3/1/2023 Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi | Muhammad Khafid KELAS 7 PTS GENAP MATERI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI
MATERI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI A. Sepak Bola Sepak bola merupakan permainan yang dimainkan oleh dua tim berbeda, dengan 11 orang pemain setiap tim. Saat bermain, olahraga ini menggunakan bola yang terbuat dari bahan kulit. Pemain tidak diperkenankan memainkan bola menggunakan tangan kecuali untuk posisi penjaga gawang. Tujuan utama dari permainan sepak bola yakni memasukkan bola ke gawang dengan sebanyak-banyaknya. Tim yang meraih skor terbanyak berhak menjadi pemenangnya. Sepak bola merupakan olahraga fisik yang mengharuskan pemainnya menguasai teknik dasar individual. Agar dapat menunjukkan performa terbaiknya saat bermain, pemain harus menguasai beberapa teknik dasar sepak bola yang benar. 1. Menggiring Bola (Dribbling) Dalam teknik dribbling, pemain bisa menggunakan dua sisi kakinya untuk menggiring bola. Ada kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggungan kaki. Setidaknya ada dua teknik dribbling yang bisa dilakukan oleh pemain, yakni speed dribbling dan closed dribbling. 2. Mengoper Bola (Passing) Passing adalah teknik mengoper bola yang dilakukan oleh satu pemain ke pemain lainnya. Pemain dapat menggunakan 3 bagian kakinya untuk mengoper bola, yaitu kaki bagian dalam, bagian luar dan punggungan kaki. 3. Menendang bola (Shooting) Shooting merupakan teknik dasar permainan sepakbola, pasalnya dengan teknik inilah pemain dapat menciptakan gol ke gawang lawan. Menendang bola dilakukan dengan kaki kiri diletakkan sebelah kiri sejajar dengan bola, kaki kanan diayunkan kebelakang, kaki kanan diayunkan kedepan dan mengenai bola tepat dititik tengah bola menggunakan kaki. Dalam teknik ini, seorang pemain membutuhkan kekuatan yang cukup untuk menendang bola. Selain itu, pemain juga harus memerhatikan akurasi tendangan agar bola tepat sasaran.
4. Menyundul Bola (Heading) Selain menggunakan kaki, para pemain bola juga dapat menggunakan kepala. Karena nya pemain wajib menguasai teknik menyundul atau heading yang baik. Heading dilakukan ketika bola tidak dapat digapai karena terlalu tinggi. Teknik ini dapat dilakukan untuk mengumpan serta menyarangkan bola ke gawang lawan. Sepak bola memiliki lapanga berbentuk persegi panjang dengan ukuran sebagai berikut 1. Panjang lapangan sepak bola 100 - 110 m 2. Lebar lapangan sepak bola 64 - 75 m 3. Jari-jari seperempat lingkaran pada setiap bendera sudut adalah 1 meter 4. Lebar garis-garis lapangan, diameter tiang dan palang gawang adalah 12 cm B. Lari Cepat Lari sprint adalah lari jarak pendek yang menjadi bagian dari cabang nomor atletik. Olahraga ini menuntut atletnya memiliki kekuatan otot kaki yang besar, sehingga menghasilkan kecepatan lari maksimal. Berbeda dengan lari jarak jauh, lari sprint mengandalkan kecepatan kaki yang diperoleh sejak garis start. Daya ledak ini akan mempengaruhi seberapa kencang atlet tersebut berlari. Biasanya lari ini dilakukan pada jarak 100 meter, 200 meter, hingga 400 meter.
