The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Mata Pelajaran Pembuatan Busana Industri Kelas 12 Busana.Materi Ajar tentang teori bebe anak

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rafiah11, 2022-09-20 22:39:15

MODUL TEORI BEBE ANAK

Mata Pelajaran Pembuatan Busana Industri Kelas 12 Busana.Materi Ajar tentang teori bebe anak

Keywords: Busana Anak

OLEH
RAFIAH, S.Pd. M.Pd
NIP. 19710131 199702 2 003

BAB I
PENDAHULUAN

A. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Pembuatan bebe anak merupakan standar kompetensi yang di dalamnya
memuat kompetensi diantaranya, mengidentifikasi bebe anak, memotong bahan,
menjahit, menyelesaikan bebe anak, mengerjakan pengepresan, penyelesaian
akhir bebe anak, menghitung harga jual. Setelah mempelajari dan
menyelesaikan modul ini, maka siswa diharapkan dapat memiliki kecakapan dan
ketrampilan dalam pembuatan bebe anak sehingga menghasilkan sebuah bebe
anak yang indah dan menarik.

B. Deskripsi
Modul merupakan alat atau sarana pembelajaran yang berisi materi,

metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang dirancang secara
sistimatis dan menarik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan sesuai
dengan tingkat kompleksitasnya.

Modul dengan judul Pembuatan Bebe Anak dimaksudkan sebagai salah
satu bahan referensi dan sebagai pendukung yang dapat digunakan sebagai
salah satu sumber belajar bagi peserta didik SMK Program studi Tata Busana.
Dengan adanya modul, peserta didik dapat belajar secara mandiri di rumah
sehingga dapat mempersingkat waktu dalam proses pembelajaran yang
tentunya dengan pencapaian akhir yang maksimal.

“Modul Pembuatan Bebe Anak” berisi tentang pengertian bebe anak,
disain bebe anak, pemilihan bahan, warna dan corak bebe anak, macam-macam
hiasan bebe anak, kontruksi pola dasar bebe anak sampai dengan
penegembangannya sesuai disain dan teknik menjahit bebe anak. Dengan
materi-materi yang telah dituliskan dalam modul, diharapkan para peserta didik
nantinya dapat membuat bebe anak ke dalam bentuk benda jadi yang nantinya
akan mempunyai nilai saing di dunia industri busana.

Dengan mempelajari dan memahami isi modul, diharapkan peserta didik
dapat memperoleh pencapaian yang maksimal di akhir pembelajaran yaitu dapat
membuat bebe anak, maka diharapkan kepada seluruh peserta didik untuk
selalu mengembangkan pengetahuan ini sesuai dengan perkembangan zaman
yang selalu berubah-ubah. baik dengan cara berbagi pengalaman dengan orang
lain, maupun mencari pengetahuan di luar lingkungan sekolah.

Berdasarkan hal di atas, agar proses pembelajaran dapat berjalan
dengan lancar dan dapat memudahkan peserta didik dalam memahami dan
menguasai materi tentang pembuatan bebe anak, maka disusunlah modul ini.
Dengan adanya modul ini diharapkan dapat menambah wawasan dan
pengetahuan, serta mampu meningkatkan motivasi belajar bagi siswa..
C. Waktu

Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan modul ini adalah selama 26 jpl,
dengan rincian sebagai berikut :
Kegiatan Belajar 1 : Pengetahuan Bebe anak 6 jpl
Kegiatan Belajar 2 : Konstruksi pola dasar bebe anak 4 jpl
Kegiatan Belajar 3 : Mengubah pola dasar bebe anak sesuai disain 8 jpl
Kegiatan belajar 4 : Menjahit bebe anak 8 jpl
D. Prasyarat

Sebelum mempelajari modul ini diharapkan peserta didik telah
menguasai dan memahami secara benar pengetahuan tentang menggambar
busana, memilih bahan busana sesuai disain, membuat pola busana dengan
teknik konstruksi, menerapkan teknik dasar menjahit busana, agar tidak
mengalami kesulitan ketika mempelajari modul tentang pembuatan bebe anak
ini.
E. Petunjuk Penggunaan Modul
1. Bagi Siswa

