The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by cmddimas2011, 2021-12-13 20:25:39

Ebook Remastering Linux Slax Kelompok 7

Ebook Remastering Linux Slax

Keywords: Ebook Remastering Linux Slax,Remastering Linux Slax,Linux slax,Sistem operasi Linux Slax,Sistem operasi

KELOMPOK 7

E-BOOK
SISTEM
OPERASI

PROGRAM STUDI SISTEM
INFORMASI FAKULTAS TEKNIK

DAN INFORMATIKA
UNIVERSITAS BINA SARANA

INFORMATIKA
2021

Nama Anggota :
1. 19200245 - Gerald Obaja Tumilaar (14)
2. 19200458 - Siti Zahra Denya Putri (34)
3. 19200258 - Rifaldy Dimas Candra (16)
4. 19200448 - Mega Mustika Berlianti Aljanah (31)
5. 19200679 - Irena Dewi (48)
6. 19200084 - Alvian Rasya Purnama (05)

Tutorial Instalasi Linux Slax

1.Langkah pertama instal dulu Virtual Box
2.buka Virtual Box
3. Lalu pilih New lalu beri nama : “Slax”, Type : “linux”, Version : “Linux
2.6/3.x/4.x(32bit/64bit) Sesuai kapasitas laptop masing-masing user, lalu klik next”
4.Setelah selesai mengisi name, type, version maka akan diberi pilihan, untuk step ini pilih
Default saja lalu Klik Create dan Next (pada harddisk file type pilih VDI)
5.Lalu untuk File Location and Size pilih Default saja/bawaan, lalu pilih Create
6.Step berikutnya, masuk ke menu Settings
7.Untuk System pakai yang Default saja, lalu ke menu Storage
8.Lalu pilih Empty, lalu klik di sebelah kanan pilih icon disk lalu pilih file Slax, lalu pilih OK
9.Kemudian Klik icon Start
10.Lalu tunggu hingga proses instalasi Selesai, Setelah itu Klik Enter pada bagian Slax Login
11.Setelah muncul tampilan Slax, maka instalasi berhasil

Perintah Dasar Linux

List Perintah Dasar Linux Yang Wajib Diketahui
• man <perintah> untuk meilhat panduan

Melihat kegunaan dari perintah (melihat buku manual dari sebuah program).
Contohnya seperti | $ man apt | akan menampilkan manual penggunaan dari program apt.

• <perintah> –help untuk panduan ringkas
Hampir sama kegunaannya dengan man, akan tetapi hasil yang dimunculkan lebih ringkas
daripada menggunakan perintah man.

• sudo untuk super user
Menjalankan program sebagai user root atau super user.

• Is untuk melihat direktori
Melihat daftar file & folder yang ada direktori pada saat itu, contohnya | $ ls
/var/lib | digunakan untuk melihat apa saja yang ada pada folder lib. cd

• untuk masuk ke direktori
Masuk ke direktori yang diinginkan, contohnya seperti | $ cd /home/ | untuk menjadikan
folder home sebagai direktori pada saat itu.

• mkdir <nama folder> untuk membuat folder Membuat folder pada direktori kerja
pada saat itu.

• pwd untuk melihat direktori aktif
Melihat direktori kerja yang pada saat itu aktif. Contoh hasilnya “/home/niagahoster”

• vim untuk membuka text editor
Membuka text editor Vim untuk mengedit teks.

• cp <asal> <tujuan> untuk menyalin file
Menyalin file dan folder, bisa ke folder itu juga atau ke folder yang lain.
Seperti | $ cp /home/test.php /var/www/html | akan memindahkan file
test.php ke folder html. Sedangkan jika menyalin folder harus menggunakan opsi “-r”.

• mv <asal> <tujuan> untuk memindahkan folder

Memindahkan file dan folder, bisa ke folder itu juga atau ke folder yang lain.Seperti | $ cp
/home/test.php /var/www/html | digunakan untuk memindahkan file test.php ke folder html.

• rm <file> untuk menghapus file

Menghapus file, bisa juga untuk menghapus folder pada direktori tertentu.

• find <nama file> untuk mencari file

Mencari file dalam direktori hirarki. Contoh penggunaannya | $ find -name niagahoster.txt |

• history untuk melihat riwayat

Perintah dasar linux ini digunakan untuk melihat riwayat perintah yang sudah pernah
digunakan sebelumnya. Jika ingin mencari perintah tertentu bisa menggunakan $ history |
grep apt untuk mencari nama perintah yang sudah pernah diketikan dan mengandung
potongan kata apt.

