The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Bahasa Indonesia Kelas XII Semester Ganjil Kurikulum 2013

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dwisetia2806, 2022-05-20 10:38:46

Modul Bahasa Indonesia Kelas XII Semester Ganjil

Modul Bahasa Indonesia Kelas XII Semester Ganjil Kurikulum 2013

Keywords: Modul Bahasa Indonesia

Kurikulum 2013

Modul
BAHASA INDONESIA

untuk Siswa Kelas XII SMK

Semester Ganjil

Dwi Setia Ningrum

Kurikulum 2013

Modul
BAHASA INDONESIA

untuk Siswa Kelas XII SMK

Semester Ganjil

penyusun
Dwi Setia Ningrum, S. Pd
NIP. 19850628 201001 2 034

2017

i

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena dengan
karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan modul pembelajaran untuk
latihan dan pembelajaran Bahasa Indoensia bagi para siswa kelas XII
SMK Negeri 1 Situbondo semester 1.

Modul ini disusun dengan tujuan utama untuk membantu para siswa
mencapai tujuan Mata pelajaran Bahasa Indonesia, yaitu siswa memiliki
kemampuan:

1. Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang
berlaku baik secara lisan maupun tulis.

2. Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai
bahasa persatuan dan bahasa negara.

3. Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat
dan kreatif untuk berbagai tujuan

4. Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas
wawasan, memperhalus budi pekerti serta meningkatkan
pengetahuan dan kemampuan berbahasa.
Dalam modul ini disajikan secara ringkas materi dan tugas untuk

bahan latihan yang mengarah kepada pencapaian materi dari pelajaran
Bahasa Indonesia.

Penulis menyadari bahwa isi modul ini masih jauh dari
sempurna,karena itu kritik dan saran dari semua pihak sangat kami
harapkan.

Situbondo, April 2017

Penulis

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..................................................................................ii
DAFTAR ISI...............................................................................................iii

Bab I Teks Cerita Sejarah..................................................................... 1
I Kompetensi dasar ..................................................................... 1
II Tujuan Pembelajaran ............................................................... 1
III Peta Konsep............................................................................ 2
Kegiatan Pembelajaran
a. Pengertian Teks Cerita Sejarah.......................................... 3
b. Struktur Teks Cerita Sejarah .............................................. 3
c. Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah........................... 4
d. Jenis Teks Cerita Sejarah................................................... 7
e. Perbedaan Teks Cerita Sejarah fiksi dan nonfiksi .............. 8
f. Langkah-langkah Mengabstraksi Teks Cerita Sejarah ....... 8
g. Langkah-langkah Menganalisis Teks Cerita Sejarah.......... 8
h. Struktur yang Membangun Teks Cerita Sejarah ................. 9
i. Tugas.................................................................................. 9
j. Tes...................................................................................... 9

Daftar Pustaka ...................................................................................... 11

Bab II Teks Berita................................................................................ 12
I Kompetensi dasar ................................................................... 12
II Tujuan Pembelajaran ............................................................. 12
III Peta Konsep.......................................................................... 13
Kegiatan Pembelajaran
a. Pengertian Teks Berita ..................................................... 14
b. Ciri-ciri Teks Berita yang Baik dan Benar ......................... 15
c. Struktur Teks Berita .......................................................... 15
d. Kaidah KebahasaanTeks Berita ....................................... 16

iii

e. Langkah-langkah Memproduksi Teks Berita..................... 20
f. Aspek-aspek Menyunting Teks Berita .............................. 21
g. Langkah-langkah MenyuntingTeks Berita......................... 21
h. Cara Mengabstraksi Teks Berita....................................... 21
i. Tugas................................................................................ 22
j. Tes.................................................................................... 22
Daftar Pustaka.................................................................................... 24

Bab III Teks Iklan................................................................................. 25
I Kompetensi dasar ................................................................... 25
II Tujuan Pembelajaran ............................................................. 25
III Peta Konsep.......................................................................... 26
Kegiatan Pembelajaran
a. Pengertian Teks Iklan ....................................................... 27
b. Fungsi Teks Iklan.............................................................. 27
c. Ciri-ciri Teks Iklan ............................................................. 28
d. Struktur Teks Iklan............................................................ 28
e. Ciri Kebahasaan Teks Iklan .............................................. 28
f. Jenis Teks Iklan Berdasarkan Bentuk............................... 29
g. Jenis Teks Iklan Berdasarkan Jenis ................................. 30
h. Jenis Teks Iklan Berdasarkan Isi ...................................... 30
i. Langkah-langkah Menganalisis Teks Iklan ....................... 30
j. Tugas................................................................................ 31
k. Tes .............................................................................................. 31
Daftar Pustaka.................................................................................... 34

LATIHAN ULANGAN AKHIR SEMESTER GANJIL ................................. 35
TAHUKAH KAMU? ............................................................................... 45

iv

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

BAB I TEKS CERITA SEJARAH

I. Kompetensi Dasar
3.1 Memahami struktur dan kaidah teks cerita sejarah baik melalui lisan maupun

tulisan
4.2 Menginterpretasi makna teks cerita sejarah baik secara lisan maupun tulisan
3.2 Membandingkan teks cerita sejarah baik melalui lisan maupun tulisan
4.2 Memproduksi teks cerita sejarah yang koheren sesuai dengan karakteristik teks

baik secara lisan maupun tulisan
3.3 Menganalisis teks cerita sejarah baik melalui lisan maupun tulisan
4.3 Menyunting teks cerita sejarah sesuai dengan struktur dan kaidah teks baik secara

lisan maupun tulisan
3.4 Mengidentifikasi karakteristik cerita sejarah secara lisan maupun tulisan
4.4 Mengabstraksi teks cerita sejarah secara lisan maupun tulisan
3.5 Mengevaluasi teks cerita sejarah berdasarkan kaidah-kaidah baik melalui lisan

maupun tulisan
4.5 Mengonversi teks cerita sejarah ke dalam bentuk yang lain sesuai dengan struktur

dan kaidah teks baik secara lisan maupun tulisan

II. Tujuan Pembelajaran

Setelah memperlajari Bab ini peserta didik diharapkan mampu:
1. Memahami teks cerita sejarah.
2. Mengintepretasi dan mengonversi Teks cerita sejarah
3. Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia
4. Menunjukkan perilaku santun dalam melaksanakan diskusi
5. Mengungkapkan kembali langkah-langkah menganalisis teks cerita sejarah
6. Menganalisis isi teks cerita sejarah
7. Menganalisis bahasa teks cerita sejarah
8. Mengungkapkan kembali langkah-langkah menyunting teks cerita sejarah
9. Menyunting isi sesuai dengan struktur teks cerita sejarah
10. Menyunting bahasa sesuai dengan struktur kalimat, ejaan, dan tanda baca

Dwi Setia Ningrum, S. Pd 1

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

III.Peta Konsep

Teks Cerita
Sejarah

Pengertian
Teks Cerita

Sejarah

Struktur Teks
Cerita Sejarah

Ciri-Ciri Teks
Cerita Sejarah

Jenis Teks
Cerita Sejarah

Teks cerita Teks cerita
sejarah fiksi sejarah nonfiksi

Kaidah
Kebahasaan
Teks Cerita

Sejarah

Kelompok konjungsi afiks Kata baku
verba

Dwi Setia Ningrum, S. Pd 2

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

KEGIATAN PEMBELAJARAN

A. Pengertian Teks Sejarah

Teks Cerita Sejarah adalah teks yang didalamnya
menjelaskan/menceritakan tentang fakta/kejadian masa lalu yang menjadi
asal muasal sesuatu yang memiliki nilai sejarah. Didalam teks cerita
seajarah, disampaikan pengisahan suatu deretan pristiwa yang disusun
bedasarkan kronologi waktu. Teks Cerita sejarah berkaitan dengan teks
narasi. Teks cerita sejarah disampaikan bedasarkan pada pristiwa pritiwa
yang terjadi di lapangan dan membentuk kisah sejarah teks tersebut.

b. Struktur Teks Cerita Sejarah

 orientasi : bagian awal yang berisi sebuah gambaran awal tentang

sebuah peristiwa sejarah

 urutan peristiwa dan masalah : bagian peristiwa atau kejadian yang

dialami. Pada bagian ini berisikan penjelasan tentang sebuah peristiwa

yang terjadi pada sebuah kehidupan di masa lalu

Dwi Setia Ningrum, S. Pd 3

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

 reorientasi : bagian penutup, berisi pandangan penulis terhadap

kejadian yang diceritakan. reorientasi bersifat opsional, boleh ada, boleh

juga tidak ada

c. Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah

 Kelompok kata
- Nominal (kata benda)
a) Modifikatif (mewatasi),
contoh: rumah mungil, ruang tamu, dua botol, dll.
b) Koordinatif (tidak saling menerangkan),
contoh: sandang pangan, sarana prasarana, dll.
c) Apositif (keterangan yang ditambahkan),
contoh:
Sinta, teman sekelasku, pergi ke Bali.
apositif
- Verba (kata kerja)
a) Modifikatif (mewatasi),
contoh: kerja keras, belajar rajin, dll.
b) Koordinatif (tidak saling menerangkan),
contoh: menjemur atau mencuci, datang atau pulang, dll. Gotong
royong,
c) Apositif (keterangan yang ditambahkan),
contoh:
Usaha Pak Anton, berdagang kain, kini semakin sukses.
apositif

 Menggunakan bentuk lampau (Pristiwa telah terjadi)
Misalnya : Pada tahun 1945

 Menggunakan kunjungsi untuk mengurutkan pristiwa/kejadian.
a) Konjungsi temporal sederajat: menghubungkan dua peristiwa yang
sederajat.
Misalnya : sebelumnya dan sesudahnya.
b) Konjungsi temporal tidak sederajat: menghubungkan dua peristiwa
yang tidak sederajat.

