Pembelajaran Berdiferensiasi
MODUL AJAR
2022
SUHU & KALOR
MATA PELAJARAN : IPA
KELAS / SEMESTER: VII / GANJIL
Nama Pengampu : Heri Sri Wahyuni, S.Pd
Tahun Pelajaran : 2022 / 2023
SMP NEGERI 1 JABUNG
MODUL AJAR IPA
INFORMASI UMUM
A. Identitas Modul : Heri Sri Wahyuni, S.Pd
Penyusun : SMP Negeri 1 Jabung
Sekolah 2022
Tahun : SMP
Jenjang sekolah :D
Fase :VII / Ganjil
Kelas/Semester : 15 JP ( 6x pertemuan @40 menit)
Durasi : Luring
Mode Pembelajaran : 34 orang
Target Peserta
B. Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu melakukan pengukuran terhadap aspek fisis yang mereka temui dan
memanfaatkan ragam gerak dan gaya (force), memahami hubungan konsep usaha dan energi,
mengukur besaran suhu yang diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan, sekaligus dapat
membedakan isolator dan konduktor
C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan percobaan, siswa dapat bernalar kritis dan kreatif dalam melakukan
melakukan pengukuran besaran suhu yang diakibatkan oleh energi kalor yang diberikan
Melalui kegiatan percobaan, siswa dapat bernalar kritis dan kreatif dalam membedakan
isolator dan konduktor
D. Profil Pelajar Pancasila
Bernalar Kritis : Pelajar akan mengembangkan kemampuan analisis terhadappermasalahan di
sekitar berkaitan dengan suhu dan kalor
Kreatif : Pelajar akan mengembangkan kemampuan memberikan solusi terhadappermasalahan di
sekitar berkaitan dengan suhu dan kalor
E. Sarana dan Prasarana
Video Demonstrasi (https://youtu.be/uPC0C1XA6a0 ),LKPD-1, PPT
, LCD, Laptop
F. Target Peserta Didik
Peserta didik yang tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar
G. Model, Strategi, dan Metode Pembelajaran
Pembelajaran tatap muka dengan model discovery learning
Strategi : pembelajaran berdiferensiasi (kegiatan berwarna merah) Metode :
Diskusi, Tanya Jawab, Demostrasi, Eksperimen, dan Presentasi
H. Kegiatan Berdiferensiasi
Kegiatan Berdiferensiasi
o Peserta didik visual : disajikan gambar pada setiap teks bacaan
o Peserta didik auditori: disajikan link video pembelajaran
o Peserta didik kinestetik : windows shopping
Kata Kunci : suhu, kalor, pemuaian,termometer,konduksi,konveksi,radiasi
KOMPONEN INTI
A. Pemahaman Bermakna
1. Pelajar mengeksplorasi hubungan suhu dengan kalor pada dirinya sendiri dan kekiatan
eksperimen
2. Pelajar berani mencoba dan menyampaikan kegagalan percobaan yang dilakukan.
3. Pelajar mencoba melakukan rangkaian aktivitas sebagai langkah awal merancang
percobaan secara mandiri.
4. Kita akan memahami suhu dan kalor serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari sehingga
dapat memecahkan persoalan yang ada berkaitan dengan suhu dan kalor
B. Pertanyaan Pemantik
Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya:
Kemampuan Prasyarat Pertanyaan Pemantik
1. Siswa sudah dapat memahami cara 1. Bagaimana benda dapat memiliki suhu yang
mengukur suhu menggunakan berbeda?
termometer
2. Bagaimana benda dapat mengalami perubahan
2. Suswa sudah dapat memahami cara suhu?
konversi skala suhu
3. Apa yang terjadi jika benda mengalami
3. Siswa sudah dapat memahami cara perubahan suhu?
mengukur massa benda menggunakan
neraca 4. Bagaimana benda dapat mengalami perubahan
wujud?
4. Siswa sudah dapat memahami cara
mengukur volume pada tabung reaksi 5. Bagaimana kalor dapat berpindah?
6. Kenapa kita dapat merasakan sebuah benda
terasa berbeda rasa dingin atau panasnya
padahal suhu benda tersebut sama?
7. Bagaimana mekanisme benda menghantarkan
kalor?
