The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku ini merupkan buku yang berisi modul kelas4 mata pelajaran PPKN materi kergaman budaya di indoensia

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by akhmad Iskhaq, 2023-12-20 07:56:15

KERAGAMAN BUDAYA DI INDONESIA

Buku ini merupkan buku yang berisi modul kelas4 mata pelajaran PPKN materi kergaman budaya di indoensia

Keywords: pendidikan

MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN KELAS IV A/ SEMESTER 1 FASE B Oleh : Akhmad Iskhaq 23530201 Kelas PGSD J PENDIDIKAN PROFESI GURU PRAJABATAN GELOMBANG 1 UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Tahun 2023


INFORMASI UMUM A. IDENTITAS MODUL Penyusun : Akhmad Iskhaq Instansi : SDN Bugangan 03 Tahun Penyusunan : 2023 Jenjang Sekolah : Sekolah Dasar Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Fase/Kelas : B/ IV A Bab/Tema : 3/Membangun Jati Diri Dalam Kebhinekaan Materi Pembelajaran : Identifikasi Keragaman Budaya Dilingkungan Sekitar Alokasi Waktu : 1 Kali Pertemuan/ 2x 35 Menit Jumlah Peserta Didik 27 Peserta Didik Model Pembelajaran : Tatap Muka B. KOMPETENSI AWAL Peserta didik dapat mengenal dan mendalami keragaman budaya di lingkungan sekitar C. CAPAIAN PEMBELAJARAN Peserta didik dapat mengenal dan mengidentifkasim keragaman budaya di lingkungan sekitar. D. PROFIL PELAJAR PANCASILA Berkebhinekaan, Gotong Royong, Bernalar Kritis E. SARANA DAN PRASARANA Sumber Belajar : (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia, 2021 Buku Panduan Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SD Kelas IV Penulis: Yusnawan Lubis, Dwi Nanta Priharto dan Internet), Lembar kerja peserta didik F. TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar. Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin. G. JUMLAH PESERTA DIDIK


Minimum 15 Peserta didik, Maksimum 25 Peserta didik. H. MODEL PEMBELARAN Problem Based Learning I. MEDIA PEMBELAJARAN Slide Powr Point. LCD. Speaker. Video Pembelajaran keragaman budaya KOMPETENSI INTI A. Tujuan pembelajaran Melalui video keragaman budaya peserta didik dapat mengenal dan mendalami terkait keragaman budaya yang ada dilingkungan sekitar. B. Pemahaman Bermakna Peserta didik dapat memahami materi tentang identifikasi keragaman budaya di lingkungan sekitar. C. Pertanyaan Pemantik Apakah keanekaragaman yang ada di indonesia? Apa artinya semboyan Bhineka Tuggal Ika? D. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu Pendahuluan 1. Guru mmengucapkan salam, dan menanyakan kabar . 2. Guru mengecek kehadiran peserta didik. 3. Peserta didik bersama guru melanjutkan kegiatan dengan membaca doa. 4. Peserta didik menyanyikan lagu nasional satu nusa satu bangsa. 5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini 10 Menit Inti Tahap 1: Orientasi Peserta Didik Pada Masalah. 1. Guru mengulas kembali materi yang sudah di pelajari sebelumnya. 60 Menit


2. Siswa mengamati dan menganalisis video keragaman budaya yang di putar di depan oleh guru. 3. Pesrta didik menganalisis video yang telah di tayangkan. 4. Guru menanyakan kepada peserta didik menganai video apa yang telah di analisis. 5. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya. Tahap 2 : Mengorganisasikan Peserta Didik Untuk Belajar. 1. Guru bersama peserta didik membentuk 5 kelompok yang terdiri 5-6 orang. 2. Guru membagikan LKPD terkait keragaman budaya. 3. Guru melakukan ice breaking. Tahap 3: Membimbing Penyelidikan. 1. Guru memberikan pengarahan sebelum mengerjakan LKPD. 2. Guru membimbing dengan berkeliling ke antar kelompok. 3. Peserta didik bersama kelompoknya berdiskusi menyelesaikan masalah keragaman budaya di sekitar. 4. Guru melakukan asesemen sikap selama kegiatan berdiskusi berlangsung. Tahap 4: Mengembangkan Dan Menyajikan Hasil. 1. Peserta didik bersama kelompoknya melakukan presentasi di depan kelas. 2. Guru membantu peserta didik untuk membimbing jalannya presentasi. 3. Kelompok lain mendengarkan dan memberikan tanggapan atau masukan kepada kelompok yang presentasi. 4. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang sudah melakukan presentasi berupa tepuk tangan.


