Bahan ajar BIOLOGI KELAS XI PROGRAM IPA SMA 100 jiwa Disusun oleh : Robertus Bangkit SISTEM GERAK MANUSIA
2 Bahan ajar............................................................................................1 DAFTAR ISI......................................................................................2 KOMPETENSI INTI .......................................................................3 KOMPETENSI DASAR ..................................................................3 INDIKATOR PENCAPAIAN..........................................................3 Pengertian Sistem Gerak Manusia .................................................4 Tulang.................................................................................................6 Otot.....................................................................................................7 Sendi...................................................................................................9 Kelainan Pada Sistem Gerak.........................................................11 EVALUASI......................................................................................13 DAFTAR ISI
3 3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan 3.5 menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem gerak dalam kaitannya dengan bioproses dan gangguan fungsi yang dapat terjadi pada sistem gerak manusia. 4.5 menyajikan karya tentang pemanfaatan teknologi dalam mengatasi gangguan sistem gerak melalui studi literatur. 3.5.1 menjelaskan fungsi serta struktur rangka tubuh pada manusia. 3.5.2 menguraikan struktur penyusun tulang 3.5.3 mengaitkan klasifikasi otot dengan mekanisme kerja otot pada manusia. 3.5.4 menguraikan kelainan sistem gerak manusia 3.5.5 mengaitkan hubungan teknologi dengan kelainan sistem gerak pada manusia. 4.5.1 membuat video tentang pemanfaatan teknologi dalam mengatasi gangguan sistem gerak KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN
4 Pengertian Sistem Gerak Manusia Sistem gerak adalah sistem organ pada manusia yang berperan dalam pergerakan tubuh yang terdiri dari alat gerak aktif dan alat gerak pasif. Alat gerak aktif manusia ialah otot-otot yang menempel pada tulang dan rangka manusia sedangkan alat gerak pasif pada manusia ialah sekumpulan tulang-tulang yang membentuk rangka. Rangka adalah susunan tulangtulang dengan sistem tertentu. Rangka terletak dalam tubuh, terlindung atau terbalut oleh otot dan kulit. Rangka yang terdapat didalam tubuh disebut dengan rangka dalam atau endoskeleton. Sistem gerak manusia terdiri dari 1. Tulang, 2. Persendian 3. Otot Kerangka tubuh manusia terletak di dalam tubuh ditutupi oleh kulit dan daging sehingga disebut rangka dalam. Rangka berfungsi untuk menunjang tubuh dan memberi bentuk tubuh, sebagai tempat melekatnya otot-otot rangka. Rangka juga mempunyai fungsi sebagai alat gerak pasif dan pelindung bagian tubuh yang lunak. Rongga tulang pada rangka manusia yang bersumsum merah adalah pusat penghasil sel-sel darah. Rangka manusia terdiri dari ± 206 ruas tulang yang memiliki ukuran dan bentuk yang bervariasi. Tulang-tulang penyusun rangka dikelompokkan menjadi: 1. Tulang tengkorak, 2. Tulang pembentuk tubuh, 3. Tulang anggota gerak. Anggota gerak dikelompokkan menjadi anggota 1. Gerak atas, 2. Anggota gerak bawah. Tulang anggota gerak atas terdiri dari 1. Lengan, 2. Tulang hasta, 3. Tulang pengumpil, 4. Tulang pergelangan tangan, 5. Tulang telapak tangan 6. Tulang jari tangan.
