The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Booklet Desa Wisata Religi dan Edukasi Desa Sukarapih Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kkn82sukarapihsukarame, 2024-01-18 10:49:01

Booklet Desa Wisata Religi dan Edukasi Desa Sukarapih Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya

Booklet Desa Wisata Religi dan Edukasi Desa Sukarapih Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya

Keywords: Desa Wisata Religi dan Edukasi

TIM PENYUSUN RELIGIOUS TOURISM VILLAGE D e s a W i s a t a R e l i g i S u k a r a p i h De sa Sukarapih Ke camatan Sukarame Kabupat en Tasi kmalaya 2024


TIM PENYUSUN RELIGIOUS TOURISM VILLAGE D e s a W i s a t a R e l i g i S u k a r a p i h De sa Sukarapih Ke camatan Sukarame Kabupat en Tasi kmalaya 2024


01 Preface Kata Pengantar 02 Sukarapih Village Desa Sukarapih 03 Map Distribution Peta Perjalanan 15 04 Tracing The History of K.H. Zaenal Mustofa Napak Tilas Sejarah K.H. Zaenal Mustofa 21 Roadmap Development Strategy RTV Strategi Pengembangan Desa Wisata Religi DAFTAR ISI T a b l e O f C o n t e n t s Religious Tourism Village Desa Wisata Religi Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih


Enur Nurdin, M.Pd. Kepala Desa Sukarapih Kata Pengantar P r e f a c e Segala puji dan syukur kami sampaikan kepada Alloh SWT yang telah memberi rizqi, rahmat serta hidayah-Nya sehingga kita dapat menyelesaikan “Booklet Sukarapih Desa Wisata Religi dan Edukasi”. Buku ini diperoleh sebagai hasil kajian, penelitian dan pengabdian masyarakat oleh tim Kuliah Kerja Nyata Kelompok 82 Universitas Siliwangi Tahun 2024 bersama Pemerintah Desa Sukarapih. Program Desa Wisata ini merupakan terobosan baru untuk pengembangan ekonomi bagi masyarakat Desa Sukarapih Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya yang terdiri dari 12 pesantren dan 18 sekolah formal mulai dari tingkat PAUD/TK sampai SMA/Sederajat pada tahun 2023 ditetapkan oleh Bupati Tasikmalaya sebagai Desa Wisata Rintisan dalam klasifikasi Desa Wisata Religi dan Edukasi Disusunnya booklet ini dapat menjadi Panduan Informasi Edukasi di Desa Sukarapih Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya bagi wisatawan/orang tua wali yang akan berkunjung/menitipkan anak didiknya. Selain itu, booklet ini juga dibuat sebagai panduan bagi stakeholder/investor untuk berinvestasi di Desa Sukarapih. Assalamu’alaikum Warrahmatullohi Wabarokatuh Wassalamu’alaikum Warrahmatullohi Wabarokatuh Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 01


Desa Sukarapih S u k a r a p i h V i l l a g e Desa Sukarapih resmi didirikan pada 18 Maret 1983. Desa Sukarapih merupakan salah satu desa di Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya. Pada awalnya, Desa Sukarapih ini bernama Desa Cimerah, namun kemudian dimekarkan menjadi 2 desa, yakni Desa Sukarapih dan Desa Wargakerta. Desa Sukarapih memiliki potensi pariwisata yang sangat potensial. Rute menuju Desa Sukarapih dapat dilalui dengan menggunakan sepeda motor, mobil, maupun bus pariwisata. Dengan waktu tempuh sekitar 5 menit dari Kantor Kecamatan Sukarame dan 10 menit dari Kantor Bupati Kabupaten Tasikmalaya. Ketika memasuki Desa Sukarapih, maka di sepanjang jalanannya akan disambut dengan lafadz asmaul husna dan Pondok Pesantren yang tersebar di setiap kampungnya. Dengan area persawahan dan peternakan yang cukup luas, sebagian masyarakatnya bekerja pada dua ranah tersebut. Selain itu, dengan persebaran pesantren di Desa Sukarapih yang sangat banyak maka, sebagian lainnya membuka laundry dan catering bagi santri dari pondok pesantren. Orbitrase desa ini berjarak 3 km dari Kantor Kecamatan Sukarame dan 4 km dari Kantor Bupati Kabupaten Tasikmalaya. Didalamnya terdiri dari; 3 dusun, 5 RW dan 23 RT dengan luas wilayah mencapai 212,081 Ha, dan jumlah penduduk. 6.266 Jiwa. Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 02


