The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by tiara.dwi1123, 2023-04-05 02:46:09

E-Book Cerita Rawa Pening

Legenda Rawa Pening

Keywords: Cerita Rawa Pening

RAWA PENING CERITA RAKYAT DARI JAWA TENGAH LEGENDA E-Book Rawa Pening By : Tiara Dwi Karomah Author : Tri Wahyuni


Di sebuah desa bernama Ngasem, tinggallah sepasang suami-istri yang bernama Ki Hajar dan Nyai Selakanta yang sudah lama belum dikaruniai anak. Suatu hari, Ki Hajar memutuskan pergi bertapa ke lereng gunung Telomoyo untuk memohon kepada Yang Mahakuasa agar diberikan keturunan. Akhirnya, Nyai Sela- kanta pun hamil. Ketika saatnya melahirkan, mereka sangat terkejut karena anak yang dilahirkannya adalah seekor naga. la menamai anak itu Baru Klinthing. 1


2 Suatu hari, anak itu bertanya mengenai keberadaan ayahnya. Nyai Selakanta pun menjelaskan bahwa ayahnya bernama Ki Hajar. Nyai Selakanta pun menyuruhnya untuk menemui ayahnya dengan membekalinya sebuah pusaka tombak milik Ki Hajar.


3 Setibanya di tempat pertapaan Ki Hajar, Baru Klinting segera memperkenalkan dirinya dan mengatakan ingin menemui ayahnya tersebut. Ki Hajar pun memerintahkannya untuk bertapa di Bukit Tugur agar tubuhnya dapat berubah menjadi manusia.


Sementara itu, di sebuah desa bernama Pathok, penduduk desa akan mengadakan merti dusun (bersih desa), yaitu pesta sedekah bumi setelah panen. Untuk itulah, para warga berburu binatang di Bukit Tugur. Melihat seekor naga, yang tak lain adalah Baru Klinthing, mereka pun segera membawanya pulang. Lalu, mereka masak untuk dijadikan hidangan. 4


Pada saat para warga sedang asyik berpesta, datanglah seorang anak laki-laki penuh dengan luka. Rupanya, anak itu adalah penjelmaan Baru Klinthing. Karena lapar, Baru Klinthing meminta makanan kepada warga. Bukan makanan yang ia dapat melainkan hinaan, la pun berjalan sempoyongan meninggalkan desa. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan seorang wanita tua bernama Nyi Latung. Mereka sepakat untuk memberikan warga desa pelajaran. Nenek Baru klinting 5


Baru Klinthing kembali ke desa, lalu menancapkan lidi dan mencabutnya. Tibatiba terdengar suara gemuruh, dalam sekejap air menyembur keluar dari bekas tancapan lidi menyebabkan banjir besar. Banjir itu pun menenggelamkan semua penduduk. Sedangkan Baru Klinthing segera berlari menemui Nyi Latung yang sudah menunggu di atas lesung yang berfungsi sebagai perahu. Seketika, desa itu pun berubah menjadi rawa atau danau, yang kini dikenal dengan Rawa Pening 6


Click to View FlipBook Version