5 Tulang anggota gerak bawah terdiri dari 1. Tulang paha, 2. Tulang kering, 3. Tulang betis, 4. Tulang pergelangan kaki, 5. Tulang telapak kaki 6. Tulang jari kaki. Susunan dan bentuk tulang anggota gerak atas sesuai dengan fungsi lengan, misalnya untuk 1. Mengangkat, 2. Melempar, 3. Memukul, 4. Memegang, 5. Menggenggam, 6. Memungut, 7. Menjumput. Tulang anggota gerak bawah mempunyai bentuk dan susunan tulang anggota gerak bawah lebih disesuaikan untuk 1. Berjalan, 2. Berlari, 3. Menahan beban tubuh. Berikut mengupakan gambar rangka tulang manusia :
6 Tulang Tulang mempunyai fungsi utama sebagai alat gerak pasif artinya tulang hanya dapat bekerja/bergerak apabila ada bantuan dari otot. Tulang atau rangka pada manusia tergolong ke dalam alat gerak pasif dikarenakan tulang hanya akan dapat bergerak jika ada aktifitas yang terjadi pada otot. Tulang sendiri terbentuk oleh kandungan kalsium yang berbentuk garam yang merekat erat dengan bantuan kalogen. Di dalam masa perkembangannya, bentuk tulang bisa berubah atau mengalami kelainan jika ada gangguan yang dibawa sejak lahir seperti adanya 1. Infeksi penyakit, 2. Faktor nutrisi dan gizi, 3. Posisi tubuh yang salah. Tulang yang satu dengan yang lain biasanya terhubung oleh sendi-sendi. Materi mengenai persendian akan kita bahas sesudah pembahasan mengenai tulang berikut ini: selain berperan dalam pergerakan, tulang juga berfungsi untuk hal lain di tubuh, yaitu: • Sebagai fondasi tubuh • Melindungi organ-organ vital di dalam tubuh • Menyimpan kalsium • Memproduksi sel darah • Secara alami, tulang akan memperbarui dirinya setiap 10 tahun sekali. • Setiap tahunnya, sekitar 20% dari total tulang di tubuh berganti dengan yang baru Kerangka pada manusia bisa dibagi ke dalam 3 kelompok yakni : bagian tengkorak, bagian badan, serta bagian anggota gerak: • Bagian tengkorak: bagian tengkorak pada sistem gerak manusia tersusun atas tulangtulang pipih yang menjadi tempat terjadinya proses pembentukan sel-sel darah merah dan putih. Bagian tengkorak pada manusia terdiri dari: masing-masing tulang tersebut berjumlah 2 buah kecuali tulang lidah, tulang tengkorak, dan tulang dahi (1 buah) • Bagian badan: bagian rangka badan pada manusia dipisahkan ke dalam 5 kelompok yakni ruas-ruas tulang belakang, tulang rusuk, tulang dada, gelang bahu, dan gelang panggul. • Bagian anggota gerak bagian ini juga terbagi lagi ke dalam 2 bagian yakni sebagai berikut : anggota gerak atas anggota gerak ini terdapat pada tangan kanan dan tangan kiri anggota gerak bawah untuk anggota gerak bawah tentunya merupakan rangka penyusun kaki kanan dan kiri
7 Otot Berdasarkan kepada jenisnya, tulang yang terdapat di dalam tubuh manusia dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu: 1. Tulang rawan Tulang rawan adalah tulang yang disusun oleh sel-sel tulang rawan Tulang ini sifatnya lentur karena terdapat ruang pada aantar sel tulang rawan. Tulang ini mengandung zat kapur dan zat perekat. Diantara contoh tulang rawan yaitu ujung tulang rusuk, hidung, telinga, trakea, laring, bronkus, dan di antara ruas-ruas tulang belakang. 