menggoyahkan Masyarakat dapat menikmati per-
kondisi sosial dan budaya masyarakat. Kondisi tersebut kembangan teknologi komunikasi dengan
diakibatkan adanya pelanggaran nilai dan norma sosial. harga terjangkau.
Contoh imitasi negatif adalah anak-anak yang meniru
adegan kekerasan sebuah acara televisi.

b. Sugesti
Sugesti merupakan sikap, pandangan, dan pen-

dapat orang lain yang diterima tanpa dipikir ulang.
Sugesti belum tentu diberikan oleh orang lain, tetapi
dapat berasal dari diri sendiri. Sugesti yang dilakukan
oleh diri sendiri lebih sering mengarah pada proses
motivasi. Sugesti menunjukkan suatu tindakan yang
dilakukan tanpa berpikir panjang. Sugesti dapat dilaku-
kan melalui saran, kritik, tindakan/perilaku, dan
penekanan motivasi. Misalnya, kamu dikritik oleh teman
untuk memperbaiki penampilan agar terlihat rapi. Saran
tersebut kamu lakukan, berarti secara tidak sadar kamu
telah melakukan sugesti yang diberikan oleh temanmu.

c. Empati

Empati merupakan kemampuan seseorang untuk

mengolah emosi seakan mengalami kondisi yang Sumber: http://smaissuda.sch.id/wp-content/uploads/2009/09/
dirasakan oleh orang lain. Sikap empati seseorang dsc06015-1024x768.jpg
kepada orang lain yang sedang berada dalam ke-
susahan menimbulkan keinginan untuk berusaha Gambar 3.1 Kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh
membantu sesuai dengan kemampuannya. siswa merupakan bentuk empati untuk
membantu warga miskin

IPS Terpadu Kelas VII 65

d. Identifikasi
Identifikasi menunjukkan kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama

dengan pihak lain. Identifikasi sifatnya lebih mendalam jika dibandingkan dengan imitasi. Proses identifikasi
berlangsung dengan sendirinya atau secara tidak sengaja. Proses ini didorong oleh keinginan untuk
belajar dari pihak lain yang patut diteladani. Oleh karena itu, proses identifikasi memberikan pengaruh
yang lebih mendalam dibandingkan imitasi. Misalnya seseorang yang mengagumi tokoh Soekarno akan
mencontoh jiwa kepemimpinan yang dimilikinya.
e. Simpati

Simpati merupakan proses ketertarikan seseorang kepada pihak lain berkaitan dengan perilaku
atau penampilan seseorang. Simpati muncul berdasarkan dorongan perasaan. Misalnya, Aya mengagumi
Yoga karena kepandaiannya. Hal tersebut mendorong penilaian positif Aya yang selalu menilai Yoga
pandai meskipun Aya lebih pandai daripada Yoga. Proses simpati dapat berkembang secara lebih
mendalam. Simpati mengarahkan perasaan seseorang pada ekspresi kekaguman, kesenangan, dan
kedekatan.
f. Motivasi

Motivasi merupakan dorongan dari dalam diri seseorang. Motivasi bisa muncul dari diri sendiri
ataupun dari orang lain. Motivasi yang muncul dari diri sendiri dapat disebabkan oleh keinginan terhadap
suatu hal. Motivasi yang muncul dari orang lain ditimbulkan karena pengaruh orang tersebut.

2. Bentuk Interaksi Sosial
Interaksi sosial selalu dilakukan dalam kehidupan masyarakat. Dalam kegiatan sehari-hari, interaksi

sosial menunjukkan adanya hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok,
atau kelompok dengan kelompok.
a. Interaksi antara Individu dengan Individu

Interaksi antara individu dengan individu, artinya individu menyampaikan informasi kepada individu
lain. Subjek interaksi adalah individu dan objek interaksi juga individu. Subjek berperan sebagai komunikator
yang menyampaikan informasi kepada objek. Objek sebagai komunikan yang menerima pesan
menginterpretasikan makna. Kondisi tersebut mendorong kedua belah pihak melaksanakan proses
transaksional. Contohnya, guru sedang berbincang-bincang dengan kepala sekolah.
b. Interaksi antara Individu dengan Kelompok

Interaksi antara individu dengan kelompok, artinya individu berperan sebagai subjek dan kelompok
berperan sebagai objek. Contohnya, guru berdiskusi dengan para siswa.
c. Interaksi antara Kelompok dengan Individu

Interaksi antara kelompok dengan individu, artinya kelompok berperan sebagai subjek dan individu
berperan sebagai objek. Contohnya, interaksi yang terbentuk saat keluarga besar sedang menasihatimu.
d. Interaksi antara Kelompok dengan Kelompok

Interaksi antara kelompok dengan kelompok, artinya kelompok berperan sebagai subjek dan
kelompok berperan sebagai objek. Contoh interaksi antarkelompok adalah pelaksanaan rapat kerja OSIS
antarsekolah.

Bersahabat
Bersahabat menunjukkan tindakan seseorang yang senang bergaul, bekerja sama, dan berbicara. Dengan
mengembangkan sikap bersahabat, siswa dapat berlatih berinteraksi secara komunikatif dengan individu
atau kelompok. Berikan motivasi kepada siswa untuk mengembangkan sikap bersahabat. Dengan banyak
sahabat mempermudah siswa menambah wawasan, pengetahuan, dan pengalaman. Sikap bersahabat dapat
dikembangkan siswa melalui beberapa cara berikut ini.
1. Mengembangkan kerja sama secara berkelompok.
2. Selalu berinteraksi dengan teman saat berada di kelas atau pada saat istirahat.
3. Berinteraksi dengan guru, kepala sekolah, karyawan, dan masyarakat pada umumnya.
4. Memberikan pendapat saat kerja kelompok atau diskusi.
5. Aktif dalam kegiatan sosial, budaya, dan organisasi sekolah.

66 Interaksi Sosial dan Proses Sosial

A. Mari memilih jawaban yang tepat! Jawaban: d
Kajian utama interaksi sosial dalam kehidupan
1. Rapat alokasi dana operasional sekolah antara masyarakat membentuk hubungan timbal balik
kepala sekolah dengan kepala komite sekolah antara individu dengan individu atau individu
merupakan contoh interaksi sosial yang terbentuk dengan kelompok. Hubungan interaksi tersebut
antara . . . . selalu ada dalam kehidupan masyarakat karena
a. kelompok dengan kelompok masyarakat adalah makhluk sosial yang mem-
b. individu dengan individu butuhkan bantuan orang lain.
c. individu dengan kelompok
d. kelompok dengan individu 4. Simpati tidak hanya berpengaruh secara psikis
Jawaban: b saja, tetapi dapat berpengaruh juga terhadap . . . .
Rapat alokasi dana operasional sekolah antara a. fisik
kepala sekolah dengan kepala komite sekolah b. perasaan
merupakan contoh interaksi sosial yang terbentuk c. emosi
antara individu dengan individu. Berdasarkan d. perilaku
sistem struktur sosial, hanya terdapat satu Jawaban: d
pemimpin. Kepala sekolah berperan sebagai Munculnya perasaan simpati tidak hanya akan
individu yang mengadakan interaksi dengan kepala berpengaruh pada faktor psikis, tetapi juga
komite sekolah yang berperan sebagai individu. mendorong perilaku seseorang. Perasaan simpati
Oleh karena itu, kondisi tersebut membentuk pola mengarahkan seseorang untuk melakukan
interaksi antara individu dengan individu. tindakan secara langsung oleh dorongan batin.
Faktor simpati akan mendorong seseorang untuk
2. Siswa SD antara kelas 1 sampai dengan 3 memiliki ekspresi perasaan senang terhadap orang
cenderung lebih memercayai nasihat gurunya. lain.
Oleh karena itu, tidak heran apabila banyak anak
SD yang mengidolakan gurunya dan mencontoh 5. Para pemimpin negara di dunia menyatakan perang
seluruh perilaku gurunya dalam kehidupan sehari- terhadap segala bentuk terorisme. Upaya tersebut
hari. Faktor yang memengaruhi proses interaksi termasuk proses interaksi sosial . . . .
sosial tersebut adalah . . . . a. antarindividu
a. imitasi b. antarkelompok
b. sugesti c. individu dengan kelompok
c. identifikasi d. kelompok dengan individu
d. simpati Jawaban: b
Jawaban: c Para pemimpin negara adalah kelompok yang
Berdasarkan soal, perilaku yang dilakukan oleh menyatakan perang dengan bentuk terorisme.
anak SD tersebut merupakan contoh identifikasi. Pelaku teror tidak hanya terdiri atas satu orang.
Identifikasi adalah kecenderungan untuk menjadi Oleh karena pelaku teror adalah organisasi
sama dengan pihak lain. Identifikasi membentuk kejahatan, terbentuk interaksi sosial antara
kepribadian seseorang baik dengan sendirinya kelompok dengan kelompok.
atau dengan sengaja. Proses identifikasi me-
nunjukkan sikap meniru seluruh perilaku individu 6. Setelah terjadi gempa di Yogyakarta, Sri Sultan
lain yang dianggap sebagai teladan. H.B. X menyarankan kepada warga Yogyakarta
untuk meletakkan ketupat di atas pintu. Warga
3. Kajian utama interaksi sosial yang terjadi dalam desa diYogyakarta mengikuti saran tersebut tanpa
kehidupan masyarakat terbentuk antara . . . . pikir panjang. Contoh tersebut menggambarkan
a. manusia dengan lingkungan terjadinya interaksi sosial yang dipengaruhi oleh
b. masyarakat dengan budayanya faktor . . . .
c. kelas-kelas sosial dalam masyarakat a. imitasi
d. individu dengan individu atau kelompok b. sugesti
c. simpati
d. identifikasi

