The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by PSS INFINITI, 2021-10-21 06:49:11

Sang Merak dengan Sang Gagak

Sang Merak dengan Sang Gagak

Sang Merak dengan
Sang Gagak

Alkisah satu masa dahulu di dalam sebuah rimba
yang permai, terdapat dua ekor burung yang
bersahabat baik iaitu Sang Gagak dan Sang
Merak. Pada masa itu Sang Gagak dan Sang
Merak tidak mempunyai warna pada bulu
mereka apatah lagi corak yang menarik

Disebutkan dalam kisah mereka, pada suatu
hari sedang mereka bersiar-siar di rimba itu,
mereka terjumpa dengan beberapa tong cat
yang bermacam-macam warna. Lantas
timbullah idea dalam diri Sang Gagak untuk
menggunakan cat tersebut untuk mewarnakan
dirinya yang tidak berwarna berserta sahabat
baiknya.

Hal tersebut dipersetujui oleh Sang Merak yang
juga mahukan warna pada badannya. Dia
mengemukakan cadangan untuk Sang Gagak
melukis di badannya dulu sebelum dia pula
mewarnakan badan Sang Gagak. Sang Gagak
yang dikenali sebagai seekor binatang yang
kreatif dan berbakat mula melukis corak dan
mewarnakan badan sang Merak.

Hasilnya Sang Merak kelihatan cantik dengan
warna barunya. Sesudah itu tibalah giliran Sang
Merak untuk mewarnakan badan Sang Gagak.
Tetapi Sang Merak pula dikenali sebagai
binatang yang tidak mempunyai bakat dan
amat pemalas. Tanpa mahu memikir panjang,
Sang Merak terus mengambil cat hitam dan
dicampakkannya ke arah badan Sang Gagak.

Hasilnya tubuh Sang Gagak berwarna hitam
legam keseluruhannya. Sang Merak yang kaget
dengan kejadian itu terus melarikan diri.
Setelah beberapa ketika Sang Gagak sudah
tidak sabar untuk melihat dirinya yang baru. Dia
berjalan cepat-cepat ke arah sungai
berdekatan dan melihat dirinya pada riak air
sungai tersebut.

Alangkah terkejutnya sang Gagak apabila
melihat dirinya yang berwarna hitam
keseluruhannya dari atas hingga ke bawah.
Dengan rasa marah yang teramat sangat Sang
Gagak terus mencari Sang Merak yang sudah
lari jauh ke dalam rimba itu.

Begitulah ceritanya kenapa gagak membuat
bunyi, "akk, akk" singkatan kepada "merak,
merak". Ada yang mengatakan Sang Gagak
terus mencari Sang Merak hingga ke hari ini.
Dan Sang Merak terus menyembunyikan diri
dari Sang Gagak walaupun dia selalu bermegah-
megah dengan kecantikannya.


Click to View FlipBook Version