Agar materi dalam modul ini dapat dipahami dan dikuasai dengan
baik, maka langkah-langkah yang harus dilakukan peserta didik adalah :
a. Membaca dan Mempelajari materi secara berurutan dengan cermat Jika

mengalami kesulitan dalam mempelajari modul, diskusikanlah dengan
teman atau tanyakan langsung kepada guru atau pembimbing.

b. Untuk mengevaluasi diri terhadap penguasaan materi modul, dengan
cara mengerjakan evaluasi yang ada pada setiap akhir kegiatan belajar
dan koreksi dengan melihat kunci jawaban yang telah disediakan.

c. Untuk pemahaman lebih lanjut atau mengembangkan ilmu yang sudah
didapat, peserta didik dapat membaca buku-buku dan sumber balajar lain
yang digunakan dalam pembuatan modul ini.

d. Untuk menguji penguasaan dan pemahaman materi ini, maka
mengerjakan semua tugas dan tes sumatif dalam modul ini.

e. Melakukan evaluasi dengan cara mengoreksi hasil tugas yang telah
dikerjakan. Untuk tes sumatif, cocokkan jawaban dengan kunci jawaban
yang telah tersedia pada bagian belakang modul ini.

2. Bagi Guru
Agar guru dapat membantu siswa dalam penggunaan modul ini maka di
harapkan guru dapat :
a. Membimbing siswa yang kesulitan dalam memahami materi yang
terdapat dalam modul ini.
b. Membantu siswa untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan
lain yang diperlukan untuk belajar.
c. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
d. Berperan sebagai motivator untuk siswa di dalam menyelesaikan materi
yang terdapat dalam modul ini.

F. Tujuan Akhir
Secara umum, setelah menyelesaikan atau mempelajari modul ini, maka

siswa diharapkan dapat:
a. mengetahui tentang bebe anak seperti disain,corak,motif warna, hiasan yang

digunakan dalam membuat bebe anak.
b. mengetahui alat-alat yang diperlukan untuk membuat bebe anak.
c. membuat pola dasar konstruksi bebe anak,
d. mengubah pola dasar konstruksi bebe anak sesuai disain.
e. mengetahui proses pembuatan bebe anak dari memotong, memberi tanda

jahitan, menjahit, mengepres, menghias sampai dengan mengemas dan
menghitung harga jual bebe anak.

E. Kompetensi
Setelah mempelajari dan memahami modul Pembuatan Bebe Anak ini,

peserta didik diharapkan memiliki kompetensi atau kemampuan membuat bebe
anak. Dengan dicapainya kompetensi yang telah ditentukan maka diharapkan
siswa dapat menguasai bidang tersebut dan dapat memasuki dunia kerja dan
industri sesuai dengan bidang keahliannya

Tabel 2. Pencapaian Kompetensi

No KOMPETENSI INDIKATOR

1 Memahami apa yang  Peserta didik dapat menjelaskan pengertian

dimaksud dengan bebe bebe anak
anak`

2 bentuk dasar bebe  Peserta didik dapat menjelaskan pengertian

anak bentuk dasar bebe anak

 Peserta didik dapat menjelaskan macam-

macam bentuk dasar bebe anak

3 Disain bebe anak untuk  Peserta didik dapat menyebutkan disain bebe

berbagai kesempatan untuk berbagai kesempatan

4 Tekstil untuk bebe  Peserta didik dapat menjelaskan jenis bahan

anak dalam berbagai tekstil yang digunakan untuk bebe anak dalam

kesempatan berbagai kesempatan

 Peserta didik dapat menyebutkan bahan tekstil
yang digunakan untuk bebe anak dalam
berbagai kesempatan

 Peserta didik dapat menjelaskan jenis corak
tekstil yang digunakan untuk bebe anak dalam
berbagai kesempatan