Peta Perjalanan M a p D i s t r i b u t i o n s Keterangan : : : : : : : : : Kantor Desa Sukarapih Perbatasan Desa Bumdes Peternakan Domba Pondok Pesantren Taman Makam Pahlawan KHZ. Zaenal Musthofa Padepokan Pencak Silat Jalan Raya Desa Perbatasan Administratif Desa Sukarapih Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 03


Desa Wisata Religi R e l i g i o u s T o u r i s m V i l l a g e A. WISATA EDUKASI 1. CIBUNTU DOMBA FARM (CDF) Kampung Cibuntu berada di sebelah utara Desa Sukarapih, Sebagian besar warganya bermata pencaharian sebagai petani karena hamparan sawah di Kp. Cibuntu ini memiliki luas kurang lebih 5 ha. Pariwisata unggulan Desa Sukarapih terletak pada sektor Wisata Religi dan Edukasi. Yang dapat diuraikan sebagai berikut; Selain itu, di Kp. Cibuntu terdapat sentralisasi Peternakan Domba yang dikembangkan oleh Pemerintah Desa melalui program ketahanan pangan. Peternakan Domba ini dapat dijadikan sarana edukasi bagi anak-anak atau siswa. Pengunjung juga dapat berinteraksi langsung dengan domba dan pengurus ternak domba yang berjaga disana. 2. PADEPOKAN PENCAK SILAT Pencak Silat merupakan salah satu jenis kesenian dan juga olahraga yaitu seni bela diri yang berasal dari Indonesia. Di Desa Sukarapih terdapat 2 Padepokan Pencak Silat yaitu; Padjadjaran dan Naga Sakti Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 04


PADEPOKAN PENCAK SILAT PADJAJARAN PADEPOKAN PENCAK SILAT NAGA SAKTI Desa Wisata Religi R e l i g i o u s T o u r i s m V i l l a g e Lokasi : Kp. Cihaur RT/RW 010/005. Tahun Berdiri : 5 Januari 2010 Pimpinan : Irwan Susanto,S.Sos (Ketua RW di Desa Sukarapih) Anggota : 80 Pesilat Waktu Latihan : Hari Minggu dan hari Jum’at Tempat Latihan : Lapangan Taman Pahlawan KH. Zainal Musthafa Lokasi : Kp. Taneuhbeureum RT/RW 023/002. Pengurus : Berasal dari wilayah Kp. Taneuhbeureum. Waktu Latihan : Malam jum’at di area padepokan Hari minggu pagi di tempat-tempat yang berbeda. Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 05


Desa Wisata Religi R e l i g i o u s T o u r i s m V i l l a g e B. WISATA RELIGI 1. ASMAUL HUSNA Asmaul Husna merupakan Nama-nama Milik Allah SWT, pada umumnya dapat dilihat dalam Al-Qur’an ketika membacanya. Namun di Desa Sukarapih Asma tersebut tertancap seperti ramburambu lalu lintas dan dapat dibaca sepanjang jalan KH. Zainal Musthafa sejauh +/- 2,5 KM. Selain untuk mempercantik wilayah Desa Sukarapih, Asma-asma Allah tersebut dapat memberi manfaat dan keberkahan. 2.TAMAN MAKAM PAHLAWAN KH ZAINAL MUSTHAFA Ingatan akan Sejarah harus terus dirawat sebagai bentuk penghargaan terhadap para pahlawan. Salah satu caranya adalah dengan mengunjungi Taman Makam Pahlawan Nasional KH. Zainal Musthafa yang berada di wilayah Desa Sukarapih Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya. Di tempat ini nisannisan dari para pahlawan berjajar rapi dan memberikan atmosfer perjuangan yang sangat kuat. Tak hanya pejabat pemerintahan yang dapat berziarah, masyarakat umum juga dapat mengunjungi Taman Makam Pahlawan KH. Zainal Musthafa ini. Taman Makam Pahlawan KH. Zainal Musthafa juga menjadi tempat penyelenggaraan upacara tahunan peringatan perjuangan pahlawan KH. Zainal Musthafa tanggal 25 Februari dan Hari Pahlawan Nasional tanggal 10 November setiap tahunnya 3. PESANTREN-PESANTREN Di Desa Sukarapih ini terdapat 12 pesantren sebagai salah satu sarana pembelajaran keagamaan, berikut profil dari 12 pesantren tersebut; Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 06


