K E N A M P A K A N A L A M I N D O N E S I A S U B E K H I , S . P d .
K E N A M PA K A N A L A M
Kenampakan alam merupakan segala sesuatu yang ada di permukaan bumi, baik itu daratan maupun perairan. Kenampakan alam ini bisa terbentuk karena peristiwa yang terjadi di atas permukaan bumi dari waktu ke waktu. Berdasarkan proses terjadinya, kenampakan alam dibedakan menjadi 2 : • Kenampakan alam alami adalah segala sesuatu yang ada di alam yang terbentuk secara alami melalui peristiwa alam (seperti gunung, pantai, laut, dataran tinggi, sungai, selat, teluk, danau, dan lain-lain). • Kenampakan alam buatan adalah segala sesuatu yang ada di alam yang terbentuk adanya campur tangan aktivitas manusia, seperti sawah, waduk, pelabuhan, perkebunan, dan lain-lain.
K e n a m p a k a n a l a m b e r d a s a r k a n p r o s e s t e r j a d i n y a : Kenampakan alam alami:
Kenampakan alam buatan
KENAMPAKAN ALAM DARATAN Kenampakan alam wilayah daratan adalah wilayah permukaan Bumi yang tidak digenangi oleh air. Contohnya gunung, pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, bukit, lembah, dan tanjung.
CIRI-CIRI KENAMPAKAN ALAM DAR ATAN: • Gunung • Gunung terbentuk dari lapisan-lapisan batuan yang tertekan dan terlipat akibat pergerakan lempeng bumi dan jenisnya pun bervariasi. • Ketinggian gunung bisa bervariasi dari 600 meter hingga beberapa ribu mdpl dengan lereng yang curam dan tajam. • semakin bertambah tinggi gunung hingga ke puncak gunung, maka iklimnya menjadi makin dingin dan basah.
2. Lembah • Lembah adalah sebuah wilayah yang terletak di antara dua pegunungan yang berdekatan dengan kontur tanah datar atau sedikit miring. • Lembah bisa terbentuk secara alami melalui proses erosi atau pengendapan oleh sungai, gletser, atau kegiatan geologis lainnya.
3. Pegunungan • Pegunungan memiliki kumpulan atau beberapa gunung besar dan juga kecil yang memanjang dan sambung menyambung jadi satu. • Pegunungan ini bisa terbentuk melalui aktivitas geologis seperti lipatan, patahan, bahkan hingga karena gunung berapi.
4. Dataran Rendah • Wilayahnya datar terletak di bawah ketinggian rata-rata permukaan laut, biasanya di bawah 200 meter. • Dataran rendah biasanya terdiri dari tanah datar yang luas dan relatif rendah dengan kemiringan yang sangat rendah.
5. Bukit • Hanya terdiri dari satu gundukan permukaan tanah saja di suatu wilayah. • Memiliki ketinggian mulai dari 200-600 meter di atas permukaan laut. • Memiliki sisi yang curam dan miring. • Gundukan terbentuk secara alamiah, yaitu karena erosi atau patahan. • Puncaknya bulat dan mudah untuk didaki oleh manusia.
Dataran Tinggi • Terletak pada ketinggian lebih dari 700 m di atas permukaan laut.
1. Sungai • wilayah perairan yang airnya mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah, serta memiliki bagian hulu berukuran kecil dan bagian hilir lebih besar 2. Laut • wilayah perairan yang luas dan menghubungkan daratan (pulau) satu dengan yang lainnya CIRI-CIRI KENAMPAK AN ALAM PERAIRAN:
3. Danau • wilayah yang cekung dan berisi air, biasanya wilayah danau dikelilingi oleh daratan. 4. Teluk • perairan yang dibatasi oleh daratan pada ketiga sisinya dan menjorok ke daratan. 5. Selat • perairan laut yangs sempit di antara dua pulau dengan jarak 200 – 1000 meter CIRI-CIRI KENAMPAK AN ALAM PERAIRAN:
K e n a m p a k A l a m P u l a u - P u l a u B e s a r I n d o n e s i a 1. Pulau Jawa a. Gunung: Slamet, Sindoro, Merapi b. Lembah: Grand Canyon, Cukang Taneuh, Dieng, Cilengkrang, Kaliurang c. Bukit: Sumedang, Kidul, Candi Abang, Moko d. Sungai: Serayu, Cisadane, Citarum, Brantas e. Dataran Rendah: Surakarta, Semarang, Madiun f. Pantai: Banyutibo, Pelabuhan Ratu, Pangandaran, Anyer
2. Pulau Sumatera • a. Gunung: Kerinci, Leuser, Dampo, Talamau • b. Lembah: Ngarai Sianok, Anai, Harau • c. Bukit: Miinangkabau, Kerinci, Rejang, Lebong, Bukit Barisan • d. Sungai: Deli, Batanghari, Rokan, Merangin • e. Dataran Rendah: Air Manis, Kasih, Cermin • Pantai: Lampuuk, Rupat, Tanjung Tinggi 3. Pulau Kalimantan • Gunung: Liangpran, Menyapa, Halau-halau • Lembah: Lembah Sungai Gedang (Kapuas), Lembah Danum, Lembah Barito • c. Bukit: Lintang, Kelam, Tekenang Danau Sentarum • d. Sungai: Kapuas, Melawi, Barito, Mahakam, Kayan • e. Dataran Rendah: Ketapang, Teluk Melano • f. Pantai: Pantai Kemala, Pantai Melawai, Pantai Derawan.
4. Pulau Sulawesi a. Gunung: Bawakaraeng, Soputan, Lotimojong, Mahawu b. Lembah: Lembah Bada, Lembah Ramma c. Bukit: Bone, Barui d. Sungai: Jenberang, Palu, Poso, Konoweha, Walane e. Dataran Rendah: Barrum Pangkep, Bulukumba, Selayar, Gowa, Ujung Pandang Pantai: Pantai Losari, Pantai Selayar, Pantai Akkarena, Pantai Marumasa. 5. Pulau Bali • Gunung: Agung, Batur, Abang, Batukaru, Merbuk • b. Lembah: Lembah Pantunan, Lembah Tukad Melangit • c. Bukit: Bukit Cinta, Bukit Jambul, Bukit Belong • d. Sungai: Balangan, Tikad Buleleng, Pakerisan • e. Dataran Rendah: Badung, Gianyar, Buleleng, Batur • f. Pantai: Kuta, Jimbaran, Tanah lot, Pandawa, Nusa Dua
H U B U N G A N K E N AM PA K A N AL A M D E N G A N AK T I V I TA S M AN U S I A • Mata pencaharian masyarakat pantai umumnya sebagai nelayan, petani garam, pembudidaya rumput laut. • Pantai dimanfaatkan manusia sebagai objek wisata, tambak garam, perkebunan kelapa, budidaya ikan, rumput laut, pelabuhan, dan lain-lain. • Dataran tinggi dimanfaatkan sebagai lahan pertanian sayur dan buah. • Lahan perkebunan teh, kopi, cengkih, kina. • Peternakan sapi perah. • Tempat peristirahatan dan tempat wisata. • Mata pencaharian mayarakat sebagai petani, peternak, sewa penginapan, dan lain-lain. PANTAI DATARAN TINGGI
• Dataran rendah dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, perkebunan, lahan peternakan, kawasan industri dan kantor, area pemukiman dan perumahan penduduk. • Mata pencaharian masyarakat dataran rendah umumnya sebagai petani, peternak, pelaku usaha atau pedagang, pegawai kantor, buruh. DATARAN RENDAH