 Peserta didik dapat menyebutkan corak tekstil
yang digunakan untuk bebe anak dalam
berbagai kesempatan

5 Hiasan bebe anak  Peserta didik dapat menyebutkan warna tekstil
yang digunakan untuk bebe anak dalam
berbagai kesempatan

 Peserta didik dapat menjelaskan pengertian
Hiasan bebe anak

 Peserta didik dapat menyebutkan macam-

macam hiasan bebe anak dan penempatannya

6 Konstruksi pola dasar  Peserta didik dapat mengukur bagian – bagian

bebe anak tubuh anak dengan tepat

 Peserta didik dapat membuat pola dasar
badan dengan benar dan tepat sesuai ukuran

 Peserta didik dapat membuat pola dasar

lengan dengan benar dan tepat sesuai ukuran

7 Mengubah pola dasar  Peserta didik dapat merubah pola dasar bebe

bebe anak sesuai anak sesuai disain

disain

8 Menjahit bebe anak  Peserta didik dapat menjahit bebe anak

dengan teknik yang benar dan tepat

F. Cek Kemampuan
1. Apakah Anda mengetahui tentang bebe anak?
Ya Tidak

Apa yang anda ketahui tentang bebe anak?
Jawaban :
…………………………………………………………………………………
2. Apakah Anda mengetahui tentang bentuk dasar bebe anak?

Ya Tidak

Kalau ya, sebutkan macam-macam bentuk dasar bebe anak!
Jawaban :

………………………………………………………………………………

BAB II
PEMBELAJARAN

A. RENCANA BELAJAR PESERTA DIDIK

Tabel 3. Rencana Pembelajaran Peserta Didik

Keg. Materi Metode Estimasi
Belajar Pembelajaran Waktu

1 a. Memahami apa yang dimaksud  Belajar secara 6 x 45 menit
(270 menit)
dengan bebe anak mandiri
4 x 45 menit
b. Bentuk dasar bebe anak  Ceramah (180 menit)

c. Disain bebe anak untuk berbagai  Tanya jawab 8 x 45 menit
(360 menit)
kesempatan  Diskusi
8 x 45 menit
d. Tekstil untuk bebe anak (360 menit)
1170 Menit
e. Hiasan bebe anak

 Pengertian hiasan bebe anak

 Macam-macam hiasan bebe

anak dan penempatannya.

2 a. Konstruksi pola dasar bebe anak  Belajar secara

 Mengukur badan mandiri

 Membuat pola dasar badan  Praktek

 Membuat pola dasar lengan  Ceramah

3 a. Mengubah pola dasar bebe anak  Belajar secara

sesuai disain mandiri

 Mengubah pola badan menurut  Praktek

bentuk dasar bebe anak  Ceramah
 Mengubah pola lengan sesuai

disain

 Macam-macam pola kerah

4 a. Menjahit bebe anak  Ceramah

 Praktek

TOTAL

Tujuan Kegiatan Pembelajaran 1

Kegiatan pembelajaran 1 bertujuan untuk memberikan
pengetahuan dan pemahaman kepada peserta didik tentang :
1. Pengertian bebe anak
2. Bentuk dasar bebe anak
3. Disain bebe anak untuk berbagai kesempatan
4. Tekstil untuk bebe anak dalam berbagai kesempatan
5. Pengertian hiasan bebe anak
6. Macam-macam hiasan bebe anak dan penempatannya

Uraian Materi 1

1. Pengertian Bebe Anak
Bebe anak adalah busana anak perempuan yang bagian atas dan bawah

busananya menjadi satu. Baik yang disambung di pinggang, dipanggul ataupun
tanpa sambungan. Bagian rok boleh pendek ataupun panjang tergantung model
yan diinginkan.