IPS Terpadu Kelas VII 67

Jawaban: b Jawaban: c
Tindakan tersebut terjadi akibat adanya faktor Meningkatnya konsumsi masyarakat dipengaruhi
sugesti. Sugesti merupakan sikap, pandangan, dan oleh pola interaksi produsen dengan konsumen
pendapat orang lain yang diterima tanpa dipikir melalui iklan di media massa. Dengan adanya
ulang. Sri Sultan H.B. X dianggap memiliki wibawa iklan, masyarakat dipengaruhi oleh keunggulan
dan pengalaman lebih sehingga masyarakat mem- dan kelebihan produk sehingga masyarakat tertarik
percayai saran yang diberikan tanpa dipikir ulang. untuk membeli produk tersebut. Pengaruh tersebut
merupakan bentuk sugesti yang sudah dikonsep
7. Pola hubungan individu dengan kelompok terlihat oleh produsen untuk memenuhi target penjualan
dalam contoh . . . . barang/produk.
a. seorang pembeli dengan seorang penjual
b. seorang pasien dengan dokternya 10. Bentuk interaksi antara kelompok dengan individu
c. seorang murid dengan gurunya adalah . . . .
d. orang yang sedang berpidato di depan massa a. Intan meminta uang jajan kepada ibunya
Jawaban: d b. suporter memberikan semangat kepada
Pola hubungan yang terbentuk antara individu pemain tunggal putri
dengan kelompok terlihat pada pilihan jawaban d. c. Wilman dan Tika bercakap-cakap di ruang
Orang yang berpidato merupakan individu, tamu
sedangkan massa menunjukkan banyaknya d. Mita melihat-lihat foto teman sekolahnya
individu atau kelompok yang harus dihadapi. Oleh Jawaban: b
karena itu, akan terbentuk interaksi sosial antara Bentuk interaksi antara kelompok dengan individu
individu dengan kelompok saat berpidato. terlihat pada pilihan jawaban b. Suporter sebagai
kelompok pendukung memberikan semangat pada
8. Akhir-akhir ini banyak stasiun televisi yang me- pemain tunggal putri.Tunggal putri sering diguna-
nampilkan tindak kekerasan. Tayangan tersebut kan untuk menyebut atlet bulu tangkis yang
diimitasi oleh anak-anak. Akibat negatif dari imitasi bermain secara individu.
yang dilakukan oleh anak-anak tersebut adalah
.... B. Mari menjawab dengan tepat!
a. mendorong perilaku anak menjadi me-
nyimpang 1. Motivasi dan sugesti merupakan faktor pendorong
b. mengarahkan pola pikir anak pada realitas interaksi sosial. Apakah perbedaan keduanya?
sosial Jawaban:
c. meningkatkan pengawasan orang tua Motivasi dan sugesti memiliki interpretasi makna
terhadap anak yang hampir sama. Akan tetapi, motivasi lebih
d. mengakibatkan munculnya integrasi sosial mengarah pada proses pemberian semangat
Jawaban: a melalui pengolahan emosional seseorang secara
Tayangan kekerasan yang disiarkan stasiun televisi lisan. Sementara itu, sugesti mengarah pada
dapat memberikan pengaruh buruk bagi anak-anak pemberian pengaruh yang tidak hanya berbentuk
melalui proses imitasi. Tayangan tersebut men- lisan, tetapi dapat berupa arahan sikap atau
dorong perilaku anak-anak menjadi menyimpang. tindakan.
Anak-anak mencontoh tindakan yang tidak baik
menjadi bagian dari pola perilaku mereka sehari- 2. Imitasi menunjukkan kecenderungan meniru
hari sehingga bertentangan dengan nilai dan norma sikap, tindakan, tingkah laku, atau penampilan
sosial. fisik seseorang secara berlebihan. Oleh karena
itu, imitasi dapat mengakibatkan penyimpangan
9. Faktor yang mendasari interaksi sosial berhubung- sosial. Mengapa kondisi tersebut terjadi?
an dengan meningkatnya konsumsi masyarakat Jawaban:
terhadap produk kosmetik yang dijual di pasar Imitasi dapat menyebabkan penyimpangan sosial
adalah . . . . karena seseorang dapat mencontoh sikap,
a. dorongan imitasi untuk memproduksi produk tindakan, dan tingkah laku orang lain yang bersifat
kosmetik negatif. Dengan demikian, proses imitasi terbentuk
b. proses identifikasi terhadap bintang iklan secara negatif. Proses imitasi yang bersifat negatif
produk kosmetik dapat menggoyahkan kondisi sosial dan budaya
c. pengaruh sugesti yang muncul akibat adanya masyarakat akibat adanya pelanggaran nilai dan
iklan norma sosial. Agar proses imitasi terbentuk secara
d. munculnya perasaan simpati terhadap jenis positif, masyarakat harus menyatukan sistem
produk yang diiklankan

68 Interaksi Sosial dan Proses Sosial

pengendalian sosial untuk menghindari berbagai Jawaban:
jenis penyimpangan sosial yang muncul dari Simpati merupakan proses ketertarikan se-
proses imitasi. seorang kepada pihak lain berkaitan dengan
perilaku atau penampilan seseorang. Simpati
3. Tuliskan dua contoh imitasi yang sering terjadi mengarahkan perasaan seseorang pada ekspresi
dalam lingkungan sekitarmu! kekaguman, kesenangan, dan kedekatan.
Jawaban:
Contoh imitasi yang sering terjadi dalam lingkungan 5. Tuliskan dua contoh interaksi sosial yang ter-
masyarakat sebagai berikut. bentuk antara individu dengan kelompok!
a. Seorang remaja meniru penampilan artis yang Jawaban:
ia jadikan idola. a. Seorang guru berdiskusi dengan para siswa
b. Anton mencontoh gaya permainan sepak bola saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Irfan Bachdim. b. Kepala desa memimpin jalannya rapat
anggaran.
4. Apakah pengertian simpati dalam interaksi sosial?

C. Proses Sosial

Setiap hari tindakan yang kamu lakukan merupakan bagian dari proses sosial. Kamu tentu sering mengerjakan
tugas secara berkelompok. Kegiatan itu menunjukkan adanya proses sosial. Untuk mengetahui proses sosial
yang sering terjadi dalam lingkungan masyarakat, pelajarilah materi berikut ini!

1. Pengertian Proses Sosial
Proses sosial adalah wujud dan hasil interaksi sosial yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu.

Proses sosial menunjukkan adanya pola pengulangan interaksi pada setiap perilaku individu. Proses sosial
dapat mengarahkan perilaku anggota masyarakat pada penyatuan atau perpecahan.Terjadinya proses sosial
dalam kehidupan masyarakat menunjukkan bahwa masyarakat mengalami perubahan. Masyarakat yang
selalu berkembang akan membentuk pola perilaku berdasarkan hubungan sosial. Pola perilaku tersebut
dapat terbentuk secara asosiatif meliputi kerja sama, akomodasi, asimilasi, akulturasi, dan amalgamasi.
Selain itu, pola perilaku dapat mengarahkan masyarakat pada perpecahan dengan adanya konflik, kompetisi,
dan kontravensi.

2. Bentuk Proses Sosial
Bentuk proses sosial merupakan wujud interaksi dalam kehidupan masyarakat. Proses sosial terdiri

atas dua jenis, yaitu asosiatif dan disosiatif. Kedua proses tersebut selalu ada dan menjadi bagian dari
interaksi sosial masyarakat.

a. Proses Asosiatif
Proses asosiatif adalah jenis interaksi sosial yang mengarah pada persatuan dan dapat meningkatkan

hubungan solidaritas antarindividu/kelompok. Macam-macam proses asosiatif dapat dijelaskan sebagai
berikut.
1) Kerja Sama

Manusia sebagai makhluk sosial, sepanjang hidupnya selalu membutuhkan bantuan orang
lain. Kondisi tersebut merupakan faktor utama terbentuknya kerja sama. Kerja sama merupakan
usaha bersama antara perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Kerja sama
terjadi dalam setiap kehidupan masyarakat, baik masyarakat tradisional maupun masyarakat modern.
Kerja sama dapat terbentuk dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Di dalam kehidupan
masyarakat tradisional, sistem kerja sama lebih terpola dan bersifat teratur. Sebaliknya, di dalam
kehidupan masyarakat perkotaan kerja sama terbentuk secara pamrih. Berbagai bentuk kerja sama
dalam kehidupan masyarakat sebagai berikut.
a) Tawar-menawar (bargaining), yaitu bentuk perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa

antara dua pihak atau lebih.

IPS Terpadu Kelas VII 69

b) Kooptasi (cooptation), yaitu bentuk kerja sama yang dilakukan dengan jalan menyepakati
pimpinan yang akan ditunjuk untuk mengendalikan jalannya organisasi/kelompok.

c) Koalisi (coalition), yaitu kerja sama dua organisasi politik atau lebih untuk mencapai tujuan
yang sama dengan cara bergabung menjadi satu.

d) Patungan (joint venture), yaitu kerja sama dua badan usaha atau lebih untuk meraih keuntungan
dalam bidang ekonomi.