Dwi Setia Ningrum, S. Pd 4

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

Misalnya : apabila, bila, bilamana, demi, hingga, ketika, sambil,
sebelum, sampai, sedari, sejak, selama, semenjak, sementara,
seraya, sewaktu, setelah, sesudah, tatkala.
 Menggunakan keterangan dan frasa adverbial untuk mengungkapkan
waktu dan cara.
Misalnya : Kemarin.
 Menggunakan kata kerja yang menyatakan tindakan.
Misalnya : Pergi, tidur.
 Afiks (sufiks, prefiks, konfiks, infiks, kombinasi afiks)
Afiksasi (pengimbuhan) merupakan nama lain dari morfem terikat.
Afiksasi merupakan proses atau hasil dari sufiks, prefiks, konfiks, infiks,
kombinasi afiks.
a) Sufiks –an, -at, -si, -ika, -in, -ir, -ur, -ris, -us, -isme, -is, -isasi,-isida, -
ita, -or, dan -tas.
Contoh:
1) Buku bacaan yang dipegang anak itu milik Rika.

(verba [V] à nomina [N])
2) Aku sangat menyukai asinan yang dibuat ibu.

(Adjektiva [A] à nomina [N])
3) Maman S. Mahayana adalah seorang kritikus sastra yang

terkenal.
(nomina [N] à nomina [N])
b) Prefiks ke-, pe-, dan se-.
Contoh:
1) Andi terpilih sebagai ketua kelompok kami.
(Ajektiva [A] à nomina [N])
2) Pedagang kaki lima memenuhi trotoar sepanjang Jalan

Diponegoro.
(verba [V] à nomina [N])
3) Saya sekelas dengan Sadewa.
(nomina [V] à nomina [N])
c) Konfiks ke-an, pe-an, dan per-an.
Contoh:
1) Pengaturan jam kerja telah ditetapkan dalam undangundang.

Dwi Setia Ningrum, S. Pd 5

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

(verba [V] à nomina [N])
2) Pertunjukan sirkus itu berhasil menarik banyak pengunjung.

(verba [V] à nomina [N])
3) Kekayaan Haji Ahmad sudah tak terhitung jumlahnya.

(ajektiva [A] à nomina [N])
d) Infiks -el- , -em-, dan -er-.

Contoh:
1) Rafa dan Vania sedang asyik bermain gelembung sabun.

(ajektiva [A] à nomina [N])
2) Telunjuk ibu tergores pisau saat mengiris bawang.

(verba [V] à nomina [N])
3) Seruling itu terbuat dari bambu.

(nomina [N] à nomina [N])
4) Jemari Ani terluka akibat pisau.
e) Kombinasi afiks pemer-, keber-an, kese-an, keter-an, pemberan,
pemer-an, penye-an, perse-an, dan perseke-an.
Contoh:
1) Keberhasilan tidak bisa diraih tanpa usaha yang keras.

(dari bentuk ber- + dasar [D])
2) Keterlibatan Ranto dalam kasus korupsi membuat ia kehilangan

kepercayaan.
(dari bentuk ter- + dasar [D])
3) Daerah kumuh perlu dipugar untuk penyerasian dengan daerah
sekitarnya.
(dari bentuk menye-kan)
 Kata baku dan tidak baku
 Paragraf yang baik, memiliki ciri-ciri: kohesif, koheren, kekonsistenan
terhadap sudut pandang, dan ketuntasan.

Dwi Setia Ningrum, S. Pd 6

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

d. Jenis Teks Cerita Sejarah

Teks Cerita Sejarah dibagi menjadi 2 :
1. Teks Cerita Sejarah Fiksi : Teks Cerita Sejarah yang tidak nyata

Contoh :
 Novel : sebuah karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif; biasanya

dalam bentuk cerita. Penulis novel disebut novelis. Kata novel
berasal dari bahasa Italia novella yang berarti "sebuah kisah atau
sepotong berita".
 Cerpen : Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen adalah
suatu bentuk prosa naratif fiktif. Cerita pendek cenderung padat dan
langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang
lebih panjang, seperti novella (dalam pengertian modern) dan novel.
 Legenda : cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai
cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi.
 Roman : sejenis karya sastra dalam bentuk prosa atau gancaran
yang isinya melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan isi
jiwa masing-masing. Bisa juga roman artinya adalah "kisah
percintaan"
2. Teks Cerita Sejarah Non-fiksi : Teks Cerita Sejarah yang nyata
Contoh :
 Biografi : kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang yang
ditulis oleh orang lain.
 Autobiografi : kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang
yang ditulis oleh orang itu sendiri.
 Cerita Perjalanan : teks yang didalamnya menceritakan tentang
perjalanan.
 Catatan Sejarah : teks yang didalamnya menjelaskan/menceritakan
tentang fakta/kejadian masa lalu yang menjadi asal muasal sesuatu
yang memiliki nilai sejarah.

Dwi Setia Ningrum, S. Pd 7

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

e. Perbedaan Teks Cerita Sejarah fiksi dan nonfiksi
Teks Cerita Sejarah Fiksi :
1. Jalan pengisahan disusun bedasarkan dunia nyata atau menurunkan

pengisahanya dari dunia nyata.
2. Penggambaran kehidupan batin seorang tokoh lebih mendalam.
3. Pengembangan kharakter tokoh tidak diungkapkan sepenuhnya.
4. Menyajikan kehidupan sesuai dengan pandangan pribadi pengarang.
Teks Cerita Sejarah Non-Fiksi :
1. Disusun bedasarkan data atau fakta yang objektif
2. Penggambaran tokoh ditulis lengkap bedasarkan fakta.
3. Menyajikan kehidupan sesuai dengan data atau fakta.

f. Langkah-langkah Mengabstraksi Teks Cerita Sejarah
Langkah Langkah mengabstraksi teks cerita sejarah :

1. Membaca teks secara lengkap
2. Menentukan ide pokok
3. Menentukan kalimat utama
4. Menentukan kata kunci
5. Membuat kalimat bedasarkan kata kunci
6. Menyusun teks menjadi sebuah abstraksi.

g. Langkah-langkah Menganalisis Teks Cerita Sejarah
Langkah langkah Menganalisis Teks Cerita Sejarah

1. Menentukan ide pokok paragraf
2. Mengindentifikasi Struktur dan kaidahnya.

Dwi Setia Ningrum, S. Pd 8

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

h. Struktur yang Membangun Teks Cerita Sejarah

1. Intuinsi
2. Emosi
3. Gaya bahasa
4. Imajinasi

i. Tugas

SOAL
Susunlah sebuah teks cerita sejarah dengan memperhatikan unsur-unsur yang
membangun teks cerita sejarah tersebut! Kemudian presentasikan di depan
kelas!

j. Tes

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
1. Apa yang dimaksud dengan cerita teks sejarah?
2. Sebutkan ciri-ciri dari teks cerita sejarah!
3. Cari struktur dari cerita teks sejarah!
4. Bangsa Jepang datang ke Indonesia dengan misi ingin mengalahkan sekutu

dalam perang pasifik. Jelas, kedatangan Jepang ke Indonesia sebenarnya
bukan untuk membebaskan penderitaan rakyat Indonesia dari tangan
penjajah. Hal ini menjadikan kita seperti peribahasa “lepas dari lubang
buaya malah masuk ke mulut harimau”.
Kalimat yang digaris bawahi termasuk ....
5. Kalimat kompleks adalah ....
6. Apakah yang dimaksud dengan gaya bahasa...
7. Unsur instrinsik dalam sebuah teks cerita sejarah adalah ....
8. Jelaskan definisi dari alur ...
9. Latar pada teks cerita sejarah adalah...
10. Urutan memahami teks sejarah adalah ....

Dwi Setia Ningrum, S. Pd 9

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

Jawaban
1. Teks cerita sejarah adalah teks yang didalamnya menjelaskan dan

menceritakan tentang fakta dan kejadian masa lalu yang menjadi asal muasal
atau latar belakang terjadinya sesuatu yang memiliki nilai sejarah.
Dan juga merupakan pengisahan yang disusun berdasarkan kronologi atau
urutan waktu.
2. Ciri ciri teks cerita sejarah :
-Menceritakan masa lalu
-Menggunakan verba
-Menggunakan kalimat lampau
-Menggunakan frase adverbial
-Menceritakan masa lampau ( fakta )
-Menggunakan kalimat naratif/deskriptif
-Berdasarkan fakta
3. Struktur teks cerita sejarah :
Orientasi ( pengenalan )ٛ Peristiwa ( event )ٛ Reorientasi ( pengenalan kembali
)
4. Orientasi adalah pembuka cerita atau proses pengenalan sebelum cerita itu
dikisahkan. Biasanya terdapat pada pendahuluan juga cerita awal peristiwa.
5. kalimat yang terdiri atas lebih dari satu aksi, peristiwa, atau keadaan, sehingga
mempunyai lebih dari satu verba utama dalam lebih dari satu struktur.
6. gaya bahasa merupakan cara khas dalam menyampaikan pikiran danpersaaan
dalam bentuk tulisan atau lisan.
7. unsur instrinsik dalam karya sastra, khususnya cerita sejarah, meliputi
tokoh/penokohan, alur, gaya bahasa, sudut pandang, latar (setting), tema dan
amanat
8. alur adalah urutan peristiwa yang berdasakan hukum sebab-akibat
9. sebuah cerita menunjuk pada pengertian tempat, hubungan waktu dan
lingkungan sosial tempat terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan.
10. a. simaklah teks sejarah dengan seksama
b. perhatikan teks strukturnya
c. carilah pokok pada setiap paragraf yang ada pada teks cerita sejarah

tersebut .
d. catatlah atau tuliskan pokok-pokok pikiran yang ada pada teks cerita sejarah
e. tuliskan rangkuman isi dan makna teks cerita sejarah tersebut.