Pesantren Daar El Qolam Pesantren As-Siroj Lokasi : Kp. Sukasindang RT. 04 RW. 01 Tahun Berdiri : Tahun 1987-an Pendiri : K.H. Abdul Muhyi Keunggulan : - Al-Quran dan Hadits - Mengkaji Kitab - Akhlaq - Bahasa Arab Desa Wisata Religi R e l i g i o u s T o u r i s m V i l l a g e Lokasi : Kp. Sukaguru Rt. 06 Rw. 02 Tahun Berdiri : Tahun 2011 Pendiri : K.H. Jajang S. Amin Sasaran : Tingkat SD Keunggulan : Tahfidz Quran Mengkaji Kitab Pesantren Daar El Qolam ini merupakan pesantren yang telah berdiri selama 12 tahun, Pesantren masih satu naungan dengan Pesantren Riyadul Huda dan Pesantren Daarul Hufaadz. Di Pesantren Daar El Qolam ini tidak hanya belajar mengaji, namun santri diberikan keleluasan untuk melakukan pendidikan umum diluar pesantren seperti di SD Nugraha, SD 2 Cimerah dan MI Borolong. Pesantren As-Siroj ini pertama kali didirikan diberi nama Pesantren Al-Islah. Dulu pesantren ini cukup dikenal karena disebarluaskan oleh salah satu Ustadz yang sering kali berpindah tempat dalam pengajiannya. Pada masa kini, pesantren ini masih melanjutkan perjalannya dengan pengajian sore dan malam untuk anak SD dan SMP dengan dikepalai oleh Bapak Yadi Mulyadi salah satu perangkat Desa Sukarapih. Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 07


Pesantren Daarul Huufadz Pesantren Miftahul Hikmah Desa Wisata Religi R e l i g i o u s T o u r i s m V i l l a g e Lokasi : Kp. Taneuh Beureum Rt. 023 Rw. 02 Tahun Berdiri : Tahun 2021-an Pendiri : K.H. Ubaidillah Keunggulan : Tahfidz Quran dengan Metode Turki Utsmani Kegiatan santri sehari-hari sebelum subuh wajib ada di masjid untuk melakukan tadarus, lalu dilanjutkan ba'da subuh dengan setoran hafalan, sholat duha, dan kegiatan mandiri. Untuk kemudian kembali setoran hafalan al-quran. Selain mempelajari al-quran, bagi santri baru ada kajian kitab safinah dan juga tijan. Biasanya santri memiliki kegiatan mingguan pasti di malam kamis. Pesantren Daarul Huufadz ini memiliki rencana akan ada pengabdian 1 tahun setelah wisuda. Lokasi : Kp. Cibitung Barat RT. 01 RW. 01 Tahun Berdiri : Tahun 2013 Pendiri : Ust. Jajang Rijal Sasaran : Tingkat SD Keunggulan : Mengenal Al-Quran Mengkaji Kitab Kuning Pesantren Miftahul Hikmah ini berasal sebuah mushola kecil dengan nama AlHikmah, hingga pendiri pesantren yaitu Ustadz Jajang Rijal bermukim disini. Pembangunan pesantren dari 2010, dan baru diresmikan di 2013 oleh Wakil Bupati Kab. Tasikmalaya; H. Ade Sugianto, S.I.P. Kemudian, nama pesantren pun diganti menjadi Miftahul Hikmah, yang merujuk pada nama Miftahul Huda, yaitu pesantren di kawasan Manonjaya tempat Ustadz Jajang Rijal menuntut ilmu. Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 08


Pesantren Al-Huda Pesantren Roudhatul Quran Al-Fauzaniyyah Lokasi : Kp. Taneuh Beureum RT. 023 RW. 02 Tahun Berdiri : 06 April 2023 Pendiri : Ust. M. Hilmi Fauzan Keunggulan : - Tilawah Quran - Tahfidz Quran - Qiroat Quran Desa Wisata Religi R e l i g i o u s T o u r i s m V i l l a g e Lokasi : Kp. Cibitung Rt. 03 Rw. 01 Tahun Berdiri : Tahun 1940-an Pendiri : Eyang Muhammad Sambas (Asal Taneuh Beureum) Keunggulan : Salafiyah modern Kajian ilmu : Tasawuf, alat, hadits dan fiqih Pada awal pesantren ini didirikan metode ajar yang digunakan adalah salafiyah, dimana metode ini memfokuskan santri untuk mengaji dan mendalami ilmu agama saja. Namun untuk saat ini, metode yang digunakan oleh pesantren ini lebih ke pesantren modern, dimana santri sekarang dapat 'mondok' dan juga bersekolah disekolah sekitar pesantren. Rencananya Pesantren ini akan mendirikan bangunan sekolah juga karena adanya dorongan dari alumni dan masyarakat sekitar. Pondok Pesantren Raudhotul Quran Al-Fauzaniyah ini memiliki arti kebahagiaan, yang bermakna akan harapan pondok pesantren ini dapat menjadi tempat yang menjadi sumber kebahagiaan bagi para santri dalam mencari ilmu khususnya, ilmu Al-Quran. Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 09