C. Asesmen
Rencana Asesmen
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran :
Rubrik Penilaian Tertulis, Rubrik Penilaian Performa (Kinerja), Rubrik Penilaian Produk dan Lembar
Observasi Profil Pelajar Pancasila
Asesmen Formatif :
Penilaian Performa,Penilaian Produk, Observasi dan Catatan anekdot
Alat Ukur :
Rubrik Penilaian Performa, Rubrik Penilaian Produk dan Lembar Observasi
Asesmen Sumatif:
Tes Tertulis
Alat Ukur:
Soal Tes Tertulis dan Rubrik Penilaian Tes Tertulis
Pengayaan bagi murid yang belum mencapai kriteria tujuan pembelajaran:
Mempelajari ulang materi suhu dan kalor
Pengayaan bagi murid yang sudah mencapai kriteria tujuan pembelajaran:
Mempelajari mekanisme mempertahankan suhu tubuh pada manusia dan hewan
D. Persiapan Pembelajar:
Pertemuan 1: Mengidentifikasi suhu panas dan dingin (3 JP)
Pertemuan 2: Identifikasi dan bereksperimen mengenai Konsep Kalor, Hubungan kalordan
Perubahan Suhu dan Wujud Zat (3 JP)
Menyiapkan alat dan bahan
Menyiapkan LKPD untuk tiap kegiatan dan gambar bila diperlukan
Menyiapkan asesmen dan daftar hadir siswa
Menyiapkan alat dan bahan untuk praktikum
Menyiapkan pembagian kelompok dengan jumlah anggota 4 -5 siswa
PERTEMUAN 1 (80 MENIT)
Definisi Dan Pengukuran Suhu
Indikator Keberhasilan Asesmen
Setelah mempelajari materi siswa diharapkan
mampu: Asesmen Individu Jenis Asesmen :
Mendeskripsikan definisi suhu
Membedakan pengukuran suhu secara Performa
kualitatif dan kuantitatif
Menjelaskan prinsip pengukuran suhu Produk
menggunakan termometer
Menjelaskan prinsip kerja berbagai jenis Tertulis
termometer
Observasi (Pengamatan)
Alat Ukur :
Rubrik Penilaian Performa (kinerja)
Rubrik Penilaian Produk
Soal Tes Tulis
Lembar Observasi dan Catatan anekdot
RINCIAN KEGIATAN
Kegiatan Awal ( 10 menit)
1. Siswa dan guru memulai dengan berdoa bersama
2. Guru mengecek kehadiran siswa
3. Guru menunjukkan termometer badan dan bertanya apakah siswa mengenal benda tersebut?
4. Guru bercerita ketika mengalami demam, untuk mengetahui seberapa panasnya kita biasanya
menempelkan punggug tangan ke kening dan mengkompres kening si sakit menggunakan kain yang
dibasahi dengan air.
5. Siswa distimulasi dengan kata kunci untuk bertanya:
Apakah indera peraba dapat mengukur suhu suatu benda dengan tepat?
Mengapa kita bisa merasakan panas, sejuk, atau dingin?
Apakah tujuan mengkompres kening si sakit menggunakan kain yang dibasahi air?
6. Guru menyampaikan garis besar tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan penilaiannya.
Kegiatan Inti (60 Menit)
Stimulation
1. Guru meminta seorang peserta didik maju ke depan kelas untuk mencicipi kopi
hangatdan es teh yang sudah ada di meja depan.
2. Peserta didik diminta untuk merasakan tingkat panas masing-masing
air danmenjelaskan hasil penginderaan yang dilakukan.
Statemen
3. Peserta didik diminta untuk mengemukakan pendapat maupun bertanya
berdasarkandemonstrasi yang sudah dilakukan.
4. Siswa mendiskusikan apakah kegiatan ini dapat mendeskripsikan secara tepat tingkat
panas suatu benda
Pertanyaan yang diharapkan muncul dari peserta didik adalah
a. “Bagaimana perbedaan tingkat panas dingin antara kopi hangat dan es teh?’
“Bagaimana cara mengukur derajat panas dingin suatu benda?”.
Data Colection
1. Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil yang terdiri dari maksimal 4
pesertadidik secara heterogen.
2. Guru membagikan LKPD 1 “SUHU DAN PENGUKURANNYA” yang
harusdiselesaikan kepada masing-masing kelompok
3. Peserta didik mendiskusikan permasalahan di LKPD 1.
Data processing
4. Peserta didik mengumpulkan informasi melalui kegiatan literasi untuk
menyelesaikanpermasalahan di LKPD 1.
Verification
5. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menyelesaikan permasalahan
diLKPD1.
6. Peserta didik menempelkan jawaban dari kelompoknya pada kertas plano atau
manilakemudian dipajang pada dinding kelas
Generalization
7. Peserta didik melakukan windows shopping (berkunjung ke kelompok lain
untukmelihat hasil kerjanya dan membandingkan dengan kerja kelompok Waktu
sendiri) 20
Meminta perwakilan dari dua kelompok untuk mempresentasikan hasilnya
didepankelas dan kelompok lain menanggapi. menit
Kegiatan Penutup (10 Menit)
1. Guru memberikan penguatan materi
2. Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini dan
merefleksi kegiatan belajar hari ini.
3. Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk penghargaan
lain yangrelevan) kepada kelompok yang memiliki kinerja terbaik.
4. Guru menyampaikan materi selanjutnya tentang skala suhu dan
konversinya lalumemberikan tugas kepada peserta didik untuk mempelajari
materi tersebut.
5. Peserta didik melakukan evaluasi formatif
6. Guru menutup pembelajaran dengan salam
2. Pertemuan Ke-2 ( 3 x 40 menit )
Kegiatan Pendahuluan
1. Guru membuka kegiatan pembelajaran dengan mengucapkan salam, lalu
mengajakpeserta didik berdo’a terlebih dahulu.