10

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

DAFTAR PUSTAKA

Darmawati, Uti. 2015. Bahasa Indonesia Mata Pelajaran Wajib SMA/SMK/MA
Kelas XII. Klaten: Intan Pariwara.

Ilyas, Nursyam. 2011. Intisari dan Soal Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MA.
Jakarta: Bumi Aksara.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2015. Bahasa Indonesia (Ekspresi Diri
dan Akademik) SMA/MA/SMK Kelas XII Semester I. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.

Kosasih, E. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
-------------. 2004. Kompetensi Ketatabahasaan dan Kesusastraan Cermat

Berbahasa Indonesia. Bandung: Yrama Widya.
Tim Penusun. 2013. Penunjang Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk

SMA/SMK/MA Kelas XII. Jakarta. Aspirasi.

11

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

BAB II TEKS BERITA

I. Kompetensi Dasar

3.1 Memahami struktur dan kaidah teks berita, baik melalui lisan maupun tulisan
4.1 Menginterpretasi makna teks berita baik secara lisan maupun tulisan
3.2 Membandingkan teks berita baik melalui lisan maupun tulisan
4.2 Memproduksi teks berita yang koheren sesuai dengan karakteristik teks baik

secara lisan maupun tulisan
3.3 Menganalisis teks berita baik melalui lisan maupun tulisan
4.3 Menyunting teks berita, sesuai dengan struktur dan kaidah teks baik secara lisan

maupun tulisan
3.4 Mengidentifikasi karakteristik teks berita secara lisan maupun tulisan
4.4 Mengabstraksi teks berita baik secara lisan maupun tulisan
3.5 Mengevaluasi teks berita berdasarkan kaidah-kaidah baik melalui lisan maupun

tulisan
4.5 Mengonversi teks berita ke dalam bentuk yang lain sesuai dengan struktur dan

kaidah teks baik secara lisan maupun tulisan

II. Tujuan Pembelajaran

Setelah memperlajari Bab ini peserta didik diharapkan mampu:
1. Memahami, menganalisis, dan mengevaluasi teks berita.
2. Mengintepretasi, memproduksi, menyunting, mengabstraksi, dan mengonversi

teks berita.
3. Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia
4. Menunjukkan perilaku peduli kepada teman saat diskusi kelompok
5. Mengungkapkan kembali langkah-langkah membandingkan teks berita
6. Membandingkan struktur isi dan bahasa teks berita
7. Mengungkapkan kembali langkah-langkah memproduksi teks berita
8. Memproduksi teks berita yang koheren

12

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

III.Peta Konsep

TEKS BERITA

Pengertian Teks Berita

Ciri-Ciri Teks Berita

Struktur Teks Berita

Kaidah Kebahasaan Teks Berita

Langkah-langkah Memproduksi
Teks Berita

Aspek Menyunting Teks Berita

Langkah-langkah Menyunting Teks
Berita

Langkah-langkah Mengabstraksi
Teks Berita

13

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

KEGIATAN PEMBELAJARAN

A. Pengertian Teks Berita

Teks berita adalah teks yang berisi tentang segala yang terjadi di dunia yang
ditulis di meda cetak, disiarkan di radio, ditayangkan di televisi, atau di unggah
di situs. Berita berisi fakta, tetapi tidak semua fakta diangkat menjadi berita.

b. Ciri-Ciri Teks Berita yang baik dan benar

14

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

 Berita tersebut merupakan fakta dan bukan opini atau gagasan dari sang
penulis.

 Berita bukan merupakan sesuatu yang sering terjadi (unik atau jarang
ditemui).

 Aktual, perisitiwa yang diberitakan merupakan peristiwa yang baru saja
terjadi.

 Tidak ada rekayasa atau sesuai dengan aslinya.
 Memberikan waktu dan tempat yang jelas.
 Berita yang disajikan menggunakan bahasa yang menarik sehingga dapat

menarik minat pembaca sehingga tampak seperti sebuah cerita.
 Menggunakan bahasa yang baku.
 Judul berita mewakili seluruh isi berita.
 Tidak mencantumkan opini penulis pada teks berita
 Penggunaan bahasa harus mudah dimengerti oleh pembaca.
 Kronologis atau alur peristiwa diberikan secara runtut.
 Bersifat objektif.

c. Struktur Teks Berita

 Orientasi berita, merupakan pembuka tentang hal yang akan diberitakan.
 Peristiwa, merupakan tahap inti dari berita. Pada tahap ini berita

dinarasikan sedemikian rupa hingga tersaji beberapa fakta yang
dimunculkan kemudian.
 Sumber Berita, sumber berita tidak selalu berada di akhir berita, ia bisa
berada di dalam berita itu sendiri.

d. Kaidah Kebahasaan Teks Berita

15

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

Ciri atau kaidah kebahasaan teks berita adalah:
- Adanya keterangan/adverbia

Kata Keterangan /Adverbia. Keterangan dibedakan berdasarkan
perannya di dalam kalimat. Peran tersebut berupa: keterangan waktu,
keterangan tempat, keterangan tujuan, keterangan cara, keterangan
similatif, keterangan penyebaban, dan keterangan kesalingan.
- Verba transitif
Verba transitif adalah verba yang membutuhkan objek (O). Verba
transitif terdiri dari verba atau kata kerja berimbuhan sebagai berikut:
Berafiks me- Contoh: membawa, menolong, membahas. Berafiks
memper- Contoh: memperbesar, memperistri. Berafik memper-kan
Contoh: mempersoalkan. Berafiks me-i Contoh: mengurangi,
melindungi, memulai. Berafiks memper-i Contoh : memperbaiki,
memperbaharui. Berafiks me-kan Contoh : mengerjakan,
menyelesaikan
- Verba pewarta
Verba pewarta adalah kata kerja yang tidak membutuhkan
(menghindari) objek (O). Bentuk kalimat yang mengandung kata kerja
pewarta tidak bisa dipasifkan. Dalam bahasa Indonesia, verba
pewarta terdiri dari verba atau kata kerja berimbuhan sebagai berikut :
Berupa verba dasar Contoh: tenggelam. Berafiks ber- Contoh: berlari,
berpakaian. Berafisk ber-kan Contoh: berdasarkan, beralaskan.
Berafiks ter- Contoh: tersenyum, tertawa. Berafiks ke-an Contoh:
kelaparan, ketakutan.
- Verba intransitif
Verba transitif adalah verba yang membutuhkan objek (O). Verba
transitif terdiri dari verba atau kata kerja berimbuhan sebagai berikut:
Berafiks me- Contoh: membawa, menolong, membahas. Berafiks
memper- Contoh: memperbesar, memperistri. Berafik memper-kan
Contoh: mempersoalkan. Berafiks me-i Contoh: mengurangi,
melindungi, memulai. Berafiks memper-i Contoh : memperbaiki,
memperbaharui. Berafiks me-kan Contoh : mengerjakan,
menyelesaikan

16

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

- Kalimat Majemuk
Kalimat majemuk adalah kalimat yang mempunyai dua pola kalimat
atau lebih. Kalimat majemuk ini terdiri dari induk kalimat dan anak
kalimat. Cara membedakan anak kalimat dan induk kalimat yaitu
dengan melihat letak konjungsi. Induk kalimat tidak memuat konjungsi
didalamnya, konjungsi hanya terdapat pada anak kalimat. Untuk
kalimat majemuk dibedakan menjadi 4 macam:
 Kalimat Majemuk Setara
 Kalimat Majemuk Rapatan
 Kalimat Majemuk Bertingkat
 Kalimat Majemuk Campuran

- Kalimat langsung dan tidak langsung
a. Kalimat Langsung
Kalimat langsung adalah sebuah kalimat yang merupakan hasil
kutipan langsung dari pembicaraan seseorang yang sama persis
seperti apa yang dikatakannya.
 Ciri-ciri kalimat langsung:
1. Pada kalimat langsung kalimat petikan ditandai dengan tanda
petik.
2. Huruf pertama pada kalimat yang dipetik menggunakan huruf
kapital.
3. Kalimat petikan dan kalimat pengiring dipisahkan dengan tanda
baca (,) koma.
4. Kalimat langsung yang berupa dialog berurutan, harus
menggunakan tanda baca titik dua (:) di depan kalimat
langsung.
5. Pola susunan:
Pengiring, ”kutipan”
“Kutipan,” pengiring
“Kutipan,” pengiring, “kutipan”
6. Cara membaca pada kalimat kutipan intonasinya sedikit
ditekan.

