Lembar Kerja Praktikum Daring TFS Solida
Pembuatan Tablet Vitamin C dengan Metode Cetak Langsung
Kelompok : 4
Anggota :
1. Aini Nur Khotimah
2. Ajeng Indah Permata
3. Al – Fadillah Yusuf
4. Elsa Martine Putri
5. Mila Rahmalia Mulyana
6. Muhammad Naufal Zain Zidan
7. Nabila Az –Zahra
8. Salsabila Esa Humaedi
9. Sindi Okta Ismaya
10. Siti Ajah Alawiah
I. Formulasi 50 mg
R/ vitamin c 20 mg
Amprotab 31 mg
Starch 1500 93 mg
Avicel PH 102 2 mg
Mg Stearat 4 mg
Talk
Kelompok anda melakukan pegujian mutu pada sediaan tablet Vitamin C 50 mg (Bobot
tablet 250 mg) yang telah dibuat dengan menggunakan metode cetak langsung. Tahap
pengujian atau evaluasi tablet dilakukan sesuai dengan yang tertera di modul. Berikut data yang
kelompok Anda dapatkan pada evaluasi tablet
II. Evaluasi Tablet
1. Keseragaman Bobot
No Bobot Tablet (mg)
1 208
2 209
3 200
4 205
5 196
6 211
7 200
8 189
9 202
10 199
11 197
12 198
13 199
14 196
15 200
16 200
17 204
18 205
19 199
20 200
Rata-rata 200,85
Bobot tablet yang di rencanakan :250 mg
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
Persyarata FI :
Tablet tidak bersalut harus memenuhi syarat keseragaman bobot yang ditetapkan
sebagai berikut: Timbang 20 tablet hitung bobot rata-rata tiap tablet. Jika ditimbang satu
persatu tidak boleh lebih dari 2 tablet yang masing-masing bobotnyanya menyimpang
dari bobot rata-ratanya lebih besar dari harga yang ditetapkan kolom A, dan tidak 1 tablet
pun yang bobotnya menyimpang dari bobot rata-rata nya lebih dari harga yang ditetapkan
kolom B. Jika tidak mencukupi 20 tablet, dapat digunakan 10 tablet; tidak satu tablet pun
yang bobotnya menyimpang lebih besar dari bobot rata-rata yang ditetapkan kolom A dan
tidak satupun tablet yang bobotnya menyimpang lebih besar dari bobot rata-rata yang
ditetapkan kolom B ( FI Edisi III hal 7)
Bobot rata rata Penyimpangan bobot rata- rata dalam %
25 mg atau kurang AB
26 mg sampai dengan 150 mg
161 mg sampai dengan 300 mg 15% 30%
Lebih ari 300 mg 10% 20%
Kesimpulan :
7,5% 15%
5 % 10%
Berdasarkan persyaratan keseragaman bobot tablet menurut fi v jika ditimbang
satu per satu, tidak boleh lebih dari 2 tablet yang masing-masing bobotnya menyimpang
dari bobot rata-ratanya lebih besar dari harga yang di tetapkan pada kolom A, dan tidak
satu tablet pun yang bobotnya menyimpang dari bobot rata-ratanya lebih dari harga yang
ditetapkan dari kolom B. dilihat dari hasil perhitungan keseragaman bobot 20 tablet,
tidak ada tablet yang beratnya menyimpang lebih dari 7.5 % dan 15 % atau dari kolom A
dan kolom B, sehingga dapat disimpulkan bahwa tablet tersebut memenuhi syarat sesuai
dengan yang telah ditetapkan di Farmakope.
2. Keseragaman Ukuran Tebal (cm) D/T
0,8 2,5
No Diameter (cm) 0,8 2,5
12 0,8 2,5
22 0,8 2,5
32 0,8 2,5
42 0,8 2,5
52 0,8 2,5
62 0,8 2,5
72 0,8 2,5
82 0,8 2,5
92 0,8 2,5
10 2 0,8 2,5
11 2 0,8 2,5
12 2 0,8 2,5
13 2 0,8 2,5
14 2 0,8 2,5
15 2 0,8 2,5
16 2 0,8 2,5
17 2 0,8 2,5
18 2 0,8 2,5
19 2 2,5
20 2
Rata-rata
Persyaratan FI :
Diameter masing masing tablet diukur menggunakan jangka sorong, diameter
tablet tidak lebih dari tiga kali dan tidak kurang dari satu sepertiga kali ketebalan tablet.
(Depkes RI, 2014)
Kesimpulan : Disini rata2 keeseragaman ukurannya adalah 2,5.
3 kali ukuran tebal tablet = 0.8 x 3 = 2,4
Tapi diameter tablet yang tercetak seragam semuanya 2 cm. jadi sudah memenuhi syarat.
3. Waktu Hancur
No Waktu Hancur
(detik)
Tablet 1 9,21
Tablet 2 9,45
Tablet 3 9,34
Tablet 4 9,57
Tablet 5 8,87
Tablet 6 9,12
Rata – rata 9,26
Persyaratan FI :
Persyaratan waktu hancur untuk tablet tidak adalah kurang dari 15 menit (FI Edisi III)
Kesimpulan : Tidak memenuhi syarat, karena tablet hancur terlalu cepat.
4. Kekerasan (1 N = 0,101972 kgf) N/9,807= kgf
No Kekerasan Tablet Kgf
(N) 2,55
3,31
1 25 3,6
2 32,5 3
3,31
3 35 2,3
4 30 3
3
5 32,5 2
4,5
6 22,5 2,55
2,8
7 30 2,8
3,31
8 30 3
2,3
9 20 2,55
3
10 45 3,8
3,3
11 25 3
12 27,5
13 37,5
14 32,5
15 30
16 22,5
17 25
18 30
19 37,5
20 32,5
Rata-rata 30.125
Persyaratan menururt Achmad Fudholi 2013;118 :
Tablet umum 4-8 kgf
Kesimpulan : Tidak memnuhi syarat, katena rata – rata kekerasan 3 kgf, tablet terlalu
mudah hancur
5. Friabilitas
Hasil Pengamatan :
Wa = Bobot awal = 6,345 g
Wb = Bobot akhir = 5,94 g
% Friabilitas =
Persyaratan Friabilitas :
% friabilitasnya (% friabilitas yang baik tidak melebihi <1%).
(Syukri.2018).
Kesimpulan : Sudah memenuhi syarat
Kesimpulan
Setelah serangkaian evaluasi tablet dilakukan, dapat disimpulkan bahwa tabley
sudah memenuhi syarat kesergaaman bobot, keseragaman ukuran dan sudah memenuhi
starat friabilitas. Namun tablet tidak menuhi syarat waktu hancur dan kekerasan. Tablet
terlalu rapuh sehingga terlalu mudah hancur. Saran perlu dilakukan preformulasi sebelum
mencetak ulang tabletnya
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. Farmakope Indonesia Edisi V 2014. Jakarta :Kementrian Kesehatan Republik
Indonesia. 2014
Syukri, Yandi. 2018. Teknologi Sediaan Obat dalam Bentuk Solid. Yogyakarta: Universitas
Islam Indonesia.
Anonym. 2018. Disintregation tester. Malang : Program Studi Farmasi UIN Malang.
Farmakope Indonesia Edisi III 1997. Jakarta :Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2014