2) Akomodasi
Akomodasi adalah interaksi sosial yang terbentuk untuk menyelesaikan suatu pertentangan di

antara dua belah pihak yang sedang bersengketa. Akomodasi mengarah pada proses penyelesaian
masalah sehingga berhubungan erat dengan sistem pengendalian sosial. Hal tersebut dikarenakan
kelompok-kelompok tertentu diharuskan membentuk pola kerja sama, meskipun di antara mereka
memiliki paham yang berbeda-beda. Tanpa adanya proses akomodasi dikhawatirkan perselisihan
yang terjadi dalam lingkungan masyarakat tidak dapat terselesaikan. Berbagai bentuk akomodasi
sebagai berikut.
a) Koersi (coercion), yaitu bentuk akomodasi yang dilaksanakan menggunakan tekanan/paksaan

sehingga salah satu pihak berada dalam keadaan lebih lemah dibandingkan pihak lawan.
b) Kompromi (compromise), yaitu persetujuan dengan jalan damai atau saling mengurangi tuntutan.
c) Arbitrase (arbitration), yaitu usaha penyelesaian sengketa yang dilakukan dengan bantuan

pihak ketiga/berwajib yang membuat keputusan penyelesaian.
d) Mediasi (mediation), yaitu proses pengikutsertaan pihak ketiga sebagai penasihat yang netral

dalam penyelesaian perselisihan.
e) Konsiliasi (conciliation), yaitu mempertemukan keinginan pihak yang berselisih untuk mencapai

persetujuan dan menyelesaikan perselisihan tersebut.
f) Toleransi, yaitu sikap menghargai perbedaan-perbedaan yang ada dalam masyarakat.
g) Stalemate, yaitu keadaan yang ditandai adanya kekuatan seimbang dari kedua pihak yang

sedang bertikai sehingga pertikaian terhenti pada titik tertentu.
h) Ajudikasi (adjudication), yaitu penyelesaian konflik/perselisihan melalui pengadilan (meja hijau).

Akomodasi memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Akomodasi
dilaksanakan untuk mewujudkan keteraturan sosial dalam masyarakat. Tujuan dilaksanakannya
akomodasi sebagai berikut.
a) Mengurangi pertentangan antarindividu atau antarkelompok.
b) Mencegah terjadinya pertentangan dalam jangka waktu tertentu.
c) Mengembangkan proses kerja sama antarindividu atau antarkelompok.
d) Menciptakan keteraturan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
e) Melaksanakan pengendalian sosial akibat adanya ketimpangan sosial yang terjadi dalam

lingkungan masyarakat.

3) Amalgamasi
Amalgamasi adalah meleburnya dua kelompok

budaya menjadi satu dan melahirkan suatu hal baru.
Proses amalgamasi mempertegas hilangnya
perbedaan. Proses amalgamasi dapat menghindar-
kan masyarakat dari perpecahan dan pertentangan.
Amalgamasi dapat terbentuk melalui perkawinan
campuran.

4) Asimilasi

Asimilasi adalah proses peleburan dua

kebudayaan yang berbeda menjadi satu ke-

budayaan tunggal. Kebudayan yang baru muncul

dirasakan sebagai kebudayaan milik bersama. Sumber: http://gituloh.com/wp-content/uploads/2011/09/
Proses asimilasi mengarah pada hilangnya per- video-Pernikahan-Indah-Kalalo-dan-Justin-
bedaan. Asimilasi dapat menghapuskan unsur- Werner6.jpg
unsur perbedaan secara horizontal.
Gambar 3.2 Pernikahan antarras merupakan proses
amalgamasi untuk menghilangkan
perbedaan dalam masyarakat

70 Interaksi Sosial dan Proses Sosial

Proses asimilasi dapat muncul apabila:
a) terdapat perbedaan kebudayaan antarkelompok dalam suatu masyarakat;
b) perbedaan yang muncul dalam kelompok masyarakat mengharuskan adanya interaksi sosial

secara intensif dalam jangka waktu yang cukup lama; dan
c) terdapat proses penyesuaian kebudayaan.

Sementara itu, faktor pendorong terjadinya asimilasi sebagai berikut.
a) Berkembangnya sikap toleransi antarkelompok dalam anggota masyarakat.
b) Adanya sikap terbuka dalam menghadapi pengaruh budaya asing.
c) Terbukanya kesempatan ekonomi yang seimbang.
d) Penerapan sistem stratifikasi sosial terbuka.
e) Adanya kesamaan budaya antarkelompok masyarakat.
f) Berkembangnya sistem perkawinan campuran.

Proses asimilasi tidak selalu dapat terlaksana secara maksimal. Dalam kehidupan masyarakat
tertentu, proses asimilasi sulit diwujudkan karena adanya beberapa faktor sebagai berikut.
a) Terisolasinya suatu kebudayaan atau golongan tertentu dalam kehidupan masyarakat.
b) Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai kebudayaan masyarakat lain.
c) Munculnya perasaan superioritas kebudayaan sendiri.
d) Adanya pandangan diferensiasi sosial.
e) Sikap etnosentrisme dan primordialisme yang berlebihan.
f) Pertentangan antarkelompok yang mengarah pada dendam berkepanjangan.

5) Akulturasi
Akulturasi adalah proses penerimaan dan pengolahan unsur-unsur kebudayaan asing menjadi

bagian dari kebudayaan suatu kelompok tanpa menghilangkan kepribadian ataupun ciri khas
kebudayaan asli.

b. Proses Disosiatif

Proses disosiatif adalah interaksi sosial yang mengarah pada perpecahan. Proses disosiatif

menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat selalu mengalami perkembangan.Terdapat tiga bentuk inter-

aksi sosial disosiatif sebagai berikut.

1) Persaingan atau Kompetisi

Persaingan atau kompetisi adalah proses sosial yang dilakukan individu/kelompok untuk mencari

keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan tertentu. Kompetisi diidentifikasikan sebagai bentuk

perjuangan untuk memperoleh tujuan-tujuan tertentu yang sifatnya terbatas. Kompetisi dilakukan

untuk mempertahankan suatu keadaan. Persaingan dapat terjadi dalam berbagai bidang misalnya

ekonomi, sosial, budaya, dan politik.

Persaingan menimbulkan dampak positif dan negatif. Dampak positif yang muncul dari proses

persaingan sebagai berikut.

a) Mendorong masyarakat untuk bersaing secara

sehat.

b) Merealisasikan keinginan dan kepentingan

untuk mencapai tujuan yang bersifat terbatas.

c) Menjadi sarana seleksi dan penilaian untuk

memperoleh kedudukan serta peran sosial

berdasarkan prestasi.

Sementara itu, dampak negatif yang muncul

akibat adanya persaingan atau kompetisi adalah

disorganisasi sosial. Disorganisasi sosial

menyebabkan terjadinya perpecahan. Oleh karena

itu, sebagian besar masyarakat menghindari Foto: Widyabakti Hesti Kawedhar

bentuk persaingan yang berlebihan. Gambar 3.3 Pertandingan sepak bola merupakan
2) Konflik atau Pertentangan bentuk persaingan antarkelompok

Konflik atau pertentangan adalah bentuk proses sosial yang terjadi ketika seseorang/kelompok

dengan sadar atau tidak sadar menentang pihak lain disertai ancaman dan kekerasan. Konflik

dilakukan untuk mencapai keinginan dan tujuan. Konflik selalu terjadi dalam kehidupan masyarakat.

IPS Terpadu Kelas VII 71

Secara umum faktor penyebab terjadinya konflik sebagai berikut.
a) Perbedaan antarindividu, perbedaan tersebut dapat terlihat pada prinsip hidup, pendirian, atau

perwatakan.
b) Perbedaan kebudayaan, mengarah pada proses etnosentrisme yang memicu terjadinya konflik

sosial.
c) Perbedaan kepentingan antarindividu/kelompok yang berkaitan dengan ideologi dan tujuan.
d) Situasi yang saling bertolak belakang/kesenjangan. Kesenjangan sosial muncul akibat

ketidakmerataan sektor ekonomi dan pembedaan golongan masyarakat.
e) Adanya perubahan sosial. Konflik secara hebat akan memicu terjadinya perubahan secara

radikal. Apabila konflik disertai tindak kekerasan akan terjadi perubahan secara tiba-tiba.

Dampak terjadinya konflik sosial dibagi ke dalam dua jenis, yaitu dampak positif dan negatif.
Dampak positif adanya konflik sosial sebagai berikut.
a) Meningkatkan solidaritas kelompok.
b) Mendorong kekuatan pribadi atau kelompok masyarakat untuk menghadapi berbagai situasi

konflik.
c) Munculnya perubahan norma karena dianggap sudah tidak dapat mengatur perkembangan

masyarakat yang kompleks.
d) Munculnya kesadaran pihak berkonflik untuk melakukan kompromi agar dapat mewujudkan

persatuan.

Sementara itu, dampak negatif adanya konflik sosial sebagai berikut.
a) Menimbulkan perpecahan antarindividu atau antarkelompok.
b) Rusaknya sarana dan prasarana umum.
c) Meningkatkan keresahan masyarakat akibat kondisi yang tidak aman.
d) Lumpuhnya roda perekonomian.
e) Hancurnya harta benda dan jatuhnya korban jiwa.

3) Kontravensi
Kontravensi adalah usaha untuk merintangi atau menggagalkan tercapainya tujuan pihak lain.