Aturan menulis kalimat langsung:

17

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

Dalam menulis kalimat langsung ada beberapa hal yang harus
diperhatikan terutama penggunaan tanda baca, diantaranya adalah:
1. Bagian kalimat petikan diapit oleh tanda petik 2 (“) bukan petik 1 (‘).
2. Tanda petik penutup ditaruh setelah tanda baca yang mengakhiri

kalimat petikan.
Contoh:
Andi mengatakan, “Aku akan pergi ke sekolah besok.” (Benar)
Andi mengatakan, “Aku akan pergi ke sekolah besok”. (Salah)
“Baju itu bagus,” kata mawar (Benar)
“Baju itu bagus”, kata mawar (Salah)
3. Kalimat pengiring harus diakhiri dengan satu tanda koma, terkadang
tanda titik dua dan satu spasi apabila bagian kalimat pengiring
terletak sebelum kalimat petikan.
Contoh:
Andi bertanya, “Mau kemana kalian hari ini?”
“Mau kemana kalian hari ini?” tanya Andi. (Benar)
“Mau kemana kalian hari ini?”, tanya Andi. (Salah)
4. Jika ada 2 kalimat petikan, huruf awal pada kalimat petikan pertama
menggunakan huruf kapital. Sedangkan pada kalimat petikan kedua
menggunakan huruf kecil kecuali nama orang dan kata sapaan.
Contoh:
“Coba saja minta sama ayah,” kata ibu, “dia pasti akan
memberikannya.”
Budi mengatakan, “Sepatu yang ku pakai sepatu mahal,” padahal
kata Andre, “sepatu Budi murah.”
b. Kalimat Tidak Langsung

kalimat tidak langsung adalah kalimat yang melaporkan atau
memberitahukan perkataan orang lain dalam bentuk kalimat berita.
Ciri-ciri kalimat tidak langsung
1. Tidak menggunakan tanda petik.
2. Intonasi membacanya datar.
3. Terdapat perubahan kata ganti orang, yaitu:

Kata ganti orang ke-1 berubah menjadi orang ke-3.
“Saya”, “aku” menjadi “Dia” atau “Ia”

18

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

Kata ganti orang ke-2 berubah menjadi orang ke-1.
“kamu” “Dia” menjadi “saya”atau nama orang
Kata ganti orang ke-2 dan ke-1 jamak berubah menjadi ”kami”,
“kita” dan “mereka”
“kalian” “kami” menjadi “ “mereka” “kami”
Contoh:
Ibu berkata, “Dia adalah gadis yang baik.”
Ibu berkata bahwa Ani adalah gadis yang baik
Pak guru berkata, “Kalian harus menjadi anak yang rajin.”
Pak guru berkata bahwa kami harus menjadi anak yang rajin
4. Biasanya ditambahkan konjungsi “bahwa”.
Contoh kalimat tidak langsung:
- Bu Guru bertanya kepada kami apakah kami sudah mengerti

apa yang telah diajarkannya.
- Desta mengatakan bahwa dia berjanji akan mengantarkan

Anisa pulang ke rumah.
- Hamid menanyakan tentang kapan ayahnya pulang kepada

ibunya.
- Irwan meminta kepada Ibunya agar dia dibelikan motor baru.
- Hamid berkata bahwa dia akan pulang terlambat.
- Deni mengatakan bahwa saya harus membatunya

menyelesaikan tugas.
2. Kategori Sintaksis

a. Kata
- Verba (kata kerja)
- Adjektif (kata sifat)
- Adverbia (kata keterangan)
- Nomina (kata benda)
- Preposisi (kata depan: dari, dengan, di, dan ke)
- Konjungsi (kata penghubung: (konjungsi koordinatif= penghubung
antarkata atau klausa) dan (konjungsi subordinatif= penghubung
anak dan induk kalimat))
- Interjeksi( kata seru)

19

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

- Partikel (kata yang tidak dapat diturunkan(afiks): partikel inkar: tak,
partikel penegas: lah, partikel tanya: kah, tah))

b. Kelompok kata
- Nomina
- Verba
- Adjektiva
- Adverbia
- preposisi

3. Fungsi Sintaksis Unsur Kalimat
- Subjek (S),
- Predikat (P),
- objek (O),
- pelengkap (P1),
- keterangan (K),

4. Peran semantis unsur kalimat
- Pelaku
- Perbuatan
- Sasaran
- Peruntung
- keterangan

e. Langkah-langkah Memproduksi Teks Berita

Langkah-langkah memproduksi teks berita sebagai berikut:
1. Temukan peristiwa atau kejadian
2. Pencarian sumber berita
3. Lakukan wawancara
4. Pencatatan informasi penting
5. Penyusunan berita

20

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

e. Aspek-aspek Menyunting Teks Berita
Aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam menyunting teks berita:

1. Ketepatan penulisan huruf, kata, lambang, serta ketepatan penggunaan
tanda baca.

2. Keteptan penggunaan kata-kata untuk mengungkapkan suatu maksud
sesuai dengan situasi atau kondisi.

3. Keefektifan kalimat untuk mewakili gagasan atau pendapat penulis.

f. Langkah-langkah Menyunting Teks Berita
Berikut langkah-langkah menyunting berita:

1. Membaca kalimat untuk menemukan kesalahan ejaan, pilihan kata, dan
pola kalimat.

2. Membetumemeriksa keterpaduan paragraf.lkan kesalahan penggunaan
ejaan, mengganti kata yang tidak tepat, dan memperbaiki kalimat yang
tidak tepat.

3. Membetulkan kalimat yang tidak tepat dengan cara menambah,
mengurangi, dan mengubah susunan pola kalimat menjadi kalimat yang
baku.

g. Cara Mengabstraksi Teks Berita
Berikut langkah-langkah mengabstraksi teks berita:

1. Membaca paragraf dengan cermat dan teliti.
2. Mencatat gagasan-gagasan penting di setiap paragraf.
3. Susun dan mengembangkan inti sari tulisan gagasan paragraf tersebut.

21

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

h. Tugas

Lakukan tugas berikut!
1. Amati peristiwa atau kejadian yang terjadi di sekitar anda yang berkaitan
dengan dunia pendidikan!
2. Pilih salah satu berita yang menarik dan layak diberitakan!
3. Lakukan pengamatan terhadap berita yang dipilih!
4. Susunlah pokok-pokok berita berdasarkan pengamatan yang telah
dilakukan oleh kelompok Anda!
5. Susunlah judul, kepala, tubuh berita berdasarkan pokok berita yang
ditemukan!
6. Susunlah berdasarkan struktur teks berita yang tepat!

i. Tes
Jawablah pertanyaan berikut dnegan jelas dan benar!

1. Struktur teks berita yang berfungsi memberikan gambaran umum
disebut… .

2. Pernyataan pendapat dalam sebuah teks berita dapat dianggap
sebagai…teks berita.

3. Struktur yang bersifat opsional berarti….
4. Struktur dalam teks berita yang bersifat opsional adalah struktur yang

bernama… .
5. Penjelasan detail dari pernyataan pendapat terdapat pada struktur … .
6. Kaidah teks berita diarahkan pada dua hal yaitu kaidah…. dan… .
7. Kaidah berita yang menyatakan bahwa berita harus bersifat informatif

berarti…
8. Berita yang baik harus menggunakan bahasa ilmiah. Ciri-ciri bahasa

ilmiah antara lain… .
9. Gaya bahasa teks berita tidak diperkenankan karena teks berita

bukanlah karya… .… .
10. Apakah berita harus bersifat faktual?

22

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

JAWABAN
1. Teras berita
2. Tambahan
3. Tidak harus ditulis dalam teks, bersifat pilihan
4. Penutup
5. Tubuh berita
6. Isi, bahasa
7. Harus berisi informasi aktual dan faktual dan menggunakan bahasa yang

ilmiah/ baku
8. Sesuai EYD
9. Menggunakan kata-kata baku Sastra
10. Ya, karena bersifat ilmiah, teks berita harus bersifat faktual/ nyata.

23

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

DAFTAR PUSTAKA

Darmawati, Uti. 2015. Bahasa Indonesia Mata Pelajaran Wajib SMA/SMK/MA
Kelas XII. Klaten: Intan Pariwara.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2015. Bahasa Indonesia (Ekspresi Diri
dan Akademik) SMA/MA/SMK Kelas XII Semester I. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.

Kosasih, E. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
-------------. 2004. Kompetensi Ketatabahasaan dan Kesusastraan Cermat

Berbahasa Indonesia. Bandung: Yrama Widya.
Purwandari, Retno. 2012. Buku Pintar Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Familia
Tim Penusun. 2013. Penunjang Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk

SMA/SMK/MA Kelas XII. Jakarta. Aspirasi.

24

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

BAB III TEKS IKLAN

I. Kompetensi Dasar

3.1 Memahami struktur dan kaidah teks cerita sejarah, berita, iklan,
editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel baik melalui lisan maupun tulisan

4.1 Menginterpretasi makna teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan
cerita fiksi dalam novel baik secara lisan mupun tulisan

3.2 Membandingkan teks iklan baik melalui lisan maupun tulisan
4.2 Memproduksi teks anekdot, eksposisi, laporan hasil observasi, iklan, dan

negosiasi yang koheren sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat
baik secara lisan mupun tulisan
3.3 Menganalisis teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi
dalam novel baik melalui lisan maupun tulisan
4.3 Menyunting teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi
dalam novel sesuai dengan struktur dan kaidah teks baik secara lisan maupun
tulisan
3.4 Mengevaluasi teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi
dalam novel baik secara lisan maupun tulisan
4.4 Mengabstraksi teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi
dalam novel baik secara lisan maupun tulisan

II. Tujuan Pembelajaran

Setelah memperlajari Bab ini peserta didik diharapkan mampu:
1. Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia
2. Menunjukkan perilaku jujur dalam mengerjakan tugas pembelajaran
3. Mengungkapkan kembali struktur teks iklan
4. Mengungkapkan kembali kaidah teks iklan
5. Menjelaskan makna teks iklan

25

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

III. Peta Konsep

Teks Iklan

Fungsi Teks Struktur Ciri- Ciri Jenis Teks
Iklan Teks Iklan Kebahasaan Iklan

Teks Iklan

Ciri-Ciri Berdasarkan Berdasarkan
Teks Iklan Bentuk Jenis

Berdasarkan
Isi

26

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

KEGIATAN PEMBELAJARAN

A. Pengertian Teks Iklan

Teks iklan merupakan salah satu media promosi yang efektif dalam
memasarkan berbagai produk kepada konsumen karena daya jangkauannya
yang luas dan masif. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan suatu produk,
baik barang maupun jasa kepada masyarakat, guna menarik perhatian
masyarakat untuk mengenali, membeli, hingga mengonsumsi atau
menggunakan produk yang diiklankan.
Iklan berasal dari bahasa Arab I’lan, lalu diadopsi ke dalam bahasa Indonesia
yaitu jenis tulisan yang berisi pengumuman, pariwara, atau promosi mengenai
suatu produk barang atau jasa.