2. Tulang keras Seperti namanya, tulang keras mempunyai tekstur yang lebih padat dan bersifat keras daripada tulang rawan. Jenis tulang ini disusun oleh osteoblas (sel pembentuk tulang). Terdapat banyak zat kapur diantara sel tulang keras dengan sedikit zat perekat. Itulah yang membuat jenis tulang ini menjadi keras. Di dalam tulang keras kita bisa menjumpai saluran havers. Di dalam saluran havers ini terdapat pembuluh-pembuluh darah. Diantara contoh tulang keras yaitu: tulang kering, tulang lengan, dan tulang selangka. Otot bergerak secara kontraksi dan relaksasi. Ketika otot berkontraksi, maka ukurannya akan memendek, mengeras, dan akan membentuk sebuah gelembung pada bagian tengahnya. Dengan adanya kontraksi pada otot, maka tulang akan tertarik. Untuk mengembalikan tulang tersebut pada posisi awal, maka dibutuhkan relaksasi. Artinya, harus ada otot lain yang berkontraksi supaya dapat menarik tulang itu agar kembali ke posisi awal. Jadi, untuk dapat menggerakkan tulang dibutuhkan kerja sama dari dua macam otot dengan cara kerja yang berbeda. Dari tiga jenis otot di tubuh, ada dua jenis otot yang masuk ke dalam sistem gerak pada manusia, yaitu: • Otot skeletal: terdiri dari serat-serat elastis yang memungkinkan tubuh untuk bergerak dengan bebas. Otot ini melekat pada tulang dan sekitar sendi. Pergerakan otot skeletal diatur oleh otak. Selanjutnya, otot ini bergerak secara sadar sesuai keinginan. Contoh otot skeletal adalah otot betis, otot paha, otot perut, dan lengan. • Otot halus: berbeda dari otot skeletal yang pergerakannya dilakukan secara sadar, pergerakan otot halus terjadi secara otomatis, tanpa keingingan. Sebenarnya, pergerakan otot halus pergerakannya diatur oleh otak. Namun, pergerakannya dilakukan berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan. Contoh otot halus adalah otototot pada pencernaan dan otot nadi. Otot adalah jaringan di dalam tubuh manusia yang berfungsi sebagai alat gerak aktif untuk membantu tulang supaya dapat bergerak. Tanpa otot, tubuh manusia tidak akan dapat bergerak karena otot lah yang dapat membuat tulang bergerak. Berdasarkan jenisnya, otot dibedakan menjadi 3, yaitu :
8 • Otot polos adalah jaringan yang terbentuk oleh sel-sel otot yang bentuknya seperti gelondong yang bagian ujungnya cenderung meruncing. • Otot jantung adalah otot yang terletak pada dinding jantung. • Otot lurik biasa disebut juga sebagai otot rangka, karena otot ini biasanya melekat pada rangka. Disebut lurik karena jika dilihat memakai mikroskop, akan tampak terlihat garis gelap terang pada serabut otot ini. Dari penjelasan di atas apakah kalian bisa menunjukan nama dari otot berikut ? Gambar Nama otot
9 Sendi Gambar Nama otot Pada dasarnya, sendi adalah sebutan untuk pertemuan antara dua buah tulang. Sendi rahang, misalnya, adalah pertemuan antara tulang rahang atas dan tulang rahang bawah. Sendi manusia umumnya bekerja seperti engsel, yang memungkinkan pergerakan antara kedua tulang tersebut. Karena itulah sendi masuk ke dalam sistem gerak pada manusia. Jenis sendi diantaranya sendi mati (sinartrosis) sendi yang tidak memiliki celah sendi sehingga tidak mungkin terjadi pergerakan pada sendi tersebut. Contoh dari sendi mati ialah sendi-sendi yang menghubungkan antar tulang pada bagian tengkorak. Sendi kaku (amfiartrosis) sendi yang bisa digerakkan namun terbatas. Contohnya adalah sendi pada ruas tulang belakang, sendi pada pergelangan tangan, serta sendi pada tulang dada. Sendi gerak (diartrosis) sendi yang bisa digerakkan secara bebas. Sendi engsel seperti engsel pada pintu, sendi ini memungkinkan pergerakan tulang pada satu arah. Contoh sendi engsel yaitu sendi pada lutut dan siku. Sendi pelana pada sendi pelana, salah satu tulang bisa digerakkan menuju dua arah. Contohnya yaitu