“RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)”
Untuk memenuhi Tugas Ekuivalensi Asistensi Mengajar
Mata Kuliah Pengembangan Pembelajaran IPS SD
Dosen Pengampu:
I Gusti Agung Ayu Wulandari, S.Pd., M.Pd
Disusun Oleh:
Nama : Ni Kadek Rita Aristiani
NIM : 1911031012
Absen : 06
Kelas : G/6
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH
DASARJURUSAN PENDIDIKAN DASAR
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
DENPASAR
2022
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SD Taman Tirta
Kelas/Semester : V / II
Tema : 7 (Peristiwa Dalam Kehidupan)
Subtema : 1 (Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan)
Pembelajaran :3
Muatan : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
A. KOMPETENSI INTI
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangga serta
tanah air.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat,
membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di
sekolah dan di tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis,
dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan
dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
B. KOMPETENSI DASAR
3.4 Mengidentifikasi faktor-faktor penting penyebab penjajahan bangsa Indonesia
dan upaya bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatannya.
4.4 Menyajikan hasil identifikasi mengenai faktor-faktor penting penyebab
penjajahan bangsa Indonesia dan upaya bangsa Indonesia dalam
mempertahankan kedaulatannya.
C. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3.4.1 Menjelaskan Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Penjajah.
3.4.2 Menyebutkan beberapa perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia.
3.4.3 Menjelaskan faktor-faktor penting penyebab dari beberapa perlawanan yang
dilakukan oleh rakyat Indonesia.
4.4.1 Mengerjakan LKPD terkait Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Penjajah
4.4.2 Mendiskusikan hasil dari LKPD terkait Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap
Penjajah.
D. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Dengan menyimak penjelasan dari guru, peserta didik mampu menjelaskan
Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Penjajah dengan tepat.
2. Dengan menyimak penjelasan dari guru, peserta didik mampu menyebutkan
beberapa perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dengan tepat.
3. Dengan melakukan kegiatan tanya jawab, peserta didik mampu menjelaskan
faktor-faktor penting penyebab dari beberapa perlawanan yang dilakukan oleh
rakyat Indonesia dengan tepat.
4. Dengan menyimak penjelasan guru, siswa mampu mengerjakan LKPD terkait
Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Penjajah dengan benar.
5. Dengan melakukan kegiatan tanya jawab, siswa mampu mendiskusikan hasil
dari LKPD terkait Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Penjajah dengan tepat.
E. PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK)
1. Religius
2. Nasionalis
3. Mandiri
4. Gotong Royong
5. Integritas
F. MATERI PEMBELAJARAN
Materi pembelajaran yang akan diberikan pada pembelajaran ini (terlampir):
1. Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Penjajah.
2. Perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia.
3. Faktor-faktor penting penyebab dari beberapa perlawanan yang dilakukan oleh
rakyat Indonesia.
G. SUMBER, ALAT DAN MEDIA PEMBELAJARAN
1. Sumber:
- Buku Bupena Jilid 5C
- Internet
2. Alat:
- Layar Proyektor
- Laptop
- Speaker
3. Media Pembelajaran:
- Bahan Ajar Power Point IPS Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 3, link ppt:
https://docs.google.com/presentation/d/1ZlhZ06fgL7TMCA6cpjNwxVyeDV
NRekFo/edit?usp=sharing&ouid=111511792504311606530&rtpof=true&sd
=true
- Video terintegrasi youtube tentang Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap
Penjajah, link video: https://www.youtube.com/watch?v=Ya7FgC5jY10
- Gambar Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Penjajah.
H. METODE DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
1. Metode Pembelajaran:
• Ceramah
• Tanya Jawab
• Diskusi
• Penugasan
2. Pendekatan Pembelajaran:
• Pendekatan Saintifik
I. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Waktu
10 menit
Pendahuluan 1. Mengkondisikan peserta didik agar siap
50 menit
mengikuti pembelajaran.
2. Guru menyapa peserta didik dengan
mengucapkan salam dan panganjali umat.