2. Bentuk Dasar Bebe Anak
a. Dasar garis model bebe anak
Model bebe anak pada umumnya mempunyai garis model yang
sangat sederhana. Ada lima macam dasar garis model yang banyak
digunakan dalam bebe anak, diantaranya :
1. Basque, yaitu model bebe anak yang mempunyai badan pas dan rok
kerut-kerut dengan sambungan pada pas pinggang. Model basque dapat
dipakai sebagai pola dasar.
2. Empire, yaitu model bebe anak yang memiliki garis pinggang yang
ditinggikan, sesuai untuk anak-anak yang bertubuh langsing. Model
Empire merupakan variasi dari basque.

3. Princess, yaitu model bebe anak dengan garis hias dari bahu atau kerung
lengan lurus atau melengkung kebawah. Model princess sesuai untuk
anak-anak yang bertubuh gemuk.

4. A-Line, yaitu model bebe anak yang tidak mempunyai garis pinggang,
sempit diatas melebar kebawah. Model ini sering disebut Model bebe
gantung, sesuai untuk anak-anak umur 5 tahun kebawah.

5. Long Torso, yaitu Model bebe anak yang mempunyai garis pinggang
yang diturunkan. Dapat dibuat bermacam-macam variasi dan sesuai untuk
anak yang bertubuh pendek.

Gambar 1. Macam-macam dasar garis model bebe anak

Basque Empire Princess A-Line Long
Torso

b. Dasar Kerah
Menurut Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan (1985 : 5 - 6)

yang disebut kerah adalah bentuk bagian terpisah untuk menyelesaikan
garis leher. Ada tiga macam dasar kerah yang perlu diketahui, yaitu :
1. Kerah rebah adalah kerah yang letaknya datar pada garis bahu.
2. Kerah setengah tegak adalah kerah yang jatuhnya agak tinggi dari garis

bahu.
3. Kerah tegak adalah kerah yang jatuhnya berdiri dan melekat pada leher.

Misalnya kerah kemeja, kerah board, kerah Chinese, turtle neck. Dari tiga
dasar kerah ini dapat dibuat bermacam-macam variasi dalam bentuk dan
ukuran.

Kerah rebah Kerah setengah tegak kerah tegak

Gambar 2. Macam-macam dasar kerah
( Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, 1985:5 )

c. Dasar lengan
Lengan adalah bagian yang disambung pada kerung lengan badan

yang berfungsi untuk menutup lengan terutama jika udara dingin. Ada
beberapa empat macam dasar lengan yang biasanya digunakan pada bebe
anak, diantaranya :
1. Lengan licin adalah lengan yang digunting menurut pola dasar lengan.
2. Lengan puff adalah lengan yang mempunyai kerutan pada bagian atas

dan bawah lengan. Bagian bawah dapat diselesaikan dengan rompok
atau manset. Kerutannya dapat berupa kerutan mati atau dipasangkan
elastic atau dijahit dengan benang karet.

3. Lengan Bishop adalah lengan yang memiliki kerutan pada bawah lengan,
dapat diselesaikan dengan manset atau rompok.

4. Lengan kemeja panjang adalah lengan panjang sampai pergelangan
tangan. Bagian bawah dapat dikelim, dirompok, dikerut atau diselesaikan
dengan manset.

Lengan licin Lengan puff Lengan bishop Lengan panjang

Gambar 3. Macam-macam dasar lengan

Dari keempat macam dasar lengan di atas dapat dibuat bermacam-
macam variasi yang banyak digunakan pada bebe anak, seperti :
1. Lengan lonceng adalah lengan licin dan bagian bawahnya mengembang

panjang bervariasi. Lengan ini dapat juga digunting menurut serong kain.
2. Lengan sayap adalah lengan berbentuk lajur yang dipasangkan pada

kerung lengan dengan kerut atau tanpa kerut.
3. Lengan raglan adalah lengan setali dengan sebagian dari badan. Lengan

ini tidak mempunyai garis kerung lengan. Garis dimulai dari pertengahan
leher sampai ke bawah ketiak, terdapat pada bagian muka dan bagian
belakang. Lengan ini banyak digunakan pada bebe anak untuk tidur.
4. Lengan cape adalah lengan berbentuk setengah lingkaran, bagian yang
lurus disatukan dengan bagian kerung lengan.

