FAKULTAS ILMU
ADMINISTRASI
UNKRIS
MAGAZINE
ED20I2S3I TOKOH PANCASILA DR. YUDI LATIF, PH.D
MAHASISWA UNKRIS BERPRESTASI
OPINI MAHASISWA TERHADAP KEKERASAN
SEKSUAL DI LINGKUNGAN KAMPUS
PANCASILA SEBAGAI SISTEM BUDAYA
SUSUNAN REDAKSI
PENANGGUNG JAWAB
Ir. Abrianto, MM Dr. Susetya Herawati,S.T.M.Si
PEMIMPIN REDAKSI PENJAGA RUBRIK DESIGN DAN LAYOUT
Abdul Syakur Ragil Erna Susanti Siti Fatimah
2236021013 2036024015 2236021002
Administrasi Publik
Administrasi Publik Administrasi Publik
T
A1
B TOKON PANCASILA -
DR. YUDI LATIF, PH.D
L
E
4
O MAHASISWA UNKRIS
BERPRESTASI
F
7
C OPINI MAHASISIWA
O TERHADAP KEKERASAN
SEKSUAL DI
LINGKUNGAN KAMPUS
N
TE 9PANCASILA SEBAGAI
N SISTEM BUDAYA
T
S 11PROFIL PENANGGUNG
JAWAB
TOKOH PANCASILA
Yudi Latif adalah seorang cendekiawan muda yang University (S2 dan S3, bidang sosiologi politik).
lahir di Sukabumi, 26 Agustus 1964. berasal dari Berbagai prestasi akademik dan non-akademik yudi
keluarga heterogen dari segi afiliasi politik dan raih sejak di bangku sekolah dasar hingga jenjang
status sosial. Ibunya seorang penari dan penyanyi doktoralnya. Disertasi doktoralnya tentang
yang datang dari keluarga menak Sunda. Kakeknya "Genealogi Intelegensia Muslim Indonesia"
adalah kepala Kantor Inspeksi Pendidikan, lulusan memberikan terobosan baru dalam studi sosiologi
sekolah Belanda yang sangat berorientasi politik ke dan sejarah intelektualisme Islam hingga menuai
Soekarno dan masuk PNI (Partai Nasional banyak pujian.
Indonesia). Sementara sang ayah adalah seorang
guru dari kalangan ulama yang memiliki pondok Karir penelitiannya diawali ketika beliau bergabung
pesantren di Sukabumi, aktif dalam organisasi dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Islam, dan masuk dalam NU (Nahdlatul Ulama). (LIPI) pada 1993. dan terlibat sebagai editor awal
Perbedaan ideologi semakin memuncak dipicu oleh rancangan pendirian Universitas Paramadina
ketegangan situasi politik di masa itu, sehingga (1996), tempat Yudi Latif mendirikan berbagai
kedua orang tuanya memutuskan berpisah. pusat studi dan sempat menjadi wakil rektor dalam
urusan pendidikan, kemahasiswaan, dan pengabdian
Yudi Latif Pernah mondok di pesantren Modern masyarakat.
Gontor Penorogo, Yudi Latif memperoleh gelar
kesarjanaannya dari Universitas Padjadjaran (S1, Fokus pemikiran Yudi Latif kajian tentang
bidang Komunikasi), dan Australian National keagamaan, kenegaraan, dan kebangsaan.