Tahap : 5 Menganalisis Dan Mengevaluasi Pemecahan Masalah. 1. Guru memberikan penguatan kepada peserta didik. 2. Guru memberikan lemabar evaluasi. 1. Peserta didik bersama guru melakukan refleksi atas pembelajaran yang sudah di lakukan. 2. Peserta didik bersama guru mmrnyimpulkan hasil pembelajaran. 3. Guru mentyampaikan pesan moral kepada peserta didik. 4. Peserta didik bersama murid menyanyikan lagu lir-ilir. 5. Peserta didik berdoa untuk menutup pembelajaran. 6. Guru mengucapkan syukur dan salam. E. Refleksi Refleksi peserta didik : 1. Apa kalian menyukai cara kita belajar hari ? 2. Apakah ada kesuliatan pada materi hari ini? 3. Apa yang kalian lakukan untu lebih memahami materi hari ini? Refleksi Guru: 1. Apakakah pemeilihan media pembelajaran telah mencerminkan tujuan pembelajaran yang akan di capai? 2. Apakah gaya penyampaian materi mampu ditangkap oleh pemahaman peserta didik? 3. Apakah keseluruhan pembelajaran dapat memberikan makna pembelajaran yang akan dicapai? F. Asesmen a. Asesmen formatif Penilaian ketrampilan proses peserta didik dalam mengikuti pembelajaran dan proses pengerjaan LKPD. b. Asesmen sumatif Peserta didik membuat laporan presentasi dan mengerjakan evaluasi. G.Lampiran a. Bahan ajar b. LKPD c. Soal evaluasi Penutup 10 Menit


d. Rubrik penilaian ketrampilan e. Lembar penilaian sikap Mengetahui Semarang, 21 November 2023 Guru pamong Intan Octavira Pitarti, S.Pd,SD NIP. 198610112009032009 Mahasiswa Akhmad Iskhaq NPM. 23530201 Mengetahui Kepala SDN Buganagn 03 Yuliana Wagiyanti, S.Pd,SD NIP. 196504151986082006


BAHAN AJAR KERAGAMAN BUDAYA DI LINGKUNGAN SEKITAR KELAS 4 SEMESTER 1 Oleh Akhmad Iskhaq


CAPAIAN PEMBELAJARAN Pada akhir fase B, melalai video peserta didik dapat mengenal dan mengidentifikasi keragaman budaya yang ada dilingkungan sekitar. Yang diharapkan peserta didik dapat menjelaskan mengenai keragaman budaya di lingkungan sekitar. Peserta didik juga di harapkan mampu mengidentifikasi keragaman budaya yang ada di indonesia.


TUJUAN PEMBELAJARAN Melalui Kegiatan Mengamati Video Peserta Didik Dapat menggali terkait keragaman budaya di sekitar Yang Ada Dilingkungan Sekitar. (C3) Melalui Kegiatan Mengamati Video Peserta Didik Dapat membuat argumentasi Tentang keragaman budaya Dilingkungan Sekitar.(C6)


PETUNJUK PENGGUNAAN BAHAN AJAR Berdoalah sebelum dan sesudah belajar. Bacalah dan pahami dengan baik uraian materi pada masingmasing mteri pembelajaran. Kerjakan latihan soal untuk mengetahui tingkat pemhamanmu pada materi pembelajaran. Selamat belajar dan mencoba TETAP SEMANGAT