Lari sprint adalah lari jarak pendek yang diawali dengan start jongkok. Pada perlombaan, seorang pelari bisa mengawali larinya dengan beberapa jenis start jongkok berikut ini: 1. Long strat Sikap awalan ini mulai ditinggalkan oleh para atlet. Sebab, penempatan kakinya terlalu jauh dan bisa membuat kecepatan lari tidak maksimal. 2. Medium start Start jongkok model ini sering digunakan pada lari jarak pendek. Dengan posisi pinggul tidak terlalu tinggi, badan akan lebih mudah meluncur ke arah depan. Oleh karena itu, keseimbangan pelari akan terjaga. 3. Brunch start Ketika ada aba-aba siap, posisi panggul akan diangkat cukup tinggi, kemudian pelari memposisikan badanya tegak terlebih dahulu. Setelah itu, dia berlari dengan kecepatan maksimal. Jenis start ini sangat populer dan banyak dipakai oleh para atlet profesional. Cara melakukan lari sprint adalah dengan melakukan gerakan awalan yang benar. Hal ini akan memberikan kemudahan bagi pelari untuk memaksimalkan kecepatannya. Berikut ini cara melakukan lari sprint: 1. Start Tangan diletakan pada garis start, ibu jari dan jari lainnya membentuk huruf V terbalik. Condongkan bahu ke depan serta lengan dalam posisi lurus. Saat aba-aba bersedia, posisikan badan agak maju ke depan. Pandangan tertuju pada lintasan, serta usahakan leher dalam kondisi rileks. Konsentrasi penuh dan tunggu isyarat “Ya” atau bunyi yang menjadi pertanda dimulainya lari. Angkat pinggul ke atas lebih tinggi dari bahu. Ketika isyarat sudah terdengar, ayunkan tangan kanan ke belakang dan tangan kiri ke depan dengan kuat. Gunakan kaki kanan untuk melangkan dengan cepat, serta kaki kiri sebagai tumpuan untuk menolak kuat. Posisi badan meluncur ke depan dan lari dipercepat. 2. Ketika berlari Langkah kaki diperlebar untuk mendapatkan kecepatan penuh. Pandangan mata fokus ke depan dan konsentrasi ke garis finis. 3. Finish Ketika memasuki garis finis, condongkan badan kedepan guna mempercepat lari dan mencuri lebih awal badan untuk masuk ke garis finish Dalam olahraga atletik memiliki berbagai macam start yang digunakan, seperti : 1. Start berdiri Start berdiri adalah jenis start yang digunakan dalam cabang lari jarak menengah dan lari jarak jauh, dengan panjang lintasan 800 meter, 1500 meter, 5000 meter dan 10.000 meter. 2. Start melayang Start melayang adalah jenis start yang digunakan hanya pada nomor lari estafet. Start tersebut digunakan pada pelari kedua, pelari ketiga dan pelari keempat. Adapun untuk pelari pertama menggunakan start jongkok. 3. Start jongkok Start jongkok di atletik memiliki peran penting untuk menentukan hasil akhir. Start jongkok biasanya dilakukan dalam lari jarak pendek.
C. Kebugaran Jasmani Kebutuhan yang harus kita penuhi agar tubuh kita dapat melakukan banyak aktivitas dengan baik. Kebugaran jasmani dapat dikatakan sebagai bentuk kemampuan fisik seseorang untuk melakukan kegiatan sehari-hari tanpa merasa kelelahan yang berlebihan dan tentunya masih memiliki cadangan energi. Semakin baik kebugaran jasmani seseorang maka akan semakin baik juga kemampuannya dalam mengatasi aktivitas sehari-hari. Bisa dikatakan bahwa kebugaran jasmani salah satu faktor penentu kesehatan dan ketahanan tubuh. Misalnya dengan banyak berolahraga maka tubuh akan lebih fit dan terhindar dari berbagai penyakit. Ada beberapa unsur dalam menunjang kebugaran jasmani pada tubuh yang dapat menunjang kebugaran jasmanimu. 1. Daya Tahan Daya tahan adalah suatu keadaan di mana seseorang dapat menggerakkan tubuh untuk melakukan beberapa aktivitas dengan tempo yang berbeda, namun dapat melakukannya dengan efisien dan efektif tanpa merasakan lelah yang berlebihan. 2. Kecepatan Kecepatan adalah kemampuan tubuh untuk melakukan pergerakan dari satu tempat ke tempat yang lain secara cepat. Kecepatan ini dibagi menjadi tiga yaitu, kecepatan sprint, kecepatan reaksi, dan kecepatan bergerak. Kecepatan ini dapat dilatih dengan berlari berdasarkan frekuensi yang disesuaikan. 3. Kekuatan Kekuatan adalah suatu kemampuan otot-otot dalam melawan beban yang sedang dipikul oleh tubuh. Unsur kekuatan ini juga dapat disebut dengan muscle strength. Kekuatan otot ini juga dapat berhubungan dengan daya otot atau muscle endurance. Ketahanan otot adalah kemampuan otot dalam menahan kontraksi dengan beban ringan secara terus menerus. 4. Koordinasi Koordinasi adalah suatu kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas atau gerakan dengan efisien dan tepat. Seseorang yang memiliki koordinasi yang baik maka kerja sama yang dilakukan tubuhnya juga akan baik. Konsentrasi juga dapat dilakukan dengan mudah meski sambil menggerakkan tubuh secara bergantian.