1
Yudi dipercaya sebagai editor tamu di Center for Pada tanggal 7 Mei 2017, Yudi Latif
Information and Development Studies (CIDES), dikukuhkan sebagai Kepala Pelaksana
Peneliti senior pada Center for Presidential and Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi
Parliamentary Studies (CPPS). Pancasila (UKP-PIP). Yudi diharapkan
dapat membantu presiden dalam
Namun, seiring kematangan intelektualnya setelah perumusan arah kebijakan umum
menempuh pendidikan di luar negeri, ia lebih pembinaan ideologi Pancasila yang lebih
mengosentrasikan diri dalam bidang pemikiran membumi lagi.Setahun bekerja sebagai
keagamaan, kenegaraan, dan kebangsaan. kepala UKP-PIP, secara mengejutkan
Yudi Latif mengundurkan diri
Tema-tema besar ini menjadi kajian pada lembaga
yang ia pimpin, yakni Reform Institute. Satu lagi Yudi Latif, Ph. D, menyebut ada PR besar bagi
lembaga yang lebih spesifik pada agama, yakni bangsa Indonesia dalam mengukuhkan dan
Pusat Studi Islam dan Demokrasi di Universitas menyuburkan ideologi Pancasila. Paparan itu ia
Paramadina. sampaikan dalam diskusi bertema Membangun
Manusia Indonesia dalam Perspektif Pancasila di
Sebagai penggagum cendikiawan Nurcholis Madjid Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen Kampus C
ini, Yudi mencoba menyampaikan pemikirannya UNAIR pada Rabu (20/11/2019). "Makrifat Pagi"
baik lewat seminar maupun tulisan. Pemikiran- yang tersebar di media sosial.
pemikirannya pun telah banyak dituangkan dalam
bentuk tulisan yang tersebar baik dalam bentuk
buku maupun artikel koran dan jurnal ilmiah.
Di tengah gonjang-ganjing isu kebhinekaan,
toleransi, perpecahan, dan NKRI, pemikiran Yudi
Latif menjadi sangat relevan sebagai jawaban untuk
persoalan bangsa tersebut. Yudi juga rajin
menyampaikan renunganya lewat "Makrifat Pagi"
yang tersebar di media sosial atau platform-
platform yang mendukung agar renunga tersebut
mudah diakses.
Salah satu karya Yudi Latif yang terkenal, yaitu Negara
Paripurna: Historitas, Rasionalitas, Aktualitas Pancasila. Buku
ini diluncurkan di Ruang Rapat Nusantara V Gedung MPR RI,
pada 11 April 2011.
Di dalam bukunya tersebut, Yudi memaparkan tentang sejarah,
menafsir nasionalitas, dan mengaktualisaski nilai-nilai yang
tertanam dalam Pancasila. Lewat buku itu pula, Yudi dikenal
sebagai pemikir Pancasila.
Di tengah gonjang-ganjing isu kebhinekaan, toleransi,
perpecahan, dan NKRI, pemikiran Yudi Latif menjadi sangat
relevan sebagai jawaban untuk persoalan bangsa tersebut. Yudi
juga rajin menyampaikan renunganya lewat "Makrifat Pagi"
yang tersebar di media sosial.
2
Dia juga memaparkan bahwa manusia yang Dia juga memaparkan bahwa manusia yang
berkarakter adalah manusia yang memiliki berkarakter adalah manusia yang memiliki
ketangguhan dan ketangkasan. Karakter adalah ketangguhan dan ketangkasan. Karakter adalah
suatu ciri khas dan tentunya berbeda. “Indonesia suatu ciri khas dan tentunya berbeda. “Indonesia
sebuah negara kepulauan tentu berbeda dengan sebuah negara kepulauan tentu berbeda dengan
negara Arab yang dominan padang pasir. Sehingga negara Arab yang dominan padang pasir.
elemen-elemen khas yang menghasilkan keislaman Sehingga elemen-elemen khas yang
pun berbeda,” jelasnya. menghasilkan keislaman pun berbeda,” jelasnya.