“Selamat Pagi dan Om Swastyastu”.(Religius)
3. Guru mengajak peserta didik berdoa menurut
agama dan kepercayaan masing-masing
dengan dipimpin oleh ketua kelas. (Religius)
4. Guru menanyakan kabar siswa.
5. Peserta didik menyanyikan lagu kebangsaan
Satu Nusa Satu Bangsa. (Nasionalis)
6. Guru mengajak siswa melakukan Tepuk PPK.
7. Guru melakukan absensi siswa di kelas.
8. Menyampaikan tujuan dan manfaat
pembelajaran yang hendak dicapai.
9. Guru memberikan apersepsi kepada siswa.
10. Guru memberikan motivasi kepada siswa.
Kegiatan Inti 1. Mengamati
• Guru memberikan gambaran secara umum
mengenai materi Perlawanan Bangsa
Indonesia terhadap Penjajah.
• Siswa menyimak video yang ditayangkan
oleh guru.
2. Menanya
• Peserta didik dan guru melakukan kegiatan
tanya jawab berkaitan dengan video yang
telah ditayangkan.
Penutup 3. Mengumpulkan Informasi 10 menit
• Guru mengintruksikan peserta didik untuk
membaca materi dari buku Bupena 5C dan
memahami video yang diberikan.
(Mandiri)
4. Mengasosiasi (Memperoses Informasi)
• Guru mengintruksikan peserta didik untuk
membentuk 4 kelompok, masing-masing
kelompok terdiri dari 5 sampai 6 orang.
• Guru membagikan Lembar Kerja Peserta
Didik (LKPD) untuk setiap kelompok.
Kemudian dilanjutkan dengan menjelaskan
tugas yang harus dikerjakan. (Gotong
royong)
• Peserta didik secara berkelompok
mendiskusikan hasil dari LKPD yang telah
dierjakan. (Gotong royong)
5. Mengomunikasikan
• Perwakilan dari masing-masing kelompok
mempresentasikan hasil diskusi yang telah
dikerjakan di depan kelas.
• Guru memberikan kesempatan kepada
kelompok lain untuk bertanya ataupun
menanggapi dari hasil
presentasi.(Integritas)
• Guru memberikan kesempatan pada setiap
siswa untuk memberikan pendapat yang
berbeda. (Integritas)
1. Peserta didik melakukan refleksi terhadap
proses kegiatan pembelajaran hari ini dengan
arahan guru. (Reflective Thinking)
• Apa saja yang sudah kalian pelajari pada
hari ini?
• Apa kegiatan yang paling disukai?
• Materi apa yang kalian kuasai?
• Materi apa yang belum kalian kuasai?
2. Peserta didik mengajukan pertanyaan-
pertanyaan untuk menguatkan pemahaman
terhadap materi pembelajaran hari ini.
(Mandiri)
3. Peserta didik mendapatkan umpan balik dari
pertanyaan-pertanyaan yang diajukan terhadap
proses serta hasil pembelajaran.
4. Guru melakukan penilan hasil belajar melalui
evaluasi tertulis atau LKPD yang telah
dikerjakan.
5. Guru memberikan tindak lanjut pembelajaran
kepada peserta didik dalam bentuk pemberian
tugas individu oleh guru. (Mandiri)
6. Guru mengajak peserta didik untuk berdoa
menurut kepercayaan dan keyakinan masing-
masing yang dipimpin oleh ketua kelas.
(Religius)
7. Guru mengakhiri pembelajaran dengan
mengucapkan salam dan paramasanthi.
“Selamat Siang dan Om Santih, Santih, Santih
Om”. (Religius)
J. PENILAIAN
Penilaian terhadap materi ini dapat dilakukan sesuai kebutuhan guru yaitu dari
pengamatan sikap, tes pengetahuan, dan presentasi unjuk kerja atau hasil
karya/projek dengan rubrik penilaian.
Refleksi Guru
Mengetahui, Badung, 13 April 2022
Guru Wali Kelas V Mahasiswa Asistensi Mengajar
Ernawati, S.Pd Ni Kadek Rita Aristiani
NIP. - NIM. 1911031012
Mengetahui,
Kepala Sekolah
Ni Nyoman Dian Artini, S.Ip., S.Pd., M.M
NIP. -
Lampiran
1. Teknik Penilaian
a. Penilaian sikap : Observasi terkait sikap percaya diri, disiplin, santun, dan
cermat.
b. Penilaian pengetahuan : Tes tertulis.
c. Penilaian keterampilan : Unjuk kerja.