Lengan lonceng Lengan sayap Lengan raglan Lengan Cape

Gambar 4.
Macam-macam variasi lengan yang banyak digunakan pada bebe anak

( Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, 1985: 7 )

d. Dasar Rok / bagian bawah bebe
Model rok atau bagian bawah bebe yang banyak digunakan pada

busana anak adalah rok kerut, rok kembang, macam-macam rok lipit dan
variasi dari ketiganya.
1. Rok kerut adalah rok yang berkerut pada bagian pinggang atau

sambungan antara bagian atas dan bawah bebe anak. Kerut dapat
diambil 1 ½ - 2x panjang bagian yang akan dikerut. Menggunting rok kerut
ada dua macam cara, yaitu dengan pola atau tanpa pola.
2. Rok kembang adalah rok yang licin di pinggang mengembang ke bawah.
Dasar rok ini dapat dibuat dari pola dasar rok yang dikembangkan atau
berbentuk setengah lingkaran.
3. Rok lipit adalah rok yang mempunyai lipitan, lipitan pada garis hias atau
pada garis model. Rok lipit ada bermacam-macam, misalnya rok lipit
searah disebut lipit pipih, rok lipit yang berhadapan disebut lipit hadap dan
rok lipit yang berlawanan arah disebut lipit sungkup.
Berdasarkan kelima dasar garis model, dasar kerah, dasar lengan, dan dasar rok
dapat dibuat bermacam-macam variasi model bebe anak,untuk lebih jelasnya dapat
dilihat pada gambar 5.

Variasi Bebe Anak dari Macam-macam Disain
Dasarnya

Gambar 5. variasi bebe anak

3. Disain Bebe Anak untuk Berbagai Kesempatan
Disain bebe anak yang dibuat atau dipilih harus disesuaikan dengan

kesempatan dan usia. Untuk membuat bebe anak, disain, bahan, corak dan
warna harus disesuaikan dengan kesempatan dan usia pemakainya. Pada
umumnya bebe anak mempunyai lima macam jenis disain yang disesuaikan
dengan kesempatan, yaitu:
a. Bebe anak untuk pesta

Tidak hanya orang dewasa, tetapi anak-anak juga memerlukan bebe
untuk pesta, misalnya untuk pergi ke ulang tahun atau ke pesta-pesta
lainnya. Bebe anak untuk pesta dibuat dari bahan yang mewah dan
mengkilap seperti satin, sutera, taffeta, sifon, organdi, dan bahan mewah
lainnya. Selain itu warna-warna bahan juga dipilih warna-warna yang cerah
dan ceria seperti merah, ungu, pink dan putih yang mewah dan anggun
Untuk mempercantik tampilan si anak, biasanya bebe anak dihias dengan
hiasan-hiasan seperti pita, renda, sulaman-sulaman, smock dan tempelan
payet.

Gambar 6. Bebe anak untuk pesta

b. Bebe anak untuk rekreasi
Bebe anak untuk rekreasi biasanya digunakan pada saat anak-anak

berekreasi ke tempat wisata, ke tempat-tempat hiburan yang banyak
dikunjungi orang. Dalam penggunaanya , busana rekreasi sebaiknya tidak
disamakan untuk kesempatan seperti pesta, karena busana pesta model dan
hiasanya lebih mewah. Bahan, corak dan warna bebe anak untuk rekreasi
seperti katun, dan polyester, atau tidak beda jauh dengan bebe anak-untuk
bermain, karena tujuan berekreasi bagi anak-anak adalah untuk bermain-
main. Biasanya busana rekreasi dilengkapi dengan topi untuk melindungi
kepala anak dari panas dan tiupan angin, khususnya pada saat rekreasi ke
pantai.

