The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nisfilailimpd82, 2023-02-05 02:00:37

Eksplorasi Konsep Modul 3.1 Kasus 1

Analisis Kasus 1

Eksplorasi Konsep Modul 3.1 Oleh Nisfi Laili, S.Pd., M.Pd SMPN 1 MATARAMAN CGP ANGKATAN 6 KABUPATEN BANJAR Contoh Kasus 1 Pak Frans merupakan guru matematika di SMP Karunia. Pak Frans dikenal sebagai guru yang rajin, ramah, penyabar, dan disukai murid-muridnya. Suatu hari ia sedang mengajar di kelas 8A, guru piket tergopoh-gopoh tiba di depan kelasnya dan mengatakan ada ayahnya Andreas, salah satu murid di kelas 8A di ruang tamu sekolah. Guru piket mengatakan pada pak Frans bahwa ayahnya Andreas ingin menjemput Andreas dan memintanya untuk membantunya bekerja di ladang. Ia juga mengatakan bahwa ayah Andreas datang sambil marah-marah bahkan mengacungacungkan parang. Pak Frans pun memanggil Andreas dan mengatakan bahwa ia dijemput ayahnya pulang. Andreas langsung memohon sambil menangis agar Pak Frans tidak mengizinkan ia pulang bersama ayahnya. Andreas berkata ia ingin belajar di sekolah dan ia takut dimarah-marahi oleh ayahnya bila membantu ayahnya di ladang, bila melakukan kesalahan sedikit saja. Pak Frans bimbang, antara memenuhi permintaan Andreas atau tidak. Dalam situasi dan kondisi seperti itu, akhirnya Pak Frans memutuskan untuk membawa Andreas ke ruang kepala sekolah, dan meminta saran dari kepala sekolah. Bila Anda adalah kepala sekolahnya, saran apa yang akan anda berikan pada Pak Frans, dan apa alasannya?


Jika situasinya adalah situasi dilema etika, paradigma mana yang terjadi pada situasi tersebut? Apa nilai-nilai yang saling bertentangan dalam studi kasus tersebut? Apakah ada unsur pelanggaran hukum dalam situasi tersebut? (Uji legal). Apakah ada pelanggaran peraturan/kode etik profesi dalam kasus tersebut? (Uji regulasi). Berdasarkan perasaan dan intuisi Anda, apakah ada yang salah dalam situasi ini? (Uji intuisi). Apa yang Anda rasakan bila keputusan Anda dipublikasikan di media cetak/elektronik atau menjadi viral di media sosial? Apakah Anda merasa nyaman? Kira-kira, apa keputusan yang akan diambil oleh panutan/idola Anda dalam situasi ini? Apakah ada sebuah penyelesaian yang kreatif dan tidak terpikir sebelumnya untuk menyelesaikan masalah ini (investigasi Opsi Trilemma)? Apa keputusan yang Anda ambil? Prinsip mana yang Anda gunakan, dan mengapa? Berikut ini panduan untuk melakukan analisis studi kasus: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.


1. Ya, Kasus ini termasuk Dilema Etika karena situasi yang terjadi mengharuskan seseorang untuk memilih antara dua pilihan dimana kedua pilihan secara moral benar tetapi bertentangan. Pada Kasus ini Dilema Etika yang terjadi adalah antara memenuhi permintaan murid dan melindungi murid dari kemungkinan bahaya yang dapat diterimanya dari orangtua yang marah-marah. Nilai yang bertentangan adalah antara memenuhi permintaan dan kewajiban sebagai seorang guru yang melindungi keamanan murid serta keselamatan murid. Paradigma yang terjadi pada kasus ini adalah Jangka Pendek lawan Jangka Panjang (Short term vs long term) karena jika pihak sekolah memberikan izin kepada Andreas untuk pulang dan membantu orang tuanya maka Andreas akan kehilangan waktu sekolahnya dan juga waktu belajarnya. Karena belajar itu adalah bekal andreas untuk mempersiapkan masa depannya, kalau tidak diselesaikan maka akan berdampak untuk jangka panjang andreas, Yaitu Andreas akan kehilangan masa depannya untuk belajar dan sukses. Analisis Studi Kasus


2. Ya Ada, Karena Andreas merupakan seorang anak yang masih perlu untuk belajar dan menuntut ilmu, seusia Andreas ini bukan waktunya untuk membantu orang tua bekerja di jam sekolah namun ketika jam sekolah maka Andreas butuh belajar untuk masa depannya. 3. Ada, Pelanggaran peraturan/kode etik sosial yang dilanggar oleh orang tua Andreas karena datang ke sekolah di jam saat anak masih belajar dengan sambil marah-marah dan juga membawa parang memaksa meminta membawa pulang Andreas.


4. Yang salah dalam situasi ini adalah ayahnya/orangtua Andreas datang ke sekolah tidak sopan dan marah-marah serta sambil mengacungkan parang. 5. Kalau masalah ini sampai dipublikasikan maka saya akan merasa tidak nyaman karena keputusan yang kita ambil akan menjadi polemik di kalangan masyarakat. Apalagi bagi orang yang tidak mengetahui akar permasalahan yang sebenarnya terjadi. Jadi saya rasa masalah ini harus atau cukup didiskusikan saya dengan pihak terkait supaya menemukan jalan tengah atau solusi dalam masalah ini.


6. Keputusan sekolah yang akan diambil adalah keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat yang tidak akan merugikan salah satu pihak yang terlibat. Supaya Andreas tetap bisa sekolah dan belajar seperti anak-anak yang lain serta bisa membantu orang tuanya ketika diluar jam sekolah. Hal ini bisa didiskusikan antara sekolah dan juga orang tua Andreas secara baik-baik dengan cara memberikan pemahaman kepada orang tua Andreas kalau pendidikan anak itu sangat penting untuk masa depannya.


Tambahkan sedikit teks isi 7. Ya saya akan melakukan segala yang terbaik dan berkonsultasi dengan semua pihak terkait untuk menemukan jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi dan mencari jalan tengah yang tidak akan merugikan salah satu pihak. 8. Keputusan yang akan saya ambil adalah Keputusan terbaik berdasarkan hasil diskusi dengan pihak yang terlibat atau berdasarkan kesepakatan bersama.


9. Prinsip yang akan saya gunakan: Berpikir berbasis hasil akhir ( Ends Based Thinking) Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking) Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking)


Click to View FlipBook Version