b. Fungsi Teks Iklan
Fungsi Teks Iklan

1. Sebagai informasi (menyampaikan info produk baru, ciri-ciri, dan lain-
lain).

2. Sebagai persuasi (mengarahkan konsumen untuk membeli).

27

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

3. Sebagai reminder (iklan mengingatkan konsumen tentang produk
tertentu agar selalu menggunakan produk tersebut).

c. Ciri-ciri Teks Iklan
Karakteristik atau ciri-ciri teks iklan sebagai berikut:

1. Bersifat informatif fan komunikatif
2. Tersusun secara objektif dan jujur.
3. Ditulis secara singkat, padat, jelas, dan mudah dipahami.
4. Tidak menyinggung pihak lain.
5. Menarik erhatian banyak orang.

d. Struktur Teks Iklan
Struktur Teks Iklan

1. Judul, terletak di bagian paling atas dari teks iklan, tetapi tidak semua
iklan mencantumkan judul, sebagian teks iklan meletakkan nama produk
di bagian paling atas.

2. Nama produk, berisi nama produk yang diiklankan.
3. Penjelasan tentang produk, berisi deskripsi produk yang diiklankan,

seperti spesifikasi, cara mendapatkan produk yang diiklankan, alamat,
dan nomor telepon yang dapat dihubungi.

e. Ciri Kebahasaan Teks Iklan
Ciri Kebahasaan Teks Iklan
1. Menggunakan Slogan

Slogan adalah perkataan atau kalimat yang menarik, mencolok dan
mudah diingat untuk menyampaikan sesuatu. Dalam iklan, slogan adalah
pernyataan atau susunan kata tertentu yang menjelaskan singkat suatu
produk barang atau jasa layanan agak mudah dingat oleh publik. Kalimat
slogan harus kreatif dan tidak ketinggal zaman agar masyarakat mudah
mengingatnya.

28

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

2. Kalimat Persusif
Kalimat persuasif adalah kalimat yang bertujuan meyakinkan dan
membujuk pembaca agar melaksanakan atau menerima gagasan
penulis terhadap suatu hal. Terdapat beberapa kalimat persuasif yang
terdapat pada iklan produk tersebut, salah satunya adalah : "murah,
cepat dan handal".

3. Menggunakan Subjek Orang Pertama
Teks iklan biasanya menggunakan subjek orang pertama tunggal atau
jamak, seperti aku, saya, dan kami untuk mengganti pihak atau instansi
pemasang iklan. Subjek yang digunakan pada teks iklan tersebut adalah
subjek orang pertama jamak, yaitu kami.

f. Jenis Teks Iklan Berdasarkan Bentuk
Beberapa iklan ada yang berbentuk kelompok kata, klausa, atau kalimat
saja. Cermati iklan berikut ini.
1. Iklan berbentuk kelompok kata misalnya pada iklan Iklan tersebut

merupakan iklan yang berbentuk kelompok kata. Kelompok kata adalah
gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif. Jika diurai,
kalian bisa mengamati bahwa struktur teks iklan ini hanya berisi tubuh
iklan (yang terdiri atas dua kelompok kata benda: Manfaat terlengkap
dan bagi pekerja) dan nama pengiklan.
2. Iklan berbentuk kalimat. Struktur teks iklan ini hanya berisi tubuh iklan
(yang berupa kalimat lengkap yang terdiri atas Subjek, Predikat, Objek,
dan Keterangan). Misalnya PT Jamsostek (persero) siap menjadi BPJS
ketenagakerjaan 1 Januari 2014.
3. Iklan berbentuk kelompok kata dan kalimat. Struktur teks iklan ini hanya
berisi tubuh iklan (yang berupa kalimat tunggal yang terdiri atas Subjek,
Predikat, dan Objek) dan justifikasi (yang berupa kalimat tak lengkap
yang terdiri atas Subjek, Predikat, dan Keterangan). Contoh : Tubuh
iklan : Kekuatan menopang negeri. Justifikasi : Semen Gresik kokoh tak
tertandingi

29

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

g. Jenis Teks Iklan Berdasarkan Jenis

Bedasarkan tujuanya iklan dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
1. Iklan komersial adalah iklan yang bertujuan untuk mendukung kampanye

pemasaran suatu produk atau jasa.
2. Iklan Nonkomersial biasa disebut juga sebagai Iklan Sosial atau Iklan

Layanan Masyarakat. Iklan layanan masyarakat ini tidak bertujuan untuk
menawarkan barang dan jasa.

h. Jenis Teks Iklan Berdasarkan Isi

Berdasarkan isinya, iklan televisi ada tiga jenis:
 Iklan spot (berisi informasi tentang produk dari suatu perusahaan untuk

mencapai penjualan yang maksimal, bersifat komersial murni, bertujuan
untuk merangsang minat pembeli atau pemakai);
 Iklan tidak langsung (berisi tentang produk atau pesan tertentu dari suatu
perusahaan atau lembaga pemerintah yang disampaikan secara tidak
langsung ke dalam materi program siaran);
 Layanan masyarakat (berisi informasi tentang suatu kegiatan atau
pesan-pesan sosial untuk menarik perhatian maksimal pemirsa agar
berpartisipasi dan bersimpati terhadap kegiatan atau masalah tertentu).

i. Langkah-langkah Menganalisis Teks Iklan
Langkah langkah analisis teks iklan
1. Mengindentifikasi struktur isi teks iklan.
2. Menganalisis ada tidaknya penggunaan slogan.
3. Mengindentifikasi penggunaan gaya bahasa yang bersifat ajakan,

memuji, atau adanya perulangan bunyi.

30

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

4. Menganalisis tampilan dan desain iklan. Kegiatan ini dapat menganalisis
unsur pendukung seperti gambar, warna, gaya tulisan, dan yang
berkaitan dengan desain.
Didalam teks iklan terdapat fakta dan opini.

 Fakta adalah pristiwa yang kenyataanya tidak diragukan, fakta dalam
iklan mencakup identitas produk yang ditawarkan, komposisi, kegunaan,
dan sarana penggunaan secara lengkap. Selain mengandung fakta
produk.

 Iklan juga mengandung opini. Opini merupakan kalimat yang digunakan
untuk menarik minat pembeli. Opini disajikan dengan bahasa yang
persuasif.

j. Tugas
Soal
Buatlah iklan niaga dan iklan jasa kemudian analisislah berdasarkan
struktur teks iklan, kemudian abstraksikan iklan tersebut!

k. Tes

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
1. Apa yang dimaksud dengan iklan?
2. Sebutkan iklan menurut jenisnya!
3. Jelaskan apa yang kalian ketahui tentang fakta dan opini?
4. Apa yang Anda ketahui tentang pariwara?
5. Bagaimana penggunaan bahasa dalam iklan?
6. Sebutkan langkah-langkah menganalisis teks iklan!
7. Sebutkan jenis teks iklan berdasarkan isi!
8. Jelaskan struktur teks iklan!
9. Buatlah sebuah teks iklan layanan masyarakat dengan menggnakan

bahasa sendiri!
10. Sebutkan unsur-unsur teks iklan!

31

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

JAWABAN

1. Pemberitahuan pada khalayak ramai tentang pengumuman, pariwara,
atau promosi mengenai suatu produk barang atau jasa.

2. Iklan komersial adalah iklan yang bertujuan untuk mendukung kampanye
pemasaran suatu produk atau jasa.
Iklan Nonkomersial biasa disebut juga sebagai Iklan Sosial atau Iklan
Layanan Masyarakat. Iklan layanan masyarakat ini tidak bertujuan untuk
menawarkan barang dan jasa.

3. Fakta adalah pristiwa yang kenyataanya tidak diragukan, fakta dalam
iklan mencakup identitas produk yang ditawarkan, komposisi, kegunaan,
dan sarana penggunaan secara lengkap. Selain mengandung fakta
produk.
Iklan juga mengandung opini. Opini merupakan kalimat yang digunakan
untuk menarik minat pembeli. Opini disajikan dengan bahasa yang
persuasif.

4. Bagian penting dalam mempromosikan atau menawarkan suatu barang
atau jasa.

5. - Menggunakan kalimat persuasif yang berarti membujuk atau memberi
daya tarik pada barang atau jasa yang di promosikan.

- Menjelaskan keunggulan (special features) barang atau jasa tersebut.
- Menggunakan bahasa yang familiar atau bahasa yang biasa digunakan

oleh masyarakat.
- Menggunakan istilah-istilah unik.
- Menggunakan kata-kata kutipan yang berasal dari sumber lain.
- Menggunakan produk sebagai topik utama dalam penulisan iklan.
- Menggunakan istilah-istilah asing.
- Menggunakan padanan kata atau perbandingan dalam penulisan iklan.
- Tidak bersifat menjatuhkan produk lain.
- Tidak menyinggung produk lain.
- Menggunakan bahasa yang sopan.
- Tidak memasukan unsur-unsur yang akan menimbulkan konfrontasi.
- Tidak memasukan unsur-unsur yang berbau kekerasan dan pornografi.
- Menggunakan kata-kata peringatan dalam pemakaian produk jika perlu.

32

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

- Memberikan gambaran yang jelas tentang produk.
6. - Mengindentifikasi struktur isi teks iklan.