Gambar 7. Bebe anak untuk rekreasi

c. Bebe anak untuk tidur
Bebe anak untuk tidur sering disebut juga baby doll, tidak hanya

untuk anak-anak tetapi juga banyak dipakai untuk wanita dewasa. Bahan
yang dipilih adalah bahan – bahan yang lembut dan tahan cuci, seperti
katun lembut, flannel, satin dan rayon dengan corak yang sederhana atau
tidak terlalu penuh yang berwarna-warna lembut seperti putih, biru muda,
abu-abu, pink muda, dan sebagainya seperti pada gambar berikut ini :

Gambar 8. Bebe anak untuk tidur

d. Bebe anak untuk sekolah
Bebe anak untuk sekolah pada umumnya model, bahan, corak serta

warna ditentukan oleh sekolah masing-masing. Model bebe anak untuk
sekolah sangat sederhana dan mudah dikenakan dalam arti tidak banyak
garis hias, sulaman maupun renda-renda. Bebe anak untuk sekolah biasanya
dilengkapi dengan bolero berlengan panjang dan dilengkapi dengan
aksesoris topi, kaos kaki atau stocking panjang dan sepatu pantovel. Bahan
yang dipilih adalah bahan yang tidak mudah kusut, kuat, tidak panas dan
menyerap keringat seperti tetoron, poplin, arrow, denim dan katun.

Gambar 9. Bebe anak untuk sekolah

e. Bebe anak untuk bermain
Bebe anak untuk bermain memiliki disain yang longgar agar tidak

menggangu pergerakkan dan kesehatan, praktis dalam pemakaian dan
sederhana. Bahan yang dipilih adalah bahan yang mudah menyerap
keringat, kuat dan tahan cuci, seperti poplin, birkolin, katun, polyester,
seersucker, gingham. Untuk warna pilihlah warna-warna yang cerah dan
corak yang sesuai untuk anak-anak seperti bunga-bunga, buah-buahan atau
tokoh kartun.

Gambar 10. Bebe anak untuk bermain

4. Tekstil Bebe anak
Tekstil yang digunakan untuk membuat bebe anak sedikit berbeda dengan tekstil
yang digunakan untuk membuat busana orang dewasa hal ini dapat dilihat dari
tekstur, corak, warna bahan.berikut lebih jelasnya :
a. Tekstur untuk bebe anak
Tekstur dari bahan atau fabric sebaiknya dipilih yang lembut. Tekstur ini
sangat cocok untuk busana anak, karena akan memberikan
kenyamanan anak terutama saat bergesekan dengan kulit tidak
menyebabkan cedera ataupun rasa gatal pada kulit. Pemilihan tekstur
yang lembut disesuaikan dengan jenis kulit anak yang masih sangat
halus dan sensitive terhadap benda-benda asing

Gambar 11. Tekstur untuk bebe anak

b. Corak untu bebe anak
Corak adalah motif pada bahan. Corak yang sesuai untuk bebe anak
adalah dapat member kesan gembira sesuai kepribadian anak. Corak
yang biasanya sangat disukai oleh anak-anak adalah bunga-bunga,
binatang, boneka, buah-buahan atau gambar tokoh film atau kartun yang
di sukainya.

Gambar 12. Corak untuk bebe anak

c. warna untuk bebe anak
Warna merupakan unsur desain yang tidak pernah ditinggalkan dalam
mendesain suatu busana. Dalam pemilihan warna untuk bebe anak
sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik anak, dengan alam
kehidupan yang bersifat gembira. Warna yang menggambarkan
keceriaan anak biasanya adalah warna-warna cerah. Tetapi tetap
disesuaikan dengan warna kulit anak, kepribadian anak dan kesempatan
pemakaiannya.

Gambar 13. Warna-warna cerah untuk bebe anak
5. Pengertian hiasan bebe anak

Hiasan bebe anak adalah, segala sesuatu yang sengaja dibuat,
ditambahkan atau dilekatkan pada bebe anak dengan tujuan untuk memperindah
dan mempertinggi mutu bebe anak tersebut.

