BAHAN AJAR KELAS VII
SEMESTER I
BAB I BILANGAN BULAT
MATESMAMTIPKANKEELGASEIRX I 23 MESUJI
SEMESTER II
SUB MATERI : BOLA
KOMPETENSI DASAR
3.1 Menjelaskan dan menentukan urutan pada bilangan bulat (positif dan negatif)
dan pecahan (biasa, campuran, desimal, dan persen)
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan urutan beberapa bilangan
bulat dan pecahan (biasa, campuran, desimal, dan persen).
INDIKATOR
3.1.1. Menjelaskan urutan pada bilangan Bulat ( Positif dan negative)
. 3.1.2. Menentukan urutan pada bilangan bulat (positif dan negative)
41.1. Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan urutan pada
bilangan bulat (positif dan negatif)
TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik melalui penayangan Vidio pembelajaran dapat menjelaskan
urutan bilangan bulat positif dan negatif dengan benar.
2. Peserta didik melalui diskusi dan kerja sama dapat menentukan bilangan
bulat positif dan negatif dengan teliti.
3. Peserta didik melalui kegiatan LKPD dapat menyelesaikan permasalahan
sehari-hari yang berkaitan dengan mengurutkan bilangan bulat positif dan
negative secara tepat.
BILANGAN BULAT
Cermatilah pengurangan bilangan cacah berikut :
6 – 2 = ….
8 – 3 = ….
5 – 5 = ….
Bagaimana dengan 3 – 7 atau 8 – 10?.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut tidak cukup hanya dengan menggunakan
bilangan cacah : 0, 1, 2, 3, . . . .
Cermati ilustrasi berikut:
1. Dalam pertandingan sepak bola,
PERSELA menang 3 gol dapat dituliskan/diekspresikan +3.
Bagaimana menuliskan/mengekspresi-kan jika PERSELA kalah 3 gol ?
2. Suhu suatu daerah 10 o C dibawah nol, bagaimana mengekspresikannya?
Dari kedua contoh di atas, maka diperlukan bilangan yang kurang dari 0 (nol).
Bilangan itu disebut bilangan negatif, yang penulisannya diberikan tanda negatif (-
) di depan lambang bilangan tersebut. Misalnya: -6, -3, - 8.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada dua macam tanda bilangan yang
diperlukan,adalah positif (+) dan negatif(-).
Bilangan : +1, +2, +3, +4, . . . selanjutnya ditulis 1, 2, 3, 4, . . . yang disebut
bilangan bulat positif.
Bilangan : . . . , -4, -3, -2, -1. disebut bilangan bulat negatif.
0 (nol) adalah bilangan yang tidak positif dan tidak negatif.
Untuk lebih jelasnya perhatikan ilustrasi bilangan yang ditunjukkan dengan noktah
pada garis bilangan berikut.
Bilangan Cacah
Bilangan Asli
-12 -11 -10 ... -2 -1 0 1 2 ... 10 11 12
Bilangan Bulat Negatif Bilangan Bulat Positif
Pada garis bilangan di atas, terlihat bahwa:
Himpunan bilangan Asli, dituliskan
A = {1, 2, 3, 4, . . . . }
Himpunan bilangan Cacah, dituliskan
C = {0, 1, 2, 3, 4, . . . . }
Himpunan bilangan Bulat, dituliskan
B = { . . . ., -3. -2, -1, 0, 1, 2, 3, . . . . }
Himpunan bilangan BULAT merupakan gabungan dari himpunan bilangan
bulat negatif , nol, dan himpunan bilangan bulat positif.
Contoh penggunaan bilangan bulat dalam kehidupan sehari-hari :
Suhu lemari es 5 derajat Celcius di bawah nol, ditulis -5 o C.
Suhu ruang laboratorium komputer saat digunakan adalah 23 derajat Celcius
di atas nol, ditulis23 o C.
2.400 km di atas permukaan laut diekspresikan dengan 2.400 km,sedangkan
2.400 km di bawah permukaan laut, dapat diekspresikan dengan -2.400 km.
MENGURUTKAN BILANGAN BULAT
Cermati garis bilangan berikut !
Pada garis bilangan di atas,
Semakin ke kanan, bilangan semakin besar
Semakin ke kiri, bilangan semakin kecil
Lambang :
” <” dibaca “lebih kecildari”
” > ” dibaca “lebih besar dari”
” ≤ ” dibaca “lebih kecil atau sama dengan”
” ≥ ”dibaca “lebih besar atau sama dengan”
Amati pada garis bilangan.
❑ Bilangan 1 terletak di sebelah kiri bilangan 4 dan ditulis “1 < 4”,
artinya bilangan 1 nilainya kurang/lebih kecil dari bilangan 4.
❑ Bilangan 2 terletak di sebelah kanan bilangan -5 dan ditulis “2 >-5”,
artinya bilangan 2 nilainya lebih besar dari bilangan -5.
RANGKUMAN
• Bilangan bulat : bilangan bulat terdiri dari bilangan 0, bilangan, bilangan
asli dan lawan-lawannya
Contoh : {… , −3, −2. −1,0,1,2,3,4, … }
• Faktor Satu Bilangan : factor bilangan lain bila bilangan tersebut
membagi habis bilangan kedua.
Contoh : 1,2,3,4,6,9,12,18,dan 36 adalah factor dari 36
DAFTAR PUSTAKA
Abdur Rahman As’ari, dkk. 2018. Matematika SMP/MTs Kelas VII
Semester 1 edisi revisi 2017. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan. Halaman 5-102
Suparno, dkk. 2016. PR Matematika SMP/MTs Kelas VII Semester 1.
Klaten: Intan Pariwara. Halaman 1-64