2. Guru mengecek kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.
3. Guru memberikan apersepsi dengan mengaitkan materi suhu dan
pengukurannya yangtelah dipelajari.
4. Untuk menarik perhatian dan motivasi peserta didik, guru menampilkan gambar
termometer berskala dan termometer tak berskala.(menunjukkan alat
termometer dengan skala dan tanpa skala jika ada)
Guru mengarahkan peserta didik pada permasalahan:”Bagaimana skala
suhu padatermometer tersebut?”
5. Guru menyampaikan garis besar tujuan pembelajaran, kegiatan
pembelajaran,dan penilaiannya
Sintak Kegiatan Inti 80
Model menit
Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
Stimulation Guru menayangkan gambar berisi hasil pengukuran suhu suatu
(stimullasi/ benda dengan perbedaan skala yang ditunjukkan thermometer
pemberian Celcius dan Fahrenheit
rangsangan)
Mengamati
Peserta didik diminta mengamati gambar /foto yang yang terdapat
pada buku maupun melalui penayangan video yang disajikan oleh
guru (https://youtu.be/uPC0C1XA6a0)
Berdasarkan hasil pengamatan terhadap gambar, peserta didik
dibebaskan untuk mendiskusikan tentang hal-hal yang ingin
diketahui..
Membaca (dilakukan sebelum kegiatan pembelajaran berlangsung),
Peserta didik dibebaskan membaca materi dari berbagai sumber
yang disukainya ; dari modul yang di buat guru
(http://bit.ly/ModulKalor1Cariti ), buku paket atau buku-buku
penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Konsep hubungan kalor dan perubahan suhu benda
Mendengar
Peserta didik diminta mendengarkan pemberian materi oleh guru
yang berkaitan dengan Konsep hubungan kalor dan perubahan
suhu benda
Menyimak
Peserta didik diminta menyimak penjelasan pengantar kegiatan
secara garis besar/global tentang materi pelajaran mengenai :
Konsep Kalor, Hubungan kalor dan Perubahan Suhu dan
Wujud Zat
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
(pertanyaan/ sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan
identifikasi
masalah) dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
Mengajukan pertanyaan tentang : Konsep hubungan kalor dan
perubahan suhu benda
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai
dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)
untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Misalnya :
Mengapa suhu air bertambah jika diberi kalor?
Data COLLABORATION
collection
(pengumpulan Guru bersama siswa membentuk kelompok untuk kegiatan
data) eksperimen. Kegiatan berkelompok ini untuk belajar memahami
sudut pandang orang lain dan dapat berempati (Kesadaran Sosial)
Guru membimbing peserta didik selama kegiatan eksperimen
pengaruh kalor terhadap wujud zat. Peserta didik mancatat data
hasil eksperimen LKPD-1.
Siswa membuka LKPD-1 tentang pengaruh kalor terhadap wujud
zat
Data CRITICAL THINKING (BERFIKIR KRITIK) DAN KEGIATAN LITERASI
processing
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
Data)
pengamatan dengan cara :
Guru membimbing peserta didik untuk menjawab pertanyaan-
pertanyaan analisis dalam LKPD-1 setelah melakukan
eksperimen.
Dalam menjawab pertanyaan-pertanyan analisis, peserta didik
dibebaskan mencari lokasi sesuai kesepakatan kelompok
Peserta didik dibebaskan untuk mencari informasi dari sumber
yang disukai; baik dari buku siswa, buku penunjang IPA handout
, atau sumber lain
Verification COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(pembuktian)
Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerja LKPD-1 hal
ini dilakukan utnuk mengembangkan kemapuan murid memahami
sudut pandang dan berempati dengan pemikiran orang lain
(Kesadaran Sosial)
Peserta didik yang lain dibebaskan memberikan tanggapan
terhadap hasil presentasi temannya. Hal ini dilakukan untuk
mengakui kemampuan/ kekuatan orang lain (Kesadaran sosial)
Guru memberikan evaluasi dan penguatan.
Generalizatio Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
(menarik Peserta didik bersama guru membuat kesimpulan dan refleksi
kesimpulan)
terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan
Guru memberikan projek individu berupa paket informasi yang
berupa oint-point penting yang muncul selama proses
pembelajaran berlangsung. Bentuk paket informasi dibebaskan
sesuai dengan kenyamanan peserta didik (misalnya video, poster,
laporan, dll)
Catatan :
Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran
yang meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup 20
menit
Guru memberikan projek individu berupa paket informasi yang berupa oint-point
penting yang muncul selama proses pembeljaran berlangsung. Bentuk paket informasi
dibebaskan sesuai dengan kenyamanan peserta didik (misalnya video,poster, laporan, dll)
Guru memberikan umpan balik untuk mngecek pemahaman siswa terhadap materi
pembelajaran dengan latihan pilihan ganda pada quizizz
Guru menyampaikan materi pembelajaran yang akan dibahas untuk pertemuan
selanjutnya
Guru meminta murid mmbuat kartu ucapan terimakasih kepada orang yang dianggap
telah membantunya hari ini. Murid dapat memberikan kartu ucapatan terimakasih
tersebut kepada orang yang dituju. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan
murid dalam berempatu dengan orang lain serta memahami dan mengekspresikan rasa
syukur. (Kesadaran sosial)
Guru bersama peserta didik berdoa sebagai penutup belajar
E. Asesmen
1. Asesmen pembelajaran (diagnostik non kognitif)
Berikanlah tanda centang (√) pada salah satu gambar yang dapat mewakili perasaan
kalian sebelumdan setelah mempelajari materi ini!
