By
Meyta
[Document title]
[DOCUMENT SUBTITLE]
METTA
By Meyta 1
Bagian Bagian Bunga dan Fungsinya Secara umum, bagian bagian bunga terdiri dari kelopak,
mahkota, dasar, benang sari, dan putik. Tanaman hias ini dikatakan lengkap jika memiliki bagian-
bagian di atas. Tumbuhan ini mampu berkembang biak dengan memanfaatkan fungsi benang sari
dan putik sebagai alat reproduksi.
Untuk reproduksi betina diwakili oleh putik, sedangkan perkembangbiakan jantan dilakukan oleh
benang sari.
Walaupun hanya membutuhkan benang sari dan putik untuk berkembang biak, bukan berarti
komponen lainnya tidak penting.
Mari kita bahas fungsi komponen bunga secara lebih mendetail.
1. Mahkota Bunga
Mahkota bunga dikenal sebagai corolla. Ini merupakan salah satu dari bagian bagian bunga yang
mencolok karena berada di area luar. Ukurannya jauh lebih besar dibandingkan komponen bunga
lainnya.
Mahkota bunga diciptakan berwarna-warni agar dapat menarik perhatian serangga penyerbuk di
sekitarnya. Selain itu, mahkota bunga juga memiliki fungsi penting lainnya.
Ukurannya yang besar dan mengelilingi komponen tengah bunga akan melindungi organ
reproduksi ketika sedang bekerja.
By Meyta 2
2. Kelopak Bunga
Kebanyakan orang masih sering keliru tentang kelopak dan mahkota bunga. Kedua bagian ini jelas
tidak sama dan memiliki fungsi yang juga berbeda. Kelopak bunga terletak di bagian paling luar
bunga. Fungsinya adalah untuk melindungi mahkota ketika masih dalam keadaan kuncup.
Disebut dengan calyx, kelopak bunga biasanya berwarna hijau daun dan menutup bagian lainnya
ketika bunga belum mekar. Secara morfologi, bagian ini merupakan modifikasi langsung dari
daun.
3. Putik
Seperti yang sudah kita bahas di atas, putik merupakan salah satu bagian bagian bunga yang
memiliki peran sangat penting. Bagian ini merupakan alat reproduksi bunga betina yang dikenal
sebagai gynoecium. Putik berada di tengah-tengah bunga dan mengandung sel telur untuk masa
reproduksi.
Putik terbagi menjadi 3 bagian:
• Stigma (kepala putik): bagian pucuk yang berada di ujung putik
• Stilus (tangkai putik): bagian putik yang membantu proses penyerbukan dan reproduksi bunga
• Ovarium (bakal buah): bagian putik yang menyimpan sel telur. Letaknya ada di dasar bunga
4. Benang Sari
By Meyta 3
Fungsi benang sari adalah sebagai alat kelamin bunga jantan dalam proses reproduksi.
Bagian ini disebut dengan androecium. Benang sari terdiri dari 4 bagian dengan fungsi yang lebih
menjurus. Berikut adalah bagian benang sari secara morfologi:
• Anter (kepala sari): bagian benang sari yang berada di ujung tangkai untuk menyimpan serbuk
sari.
• Polen (serbuk sari): bagian benang sari di mana alat kelamin bunga berada. Fungsinya khusus
untuk penyerbukan.
• Filament (tangkai sari): bagian benang sari yang memposisikan kepala sari di atas pucuk untuk
membantu proses reproduksi.
5. Bakal Biji
Fungsi bakal biji adalah sebagai tempat di mana sel-sel telur bertemu untuk dibuahi oleh serbuk
sari. Bakal biji juga berperan sebagai pelindung sel telur, memastikan proses penyerbukan berjalan
dengan lancar. Pada beberapa jenis bunga, bakal biji terbungkus oleh ovarium atau bakal buah.
Sementara itu, bakal biji juga ada di dalam tumbuhan berbiji. Letaknya lebih atas dan bisa terlihat
secara langsung.
6. Bakal Buah
Ovarium, atau bakal buah merupakan salah satu komponen bunga yang unik. Bakal buah
sebenarnya merupakan bagian dari putik. Akan tetapi, perannya sangat penting dalam reproduksi
sehingga akhirnya diklasifikasikan sebagai komponen bunga yang berdiri sendiri. Bakal buah
menyimpan sel telur. Di sinilah proses pembuahan dan peleburan antara gamet betina dan jantan
terjadi. Dari proses ini, terbentuklah bakan buah baru.