Keragaman Budaya Indonesia Merupakan Negara kesatuan yang penuh dengan keberagaman dan kekayaan. Indonesia terdiri atas beraneka ragam suku, budaya, ras, daerah, kepercayaan agama dan lain-lain. Namun indonesia bisa mempersatukan berbagai keragaman tersebut sesuai dengan semboyan Negara Indonesia yaitu “Bhinneka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tapi tetap satu jua. Keragaman budaya atau “cultural diversity” adalah keniscayaan yang dimiliki bangsa Indoneisa. Di indonesia keragaman bUdaya adalah sesuatu yang tidak dapat dipungkiri lagi keberadaanya. Dalam konteks pemahaman masyarakat majemuk, selain kebudayaan, selain suku bangsa sekelompok kebudayaan, masyarakat indonesia juga terdiri dari berbagai adat dan kebudayaan daerah, bersifat kewilayahan yang merupakan pertemuan dari berbagai adat, kebudayaan kelompok suku bangsa yang ada di daerah tersebut. Dengan jumlah penduduk kurang lebih 250 juta orang dimana mereka tinggal tersebar di pulau-pulau di negara Indonesia. Mereka juga mendiami suatu wilayah dengan kondisi geografis yang berbeda-beda. Mulai dari pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, tepian hutan, pesisir, pedesaan, sampai perkotaan. Hal ini juga berkaitan dengan tingkat peradaban kelompok-kelompok suku bangsa dan masyarakat di negara Indonesia yang berbeda. Pertemuan-pertemuan dengan berbagai adat dan kebudayaan luar juga dapat mempengaruhi proses asimilasi kebudayaan yang ada di Indonesia yang meyebabkan bertambahnya keberagaman jenis kebudayaan di Indonesia. Kemudian juga berkembang dan meluasnya agama-agama besar di indonesia turut berkontribusi mendukung perkembangan kebudayaan indonesia sehingga dapat mencerminkan kebudayaan tertentu. Bisa dikatakan bahwa Negara Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman budaya atau tingkat heterohenitasnya yang cukup tinggi. Tidak saja keanekaragaman budaya kelompok suku bangsa, namun juga keanekaragaman budaya dalam konteks peradaban, tradisional samapai ke modern, dan kewilayahan. Dengan keanekaragaman kebudayaan Indonesia bisa dikatakan memiliki keunggulan dibandingkan dengan negara lainnya. Indonesia memiliki potret kebudayaan yang lengkap dan bervariasi. Dan tidak kalah pentingnya, secara politik dan sosial budaya masyarakat indonesia memiliki jalinan sejarah dinamika interaksi antar kebudayaan yang dirangkai sejak zaman dulu. Interaksi antar adat, kebudayaan dijalin tidak hanya meliputi antar kelompok suku bangsa yang berbeda, namun juga meliputi antar peradaban


yang ada di dunia. Mendaratnya kapal-kapal Portugis di wilayah Banten pada abad pertengahan misalnya sudah membuka diri Indonesia pada lingkup pergaulan dunia internasional pada masa itu. Hubungan antar pedagang pesisir jawa dan gujarat juga memberikan dampak yang penting dalam membangun interaksi antar peradaban yang ada di Indonesia. Singgungan-singgungan peradaban inIlah yangi pada dasarnya telah membangun daya elasitas bangsa Indonesia dalam berinteraksi dengan perbedaan-perbedaan yang ada. Disisi yang lain negara Indonesia juga mampu menelisik dan mengembangkan budaya lokal ditengahtengah singgungan antar peradaban pada masa itu. Sejarah membuktikan bahwa kebudayaan di Indonesia bisa hidup secara berdampingan, saling mengisi, dan ataupun berjalan secara paralel. contoh kebudayaan kraton atau kerajaan yang berdiri berdampingan secara paralel dengan kebudayaan berburu meramu kelompok masyarakat tertentu. Dalam konteks kekinian dapat kita temui bagaimana kebudayaan masyarakat urban bisa berjalan paralel dengan kebudayaan rural/pedesaan, bahkan dengan kebudayaan berburu meramu yang hidup jauh terpencil. Hubungan-hubungan yang terjalin antar kebudayaan itu bisa berjalan terjalin dalam bingkai “Bhinneka Tunggal Ika”, dimana dapat kita maknai kalau konteks keanekaragamannya bukan hanya mengacu pada keanekaragaman kelompok sukubangsa semata namun, juga kepada konteks kebudayaan. Didasari juga dengan jumlah kelompok suku bangsa kurang lebih 700’an suku bangsa di seluruh nusantara, dengan berbagai karakter kelompok masyarakat yang beragam, serta keragaman agamanya, rumah adat, pakaian adat, kesenian adat bahkan makanan beraneka ragam pula. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk yang mempunyai karakteristik yang unik ini bisa dilihat dari budaya gotong royong, teposliro, budaya menghormati orang tua (cium tangan), dsb. Untuk itulah kita sebagai generasi penerus bangsa, seharunya mampu menjaga dan melestarikan kebudayaan bangsa tercinta Indonesia kita ini. Janganlah sampai kita biarkan perbedaan yang ada itu membuat kita lemah dan memicu konflik, tapi marilah kita bergandengan tangan menyongsong Indonesia yang Jaya dan penuh dengan harapan yang indah.