Kontravensi dapat dilakukan melalui beberapa cara seperti gangguan, fitnah, provokasi, dan
intimidasi. Kontravensi dapat muncul bersamaan dengan konflik sosial. Apabila konflik dilakukan
secara terbuka, kontravensi dilakukan dengan tersembunyi. Objek sasaran kontravensi sering tidak
menyadari apabila pihak lain sedang melakukan fitnah, provokasi, dan intimidasi.

Menurut Lepold Von Wiese dan Howard Becker, proses kontravensi mencakup beberapa tindakan
sebagai berikut.
a) Menunjukkan adanya penolakan, keengganan, perlawanan, perbuatan menghalang-halangi,

protes, gangguan, perbuatan kekerasan, dan mengacaukan rencana pihak lain.
b) Menyampaikan cercaan, fitnah, memberikan beban kepada orang lain, dan menyangkal

pernyataan orang lain di muka umum.
c) Memperlihatkan terjadinya proses yang intensif seperti penghasutan, penyebaran desas-desus,

mengecewakan pihak lain, dan berkhianat.
d) Melakukan tindakan yang mengganggu pihak lain, memaksa pihak lain untuk melakukan suatu

hal, melakukan intimidasi, dan provokasi.

3. Proses Sosial dan Keteraturan Sosial
Masyarakat selalu melakukan hubungan sosial dengan masyarakat lainnya. Hubungan sosial ini disebut

interaksi sosial. Sementara itu, interaksi sosial yang terjadi secara berulang-ulang akan membentuk proses
sosial. Oleh karena itu, interaksi dan proses sosial memiliki hubungan yang erat dengan terwujudnya
keteraturan sosial. Keteraturan menunjukkan adanya kondisi keselarasan dan keseimbangan antaranggota
masyarakat.

Keteraturan sosial akan mewujudkan suasana lingkungan masyarakat yang aman, tenteram, rukun,
saling menghargai, saling menghormati, dan gotong royong. Keteraturan yang terbentuk dalam proses sosial
ditunjukkan secara asosiatif. Pola kehidupan masyarakat yang mengedepankan kerja sama, akomodasi,
asimilasi, akulturasi, dan amalgamasi dapat mewujudkan keteraturan sosial dalam lingkungan masyarakat.
Hal tersebut dikarenakan proses sosial asosiatif mengedepankan pola interaksi sosial pada proses penyatuan.
Dengan adanya sistem penyatuan dalam kehidupan anggota masyarakat, masyarakat akan terhindar dari
konflik. Apabila kondisi tersebut terpenuhi, keteraturan sosial dalam masyarakat akan tercipta.

72 Interaksi Sosial dan Proses Sosial

a. ProsesTerbentuknya Keteraturan Sosial
Keteraturan sosial akan terwujud apabila interaksi dalam masyarakat berjalan sesuai nilai dan norma

yang berlaku. Keteraturan sosial mengarah pada proses sosial asosiatif. Keteraturan sosial adalah kondisi
yang menunjukkan terbentuknya hubungan sosial secara tertib dan teratur. Keteraturan sosial berjalan
menurut tahap-tahap berikut.
1) Pola, yaitu bentuk umum dari suatu interaksi dalam masyarakat yang menjadi contoh bagi anggota

masyarakat.
2) Order, yaitu tatanan nilai dan norma yang diakui serta ditaati oleh masyarakat.
3) Keajekan, yaitu suatu kondisi keteraturan yang tetap dan berlangsung terus-menerus.
4) Tertib sosial, yaitu keselarasan tindakan masyarakat dengan nilai dan norma sosial yang berlaku

dalam masyarakat.

b. Faktor Pendorong Keteraturan Sosial
Faktor pendorong terwujudnya keteraturan sosial sebagai berikut.

1) Adanya nilai dan norma sosial dalam struktur sosial.
2) Dilaksanakannya proses sosialisasi untuk menerapkan nilai dan norma sosial dalam kepribadian

individu.
3) Individu atau kelompok wajib melanjutkan dan memahami peran nilai dan norma sosial secara

regenerasi (proses internalisasi dan enkulturasi).
4) Berfungsinya sistem pengendalian sosial dalam kehidupan masyarakat.
5) Terdapat lembaga sosial yang mengorganisasikan seluruh kebutuhan dan aktivitas anggota

masyarakat.

Hidup Rukun
Hidup rukun perlu ada dalam setiap kehidupan masyarakat. Hidup rukun merupakan salah satu wujud
keteraturan sosial. Oleh karena itu, motivasilah siswa untuk berperan serta dalam mewujudkan pola hidup
rukun dengan cara melakukan hal-hal berikut ini.
1. Mendorong siswa untuk selalu menghargai perbedaan kepentingan antara individu satu dengan individu
lain.
2. Meningkatkan interaksi sosial antaranggota masyarakat.
3. Menyelesaikan masalah dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat.
4. Mengikuti kegiatan yang diselenggarakan dalam lingkungan masyarakat secara tertib.

Perhatikan gambar di samping!
Deskripsikan gambar tersebut berdasarkan
pertanyaan berikut ini.
1. Jelaskan bentuk proses sosial disosiatif yang
tepat untuk mendeskripsikan gambar di
samping!
2. Jelaskan proses sosial asosiatif yang dapat
diterapkan untuk menganalisis gambar tersebut!
Tuliskan deskripsimu pada selembar kertas!
Selanjutnya, kumpulkan hasilnya kepada Bapak/Ibu
Guru untuk memperoleh penilaian!

Sumber: http://kisara.or.id/wp-content/uploads/2011/05/LCC-Kisara4.jpg
Lomba cerdas cermat

IPS Terpadu Kelas VII 73

Arahkan siswa untuk melihat gambar yang terdapat pada rubrik tugas. Perintahkan siswa untuk mengamati
gambar tersebut dan mendeskripsikannya berdasarkan pertanyaan yang telah disediakan. Hasil diskripsi
ditulis pada selembar kertas dan dikumpulkan untuk memperoleh penilaian. Adapun jawaban pertanyaan
tersebut sebagai berikut.
1. Berdasarkan gambar, proses disosiatif yang sesuai digunakan untuk mendeskripsikan kondisi tersebut

adalah kompetisi. Persaingan atau kompetisi adalah proses sosial yang dilakukan individu/kelompok
untuk mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan tertentu. Kompetisi sering terjadi untuk
mencapai tujuan yang sifatnya terbatas. Kompetisi tersebut terjadi dalam kegiatan lomba cerdas cermat.
Kompetisi cerdas cermat merupakan bentuk kompetisi yang bersifat positif. Anggota cerdas cermat
bersaing untuk mengasah kepandaian, keahlian, dan keterampilan. Kegiatan tersebut dapat memotivasi
setiap individu untuk mengembangkan daya pikir dan daya kreatif.
2. Selain menunjukkan adanya proses disosiatif melalui kompetisi, kegiatan cerdas cermat dapat membentuk
proses sosial asosiatif, yaitu kerja sama. Kerja sama merupakan usaha bersama antarindividu atau
kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Dalam kegiatan lomba cerdas cermat, kerja sama terbentuk
untuk mengoordinasikan anggota kelompok. Koordinasi tersebut diperlukan untuk meningkatkan
kekompakan, penyatuan pola pikir, dan menyamakan konsep gagasan. Dengan demikian, anggota
kelompok dapat bersaing dengan kelompok lain untuk memperebutkan juara pertama.

A. Mari memilih jawaban yang tepat! 4) Gotong royong untuk merekatkan hubungan
sosial antarwarga masyarakat.
1. Tindakan berikut ini sesuai untuk menunjukkan
bentuk interaksi sosial berupa kerja sama, kecuali Berdasarkan pernyataan tersebut yang termasuk
....
a. proses tawar-menawar yang sering terjadi di bentuk interaksi sosial disosiatif adalah . . . .
pasar tradisional
b. persaingan antarsiswa untuk memperoleh a. 1) dan 2) c. 2) dan 4)
juara cerdas cermat
c. dua partai politik bersatu untuk meraih kursi b. 1) dan 3) d. 3) dan 4)
presiden dan wakil presiden
d. usaha yang dilakukan oleh dua orang dengan Jawaban: b
sistem penanaman saham yang seimbang
Jawaban: b Berdasarkan soal, pernyataan nomor 1) dan 3)
Berdasarkan soal, yang tidak termasuk proses
kerja sama adalah pilihan jawaban b. Pilihan merupakan contoh bentuk interaksi sosial
jawaban b termasuk dalam proses sosial
disosiatif. Pilihan jawaban a merupakan contoh disosiatif. Interaksi sosial disosiatif mengarah pada
kerja sama berupa bargaining, pilihan jawaban c
merupakan contoh kerja sama berupa koalisi, dan proses perpecahan. Pernyataan nomor 1) me-
pilihan jawaban d merupakan contoh kerja sama
berupa patungan. rupakan bentuk kontravensi. Pernyataan nomor

2. Perhatikan bentuk interaksi sosial berikut ini! 3) merupakan contoh kompetisi atau persaingan.
1) Ancaman yang diberikan untuk menggagal-
kan tujuan pihak lain. Sementara itu, pernyataan nomor 2) merupakan
2) Mediasi yang dilakukan oleh pihak ketiga
untuk menyelesaikan sengketa tanah antar- contoh akomodasi dan pernyataan nomor 4)
warga.
3) Persaingan antarsiswa untuk memperoleh merupakan contoh kerja sama.
nilai ujian yang terbaik.
3. Dalam suatu perselisihan muncul pihak ketiga
yang bersifat netral. Tugas pihak ketiga dalam
proses akomodasi adalah . . . .
a. mendamaikan kedua belah pihak secara
kontravensi
b. menekan kedua belah pihak yang sedang
bertentangan
c. menghakimi pihak yang bersalah
d. menyelesaikan masalah secara damai
Jawaban: d
Mediasi atau penggunaan jasa perantara adalah
suatu usaha kompromi yang dilakukan oleh pihak
ketiga. Pihak ketiga bersifat netral dengan cara

74 Interaksi Sosial dan Proses Sosial

mempertemukan dan mendamaikan pihak-pihak kan munculnya sifat individualisme. Individualisme
yang bersengketa atas dasar ikatan kompromi dari mempersulit anggota masyarakat untuk me-
kedua belah pihak. laksanakan kerja sama.