5. Kelincahan Kelincahan merupakan kemampuan tubuh untuk mengubah posisi tubuh dengan cepat. Dengan adanya kelincahan tubuh akan bergerak dengan cepat tanpa risiko cedera. Jika kelincahan telah terbentuk dalam tubuh kalian maka kalian akan dengan mudah menggerakkan tubuh dengan cepat tanpa ada rasa takut untuk terjadi kesalahan yang mengakibatkan cedera. 6. Kelenturan Kelenturan adalah suatu kemampuan tubuh dalam melakukan gerakan secara maksimal. Kelenturan ini didukung dengan faktor seperti usia, kualitas otot, struktur sendi, dan ligamen. 7. Komposisi Tubuh Komposisi tubuh adalah suatu perbandingan rasio tubuh yang memiliki massa lemak dan tanpa lemak. Massa lemak terdapat pada bagian bawah kulit, sekitar jantung, usus, sekeliling otot, dan juga paru-paru. Sedangkan bagian tubuh tanpa lemak berada di tulang, otot, dan cairan tubuh. 8. Keseimbangan Keseimbangan adalah di mana posisi tubuh akan terus tegap berdiri tidak jatuh saat sedang melakukan gerakan fisik. Memiliki keseimbangan tubuh yang baik dapat meminimalkan risiko untuk jatuh dan cedera. 9. Daya Ledak Daya ledak merupakan gabungan dari kekuatan dan kecepatan, di mana tubuh dapat bergerak dengan cepat dan juga memiliki otot yang kuat untuk melawan beban yang dipikul oleh tubuh. Artinya tubuh kita dapat bergerak cepat dan membawa beban berat sekaligus. 10. Kecepatan Reaksi Kecepatan reaksi adalah waktu reaksi tubuh kalian ketika mendapat suatu stimulus atau rangsangan. Kecepatan reaksi ini berbeda dengan refleks. Reaksi merupakan gerakan yang disadari, sedangkan refleks adalah gerak otomatis yang dilakukan tanpa kesadaran. Bentuk latihan ini digunakan untuk memperkuat, mempercepat, memberikan kelenturan dan segala unsur-unsur kebugaran jasmani untuk tubuh kita. Jika kita ingin tubuh menjadi bugar maka harus berlatih dan melakukan aktivitas olahraga. Berikut adalah bentuk latihan kebugaran jasmani. 1. Push Up Push up merupakan salah satu bentuk latihan untuk meningkatkan kebugaran jasmani kita. Olahraga ini termasuk ke dalam jenis olahraga calisthenic. Artinya jenis olahraga ini memiliki fungsi untuk menguatkan otot dada, bahu, dan juga trisep. Gerakan push-up dapat dilakukan dengan posisikan tubuh tengkurap, kedua tangan diposisikan lurus dan bertumpu ke lantai dengan jarak antara kedua telapak tangan selebar dada, kedua kaki diposisikan lurus dan rapat dengan ujung jari kaki menempatkan di lantai, kemudian lakukan gerakan dengan cara menekuk siku sehingga badan bagian atas akan turun dan naik, turunkan badan hingga hampir menyentuh lantai dan angkat badan hingga posisi tangan tegak. 2. Back Lift / Back Up Back lift ini berfungsi untuk membentuk otot pada bagian punggung agar lebih kekar dan simetris. Latihan ini dilakukan dengan cara badan dan kepala menghadap ke lantai secara lurus, lalu perlahan menggerakan dada hingga kepala secara naik dan turun secara maksimal. 3. Sit Up Sit up berguna untuk melatih berbagai otot. Dalam hal ini sit up dapat melatih otot perut, dada, pinggang, leher, dan juga panggul. Dengan melakukan sit up kita dapat mengambil beberapa manfaat seperti, mengencangkan otot, memperbaiki postur tubuh, membentuk tubuh yang ideal, dan memperbaiki keseimbangan tubuh.
PEMERINTAH KABUPATEN PEKALONGAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SMP NEGERI 1 TIRTO Jalan Raya Pacar 184 Tirto, Kabupaten Pekalongan 51151 (0285) 429497 E-mail: [email protected] KISI-KISI PENILAIAN TENGAH SEMESTER Sekolah : SMP N 1 Tirto Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas/Semester : VII/Dua Tahun Pelajaran : 2022/2023 Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Jumlah Soal Nomor Soal 3.1 Memahami konsep gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan atau tradisional. Sepak Bola Menyebutkan teknik dasar permainan sepak bola Menyebutkan teknik menggiring bola Menjelaskan teknik menendang bola Menggambarkan lapangan sepak bola 4 1-4 3.3 Memahami konsep gerak spesifik jalan, lari, lompat, dan lempar dalam berbagai permainan sederhana dan atau tradisional. Lari Cepat Menyebutkan jenis start dalam perlombaan atletik Menyebutkan teknik lari cepat Menyebutkan jarak tempuh lari cepat 3 5-7 3.5 Memahami konsep latihan peningkatan derajat kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan pengukuran hasilnya. Kebugaran Jasmani Menjelaskan tentang kebugaran jasmani Menyebutkan macam macam gerakan kebugaran jasmani Menjelaskan teknik push-up 3 8-10