2. Asesmen selama proses pembelajaran Jurnal Sikap Profil Pelajar Pancasila
No. Teknik Bentuk Waktu
Instrumen Pelaksanaan
1. Observasi Lembar Observasi (Catatan Saat pembelajaran berlangsung
Jurnal) Kesadaran diri dan
kesadaran sosial
3. Asesmen unjuk kerja selamakegiatan eksperimen berlangsung (https://bit.ly/3nw2E0k)
4. Asesmen kognitif di akhir pembelajran (https://quizizz.com/join?gc=34450180)
Mengetahui, Jabung, 19 Oktober 2022
Kepala SMPN 1 Jabung Guru Mata Pelajaran
Drs. EDI YUSWANTO HERI SRI WAHYUNI, S.Pd
NIP.196804041993031008 NIP. 196910091998022002
LAMPIRAN-LAMPIRAN
PENILAIAN SIKAP
Mata pelajaran : IPA
Materi : Kalor dan Perpindahannya
Kelas/ Semester : VII / Ganjil
Pertemuan : Pertama, Kedua, Ketiga
Rubrik Penilaian Sikap
No Indikator Penilaian Indikator Skor
1 Kesadaran diri Hadir di dalam kelas tepat waktu 5 : jika 5 indikator terpenuhi
Berdoa sebelum memulai pembelajaran 4 : jika 4 indikator terpenuhi
Menunjukan emoticon perasaan dengan 3 : jika 3 indikator terpenuhi
tepat 2 : jika 2 indikator terpenuhi
Dapat merefleksikan perasaannya 1 : jika 1 indikator terpenuhi
dengan tepat
Mengikuti Teknik STOP dengan serius
2. Kesadaran Sosial Aktif dalam kelompok dan menunjukan 5 : jika 5 indikator terpenuhi
sipat empati 4 : jika 4 indikator terpenuhi
Mempertimbangkan pandangan atau 3 : jika 3 indikator terpenuhi
pemikiran orang lain dalam kegiatan 2 : jika 2 indikator terpenuhi
berkelompok 1 : jika 1 indikator terpenuhi
Mengekspresikan rasa syukur dengan
membuat kartu ucapan terimakasih
Menunjukan kepedulian terhadapan
langkah-langkah kegiatan pembelajaran
Menunjukan kepedulian dan mengakui
kemampuan orang lain dalam kegiatan
berkelompok atau diskusi
Ketentuan Penilaian Sikap
1. Skor sikap maksimal yang dinilai = jumlah indikator yang dinilai = 5
2. Jumlah Skor = total indikator yang terpenuhi
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap maksimal yang dinilai = (5÷5)× 100 = 100
4. Kode nilai/predikat :
75,01 - 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 - 75,00 = Baik (B)
25,01 - 50,00 = Cukup (C) 00,00 - 25,00 = Kurang (K)
PENILAIAN KETERAMPILAN
Mata pelajaran : IPA
Materi : Konsep Kalor, Hubungan Kalor Terhadap Perubahan Suhu dan Wujud
Zat
Kelas/ Semester VII
Link e- rubrik : https://bit.ly/3nw2E0k
Rubrik Instrumen Penilaian Unjuk Kerja
No Indikator Penilaian Indikator Skor
1 Persiapan 1. Menyiapkan alat dan bahan yang 2 : jika 2 indikator terpenuhi
2 Pelaksanaan Pratikum 1 : jika 1 indikator terpenuhi
digunakan untuk pratikum
2. Membaca langkah-langkah
pratikum “Pengaruh kalor terhadap
perubahan wujud zat”
1. Mengukur panjang es krim mula- 3 : jika 3 indikator terpenuhi
mula dengan menggunakan 2 : jika 2 indikator terpenuhi
penggaris
2. Meletakkan es krim pada 1 : jika 1 indikator terpenuhi
dudukannya
3. Mengukur panjang es krim setelah
didiamkan selama 1 menit, 3 menit,
dan 5 menit
3 Menyajikan Data 1. Mengisi data yang tepat pada setiap 4 : jika 4 indikator terpenuhi
kolom 3 : jika 3 indikator terpenuhi
2 : jika 2 indikator terpenuhi
2. Mengisi deskripsi perubahan wujud 1 : jika 1 indikator terpenuhi
zat
3. Memberi judul sumbu X dan Y
untuk grafik
4. Menggambar grafik
4 Kegiatan Akhir Pratikum 1. Menjawab pertanyaan dan 3 : jika 3 indikator terpenuhi
kesimpulan 2 : jika 2 indikator terpenuhi
2. Membereskan alat dan bahan
3. Menjaga kebersihan lingkungan 1 : jika 1 indikator terpenuhi