4. Pernyataan berikut ini yang bukan merupakan 7. Kondisi yang menunjukkan tertib sosial dalam
tujuan dari akomodasi adalah . . . . lingkungan sekolah ditunjukkan pada peristiwa
a. mengurangi konflik ....
b. mencegah pertentangan untuk sementara a. petugas kebersihan membersihkan sekolah
waktu setiap hari Jumat
c. memungkinkan terjadinya kerja sama b. siswa masuk sekolah sebelum pukul tujuh
d. menciptakan disorganisasi sosial c. guru mengajar dengan penuh semangat
Jawaban: d d. wali kelas membagikan undangan peng-
Berdasarkan soal, yang tidak termasuk tujuan ambilan rapor
akomodasi adalah menciptakan disorganisasi Jawaban: b
sosial. Akomodasi termasuk dalam proses Tertib sosial terwujud apabila terjadi keselarasan
asosiatif. Tujuan utama akomodasi adalah interaksi dalam masyarakat yang sesuai dengan
membentuk pola kerja sama antarindividu, individu nilai dan norma. Misalnya siswa yang setiap hari
dengan kelompok, atau kelompok dengan masuk sekolah sebelum pukul tujuh menunjukkan
kelompok. adanya tertib sosial dalam lingkungan sekolah.

5. Konflik sering terjadi dalam kehidupan masyarakat 8. Konflik antaretnik masih sering terjadi di negara
dikarenakan . . . . . kita. Konflik ini pada umumnya terjadi karena
a. setiap individu tidak mampu melaksanakan perbedaan . . . .
peran dan tanggung jawabnya a. budaya dalam masyarakat
b. seseorang melaksanakan hubungan sosial b. keyakinan yang dianut masyarakat
dengan individu yang lain c. latar belakang sejarah bangsa
c. seseorang hanya melakukan peran pada d. individu/kelompok
kondisi tertentu Jawaban: a
d. masyarakat memiliki kecenderungan dis- Budaya masyarakat Indonesia yang berbeda-
integrasi sosial beda terutama berkaitan dengan cara pandang
Jawaban: a terhadap sesuatu hal atau tingkah laku dapat
Konflik dalam kehidupan masyarakat terjadi mengakibatkan timbulnya konflik. Perbedaan
karena individu tidak mampu melaksanakan peran budaya tiap-tiap etnik harus diakomodasi dengan
dan tanggung jawabnya. Apabila setiap individu mengedepankan sikap toleransi agar konflik tidak
tidak dapat melaksanakan peran dan tanggung terus terjadi.
jawabnya, berakibat pada munculnya pe-
nyimpangan sosial dan pola interaksi masyarakat 9. Kepala sekolah mengungkapkan kepuasannya
yang terganggu. Kondisi tersebut mendorong terhadap kinerja para guru yang disiplin dalam
kehidupan masyarakat rentan terhadap bentuk mengajar, prestasi siswa yang melebihi standar
konflik sosial. minimal nilai, dan kepiawaian para karyawan tata
usaha. Hubungan sosial yang terjadi tersebut
6. Pernyataan berikut ini yang bukan merupakan menunjukkan adanya . . . .
faktor penunjang terjadinya kerja sama adalah . . . . a. keselarasan antara peran kepala sekolah
a. setiap orang memiliki pengetahuan untuk dengan bawahan
memenuhi kepentingan bersama b. keserasian antara satu peran dengan peran
b. setiap orang memiliki kesadaran pentingnya lainnya
pola kerja sama c. pembentukan pola yang teratur dan ditaati
c. seluruh pihak memiliki rencana dan tujuan masyarakat
yang berbeda d. keteraturan sosial yang terwujud dari ketaatan
d. setiap individu memiliki kemampuan pe- warga sekolah terhadap norma dan nilai
rencanaan kelompok Jawaban: d
Jawaban: c Keteraturan sosial muncul ketika norma dan nilai
Berdasarkan soal, faktor yang tidak menunjang ditaati oleh seluruh masyarakat sehingga tercipta
terjadinya kerja sama terdapat pada pilihan hubungan sosial yang berjalan tertib dan teratur.
jawaban c. Apabila setiap orang memiliki tujuan Keteraturan juga bisa timbul dalam lingkungan
dan rencana yang berbeda-beda sehingga tidak sekolah, terlihat dari stakeholders sekolah yang
dapat disatukan, hal tersebut dapat mengakibat- menjalankan perannya masing-masing.

IPS Terpadu Kelas VII 75

10. Kehidupan masyarakat Indonesia yang heterogen b. Merealisasikan keinginan dan kepentingan
untuk mencapai suatu tujuan yang bersifat
rawan terjadi konflik. Diperlukan adanya sikap terbatas.

untuk mewujudkan keteraturan sosial, yaitu . . . . c. Menjadi sarana seleksi dan penilaian untuk
menempatkan kedudukan serta peran sese-
a. koersi c. arbitrase orang berdasarkan prestasi yang diperoleh.

b. kompromi d. toleransi d. Menentukan sistem pembagian kerja masya-
rakat secara efektif.
Jawaban: d
3. Apakah pengertian amalgamasi?
Toleransi adalah usaha untuk menghindari per- Jawaban:
Amalgamasi adalah meleburnya dua kelompok
selisihan dengan cara membiarkan atau meng- budaya menjadi satu dan melahirkan suatu hal
baru. Proses amalgamasi mempertegas hilangnya
hormati pihak lain yang mempunyai pandangan perbedaan. Proses amalgamasi dapat meng-
hindarkan masyarakat dari perpecahan dan per-
berbeda.Toleransi menunjukkan adanya sikap dan tentangan.

perbuatan yang melarang munculnya sikap 4. Mengapa keteraturan sosial hanya akan terwujud
apabila kehidupan masyarakat berjalan sesuai
diskriminatif terhadap kelompok masyarakat. dengan nilai dan norma sosial?
Jawaban:
B. Mari menjawab dengan tepat! Keteraturan sosial hanya akan terwujud apabila
kehidupan masyarakat berjalan sesuai nilai dan
1. Kontravensi merupakan bagian dari proses disosiatif norma sosial. Hal tersebut dikarenakan masya-
yang muncul dalam kehidupan masyarakat. rakat selalu melakukan hubungan sosial antara
Apakah faktor yang melatarbelakangi munculnya individu satu dengan individu lain. Peran nilai dan
kontravensi dalam kehidupan generasi muda di norma sosial adalah untuk menjaga hubungan
perkotaan? masyarakat. Nilai dan norma mengatur perilaku
Jawaban: warga masyarakat. Apabila perilaku masyarakat
Kontravensi yang muncul di tengah kehidupan tidak sesuai dengan nilai dan norma sosial, akan
generasi muda masyarakat perkotaan terbentuk terjadi penyimpangan sosial yang mengakibatkan
akibat latar belakang pendidikan dan budaya yang ketidakteraturan dalam kehidupan masyarakat.
berbeda-beda. Perbedaan pendidikan tradisional
dan modern membentuk konsep pola pikir dan 5. Salah satu bentuk proses sosial asosiatif adalah
tindakan yang berbeda. Perbedaan tersebut dapat akomodasi. Apakah pengertian akomodasi?
mendorong terjadinya kontravensi akibat tujuan yang Jawaban:
akan diperebutkan terbatas. Akomodasi adalah interaksi sosial yang terbentuk
untuk menyelesaikan suatu pertentangan di antara
2. Persaingan/kompetisi adalah suatu proses sosial dua belah pihak yang sedang bersengketa.
yang dilakukan individu/kelompok untuk mencari Akomodasi mengarah pada proses penyelesaian
keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan masalah sehingga berhubungan erat dengan
tertentu.Tuliskan dampak positif dari proses sosial sistem pengendalian sosial.
tersebut!
Jawaban:
Dampak positif yang muncul dari proses per-
saingan sebagai berikut.
a. Membebaskan aspirasi dan hasrat masya-
rakat untuk bersaing secara sehat.

A. Mari memilih jawaban yang tepat! a. kontak sosial c. komunikator

1. Untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris b. komunikasi d. komunikan
siswa, sekolah mengadakan program hunting
tourist ke tempat pariwisata. Salah satu siswa Jawaban: b
mencoba berbicara dengan turis dengan meng-
gunakan bahasa Inggris yang ia kuasai. Akan Interaksi sosial tersebut tidak dapat terbentuk
tetapi, turis tersebut tidak menanggapi karena
kurang memahami maksud bahasa siswa. Dalam akibat tidak adanya proses komunikasi.Komunikasi
hal ini, interaksi sosial tidak dapat terjadi karena
tidak adanya . . . . merupakan salah satu syarat terjadinya interaksi

76 Interaksi Sosial dan Proses Sosial sosial. Untuk memperoleh interpretasi makna,

komunikasi harus dilakukan secara verbal atau

nonverbal antara komunikator dan komunikan.