Dia juga memaparkan bahwa manusia yang Dia juga memaparkan bahwa manusia yang
berkarakter adalah manusia yang memiliki berkarakter adalah manusia yang memiliki
ketangguhan dan ketangkasan. Karakter adalah ketangguhan dan ketangkasan. Karakter adalah
suatu ciri khas dan tentunya berbeda. “Indonesia suatu ciri khas dan tentunya berbeda. “Indonesia
sebuah negara kepulauan tentu berbeda dengan sebuah negara kepulauan tentu berbeda dengan
negara Arab yang dominan padang pasir. Sehingga
elemen-elemen khas yang menghasilkan keislaman Pancasila merupakan dasar moral
pun berbeda,” jelasnya. kemanusiaan yang sempurna. Dia
menuturkan bahwa Pancasila berisi dasar
Sedangkan batang pohon yang menjulang tinggi kehidupan yang damai. “Lima sila Pancasila
ibarat manusia sebagai long life learner. Mantan adalah dasar moral kemanusiaan. Jika salah
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila satu hilang, maka hilang juga moral
(BPIP) itu menyinggung bahwa seluruh agama kemanusiaan kita,” ucap Yudi saat diskusi
sejatinya menekankan pentingnya belajar. Namun, Perspektif Pancasila di Aula Garuda Mukti,
dia menyayangkan, banyak orang yang Kantor Manajemen Kampus C UNAIR
mempelajari kitab agama tidak dibarengi dengan
minat baca yang tinggi. bertahun-tahun hidup di Papua, begitu kuliah di
Surabaya, hidupnya juga di asrama Papua.
“Mestinya orang yang pintar membaca Al-Quran Bagaimana mau membaur?” katanya.
juga rajin membaca,” katanya.
Selain itu, lanjut Yudi, ranting yang tumbuh Sedangkan, buah yang ranum pada pohon tadi
menjuntai ibarat tata kelola yang tersebar rata dan mendefinisikan manusia sebagai individu yang
beraneka ragam. Yudi menjelaskan bahwa sangat kreatif. “Setiap orang sejatinya merupakan
diperlukan ruang-ruang perjumpaan terbuka agar individu yang kreatif dengan keragaman dan
saling mengenal dan bertukar pikiran. potensi budaya masing-masing,” ujarnya.
Nyatanya Indonesia masih memiliki tata kelola
yang lemah. “Contohnya saja orang Papua yang
3
MAHASISWA UNKRIS BERPRESTASI
Universitas Krisnadwipayana (Unkris) dengan baik hingga bisa lulus dengan gemilang.
“Beasiswa ini tentu tak lepas dari kepedulian
memberikan beasiswa kepada 26 mahasiswa dari pihak Yayasan Unkris. Karena itu kami
menyampaikan penghargaan yang sebesar-
berbagai program studi dengan kategori Beasiswa besaranya atas dukungan pihak Yayasan,” tandas
dia.
Prestasi dan Beasiswa Unkris Peduli. Beasiswa
"Pemberian beasiswa baik untuk kategori
Prestasi diberikan kepada mahasiswa dengan Beasiswa Prestasi maupun kategori Beasiswa
Unkris Peduli, merupakan program rutin yang
prestasi olahraga tingkat nasional maupun dilakukan Unkris setiap tahunnya. Kami
memberikan apresiasi bagi mahasiswa yang
internasional dan prestasi akademik pada memang memiliki catatan prestasi baik itu tingkat
provinsi, tingkat nasional, maupun internasional.
mahasiswa yang memiliki catatan prestasi Mereka bisa masuk ke Unkris melalui jalur
prestasi dan mendapatkan beasiswa dari Unkris,”
akademik di SMA yang ditunjukkan dengan nilai kata Rektor Unkris Dr Ayub Muktiono saat
menyerahkan beasiswa di Kampus Unkris, dalam
rapor SMA/SMK. Menurut Dr Ayub, beasiswa siaran persnya, Kamis (20/10/2022).
tersebut tidak hanya bagi mahasiswa yang
memiliki catatan prestasi kejuaraan di tingkat
provinsi, nasional, dan internasional. “Mereka
bisa masuk ke Unkris tanpa seleksi lagi.
Seleksinya cukup dengan catatan prestasi
akademik,” jelasnya.
Hadir ikut menyaksikan penyerahan beasiswa itu,
Ketua Yayasan Unkris Amir Karyatin, sekretaris
yayasan, para wakil rektor, Ketua LPKK dan
LPPM Susetya Herawati, serta para dekan dan
wakil dekan. Wakil Rektor (Warek) 3 Unkris
Parbuntian Sinaga dalam sambutannya
menyampaikan selamat kepada para mahasiswa
penerima beasiswa. “Kami senang bisa membantu
kalian untuk meraih masa depan yang lebih baik
lagi,” katanya.