Ketentuan Penilaian Keterampilan or Maksimum
1. Skor keterampilan maksimum setiap indicator
ikator Penilaian
Persiapan
Pelaksanaan Pratikum
Menyajikan Data
Kegiatan Akhir Pratikum
Total Skor
2. Jumlah Skor : Total semua skor indicator penilaian = 12
3. Skor Keterampilan : (Total skor ÷ Jumlah Skor)×100 = (12 ÷ 12) )×100 = 100
PENILAIAN PE
Mata pelajaran : IPA
Materi : Konsep Kalor, Hubungan Kalor Terhadap P
Kelas/ Semester VII
Bentuk Soal : Pilihan Ganda
Jumlah Soal 5
Alokasi Waktu : 8 menit
Pertemuan : Pertama
Link e- Soal : https://quizizz.com/join(00569456)
No Indikator Pencapaian Indikator Soal Butir Soal
Kompetensi
1 3.4.1 Menganalisis Disajikan peristiwa Perhatikan g
konsep kalor kain yang dijemur ini:
dibawah terik
matahari, peserta
didik dapat
menganalisis konsep
kalor
Ketika ibu se
matahari kem
ENGETAHUAN
Perubahan Suhu dan Wujud Zat
Jawaban Dimensi
gambar ibu menjemur pakaian dibawah C C4
(Mennyimpulkan)/
/Faktual
edang menjemur pakaian di bawah terik
mudian dibiarikan selama beberapa jam,
pakaian yan
Berdasarkan
aliran energi
A. Pakaian
mengelua
B. Pakaian
mengelua
C. Pakaian s
energi pa
D. Pakaian s
energi pa
3.4.2 Mengidentifikasi Disajikan grafik hasil Perhatikan g
hubungan kalor percobaan
dengan memanaskan air,
perubahan suhu peserta didik dapat
mengidentifikasi
hubungan kalor
dengan kenaikan suhu
Seorang sisw
air dengan m
Data hasil p
ng semula basah akan menjadi kering.
n uraian di atas, pernyataan mengenai
i panas yang sesuai adalah… .
setelah dicuci bersuhu rendah
arkan energi panas ke lingkungan
setelah dicuci bersuhu tinggi
arkan energi panas ke lingkungan
setelah dicuci bersuhu rendah menyerap
anas dari lingkungan
setelah dicuci bersuhu tinggi menyerap
anas dari lingkungan
grafik dibawah ini: B C4
(Menelaah)/
/Prosedural
wa melakukan percobaan memanaskan
menggunakan lilin sebagai sumber panas.
percobaan disajikan dalam bentuk grafik
berikut!
Pernyataan y
dibuat adalah
A. Semakin
ketika dip
B. Semakin
ketika dip
C. Semakin
ketika dip
D. Semakin
ketika dip
3.4.3 Menganalisis Disajikan gambar
pengaruh kalor
terhadap ilustrasi lilin yang
perubahan
wujud zat dibakar, peserta didik
dapat menganalisis Perubahan
I. Mengua
pengaruh kalor II. Mencair
III. Membe
terhadap perubahan IV. Menyub
wujud zat Tentukan
pada lilin
yang sesuai dengan grafik yang telah
h….
sedikit jumlah lilin, kenaikan suhu air
panaskan semakin tinggi
banyak jumlah lilin, kenaikan suhu air
panaskan semakin tinggi
sedikit jumlah lilin, kenaikan suhu air
panaskan tetap
sedikit jumlah lilin, kenaikan suhu air
panaskan tetap
Andi memanasskan lilin, ternyata C C4
(mengkaitkan)/
terjadi beberapa perubahan wujud.
/Prosedural
Seperti pada tabel berikut ini:
Wujud Keterangan
ap Menyerap kalor
ir Menyerap kalor
eku Menyerap kalor
blim Menyerap kalor
n pasangan perubahan wujud yang tepat
n!
A. IV , Kare
zat karen
B. III, Kare
karena m
C. II, Karena
karena m
D. I , Karena
karena m
Disajikan gambar Perhatikan g
melelehnya es batu,
peserta didik dapat
menghitung kalor
yang diperlukan untuk
merubah wujud es
batu menjadi air
3.4.4 Menganalisis Disajikan ilustrasi Es batu yang
meleleh ket
dibutuhkan e
A. 6500 J
B. 6800 J
Mentega ada
ena menyublim adalah perubahan wujud A C3
na menyerap kalor (menerapkan)/
ena membeku adlah prubahan wujud zat /Konseptual
menyerap kalor
a mencair adalah perubahan wujud zat
menyerap kalor
a menguap adalah perubahan wujud
menyerap kalor
gambar es mencair berikut!