- Menganalisis ada tidaknya penggunaan slogan.
- Mengindentifikasi penggunaan gaya bahasa yang bersifat ajakan,

memuji, atau adanya perulangan bunyi.
- Menganalisis tampilan dan desain iklan. Kegiatan ini dapat

menganalisis unsur pendukung seperti gambar, warna, gaya tulisan,
dan yang berkaitan dengan desain.
7. a. Iklan spot (berisi informasi tentang produk dari suatu perusahaan

untuk mencapai penjualan yang maksimal, bersifat komersial murni,
bertujuan untuk merangsang minat pembeli atau pemakai);
b. Iklan tidak langsung (berisi tentang produk atau pesan tertentu dari
suatu perusahaan atau lembaga pemerintah yang disampaikan secara
tidak langsung ke dalam materi program siaran);
c. Layanan masyarakat (berisi informasi tentang suatu kegiatan atau
pesan-pesan sosial untuk menarik perhatian maksimal pemirsa agar
berpartisipasi dan bersimpati terhadap kegiatan atau masalah
tertentu).
8. Struktur Teks Iklan
a. Judul, terletak di bagian paling atas dari teks iklan, tetapi tidak semua
iklan mencantumkan judul, sebagian teks iklan meletakkan nama
produk di bagian paling atas.
b. Nama produk, berisi nama produk yang diiklankan.
c. Penjelasan tentang produk, berisi deskripsi produk yang diiklankan,
seperti spesifikasi, cara mendapatkan produk yang diiklankan, alamat,
dan nomor telepon yang dapat dihubungi.
9. Kebijaksanaan guru
10. Perhatian ( attention), minat (interest), keinginan (desire), rasa
percaya (conviction), tindakan (action).

33

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

DAFTAR PUSTAKA

Darmawati, Uti. 2015. Bahasa Indonesia Mata Pelajaran Wajib SMA/SMK/MA
Kelas XII. Klaten: Intan Pariwara.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2015. Bahasa Indonesia (Ekspresi Diri
dan Akademik) SMA/MA/SMK Kelas XII Semester I. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.

Kosasih, E. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
-------------. 2004. Kompetensi Ketatabahasaan dan Kesusastraan Cermat

Berbahasa Indonesia. Bandung: Yrama Widya.
Tim Penusun. 2013. Penunjang Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk

SMA/SMK/MA Kelas XII. Jakarta. Aspirasi.

34

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

LATIHAN ULANGAN AKHIR
SEMESTER GANJIL

Pilihlah jawaban yang paling benar!

1. Struktur teks cerita sejarah orientasi terdapat dalam teks berikut ini ….

a. Hari buruh, yang dikenal juga dengan sebutan May Day, diperingati

setiap 1 Mei. Di beberapa Negara, Hari Buruh dijadikan hari libur

tahunan, yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk

merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.

b. Demonstrasi besar yang berlangsung sejak April 1886, dari waktu ke

waktu pendukungnya semakin banyak. Demonstrasi menjalar ke

berbagai kota, seperti Chicago, New York, Detroit, Loisville, dan

Baltimore. …

c. Peristiwa monumental yang menjadi puncak dari persatuan gerakan

buruh dunia adalah penyelenggaraan Kongres Buruh Internasional

tahun 1889. Kongres yang dihadiri ratusan delegasi dari berbagai

negeri dan memutuskan delapan jam per hari menjadi tuntutan utama

kaum buruh seluruh dunia. …

d. Delapan jam per hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah

ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui

konvensi ILO No. 01 tahun 1919 dan Konvensi No. 47 tahun 1935. …

e. Rangkaian demonstrasi yang terjadi pada saat itu, tdak hanya terjadi

di Amerika Serikat. Bahkan menurut Rosa Luxemburg (1894),

demonstrasi yang menuntut pengurangan jam kerja tersebut

sebenarnya diinspirasikan oleh demonstrasi serupa yang terjadi

sebelumnya di Australia pada tahun 1856. …

2. Simaklah kutipan cerita sejarah berikut dengan baik! (untuk soal no. 2-3)

Delapan jam per hari atau 40 jam/minggu (lima hari kerja) telah

ditetapkan menjadi standar perburuhan internasional oleh ILO melalui

konvensi ILO No. 01 tahun 1919 dan Konvensi No. 47 tahun 1935.

Ditetapkannya konvensi tersebut merupakan suatu pengakuan

internasional yang secara tidak langsung merupakan buah dari

perjuangan kaum buruh sedunia untuk mendapatkan pekerjaan yang

layak. Penetapan 8 jam per hari sebagai salah satu ketentuan pokok

dalam hubungan industrial perburuhan adalah penanda berakhirnya

bentuk kerja paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik

hubungan industrial.

Kutipan tersebut merupakan struktur …

a. Orientasi b. peristiwa c. sumber d. reorientasi e. kesimpulan

35

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

3. Berikut ini merupakan deretan nomina yang tepat….

a. perburuhan, pengakuan, pekerjaan, perjuangan

b. perburuhan, berakhirnya, pekerjaan, perjuangan

c. perburuhan, pengakuan, bersembunyi, perjuangan

d. perburuhan, merupakan, pekerjaan, perjuangan

e. perburuhan, pengakuan, pekerjaan, ditetapkannya

4. Simaklah kutipan kalimat berikut! (untk soal no. 4-5)

Penetapan 8 jam per hari sebagai salah satu ketentuan pokok dalam

hubungan industrial perburuhan adalah penanda berakhirnya bentuk

kerja paksa dan perbudakan yang bersembunyi di balik hubungan

industrial.

Kalimat tersebut jika diuraikan menurut jabatannya adalah ….

a. SPO b. SPOK c. SP d. PS e. SPK

5. Kata “penetapan” merupakan bentuk ….

a. Konfiks b. Simulfiks c. Afiks d. Sufiks e. Infiks

6. “Tuntutan kaum buruh ini bermula sejak era industri di awal abad ke-19”.

Jika diperhatikan konjungsinya pernyataan tersebut merupakan kalimat

….

a. Simpleks b. Kompleks c. Imperatif d. Interogatif e. tak langsung

7. Simaklah kutipan teks cerita sejarah berikut dengan saksama!

FIFA WORLD CUP

…..

ECAFE dibentuk pada 28 Mei 1947 yang kemudian diubah menjadi

ESCAP (Economic Commission for Asia and the Far East), Colombo

plan, dan KAA (Konferensi Asia Afrika) Peristiwa Pembentukan

ASEAN….

Hingga batas akhir pendaftaran, FIFA tidak menerima satu pun

konfirmasi keikutsertaan Negara di Eropa. Bahkan, pada dua bulan

sebelum Piala Dunia digelar, pesertanya masih berjumlah sembilan

Negara.

Perbedaan isi pada kedua teks tersebut adalah ….

a. Wacana pertama membicarakan perubahan nama dari ESCAP

menjadi ECAFE; sedang wacana kedua membahas tentang FIFA

yang tidak menerima satu pun konfirmasi keikutsertaan Negara di

Eropa hingga batas akhir pendaftaran.

b. Wacana pertama membicarakan perubahan nama dari ECAFE

menjadi ESCAP; sedang wacana kedua membahas tentang FIFA

yang telah menerima satu pun konfirmasi keikutsertaan Negara di

Eropa hingga batas akhir pendaftaran.

c. Wacana pertama membicarakan perubahan nama dari ECAFE

menjadi ESCAP; sedang wacana kedua membahas tentang FIFA

yang menerima beberapa konfirmasi keikutsertaan Negara di Eropa

hingga batas akhir pendaftaran.

36

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

d. Wacana pertama membicarakan perubahan nama dari ESCAP

menjadi ECAFE; sedang wacana kedua membahas tentang FIFA

yang tidak menerima satu pun konfirmasi keikutsertaan Negara di

Eropa hingga batas akhir pendaftaran.

e. Wacana pertama membicarakan perubahan nama dari ECAFE

menjadi ESCAP; sedang wacana kedua membahas tentang FIFA

yang tidak menerima satu pun konfirmasi keikutsertaan Negara di

Eropa hingga batas akhir pendaftaran.

8. Susunlah kalimat berikut menjadi sebuah paragraf yang padu! (soal no.

8-9)

(1) Di setiap generasi, selalu saja muncul gelombang penggemarnya.

(2) Salah satu kompetisi akbar yang sayang untuk dilewatkan adalah

Piala Dunia. (3) Baik itu dipandang sebagai olahraga kesukaan maupun

sekadar tontonan untuk hiburan, sepak bola tidak pernah habis untuk

dinikmati. (4) Pesona sepak bola sebagai salah satu olahraga paling top

sejagat memang tak pernah pudar.

Paragraf yang kohesif dan koheren terdapat dalam ….

a. (1), (2), (3), (4) c. (4), (1), (3), (2) e.(4), (2), (1), (3)

b. (1), (2), (4), (3) d. (4), (1), (2), (3)

9. “Di setiap generasi, selalu saja muncul gelombang penggemarnya”.

Analisis kalimat tersebut yang sesuai dengan jabatannya adalah

sebagai berikut …

a. KSP b. KPS c. KKS d. SPK e. SKP

10. Bacalah kutipan teks berikut dengan baik!

Lagu Indonesia Raya, lagu kebangsaan Bangsa Indonesia,

berkumandang dua kali di Stadion Tianhe.

Kalimat tersebut terdapat nomina ….

a. Koordinatif c. Apositif e. Menambahkan

b. Modifikatif d. Majemuk

11. Kalimat yang terdapat pada nomor 10, terdapat frasa sejumlah ….

a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5

12. Simaklah kutipan kalimat berikut! (untuk soal no. 12-13)

Hadiah Nobel dianugerahkan setiap tahun kepada ilmuwan yang telah

melakukan kontribusi luar biasa ke masyarakat.

