The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Struktur dan aspek kebahasaan teks persuasi (materi Bahasa Indonesia SMP BSS)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by adip3263, 2021-03-25 00:42:00

Struktur dan Aspek Kebahasaan Teks Persuasi Kelas 8

Struktur dan aspek kebahasaan teks persuasi (materi Bahasa Indonesia SMP BSS)

Keywords: struktur,aspek kebahasaan,persuasi,persuasif,bahasa indonesia

STRUKTUR
DAN

ASPEK KEBAHASAAN
TEKS PERSUASI

#BelajarBarengPakPradana

DAFTAR ISI

KOMPETENSI DASAR

TUJUAN PEMBELAJARAN

STRUKTUR TEKS PERSUASI

ASPEK KEBAHASAAN TEKS
PERSUASI

2

KOMPETENSI DASAR

3.14 Menelaah struktur dan kebahasaan
teks persuasi yang berupa saran, ajakan,

dan pertimbangan tentang berbagai
permasalahan aktual (lingkungan hidup,

kondisi sosial, dan/atau keragaman
budaya, dll) dari berbagai sumber yang

didengar dan dibaca.

3

TUJUAN PEMBELAJARAN

Siswa dapat menelaah struktur dan
kebahasaan teks persuasi yang berupa
saran, ajakan, dan pertimbangan tentang

berbagai permasalahan aktual
(lingkungan hidup, kondisi sosial,
dan/atau keragaman budaya, dll) dari
berbagai sumber yang didengar dan

dibaca.

4

1.
STRUKTUR
TEKS PERSUASI

Struktur teks persuasi terdiri dari.
pengenalan isu, rangkaian argumen,
pernyataan ajakan, dan penegasan kembali

1. PENGENALAN ISU

Berupa pengantar atau penyampaian tentang masalah
yang menjadi dasar tulisan atau pembicaraanya itu.

Contoh:

Negeri Indonesia kaya akan tradisi dan ragam kesenian termasuk permainan tradisional.
Buku Statistik Kebudayaan yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
tahun 2016 mencatat setidaknya terdapat 424 permainan tradisional yang tersebar dari
Sabang hingga Merauke. Ragam permainan tersebut sarat dengan nilai-nilai luhur, seperti
kekompakan, kejujuran, dan mencintai alam.

6

2. RANGKAIAN ARGUMEN

Berupa sejumlah pendapat penulis atau pembicara terkait
dengan isu yang dikemukakan pada bagian sebelumnya
dan diperkuat dengan fakta yang memperkuat argumen
itu.

Contoh:

Mayoritas permainan tradisional mengajarkan kebersamaan dan membangun relasi sosial
karena tidak bisa dimainkan sendiri. Hingga kini sejumlah permainan tradisional masih
hidup dalam masyarakat. Layang-layang merupakan jenis permainan paling populer, diikuti
petak umpet, kelereng, congklak, dan main tali.

7

3. PERNYATAAN AJAKAN

Sebagai inti dari teks persuasi yang didalamnya
dinyatakan dorongan kepada pembaca atau pendengarnya
untuk melakukan sesuatu, pernyataan itu bias berbentuk
tersirat atau tersurat.

Contoh:

Oleh karena itu, kita perlu untuk melestarikan kembali permainan-permainan tradisional
untuk mempertahankan kebudayaan kita yang hampir ditinggalkan oleh generasi-generasi
muda saat ini, terutama bagi anak-anak. Permainan-permaian tradisional akan menjadi salh
satu daya tarik bagi wisatawan, terutama wisatawan asing mancanegara.

8

4. PENEGASAN KEMBALI

Berupa pernyataan-pernyataan sebelumnya yang biasanya
ditandai oleh ungkapan-ungkapan seperti: demikianlah,
dengan demikian, oleh karena itu,

Contoh:

Permainan tradisional memang sudah seharusnya mendapatkan perhatian khusus.
Permainan tradisional, bagian dari kebudayaan kita. Kebudayaan yang memiliki nilai-nilai
luhur akan diwariskan kepada generasi selanjutnya.

9

2
ASPEK KEBAHASAAN

TEKS PERSUASI

Aspek kebahasaan teks persuasi terdiri dari
kata bujukan dan larangan, kata teknis, kata

penghubung, serta pendapat dan fakta

ASPEK KEBAHASAAN

Kata Bujukan dan Larangan Kata Teknisi atau Peristilahan

Ditandai dengan Berkenaan dengan topik yang
menggunakan kata penting, dibahas, seperti: teknologi,
harus, sepantasnya, kata kerja internet, reproduksi, dan
imperatif (jadikanlah, jangan, aborsi.
sebaiknya, hendaknya, dan
waspadala).

11

ASPEK KEBAHASAAN

Kata Penghubung Fakta dan Pendapat

Menggunakan kata-kata Fungsinya supaya
penghubung yang meyakinkan pembaca atau
argumentatif seperti: jika, pendengar sebelum mereka
sebab, dengan demikian, mendaptkan bujukan atau
akibatnya, karena, oleh karena ajakan.
itu.

12

Kaidah kebahasaan yang berfungsi sebagai penanda utama dalam teks
persuasi yaitu pernyataan yang mengandung ajakan, dorongan,
bujukan, dsb. Berikut contohnya:

1. Padahal, itu penting sekali buat kita ketahui supaya tidak

terjerumus ke jalan yang salah.

2. Sekadar mengingatkan saja, sebagai remaja kita punya sepuluh

hak reproduksi yang sepantasnya kita pertahankan.

3. Sekali lagi kita harus berhati-hati dan waspada dengan situs-situs

yang akan kita kunjungi.

4. Jadikanlah wahana yang satu ini untuk menambah wawasan.

13

FAKTA DAN OPINI

FAKTA OPINI

1. Lewat situs-situs tertentu di 1. Kita memang belum bias terbuka

internet, bergam informasi yang membicarakan kesehatan
kita butuhkan bisa kita reproduksi.
dapatkan.
2. Kita bias bertanggung jawab atas
2. Dari sepuluh itu, salah satunya
pilihan kita tadi sehingga tidak
adalah mendapatkan informasi akan menyesal kemudian hari.
yang tepat mengenai reproduksi
remaja.

14

TERIMA KASIH

Tetap semangat dan jaga kesehatannya!

15


Click to View FlipBook Version