sendi yang menghubungkan ruas jari dengan telapak tangan. Sendi geser sendi ini memungkinkan terjadinya gerakan pergeseran pada tulang. Contohnya yaitu sendi-sendi pada ruas tulang belakang. Sendi putar Pada jenis sendi ini, salah satu tulang dapat bergerak karena mempunyai poros pada tulang yang lain. Yaitu sendi yang menghubungkan tulang hasta dan tulang pengumpil. Sendi peluru pada sendi ini salah satu tulang berbentuk bonggol sehingga tulang itu dapat bergerak ke segala arah. Contohnya yaitu sendi yang menghubungkan tulang lengan dengan tulang gelang bahu serta tulang paha dan tulang gelang panggul.namun, ada juga sendi yang tidak dapat bergerak. Secara umum, sendi-sendi di tubuh manusia bisa dibedakan menjadi: • Sendi yang dapat bergerak bebas atau sendi synovial: sendi ini bisa bergerak bebas, ke atas, ke bawah, maupun memutar. Contoh sendi yang dapat bergerak dengan bebas adalah sendi pinggul, bahu, siku, lutut dan pergelangan kaki. Seringkali persendian ini disebut juga sebagai sendi peluru. Pada sendi yang bisa bergerak bebas, ada suatu
10 cairan yang dinamakan cairan sinovial. Cairan ini berada di antara tulang-tulang yang membentuk sendi tersebut, dan berfungsi sebagai pelumas untuk memudahkan tulang bergerak. Sendi yang dapat bergerak bebas, kembali dibagi menjadi tiga jenis, yaitu: sendi engsel, yang pergerakannya hanya satu arah, seperti pada lutut dan siku sendi putar, seperti kepala yang bisa bergerak ke kiri, kanan, atas, maupun bawah sendi ball and socket, yang bisa bergerak paling bebas. Pada sendi ini, ujung satu tulang berada di cekungan tulang yang lain, seperti pada sendi pinggul dan bahu • Sendi tidak bergerak atau sendi fibrosa contoh sendi yang tidak bergerak adalah tengkorak di kepala. Sendi ini juga bisa disebut sebagai sendi mati. Tulang tengkorak sebenarnya terdiri dari lempengan-lempengan tulang pipih yang bisa sedikit bergerak saat seorang bayi dilahirkan. Namun ketika masa pertumbuhan terhenti, lempenglempeng tulang tersebut akan menyatu dan tidak lagi bisa bergerak. • Sendi yang dapat bergerak sebagian atau sendi cartilagonius contoh sendi yang dapat bergerak sebagian adalah sendi di tulang belakang. Tulang-tulang di persendian ini, dihubungkan oleh tulang rawan dan dapat bergerak mengikuti tulang di atas maupun di bawahnya. Gambar persendian pada manusia
11 Kelainan Pada Sistem Gerak Selain ketiga komponen di atas, ada komponen lain yang juga berperan dalam sistem gerak pada manusia, diantaranya: Tendon Tendon merupakan jaringan keras yang berfungsi menghubungkan otot ke tulang. Jaringan ini sebagian besar terdiri dari kolagen. Ligamen Sementara itu, ligamen adalah jaringan keras yang menghubungkan tulang yang satu dengan tulang yang lain. Ligamen tersusun dari kolagen dan serat-serat elastik, sehingga masih dapat meregang. Komponen ini, berada mengelilingi sendi. Tulang rawan Ujung dari dua tulang yang membentuk sendi, dikelilingi oleh tulang rawan. Tulang rawan yang normal, memiliki tekstur yang lebih halus, tapi padat dan berfungsi sebagai penyerap tekanan, serta gesekan berlebih saat tubuh bergerak. Saraf Pada sistem gerak pada manusia, saraf berfungsi untuk mengontrol kontraksi otot skeletal serta menginterpretasikan informasi rangsangan. Secara umum, saraf juga berfungsi untuk mengkoordinasi aktivitas yang ada pada sistem organ di tubuh. Bursae Bursae adalah suatu kantung berisi cairan yang bertindak sebagai bantalan dan