Manfaat Keragaman Budaya keberagaman budaya yang dimiliki oleh negara Indonesia, menjadi identitas bangsa. Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang unik, karena bisa hidup rukun dalam satu negara yang terdiri dari berbagai budaya. Banyak manfaat yang didapat dari sini, diantaranya: 1. Menumbuhkan sikap nasionalisme Perbedaan budaya yang ada akan menciptakan rasa cinta tanah air, karena keanekaragam budaya adalah suatu kekayaan yang dimiliki suatu bangsa. Tidak hanya hasil tambang, komoditi ekspor yang mempengaruhi pendapatan negara. Faktor budaya juga menjadi daya tarik dan kekayaan yang bisa dimiliki suatu bangsa. Budaya mengajarkan kita akan nilai-nilai leluhur yang memiliki keunikan dan kegunaannya masing-masing. Ketika kita memandang bahwa keanekaragaman budaya adalah suatu kekayaan, maka dengan sendirinya kita akan berusaha menjaga kekayaan kita tersebut. Sehingga rasa nasionalisme, sikap memiliki dan menghargai kekayaan bangsa akan timbul di dalam diri. 2. Identitas bangsa di mata internasional Dengan kemajemukan budaya yang ada bisa menjadi identitas diri suatu bangsa. Kita tahu bahwa bangsa australia adalah bangsa aborogin, hal itu adalah salah satu identitas negara australian di mata dunia. Kita tahu bahwa alat musik gitar akustik adalah ciri musik latin dari Amerika selatan. Itu pun bisa menjadi ciri khas suatu bangsa. Oleh sebab itu, manfaat keberagaman budaya Indonesia ini membuat indonesia memiliki banyak sekali artefak budaya yang bisa mengenalkan negara kita


kepada dunia internasional. Dengan keanekaragam budaya pula tentunya melahirkan berbagai macam ide yang berguna bagi pembangunan bangsa dan negara. 3. Alat pemersatu bangsa Dengan mempunyai berbagai bahasa daerah, tidak menyebabkan bangsa Indonesia terpecah belah namun justru menambah kekayaan perbendaharaan bahasa. Karena keunikan ini adalah kekayaan yang mana tidak ada negara lain yang memiliki keanekaragaman budaya seperti Indonesia. Bhineka Tunggal Ika adalah simbol kerukunan yang ada di Indonesia dan sangat menarik di mata dunia. 4. Sebagai ikon pariwisata Dengan melestarikan keberagaman budaya yang ada, dapat menjadi magnet dalam bidang pariwisata. Peninggalan masa lalu mual dari bangunan, tarian, bahasa, dan artefak budaya lainnya bisa di sulap menjadi obyek wisata yang bisa mendatangkan wisatawan yang tidak hanya domestik namun juga wisatawan asing. Pemanfaatan di bidang pariwisata ini secara tidak langsung dapat meningkatkan devisa negara. 5. Menambah Pendapatan Nasional Hal ini adalah efek dari manfaat keberagaman budaya dalam bidang pariwasata dapat mendatangkan wisatawan asing dan domestik. Jika dikelola oleh negara, maka obyek pariwisata tersebut keuntungannya akan masuk ke kas negara. Oleh karena itu pendapatan kita di dalam APBN akan bertambah dan bisa digunakan untuk pembangunan bangsa. 6. Memupuk sikap toleransi Masih banyak lagi manfaat yang dapat kita rasakan dari keberagaman budaya di Indonesia. Dengan adanya multikulturalisme (ragam budaya), diharapkan mempertebal sikap toleransi dan rasa tolong menolong serta nasionalisme kita. 7. Sumber pengetahuan bagi dunia Budaya adalah nilai-nilai yang dimiliki suatu masyarakat dan dilembagakan dalam suatu bentuk artefak budaya yang bisa dinikmati oleh masyarakat dan generasi penerusnya. Dengan artefak budaya kita akan mengenal nilai-nilai masyarakat di masa lalu. Hal ini sangat penting untuk dijadikan sumber pengetahuan. Bagi sejarawan dan budayawan, artefak budaya sangatlah penting dan harus dilestarikan. Karena suatu artefak budaya dari masa lalu bisa menjadi sumber informasi berharga.