Desa Wisata Religi R e l i g i o u s T o u r i s m V i l l a g e Pesantren Alawiyah Pesantren Nurul Aen Lokasi : Kp. Kondangsari RT. 09 RW. 02 Tahun Berdiri : Tahun 1985-an Pendiri : K.H. Dudung Abdul Barri Santri : 200an orang (Laki-Laki) Keunggulan : - Ilmu Alat - Ilmu Logika Pondok Pesantren Alawiyah ini memiliki silsilah keturunan dengan Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Pesantren ini menggukanan metode pembelajaran klasik, (zaman dulu), untuk menjaga apa-apa yang telah diwariskan. Pesantren ini memiliki program untuk pribumi; dengan memprioritaskannya, karena salah satu alasan berdirinya pesantren ini adalah menjadi pesantren yang terjangkau untuk orang-orang pribumi yang tidak mampu masuk pada lembaga pendidikan lainn. Lokasi : Kp. Cihaur Rt. 022 Rw. 05 Tahun Berdiri : Tahun 2002 Pendiri : Ust. H. Harmain Sasaran : Tingkat SD, SMP dan SMA Keunggulan : Pembelajaran Al-Quran Kajian Kitab Kuning Setelah wafatnya pendiri pesantren kepemimpinan Pondok Pesantren ini dilanjutkan oleh H. Asep Suryana beserta 7 ustadz dan ustadzahnya. Kegiatan pembelajarannya dilaksanakan setelah dzuhur atau ashar untuk diniyyah, magrib atau isya dan subuh untuk tingkat SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Selain itu, kegiatan pengajian ibu-ibu dilaksanakan pada hari Rabu setelah magrib dan pengajian pemuda-pemudi pada malam Jumat. Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 10


Desa Wisata Religi R e l i g i o u s T o u r i s m V i l l a g e Pesantren Bahrul Ulum Lokasi : Kp. Nagasari Rt. 09 Rw. 02 Tahun Berdiri : 31 Maret 1921 Pendiri : K.H. Bahrudin K.H. Mumu Muttaqin Santri : 1350 Orang Sasaran : SMP dan SMK Keunggulan : Salafi Modern Sistem Tafsiran (JATIM) Sejak didirikannya pada tahun 1921 pesantren Bahrul Ulum ini sempet padam pada masa penjajahan namun dilanjutkan kembali pada tahun 1990 oleh K.H. Mumu Mutaqqin di generasi kedua. Menurut narasumber K.H. Zaenal Mustafa dengan KH Bahrudin merupakan kerabat. Untuk populasi santri di Pesantren Bahrul Ulum selalu ada peningkatan yang signifikan, semenjak mendirikan sekolah didalamnya. Sekolah yang pertama didirikan pada pesantren Bahrul Ulum ini adalah SMK (2004) lalu SMP dalam bentuk yayasan. Sehingga dari sana mulai ada peningkatan 20% 30%. Program unggulan pesantren ini adalah pesantren salafi yang berbasis modern. Di Pesantren Bahrul Ulum tulisan yang ada di kitab ditulis kembali di buku tulis santri sebagai pengulangan untuk kemudian dilegalisir dan menjadi syarat untuk mengikuti ujian. Selain itu, ada sistem tafsiran, ada sistem kitab penjelasan yang merujuk seperti pembelajaran di Ploso, Jawa Timur. Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 11