g bermasa 500 gr dengan suhu awal 2°C D C4
tika suhu 28°C. Berapa kalor yang
es batu untuk meleleh? (c=0,5 J/grC)
C. 7000 J
D. 7300 J
alah salah satu bahan yang dibutuhkan
konsep kalor dan perubahan wujud untuk pembu
tahapan me
penerapannya benda, peserta didik berasal dari k
mentega ak
dalam dapat ilustrasi di a
sesuai adalah
kehidupan mengidentifikasi A. Perubaha
sehari-hari hubungan kalor dari air m
B. Perubaha
dengan wujud benda
gas menja
C. Perubaha
padat me
D. Perubaha
dari pada
Teknik Penilaian : Jumlah soal yang benar ×20
uatan kue. Ketika membuat kue terdapat (Menyimpulkan)/
emanaskan mentega. Ketika api yang /Prosedural
kompor dinaikan maka perubahanwujud
kan semakin cepat cair. Berdasarkan
atas, pernyataan perubahan wujud yang
h… .
an wujud yang terjadi adalah membeku,
menjadi padat
an wujud yang terjadi mengembun, dari
adi cair
an wujud yang terjadi menyublim, dari
enjadi gas
an wujud yang terjadi adalah mencair,
at menjadi cair
Mata pelajaran : IPA
Kelas/ Semester VII
Bentuk Soal
Jumlah Soal : Pilihan Ganda
Alokasi Waktu 5
: 10 menit
Pertemuan : Kedua
Link e- Soal :
No Indikator Pencapaian Indikator Soal
Kompetensi
Disajikan gambar air
1 3.4.5 Menerapkan Asas
Black untuk yang dituang es
menyelesaikan
masalah yang peserta didik dapat
berhubungan
dengan kalor Menerapkan Asas
Black untuk
menyelesaikan
masalah yang Dalam
dimasu
berhubungan dengan gelas 2
maka b
kalor A. 21,
Disajikan ilustrasi B. 25,0
botol termos yang C. 27,1
berisi kopi akan D. 28,0
dicampur susu Botol t
Kemud
peserta didik dapat bersuhu
maupun
Menerapkan Asas jenis k
kal/goC
Butir Soal Jawaban Dimensi
A C3
(menerapkan)
/Konseptual
gelas berisi 200 cc air 40oC kemudian
ukkan 40 gram es 0oC. Jika kapasitas kalor
20 kal/oC dan kalor lebur es adalah 80 kal/g,
berapakah suhu seimbangnya
54
06
11
07
termos berisi 230 gram kopi pada suhu 80oC. B C4
dian ditambahkan susu sebanyak 20 gram (memecahkan)
u 5oC. Jika tidak ada kalor pencampuran
n kalor yang terserap botol termos dan kalor /Konseptual
kopi = susu = air = 1,00
C, maka berapakah suhu keseimbangan
Black untuk campur
A. 64
menyelesaikan B. 74
C. 84
masalah yang D. 94
berhubungan dengan
kalor
Disajikan grafik
kenaikan suhu air
yang dipanaskan
peserta didik dapat
Menerapkan Asas
Black untuk
menyelesaikan
masalah yang
berhubungan dengan
kalor Air ber
suhu da
J/kg°C,
oleh air
A. 75
B. 87
C. 105
D. 200
Disajikan ilustrasi Berik
prinsip Asas Black meng
ran?
C C4
(menemukan)
/Prosedural
rmassa 500 gram mengalami penurunan
ari D menjadi C. Jika kalor jenis air 4200
, tentukan jumlah kalor yang dilepaskan
r, nyatakan dalam satuan kilojoule!
5 D C3
0 (menerapkan)
kut ini contoh kegiatan sehari-hari yang
ggunakan prinsip asas black
dalam kehidupan 1. Me
sehari-hari peserta 2. Me
didik dapat 3. Me
Menerapkan Asas 4. Me
Black untuk Jawab
menyelesaikan A. 1&
masalah yang B. 1&
berhubungan dengan C. 2&
kalor D. 2&
Disajikan ilustrasi Apabila su
Besi panas maka hal y
dimasukkan ke a. Besi aka
dalam air peserta b. Besi aka
didik dapat c. Besi aka
Menerapkan Asas d. Besi aka
Black untuk
menyelesaikan
masalah yang
berhubungan dengan
kalor
Teknik Penilaian : Jumlah soal yang benar ×20
enjemur pakaian di bawah terik matahari B /Faktual
embuat air hangat buat mandi
emasak air hingga mendidih C1
embuat minuman es teh (Identifikasi)/
ban yang tepat adalah Konseptual
&2
&4
&3
&4
uatu besi panas dimasukkan ke dalam air,
yang dapat terjadi adalah ...