Selanjutnya para penerima beasiswa tersebut, kata
Parbuntian, akan terus dibina dan dibimbing
4
Program diatas juga telah dilakukan pafa tahun Prof Gayus mengingatkan, kampus Unkris
sebelumnya yaitu pada 10 November 2021. menjadi salah satu kampus yang telah melahirkan
Ketua Senat Universitas Unkris Prof. Dr. Topane banyak orang-orang hebat di negeri ini. Pejabat
Gayus Lumbuun, SH, MH berkesempatan pemerintah, anggota legislatif, eksekutif, menteri,
menyerahkan penghargaan tersebut. ketua MA dan sejumlah hakim agung.
Ia yakin saat ini, Rektor dan jajarannya, juga para
Adapun para mahasiswa yang menerima dosen sedang, akan dan terus bekerja keras untuk
penghargaan tersebut adalah Ade Sofyan dari mengantarkan Unkris kembali menjadi kampus
Fakultas Hukum yang meraih Juara 3 Lomba unggul.
Essay tingkat nasional dengan pembimbing Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unkris Dr.
Yessy Kusumadewi SH, MH, Rianti dari Ir. Ayub Muktiono, M.SIP, CIQaR mengatakan
Fakultas Hukum sebagai Panitera Terbaik setiap capaian prestasi mahasiswa menjadi
peringkat 111 Lomba KPS Piala Abdul Kahar langkah yang penting untuk mengantar Unkris
Muzakir dengan pembimbing Verawati Br kembali jaya. “Kalau pahlawan mengharumkan
Tompul SH, MH. nama bangsa, kalian dapat mengharumkan nama
Unkris,” kata Rektor.
Selain itu, Marto Saputro dari Fakultas Ekonomi Menurutnya, keikutsertaan para mahasiswa dalam
juara 3 Kejuaraan Catur Ekspresso IV UHamka program hibah tingkat nasional merupakan
dengan pembimbing Tatag Herbayu SE MM, dan langkah dan upaya yang dilakukan Unkris untuk
Muhammad Syamsul Arifin dari Fakultas Ilmu mencapai cita-cita menjadi kampus unggulan
Administrasi pelaku wirausaha eksportir budi tahun 2025.
daya ikan cupang pembimbing Saefudin Zuhrie
S.Sos M.Si. Sementara itu, Wakil Rektor 3 Dr Parbuntian
Sinaga, SH, MH menyampaikan rasa syukurnya,
Lalu TIM Fakuktas Teknik diwakili Roby, di tengah pandemi yang melanda Indonesia
penerima Hibah KBMI LLDikti dengan hampir dua tahun lamanya, mahasiswa Unkris
pembimbing Florida Butar Butar, MT, dan UKM mampu mengukir prestasi di tingkat nasional.Ia
Sanggar Seni Universitas juara 2 lomba Ratoh berharap capaian para mahasiswa tersebut dapat
Jaroe Politeknik Kesehatan Jakarta 111 menginspirasi mahasiswa lain untuk melakukan
Himpunan Mahasiswa Jurusan Keperawatan hal yang sama.
dengan pembimbing Dr. Susetya Herawati ST.
MSi.
Kepada para penerima penghargaan, Prof. Gayus
menyampaikan pesan, untuk selalu mengingat
pernyataan yang sang tokoh Proklamator
Soekarno, yang akrab dengan sebutan Bung
Karno. Meski Bung Karno telah wafat, tetapi
semangat yang diwariskan untuk generasi
penerus dalam membangun bangsa masih terus
berkobar hingga kini.
5
Kemudian Universitas Krisnadwipayana “Kita berangkat keperlombaan ini tidak hanya
(Unkris) Jalan Raya Jatiwaringin Kecamatan membawa mimpi-mimpi kita saja, melainkan
Pondok Gede Kota Bekasi, sabet juara satu mimpi banyak orang, mimpi seluruh Civitas
piala Kementerian Hukum dan Hak Asasi Akademika Universitas Krisnadwipayana,”
Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham jelasnya.