Desa Wisata Religi R e l i g i o u s T o u r i s m V i l l a g e Pesantren Riyadlul Huda/Pesantren Sukaguru Lokasi : Jl. Taman Makam Pahlawan K.H.Z. Mustofa (Kp. Sukaguru) Rt. 06 Rw. 02 Tahun Berdiri : Tahun 1986-an Pendiri : K.H. Hanafiyah (Eyang Sadulloh) Santri : 400 Orang (Putra & Putri) Keunggulan : Metode pembelajaran Bendongan (Sorogan) Setelah wafatnya KH. Eyang Sadullah, pimpinan pesantren diberikan kepada putranya yang Bernama KH. Mastur. Saat ini pesantren Riyadlul Huda dikelola oleh generasi ketiga yaitu K.H Undang Ubaidilah. Pondok pesantren ini juga memperbolehkan santrinya untuk belajar di luar pesantren dan hampir sebagiannya sedang menempuh pendidikan formal mulai dari MTS, MA dan perguruan tinggi. Kendaraan khusus bantuan antar jemput juga tersedia untuk memudahkan santri untuk bersekolah dan kembali ke pesantren. Keunikan yang dimiliki Pesanteren Riyadlul Huda yaitu masih menggunakan metode salafiyah berupa sorogan, yang dimana setiap 30 menit sebelum adzan subuh, santri harus sudah bangun dan belajar bersama ustadz. Sorogan ini yaitu menyodorkan kitab pada kyai lalu kyai membacakan dan memberikan arti beserta maknanya dan santri menyimak dan memperhatikannya. Selain itu, pesantren Riyadlul Huda menggunakan kalender hijriah maka waktu libur santri agak berbeda yaitu pada bulan rabiul awal dan bulan syawal. Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 12


Lembaga Pendidikan Pesantren Sukahideng Lokasi : Kp. Bageur Rt. 16 Rw. 04 Tahun Berdiri : Tahun 1922-an (1341 H) Pendiri : K.H. Zainal Muhsin Pimpinan : Prof. Dr. K.H. T. Fuad W Santri : 2500an Orang Keunggulan : Metode pembelajaran Bendongan (Sorogan) Desa Wisata Religi R e l i g i o u s T o u r i s m V i l l a g e Pesantren Sukahideng ini memiliki visi sebagai berikut; "Lembaga Pendidikan yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan ilmu yang bermanfaat bagi umat, serta dapat mencetak manusia berakhlakul karimah yang peduli kepada sesama”. Sistem kepemimpinan yang diterapkan di Pondok Pesantren Sukahideng adalah sistem kepemimpinan kolektif, yang dalam pengambilan keputusan didasarkan kepada musyawarah dan mufakat jajaran pimpinan. Sistem pengajaran pada masa awal berdiri menggunakan sistem pengajaran yang sangat sederhana, lebih sederhana dari sistem sorogan dan bendongan. Pesantren ini mengalami banyak perubahan. Hal ini dapat dilihat pad masa KH Wahab Muhsin, yang mulai mengadakan pengkelasan meski belum sebaik sekarang. Pada saat itu pengkelasan belum berdasarkan kemampuan hanya berdasarkan usia. Kemudian pada saat ini pengkelasan sudah mulai tertata dengan baik, Pengkelasan dilakukan berdasarkan kemampuan dan sebelum pengkelasan dilakukan, terlebih dahulu diadakan test untuk mengetahui kemampuan peserta didik. Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 13


Desa Wisata Religi R e l i g i o u s T o u r i s m V i l l a g e Pesantren Sukamanah (Yayasan K.H.Z. Musthafa) Lokasi : Kp. Cikembang /Kp. Sukamanah Rt. 13 Rw. 03 Tahun Berdiri : Tahun 1927-an Pendiri : K.H.Zaenal Musthofa dan istri Pimpinan : Prof. Dr. K.H. T. Fuad W Santri : 1700-an Orang Keunggulan : Metode pembelajaran Bendongan (Sorogan) Peristiwa "Pertempuran Sukamanah Berdarah" telah berlalu, K.H Zainal Musthafa telah berpulang ke Rahmatullah, tinggallah Pesantren Sukamanah yang porak poranda Hadirlah K.H Moh. Fuad Muhsin (adık kandung K.H. Wahab Muhsin) yang menikah dengan Ny. Siti Shofiyah (Salah seorang putri K.H. Zainal Musthafa) mengelola dan membangun kembali Pesantren Sukamanah bersama-sama dengan K. Uha Abdul Aziz (Adik Kandung K.H. Zainal Musthafa) dan dibantu olch para santri K.H. Zainal Musthafa yang masih hidup pada tahun 1950. Kemudian pada bulan Desember 1999 K.H. Fuad Muhsin menyerahkan kepemimpinannya kepada putranya K.H. A Thahir Fuad Pengelola Pesantren Sukamanah dan sekolah-sekolah yang berada dibawah naungan Yayasan K.H.Z. Musthafa Sukamanah dibantu oleh seluruh anggota keluarga besar K.H Zainal Musthafa dan simpatisan sesuai dengan keahlian dan kemampuan yang dimiliki. Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 14


