palsu atau kahat kabur mutlak, karena menyerupai huruf huruf atau perkataan, akan tetapi tidak mengandung apapun yang di kaitkan dengan tulisan tersebut. 5. Corak Figural Corak ini di namakan figural karena menggabungkan motif figura dengan unsur unsur kaligrafi memalui berbagai cara gaya seperti motif yang menyerupai daun atau bunga, manusia atau binatang yang di tulis kaligrafi arab. 44
BAB IV KALIGRAFI KONTEMPORER RANTING TEH Kaligrafi kontemporer ranting teh merupakan karya kaligrafi kontemporer yang berasal dari ranting teh. Karya kaligrafi dibuat dengan memanfaatkan limbah ranting teh sebagai media kaligrafi menjadi karya kaligrafi. Kaligrafi ranting teh ini nantinya akan dijadikan icon dari daerah yang memiliki perkebunan teh cukup luas. 45
Alat dan Bahan yang digunakan Alat No Nama Alat Gambar 1 Pisau ukir kayu 2 Kuas 3 Meteran 46
4 Palet Lukis 5 Amplas Grit Bahan No Nama Bahan Gambar 1 Ranting teh 47
2 Kanvas 3 Purnish 4 Lem kayu 5 Cat Lukis 48
Tahapan pembuatan Kaligrafi kontemporer menggunakan ranting teh 1. Pengeringan ranting Pengeringan ranting dilakukan pada suhu kamar selama seminggu untuk mendapatkan ranting dengan kadar air rendah. Ranting yang diperoleh merupakan bahan dasar hasta karya kaligrafi berbasis ranting tanaman teh. 2. Pewarnaan ranting 49
Proses pewarnaan ranting teh bertujuan untuk memunculkan warna alami ranting tanpa mengurangi ciri khas dari ranting serta membuat ranting lebih tahan lama. 3. Pembuatan sketsa Pembuatan sketsa kaligrafi merupakan langkah awal untuk mendapatkan pola yang akan dijadikan seni kaligrafi ranting teh. 4. Pembuatan kaligrafi Proses pembuatan kaligrafi dimulai dengan pewarnaan pada sketsa pada media ranting sesuai dengan pola yang telah dibentuk. 50
HASIL AKHIR 51
52
53
54
55
56
BAB V PENUTUP Demikian buku Kaligrafi Kontemporer ini dibuat, besar harapan kami semoga buku ini dapat membantu seluruh pembaca dalam memahami apa itu kaligrafi dan kaligrafi kontemporer. Kami juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penulisan buku ini, oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca guna untuk perbaikan buku ini kedepannya. 57
DAFTAR PUSTAKA Akbar, A. (1995). Kaidah Menulis dan Karya-Karya Master Kaligrafi Islam. Jakarta: PT Pustaka Firdaus. Gusmian, I. (2003). Kaligrafi Islam; Dari Nalar Seni Hingga Simbolisme Spiritual. Al-Jami'ah, 107-132. Hakim, A. (2021). Perkembangan Kaligrafi dan Urgensinya Bagi Khazanah Mushaf. Jurnal Lektur Keagamaan, 69-102. Ibrahim, T. A. (2020). Analisis Kaligrafi Kontemporer dari Aspek Keterbacaan Huruf dan Warna. Jurnal Pendidikan, Humaniora dan Ilmu Sosial, 187-192. 58
Ismail, A. (2019). Semua Bisa Menulis Kaligrafi. Semarang: Semarang Press. Rabain, A. G. (2021). Cahaya Pena Khatt Al-Qur'an. Yogyakarta: KALIMEDIA. Rispul. (2003). Kaligrafi Arab Sebagai Karya Seni. Jurnal Kajian Seni Budaya Islam, 9-18. 59
GLOSARIUM Kaligrafi : Khat (kaligrafi) adalah suatu ilmu yang memperkenalkan bentukbentuk huruf tunggal, letak-letaknya dan cara merangkainya menjadi sebuah tulisan yang tersusun. Atau apa yang ditulis diatas garis-garis; bagaimana cara menulisnya dan menentukan mana yang tidak perlu ditulis; mengubah ejaan yang 60
perlu diubah serta menentukan cara mengubahnya. Kaligrafi Kontemporer : Kaligrafi kontemporer merupakan karya seni dua dimensi dengan kebebasan dalam kreasi dalam menciptakannya. Pada penerapan huruf harus menjadi elemen pada gambar lukisan, salah satu contohnya huruf arab yang dituliskan seolah-olah dipahatkan pada batu. 61
Selanjutnya juga dituntut mampu memilih tulisan yang mempunyai huruf yang dapat disatukan menjadi lukisan dan sehingga pengolahan huruf dan warna dapat yang terlihat menarik. 62
TIM PENULIS Cika Faradila, lahir di Makmur Jaya pada tanggal 16 Februari 2003. Penulis terdaftar sebagai mahasiswi Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial. Penulis peraih Pendanaan PKM-PI pada tahun 2021 dan Pendanaan Bussiness Plan Competition (BCP) UNIMED pada tahun 2022. 63
Fadillah Rahmadana, lahir di Sidamanik pada tanggal 7 November 2003. Pada tahun 2021 penulis terdaftar sebagai mahasiswi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Penulis peraih Juara III MKQ FMIPA UNIMED pada tahun 2021, peraih Juara II PKM-K AMLI pada tahun 2022, peraih Juara Harapan II PKM-PM AMLI pada tahun 2022, dan peraih Pendanaan Bussiness Plan Competition (BCP) UNIMED pada tahun 2022. 64
Putri Kurnia, lahir di Lubuk Palas pada tanggal 3 Januari 2001. Pada tahun 2019 penulis terdaftar sebagai mahasiswi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Penulis peraih Juara II Pidato Bahasa Inggris yang diadakan oleh Badan Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan pada tahun 2019, peraih Juara III Baca Puisi HUT RI ke -76 yang diadakan oleh DPD Partai Gelora Indonesia 65
Kabupaten Asahan pada tahun 2021, dan peraih Juara II MSQ AMLI pada tahun 2021. Dr. Rita Juliani, M. Si lahir di Medan 1969. Pada tahun 1995 lulus Sarjana Fisika (S1) dari Universitas Sumatera Utara.Pada tahun 2002 lulus Magister Sains (S2) Program Studi Geofisika dari Universitas Gadjah Mada. Pada tahun 2015 menyelesaikan S3 dari Universitas Sumatera Utara konsentrasi Geofisika. 66
Tahun 2020-sekarang Reviewer Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Belmawa. Aktif sebagai penulis artikel ilmiah berstandar Nasional dan bidang Geofisika. Saat ini bertugas sebagai Dosen di FMIPA Jurusan Fisika Universitas Negeri Medan. Dr. Rahmatsyah, M.Si lahir di Medan 1966. Pada tahun 1992 lulus Sarjana Fisika (S1) dari Universitas Sumatera Utara. Pada tahun 2002 lulus Magister Sains (S2) 67
Program Studi Geofisika dari Universitas Gadjah Mada. Pada tahun 2015 menyelesaikan S3 dari Universitas Sumatera Utara konsentrasi Geofisika. Penulis aktif dibidang Olimpiade dan Kreativitas. Tahun 2009-2012 Penilai OSN IPA Sumatera Utara, tahun 2013- 2015 Tim OSN guru IPA Puslitbang Prodi Dikti Jakarta. Tahun 2016-sekarang Reviewer Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Belmawa. Saat 68
ini bertugas sebagai Dosen di FMIPA Jurusan Fisika Universitas Negeri Medan. 69