mengurangi gesekan di permukaan organ tubuh yang bergerak, seperti tulang, otot, tendon, dan kulit. Sistem gerak pada manusia juga dapat mengalami gangguan dan kelainan yang bisa menghambat gerakan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kelainan pada sistem gerak ini bisa disebabkan oleh: • Osteoporosis atau kerapuhan tulang yang diakibatkan kurangnya kalsium maupun kurangnya produksi hormon, Osteoporosis merupakan kondisi yang menyebabkan tulang menjadi keropos dan rapuh karena kekurangan kalsium, sehingga tulang akan mudah patah. Patah tulang akibat osteoporosis sering terjadi pada pinggul, pergelangan tangan, atau tulang belakang. Dalam beberapa kasus, tulang kering juga dapat mengalami osteoporosis yang membuatnya rentan mengalami patah tulang. • Artritis atau kerusakan tulang rawan • Lordosis, Kebalikan dari kifosis yakni kelainan tulang punggung yang terlalu membengkok ke depan, posisi duduk dengan membusungkan dada dapat menjadi penyebab dari kelainan ini. 4. Polio kelainan ini dikarenakan oleh adanya infaksi virus
12 polio, penderitanya akan mengalami kondisi tulang yang kian lama kian mengecil sehingga berujung pada kelumpuhan. • Rakhitis Kelainan yang terjadi akibat kekurangan asupan vitamin D, sehingga tulang kakinya berbentuk menyerupai huruf X atau O. • Persendian Seperti kalian ketahui, ada banyak sekali tulang yang menyusun rangka pada tubuh manusia. masing-masing tulang tersebut tentu saling berhubungan. setidaknya ada 200 tulang yang posisinya saling berhubungan di dalam tubuh manusia. Hubungan yang terdapat diantara 2 tulang itulah yang disebut dengan sendi ataupun artikulasi. Di dalam sistem gerak pada manusia, persendian mmpunyai fungsi serta peranan yang amat penting di dalam proses terjadinya aktivitas ataupun gerakan. • Fraktura dan patah tulang • Lordosisi atau kelainan tulang belakang dibagian pinggang, dan scoliosis • Skoliosis adalah kelainan pada tulang punggung yang mengakibatkan posisinya menjadi membengkok ke samping kanan atau kiri. hal ini dapat terjadi karena terlau sering mengangkat beban pada salah satu bahu atau lengan. atau juga dapat disebabkan oleh kebiasaan duduk dengan posisi yang miring sehingga beban tubuh bertumpu pada salah satu lengan. • Kifosis adalah suatu kelainan tulang punggung terlalu membengkok kearah belakang, kelainan ini biasanya dikarenakan oleh kebiasaan duduk dengan posisi yang terlalu membungkuk atau sering memanggul beban yang berat dengan menggunakan punggung. • Kelainan pada Otot Berikut adalah beberapa cntoh kelainan yang dapat terjadi pada otot manusia yaitu sebagai berikut Tetanus Kelainan pada otot yang dikarenakan oleh infeksi bakteri sehingga kondisi otot terus menegang. Atrofi Kondisi otot yang mengecil biasanya beriringan dengan adanya infeksi virus polio, karena tidak digerakkan maka otot akan menyusut dan mengecil. Kram Kejang otot dikarenakan kegiatan otot berlebih. biasanya terjadi pada atlit olahraga. Terkilir Kelainan otot karena terjadinya kesalahan pada gerak otot sinergis yang bekerja justru berlawanan arah. Menjaga kesehatan sistem gerak pada manusia dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti rutin mengkonsumsi vitamin D maupun kalsium, berjemur dibawah sinar matahari mampu membantu dalam proses penyerapan kalsium dari makanan, kebiasaaan duduk yang benar juga dapat menjaga tulang punggung, dan aktifitas fisik yang baik untuk membantu penghambat kerapuhan tulang.