Ciri Keragaman Kebudayaan Lokal Di Indonesia Budaya di Indonesia sangatlah beragam tidak hanya masalah bahasa, namun seni-seni yang di miliki budaya Indonesia pun juga sangat banyak. Kita tahu bahkan masing-masing daerah di Indonesia memiliki lagu daerah masing-masing, tidak hanya lagu daerah juga ada alat musik, rumah adat. Pakaian adat, dll. Jika di ringkas mungkin inilah beberapa hal yang bisa dijadikan bukti akan kekayaan budaya Indonesia yakni : 1. Keragaman suku bangsa Indonesia memiliki barbagai macam suku bangsa seperti ; suku Toraja, Bali dan Lombok, Ambon, Irian, Timor, Jawa tengah dan Jawa Timur, Jawa Barat, Surakarta, Ternate dan masih banyak lagi yang lainnya. 2. Keberagaman religi Indonesia terdapat enam agama yang diakui secara resmi yakni: Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Konghucu dan Buddha. 3. Keberagaman seni dan budaya Suku bangsa yang beraneka ragam menghasilkan seni dan budaya. Baik itu dalam seni sastra, seni tari dan lain-lain. 4. Keberagaman Bahasa Bahasa daerah masing-masing propinsi menghasilkan keberagaman bahasa, seperti bahasa Jawa, Sunda, Bali, Sumba dan lain-lain. 5. Keberagaman seni dan budaya Suku bangsa yang beragam di negeri Indonesia ini tentu menghasilkan kebudayaan yang beragam pula. Salah satu wujud keberagaman itu adalah kesenian, baik seni sastra, seni tari, seni drama, seni musik, seni rupa dan sebagainya.


Bhineka Tunggal Ika, Bentuk Keberagaman Suku, Budaya dan Adat Istiadat Masyarakat Negara kita tercinta, Indonesia terkenal akan kaya suku bangsa dan budaya. Indonesia terdiri dari 38 provinsi, uniknya setiap provinsi memiliki suku bangsa serta budaya yang berbeda. Hal inilah yang membuat Indonesia menjadi negara yang menarik di dunia. Keragaman budaya memiliki kekhasan masing-masing. Karena hal ini juga banyak wisatawan dari luar negeri yang tertarik datang ke Indonesia. Oleh karena itu, kita wajib melestarikannya. Untuk mengetahui keragaman suku bangsa dan budaya Indonesia, mari simak pembahasan di bawah ini! A. Bhinneka Tunggal Ika Negara Indonesia adalah negara kepulauan, pulau-pulaunya didiami oleh berbagai suku bangsa. Keragamannya menyebabkan keragaman adat dan budayanya. Keanekaragaman suku bangsa tidak menyebabkan perpecahan. Tapi, semakin memperkokoh dan memperkuat bangsa kita, hal ini tercermin dalam semboyan negara kita. Bhinneka Tunggal Ika artinya walaupun berbeda-beda suku, adat, budaya dan bahasa daerahnya, tetapi tetap satu jua yaitu bangsa Indonesia. Sebagaimana sesuai dengan sila ketiga dari Pancasila berbunyi “Persatuan Indonesia.” Sila ketiga dilambangkan dengan “Pohon Beringin”. B. Ragam Suku Bangsa dan Budaya Suku Bangsa Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa. Berbagai suku bangsa mendiami pulau seluruh Indonesia. Mulai dari Sabang sampai Merauke. Indonesia terdiri atas lima pulau besar. Pulau tersebut adalah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Setiap satu pulau didiami lebih dari satu suku bangsa. Setiap suku bangsa memiliki kehidupan beragam. Mulai dari yang masih primitif hingga modern. Penyebab perbedaan kehidupan tersebut dipengaruhi oleh keadaan lingkungan. Setiap suku bangsa memiliki bentuk dan keragaman adat istiadat. Beberapa suku bangsa Indonesia yang perlu kamu ketahui adalah: a) Suku Bangsa Jawa Suku Jawa tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Namun, aslinya mereka menempati wilayah Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Jawa Timur. Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa Jawa. Masyarakatnya hidup bertani. Keterampilan khas


