Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam
PAPUA
ANGGOTA KELOMPOK
Banoe Malik Mahardhika (08)
Farsya Amanda (11)
Keira Regina Augia Putri (17)
Maulina Apriliani Puteri (19)
Muthia Azzahra Wiarso (23)
Risky Febrian Syahputra (29)
KONDISI WILAYAH
PAPUA
Provinsi Papua memiliki luas sekitar
81.049,30 km², dengan potensi sumber
daya alam yang bernilai ekonomis dan
strategis.
Secara astronomis, Pulau Papua terletak di antara 0º 20'
Lintang Selatan sampai 10º 42' Lintang Selatan dan
membentang dari 131º Bujur Timur hingga 151º Bujur
Timur.
PERTANIAN DAN
PERKEBUNAN
PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
Hasil Pertanian : https://images.app.goo.gl/Vx58B3hWST6GM4X78
1. Padi
2. Jagung
3. Kedelai
4. Kacang tanah
5. Kacang hijau
6. Ubi kayu
7. Ubi jalar
https://images.app.goo.gl/3dJjgN5y4jeEJn8w6 Buah merah adalah salah satu bioresources
lokal dari Wilayah Pegunungan Tengah Papua.
Eksplorasi untuk mengungkap keanekaragaman
buah merah di wilayah ini telah dilakukan pada
tahun 2016 dan 2017 yang meliputi daerah
Kurima, Kurulu, Siepkosi, Wesaput dan
Kaninmbaga/Bokondini.Buah merah (Pandanus
conoideus Lamk) adalah salah satu
bioresources lokal dari Wilayah Pegunungan
Tengah Papua. Eksplorasi untuk mengungkap
keanekaragaman buah merah di wilayah ini
telah dilakukan pada tahun 2016 dan 2017 yang
meliputi daerah Kurima, Kurulu, Siepkosi,
Wesaput dan Kaninmbaga/Bokondini. Buah
mera dapat membantu dalam penyembuhan
kanker dan memingkatkan kekebalan tubuh.
KEHUTANAN
JENIS HEWAN
SPESIES TANAMAN
https://pin.it/6JT3633
Wilayah Papua dikenal sebagai penghasil utama
Kayu Merbau. Kayu ini menjadi primadona utama
hasil hutan Papua
PERTAMBANGAN
BATU BARA
https://www.canva.com/photos/MAEY6Ixn5jw/
https://www.canva.com/phot
os/MAE54_6d-BU/
Endapannya ditemukan di Distrik
Paniai Barat, Siriwo dan Distrik
lainnya di Kabupaten Paniai.
EMAS
https://www.canva.com/
photos/MAEPvLfY3ng/
https://www.canva.com
/photos/MADFCOOtG7k/
Daerah penghasil tambang emas terbesar yang di
kelola oleh PT Freeport Indonesia. Sampai saat
ini papua masih menjadi penghasil tambang
emas terbesar di indonesia dengan penghasilan
240 kilogram emas murni setiap hari nya. Emas
juga sering ditemukan di Distrik Sugapa,Agisipa,
Homeyo,Aradide, Mbiandogo, Bogobaida, dan
Paniai Barat.
KELAUTAN
GARIS PANTAI
Provinsi Papua memiliki garis
pantai sepanjang 1.170 mil
laut dengan luas perairan
territorial mencapai 45.510km.
https://www.canva.com
/photos/MAEFg6vbE0Y/
BUDI DAYA
Secara umum potensi lestari sumberdaya perikanan laut sebesar
1.524.800 ton/tahun dan perikanan darat sebesar 268.100
ton/tahun (belum termasuk potensi lahan untuk pengembangan
budidaya laut dan tambak diperkirakan sebesar 1.663.200 Ha).
Potensi Lahan Pengembangan Budidaya Pantai mencapai 42.000
Ha yang didalamnya berisi:
TERIPANG : 12.600 HA UDANG : 11.700 HA
BANDENG : 11.700 HA
PARIWISATA
Raja Ampat
Sepenggal Surga di Papua
https://anekatempatwisata.com/10-tempat-wisata-di-papua-
yang-wajib-dikunjungi/
Raja Ampat memiliki biota laut yang beragam. Menurut
laporan The Nature Conservacy, sebanyak 75% spesies
laut dunia dapat ditemukan di Raja Ampat.