• cat untuk melihat isi file

Melihat isi dari sebuah file, bisa juga untuk menggabungkan isi dari dua buah file. Contohnya
| $ cat niagahoster1.txt niagahoster2.txt |.

• echo untuk menampilkan baris teks

Perintah ini digunakan untuk menampilkan satu baris teks. Bisa juga untuk menuliskan
sebuah teks kedalam file, contohnya seperti berikut | $ echo “Teks”
>> niagahoster.txt |. Perintah tersebut akan menuliskan “Teks” ke dalam file
“niagahoster.txt”, jika file tersebut belum ada maka otomatis akan dibuat.

• grep untuk mencari kata

Menampilkan baris yang mengandung kata yang sama sesuai dengan pattern,

contohnya seperti | $ grep -i source niagahoster.txt | maka akan memunculkan baris yang
mengandung kata “source” pada “niagahoster.txt”.

• wc untuk menampilkan baris baru

Menampilkan baris baru, kata, dan bite pada sebuah file.

• sort untuk mengurutkan

Mengurutkan hasil dari pembacaan isi file.

• chmod untuk mengganti hak akses

Mengganti hak akses pada sebuah file. Contohnya jika ingin menggani hak akses
niagahoster.txt menjadi 644 menggunakan baris perintah | $ chmod 644

niagahoster.txt |.

• chown mengganti hak milik

Mengganti pemilik dan group dari sebuah file. Contohnya jika ingin mengubah kepemilikan
niagahoster.txt menjadi “niaga” bisa menggunakan perintah | $ chown niaga:niaga
niagahoster.txt |. Kata “niaga” di depan merujuk pada user sedangkan “niaga” di belakang
merujuk pada nama group.

• su untuk mengganti user id

Mengganti user ID, contohnya | $ su <nama user> | atau menjadikan user pada saat itu
menjadi super user.

• passwd untuk mengganti password

Perintah ini digunakan untuk mengganti password dari user. Mengetikan | $ sudo passwd |
mengganti password user pada saat itu, sedangkan | $ sudo passwd niagahoster | digunakan
untuk mengganti password user “niagahoster”.

• who untuk menampilkan user

Perintah dasar linux ini digunakan untuk menampilkan user pada saat ini dipakai.

• ps untuk menampilkan snapshot

Menampilkan snapshot process yang sedang berjalan.

• kill untuk menghentikan program

Menghentikan program yang berjalan dengan menggunakan signal. Biasanya perintah ini
ditambahkan opsi “-9” pada saat mengeksekusi. Contohnya seperti | $ sudo kill -9 373 |, 373
adalah PID dari proses yang sedang berjalan.

• tar untuk mengumpulkan file

Ini merupakan program pengarsipan atau untuk mengumpulkan beberapa file menjadi satu
file, dengan ekstensi “namafile.tar”. Perintah ini juga menggunakan beberapa opsi, sebagai
contoh, opsi “c” untuk membuat arsip, opsi “v” untuk operasi verbose, sedangkan “f” untuk
menentukan nama file.

• zip untuk mengkompres file
Alat kompresi file menjadi “,zip”, hampir sama penggunaannya dengan tar.

• unzip untuk mengekstrak file
Mengekstrak/membongkar file “.zip”. ssh

• untuk akses jarak jauh
Mengakses komputer/server dari jarak jauh. Contoh perintah yang bisa digunakan seperti | $
ssh <namauser>@<ip> |.

• scp untuk menyalin file
Menyalin file dari host lain yang terhubung dalam satu jaringan. Contohnya |
$ scp <file> <user>@<ip>:<folder tujuan> |

• fdisk untuk menampilkan partisi
Menampilkan list partisi pada perangkat, biasanya menggunakan opsi “-l”, contohnya | $
sudo fdisk -l |

• mount untuk melampirkan file
Melampirkan sebuah filesystem kedalam satu folder besar. Sehingga tidak perlu melakukan
akses langsung ke filesystem. Sebagai contoh menggunakan | $ sudo mount /dev/sda2 /mnt |.
Perintah ini akan membuat isi partisi/dev/sda2 bisa diakses melalui /mnt.

• umount untuk melakukan unmount
Mengunlock perintah mount, contohnya | $ umount /mnt | digunakan untuk memutuskan
perintah mount pada folder /mnt.