7. Daun Pelindung
Daun pelindung hanya muncul di beberapa bunga, terutama mereka yang fungsinya sekedar untuk
dipajang. Bernama Latin lachtea, daun pelindung terpisah dari kelopak bunga. Walaupun memiliki
fungsi yang sama, daun pelindung memiliki bunga yang tumbuh dan berkembang di sekitarnya.
By Meyta 4
Fungsinya hanya satu, yaitu sebagai tempat tumbuhnya kuncup yang kelak akan mekar menjadi
bunga dewasa.
8. Dasar Bunga
Komponen bunga selanjutnya adalah dasar bunga. Seperti namanya, dasar bunga terletak di
bagian dasar atau bawah bunga. Bagian ini bernama Latin receptacle. Dasar bunga bekerja sebagai
lem mahkota bunga, membuatnya tetap lekat dan tidak berjatuhan. Secara tidak langsung, dasar
bunga merupakan pondasi yang menahan seluruh bagian bagian bunga.
9. Tangkai Bunga
Disebut dengan pedicellus, tangkai bunga berada di bawah kepala bunga. Fungsinya sudah jelas,
yaitu sebagai penyokong cabang bunga. Tangkai bunga menghubungkan kepala bunga dan ranting.
Setiap tangkai bunga memiliki diameter yang berbeda. Semakin besar kepala bunga, semakin besar
diameter tangkainya. Ukuran tangkai bunga juga terkadang mengikuti besar serangga atau
binatang penyerbuk. Jika ukurannya cukup besar, biasanya tangkai bunga akan tumbuh lebih tebal.
Untuk bunga yang berfungsi sebagai pajangan rumah, tangkai juga berperan sebagai alat adaptasi.
Itulah mengapa ada tangkai merambat dan majemuk, agar bunga tumbuh sesuai dengan situasi
lingkungan.
10. Daun Tangkai
Daun tangkai memiliki bentuk yang hampir sama dengan daun pelindung. Satu-satunya hal yang
membedakan kedua bagian bagian bunga tersebut adalah penempatannya. Daun tangkai terletak
di pangkal tangkai bunga, dan berfungsi sebagai tameng pelindung sepanjang masa pertumbuhan.
Daun tangkai memiliki ukuran yang berbeda-beda.
Bagi kebanyakan bunga, bagian ini merupakan daya tarik tersendiri karena dihiasi oleh corak, pola,
dan warna yang unik.
Pengelompokan Bunga
By Meyta 5
Selain komponen bunga, tanaman favorit banyak orang ini juga ternyata dikelompokan menurut
kriteria tertentu. Pengelompokan bunga terbagi menjadi 2, yaitu menurut kelengkapan alat
reproduksi dan kelengkapan bagian secara umum.
Mari kita bedakan setiap kelompoknya satu-satu.
Kelompok Bunga Berdasarkan Alat Reproduksi
1. Bunga Sempurna
Bunga sempurna adalah bunga yang memiliki 2 alat reproduksi dalam satu bunga. Artinya, bunga
ini memiliki putik dan benang sari.
Contoh bunga sempurna adalah :1. bunga tulip dan bunga kembang sepatu.
2. Bunga Tidak Sempurna
Bunga tidak sempurna hanya memiliki 1 alat reproduksi dalam satu bunga. Ini merupakan jenis
bunga yang paling umum.
Contoh bunga tidak sempurna adalah bunga salak dan bunga pepaya.
Kelompok Bunga Berdasarkan Kelengkapan Bagian
By Meyta 6
1. Bunga Lengkap
Bunga lengkap adalah bunga yang memiliki 10 komponen bunga yang sudah kita bahas
sebelumnya.
Contoh bunga lengkap adalah bunga bakung, bunga mawar, dan bunga kembang sepatu.
2. Bunga Tidak Lengkap
Sebaliknya, bunga tidak lengkap adalah bunga yang tidak memiliki satu atau dua komponen bunga.
Contoh bunga tidak lengkap adalah bunga kelapa dan bunga kamboja.
By Meyta 7