RI), National Moot Court Competition Dia juga berharap bahwa kemenangan ini
(NMCC) terbaik. sebagai pelecut semangat KPS FH Unkris
dapat terus berprestasi lagi kedepannya, dan
Acara yang digagas oleh Direktorat Jenderal mampu membanggakan kampus.
Administrasi hukum umum selama 22/25
Februari 2019, bekerja sama dengan
Universitas Kristen Indonesia (UKI) dengan
tema tindak pidana teroris berlangsung meriah, “Bung Karno telah menjadi sumber inspirasi
di Graha Pengayoman Kemenkumham RI . bagi generasi penerus untuk terus berprestasi.
Kalimat Beri aku 1.000 orang tua, niscaya
Peserta NMCC tersebut diikuti dari berbagai akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku
kampus, seperti Universitas Bandar Lampung 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia
(UBL), Universitas Jayabaya dan Unkris serta yang diucapkan Bung Karno menyiratkan
Universitas Pembangunan Nasional Veteran bahwa setiap orang ada masanya, setiap masa
Jawa Timur. ada orangnya. Dan sekarang adalah masa
kalian untuk maju terus dan berprestasi,” kata
Pantauan bekasitimes.id, acara closing Prof. Gayus.
ceremony terlihat perwakilan Unkris berhasil
membawakan Komunitas Peradilan Semu
Fakultas Hukum (KPS-FH) dengan sempurna,
hingga berhasil meraih juara pertama terbaik. 6
Selain itu, dalam peringkat kedua terlihat
diraih Universitas Bandar Lampung, dan UPN
Veteran Jawa Timur, juara ketiga. Sedang
katagori yang diperebutkan, Unkris meraih
kategori berkas terbaik, saksi/ahli, panitera,
Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan majelis
hakim terbaik.
OPINI MAHASISWA
TERHADAP KEKERASAN
SEKSUAL DI LINGKUNGAN
KAMPUS
Kekerasan Seksual adalah setiap perbuatan merendahkan,
menghina, melecehkan, dan/atau menyerang tubuh,
dan/atau fungsi reproduksi seseorang, karena ketimpangan
relasi kuasa dan/atau gender, yang berakibat atau dapat
berakibat penderitaan psikis dan/atau fisik termasuk yang
mengganggu kesehatan reproduksi seseorang dan hilang
kesempatan melaksanakan pendidikan dengan aman dan
optimal Menurut Komnas Perempuan (2017),
“ketimpangan relasi kuasa dan/atau gender” adalah sebuah
keadaan terlapor menyalahgunakan sumber daya
pengetahuan, ekonomi dan/ atau penerimaan masyarakat
atau status sosialnya untuk mengendalikan
korban.Berdasarkan jenisnya, kekerasan seksual dapat
digolongkan menjadi kekerasan seksual yang dilakukan
secara : verbal, nonfisik, fisik, dan daring atau melalui
teknologi informasi dan, komunikasi.
Kekerasan seksual dapat terjadi di mana saja, termasuk
dalam lingkup pendidikan. Di antara berbagai jenjang
pendidikan, perguruan tinggi menempati urutan pertama
dalam hal terjadinya kasus kekerasan seksual terbanyak
antara tahun 2015-2021 (Komnas Perempuan, 2021).
Pada akhir tahun 2022 telah terjadi dua kasus kekerasan di
dua kampus yang berbeda yaitu di kampus Universitas
Adalas dan Universitas Gunadharma yang viral di media
sosial twitter.
kekerasan seksual di lingkungan kampus yang pertama
yaitu dari Universitas Gunadharma yang berujung tindakan
persekusi kepada pelaku.
berawal dari 3 korban wanita yaitu teman kampus dari
pelaku yang diajak ke kos pelaku untuk mengerjakan
kuisioner. Namun, saat sudah didalam kamar kos pelaku
mengunci pintu bersama korban Saat korban datang, ia
justru dilecehkan di kamar kos pelaku. Pelaku juga sempat
memaksa untuk memegang kemaluan pelaku, tetapi korban
menolak. Salah satu korban melaporkan pelaku ke polisi.