Profil K.H. Zainal Musthafa) Napak Tilas Sejarah K.H. Zaenal Musthafa T r a c i n g T h e Hist o r y o f K.H. Za e n a l Mu st h a f a K.H Zainal Musthafa merupakan salah satu pahlawan yang dikenal sejarah perjuangannya. Beliau lahir di Kp. Bageur, Desa Cimerah yang sekarang dikenal dengan nama Desa Sukarapih. Beliau lahir pada tahun 1901 M. Ibu KH. Zaenal Musthafa ini bernama Ratmah dan ayahnya yaitu Nawapi. K.H Zainal Musthafa, merupakan Pahlawan Nasional yang dianugrahkan dari Presiden Soeharto dalam melawan Jepang. Selama 17 tahun beliau memimpin pesantren, santri pada waktu itu di asramakan 700 orang dan 6 pondok. Pada masa penyerangan seluruh wilayah pesantren habis terbakar seperti kitab-kitab, pondok dan perumahan habis terbakar kecuali sepotong Asrama Pustaka. Yayasan K.H Zainal Musthafa terdiri dari SMP dan SMA. Lalu yayasan PGA di ganti menjadi MAN hingga sekarang. Beliau menempuh pendididikan di Sekolah Rakyat, dilanjutkan di Pesantren Gunungpari, kemudian pindah setelah 3 tahun ke Pesantren Cilenga, lalu dilanjutkan ke Pesantren Sukamiskin dan terakhir di Jamanis Rajapolah K.H. Zainal Musthafa mempunyai tiga orang istri, yaitualmarhumah Ny. Enoh Sukaenah (Istri Pertama), almarhumah Ny. Anda (istri kedua) dan almarhumah Hj. Ecin Kuraesin (istri ke tiga) dan 6 orang anak yaitu dari istri pertama:Almarhum Mumu Najmul Muhtadin, almarhumah Ny. Siti Shofiyah, dari istri kedua: Almarhumah Ny. Jueriyah, almarhum Bahaudin, dari istri ketiga: Almarhumah Ny. Hj. Atik Atikah dan almarhum Drs. Endang Nazarudin Musthafa. Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 15


Napak Tilas Sejarah K.H. Zaenal Musthafa Trac i ng Th e History of K.H. Zae nal Must hafa Pesantren Sukamanah merupakan pesantren dengan santri mencapai 700 orang pada masa penjajahan, hal ini menimbulkan kecurigaan bagi pemerintah Belanda. Mereka menganggap bahwa pengajian tersebut merupakan perkumpulan untuk menyusun kekuatan melawan penjajah. K.H. Zainal Musthafa dan K.H. Ruhiyat (Pimpinan Pesantren Cipasung) ditahan di penjara Tasikmalaya pada 17 November 1941 M/27 Syawal 1362 H atas tuduhan menghasut rakyat. Sehari kemudian mereka dipindahkan ke penjara Sukamiskin Bandung dan dibebaskan pada tanggal 10 Januari 1942 M. Tak lama kemudian, K.H. Zainal Musthafa ditangkap kembali dan ditahan di penjara Ciamis pada akhir Februari 1942 menjelang penyerbuan Jepang ke Jawa dan dibebaskan oleh seorang kolonel Jepang pada tanggal 31 Maret 1942. Kekuasaan akhirnya berpindah pada Jepang, namun kebencian beliau semakin memuncak setelah menyaksikan kedzaliman dari Tennohaika Jepang. Ribuan rakyat Indonesia dijadikan pekerja rodi, penjualan paksa padi kepada Pemerintah Jepang, pemerkosaan terhadap perempuan merajalela, segala partai, ormas dan organisasi nasional dilarang dan setiap pagi rakyat Indonesia diwajibkan saikeirei atau ruku ke arah istana Kaisar Jepang Tokyo. Keteguhan iman beliau tiadak akan tergoyahkan dengan perbuatan saikeirei tersebut, maka beliau bertekad untuk menegakkan kalimatullah dan berjuang menentang kedzaliman Jepang meskipun nyawa menjadi taruhannya. Ketika Pemerintah Jepang mengetahui sikap K.H. Zainal Musthafa mereka mengirimkan pasukan bersenjata untuk menangkap beliau dan para santrinya. Namun, mereka gagal dan menjadi tawanan. Keesokan harinya, Jum'at, 25 Februari 1944 semua tawanan dibebaskan, dan senjatanya dirampas. Sekitar pukul 13.00 datang 4 orang kempitai (polisi militer) dan salah satunya adalah juru bahasa. Mereka meminta agar K.H. Zainal Musthafa menyerah dan mengembalikan senjata rampasan berupa; 12 buah senapan, 3 buah pistol, 25 senjata tajam. Namun, santri Sukamanah dan masyarakat menjawabnya dengan pekikan takbir dan langsung menyerang mereka. Tiga orang kempeitai dan juru bahasanya lari ke arah sawah dan meninggal disana, sedangkan satu orang lainnya berhasil menyelamatkan diri. Sejarah Peperangan K.H. Zainal Musthafa Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 16