2. Bentuk Penilaian
a. Sikap : Observasi langsung.
b. Pengetahuan : Pilihan ganda
c. Keterampilan : Menyajikan laporan hasil identifikasi mata pencarian penduduk
dilingkungan sekitar tempat tinggal
3. Format Penilaian
Lembar Penilaian Sikap
Satuan Pendidikan: SD Taman Tirta
Kelas / Semester : V / II
Tema : 7 (Peristiwa Dalam Kehidupan)
Subtema : 1 (Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan)
Pembelajaran : Ke-3
Sikap Yang Diukur
No Nama Religius Nasionalis Mandiri Gotong Integritas Nilai
Royong 1234
123 4 123412341234
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16 dst.
Nilai = Skor Perolehan 100
SkorMaksimal
Rubrik Penilaian Sikap
Sikap Baik Sekali Baik Cukup Kurang
4 3 2 1
Religius Sangat tertib Tertib dalam Cukup tertib Kurang tertib
dalam melaksanakan dalam dalam
melaksanakan ajaran agama. melaksanakan melaksanakan
ajaran agama. Percaya diri ajaran agama. ajaran agama.
Nasionalisme Sangat paham Paham untuk Cukup paham Kurang paham
untuk mencintai mencintai untuk mencintai untuk mencintai
negara negara negara negara
Indonesia dan Indonesia dan Indonesia dan Indonesia dan
memiliki memiliki memiliki memiliki
semangat semangat semangat semangat
kebangsaan. kebangsaan. kebangsaan. kebangsaan.
Mandiri Sangat percaya Percaya diri dan Cukup percaya Kurang percaya
diri dan dapat dapat diri dan dapat diri dan dapat
melakukan melakukan melakukan melakukan
sesuatu sendiri sesuatu sendiri sesuatu sendiri sesuatu sendiri
tanpa bantuan tanpa bantuan tanpa bantuan tanpa bantuan
orang lain. orang lain. orang lain. orang lain.
Gotong Royong Selalu Sering Jarang Tidak pernah
bekerjasama bekerjasama bekerjasama bekerjasama
atau tolong atau tolong atau tolong atau tolong
menolong, dan menolong, dan menolong, dan menolong, dan
saling saling saling saling
membantu. membantu. membantu. membantu.
Integritas Sangat Konsistensi Cukup Kurang
konsistensi antara ucapan konsistensi konsistensi
antara ucapan dan keyakinan antara ucapan antara ucapan
dan keyakinan yang tercermin dan keyakinan dan keyakinan
yang tercermin dalam perbuatan yang tercermin yang tercermin
dalam yang dilakukan. dalam dalam
perbuatan yang perbuatan yang perbuatan yang
dilakukan. dilakukan. dilakukan.
Lembar Penilaian Pengetahuan
Satuan Pendidikan : SD Taman Tirta
Kelas / Semester : V / II
Tema : 7 (Peristiwa Dalam Kehidupan)
Subtema : 1 (Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan)
Pembelajaran : Ke-3
No Mata Kompetensi Indikator Bentuk Bobot No
Pelajaran Dasar Soal Soal Soal
1. IPS 3.4 Mengidentifikasi 3.4.1 Menjelaskan Uraian 5 1
faktor-faktor Perlawanan dan
penting Bangsa 2
penyebab Indonesia
penjajahan terhadap
bangsa Indonesia Penjajah.
dan upaya 3.4.2 Menyebutkan Uraian 5 3
bangsa Indonesia beberapa
dalam perlawanan
mempertahankan yang
kedaulatannya. dilakukan
oleh rakyat
Indonesia.
3.4.3 Menjelaskan Uraian 5 4
faktor-faktor dan
penting 5
penyebab dari
beberapa
perlawanan
yang
dilakukan
oleh rakyat
Indonesia.
Pedoman Penskoran:
Bentuk Soal Penskoran
Uraian Setiap jawaban yang benar akan diberikan skor 2. Apabila
jawaban salah diberikan skor 0.