an membeku dan air akan menguap
an turun suhunya dan air akan naik suhunya
an tetap suhunya dan air akan naik suhunya
an turun suhunya dan air akan tetap suhunya
Mata pelajaran : IPA
Kelas/ Semester VII
Bentuk Soal
Jumlah Soal : Pilihan Ganda
Alokasi Waktu 5
Pertemuan
Link e- Soal : 10 menit
: Ketiga (Perpindahan Kalor)
: https://quizizz.com/(01305200)
No Indikator Pencapaian Indikator Soal Butir Soal
Kompetensi
Disajikan ilustrasi Pada saat ib
1 3.4.6 Menganalisis
macam-macam peristiwa memasak ib
perpindahan kalor
perpindahan kalor terjadi pe
dalam kehidupan perpinjdaha
sehari-hari, peserta alumuinium
didik menganalisis A. Konduks
macam-macam kalor dar
perpindahan kalor B. Konduks
baik yan
C. Konveks
mudah d
D. Konveks
mampu m
Disajikan ilustrasi
Jawaban Dimensi
bu memasak di dapur, hampir semua peralatan B C4
bu terbuat dari alumunium. Pada proses masak (mengkaitkan)
/Faktual
erpindahan kalor yang terjadi. Proses
an kalor apa yang terjadi dan mengapa
m digunakan untuk bahan peralatan memasak?
si, karena alumunium adalah media aliran
ri api kompor
si, karena alumunium adalah konduktor yang
ng mampu mengalirkan kalor
si, karena alumunium jenis bahan yang
dijumpai
si, karena alumunium adalah bahan yang
menghantarkan panas
D C4
peristiwa Ilust
perpindahan kalor panas
dalam kehidupan
sehari-hari, peserta
didik menganalisis
macam-macam
perpindahan kalor
tamu. Saat
aman dari l
samping. Pe
sehingga su
aliran udara
Berdasarkan
terjadi saat
A. Kondu
Radias
B. Radias
radiasi
(Menganalisis)
/Konseptual
trasi aliran Ketika terjadi pemadaman
s pada lilin listrik, dinar menyalakan
lilin untuk menerangi ruang
ia mendekatkan tangan dengan jarak yang
lilin, lilin terasa panas baik dari atas dan dari
erpindahan kalor terjdi dari lilin ke lingkungan
uhu udara di sekitar lilin meningkat. Terdapat
a panas ketika tangan ditempatkan di atas lilin.
n uraian tersebut, perpindahan kalor yang
lilin dinyalakan adalah….
uksi dan konveksi C. Konduksi dan
si D. Konveksi dan
si
Disajikan ilustrasi
peristiwa
perpindahan kalor
peserta didik
menganalisis
macam-macam
perpindahan kalor tiga pipa
tertutup
ditempat
tersebut,
pipa A d
Peristiw
secara…
A. konv
B. kond
C. indu
D. radia
Disajikan ilustrasi 1. Air d
peristiwa 2. Pada
perpindahan kalor
dalam kehidupan teras
3. Alat
A C3
(menerapkan)/
Prosedural
a dimasukkan ke dalam kotak kaca yang
seperti pada gambar. Asap gulungan kertas
tkan di ujung pipa B dan masuk melalui pipa
, maka asap tersebut akan keluar lagi melalui
dan pipa C seperti terlihat pada gambar.
wa ini terjadi karena adanya perpindahan kalor
….
veksi
duksi
uksi
asi
di dalam panci mendidih karena dipanaskan C C3
a siang hari terasa panas dan malam hari
sa sejuk (mengaplikasik
t memasak umumnya diberi pegangan dari an)/Konseptual
sehari-hari, peserta kayu
didik menganalisis 4. Tera
macam-macam Dari pernya
perpindahan kalor adalah nom
A. 1 da
B. 1 da
C. 2 da
D. 2 da
Disajikan ilustrasi
peristiwa
perpindahan kalor
dalam kehidupan
sehari-hari, peserta
didik menganalisis kusut. Ia m
macam-macam lalu menggu
perpindahan kalor menjadi rap
Peristiwa te
A. terjadi
setrika
menyer
u atau plastic C4
asa hangat ketika di dekat api unggun
ataan tersebut yang menyatakan akibat radiasi (Menyimpulka
mor … n)/Faktual
an 3
an 4
an 4
an 3
Ifa menyetrika baju A
untuk pergi ke Mall.
Ketika setrika belum
begitu panas ia mencoba
menggunakannya
namun bajunya tetap
menunggu hingga setrika benar-benar panas
unakannya sehingga baju yang di setrika Ifa
pi seperti gambar berikut.
ersebut menunjukkan bahwa ...
perpindahan kalor secara konduksi dari
ke baju sehingga molekul-molekul baju
rap panas sehingga bergetar lebih cepat dan
mengak
B. terjadi
ke setri
panas
mengak
C. terjadi
setrika
melema
disetrik
D. terjadi
ke setr
ikatan
dengan
dengan
Teknik Penilaian : Jumlah soal yang benar ×20
kibatkan ikatan antarmolekul menjadi lemah
perpindahan kalor secara konduksi dari baju
ika sehingga molekul-molekul bajumenyerap
sehingga bergetar lebih lambat dan
kibatkan ikatan antarmolekul menjadi kuat
perpindahan kalor secara konveksi dari
ke baju sehingga mengakibatkan
mahnya ikatan molekul pada baju ketika baju
ka
perpindahan kalor secara konveksi dari baju
rika sehingga mengakibatkan melemahnya
molekul pada baju ketika baju disetrika
n setrika pada temperatur panas medium
n diulangi maju mundur gerakan setrika
LKPD 1 SMP Negeri 1 Jabung
Nama Lengkap :
Kelas :
Tujuan
Tujuan Pembelajaran :
Melalui eksperimen pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud zat, peserta didik dapat menganalisis
konsep kalor ,menyelidiki hubungan kalor dengan perubahan suhu dan wujud zat dapat menyebutkan 3 contoh
perubahan wujud zat, serta menganalisis konsep kalor dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dengan
menunjukan empati dan kesadaran diri.