yang mereka miliki, yaitu membatik, menganyam, dan memahat. Masyarakat Jawa memiliki budi bahasa yang halus. Mereka adalah pekerja keras dan hormat kepada tradisi leluhur. b) Suku Bangsa Sunda Suku Sunda kita temui di Jawa Barat dan sekitarnya. Mereka menggunakan bahasa Sunda. Bahasa Sunda hampir sama dengan bahasa Jawa. Masyarakat Sunda umumnya bekerja sebagai petani. Selain itu juga berkebun. Hasil perkebunan yang banyak dihasilkan, yaitu teh dan sayur mayur. c) Suku Bangsa Batak Suku bangsa ini menempati wilayah Sumatra Utara. Suku bangsa Batak terdiri atas berbagai kelompok. Di antaranya Batak Karo, Mandailing, Toba, Angkola, dan Simalungun. Masyarakat Batak hidup bertani dan beternak. d) Suku Bangsa Dayak Suku bangsa Dayak menempati wilayah Kalimantan Tengah. Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa Dayak dan bahasa Nguju. Masyarakat Dayak hidup bertani, berburu ke hutan, dan menangkap ikan. Selain itu, para ibu-ibu di rumah mengerjakan anyaman rotan. Meskipun kita dibedakan oleh suku bangsa. Namun, persatuan dan kesatuan harus tetap dijunjung. Hal ini karena kita satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Keragaman suku bangsa dan budaya tampak dari banyak hal. Pakaian adat, tarian daerah, lagu atau nyanyian. Bisa juga bahasa, makanan, kesenian, dan sebagainya. a. Pakaian adat Pakaian resmi dan khas suatu daerah atau suku bangsa. Biasanya dipakai saat tertentu. Misalnya peringatan hari kemerdekaan, upacara adat, upacara pernikahan, dan sebagainya. b. Tarian daerah Hasil daya cipta manusia berbentuk gerakan indah. Gerakannya sesuai kekhasan daerah tertentu. Ada tarian menggambarkan patriotisme. Ada pemujaan kepada Tuhan, penyambutan tamu. Ada juga kegembiraan muda-mudi atau tentang keindahan alam. Tarian menyambut tamu misalnya tari Sembah (Jawa Barat), Saman ( Nanggroe Aceh Darussalam), Beksa Kembang (Kalimantan Selatan) dan sebagainya. Tari kepahlawanan, misalnya Mpaa Sampari (Nusa Tenggara Barat). c. Lagu atau nyanyian daerah Salah satu bentuk ungkapan perasaan manusia, bercirikan kedaerahan. Lagu daerah menggunakan bahasa daerah. Ada lagu menggambarkan keindahan alam daerah. Ada juga tentang perjuangan masyarakatnya.


d. Rumah adat Setiap daerah atau suku bangsa mempunyai rumah adat. Arsitekturnya khas, bentuknya unik, dan berbeda antara satu dan lainnya. Bukan hanya bentuk rumah, tetapi juga atap, dinding, lantai, dan sebagainya. Bahan pembuatnya pun berbeda-beda. e. Bahasa daerah Sarana komunikasi yang digunakan di daerah tertentu. Kita mengenal bahasa Batak, Sunda, Jawa, Ambon, Bali, Aceh, dan sebagainya. Logat dan dialeknya khas dan unik. Itulah ciri khusus bahasa daerah tersebut. Bahasa daerah dalam perkembangannya memperkaya Bahasa Indonesia. f. Makanan daerah Salah satu bentuk keragaman suku bangsa. Terbuat dari hasil bumi daerah tersebut. Hasil yang khas. Diolah menjadi makanan khas. Rasanya unik, khas, dan enak