Jumlah Soal Uraian = 5 Soal
Masing-masing soal diberi skor 2.
Skor Maksimal 10 skor
Lembar Penilaian Keterampilan
Satuan Pendidikan : SD Taman Tirta
Kelas / Semester : V / II
Tema : 7 (Peristiwa Dalam Kehidupan)
Subtema : 1 (Peristiwa Kebangsaan Masa Penjajahan)
Pembelajaran : Ke-3
IPS
Tulisan siswa dinilai dengan menggunakan rubrik.
Berilah tanda centang (√) pada bagian yang memenuhi kriteria.
Aspek Baik Sekali (4) Bai Cukup Perlu
k (2) Pendampingan
(3)
(1)
Perlawanan ✓ Menuliskan Memenuhi Memenuhi 2
Bangsa Perlawanan 3 kriteria kriteria dari Memenuhi 1
Indonesia Bangsa Indonesia dari 4 3 kriteria kriteria dari 2
Terhadap terhadap kriteria yang yang kriteria yang
Penjajah. Penjajah. ditetapkan. ditetapkan. ditetapkan.
✓ Menuliskan
tokoh-tokoh
Perlawanan yang
dilakukan oleh
rakyat Indonesia.
✓ Menuliskan
faktor-faktor
penting penyebab
dari beberapa
perlawanan yang
dilakukan oleh
rakyat Indonesia.
✓ Menuliskan
alasan
dilaksanakan
beberapa
perlawanan yang
dilakukan oleh
rakyat Indonesia.
Nilai = Skor Perolehan 100
SkorMaksimal
LAMPIRAN BAHAN AJAR
.
Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Penjajah
Pada mulanya, kedatangan bangsa asing disambut baik oleh rakyat Indonesia.
Namun, perlakuan bangsa asing yang semena-mena membuat rakyat Indonesia
melakukan perlawanan. Berikut beberapa perlawanan yang dilakukan rakyat Indonesia.
A. PERLAWANAN TERHADAP PORTUGIS
1. Rakyat Aceh
• Sultan Ali Mughayat Syah
Pada tahun (1514-1528) berhasil membebaskan Aceh dari upaya penguasaan
bangsa Portugis.
• Sultan Alaudin Riayat Syah
Pada tahun (1537-1568) berani menentang dan mengusir Portugis yang
bersekutu dengan Johor.
• Sultan Iskandar Muda
Pada Tahun (1607-1636) gigih melakukan serangan terhadap Portugis di
Malaka.
2. Rakyat Ternate
• Sultan Hairun
Sultan Hairun bersama rakyat Ternate dan bersatu dengan Tidore melawan
Portugis di Maluku. Namun, Portugis melakukan tindakan licik saat
perundingan dengan menangkap dan membunuh Sultan Hairun.
• Sultan Baabullah
Sultan Baabullah (putra Sultan Hairun) melanjutkan perlawanan rakyat
Ternate dan berhasil mengusir Portugis dari Maluku (1575).
B. PERLAWANAN TERHADAP BELANDA
1. Perjuangan Rakyat Aceh
• Bentuk perlawanan rakyat Aceh: melalui Perang Aceh (1873-1903) dan
menggunakan siasat perang gerilya, yakni masuk dari hutan ke hutan agar
tidak mudah tertangkap.
• Sebenarnya, rakyat Aceh selalu menang berperang melawan Belanda, namun
kemudian Belanda melakukan penyelidikan untuk mengetahui kelemahan
rakyat Aceh dengan mengirim Snouck Hurgronje.
• Hasil penyelidikan tersebut adalah ulama dan pemimpin adat berperan
penting dalam mengobarkan semangat rakyat Aceh.
• Oleh karena itu, Belanda membentuk pasukan antigerilya bernama Marsose
dan menggunakan siasat adu domba.
• Akhirnya, Belanda berhasil menundukkan rakyat Aceh di bawah
kekuasaannya.
2. Perjuangan Rakyat Sumatra Utara
• Perlawanan rakyat Sumatera Utara dipimpin oleh Raja Tapanuli, yaitu
Şisingamangaraja XII.
