KESUSASTERAAN MELAYU KOMUNIKATIF
SAJAK :
KUBENTANG
SEHELAI PETA
T. Alias Taib
SAJAK : KUBENTANG SEHELAI PETA
RANGKAP 1 RANGKAP 4
Di atas meja cengal pusaka nenek Di atas rakit ini kusanggah badai
Kubentang sehelai peta enam dekad Yang turun pada zaman remajaku
Pada peta itu mengalir diriku Antara mengasah bakat menulis puisi
Pada diriku terbit sebuah rakit Dengan mengasah perasaan melayani hati
RANGKAP 2 RANGKAP 5
Di atas rakit ini kukayuh kenanganku Di atas rakit ini kukayuh usiaku
Mudik ke hulu zaman kecilku Mudik ke hulu hari mencari diri
Yang kuhabiskan di lumpur sawah Kumasuki petang yang tenang dan matang
Yang menyabarkanku di mata pancing Mencari erti kewujudanku di maya ini
RANGKAP 3 RANGKAP 6
Di atas rakit ini ku rempuh kesulitan Di atas meja cengal pusaka nenek
Menajamkan kalam dan berkaki ayam Kubentang sehelai peta enam dekad
Menyusur denai basah ke sekolah Pada peta itu berdiri gunung
Meninggalkan ibu di anak tangga Pada puncak gunung berdiri aku
BENTUK Sajak ini terdiri Sajak ini
daripada 6 mempunyai 4
Sajak ini bebas, rangkap baris dalam
tidak terikat.
(Rima akhir serangkap
tidak sama)
Sajak ini Sajak ini
mempunyai 5 mempunyai 11
hingga 6 patah hingga 15 suku
kata sebaris
perkataan
sebaris
GAYA BAHASA
ASONANSI ALITERASI ANAFORA
(Pengulangan (Pengulangan huruf (Pengulangan
huruf vokal 'e') konsonan 'g') perkataan sama di
RANGKAP 1, RANGKAP 5, awal baris)
BARIS 2 BARIS 3 RANGKAP 6,
BARIS 3 & 4
Kumasuki
Kubentang
sehelai peta petang yang Pada peta itu
enam dekad tenang dan berdiri gunung
matang Pada puncak
gunung berdiri aku
GAYA BAHASA
RESPONSI INVERSI
(Pengulangan perkataan (Pembalikan kata
di tengah baris) dalam ayat)
RANGKAP 4, RANGKAP 6,
BARIS 3 & 4 BARIS 4
Antara mengasah Pada puncak gunung
bakat menulis puisi berdiri aku
Dengan mengasah Aku berdiri pada
perasaan melayani puncak gunung
hati
SEKIAN,
TERIMA KASIH.