Turis tersebut tidak memahami pertanyaan

komunikator sehingga tidak tercapai proses

interpretasi makna secara lebih lanjut.

2. Kepala sekolah pada saat menjadi pembina berwibawa. Wahyu berusaha menumbuhkan
kesamaan perilaku dengan orang yang ia teladani
upacara bendera memberikan informasi bahwa sehingga secara tidak langsung Wahyu telah
melaksanakan proses identifikasi.
siswa harus mempersiapkan diri untuk meng-

hadapi ujian nasional yang semakin dekat. Dalam

interaksi sosial tersebut kepala sekolah berperan 5. Perbuatan yang dilakukan oleh seseorang akibat
adanya pengaruh orang lain untuk mencapai tujuan
sebagai . . . . tertentu merupakan bagian dari proses . . . .
a. interaksi sosial
a. komunikan c. sumber pesan b. konflik sosial
c. akomodasi
b. mediator d. komunikator d. asimilasi
Jawaban: a
Jawaban: d Interaksi menunjukkan adanya proses pertukaran
informasi antarindividu/kelompok. Berdasarkan
Dalam proses interaksi tersebut kepala sekolah soal, tindakan yang dilakukan oleh seseorang
untuk mencapai tujuan tertentu akibat adanya
berperan sebagai komunikator.Komunikator adalah pengaruh orang lain merupakan contoh pelaksana-
an interaksi. Hubungan saling memengaruhi antara
orang yang bertugas menyampaikan pesan individu satu dengan individu lain merupakan
bentuk interaksi sosial hingga mampu meng-
kepada komunikan untuk diinterpretasikan secara arahkan tindakan setiap individu.

lebih lanjut sehingga diperoleh respons atau feed-

back.

3. Perhatikan contoh interaksi sosial berikut! 6. Faktor penyebab terjadinya persaingan adalah
1) Turnamen voli antarkecamatan yang mem- ....
perebutkan piala bupati. a. aktivitas yang menimbulkan benturan ke-
2) Transaksi jual beli di pasar yang disertai pentingan
proses tawar-menawar antara penjual dan b. adanya prasangka diskriminasi
pembeli. c. adanya perbedaan kelas masyarakat
3) Tawuran antarpelajar yang dipicu oleh per- d. adanya perebutan sesuatu yang jumlahnya
masalahan pribadi. terbatas
4) Rapat kerja yang membahas tentang alokasi Jawaban: d
dana APBD. Persaingan diidentifikasikan sebagai bentuk per-
5) Penyebarluasan fitnah dalam pilkada. juangan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu
yang sifatnya terbatas. Persaingan dilakukan untuk
Berdasarkan pernyataan tersebut yang termasuk mempertahankan suatu keadaan. Persaingan
yang sering muncul dalam kehidupan masyarakat
proses disosiatif adalah . . . . tidak selalu memberikan dampak negatif karena
persaingan juga dapat berdampak positif bagi
a. 1), 2) dan 3) c. 2), 3) dan 4) seseorang, yaitu menumbuhkan semangat
antarindividu untuk bersaing.
b. 1), 3) dan 5) d. 2), 4) dan 5)

Jawaban: b

Proses disosiatif adalah interaksi sosial yang

mengarah pada perpecahan. Meskipun proses

disosiatif mengarah pada perpecahan, tetapi

kondisi tersebut dianggap wajar karena me-

nunjukkan adanya dinamika sosial dalam

kehidupan masyarakat. Adanya proses disosiatif

menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat tidak

bersifat statis. Nomor 1), 3), dan 5) merupakan

bentuk interaksi yang mengarah pada proses 7. Masyarakat desa lebih mementingkan ke-

disosiatif. selarasan hubungan bermasyarakat, sedangkan

4. Wahyu sangat mengidolakan Bung Karno. Ia ingin masyarakat kota lebih mementingkan kepuasan

memiliki kepribadian seperti Bung Karno. Ia individu. Sikap hidup yang berbeda tersebut dapat

mencontoh seluruh perilaku Bung Karno yang menimbulkan konflik karena perbedaan . . . .

diplomatis, karismatik, berwibawa, dan cerdas. a. kepentingan c. lingkungan alam

Faktor yang memengaruhi interaksi sosial tersebut b. kepribadian d. kelompok

adalah . . . . Jawaban: a

a. imitasi c. identifikasi Konflik dapat muncul akibat adanya perbedaan

b. sugesti d. simpati kepentingan. Benturan kepentingan setiap individu

Jawaban: c mengarahkan masyarakat pada disintegrasi

Identifikasi adalah usaha menjadi sama dengan sosial. Berdasarkan soal, konflik dapat terbentuk

sifat yang khas dari seseorang. Identifikasi terlihat akibat adanya perbedaan kepentingan antarindividu/

dari upaya Wahyu untuk menjadi seperti Bung kelompok.

Karno yang karismatik, cerdas, diplomatis, dan

IPS Terpadu Kelas VII 77

8. Hubungan sosial seseorang dengan pihak lain Jawaban: c
Proses asosiatif adalah jenis interaksi sosial yang
dapat dilakukan secara langsung atau tidak mengarah pada persatuan dan dapat meningkatkan
hubungan solidaritas antarindividu/kelompok.
langsung untuk memperoleh interpretasi makna Berdasarkan soal, proses asosiatif tersebut mem-
bentuk pola hubungan kerja sama. Masyarakat
disebut. Hubungan tersebut disebut . . . . terintegrasi melalui bentuk keteraturan sosial yang
terwujud dalam pola ketergantungan, kerja sama,
a. interaksi sosial c. proses sosial dan koordinasi.

b. kontak sosial d. komunikasi

Jawaban: a

Hubungan seseorang dengan pihak lain yang dapat

dilakukan dengan cara pertemuan secara langsung

atau tidak langsung untuk memperoleh interpretasi 11. Salah satu penghalang terjadinya interaksi sosial
adalah . . . .
makna disebut interaksi sosial. Adanya pertemuan a. perbedaan sistem pelapisan sosial
b. prasangka buruk terhadap ras tertentu
baik langsung maupun tidak langsung menunjuk- c. perbedaan agama dalam masyarakat
d. sikap kooperatif antaranggota masyarakat
kan seseorang telah melakukan kontak sosial. Jawaban: b
Salah satu bentuk penghalang terjadinya interaksi
Proses interpretasi makna menunjukkan bahwa sosial adalah adanya prasangka buruk terhadap
ras tertentu. Prasangka buruk yang muncul dalam
seseorang telah melakukan komunikasi sehingga diri seseorang untuk menilai kondisi masyarakat
lain dapat membatasi proses interaksi kelompok.
mewujudkan proses interaksi sosial dalam Hal tersebut dikarenakan masyarakat merasakan
ketakutan mengenai hal-hal negatif yang ke-
masyarakat. mungkinan dapat memengaruhi kondisi masya-
rakat tersebut.
9. Perhatikan hal-hal berikut ini!
1) Menyalurkan keinginan individu atau 12. Melalui interaksi yang intensif, seorang anak laki-
kelompok yang bersifat kompetitif.
2) Mengubah kepribadian atau ideologi bagi laki menyerap karakteristik ayahnya dan ingin
pihak lawan.
3) Memotivasi seseorang atau kelompok untuk
bekerja keras guna meraih hasil yang
maksimal.
4) Menyeleksi seseorang untuk memperoleh
jabatan tertentu.
5) Menentukan sistem pembagian kerja.

Berdasarkan pernyataan tersebut yang merupakan seperti ayahnya. Hal ini termasuk dalam proses
dampak positif persaingan adalah nomor . . . .
a. 1), 2), 3) dan 4) c. 2), 3), 4) dan 5) ....
b. 1), 3), 4) dan 5) d. 2), 4), 5) dan 6)
Jawaban: b a. imitasi c. identifikasi
Dampak positif yang muncul dari proses per-
saingan sebagai berikut. b. meniru d. sugesti
1) Menyalurkan keinginan individu atau
Jawaban: c
kelompok yang bersifat kompetitif.
2) Memotivasi seseorang atau kelompok untuk Identifikasi menunjukkan kecenderungan atau

bekerja keras guna meraih hasil yang keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi
maksimal.
3) Merealisasikan keinginan dan kepentingan sama dengan pihak lain. Seorang anak yang ingin
untuk mencapai suatu tujuan yang bersifat
terbatas. memiliki karakteristik seperti ayahnya merupakan
4) Menjadi sarana seleksi dan penilaian untuk
menempatkan kedudukan dan peran sese- contoh identifikasi. Proses identifikasi memiliki
orang berdasarkan prestasi yang diperoleh.
5) Menentukan sistem pembagian kerja masya- kecenderungan yang lebih mendalam dibandingkan
rakat secara efektif.
dengan proses imitasi. Apabila imitasi terbatas

pada pola perilaku, identifikasi menunjukkan

keinginan untuk menyamai perilaku, sifat, dan

karakteristik orang lain secara keseluruhan.