• Penyebab perang: Belanda ingin menguasai Tapanuli.
• Awalnya, serangan-serangan dari Belanda dapat dipatahkan oleh rakyat
Tapanuli.
• Akhirnya, Belanda kembali menyerang pada tahun 1904 yang dipimpin oleh
Hans Christoffel dan Sisingamangaraja XII gugur dalam serangan itu.
3. Perjuangan Rakyat Sumatra Barat
• Bersatunya kaum Padri (ulama) dan kaum adat melawan pemerintah
Belanda, menyebabkan Belanda kewalahan (Perang Padri).
• Kemudian, Belanda menggunakan siasat benteng stelsel, yakni setiap
kawasan yang sudah berhasil dikuasai Belanda, dibangun benteng
pertahanan untuk mempersempit gerak lawan.
• Dengan siasat tersebut, Belanda berhasil menguasai pertahanan terakhir
Padri di Bonjol tahun 1837.
• Tuanku Imam Bonjol ditangkap dan diasingkan ke Priangan, kemudian ke
Ambon, dan terakhir ke Manado hingga wafat pada tahun 1864.
4. Perjuangan Rakyat Kalimantan Selatan
• Bentuk perlawanan rakyat Kalimantan Selatan adalah Perang Banjar (1859-
1906) yang dipimpin oleh Pangeran Antasari.
• Alasan perlawanan disebabkan karena Belanda berusaha memonopoli
perdagangan dan mencampuri urusan Kerajaan Banjar.
• Pangeran Antasari menyerang pos-pos Belanda di berbagai tempat sehingga
menyebabkan Belanda kewalahan.
• Pada tahun 1862 Pangeran Antasari meninggal dunia karena penyakit dan
Belanda dapat mengalahkan Banjar pada tahun 1906.
5. Perjuangan Rakyat Yogyakarta
• Bentuk perlawanan rakyat Yogyakarta adalah Perang Diponegoro atau
Perang Jawa (1825-1830) yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro.
• Alasan perlawanan disebabkan karena Belanda berusaha mencampuri urusan
Kerajaan Yogyakarta.
• Perlawanan ini menyebabkan Belanda kewalahan, hingga Belanda
menerapkan siasat benteng stelsel usulan Jenderal de Kock.
• Tahun 1830 Pangeran Diponegoro diajak berunding oleh Belanda, namun
ternyata itu hanyalah siasat untuk menangkap Pangeran Diponegoro.
Selanjutnya beliau diasingkan ke Manado lalu ke Makasar hingga wafat
tahun 1855.
6. Perjuangan Rakyat Banten
• Alasan perlawanan: Belanda ingin memonopoli perdagangan yang tentu saja
merugikan Kesultanan Banten. Saat itu Banten merupakan pelabuhan
dagang terkenal yang menarik minat pedagang nusantara sampai
mancanegara.
• Belanda melawan Sultan Ageng Tirtayasa dengan cara menghasut Sultan
Haji (putranya) untuk bersekutu merebut tahta sang ayah , hingga terjadilah
perang di antara keduanya. Sultan Ageng Tirtayasa ditangkap (1683) dan
dipenjarakan di Batavia (sekarang Jakarta) hingga wafat.
7. Perjuangan Rakyat Bali
• Alasan perlawanan: Belanda ingin menghapus hak tawan karang yang
berlaku di Bali, yaitu hak raja-raja yang berkuasa di Bali untuk mengambil
setiap kapal beserta isinya yang terdampar di perairannya.
• Berdasarkan hak tersebut, kapal dagang Belanda menjadi milik Kerajaan
Buleleng. Namun. Belanda menuntut agar kapal dan isinya dikembalikan
kepada Belanda, hingga terjadilah peperangan yang disebut Perang Jagaraga
(perang puputan/habis-habisan) pada tahun 1848. I Gusti Ketut Jelantik
gugur dan menandai berakhirnya dalam peperangan ini (tahun 1849).
8. Perjuangan Rakyat Sulawesi
• Alasan perlawanan: Belanda ingin memonopoli perdagangan yang
merugikan rakyat di Makasar.Sultan Hasanuddin melakukan berbagai
perlawanan hingga dijuluki Ayam Jantan dari Timur karena keberaniannya.