• du untuk menampilkan ukuran file Menampilkan ukuran file secara rekursif.
• df untuk menampilkan disk space
Menampilkan penggunaan ruang disk pada filesystem.

• quota menampilkan sisa disk space
Menampilkan ruang disk dan batasannya.

• reboot untuk mulai ulang
Menjalankan perintah restart.

• poweroff untuk mematikan
Menjalankan perintah shutdown.

• gedit untuk membuka editor teks
Membuka Text Editor untuk mengedit teks file.

• kate untuk membuka teks editor
Program yang digunakan sebagai file editor pada KDE, beberapa sistem operasi harus
melakukan instalasi terlebih dahulu. Fungsinya hampir sama seperti Gedit.

• bg membuat proses background
Membuat proses foreground untuk berjalan di background.

• fg <id program> membuat proses foreground
Membuat background proses menjadi foreground proses.

• jobs <id program> menampilkan identitas proses
Menampilkan nama dan ID dari background jobs.

• sed untuk melakukan filter teks
Memfilter teks pada sebuah file dan menggantinya dengan teks yang baru.
Contoh penggunaannya sed | ‘s/niaga/hoster/g’ niagahoster.txt |

• awk untuk memindahkan teks
Perintah ini digunakan untuk memindah teks dan memproses bahasa.

• locate untuk mencari file
Digunakan untuk menemukan atau mencari file.

• ifconfig untuk melihat ip
Melihat IP yang sedang terkoneksi dan network device apa saja yang tersedia.

• date untuk menampilkan tanggal
Menampilkan tanggal hari ini.

• nano merubah teks editor
Perintah digunakan sebagai text editor yang tidak perlu membuka jendela baru. Hampir sama
dengan Vi namun lebih praktis.

• top melihat proses secara urut

Melihat semua proses yang sedang berjalan, diurutkan dari proses yang paling besar.
Fungsinya hampir sama seperti system monitor.

• clear membersihkan terminal

Membersihkan jendela terminal. Jadi isi jendela terminal akan kosong, namun jika di scroll
keatas maka perintah yang sebelumnya dijalankan masih bisa terlihat.

• dpkg -i <namapackage>.deb instalasi paket
Berguna untuk melakukan instalasi paket dengan ekstensi “.deb”. Terkadang bisa juga
menggunakan program “gdebi”, tetapi harus install.

• uname melihat versi kernel

Menampilkan versi kernel yang dipakai, tanggal instalasi, dan jenis arsitektur sistem operasi.

• *untuk mencantumkan deskripsi

Ini adalah sebuah tanda yang digunakan untuk mendeskripsikan satu string yang digunakan
untuk memberikan deskripsi singkat dari satu elemen.

REMASTERING LINUX

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mendownload dan menginstal Software yang
dibutuhkan, antara lain:
1.FILE ISO SLAX 6.1.2
2.MYSLAX CREATOR
3.POWERISO
4.VIRTUAL BOX
5.ADOBE PHOTOSHOP
6.WORDPAD
Setelah semua software diinstal kemudian buka photoshop untuk mengedit file Gambar
berbentuk PNG, Sesuikan dengan ukuran dan nama PNG-nya.
1.SLAX ( UNTUK BOOTING) 640 X 480 PIXELS
2.SPLASH_TOP (LOADING BAR) 400 X 260 PIXELS
3.SHUTDOWNKONQ (LOG OUT) 128 X 128 PIXELS
4.WALLPAPER 1024 X 768 PIXELS
Setelah Menyiapkan gambar berformat PNG, File berbentuk ISO Slax 6.1.2. di Extract.
1.Hasil extract-an akan menampilkan 2 buah folder yaitu : boot dan slax.
2.kemudian pilih folder boot lalu edit slax.cfg
3.Biasanya akan terbuka otomatis diwordpad.
4.Ada beberapa script yang diubah dan ditambah, Timeout 90 menjadi 200 yang artinya
menjadi 20 detik.
5.Mengubah warna tulisan
6.menu color sel 7;37;40 #00ff00 #ffffff none
7.menu color hotsel 1;7;37;40 #00ff00 #ffffff none
#00ff00 adalah warna hijau untuk tulisan, dan #ffffff adalah warna putih untuk background
item terpilih.
8.Langkah selanjutnya adalah mengganti background boot. Masih pada folder yang sama
yaitu folder boot. Ada file gambar bernama slax.png file gambar itulah yang akan
diganti.Catatan resolusi dan format gambar harus sama dengan defaultnya. Jika gambar sudah
disiapkan, tinggal di replace saja.
9.Mengedit splash pilih folder base yang berada didalam folder slax.