Frasa nomina modifikatif terdapat dalam ….

a. Hadiah Nobel c. kepada ilmuwan e. ke masyarakat

b. setiap tahun d. telah melakukan

13. Kelompok kata “telah melakukan” merupakan frasa ….

a. kata kerja apositif c. keta kerja eksosentrik e. nomina apositif

b. kata kerja endosentrik d. nomina modifikatif

14. Simaklah kalimat berikut ini!

Mereka pasti membuat karya yang lebih baik lagi pada tahun

mendatang.

Dalam kalimat tersebut terdapat kata kerja ….

37

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

a. Apositif c. Koordinatif e. Memilih

b. Modifikatif d. Menambahkan

15. Simaklah kalimat berikut!

Orang itu merusak dan menghancurkan tempat tinggalnya sendiri.

Dalam kalimat tersebut terdapat verba ….

a. Apositif c. Koordinatif e. Memilih

b. Modifikatif d. Menambahkan

16. Bacalah kutipan paragraf cerita sejarah berikut dengan saksama! (untuk

soal no.17-18)

Mata uang rupiah bukanlah satu-satunya mata uang yang pernah

berlaku di Indonesia. Kerajaan Mataran lama, Sriwijaya, dan Majapahit

telah mengenal dan menggunakan berbagai tipe “uang” yang umumnya

berupa logam. Setelah kedatangan penjajah di Indonesia pun, Indonesia

telah mengenal berbagai macam mata uang, termasuk sen dan gulden

yang diterbitkan oleh De Javasche Bank khusus untuk dipergunakan di

Hindia Belanda (Indonesia saat itu).

Struktur dalam kutipan teks tersebut adalah ….

a. Orientasi c. Reorientasi e. abstraksi

b. Peristiwa d. sumber berita

17. Ciri bahasa yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah terdapat ….

a. verba modifikatif c. nomina koordinatif e.verba koordinatif

b. verba apositif d. nomina apositif

18. Bacalah kutipan teks berikut dengan baik!

Ia mengatakan, penelitian membutuhkan waktu yang cukup panjang dan

biaya tak sedikit. Ratusan dokter juga telah mengikuti diklat saintifikasi

jamu. Para dokter ini kemudian bisa praktik di klinik Saintifikasi Jamu

Hortus Medikus tersebut. Di klinik ini para dokter akan meresepkan jamu

pada pasien yang umumnya mengeluhkan sakit hepertensi, radang

sendi, dan penyakit degeneratif. Jika penyakitnya cukup kompleks,

pasien akan dirujuk ke rumah sakit.

Kutipan tersebut merupakan struktur ….

a. peristiwa c. sumber e. Reorientasi

b. latar belakang peristiwa d. Orientasi

19. Bacalah kalimat berikut!

Kecepatannya 505 kilometer per jam.

Pernyataan tersebut merupakan ….

a. kalimat kompleks c. kalimat imperatif e. kelompok kata

b. kalimat interogatif d. klausa

20. Perhatikan kalimat berikut!

Duta Besar Amerika Serikat untuk Jepang Caroline Kennedy sedang ke

Gunung Fuji.

Pada kalimat tersebut jika dianalisis menurut fungsinya adalah ….

a. SP b. SKP c. SPK d. SPO e. SOP

38

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

21. Simaklah kalimat berikut!

Kereta api ini canggih sekali.

Pada kalimat tersebut jika dianalisis menurut fungsinya adalah ….

a. SK b. SO c. SP d.PS e.OS

22. Bacalah kutipan teks berikut dengan baik!

Sampai jauh malam setelah pengumuman turun tahta raja itu pada

Senin, ribuan orang memenuhi Lapangan Puerta Del Sol, Madrid.

Serangkaian demonstrasi juga diadakan di kota-kota besar di seluruh

negeri.

Struktur teks dalam kutipan tersebut merupakan ….

a. Orientasi c. sumber berita e. abstraksi

b. Peristiwa d. latar cerita

23. Kelompok kata “di seluruh negeri” merupakan jenis frase ….

a. Nomina c. Preposisional e. Subjektif

b. Verba d. Adverbial

24. Bacalah kutipan berikut dengan teliti!

“Mereka telah menabrak kapal-kapal Pemerintah Tiongkok sebanyak

1.416 kali,” ungkap pernyataan tertulis Kemlu RRT, Senin (9/6).

Kata “menabrak” merupakan jenis verba….

a. Apositif c. Koordinatif e. Transitif

b. Modifikatif d. Intransitif

25. Perhatikan kutipan kalimat berikut ini!

Dia mengangkat kursi itu tanpa bantuan saya.

Frase “tanpa bantuan saya” merupakan kelompok kata ….

a. keterangan penyerta d. keterangan alat

b. keterangan tujuan e. keterangan waktu

c. keterangan syarat

26. Bacalah kalimat berikut dengan baik!

Siswa yang mempunyai rata-rata nilai 8 mendapat beasiswa.

Pada kalimat tersebut terdapat keterangan ….

a. tujuan b. syarat c. aposisi d. pewatas e.penyerta

27. Bacalah kutipan kalimat berikut!

Siswa kelas XII mengerjakan tugas pelajaran bahasa Indonesia secara

mandiri.

Pada kalimat tersebut terdapat keterangan ….

a. tujuan b. cara c. aposisi d. pewatas e. penyerta

28. Bacalah kutipan paragraf berikut dengan baik!

Proses uji sampel makanan dan minuman yang dijual di sekitar

Kompleks Pasar Ngemplak, Kota Tulungagung itu sendiri

diselenggarakan secara gratis. Menggunakan satu unit mobil

laboratorium keliling, setiap konsumen maupun pedagang diberi

kesempatan untuk memeriksakan bahan pangan yang baru dibelinya

tanpa dipungut biaya sepeser pun. Selain layanan gratis itu,

pemeriksaan secara “jemput bola” juga dilakukan petugas dengan

39

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

mengambil beberapa sampel makanan/bahan pangan yang dijual di
dalam Pasar Ngemplak. Hal itu tentu produsen makanan kecil dan cepat
saji akan segera jera; mengingat di dalam bahan makanan tersebut
banyak kandungan yang tidak ramah pada tubuh.
Kalimat penjelas yang tidak padu dalam kutipan tersebut adalah ….
a. Selain layanan gratis itu, pemeriksaan secara “jemput bola” juga

dilakukan petugas dengan mengambil beberapa sampel
makanan/bahan pangan.
b. pemeriksaan secara “jemput bola” juga dilakukan petugas dengan
mengambil beberapa sampel makanan/bahan pangan yang dijual di
dalam Pasar Ngemplak.
c. Hal itu tentu produsen makanan kecil dan cepat saji akan segera jera;
mengingat di dalam bahan makanan tersebut banyak kandungan
yang tidak ramah pada tubuh.
d. Proses uji sampel makanan dan minuman yang dijual di sekitar
Kompleks Pasar Ngemplak, Kota Tulungagung itu sendiri
diselenggarakan secara gratis.
e. Setiap konsumen maupun pedagang diberi kesempatan untuk
memeriksakan bahan pangan yang baru dibelinya tanpa dipungut
biaya sepeser pun.
29. Ide pokok yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah ….
a. “Jemput bola” dilakukan petugas dengan mengambil beberapa
sampel makanan/bahan pangan.
b. Pemeriksaan secara “jemput bola” dilakukan petugas dengan
mengambil sampel makanan/bahan pangan.
c. Produsen makanan kecil dan cepat saji akan segera jera; mengingat
kandungan yang tidak ramah pada tubuh.
d. Proses uji sampel makanan dan minuman sekitar Kompleks Pasar
Ngemplak, Tulungagung diselenggarakan secara gratis.
e. Setiap konsumen maupun pedagang diberi kesempatan untuk
memeriksakan bahan pangan tanpa dipungut biaya sepeser pun.
30. Fungsi sosial teks berita tersebut adalah ….
a. Memberitahukan kepada konsumen agar hati-hati terhadap
makanan/produk pangan yang dijual bebas oleh pedagang.
b. Memberitahukan kepada produsen makanan agar memproduksi
makanan yang bermanfaat bagi tubuh.
c. Memberitahukan kepada masyarakat agar hati-hati terhadap
berbagai produk makanan yang dijual di sekeliling kita.
d. Memberitahukan kepada pedagang agar tidak membeli jenis
makanan yang mengandung bahan pengawet ramah lingkungan.
e. Memberitahukan kepada anak-anak kecil agar tidak mengonsumsi
jenis makanan yang terdapat bahan pengawet.

40

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

31. Perhatikan kutipan berikut dengan baik!

Tak lama kemudian, muncul kabar bahwa sumber air minum itu akan

diberi racun oleh tentara Jepang.

Kata ganti berikut yang termasuk pronominal persona adalah ….

a. Ini b.itu c.di sana d. mereka e.siapa

32. Unsur-unsur yang tidak terdapat dalam teks cerita sejarah adalah ….

a. Tokoh d. nama peristiwa

b. kalimat persuasi e. waktu terjadinya peristiwa

c. tempat terjadinya peristiwa

33. Bacalah teks cerita sejarah berikut dengan saksama!

Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh pengibaran bendera Belanda Merah-

Putih-Biru di Hotel Yamato oleh tentara Inggris, sehingga menyulut

berkobarnya bentrokan-bentrokan bersenjata antara pasukan Inggris dan

badan-badan perjuangan yang dibentuk oleh rakyat. Bentrokan-

bentrokan bersenjata dengan tentara Inggris di Surabaya memuncak

dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Malaby (pimpinan tentara Inggris

untuk Jawa Timur) pada 30 Oktober 1945.