Napak Tilas Sejarah K.H. Zaenal Musthafa Tracing The History of K.H. Zaenal Musthafa Menjelang ashar datang enam kompi polisi istimewa yang didatangkan dari seluruh Jawa Barat. Ternyata mereka adalah tentara bangsa Indonesia sendiri yang langsung membuka salvo dan menghujani barisan santri yang hanya bersenjatakan bambu runcing, pedang bambu, dan senjata sederhana lainnya. Menyadari yang datang adalah bangsa sendiri, K.H. Zainal Musthafa memberikan komando agar tidak melakukan perlawanan sebelum musuh memasuki jarak perkelahian. Setelah mereka mendekat, barulah bambu runcing, pedang bambu dan golok menjawab serangan tersebut. Sayangnya, kekuatan yang begitu besar, strategi perang yang hebat dan persenjataan yang canggih, membuat pasukan Jepang berhasil menerobos dan memporak-porandakan pertahanan pasukan Sukamanah dan menangkap K.H. Zainal Musthafa. Peristiwa pertempuran Sukamanah terjadi pada Jum'at, 25 Februari 1944 M/Rabi'ul Awwal 1365 H. Para syuhada yang gugur sebanyak 86 orang dan dikebumikan dalam satu lubang. K.H. Zainal Musthafa ditahan di penjara Tasikmalaya, kemudian dipindahkan ke Bandung, selanjutnya dipindahkan lagi ke penjara Cipinang dan setelah itu tidak diketahui keberadaanya. Alhamdulillah, atas usaha Kol. Drs. Nugraha Natosusanto, Kepala Pusat Sejarah ABRI, pada 23 Maret 1970 telah ditemukan data dari kepala kantor Ereveld (Taman Pahlawan) Belanda bahwa K.H. Zainal Musthafa telah menjalani hukuman mati pada tanggal 25 Oktober 1944 dan dimakamkan di Taman Pahlawan Belanda Ancol Jakarta. K.H. Zainal Musthafa dianugerahi gelar "Pahlawan Nasional" dengan SK. Presiden RI Nomor: 064/TK tahun 1972 tanggal 20 November 1972, diserahkan oleh Mintareja SH, menteri sosial kepada keluarga K.H. Zainal Musthafa pada tanggal 9 Januari 1973. Kerangka jenazah Assyahid K.H. Zainal Musthafa beserta 17orang santrinya dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Sukamanah pada tanggal 25 Agustus 1973. Sejarah Peperangan K.H. Zainal Musthafa Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 17


