RATIB AL-HADDAD
DAN
AMALAN HABIB IDRUS BIN UMAR ALHAMID
Penyusun Urutan Naskah :
Habib Idrus Al-Hamid - Jayapura.
Editor Naskah:
Misbahul Munir.
Dicetak Oleh.
IAIN FATTAHUL MULUK JAYAPURA - PAPUA.
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
HIZIB
IDRUS BIN UMAR ALHAMID
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
Kaifiyah Hizib Habib Idrus Bin Umar Alhamid
Berdasarkan Sabda Rasulullah SAW.
-
1. Sebuah riwayat menyebutkan bahwa jika
Rasulullah saw sedang risau tentang suatu
masalah, beliau membaca: “Ya hayyu
qayyum birahma ka astaghits/wahai
Yang Mahahidup, wahai Yang berdiri
sendiri dalam mengatur makhluk-Nya,
dengan rahmat-Mu aku meminta
pertolongan.”
2. Apabila Nabi saw bingung ke ka
menghadapi suatu urusan, ia segera
menatap langit, lalu berdoa:
“Subhanallahi al-‘azhiim/Mahasuci Allah
Yang Agung.”
3. Imam Ali ra berkata: “Aku diajari
Rasulullah untuk membaca kalimat-
kalimat tersebut, lalu beliau menambahiku
doa untuk menghilangkan kesulitan dan
kesukaran dengan membaca: ‘laa ilaaha
45
illa Allah al-kariimu al-‘adziimu
subhaanahu tabaarakallaahu rabbul
‘arsyil ‘adziimi al-hamdusablillaahi rabbil
‘aalamiin/Tiada Tuhan selain Allah Yang
Mulia dan Agung. Betapa suci dan
mulianya Allah, Pemelihara arasy yang
agung. Segala puji bagi Allah Pengatur
semesta alam.’ ”
4. Rasulullah pernah bersabda, “Aku
mengetahui sebuah kalimat yang bila
dibaca oleh orang yang sedang dalam
kesulitan, niscaya Allah akan memberinya
jalan keluar, yaitu kalimat yang dibaca oleh
saudaraku, Yunus as ke ka berada dalam
kegelapan perut ikan, ia berseru: “Laa
ilaaha ilaa anta subhaanaka innii kuntu
minadzdzaalimiin/Tiada tuhan selain-Mu,
Mahasuci Engkau, sunggu aku termasuk
orang yang zalim.”
46
5. Nabi saw bersabda: “Jika engkau berada
dalam kondisi takut terhadap penguasa
atau terhadap yang lainnya, ucapkanlah:
‘Laa ilaaha illaallaahul haliimul kariimu
subhaanallaahi rabbis samaawaa s sab’i
wa rabbil ‘arsyil ‘adziim laa ilaaha illaa
anta ‘azza jaaruka wa jalla
tsanaauka/Tiada tuhan selain Allah Yang
Magabijaksana lagi Mahamulia. Mahasuci
Allah, Pengatur tujuh petala langit dan
Pengatur arasy yang agung. Tiada tuhan
selain Engkau. Sungguh mulia siapa yang
Kaulindungi dan sungguh besar pujian
bagi-Mu.’”
6. Nabi saw bersabda, “Siapa terbiasa
memperbanyak is ghfar, Allah akan
melepaskannya dari segala kesukaran,
melapangkannya dari segala kesempitan,
dan memberinya rezeki dari jalan yang
dak disangka-sangka.”
47
7. Nabi saw bersabda, “Tidaklah disebut
melakukan dosa terus-menerus orang
yang se ap harinya membaca is ghfar
sebanyak 70 kali.”
8. Seorang sahabat bertanya kepada
Rasulullah saw, “Wahai Rasulullah,
bagaimana cara beris ghfar?” Beliau
menjawab, “Ucapkanlah:
Allaahummaghfir lanaa warhamnaa wa
tub ‘alaina innaka antat tawwaabur
rahiim/Ya Allah, ampunilah kami,
sayangilah kami, dan terimalah tobat
kami. Sungguh Engkau Maha Penerima
tobat lagi Mahapengasih.”
9. Dalam hadits disebutkan, “Siapa yang
sesudah salat Jumat membaca:
‘Subhaanallaahil ‘adziimi wa
bihamdihi/Mahasuci Allah Yang
Mahaagung dan segala puji bagi-Nya’
sebanyak 100 X, maka Allah akan
48