Dari ketiga korban, 2 diantaranya baru hanya percobaan
sehinnga dijadikan saksi oleh pihak kepolisian.
7
Dari penjelasan kasus-kasus tersebut
dapat disimpulkan bahwa kasus
kekerasan/pelecehan seksual
dilingkungan kampus masih sering
terjadi. lebih parahnya, korban jarang
yang melapor dikarenakan malu dan
hal tersebut dianggap aib. Disini
korban perlu dilindungi dan diberikan
fasilitas oleh pemerintah maupun
pihak kampus untuk merehabilitasi
trauma yang dialami korban.
Pelaku kemudian dicari oleh massa yang merupakan mahasiswa
Gunadarma. Dalam postingan video yang viral di media sosial, terlihat
dua pelaku pelecehan diikat di sebuah pohon. Pelaku dipaksa
meminum air kencing sendiri.
Setelah mendapat informasi persekusi terhadap dua pelaku pelecehan
seksual itu, polisi datang ke Universitas Gunadarma. Kasat Reskrim
Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan polisi
mengamankan kedua pelaku.
Tiga korban pelecehan sempat membuat laporan di Polres Depok.
Namun, pada Selasa (12/12/2022), mereka mencabut laporan di
kepolisian. karena merasa kejadian tersebut sudah lama berlalu.
Korban juga tidak ingin kasus itu diperpanjang.
Kemudian, kasus kedua yaitu mengantongi bukti perbuatan
kasus pelecehan seksual yang tidak terpuji KC. Ketua Satgas
dilakukan seorang dosen senior Pencegahan dan Penanganan
Universitas Andalas yang Kekerasan Seksual (PPKS)
melakukan pelecehan seksual Unand, dr Rika Susanti,
k. epada mahasiswi. Modus menjelaskan hasil investigasi
pelaku adalah dengan dan pemeriksaan terhadap
mengiming-imingi dipermudah korban dugaan pelecehan sudah
dalam urusan bimbingan skripsi. diserahkan kepada pihak
kampus.
Sejumlah 8 mahasiswi
dilecehkan dan Salah satu Satgas, menemukan beberapa
korban mahasiswi tersebut bukti terkait kasus pelecehan
sempat diperkosa dan tidak tersebut.
berani berkuliah lagi. Pihak Tak lama setelah kasus tersebut
kampus yang menelusuri kasus
itu pun mengaku sudah K kasus
terungkap, pihak kampus
itu pun mengaku sudah bersama Satgas PPKS langsung
menonaktifkan KC dari jabatan
dosen. Perbuatan sang dosen
selaku pelaku pelecehan seksual
berpotensi dijerat pidana sesuai
Undang-Undang Nomor 12
Tahun 2022 tentang Tindak
Pidana Kekerasan Seksual (UU
TPKS) Pasal 5 dan Pasal 6.
8
PANCASILA SEBAGAI
SISTEM BUDAYA
Pancasila adalah ideologi negara Indonesia. Pancasila Pancasila adalah ideologi negara Indonesia.
adalah rumusan bangsa dan negara serta pandangan Pancasila adalah rumusan bangsa dan negara serta
hidup seluruh rakyat Indonesia. Sebagai warga pandangan hidup seluruh rakyat Indonesia.
negara yang setia pada tanah air dan bangsanya, Sebagai warga negara yang setia pada tanah air
mereka harus mau belajar dan mendalami Pancasila, dan bangsanya, mereka harus mau belajar dan
yang juga merupakan dasar dari falsafah bangsa. mendalami Pancasila, yang juga merupakan dasar
Pancasila memberikan kerangka kerja di mana semua dari falsafah bangsa. Pancasila memberikan
kelompok dalam masyarakat dapat hidup bersama, kerangka kerja di mana semua kelompok dalam
bekerja sama dalam dialog kerja yang berkelanjutan masyarakat dapat hidup bersama, bekerja sama
untuk membangun masa depan bersama. dalam dialog kerja yang berkelanjutan untuk
membangun masa depan bersama. Pancasila
bersifat subjektif dalam arti nilai-nilai Pancasila
dikaitkan dengan pembela nilai-nilai Pancasila itu
sendiri, yaitu rakyat, negara, dan bangsa
Indonesia.