Pengantar
Kalor yang diserap suatu zat tidak selalu menyebabkan kenaikan suhu/temperatur zat tersebut.
Kadangkala kalor yang diserap oleh suatu zat dapat mengubah wujud zat. Suatu zat apabila diberi
kalor terus-menerus dan mencapai suhu maksimum, maka zat akan mengalami perubahan wujud.
Peristiwa ini juga berlaku jika suatu zat melepaskan kalor terus-menerus dan mencapai suhu
minimumnya.
Ehmmm, cuaca akhir-akhir ini cukup panas
yah. Asiknya kita belajarnya sambil makan
Es Krim yuk !
Gambar 1. Anak sedang makan es krim
Sumber nakita.LgKriPdD.id1 Pengaruh Kalor Terhadap Perubahan Wujud Benda
SMP Negeri 1 Jabung
A. Alat dan Bahan Percobaan Bahan
Es krim bertangkai 2 buah yang sama
Alat jenisnya
Penggaris 1 buah
Dudukan es krim (Sterofom/Busa)
1. Letakkan es krim pada dudukannya
2. Amati es krim selama 1 menit!
3. Isi tabel pengamatan
4. Ulangi langkah 2 dan 3 untuk pengamatan es krim selama 3 menit
5. Ulangi langkah 2 dan 3 untuk pengamatan es krim selama 5 menit
6. Gambarlah grafik hasil percobaan!
7. Ulangi langkah 1 s.d 6 di luar ruangan (bawah sinar matahari)
A. Es Krim dalam ruangan
Panjang Es krim mula-mula = cm
No Waktu Hasil Pengamatan
Panjang Es krim (cm) Deskripsi Wujud Es krim
1 1 menit
LKPD 1 Pengaruh Kalor Terhadap Perubahan Wujud Benda
SMP Negeri 1 Jabung
2 3 menit
3 5 menit
Grafik
Sumbu X =
Sumbu Y =
B. Es Krim di luar ruangan (dibawah sinar matahari)
Panjang Es krim mula-mula = cm
No Waktu Hasil Pengamatan
Panjang Es krim (cm) Deskripsi Wujud Es krim
1 1 menit
2 3 menit
3 5 menit
LKPD 1 Pengaruh Kalor Terhadap Perubahan Wujud Benda
SMP Negeri 1 Jabung
Grafik
Sumbu X =
Sumbu Y =
F. Pertanyaan
1. Dari hasil percobaan, es krim yang dimana yang lebih cepat meleleh?
Mengapa hal itu bisa terjadi?
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
2. Dari bahan ajar tentang macam-macam perubahan wujud zat yang sudah
kalian baca. Lengkapilah diagram perubahan wujud di bawah ini !
1. ……………………………………………
2. ……………………………………………
3. ……………………………………………
4. ……………………………………………
5. ……………………………………………
6. ……………………………………………
LKPD 1 Pengaruh Kalor Terhadap Perubahan Wujud Benda
SMP Negeri 1 Jabung
3. Berdasarkan diagram perubahan wujud zat di atas, carilah 3 peristiwa
dalam kehidupan sehari-hari kemudian analisislah perubahan wujud mana
yang membutuhkan kalor dan melepas kalor. Masukkan data pengamatanmu
pada tabel di bawah ini !
No. Peristiwa Perubahan Menerima Melepas
Wujud Kalor Kalor
4. Berdasarkan diagram diatas, bagaimana hubungan kalor dengan
perubahan wujud?
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
G. Kesimpulan
Buatlah kesimpulan dari percobaan yang sudah kalian pelajari hari ini
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………..…
……………………………………………………………………………………………………………………………………..
LKPD 1 Pengaruh Kalor Terhadap Perubahan Wujud Benda
SMP Negeri 1 Jabung
Daftar Pustaka
Puspita, Diana. (2009). Alam Sekitar IPA Terpadu Kelas VII. Jakarta: PT. Leuser Cita
Pustaka
Sumarwan, dkk. (2010). IPA SMP untuk Kelas VII. Jakarta: Erlangga
Wasis, et al. (2008). Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VII Semester 1. Jakarta: Pusat
Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2008
Widodo wahono, dkk. (2017). Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VII Semester 1. Jakarta:
Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikkbud
LKPD 1 Pengaruh Kalor Terhadap Perubahan Wujud Benda