10.Extrack file 003-desktop.

11.Buka folder 003-dekstop\usr\share\apps\ksplash\themes\default

12.Harus diingat nama, resolusi dan format gambar harus sama dengan defaultnya. Jika
gambar sudah disiapkan, tinggal di replace saja.
13.Mengganti shutdown pilih folder base/003- desktop/usr/share/apps/ksmserver/pics.Catatan
nama, resolusi dan format gambar harus sama dengan defaultnya. Jika gambar sudah
disiapkan, tinggal di replace saja.Jika sudah, klik kanan pada folder 003-desktop.lzm , Lalu
klik compress to slax module.
14.jika ada pilihan overwrite, klik yes.

15.Jika sudah selesai, Kemudian hapus folder deskop yang telah di compress tadi.

16.Setelah selesai di compress, kemudian folder boot dan slax di blok, lalu klik kanan pilih
PowerIso kemudian Add to image file.

17.Save image file to .iso file kemudian pilih ok.Hasilnya iso.

18.Selanjutnya me-meount file iso tadi dengan cara, Pilih file iso slax-6.1.2 kemudian klik
kanan pilih poweriso pilih mount image to driver [E:].
19.Jika sudah ter-mount maka tampilan drive [E:] PowerIso akan terisi seperti
gambar.Langkah selanjutnya yaitu membuka MySlaxCreator.Pilih Next
20.Karna tadi sudah dimount maka tampilanya seperti ini dan pilih next.

21.Pilih next, kemudian Pilih next lagi

22.Lalu pilih Custom KDE/XFCE wallpaper sesuai keinguinan.. diusahakan reolusinya
1024×768.

23.Jika sudah memilih wallpaper pilih Next.
24.Lalu pilih Create Iso, tunggu sampai selesai.

25.Setelah selesai akan menampilkan seperti ini, MySLAX.iso namanya.

26.Setelah selesai pilih cancel.

27.Langkah selanjutnya buka OracleVMvirtualBox.
28.Pilih icon New.

29.Setting Nama, Tipe dan versi sesuai kebutuhan, lalu pilih buat.

30.Pilih lokasi penyimpanan.

31.Pilih pengaturan.

32.Pilih penyimpanan mengikuti gambar seperti di bawah ini.
33.Pilih file .iso yang telah dibuat di myslaxcreator.

34.Jika berhasil tampilan akan seperti ini, lalu pilih oke.

35.Pilih icon mulai.
36.Tunggu Sedang Loading 20 detik.
37.Tungu instalasi sampai selesai.
38.Tampil splash.
39.Selesai, remastering selesai

INSTALASI PAKET APLIKASI

LINUX SLAX UBUNTU

1. Langkah pertama kita harus mengunduh terlebih dahulu ubuntu dan buat folder baru
dengan nama ubuntu,

2. Lalu buka aplikasi virtual box dan pilih NEW, kemudian atur nama dari os yang kita
buat menjadi ubuntu, kemudian pada bagian TYPE pilih Linux dan pada bagian
VERSION pilih ubuntu 64-bit, kemudian klik Next,

3. Setelah itu pilih “create a virtual hard disk now” lalu klik Create,
4. Lalu pilih “VDI” dan next,
5. Lalu pilih “dynamically allocated” dan klik Next,
6. Tentukan file location dan size lalu klik Create,
7. Selanjutnya buka menu Setting,
8. Lalu pilih Storage, pilih Empty, pilih Choose a disk file, (File ubuntu yang

sebelumnya diunduh) dan klik Ok,
9. Kemudian klik Start, lalu tunggu hingga proses instalasi selesai,
10. Setelah selesai semua proses instalasinya, dan sudah di menu tampilan Welcome, klik

install ubuntu, lalu pilih “Normal Installation” klik Continue,
11. Jika sampai di menu “Installation Type”, maka klik Install Now dan Continue,
12. Selanjutnya jika tampil menu “Peta”, kita ubah waktunya menjadi “Jakarta Time”,
13. Tahap selanjutnya mengisi biodata seperti nama,username, dan password, lalu klik

Continue,
14. Jika semua proses selesai maka pilih “Restart Now”,
15. Setelah muncul tampilan Ubuntu kembali, maka instalasi berhasil.


Click to View FlipBook Version