• Karena terdesak dan semakin lemáh, Sultan Hasanuddin dengan terpaksa
menandatangani Perjanjian Bongaya (1667). Sultan Hasanuddin wafat pada
tahun 1670.
9. Perjuangan Rakyat Maluku
• Thomas Matulesi (Kapitan Pattimura) memimpin Perang Saparua untuk
melawan pemerintah Belanda. Alasan perlawanan: Belanda ingin
memonopoli perdagangan yang merugikan rakyat Ambon, Maluku.
Perlawanan Pattimura harus berakhir karena ia dikhianati oleh raja Booi dari
Saparua yang membocorkan strategi perangnya kepada Belanda.
• Pada Desember 1817, Pattimura dihukum gantung di Ambon bersama tiga
pengikutnya dan menandai berakhirnya perlawanan rakyat Maluku.
10. Perlawanan Rakyat Papua
• Silas Papare memimpin perjuangan melawan Belanda untuk menyatukan
Irian Barat ke wilayah NKRI.
• Berbagai usaha dilakukannya hingga membentuk Partai Kemerdekaan
Indonesia Irian (PKII) yang mengakibatkan ditangkap dan dipenjarakan di
Biak. Namun kemudian ia berhasil melarikan diri menuju Yogyakarta.
• Perlawanannya membuahkan hasil dengan merdekanya Irian Barat dan
kembali bersatu dalam wilayah NKRI.
Lampiran Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
SOAL EVALUASI
KELAS 5 SEMESTER 2 TEMA 7 “PERISTIWA DALAM KEHIDUPAN”
SUBTEMA 1 “PERISTIWA KEBANGSAAN MASA PENJAJAHAN”
PEMBELAJARAN KE-3
Alokasi Waktu : 10 Menit
Nama : ............................................................................
Kelas : ............................................................................
No. Absen : ............................................................................
Tanggal : ............................................................................
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan tepat!
1. Apa yang kamu ketahui tentang penyebab adanya Perlawanan Bangsa Indonesia
terhadap Penjajah?
Jawab :
………………………………………………………………………………………...
2. Dalam peperangannya, taktik perang apakah yang digunakan para pahlawan Aceh
melawan Belanda?
Jawab :
………………………………………………………………………………………...
3. Sebutkan 10 perlawanan dari rakyat Indonesia terhadap Penjajahan Belanda?
Jawab :
………………………………………………………………………………………...
4. Siapa saja yang kamu ketahui tentang pemimpin Perjuangan Rakyat Aceh?
Jawab :
………………………………………………………………………………………...
5. Apakah alasan dari perlawanan yang dilakukan oleh Rakyat Bali?
Jawab :
………………………………………………………………………………………...
KUNCI JAWABAN
1. Pada mulanya, kedatangan bangsa asing disambut baik oleh rakyat Indonesia.
Namun, perlakuan bangsa asing yang semena-mena membuat rakyat Indonesia
melakukan perlawanan.
2. Bentuk perlawanan rakyat Aceh: melalui Perang Aceh (1873-1903) dan
menggunakan siasat perang gerilya, yakni masuk dari hutan ke hutan agar tidak
mudah tertangkap.
3. Ada 10 perlawanan rakyat Indonesia:
- Perjuangan Rakyat Aceh,
- Perjuangan Rakyat Sumatra Utara
- Perjuangan Rakyat Sumatra Barat
- Perjuangan Rakyat Kalimantan Selatan
- Perjuangan Rakyat Yogyakarta
- Perjuangan Rakyat Banten
- Perjuangan Rakyat Bali
- Perjuangan Rakyat Sulawesi
- Perjuangan Rakyat Maluku
- Perlawanan Rakyat Papua
4. Teuku Cik di Tiro, Panglima Polim, Teuku Umar, Cut Nyak Dien.
5. Alasan perlawanan: Belanda ingin menghapus hak tawan karang yang berlaku di
Bali, yaitu hak raja-raja yang berkuasa di Bali untuk mengambil setiap kapal beserta
isinya yang terdampar di perairannya.