Kebudayaan adalah daya budi yang berupa cipta,
rasa dan karsa. Kebudayaan merupakan hasil
cipta, rasa dan karsa. Karena kebudayaan selalu
dalam makna sosio-kulturalnya, maka perubahan
selalu terjadi dalam bentuk perubahan sosial-
budaya. Dalam kehidupan sosial budaya di era
globalisasi, warga negara harus mampu menjaga
keutuhan masyarakatnya melalui pengembangan
kehidupan yang bermakna dan kemampuan untuk
memuliakan kehidupan itu sendiri.
Dalam pembangunan dan pengembangan aspek
sosial budaya harus berlandaskan pada sistem
nilai yang sesuai dengan nilai budaya masyarakat.
Asas-asas etik Pancasila bersifat humanistik,
artinya nilai-nilai Pancasila berakar pada harkat
dan martabat pribadi manusia sebagai makhluk
budaya. Contohnya tidak membully teman yang
beda agama, menghargai pendapat orang lain.
Namun kenyataannya bullying masih sering
terjadi di kehidupan masyarakat dan di dunia
maya. Cara untuk mengatasi bullying yaitu
dengan sosialisasi dan dengan menjalankan
hukum yang sudah berlaku. Pada masa sekarang
peran Pancasila semakin tidak terlihat dalam
kehidupan. Dengan berkembangnya teknologi
etika dan moral semakin buruk. Karena sering
terjadi penyalahgunaan teknologi, pergaulan
bebas, dan lain sebagainya.
9
Dengan sosial dan budaya yang menerapkan sila Komunitas remaja punk merupakan salah satu
Pancasila kita bisa mengajarkan masyarakat untuk remaja yang mengikuti kebudayaan barat. Mereka
mengenal dan berhubungan baik dengan saudara merubah penampilan asli mereka menjadi
sebangsa dan setanah air, tidak mudah layaknya penaynyi punk dari negara-negara barat.
terprovokasi. Sosial dan budaya di Indonesia seperti bertato di banyak dari bagian tubuhnya
semakin tahun semakin terlupakan. Sosial budaya tidak terkecali wajah, bertindik dan memakai
masa kini sudah menyimpang dari nilai-nilai anting besar dan berat sehingga membuat telinga
moral yang berlaku dalam masyarakat. Buktinya mereka teerlihat kendur serta memakai baju serba
banyak masyarakat atau generasi milenial yang hitam generasi muda. Dan juga yang sangat
suka menirukan gaya orang barat. Semua itu akan disayangkan meraka ada yang meresahkan warga
menjadi sebuah kebiasaan. Kalau saja kebiasaan sekitar seperti banyak yang bertindak kasar, tidue
yang dicontoh adalah budaya baiknya seperti disembarang tempat seperti didepan ruko ruko
menghargai waktu, pekerja keras. Tetapi karna mereka jarang pulang kerumah masung-
sayangnya kebiasaan yang ditiru adalah budaya masing bahkan banyak dilaporkan melakukan
buruknya seperti narkoba, minum-minuman seks bebeasRremaja yang bergabung dalam
keras, dan lain sebagainya. Budaya barat yang komunitas punk merasa menemukan jati diri
masuk Indonesia mudah diterima oleh remaja. mereka terhadap gaya unik yang ditonjolkan oleh
punk. ini berarti remaja yang sedang mencari jati
Penyebaran arus globalisasi menjadi suatu hal diri sangat mudah terpengaruh oleh budaya barat
yang tak terelakkan dewasa ini. Perkembangan seperti budaya eropa.
globalisasi memiliki dampak positif dan juga
negatif. Terkait dengan hal tersebut, Kebudayaan Tidak melanggar peraturan hukum yang ada di
harus menjadi fondasi dari setiap kebijakan Indonesia. Sebagai warga Indonesia yang baik kita
pembangunan yang dilakukan di Indonesia. harus menjauhi perbuatan yang melanggar norma-
Kebudayaan memiliki peran strategis bagi sebuah norma yang ada di Indonesia karena bukan hanya
bangsa. Pengaruh budaya luar ada yang bersifat merugikan diri sendiri namun juga akan merugikan
positif dan ada juga yang bersifat negatif. bangsa kita.