6. Macam-macam hiasan bebe anak dan penempatannya
Anak-anak lebih menyukai hal-hal yang indah dan menarik terutama

hiasan yang mencolok mata. Hiasan-hiasan yang digunakan pada bebe anak
dapat berupa kancing-kancing, pita hias atau renda, aplikasi dengan berbagai
bentuk, untuk kesempatan tertentu hiasan bebe anak menggunakan payet,
manik-manik, serta batuan. Hal ini harus diperhitungkan faktor keamanan dari si
anak. Adapun macam-macam hiasan bebe anak dan penempatannya adalah
sebagai berikut :

a. Kancing
Hiasan Kancing untuk bebe anak, sebaiknya dipilih kancing-kancing

yang tahan cuci seperti kancing dari plastik, tulang-tulang dan mutiara.
Kancing selain dapat memperindah tampilan bebe anak, kancing juga
berfungsi sebagai bukaan seperti pada bagian tengah muka, tengah
belakang, leher dan sebagainya.
b. Pita hias dan renda

Renda digunakan sebagai hiasan berpinggir yang dijahitkan pada
sepanjang tepi-tepinya sedangkan pita hias biasanya dipasangkan pada
garis model bebe anak seperti basque, empire, longTorso. hal ini ditujukan
untuk mempertegas garis model dan memberi efek agar bebe anak lebih
berwarna. Pita-pita yang digunakan berupa pita satin dan pita biku,
Sedangkan untuk renda yaitu renda katun.

Renda Katun Pita Satin

Gambar 14. Hiasan pita satin
(www.hiasanbusana.com)

Penempatan Pita Penempatan Renda

Gambar 15. Contoh Penempatan Renda Dan Pita
(www.bajuanak.com)

c. Korsase
Korsase adalah aksesoris pakaian yang berbentuk bunga. Bahan utamanya
dibuat dari bunga segar atau bahan sistetis seperti kain, plastik, atau kertas.
Korsase biasa dikenakan di gaun pengantin dan gaun pesta, diselesaikan
dengan peniti kecil sehingga korsase berbentuk bros kecil yang nantinya bisa
disematkan pada busana pesta Korsase sering juga digunakan untuk
aksesoris.

Gambar 16. Contoh Korsase
(http://sidomi.com/tag/korsase/)

d. Sulaman dan Bordir
Hiasan busana dengan teknik bordir dapat dikerjakan secara manual

atau menggunakan mesin. Hiasan bordir dengan mesin banyak kita temui
pada hiasan bebe anak yang dijual di pasaran. Sulaman dikerjakan dengan
tangan dan memiliki daya jual yang lebih tinggi. bordir manual ini dihasilkan
dari beberapa teknik sulaman seperti tusuk tangkai, tusuk rantai, tusuk
feston, tusuk silang , tusuk buhul dan tusuk air mata.

Sulaman Bordir

Gambar 17. Hiasan sulaman dan bordir
(www.hiasanbusana.com)

e. Aplikasi
Aplikasi adalah teknik melekatkan sepotong kain dalam berbagai

bentuk di atas busana dengan penyelesian tusuk festoon atau tusuk hias
yang lain.

Gambar 18. Hiasan aplikasi

f. Smock
Smock adalah teknik menghias dengan cara mengerut yang

diselesaikan dengan tusuk hias. Smock dapat dikerjakan dengan tangan
atau mesin. Hiasan smock biasanya ditempatkan pada garis pas, seluruh
dada, pada garis pinggang atau pada bagain lain yang dikerut.

Penempatan smock
Gambar 19. Hiasan semok

(www.Smocktekstil.com)

Rangkuman Kegiatan Belajar 1

 Bebe anak adalah busana anak perempuan yang bagian atas dan
bawah busananya menjadi satu

Tekstil yang digunakan untuk membuat bebe anak dapat dilihat dari
tekstur yang lembut, corak yang lucu, warna bahan yang cerah

 Dalam memilih disain bebe anak harus mementingkan hal-hal seperti
kesederhanaan, menarik, kelonggaran busana dan kepraktisan dalam
memakainya. Ada empat macam bentuk dasar bebe anak, yaitu :
1. Dasar garis model bebe anak yaitu : basque, empire, princess, A-
line dan long torso.
2. Dasar kerah bebe anak yaitu : kerah rebah, kerah setengah tegak
dan kerah tegak
3. Dasar lengan bebe anak yaitu : lengan licin, lengan puff, lengan
lonceng, lengan sayap dan lengan raglan.
4. Dasar rok/ bagian bawah bebe anak yaitu : rok kerut, rok yang
dikembangkan dan macam-macam rok lipit.

