Tujuan Pembelajaran: 2) Peserta didik mampu menentukan pereaksi pembatas dari suatu persamaan reaksi kimia dengan tepat. Tahap 1: Mengorientasi siswa pada masalah
Tahap 2: Mengorganisasikan Peserta Didik Tahap 3: Penyelidikan Kelompok Berdasarkan gambar dan wacana diatas, bekerjasama dengan teman sekelompok dalam mencari solusi dari permasalahan diatas dengan menjawab pertanyaan pada kolom penyelidikan. Perhatikan dan isilah table 1 berikut ini untuk memahami tentang pereaksi pembatas. Model 1. Ada tiga bahan utama dalam pembuatan sala lauak ini, yaitu tepung beras, ikan teri dan air panas. Mari kita lihat ketersediaan dan kebutuhan bahan – bahan tersebut. Tepung Beras Ikan teri Air Resep Tersedia 200 g 750 g 50 g 250 g 200 ml 1 L Pertanyaan 1. Perhatikan ketersediaan bahan dan kebutuhan resep berdasarkan bahan-bahan yang dimiliki Uniang pada table berikut. Reaktan Perbandingan ketersediaan dan kebutuhan resep Tepung beras Ikan Teri Air 750 200 = …. 250 50 = …. 1000 200 = …. Perbandingan yang terkecil dari ketiga bahan tersebut yaitu ………………………. Sehingga pereaksi pembatas dari wacana diatas adalah
Model 2. Perbandinganlah dan isilah titik pada contoh soal berikut ini, untuk lebih memahami tentang hubungan mol dengan persamaan reaksi. 1. Sebanyak 5,4 gram aluminium direaksikan dengan 7,1 gram gas klorin menurut reaksi: Al(s) + Cl2(g) → AlCl3(s) a. Zat manakah yang berperan sebagai pereaksi pembatas? Jawab Hitung mol masing-masing reaktan tersebut. Persamaan reaksi yang telah disetarakan sebagai berikut. ….. Al(s) + …..Cl2(g) → …….AlCl3(g) Perbandingan ketersediaan dan koefisien reaksi Reaktan Perbandingan ketersediaan dan koefisien reaksi Aluminium Gas Klorin
Dari table dapat dilihat bahwa perbandingan mol gas klorin terhadap koefisiennya …………………………………… dari perbandingan mol aluminium terhadap koefisiennya. Sehingga, untuk menentukan zat atau senyawa yang berfungsi sebagai pereaksi pembatas dapat dihitung dari …………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………….. Latihan 1. Natrium hidroksida bereaksi dengan asam fosfat membentuk natrium fosfat dan air menurut reaksi berikut ini! NaOH4(aq) + H3PO4(aq) → Na3PO4(aq) + H2O(l) Diketahui sebanyak 80 gram natrium hidroksida bereaksi dengan 98 gram asam fosfat. a. Tentukan senyawa yang berperan sebagai pereaksi pembatas b. Hitunglah massa natrium fosfat yang terbentuk dan mol reaktan yang bersisa.
Tahap 4: Mengembangkan dan Menyajikan hasil karya Berdasarkan penyelidikan yang telah dilakukan, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan data dan informasi yang telah diperoleh dari tahap penyelidikan dan presentasikanlah di depan kelas. 1. Apa yang dimaksud dengan pereaksi pembatas? 2. Bagaimana cara menentukan pereaksi pembatas? 3. 100 mL larutan KOH 0,1 M direaksikan dengan 100 mL larutan HCl 0,2 M sesuai persamaan reaksi. KOH(aq) + HCl(aq) → KCl(aq) + H2O(l) Tentukan: a. Pereaksi pembatas
Tahap 5: Evaluasi Pemecahan Masalah b. Massa KCl yang terbentuk (Ar K = 39, Cl = 35,5, O = 16) Periksa kembali jawaban yang telah Ananda peroleh dan buatlah kesimpulan dari kegiatan yang dipelajari!