10. Suatu masyarakat merasa saling tergantung, 13. Bentuk proses sosial yang ditandai dengan
adanya usaha-usaha mengurangi perbedaan-
bekerja sama, dan terkoordinasi dalam pola perbedaan di antara orang-orang atau
kelompok manusia disebut . . . .
tertentu. Hal ini berarti masyarakat tersebut mem- a. kerja sama
b. asimilasi
bentuk proses . . . . c. akomodasi
d. kontravensi
a. disosiatif c. asosiatif
Dikutip dari: Didang Setiawan, BSE Pengetahuan Sosial 1
b. akomodasi d. asimilasi untuk SMP/MTs Kelas VII, Jakarta, Pusat
Perbukuan Depdiknas, 2008

78 Interaksi Sosial dan Proses Sosial

Jawaban: c rakat, masyarakat harus menerapkan norma
1) Akomodasi adalah interaksi sosial yang ter- sosial dengan sanksi tegas untuk mengatur pola
perilaku anggota masyarakat.
bentuk untuk menyelesaikan suatu per-
tentangan di antara dua belah pihak yang 16. Seseorang yang mengirimkan pesan melalui
sedang bersengketa. Akomodasi ditandai jejaring sosial facebook merupakan contoh kontak
dengan adanya usaha-usaha mengurangi sosial sekunder karena . . . .
perbedaan-perbedaan di antara orang-orang a. melibatkan pihak ketiga dalam menyampai-
atau kelompok manusia. kan pesan
2) Asimilasi adalah proses peleburan dua b. menggunakan media komunikasi dalam
kebudayaan yang berbeda menjadi satu menyampaikan pesan
kebudayaan tunggal. Kebudayaan baru yang c. menyampaikan pesan secara langsung dan
muncul dirasakan sebagai kebudayaan milik tidak langsung
bersama. d. menyampaikan pesan tanpa menggunakan
3) Kerja sama adalah usaha bersama antara perantara
perorangan atau kelompok untuk mencapai Jawaban: b
tujuan bersama. Kontak sosial sekunder, artinya komunikator
4) Kontravensi adalah usaha untuk merintangi menyampaikan pesan melalui pihak ketiga atau
atau menggagalkan tercapainya tujuan pihak media komunikasi. Berdasarkan soal, komunikator
lain. Kontravensi dapat dilakukan melalui menyampaikan pesan melalui media komunikasi,
beberapa cara seperti gangguan, fitnah, yaitu jejaring sosial facebook. Facebook biasanya
provokasi, dan intimidasi. digunakan untuk menyampaikan pesan secara
jarak jauh.
14. Masyarakat Indonesia bersifat heterogen dengan
adanya keanekaragaman suku bangsa. Untuk 17. Lembaga yang memiliki kewenangan untuk
mendorong pola integrasi masyarakat yang mengambil sanksi tegas dan mengikat dalam
heterogen diperlukan adanya sikap . . . . proses pengendalian sosial untuk mewujudkan
a. akomodatif tiap-tiap kelompok keteraturan sosial adalah . . . .
b. solidaritas pada tiap-tiap kelompok a. adat
c. mengunggulkan hasil budaya daerah b. hukum
d. memaksa pola kesatuan masyarakat c. sekolah
Jawaban: b d. pengadilan
Sikap solidaritas dapat mengembangkan integrasi Jawaban: d
sosial. Integrasi sosial menunjukkan proses Lembaga pengadilan merupakan lembaga negara
penyesuaian unsur-unsur sosial yang berbeda yang bertugas mengadili warga masyarakat yang
sehingga menghasilkan pola kesatuan yang melanggar hukum. Lembaga pengadilan menjadi
mengarah pada keserasian. Integrasi sosial salah satu lembaga pengendalian sosial yang
masyarakat membentuk rasa solidaritas. memiliki sanksi tegas dan bersifat mengikat.
Solidaritas tersebut dapat memperkuat hubungan
sosial antaranggota masyarakat. 18. Cara untuk menertibkan anggota masyarakat
yang melanggar aturan disebut . . . .
15. Perselisihan, perkelahian, permusuhan, dan a. pengendalian sosial
peperangan pada umumnya disebabkan oleh b. penataan sosial
perbedaan pola pikir antarindividu. Upaya pen- c. ketertiban sosial
cegahannya dapat dilakukan dengan cara . . . . d. keteraturan sosial
a. memilih nilai terbaik Jawaban: a
b. mengurangi perbedaan nilai Cara yang dilakukan oleh kelompok/individu baik
c. mengedepankan nilai-nilai rohani sengaja maupun tidak sengaja untuk menertibkan
d. memfungsikan norma dengan sanksi yang anggota masyarakat yang melanggar peraturan
tegas disebut sistem pengendalian sosial. Sistem
Jawaban: d pengendalian sosial dijalankan oleh tokoh-tokoh
Perselisihan, perkelahian, permusuhan, dan masyarakat atau lembaga sosial yang berperan
peperangan terjadi akibat adanya pandangan pola untuk menjaga keselarasan hidup dalam masya-
pikir antarindividu yang berbeda-beda. Untuk rakat.
mencegah terjadinya perselisihan dalam masya-

IPS Terpadu Kelas VII 79

19. Keteraturan sosial akan tercipta ketika seluruh Jawaban: c
elemen masyarakat menaati serta menjalankan Kerja sama akan berjalan lebih baik apabila
nilai dan norma. Peristiwa berikut ini yang bukan dilakukan untuk mewujudkan pola yang saling
merupakan penyebab keteraturan sosial adalah menguntungkan. Kerja sama merupakan usaha
.... bersama antara perorangan atau kelompok untuk
a. masyarakat selalu mengadakan ronda setiap mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, kerja
malam sama yang dilakukan harus saling menguntungkan
b. seorang siswa belajar rajin agar dapat antarindividu dalam masyarakat.
melanjutkan kuliah di perguruan tinggi negeri
c. para remaja mengadakan rapat karang taruna 23. Interaksi sosial dapat menimbulkan dua proses,
setiap satu bulan sekali yaitu proses asosiatif dan disosiatif. Pengertian
d. pengunjung kebun binatang mengantre proses asosiatif adalah . . . .
dengan tertib di loket masuk a. mengarah pada kesatuan dan meningkatkan
Jawaban: b solidaritas kelompok
Seorang siswa yang belajar dengan rajin agar dapat b. mengarahkan masyarakat pada proses
masuk di perguruan tinggi negeri tidak me- perpecahan
nunjukkan perilaku yang menyebabkan terjadinya c. merenggangkan solidaritas antaranggota
keteraturan sosial. Perilaku tersebut hanyalah kelompok
kegiatan pribadi siswa yang berpengaruh pada d. mengakibatkan munculnya pertentangan
dirinya sendiri, bukan masyarakat luas. Ke- dalam masyarakat
teraturan berkaitan dengan keadaan tertib dan Jawaban: a
teratur dalam masyarakat. Pilihan jawaban a, c, Proses asosiatif adalah jenis interaksi sosial yang
dan d merupakan contoh keteraturan sosial. mengarah pada persatuan dan dapat meningkatkan
hubungan solidaritas antarindividu/kelompok.
20. Usaha yang dilakukan siswa untuk menjadi juara Proses sosial asosiatif memiliki keeratan
hubungan dengan keteraturan sosial. Pada dasar-
lomba lari antarsiswa merupakan bentuk . . . . nya proses asosiatif secara langsung mengarah-
kan masyarakat pada pola keteraturan sosial
a. kontravensi c. kompetisi dengan adanya kerja sama, amalgamasi, asimilasi,
dan akomodasi.
b. konflik d. konsiliasi

Jawaban: c

Usaha yang dilakukan oleh siswa untuk menjuarai

lomba lari antarsiswa merupakan contoh 24. Pak Amat dan Pak Bambang sering berseteru

kompetisi. Kompetisi dilakukan oleh dua orang mengenai batas tanah pekarangan mereka.

atau lebih untuk mencapai tujuan tertentu yang Akhirnya, sengketa tanah Pak Amat dan Pak

sifatnya terbatas. Kompetisi dapat mendorong Bambang diselesaikan di pengadilan. Bentuk

individu berprestasi dengan melakukan persaingan akomodasi tersebut termasuk . . . .

secara sehat. a. mediasi c. koersi

21. Di dalam proses akomodasi terdapat istilah b. arbitrase d. ajudikasi
kompromi yang berarti perdamaian terlaksana
dengan cara . . . . Jawaban: d
a. terpaksa untuk mengurangi tuntutan
b. saling mengurangi tuntutan Ajudikasi merupakan jenis penyelesaian konflik
c. mewujudkan tujuan bersama
d. mengabaikan persetujuan formal melalui pengadilan. Hakim sebagai adjudicator
Jawaban: b
Kompromi (compromise) adalah persetujuan tidak dapat dipilih oleh pihak-pihak yang sedang
dengan jalan damai atau saling mengurangi
tuntutan. Kedua belah pihak yang sedang meng- bersengketa. Keputusan yang diberikan oleh
alami sengketa saling memiliki kesadaran untuk
mengomunikasikan masalah dengan cara adjudicator berdasarkan pada peraturan hukum
mengurangi tuntutan.
tertulis yang jelas, tegas, dan tidak dapat diganggu

gugat.