 Macam-macam bebe anak sesuai kesempatan adalah bebe anak untuk
pesta, bebe anak untuk rekreasi, bebe anak untuk bermain, bebe anak
untuk sekolah, dan bebe anak untuk tidur.

 Pemilihan bahan, corak dan warna untuk bebe anak harus disesuaikan
dengan disain, dan jenis kesempatan.

 Hiasan bebe anak adalah, segala sesuatu yang sengaja dibuat,
ditambahkan atau dilekatkan pada bebe anak dengan tujuan untuk
memperindah dan mempertinggi mutu bebe anak tersebut. Macam-
macam hiasan busana berupa Kancing, Pita hias dan renda,
korsase, Bordir dan Sulaman, Aplikasi, Smock.

Tes Formatif

Tes Uraian

1. Apa yang dimaksud dengan bebe anak ?
2. Sebutkan 5 macam dasar garis model bebe anak !
3. Siska ( seorang anak berumur 4 tahun ) memiliki tubuh yang gemuk. Untuk

terlihat lebih langsing, bebe anak dengan disain garis seperti apakah yang cocok
untuk Siska ?
4. Sebutkan macam-macam bebe anak untuk berbagai kesempatan !
5. Sebutkan macam-macam hiasan yang digunakan pada bebe anak!

Tabel 4. Lembar Kerja Siswa

No Materi Kriteria Penilaian Penilaian
SB B C K

1 Pengertian a. Menjelaskan pengertian bebe

bebe anak anak

2 Bentuk dasar a. Menjelaskan pengertian Bentuk

bebe anak dasar bebe anak

b. Menyebutkan macam-macam

disain dasar bebe anak, yaitu :

1) Dasar garis model bebe anak

2) Dasar lengan bebe anak

3) Dasar kerah bebe anak

4) Dasa rok untuk bebe anak

3 Disain a. Menyebutkan macam-macam

bebe anak untuk disain bebe anak untuk berbagai

berbagai kesempatan, yaitu :

kesempatan 1) Bebe anak untuk ke pesta

2) Bebe anak untuk rekreasi

3) Bebe anak untuk tidur

4) Bebe anak untuk sekolah

5) Bebe anak untuk bermain

4 Tekstil untuk a. Menjelaskan bahan untuk bebe

bebe anak anak sesuai kesempatan

sesuai b. Menyebutkan tekstur bahan
kesempatan untuk bebe anak sesuai

kesempatan

c. Menjelaskan corak bahan untuk

bebe anak sesuai kesempatan

d. Menyebutkan corak bahan untuk

bebe anak sesuai kesempatan

e. Menjelaskan warna bahan untuk

bebe anak sesuai kesempatan

f. Menyebutkan warna bahan untuk

bebe anak sesuai kesempatan

5 Hiasan a. Menjelaskan pengertian hiasan

bebe anak bebe anak

b. Menyebutkan macam - macam

hiasan bebe anak

c. Menyebutkan macam - macam

penempatan hiasan bebe anak

Petunjuk pengisian
 Diisi oleh guru mata pelajaran Berikan tanda ceklis (√) pada kolom penilaian, yaitu

Sangat Baik (SB), Baik (B), Cukup (C), Kurang (K), Berdasarkan pencapaian belajar
siswa.

Tertanda
Guru Mata Pelajaran

RAFI’AH, S.Pd.M.Pd
NIP.19710131 199702 2 003


Click to View FlipBook Version