Waigeo Salawati
Misool Batanta
TAMA N NASIONAL TELUK CENDRAW
ASIH
https://anekatempatwisata.com/10-tempat-
wisata-di-papua-yang-wajib-dikunjungi/
Di resmikan pada tahun 1993, Taman Nasional
Teluk Cendrawasih menjadi kawasan konservasi
laut terbesar dan terluas di Indonesia.
Moluska Ikan
FESTIVAL DANAU SENTANI
https://wiranurmansyah.com/tarian-isosolo-
di-festival-danau-sentani-2015
Acara tahunan ‘Festival Danau Sentani’ yang
diselenggarakan pertengahan bulan Juni. Festival
tersebut menunjukkan berbagai pertunjukan seni
dan budaya Papua.
Gunung Jaya Wijaya
https://anekatempatwisata.com/10-tempat-wisata-di-papua-yang-wajib-dikunjungi/
Puncak Jaya Wijaya merupakan gunung tertinggi di
Indonesia. Ketinggiannya yang mencapai 4.884 mdpl
ini membuat salju abadi menyelimuti puncak gunung
di provinsi Papua ini.
Satu-satunya gunung
di Indonesia yang
dijuluki memiliki
‘Salju Abadi’
Taman Nasional Lorentz
https://anekatempatwisata.com/10-tempat-wisata-di-
papua-yang-wajib-dikunjungi/
Jenis Tanaman Jenis Spesies
Berbunga Reptil & Amfibi
Jenis Spesies Jenis Spesies
Mamalia Burung
Taman Nasional Lorentz di Papua ditetapkan
menjadi taman nasional terbesar di Asia
Tenggara oleh UNESCO didasarkan pada luas
areanya, yakni 2.505.600 hektar.
PETA PERSEBARAN
Flora : Pohon Merbau
Fauna : Ikan Bandeng, Teripang, Udang
Pertanian : Padi, Ubi Kayu, Kedelai
Perkebunan : Buah Merah
PETA PERSEBARAN
Pariwisata : Raja Ampat, Taman Nasional, Teluk Cendrawasih,
Gunung Jaya Wijaya, Taman Nasional Lorenzt
Bahan Tambang : Emas, Batu Bara
DAFTAR
PUSTAKA
Andriansyah Nafi Muhamad, Firmansyah Rizky, Arief Wijaya dan Chitra Josefchine –
13 November 2018. https://wri-indonesia.org/id/blog/3-fakta-tentang-papua-harapan-
terakhir-bagi-hutan-indonesia
Diakses pada hari Senin, 26 Oktober 2022 pada pukul 10.43 WIB
Anak tempat wisata. https://anekatempatwisata.com/10-tempat-wisata-di-papua-yang-
wajib-dikunjungi/ Diakses pada hari Senin, 26 Oktober 2022 pada pukul 10.37 WIB
Finaka W. Andrean, tahun 2018. https://indonesiabaik.id/infografis/taman-nasional-
lorentz-terbesar-di-asia-tenggara Diakses pada hari Senin, 26 Oktober 2022 pada pukul
10.30 WIB
Gaet lokal. https://gaetlokal.id/read/76/puncak-jayawijaya-objek-wisata-menantang-di-
papua-untuk-pendaki-sejati.html
Diakses pada hari Senin, 26 Oktober 2022 pada pukul 10.40 WIB
Website resmi pemerintah provinsi papua, tahun 2022. https://papua.go.id/view-detail-
page-16/profil-dinas-kelautan-dan-perikanan-provinsi-papua.html
Diakses pada hari Senin, 26 Oktober 2022 pada pukul 10.48 WIB
Website resmi pemerintah provinsi papua, tahun 2022. https://www.papua.go.id/view-
detail-kabupaten-145/pertambangan.html
Diakses pada hari Senin, 26 Oktober 2022 pada pukul 10.54 WIB
Website resmi pemerintah provinsi papua, tahun 2022. https://www.papua.go.id/view-
detail-page-30/daerah-pertambangan.html
Diakses pada hari Senin, 26 Oktober 2022 pada pukul 10.59 WIB
Badan pusat statistik Provinsi Papua, tahun 2022
https://papua.bps.go.id/subject/53/tanaman-pangan.html
Diakses pada hari Senin, 26 Oktober 2022 pada pukul 13.10
Lestari Peni, Setyowati Ninik, Wawo Husein,Albert. Februari 2019
https://e-journal.biologi.lipi.go.id
Diakses pada hari Senin, 26 Oktober 2022 pada pukul 13.11