The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Sintesis Protein_Media Pembelajaran PPT

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by isnaini.83.bio, 2021-11-27 03:12:41

Sintesis Protein PPT

Sintesis Protein_Media Pembelajaran PPT

Assalaamu ‘alaikum
Media PPT
Sintesis Protein

• (Apersepsi)



enzimContoh produk protein

hormonContoh produk protein

ANTI BODIContoh produk protein

This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY-SA-NC

Contoh produk protein

Penyusun membran sel

TUJUAN PEMBELAJARAN ➔
mengetahui

• Apa peranan DNA dan RNA dalam proses
Sintesis Protein ?

• Komponen apa saja yang terlibat dalam proses
sintesis protein?

• Bagaimanakah langkah-langkah dalam Sintesis
Protein ?

• ➔ DISKUSI





go to ➔ LKPD

➔Dibagi sesuai kelompok yang kemarin
➔ ada 2 jenis kegiatan
1. Diskusi saat ini
2. Pembuatan model Sintesis Protein dan

presentasi utk pertemuan berikutnya



• Kita simpulkan yuk….

Syarat Sintesis Protein

➔ Komponen-komponen yang terlibat dalam Sintesis Protein

1. Bahan baku : 20 macam asam amino yg ada
dalam sitoplasma

2. Arsitek : DNA
3. Pelaksana : RNA (mRNA, rRNA, tRNA)
4. Sumber energi : ATP
5. Enzim : RNA polimerase

Protein

Protein adalah senyawa organik kompleks

berbobot molekul tinggi yang merupakan

polimer dari monomer-monomer asam amino

yang dihubungkan satu sama lain dengan

ikatan peptida.

PROTEIN

o Kebanyakan protein merupakan enzim atau sub unit

enzim.

o Berperan fungsi struktural atau mekanis, seperti misalnya

protein yang membentuk batang dan sendi

sitoskeleton.

o Terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi,

sistem kendali dalam bentuk hormon, sebagai komponen

penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi

hara.

o Kekurangan protein = Nitrogen karena 16% Nitrogen

adalah senyawa penyusun protein

o Molekul protein mengandung karbon, hydrogen, oksigen,

nitrogen dan kadang terdapat sulfur dan fosfor.

DNA vs RNA

DNA vs RNA

Proses Sintesis Protein

KODE GENETIK

• Kode genetik merupakan instruksi
berupa kode-kode yang merumuskan
jenis protein yang akan dibuat.

• Ciri khas protein ditentukan oleh jumlah
asam amino.

• Pada sandi genetic terdapat 20 macam
asam amino.

• Kelompok nukleotida yang mengkode
asam amino disebut dengan kodon

• Kodon terdiri dari 3 nukleotida
berdekatan (triple kodon), menghasilkan
64 kodon spesifik

• Dalam sintesis protein dapat terjadi
kesalahan dalam menerjemahkan
kode- kode yang diterima dari DNA.

• Jika terjadi kesalahan penerjemahan,
akibatnya protein yang disusun juga
keliru sehingga enzim yang dihasilkan
juga salah.



Kodon dan Anti Kodon

Kodon

• Pada asam nukleat DNA atau RNA-d terdapat 4 jenis
nukleotida (basa) yang menyusun rantainya.

• Pada polipeptida dikenal 20 jenis asam amino
penyusunnya.

• Dengan adanya 20 jenis asam amino tersebut, harus
ada aturan yang dapat menjamin pengendalian gen
dalam pembentukan protein, selalu bersifat khas
(satu gen hanya menyandikan satu jenis protein).





Tabel Kodon - 20 asam amino

Tahap Sintesis Protein

• TRANSKRIPSI : pencetakan oleh mRNA oleh
DNA template/rantai sense DNA terjadi di dalam
nukleus

• TRANSLASI : Proses penerjemahan kode
genetika yg dibawa oleh mRNA didalam
ribosom oleh tRNA dg jenis asam amino pd
sitoplasma yg sesuai dg kode triplet pd mRNA,
shg terbentuk rantai polipeptida/ protein

Hasil Diskusi
TRANSKRIPSI : 1. Inisiasi

• Daerah DNA di mana RNA

polimerase melekat dan

mengawali transkripsi

disebut sebagai promoter.

• Suatu promoter menentukan

di mana transkripsi

dimulai, juga menentukan

yang mana dari kedua untai

heliks DNA yang digunakan

sebagai cetakan.

TRANSKRIPSI : 2. Elongasi

• Saat RNA bergerak di sepanjang DNA, RNA membuka pilinan
heliks ganda DNA, sehingga terbentuklah molekul RNA yang
akan lepas dari cetakan DNA-nya.

TRANSKRIPSI : 3. Terminasi

• Transkripsi berlangsung sampai RNA
polimerase mentranskripsi urutan DNA yang
disebut terminator.

• Terminator yang ditranskripsi merupakan suatu
urutan RNA yang berfungsi sebagai sinyal
terminasi yang sesungguhnya.

• Pada sel prokariotik, transkripsi biasanya
berhenti tepat pada akhir sinyal terminasi; yaitu,
polimerase mencapai titik terminasi sambil
melepas RNA dan DNA.



Hasil Diskusi
TRANSLASI : Inisiasi

• Tahap inisiasi dari translasi terjadi dengan adanya

mRNA, sebuah tRNA yang memuat asam amino

pertama dari polipeptida, dan dua sub unit

ribosom.

• Pertama, sub unit ribosom kecil mengikatkan diri

pada mRNA dan tRNA inisiator khusus. Sub unit

ribosom kecil melekat pada tempat tertentu di ujung

5` dari mRNA.

• Pada arah ke bawah dari tempat pelekatan ribosom

sub unit kecil pada mRNA terdapat kodon inisiasi

AUG, yang membawa asam amino metionin, melekat

pada kodon inisiasi.

TRANSLASI : 2. Elongasi

• Pada tahap elongasi dari translasi, asam amino – asam
amino ditambahkan satu per satu pada asam amino
pertama (metionin).

• Kodon mRNA pada ribosom membentuk ikatan
hidrogen dengan antikodon molekul tRNA yang baru
masuk yang membawa asam amino yang tepat.

• Molekul rRNA dari sub unit ribosom besar berfungsi
sebagai enzim, yaitu mengkatalisis pembentukan ikatan
peptida yang menggabungkan polipeptida yang
memanjang ke asam amino yang baru tiba.

TRANSLASI : 3. Terminasi

• Tahap akhir translasi adalah terminasi.
• Elongasi berlanjut hingga kodon stop

mencapai ribosom.
• Triplet basa kodon stop adalah UAA, UAG,

dan UGA.
• Kodon stop tidak mengkode suatu asam

amino melainkan bertindak sebagai sinyal
untuk menghentikan translasi.





Video tahapan sintesis protein

Allah berfirman dalam Q.S.Fushshilat: 53; artinya: ”Kami
akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan)

Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga
jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Dan

apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa
sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?”

Dalam tubuh organisme hidup berlangsung proses kimia atau reaksi-reaksi kimia yangditunjang oleh
senyawa-senyawa yang sangat kompleks seperti biomolekul dan enzim, yang bekerjasama dengan berbagai

zat anorganik dalam tubuh, kejadian di dalam tubuh yang luar biasa prosesnya ini tentu ada yang
mengaturnya. Hal ini menunjukkan kekuasaan Maha Pencipta yang perlu dipelajari.

Thank You


Click to View FlipBook Version