IV SD/MI


Kelompok : Kelas : Anggota kelompok : 1. 2. 3. 4. 5. KERAGAMAN BUDAYA DI INDONESIA Setelah melihat video yang telah di tayangkan tadi, coba kalian jawab pertanyaan di bawah dengan benar! 1. Meliputi apa saja keragaman budaya yang ada di indonesia? Jawab : 2. Setelah mengamati video di depan, sebutkan keragaman budaya di jawa tengah meliputi rumat adat, pakaian, tarian, alat musik, senjata dan makanan khas! JENIS KERAGAMAN NAMA Rumah adat Pakaian Tarian Alat musik Senjata Makanan khas 3. Menurutmu kalian, mengapa kita perlu melestarikan keragaman yang ada di indonesia! Jawab :


SOAL EVALUSI Nama : Kelas : PETUNJUK PENGERJAAN! 1. Tuliskan identitas pada lembar jawaban yang di sediakan. 2. Bacalah setiap pertanyaan dengan teliti. 3. Jawablah pertanyaan pada lembar yang telah disediakan. 4. Periksa kembali pekerjaanmu sebelum diserahkan ke guru. Perhatikan soal dibawah ini, jawablah setiap pertanyaan dengan benar! 1.Apa fungsi Bhinneka tunggal ika? 2. Apa yang dimaksud dengan keragaman? 3. Sebutkan 5 suku bangsa yang ada di Indonesia? 4. Mengapa kita harus selalu meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa?


Kisi-kisi soal Evaluasi Indikator Level kognitif Jenis sosial No soal Menyebutkan fungsi dari kalimat bhineka tunggal ika C2 Uraian 1 Menjelaskan arti kata dari keragaman C2 Uraian 2 Mengidentifikasi suku yang ada di indonesia C2 Uraian 3 Memberikan pernyataan mengenai persatuan dan kesatuan C5 Uraian 4


Kunci Jawaban No Kunci Jawaban Skor 1 Sebagai pedoman untuk terus Bersatu 25 2 Suatu kondisi dalam masyarakat di mana terdapat perbedaan dalam berbagai bidang 25 3 jawa, sunda, badui, toraja, bugis, dll 25 4 Karena persatuan dan kesatuan merupakan modal utama pembangunan 25 Total Skor 100


PENILAIAN KETERAMPILAN Aspek Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1 Kerjasama dan Tanggung jawab jika semua anggota kelompok dapat bekerja sama dan bertanggung jawabdalam melakukan kegiatan jika sebagian besar anggota kelompok dapat bekerja sama dan bertanggung jawabdalam melakukan kegiatan jika hanya sebagian kecil anggota kelompok yang dapat bekerjasam a dan bertanggun g jawabdalam melakukan kegiatan jika antar anggota kelompok tidak dapat bekerjasama Sikap rasa ingin tahu dan berpikir kritis siswa antusias dalam melaksanakan percobaan dan mengajukan gagasan/ pertanyaan selamamelaku kan kegiatan siswa antusias dalam melaksanakan percobaan tapi tidak mengajukan gagasan/ pertanyaan selamamelakuka n kegiatan siswa kurang antusias dalam melaksanakan percobaan dan tidak mengajuka n gagasan/ pertanyaan selama melakukan kegiatan siswa tidak antusias dalam melaksanaka n percobaan dan tidak mengajukan gagasan/ pertanyaan selama melakukan kegiatan


Presentasi Presentasi disampaikan dengan memenuhi tiga kriteria berikut: jelas, percaya diri, dan mengundang respon anggota kelompok lain Presentasi disampaiakan dengan memenuhi dua dari tiga kriteria berikut: jelas, percaya diri,dan mengundang respon anggota kelompok lain Presentasi disampaiakan dengan memenuhi satu dari tiga kriteria berikut: jelas, percaya diri, dan mengundang respon anggota kelompok lain Presentasi disampaiakan tapibelum memenuhi tiga kriteria berikut: jelas, percaya diri, dan mengundang respon anggota kelompok lain


Lembar penilaian ketrampilan No Nama Siswa Indikator Skor Yang Diperoleh 1 2 3 4 1 Adara Carissa Yuna 2 Aditya Dwi R 3 Affan An Nafis 4 Agus Gilang R 5 Anita Anisnur Aini 6 Aqila Khanza Nur A 7 Arasya Kenziano 8 Arischa Raisa S 9 Devanda Pramudya 10 Dhella Fitria 11 Evan Alvaro 12 Fabian Nuriel 13 Fathiyya Nayza 14 Gema Akbar 15 Griselda Cerelia 16 Iqbal Abdul Lathif 17 Jhiefa Zaskia 18 Kalinggo Putra 19 Malicha Zahratul 20 Muhammad Suton 21 Nashita Firli


