Modul Ajar PDBK A. Profil Nama Sekolah : SD Puri Asah Dasar Avesiena Malang Fase/kelas : A/ 1 Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila Periode : 2 Oktober 2023 Waktu : 60 menit Penanggung jawab : Akbar Taufikurrokhman, S. Pd. Nama siswa : Athmar Jenis Kelamin : Laki-laki Alamat : Malang Yayasan Puri Avesiena S E K O L A H A L A M A V E S I E N A M A L A N G S D P U R I A S A H D A S A R A V E S I E N A N S S : 1 0 2 0 5 6 1 0 2 0 9 2 N P S N : 2 0 5 5 9 0 6 4 Sekretariat : Jl. Danau Matana F 6 B 17 Malang, Telp. (0 3 4 1) 7 2 0 9 0 3
B. Landasan Al- Qur'an Surat Al Alaq ayat 1-5 Artinya: Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. Hadist "Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu." (HR Thabrani). C. Profil Pelajar Pancasila Mandiri Mampu membilang sampai dengan 1-10 dengan mandiri Bernalar Kritis Mampu menghitung benda 1-10 Kreatif Mampu menunjukkan jumlah kumpulan benda 1-10 D. Pengetahuan Dasar Peserta didik mampu mengidentifikasi simbol pancasila E. Capaian Pembelejaran Peserta didik dapat mengenali simbol-simbol Pancasila dan Lambang Negara Garuda Pancasila, serta menceritakan hubungan simbol- simbol Pancasila dengan sila-sila dalam Pancasila. Peserta didik juga dapat mengidentifikasi tugas dan peran dirinya dalam kegiatan bersama, dan mengidentifikasi hal-hal yang dianggap berharga dan penting bagi dirinya dan orang lain serta mulai bertanggung jawab untuk menjaga hal yang berharga dan penting bagi dirinya tersebut, serta menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kesehariannya sesuai dengan perkembangan dan konteks peserta didik. F. Capaian Pembelejaran yang disederhanakan Peserta didik mampu menunjukkan simbol Pancasila. Peserta didik mampu menirukan bunyi pembacaan Pancasila. G. Tujuan Pembelejaran Mampu menyebutkan simbol Pancasila Mampu menerapkan pengalaman sila ke-3 tentang mencintai batik H. Alur Tujuan Pembelajaran 1. Mampu mengenali simbol Pancasila 2. Mampu menirukan sila Pancasila 3. Mampu mengenali warna pada simbol Pancasila 4. Mampu mengenali warna pada batik sebagai warisan budaya Non Bendawi 5. Mampu menebali nama-nama batik I. Kegiatan Pembelajaran dan penilaian Kegiatan Pembelajaran Durasi Media Pembelajaran Evaluasi 1 2 3 4 1. Mengucapkan salam kepada guru 2’ 2. Menanyakan perasaan hari ini senang, sedih, marah 2’
Kegiatan Pembelajaran Durasi Media Pembelajaran Evaluasi 1 2 3 4 3. Membaca doa sebelum belajar 3’ 4. Menata alat tulis di meja belajar 3’ 5. Melakukan tepuk bersama kakak guru 3’ 6. Mengamati burung garuda 3’ 7. Menirukan kakak guru tentang pancasila 3’ 8. Menyebutkan simbol Pancasila 3’ 9. Menyebutkan warna pada setiap simbol Pancasila 3’ 10. Melafalkan Pancasila 3’ 11. Mengamati gambar anak memakai baju batik 3’ 12. Menyebutkan warna baju batik pada anak 3’ 13. Mengamati berbagai batik Indonesia 3’ 14. Menyebutkan warna batik 3’ 15. Mewarnai batik 3’ 16. Menebali nama-nama batik Indonesia 2’ 17. Merapikan peralatan 1’ 18. Menanyakan perasaan setelah belajar 1’ 19. Penanaman penguatan konsep 1’ 20. Motivasi untuk lebih giat belajar 1’ 21. Membaca doa penutup majelis 1’ 22. Mengucapkan salam 1’ Kepala Sekolah SD Puri Asah Dasar Avesiena Malang Lilla Yustitia Prima Duhita, ST, M. Pd. Koordinator PLB Titin Suhartini, S.Psi Malang, 1 Oktober 2023 Guru Pembimbing Khusus Akbar Taufikurrrokhman, S. Pd. RUBRIK PENILAIAN PERTEMUAN 1: Mengetahui Alat tulis, pensil warna, gambar Garuda Pancasila, Gambar batik, contoh kain batik
INSTRUMEN PENILAIAN: KOGNITIF ASPEK PENILAIAN BERKEMBANG (5) MENENGAH (3-4) PEMULA (1-2) Membilang dengan benda kongkret 1- 10 Peserta didik dapat membilang dengan benda kongkret 1-10 Peserta didik dapat membilang dengan benda kongkret 1-7 Peserta didik dapat membilang dengan benda kongkret 1-4 Kualifikasi Nilai Akhir (NA) Penilaian Kognitif: Skor Kualifikasi 1,00 – 2,00 Proses dan hasil akhir tidak sesuai 3,00 – 4,00 Proses sesuai tetapi hasil akhir tidak sesuai 5,00 Proses dan hasil akhir sesuai INSTRUMEN PENILAIAN: Sikap (observasi) ASPEK PENILAIAN BERKEMBANG (5) MENENGAH (3-4) PEMULA (1-2) Kemandirian Peserta didik belajar tanpa disuruh oleh guru Peserta didik belajar disuruh oleh guru Peserta didik tidak belajar jika tidak didampingi oleh guru Kualifikasi Nilai Akhir (NA) Penilaian Sikap: Skor Kualifikasi 1,00 – 2,00 Sikap Kurang (K) 3,00 – 4,00 Sikap Cukup (C) 5,00 Sikap Baik (B)
Nama Mata Pelajaran : Matematika Fase A kelas 1 Disusun Oleh : Akbar Taufikurokhman, S.Pd Asal Sekolah : SD Puri Asah Dasar Avesiena Elemen CP CP Breakdown TP Bilangan Peserta didik menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan Peserta didik menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100, mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan. Menentukan banyak benda dari sekumpulan benda konkret sampai 20. Membandingkan dan mengurutkan sekumpulan bilangan.
Hasil Asesmen CP Penyederhanaan TP Penyederhanaan Dimensi Profil Pelajar Pancasila Peserta didik memiliki konsentrasi dengan kontak mata sekitar 10 detik, kurangnya pemahan mengani instruksi 3 kata lebih, peserta didik mampu mengenali angka dengan membeo 1-3 Peserta didik mampu menujukkan pemahaman 1-20. Dengan menulis, membaca, dan mengurutkan. Menentukan banyak benda dari sekumpulan benda konkret sampai 10. Membandingkan dan mengurutkan sekumpulan bilangan sampai 10 Mandiri Bernalar Kritis Kreatif
benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20. Peserta didik menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak, pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat.