TUGAS IPS KELAS 9
PERUBAHAN
SOSIAL
BUDAYA
Sekilas tentang materi perubahan sosial
budaya beserta contohnya
Perubahan
sosial
budaya
PENGERTIAN
Perubahan sosial budaya adalah perubahan
pada unsur sosial dan kebudayaan di dalam
masyarakat baik itu bersifat materiil
maupun nonmateril
A.Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya
a.Ditinjau dari prosesnya, perubahan sosial budaya dibedakan menjadi dua yaitu perubahan
yang cepat (revolusi) dan lambat (evolusi)
11)Revolusi dapat didefinisikan sebagai perubahan yang berlangsung dalam waktu cepat.
Ciri khas revolusi tidak hanya cepat, melainkan juga berskala besar. Dampak dari revolusi
umumnya perubahan menyeluruh pada sendi-sendi kehidupan. Gerakan-gerakan politik
revolusioner berusaha menggulingkan sistem politik yang mapan untuk menggantinya
dengan yang baru. Artinya, revolusi dapat berorientasi pada perubahan sistem secara
menyeluruh. Sebagai contoh:
Revolusi industri di Inggris yang berusaha mengganti tenaga manusia dengan tenaga mesin
dalam proses produksi di pabrik-pabrik.
A.Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya
2) Evolusi dapat didefinisikan sebagai perubahan sosial budaya yang terjadi dalam
waktu lama.
Ciri khas perubahan evolusi adalah berlangsung lambat, bahkan tak jarang kita tidak
merasakannya Pada umumnya, proses evolusi tidak melibatkan konflik atau kekerasan
karena terjadi dalam skala kecil dan berdampak kecil, tetapi kumulatif
Contoh evolusi, misalnya menggunakan uang kertas sebagai alat pertukaran dan jual
beli. Sekarang bahkan kita kadang tidak perlu menggunakan uang kertas, bisa dengan
transfer melalui internet banking atau ATM. Bentuk transansi finansial mengalami
evolusi, dari barter, kuang kertas, sampai uang digital.
A.Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya
b. Ditinjau dari dampaknya, perubahan sosial budaya dibedakan menjadi 2 yaitu perubahan yang
berdampak besar dan kecil
1) Perubahan berdampak besar adalah perubahan yang mengubah hampir seluruh sendi kehidupan
dan struktur sosial masyarakat yang eksis sebelumnya. Perubahan ini berdampak langsung bagi
kehidupan masyarakat. Penyebab perubahan ini umumnya berasal dari luar atau eksternal. Kondisi
sosial tak menutup kemungkinan berubah total setelah terjadi perubahan karena dampaknya yang
begitu besar.
Contoh perubahan berdampak besar, misalnya, kondisi Desa Kinahrejo di lereng Gunung Merapi yang
meletus beberapa tahun silam berubah menjadi desa wisata lava. Perubahan tersebut terjadi setelah
awan panas menyapu bersih rumah-rumah dan penduduk desa yang enggan mengungsi. Desa tersebut
dan sebagian penduduknya masih eksis, namun sistem sosialnya, termasuk mata pencaharian
warganya tidak sama seperti dulu lagi.
A.Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya
2) Perubahan berdampak kecil adalah perubahan yang tidak berpengaruh langsung bagi
kehidupan masyarakat. Perubahan tersebut dialami oleh salah satu unsur budaya tanpa
memengaruhi unsur budaya yang lain. Kecilnya dampak perubahan membuat masyarakat tidak
ambil pusing. Bahkan misalnya, perubahan potongan dan warna rambut anak-anak ketika libur
sekolah. Semula, potongan rambutnya lumayan rapi dan berwarna hitam. Ketika libur sekolah dua
minggu, rambutnya dipotong ala undercut dengan jambul yang dicat kemerahan. Dengan
pedenya, anak tersebut naik motor masuk gang sempit di kampung-kampung. Perubahan tersebut
berskala kecil dan tidak berpengaruh bagi kehidupan sosial secara menyeluruh..
A.Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya
DITINJAU DARI PENYEBABNYA, PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
DIBEDAKAN MENJADI DUA
YAITU PERUBAHAN YANG
DIRENCANAKAN DAN TIDAK DIRENCANAKAN
1 ) Perubahan yang direncanakan adalah pe
rubahan yang dikehendaki oleh masyarakat.
Oleh karena dikehendaki, perencanaan yang matang dilakukan. Perencanaan adalah
kunci dari perubahan yang dikehendaki. P
erubahan yang direncanakan bisa dianggap
baik oleh sebagian masyarakat namun menyesatkan bagi sebagian yang lain.
contoh, pembangunan bandara baru di Yogyakarta. Perubahan tersebut dikehendaki
oleh pemerintah daerah sebagai solusi. Namun, bermasalah menurut sebagian
penduduk yang tanahnya akan diganti rugi dan digusur. Masyarakat yang awalnya
bertani akan tersingkir dari pekerjaannya dan melakukan pekerjaan baru atau tergusur.
Perubahan lahan pertanian menjadi bandara baru adalah perubahan yang
direncanakan.
A.Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya
DITINJAU DARI PENYEBABNYA, PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
DIBEDAKAN MENJADI DUA YAITU PERUBAHAN YANG
DIRENCANAKAN DAN TIDAK DIRENCANAKAN
2 ) Perubahan yang tidak direncanakan
terjadi secara spontan atau terjadi
tanpa kesengajaan. Perubahan bentuk ini bisa jadi tidak diinginkan, tetapi
kondisi memaksanya untuk terjadi.Perubahan tanpa rencana bisa berupa
efek samping dari perubahan yang direncanakan. Contoh perubahan tak
direncanakan adalah pengembangan suatu desa menjadi desa wisata. Para
turis baik lokal maupun internasional datang ke tempat tersebut. Tanpa
direncanakan, daerah sekitar kampung tersebut menjadi pusat souvenir.
Masyarakat sekeliling desa wisata menikmati dampaknya. Namun,
beberapa tempat sekitar justru berkembang menjadi arena prostitusi.
Dampak yang dipandang negatif ini muncul, mengubah kampung yang
dulunya sepi menjadi ramai akibat prostitusi.
A.Bentuk-bentuk perubahan sosial
budaya
D.DITINJAU DARI HASILNYA 2) Regresi atau perubahan ke arah regresi
d. Ditinjau dari hasilnya, perubahan yang disebabkan oleh pengguna itu sendiri.
sosial budaya dibedakan menjadi dua, Biasanya terjadi karena penyalahgunaan
yaitu progress dan regress perangkat teknologi. Misalnya, internet
1) Progress merupakan perubahan disalahgunakan untuk melakukan
sosial yang sangat diharapkan kejahatan atau mengakses situs yang tidak
masyarakat. Perubahan yang pantas.
membawa kemajuan ini
menguntungkan masyarakat seperti
bergantinya masyarakat tradisional
menjadi masyarakat modern. Contoh:
penemuan alat komunikasi,
transportasi.
Proses terjadinya
Perubahan sosial
budaya
SECARA UMUM ADA 3 PROSES YANG MEMBAWA
PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA
1)AKULTURASI 2)ASIMILASI 3)DIFUSI
Akulturasi merupakan proses Adalah proses bertemunya dua Merupakan proses penyebaran unsur budaya
budaya atau lebih yang dari seseorang ke orang lain atau kelompok
bertemunya dua budaya atau bercampur dan menghasilkan masyarakat ke masyarakat lain. Prinsip yang
budaya yang baru. Tidak seperti pertama dari difusi adalah unsur-unsur
lebih dimana unsur-unsur akulturasi yang masih ada unsur kebudayaan itu pertama-tama akan diambil
lamanya. Jadi bisa disimpulkan alih masyarakat yang paling dekat
budaya lama masih ada. bahwa budaya yang lama pastinya hubungannya atau letaknya paling dekat dari
hilang. Namun proses asimilasi ini sumbernya. Baru kemudian, kebudayaan baru
Contoh: Sunan Kalijaga berlangsung lama dan terus tersebut diambil oleh masyarakat yang jauh
menerus. hubungan atau letaknya jauh dari sumber
menggunakan budaya unsur budaya baru.
wayang untuk mengajar
agama Islam kepada
masyarakat tradisional.
.
4.Faktor-faktor yang
mempengaruhi perubahan
sosial budaya
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
ANTARA LAIN:
a. Faktor internal adalah faktor yang melandasi terjadinya
suatu perubahan sosial budaya yang ber sumber dari dalam
masyarakat itu sendiri. Ada beberapa faktor penyebab
perubahan sosial yang disebabkan oleh masyarakat, antara
lain perubahan penduduk, adanya penemuan baru,
terjadinya konflik di dalam masyarakat itu sendiri.
b. Faktor eksternal adalah faktor yang melatarbelakangi
terjadinya perubahan sosial budaya dari ling kungan
sekitar masyarakat, misalnya: lingkungan fisik yang ada di
sekitar manusia, peperangan, dan pengaruh kebudayaan
masyarakat lain.
5.Dampak perubahan sosial
budaya
DAMPAK POSITIF
Dampak positif perubahan sosial budaya sebagai
berikut.
1) Eratnya integrasi masyarakat
Hal tersebut bisa terjadi jika masyarakat dapat
menyikapinya dengan baik sehingga tidak
2) Kemajuan teknologi
Teknologi seiring zaman terus maju, hampir semua orang
sudah bisa memanfaatkan teknologi di sekitarnya
sehingga bisa meningkatkan taraf hidup mereka.
3) Tingkat kehidupan yang lebih baik
Perkembangan teknologi membawa perubahan besar
dalam kehidupan seseorang dan kita dapat
menggunakannya untuk kebaikan produktivitas manusia.
5.Dampak perubahan sosial
budaya
DAMPAK NEGATIF
Dampak negatif perubahan sosial budaya sebagai berikut.
1) Munculnya perilaku hidup konsumtif
Kemampuan daya beli masyarakat yang meningkat membuat para
pengusaha mempro duksi segala macam barang kebutuhan
menyebabkan adanya pola hidup konsumtif.
2) Terjadinya ketertinggalan budaya.
Ketertinggalan budaya atau yang bisa disebut sebagai cultural lag
merupakan suatu keadaan dimana terjadi unsur-unsur kebudayaan
tertentu yang tertinggal perkembangannya di tengah berbagai
kemajuan unsur kebudayaan yang lain. Biasanya ini terjadi karena
masyarakat memiliki laju pertumbunan budaya yang lambat
3) Dekadensi Moral
Menurun atau merosotnya moral seseorang yang ditunjukkan dari
perilakunya yang bertentangan dengan nilai dan norma yang
berlaku dalam masyarakat, contohnya pergaulan bebas yang tidak
patut dicontoh.
6.Tanggapan
masyarakat terhadap
perubahan sosial
budaya
A.Diterima atau 1)Kebiasaan masyarakat dalam
tidak perubahan berhubungan dengan masyarakat lain yang
memiliki kebudayaan
masyarakat yang berbeda.
apabila berikut
Apabila masyarakat terbiasa terbuka dengan budaya
masyarakat lain tentunya akan lebih mudah
menerima kebudayaan baru masyarakat yang baru
muncul, dan sebaliknya apabila masyarakat terbiasa
tertutup dalam kehidupan sosialnya tentunya akan
sulit untuk menerima kebudayaan yang baru
dikenalnya.
2)Unsur budaya baru lebih mudah diterima
jika tidak bertentangan dengan ajaran
agama
Agama adalah hal yang dianggap sakral dan tentunya
jika suatu budaya yang baru masuk melanggar syariat
agama tentu akan di tolak oleh masyarakat setempat,
dan sebaliknya jika kebudayaan baru membawa dan
membesarkan syariat agama yang ada maka dengan
senang hati masyarakat akan menerimanya.
B.Kecenderungan 1) Unsur yang mempunyai peran vital
dalam masyarakat cenderung untuk
masyrakat untuk dipertahankan.
mempertahanka 2) Unsur yang diperoleh melalui
budayanya proses sosial sejak kecil sehingga
sulit untuk dihilangkan.
KETIKA..
3) Unsur kebudayaan yang
menyangkut sistem keagamaan atau
religi.
C.Kecenderungan 1) Rasa tidak puas terhadap keadaan
masyrakat untuk saat ini.
berubah 2) Kesadaran akan adanya
kekurangan dalam diri atau
KETIKA.. kelompok.
3) Pertumbuhan masyarakat.
4) Adanya kesulitan yang tidak
dapat diselesaikan dengan budaya
sendiri.
TERIMA KASIH
ARIGATOU ONESAN