Masuknya budaya barat di kalangan remaja Selektif terhadap masuknya pengaruh globalisasi.
karena mudahnya budaya yang masuk dan Remaja harus dapat memilah dan menyaring
kurangnya nilai pengetahuan. perkembangan budaya pada masa ini dan tidak
menelannya mentah-mentah, karena apa yang
Upaya Mengatasi Pengaruh Masuknya dianggap biasa dan lumrah oleh negara lain belum
Budaya Asing terhadap Mentalitas tentu baik untuk negara kita.
Masyarakat Indonesia
10
Mempelajari budaya-budaya yang ada di
Indonesia. Sebagai seorang penerus generasi
kita memiliki keinginan untuk
membanggakan bangsa kita dengan cara yang
mampu kita lakukan.
Mementingkan pembekalan ilmu dalam diri.
Bekal ilmu dalam diri kita bertujuan untuk
membentuk kepribadian kita agar menjadi
lebih baik dan patriotis.
Mempelajari dan melaksanakan ajaran agama
yang dianutnya. Dengan mempelajari dan
mengamalkan agama yang dianutnya akan
menetralisir hal buruk dilakukan, karena
semua agama mengajarkan kita untuk
menjauhi hal buruk dan mendekati perbuatan
baik.
PROFIL PENANGGUNG JAWAB
Dr. Susetya Herawati,S.T.M.Si lahir di Bantul,
20 Februari 1964. Beliau adalah Dosen dari
mata kuliah Pendidikan Pancasila di Fakultas
Ilmu Administrasi Publik Universitas
Krisnadwipayana sekaligus aktif sebagai Ketua
Umum PW IRMLA (Research Methodolgy
Lecturer Association atau Asosiasi Dosen
Metodologi Penelitian Indonesia) DKI Jakarta.
Beliau juga adalah seorang aktifis penggiat budaya di Yayasan Suluh
Nuswantara Bakti yang bergerak di bidang pertumbuhan karakter bangsa.
Pendidikan formal yang pernah ditempuhnya adalah Sarjana Teknologi
mineral jurusan Peminyakan UPN Veteran Jogjakarta, Magister
Administrasi Ilmu Pemerintahan Dalam Negeri,Institut Ilmu Pemerintahan
Dalam Negeri, serta Doktor Ilmu Administrasi Publik Universitas
Brawijaya (UMB).
Selain itu, beliau juga merupakan seorang Penulus dari banyak buku-buku
bermanfaat seperrti buku Kewirausahaan, dan Pendidikam
Kewarganegaraan yang ia tulis bersama Rektor Unkris yaitu Ir. Ayub
Muktiono, M.SIP,CIQaR dan dosen Unkris Eka Ari Endrawati, SH.,MH.
Karena beliau aktif di berbagai bidang seperti yang telah diuraikan di atas,
dan masih banyak lagi, beliaupun sangat dihormati bahkan perjalanan karir
dan kisah hidupnya ditulis dalam sebuah buku yang berjudul "Kisah Hera
Perempuan Kampung" yang ditulis oleh Ori Yushini.
Orang-orang hebat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
dengan hebat. Dia menciptakan budaya dimana setiap orang akan
menanyakan kepada diri mereka sendiri apakah ada yang lebih baik
dalam mengerjakan sesuatu? Tirulah itu! Dan bila masih ada cara
yang lebiih baik, lakukanlah!
~Dr. Susetya Herawati,S.T.M.Si~
11
TKEARSIMIHA!