Pernyataan berikut yang sesuai dengan kutipan tersebut adalah ….

a. Bentrokan-bentrokan bersenjata dengan tentara Inggris di Surabaya

memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Malaby.

b. Brigadir Jenderal Malaby (pimpinan tentara Indonesia untuk Jawa

Timur) pada 30 Oktober 1945 terbunuh .

c. Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh pengibaran bendera Belanda

Merah-Putih-Biru di Hotel Yamato oleh tentara Inggris berakhir

damai.

d. Pengibaran bendera Belanda Merah-Putih-Biru tidak menyulut

berkobarnya bentrokan bersenjata antara Inggris dan rakyat.

e. Bentrokan-bentrokan bersenjata antara pasukan Inggris dan badan-

badan perjuangan yang dibentuk oleh rakyat terjadi pada tanggal 31

Oktober 1945.

34. Kalimat yang di dalamnya terdapat kata tidak baku adalah….

a. Atlet-atlet Indonesia memenangkan berbagai pertandingan

internasional.

b. Pagi itu Bapak Presiden meresmikan kilang minyak di lepas pantai.

c. Seorang dokter selain bertugas di rumah sakit ia pun bisa

mengadakan praktek di rumah.

d. Dalam segi pengadaan dana, sebenarnya TVRI mempunyai bebrapa

fasilitas yang menguntungkan.

e. Peledakan jumlah penduduk di kota-kota besar pada umumnya

disebabkan oleh urbanisasi.

41

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

35. Yang termasuk kalimat majemuk bertingkat menyatakan syarat

adalah….

a. Anak akan mempunyai kepandaian yang luar biasa asalkan didukung

intelegensi dan gizi yang baik.

b. Dia mendirikan perusahaan itu ketika masuk kuliah tingkat tiga.

c. Fitri belajar di kamarnya sedangkan Hendra di ruang tamu.

d. Dia ingin melanjutkan ke UT atau kuliah di perguruan tinggi swasta

yang baik.

e. Ariani meletakan tangannya di atas kemudi sambil menyayi-nyayi

kecil.

36. Kalimat aktif intransitif terdapat dalam kalimat….

a. Semua pelajar menjalankan Ulangan umum semester ke satu.

b. Negara Indonesia berdasarkan Pancasila.

c. Noval makan dengan terburu-buru.

d. Pencuri itu dikenakan sanksi yang kuat.

e. Sebelum menjawab soal, berdoalah.

37. Berdasarkan hasil penelitian, air tersebut pada jangka waktu satu

bulan…diendapkan akan berwarna kuning…berlumut…membahayakan

bagi orang yang meminumnya… dapat memyebabkan diare.

Bagian yang rumpang pada paragraf di atas dapat dilengkapi dengan

penanda hubung yang tepat secara berurutan, yaitu…

a. bila,dan,sehingga,karena. d. Apabila,juga,karena,dan.

b. Andaikan,lalu,sehingga,karena. e. Bila,juga,karena

itu,disebabkan.

c. Seandainya,serta,akibatnya,dan.

38. Akhirnya Hamid dan Hasan sadar akan kesalahan mereka berdua. (2)

Mereka berbicara dari hati ke hati dan bermusyawarah mencapai kata

sepakat. (3) Dengan bermusyawarah pertentangan mereka pun menjadi

padam. (4) Kelas mereka pun kompak kembali. (5) Pak Herman

mengucapkan selamat kepada mereka berdua. (6) Beliau mengatakan

bahwa cara menyelasaikan permasalahan seperti itu baik sekali.

Kalimat majemuk bertingkat dengan anak kalimat pengganti objek dalam

paragraf di atas terdapat pada kalimat nomor…..

a. (1) b. (2) c. (3) d. (5) e. (6)

39. Perkembangan tehnologi telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari

masyarakat modern dan memberikan kepuasan personal.

Kata tidak baku dalam kalimat di atas adalah… .

a. perkembangan c. masyarakat e. personal

b. tehnologi d. modern

40. Team peneliti inggris menemukan fosil tertua di bumi yang berumur 3.4

miliar, ini membuktikan keberadaan sel dan bakteri mampu hidup tanpa

oksigen.

Kata tidak baku dalam kalimat di atas adalah… .

a. Team b. Fosil c. Miliar d. Bakteri e. Oksigen

42

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

41. Berdasarkan diagnosis dokter, pasien tersebut dinyatakan terinfeksi virus

flu burung.

Sinonim kata diagnosis pada kalimat tersebut adalah… .

a. perawatan c. pemeriksaan e. pengamatan

b. penemuan d. pengobatan

42. Konsumtif bukan merupakan sifat seorang wirausaha.

Antonim kata konsumtif adalah… .

a. Eksklusif b. Agresif c. Posesif d.Adaptif e. Produktif

43. Antara bekerja dan kesehatan saling berhubungan bahkan saling

mempengaruhi. Hal ini terbukti misalnya dari kenyataan bahwa

seseorang menjadi lebih sehat bila dia bekerja daripada tidak bekerja.

Atau kenyataan yang lain sebaliknya, yaitu seseorang yang bekerja

malah menjadi sakit karena kondisi pekerjaannya tidak sesuai dengan

karakteristik orang itu.

Kata berimbuhan yang menyatakan makna hal/tentang dalam paragraf di

atas adalah ........

a. Kesehatan, berhubungan, mempengaruhi

b. Bekerja, terbukti, kenyataan

c. Mempengaruhi, misalnya, menjadi

d. Kesehatan, kenyataan, pekerjaan

e. Sebaliknya, pekerjaan, menjadi

44. Kalimat aktif transitif terdapat dalam kalimat….

a. Anak burung itu mencicit di dalam sangkar.

b. Awan menghitam di angkasa luar.

c. Orang menyemut di lapangan bola itu.

d. Rambut ibu telah memutih di bagian depan.

e. Kami menyanyikan lagu di atas pentas.

45. Hujan turun dengan deras. Aku segera berlindung di balik jaket parasitku

yang warnanya sudah tidak cerah lagi.

Makna imbuhan ber- dalam wacana di atas adalah ....

a. Mempunyai atau memiliki.

b. Mempergunakan atau memakai.

c. Mengerjakan sesuatu atau mengadakan sesuatu.

d. Perbuatan mengenai diri sendiri atau refleksif.

e. Memperoleh atau menghasilkan sesuatu.

46. Membawa, membeli, menyanyikan, berdasarkan, membersihkan dan

menjaga adlah contoh kata kerja…

a. dasar b. turunan c. berafiks d. majemuk e. transitif

47. Berikut yang termasuk kalimat yang menggunakan Verba Intransitif

adalah…

a. Kakak sedang berpakaian di Kamar.

b. Ibu memasak sayur untuk makan siang.

c. Nenek mengajari Reska cara menanam bunga.

d. Saya suka membaca novel.

43

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

e. Kelas XII sedang mengerjakan soal ujian nasional
48. Saya sedang menerima telephon ketika Ayah pulang kerja”.

Kalimat diatas merupakan kalimat yang menggunakan konjungsi…
a. Koordinatif
b. Subordinatif
c. Korelatif
d. Ordinatif
e. Subkorelatif
49. kalimat dibawah ini yang mengandung frasa adverbial adalah…
a. Renu senang bersepeda setiap pagi.
b. Adik saya senang mengumpulkan 3 lembar kertas kosong.
c. Keponakan ayah saya sedang berlibur di Tegal.
d. Siswa-siswi belajar menyanyi di Sanggar Seni Teater.
e. Rizal menjenguk Vina di R.S Kasih Ibu kemarin sore.
50. Ibu akan membuat kue tart untuk pesta ulang tahun Ria di Café
MagicStar.
Preposisi yang ada dalam kalimat diatas adalah…
a. Di, akan, untuk.
b. Akan, ulang, di.
c. Kue, untuk, akan.
d. Tahun, di, akan
e. Tahun, untuk, di

44

BAHASA INDONESIA 3
Bahan Ajar untuk SMK Negeri 1 Situbondo
Kurikulum 2013

17 Kata Baru di KKBI

1. Daring
Kata Daring merupakan aturan baku penggantian kata online. Daring
juga akronim dari dalam jaringan.

2. Luring
Luring merupakan akronim dari luar jaringan untuk menggantikan kata
offline.

3. Derau
Dalam dunia perfilman dan musik muncul kata noise yang sering
diucapkan untuk menjelaskan suara yang tidak diperlukan dalam suatu
rekaman. Noise sendiri bisa berarti ribut. Namun jika menggunakan kata
ribut maka akan menjadi multitafsir dengan penyebutan ricuh. Maka
dibuatlah kata baru derau untuk menggantikan kata noise tersebut.

4. Gawai
Siapa yang tak kenal kata gadget? Kata yang sering diucapkan untuk
menggantikan kata ponsel, tablet, laptop dan perangkat elektronik
sejenisnya. Kini kamu bisa menggunakan kata gawai untuk menyebut
gadget.

5. Komedi Tunggal
Salah satu lawakan yang sedang menjadi trend ialah stand up comedy.
Mungkin kamu juga tahu kalau bentuk komedi ini dilakukan oleh satu
orang dengan membawakan satu cerita atau komedi khusus yang telah
disusun sebelumnya. Namun agar bahasa Indonesia lebih berkembang,
frasa stand up comedy digantikan oleh frasa komedi tunggal.

6. Mangkus dan Sangkil
Kedua kata ini sangat aneh bila baru terdengar. Memang kata baru
mangkus digunakan untuk menggantikan kata efektif, sedangkan sangkil
digunakan untuk menggantikan kata efisien.

45


Click to View FlipBook Version