22 Naufal Abdillah 23 Ramadhan Darrel 24 Risky Wahyu 25 Roshalina Ainun 26 Surya Dinata 27 Vidi Apriandy R Skor maksimal=12 Nilai asesmen kinerja di hitung skor yang diperoleh X 100 Skor maksimal


LEMBAR PENILAIAN SIKAP Aspek 1 : Mandiri (Bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya) Aspek 2 : Bernalar kritis (Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan) Aspek 3 : Kreatif (Menghasilkan karya dan gagasan yang orisinal) Aspek 4 : Bergotong – royong (bekerja sama dalam kelompok) No Nama Siswa Indikator Skor Yang Diperoleh 1 2 3 4 1 Adara carissa yuna 2 Aditya dwi r 3 Affan an nafis 4 Agus gilang r 5 Anita anisnur aini 6 Aqila khanza nur a 7 Arasya kenziano 8 Arischa raisa s 9 Devanda pramudya 10 Dhella fitria 11 Evan alvaro 12 Fabian nuriel 13 Fathiyya nayza 14 Gema akbar 15 Griselda cerelia


16 Iqbal abdul lathif 17 Jhiefa zaskia 18 Kalinggo putra 19 Malicha zahratul 20 Muhammad suton 21 Nashita firli 22 Naufal abdillah 23 Ramadhan darrel 24 Risky wahyu 25 Roshalina ainun 26 Surya dinata 27 Vidi apriandy r Keterangan 4=Sangat Baik 2=Cukup 3=Baik 1=Perlu Perbaikan


Daftar Pustaka Admin. 2018. “Garuda Pancasila”. https://www.sekolahan.co.id/sejarah-lahirnyapancasilasebagai-dasar-negara-indonesia/ dan https://www.sekolahan.co.id/makna-burung-garudapancasila-sebagai-lambang-negara-indonesiapaling-lengkap, diakses 16 Agustus pukul 17:10. Asshiddiqie, J. 2005. Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Edisi Revisi. Jakarta: Konpress. ____________. 2006. Pokok-Pokok Hukum Tata Negara Indonesia Pasca Reformasi. Jakarta: BIP. Bertens, K. 2004. Etika. Jakarta. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. Budiardjo, Miriam. 2006. Dasar-dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama Darmadi, Hamid. 2007. Dasar Konsep Pendidikan Moral, Landasan Konsep Dasar dan Implementasinya. Bandung: Alfabeta. Effendi, Tadjuddin Noer. 2013. Budaya Gotong-Royong Masyarakat dalam Perubahan Sosial Saat Ini. Jurnal Pemikiran Sosiologi Volume 2 No. 1. Universitas Gajah Mada. El-Muhtaj, M. 2007. Hak Asasi Manusi dalam Konstitusi Indonesia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Haricahyono, Cheppy. 1995. Dimensi-Dimensi Pendidikan Moral. Semarang: IKIP Semarang Press. Joeniarto. 2001. Sejarah Ketatanegaraan Republik Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara. Kemendikbud, BSE. 2014. Bangga sebagai Bangsa Indonesia, Buku Guru Tema 5. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Kemendikbud, BSE. 2017. Indahnya Kebersamaan, Buku Kelas IV Tema 1. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Khon, Hans. 1961. Nasionalisme; Arti dan Sedjarahnja.Jakarta: PT Pembangunan Komalasari, Kokom. 2010. Pembelajaran Konstekstual; Konsep dan Aplikasinya. Bandung: PT Refika Aditama. Nickel, James W. 1996. Hak Asasi Manusia; Refleksi Filosofis atas Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama Republik Indonesia.(2002). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jakarta: Sinar Grafika. Riyanto, Astim. 2006. Negara Kesatuan; Konsep, Asas dan Aktualisasinya. Bandung: Yapemdo. Soekanto, Soerjono. 1982. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Rajawali Press. Tim Ganesha Operation. 2013. PASTI FOKUS Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar. Jakarta: Penerbit Duta.


Click to View FlipBook Version