22. Kerja sama akan berjalan lebih baik apabila . . . . 25. Perilaku yang didasari rasa empati terlihat pada
a. manfaat kerja sama dinikmati secara pernyataan . . . .
individual a. Alex meminta tukang cukur untuk memotong
b. berlangsung dalam suasana yang terpaksa rambutnya seperti Diego Michiels
c. membentuk pola saling menguntungkan b. Ayu belajar dengan giat karena ayah
d. menguntungkan golongan tertentu menjanjikan hadiah sepeda baru
c. Tiara menyisihkan sebagian uang jajannya
untuk membelikan buku temannya yang
sudah rusak
d. Irma memilih baju dan berbagai aksesori
dengan model Korea

80 Interaksi Sosial dan Proses Sosial

Jawaban: c a. individu dengan individu
Empati adalah kemampuan untuk merasakan diri b. kelompok dengan kelompok
seolah-olah dalam keadaan orang lain dan ikut c. individu dengan kelompok
merasakan hal-hal yang dialami oleh orang lain. d. kelompok dengan individu
Seseorang yang berempati kepada orang lain Jawaban: a
akan berusaha membantu sesuai kemampuan, Interaksi antara individu dengan individu, artinya
seperti yang dilakukan oleh Tiara dengan me- individu menyampaikan informasi kepada individu
nyisihkan uang sakunya agar bisa membelikan lain. Subjek interaksi adalah individu dan objek
buku baru temannya. interaksi juga individu. Ibu berperan sebagai
komunikator yang menyampaikan informasi
26. Segerombolan anak geng bertemu dengan geng kepada salah satu anak lelakinya.

lain. Mereka pun saling menyindir dan mengejek

sehingga mengakibatkan perkelahian. Kondisi 30. Adakalanya penyelesaian permasalahan harus

tersebut menunjukkan terbentuknya kontak sosial melalui pengadilan. Hal ini disebut dengan . . . .

yang bersifat . . . . a. stalemate c. conciliation

a. positif c. primer b. adjudication d. arbitration

b. negatif d. sekunder Jawaban: b

Jawaban: a Ajudikasi (adjudication) adalah penyelesaian

Meskipun mengakibatkan perkelahian, tetapi konflik/perselisihan melalui pengadilan (meja

perkelahian tersebut terjadi karena adanya kontak hijau). Ajudikasi dilakukan apabila masyarakat

sosial positif antara geng satu dengan geng yang telah melanggar peraturan hukum resmi (formal)

lain. Artinya, tindakan yang dilakukan oleh se- sehingga pelanggaran tersebut harus diselesaikan

seorang mendapatkan respons dari pihak lain di pengadilan.

sehingga membentuk proses interaksi tahap lanjut. B. Mari menjawab dengan tepat!

27. Pernyataan di bawah ini yang termasuk contoh 1. Apakah pengertian interaksi sosial menurut
kontak primer adalah . . . . J.L. Gillin dan J.P. Gillin?
a. percakapan pada telepon Jawaban:
b. berjabat tangan Menurut J.L. Gillin dan J.P. Gillin, interaksi sosial
c. membaca surat adalah hubungan sosial yang dinamis berkaitan
d. menonton TV dengan hubungan antarindividu, antarkelompok,
individu dengan kelompok, dan kelompok dengan
(Ujian akhir sekolah 2009/2010) individu.

Jawaban: b 2. Interaksi sosial akan tampak ketika individu atau
Kontak sosial primer, artinya hubungan sosial kelompok mengadakan hubungan sosial.Tuliskan-
antara komunikator dengan komunikan yang terjadi lah contoh interaksi sosial yang terjadi antara
secara langsung. Kontak sosial primer yang individu dengan kelompok!
dilakukan secara face to face tanpa adanya Jawaban:
perantara ditunjukkan pada pilihan jawaban b. Contoh interaksi sosial yang terjadi antara individu
Pilihan jawaban a, c, dan d merupakan contoh dengan kelompok sebagai berikut.
kontak sosial sekunder. a. Seorang pembawa acara menyampaikan
susunan kegiatan yang akan dilaksanakan
28. Tim garuda muda sedang bertanding di Gelora kepada para peserta seminar akbar.
b. Ketua kelas mengumumkan tugas pengganti
Bung Karno. Penonton selalu memberikan jam pelajaran yang kosong kepada seluruh
siswa di kelas.
semangat kepada para pemain. Interaksi sosial
3. Komunikasi menjadi salah satu syarat terbentuk-
yang terbentuk antara penonton dengan tim garuda nya interaksi sosial. Mengapa demikian?
Jawaban:
muda didorong oleh faktor . . . . Komunikasi menjadi salah satu syarat untuk mem-
bentuk interaksi sosial karena dalam interaksi
a. simpati c. motivasi sosial, individu atau kelompok harus mampu
menginterpretasikan makna. Tanpa adanya
b. empati d. imitasi komunikasi, pihak-pihak tersebut tidak bisa
menafsirkan pesan yang disampaikan sehingga
Jawaban: c tidak akan menimbulkan interaksi sosial. Proses

Interaksi sosial yang terbentuk antara penonton

dengan tim garuda muda didorong oleh faktor

motivasi. Para penonton memberikan motivasi

kepada para pemain agar bersemangat dalam

melaksanakan pertandingan. Motivasi bisa

muncul dari diri sendiri ataupun orang lain.

29. Seorang ibu menasihati salah satu anak lelakinya
karena telah berkelahi dengan teman-temannya.
Interaksi sosial tersebut terbentuk secara . . . .

IPS Terpadu Kelas VII 81

interpretasi makna yang dilakukan oleh individu a. Kontak sosial langsung, ar tinya pihak
dengan individu, individu dengan kelompok, atau komunikator menyampaikan pesan secara
kelompok dengan kelompok dalam suatu langsung kepada pihak komunikan. Kontak
masyarakat merupakan contoh interaksi sosial. sosial dapat terbentuk secara bertatap muka
(face to face) atau menggunakan media.
4. Agar pesan dapat tersampaikan dalam proses
komunikasi, salah satu komponen penting yang b. Kontak tidak langsung, artinya komunikator
harus dipenuhi adalah adanya sumber informasi. menyampaikan pesannya kepada pihak
Apakah pengertian sumber informasi? komunikan melalui perantara pihak ketiga
Jawaban: tanpa adanya alat komunikasi.
Sumber informasi adalah orang yang mengirimkan
pesan. Pesan yang dikirimkan melalui berbagai 8. Sugesti merupakan sikap, pandangan, dan
pertimbangan hingga membentuk interaksi melalui pendapat orang lain yang diterima tanpa dipikir
saluran tertentu. Sumber informasi sering disebut ulang. Tuliskan contoh sugesti!
dengan istilah komunikator. Jawaban:
Contoh adanya sugesti sebagai berikut.
5. Salah satu tokoh yang mengemukakan pendapat- a. Rian menjadi rajin belajar setelah dinasihati
nya tentang interaksi sosial adalah adalah Charles ibu.
P. Loomis.Tuliskan ciri-ciri interaksi sosial menurut b. Kakek memercayai bahwa ritual tradisi dapat
tokoh tersebut! memberikan berkah dan kesejahteraan bagi
Jawaban: keluarganya.
Ciri-ciri interaksi sosial menurut Charles P. Loomis
sebagai berikut. 9. Mengapa akomodasi dianggap memiliki hubungan
a. Jumlah pelaku dua orang atau lebih. yang erat dengan proses pengendalian sosial?
b. Adanya komunikasi dengan menggunakan Jawaban:
simbol-simbol. Akomodasi dianggap memiliki hubungan yang erat
c. Adanya tujuan yang akan dicapai. dengan proses pengendalian sosial karena
d. Adanya dimensi waktu, meliputi masa lalu, kelompok tertentu diharuskan membentuk pola
masa kini, dan masa akan datang. kerja sama meskipun di antara mereka memiliki
paham yang berbeda-beda. Akomodasi mengarah
6. Mengapa interaksi sosial dapat membentuk pada proses penyelesaian masalah.Tanpa adanya
hubungan sosial dalam kehidupan masyarakat? proses akomodasi dikhawatirkan perselisihan yang
Jawaban: terjadi dalam lingkungan masyarakat tidak dapat
Interaksi sosial dapat membentuk hubungan terselesaikan.
sosial dalam masyarakat karena interaksi sosial
merupakan proses transaksional. Interaksi sosial 10. Asimilasi adalah proses peleburan dua ke-
selalu mengarahkan individu atau kelompok untuk budayaan atau lebih menjadi satu kebudayaan
saling mengomunikasikan suatu makna. Hal tunggal yang dirasakan sebagai kebudayaan milik
tersebut menunjukkan bahwa secara langsung bersama. Jelaskan faktor pendorong terjadinya
interaksi sosial membentuk pola hubungan proses asimilasi tersebut!
masyarakat. Hubungan sosial yang terjadi dalam Jawaban:
kehidupan masyarakat mengarah pada proses Faktor pendorong terjadinya proses asimilasi
asosiatif atau disosiatif. sebagai berikut.
a. Adanya sikap toleransi antarkelompok
7. Kontak sosial tidak hanya dapat bergantung pada anggota masyarakat.
suatu tindakan. Kontak sosial dapat terbentuk b. Bersikap terbuka dalam menghadapi pe-
apabila terdapat respons dari pihak lain. Jelaskan ngaruh budaya asing.
perbedaan kontak sosial jika ditinjau berdasarkan c. Membuka kesempatan ekonomi yang se-
cara pelaksanaannya! imbang.
Jawaban: d. Menerapkan sistem stratifikasi sosial terbuka.
Berdasarkan cara pelaksanaannya, kontak sosial e. Menunjukkan adanya kesamaan budaya
dapat dibedakan sebagai berikut. antarkelompok masyarakat.
f Mengembangkan sistem perkawinan
campuran.

82 Interaksi Sosial dan Proses Sosial


Click to View FlipBook Version