Keluarga K.H. Zainal Musthafa Sukamanah menjadi anggota Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) dan mengikut musyawarah Nasional anggota IKPNI di Gedung Serba Guna Taman Pahlawan Nasional Kalibata Jakarta pada tanggal 7-9 Agustus 2008. Napak Tilas Sejarah K.H. Zaenal Musthafa Tracing The History of K.H. Zaenal Musthafa Akhir dari Peperangan K.H. Zainal Musthafa Pimpinan Pesantren Sukamanah dan Sukahideng sepakat untuk mendirikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sukahideng pada tahun 1956, mendirikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Al Ishlah pada tahun 1958/1959. Setelah terbentuk yayasan K.H.Z. Musthafa Sukamanah pada tanggal 17 Agustus 1959 dengan akta notaries no 8 tahun 1959 dan diperbaharui dengan akta notaries no 10 tahun 1988, MI, SMP, SMA dan PGAP menjadi ML SMP, SMA, PGAPK.H Zainal Musthafa Sukamanah Selanjutnya sesuai dengan perkembangan pemikiran dengan tetap memelihara tujuan yang dipengaruhi oleh ruh Al Islam, maka pengurus Yayasan K.H. Zainal Musthafa Sukamanah mengusulkan kepada Pimpinan Pesantren Sukahideng untuk mendirikan yayasan sendiri. Alhamdulillah telah disepakati bersama pada tanggal 25 Desember 2012 Jalan Singaparna diresmikan menjadi Jalan K.H. Zainal Musthafa pada tanggal 25 Februari 1960. Sejak tahun 1974 setiap tanggal 25 Februari diselenggarakan Peringatan Perjuangan Pahlawan Nasional KH. Zamal Musthafa Monument aktualisasi perjuangan K.H Zainal Musthafa Sukamanah di bundaran by pass Tasikmalaya diresmikan pada tanggal 1 November 2000M/11 Sya'ban 1421 11 oleh Gubernur Jawa Barat. Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 18 Referensi: Naskah asli ditulis olch K.H. Moh. Fuad Muhsin (Alm) tahun 1996 Direvisi oleh Hirni Kifa Hazefa, S.Pd. (Salah seorang cucu K.H Zainal Musthafa, Bidang Litbang PW. Fatayat NU Prov. Jawa Barat) pada tangal 16 Maret 2010. Disahkan oleh musyawarah keluarga besar Assy-Syahid K.H. Zainal Musthafa pada hari Jum'at tanggal 2 April 2010M/17 Rabiul Akhir 1431 H


Penataan Potensi dan Destinasi Desa Wisata Religi Observasi dan analisis potensi desa. Pembuatan sketsa destinasi Desa Wisata Religi Evaluasi dan pengembangan lanjutan ROADMAP PENGEMBANGAN DESA WISATA RELIGI R o a d m a p D e v e l o p m e n t S t r a t e g y R T V 2 0 2 4 - 2 0 2 5 Pembentukan Kelembagaan Pembentukan kelembagaan sebagai penanggung jawab Keberadaan lembaga wisata sebagai wadah pemasaran desa wisata dan pengembangan secara berlanjut 2 0 2 4 - 2 0 2 6 Sentralisasi Produk Pemutaran film K.H.Z Musthofa Sentralisasi produk UMKM (Pusat Oleh-Oleh, Rest Area, Tempat Parkir dll) Penampilan/Kebudayaan yang dapat dilestarikan Pengembangan Potensi dan Destinasi Desa Wisata Religi Pembuatan dan pengembangan produk khas Pemasaran di Sosial Media Pengembangan sumber daya manusia (pelatihan dan diskusi terbuka) 2 0 2 4 - s e l e s a i Evaluasi Pengembangan Evaluasi kekurangan dari potensi yang ada dan telah berjalan Pengembangan potensi yang hasilnya sudah ada dan telah berjalan Pendanaan Desa Wisata Religi Membangun kemitraan Pembuatan pricelist wisata Pendanaan dari masyarakat sekitar, pemerintahan dan pemasukan dana untuk pengembangan desa wisata religi Tim Pe nyusun KKN 82 De sa Sukarapih 19


Enur Nurdin, M.Pd. Kepala Desa Sukarapih Bakti W, S.Pd., M.Pd. DPL Desa Sukarapih Novia Apriani Editor dan Pelaksana Ade Faturahman Penanggung Jawab Raffida Azzahra. Kabag. Observer dan Interviewer Ladya Khoerunnisa A.S. Observer dan Interviewer Rida Munggarani Observer dan Interviewer Asep Ragam Santika Observer dan Interviewer M. Arya Dzikryllah Observer dan Interviewer Reva Putri N. Observer dan Interviewer Dafiq Naufal Muzakky Lay Outer Dinda Nurdiana Penulis Naskah Salma Fadila Azzahra Penulis Naskah Rifa Salsabila Penulis Naskah Muhamad Fahmi Kabag. Observer dan Interviewer Cindy Istiarum J. Observer dan Interviewer Asep Fajri K Dokumenter Rijhantina Yohandiva. Lay Outer Fina Nurhalifah Dokumenter OUR TEAM K K N 8 2 D E S A S U K A R A P I H


TIM PENYUSUN KKN 82 Desa Sukarapih Universi tas Siliwangi


Click to View FlipBook Version