13 EVALUASI Soal pilihan ganda Bacalah soal dengan teliti dan pilihlah satu jawaban yang benar! 1. Berdasarkan morfologi dan fungsinya, jaringan otot pada manusia dibagi menjadi 3 yaitu …. A. otot lurik, otot jantung dan otot serat lintang B. otot jantung, otot lurik dan otot bergaris C. otot lurik, otot polos dan otot jantung D. miofibril, otot volunter dan otot involunter E. otot volunter, otot involunter, otot lurik 2. Salah satu perbedaan otot polos dengan otot lurik adalah … A. otot polos bentuk serabut memanjang, otot lurik berbentuk gelendong. B. otot polos berinti banyak, otot lurik berinti satu. C. otot polos bekerja di bawah kesadaran, otot lurik bekerja di luar kesadaran. D. otot polos kontraksinya cepat, otot lutik kontraksinya lambat. E. otot polos reaksinya terhadap rangsang lambat, otot lurik reaksinya terhadap rangsang cepat. 3. Membran yang membatasi sendi seorang pasien memerah dan kartilagonya rusak. Keadaan ini akan membentuk jaringan luka yang mengeras menjadi tulang sehingga menyebabkan sendi tidak dapat bergerak dan sakit luar biasa. Berdasarkan data, dokter menyatakan pasien tersebut mengalami …. A. ankilosis B. osteoarthritis C. rheumatoid artitis D. dislokasi E. poliomyelitis 4. Tulang rawan dan tulang keras mempunyai perbedaan. Hal yang membedakan kedua macam tulang tersebut adalah .... A. tulang rawan banyak mengandung kalsium, tulang keras lebih sedikit B. tulang rawan keras dan kaku sedangkan tulang keras lunak, dan lentur C. tulang rawan tersusun oleh sel kondrosit, sedangkan tulang keras tersusun oleh sel osteosit
14 D. tulang rawan tersusun oleh sel osteosit, sedangkan tulang keras tersusun oleh sel kondrosit E. tulang rawan banyak mengandung kalsium, sedangkan tulang keras banyak mengandung kolagen 5. Berkaitan fungsi tulang untuk melindungi organ tubuh yang lemah, tulang di bawah ini yang berfungsi sebagai pelindung adalah…. A. tulang daun telinga B. tulang scapula C. tulang tarsal D. tulang patella E. tulang cranium Soal isian singkat Bacalah soal dengan teliti dan jawablah isian singkat berikut dengan baik dan benar! 1. Daniel sedang mengamati awetan preparat dinding usus halus hewan sapi. Pada pengamatannya didapatkan bahwa awetan tersebut tersusun atas sel yang berbentuk gelendong dengan ujung yang meruncing, dan juga memiliki nukleus yang berada ditengah sel. Jenis otot yang sesuai dengan ciri-ciri diatas adalah …. 2. Orang yang mengalami koma dalam jangka waktu lama, saat siuman tidak segera dapat menggerakkan anggota badannya seperti orang normal. Selain karena masih dalam kondisi pemulihan, hal itu juga terjadi karena otot mengecil. Kelainan ini disebut .... 3. Hubungan antartulang ada yang sangat erat, rapat, dan kuat sehingga tidak bergerak dan ada yang sangat longgar sehingga mudah digerakan. Hubungan antar tulang dengan sedikit gerakan atau tanpa gerakan sama sekali umumnya terdapat pada tulang yang berfungsi sebagai pelindung organ tubuh disebut.... 4. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, para ilmuwan telah berhasil mengembangkan teknologi guna mengatasi kelainan pada sistem gerak, terutama tulang. Teknologi itu di antaranya adalah pengobatan kanker dengan menggunakan sinar radioaktif seperti sinar X, electron, sinar Gamma atau partikel lain yang disebut.... 5. Adi sering melakukan latihan gym selama berjam-jam tanpa henti. Setelah berlatih Adi merasakan lelah pada ototnya. Rasa lelah yang terjadi akibat keja otot terus menerus disebabkan oleh….
15
16