The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Etos kerja adalah sikap dasar pada diri seorang karyawan yang membangun
perilaku kerja yang berlandaskan pada kesadaran mental, keyakinan dengan disertai komitmen sepenuhnya kepada kegiatan kerja yang dilakukannya secara utuh, sedangkan Motivasi kerja adalah suatu kebutuhan-kebutuhan yang mendorong seseorang untuk melakukan serangkaian yang mengarah ketercapaian suatu tujuan tertentu.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Renaldi Pramudya, 2023-11-12 08:52:27

PELATIHAN TERHADAP KARYAWAN KONVEKSI HIDDEN STORE GUNA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN ETOS KERJA

Etos kerja adalah sikap dasar pada diri seorang karyawan yang membangun
perilaku kerja yang berlandaskan pada kesadaran mental, keyakinan dengan disertai komitmen sepenuhnya kepada kegiatan kerja yang dilakukannya secara utuh, sedangkan Motivasi kerja adalah suatu kebutuhan-kebutuhan yang mendorong seseorang untuk melakukan serangkaian yang mengarah ketercapaian suatu tujuan tertentu.

Keywords: etos kerja,motivasi

1 PELATIHAN TERHADAP KARYAWAN KONVEKSI HIDDEN STORE GUNA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN ETOS KERJA Disusun Oleh : Renaldi Pramudya Wijaya (200510012) Email : [email protected] Dosen Pembimbing : Dra.Sumiyarsih,M.M. Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana Yogyakarta 2023


i PELATIHAN TERHADAP KARYAWAN KONVEKSI HIDDEN STORE GUNA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN ETOS KERJA Dosen Pembimbing : Dra. Sumiyarsih,M.M. Disusun Oleh: Renaldi Pramudya Wijaya (200510012) PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA 2023


ii HALAMAN PENGESAHAAN LAPORAN MAGANG PROGRAM STUDI MANAJEMEN PELATIHAN TERHADAP KARYAWAN KONVEKSI HIDDEN STORE GUNA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN ETOS KERJA Disusun Oleh : Renaldi Pramudya Wijaya (200510012) Laporan ini telah disetujui pada tanggal : Mengetahui Ketua program studi Dosen pembimbing Rina Dwiarti, SE., M.Si Dra.Sumiyarsih,M.M.


iii ABSTRAK Internship is a form of practical activity for students in companies/agencies related to the economic field, especially management with the aim of gaining experience from these activities which can later be used for professional development. This report aims to (1) introduce and prepare students to face the world of work (2) train students in management aspects that are not included in the lecture process (3) add experience and insight into the world of work in companies or agencies (4) carry out various practical activities working and studying management in companies or agencies (5) Analyzing the effect of motivation and work ethic on Hidden Store convection employees. The implementation methods in this report are work practices, documented, interviews and observations.


1 PENDAHULUAN 1.1 Deskripsi CV. Hidden Store Berdasarkan hasil wawancara bersama pemilik usaha ini. Yakni Galih Pangestu menuturkan bahwa “Usaha ini dimulai saat duduk di bangku SMP akhir saat itu masih 2014.” Pada awal itu beliau masih fokus pada reseller, dan hanya fashion saja. Awalnya menerima jasa konveksi dengan sistem orderan kaos bersama teman dan membuatkan di tempat lain. Kemudian dengan seiring berjalan nya waktu beliau bisa membeli mesin pemotong kain sendiri agar lebih memaksimalkan penghasilan. Pengerjaan masih dilakukan di rumah sendiri menjadi satu dengan toko fashion. Setelah mesin potong, kemudian membeli meja sablon. Dikerjakan sendiri dengan dibantu oleh orang tua. Waktu itu belum menjahit sendiri tetapi masih menjahitkan di tempat lain juga. Dan waktu itu juga penjualan fashion masih menggunakan sistem COD (Cash On Delivery) atau bertemu di suatu tempat yang sudah ditentukan. Ditahun 2015 CV. Hidden Store pernah berkerja sama dengan partner bisnis dan membuka toko dengan konsep bagi hasil. Toko tersebut berada di kecamatan Mergangsan Yogyakarta. Didalam unit toko tersebut ada tiga orang yang mempunyai peran masing – masing. Ada yang fokus pada fashion, ada yang fokus di tatto body art (radikal tatto), dan ada juga yang fokus di pakaian brand premium Bandung. Seiring berjalannya waktu toko tersebut lambat laun dikenal banyak orang, baik dari kalangan pelajar, mahasiswa maupun orang tua. Ada yang datang sekedar ingin mengekspresikan diri dengan seni ditubuhnya melalui perantara tatto body art. Ada juga kalangan remaja yang datang untuk berbelanja pakaian fashion kekinian yang sedang booming dimasa itu. Selain aktif dalam toko offline gabungan tiga orang pebisnis muda ini juga sering mengikuti event – event besar di Yogyakarta. Salah satunya custom fest, yang diadakan rutin setiap tahunnya di JEC. Kegiatan itu dilakukan bertujuan untuk media promosi atau pengenalan unit usaha tersebut supaya lebih dikenal oleh masyarakat Yogyakarta pada umumnya. Bisnis yang dimiliki oleh lebih dari satu orang pasti akan mengalamai perbedaan pendapat tentang strategi yang akan dilakukan kedepan. Banyak proses yang sudah CV. Hidden Store lalui dalam kerja sama dengan pihak lain setelah satu tahun berjalan akhirnya CV. Hidden Store memutuskan untuk mengkahiri kerja sama kepada mereka, dan meneruskan prosesnya dengan cara membuka toko kecil di ruang tamu rumah pribadinya yang terletak di tengah perkampungan. Oleh karena itu, pemilik usaha ini menamainya dengan nama CV. Hidden Store (Toko Tersembunyi) dibalik


2 nama itu terselip cita – cita. Dari tempat yang tersembunyi tetapi memiliki mimpi suatu saat tumbuh menjadi besar dan mudah ditemukan. Awalnya membuka home store di rumah membuat omset usaha menjadi menurun dikarenakan tahap pengenalan lokasi baru dan belum banyak orang yang tau lokasi tersebut. Akan tetapi, pemilik tidak cepat putus asa, iklan di facebook dan sosial media saat itu setiap hari selalu dilakukan guna memperkenalkan tempat terbaru yang baru saja dirintis. Selain menggunakan media promosi sosial media, CV. Hidden juga sering mengadakan give away atau bagi – bagi hadiah barang setiap bulannya. Hal tersebut membuat hidden semakin dikenal oleh kalangan anak muda. Rata – rata pelanggan CV. Hidden Store adalah pelajar kota Yogyakarta. Hal itulah yang mendorong pemilik untuk membuka jasa pembuatan pakaian kaos kelas atau angkatan (jasa konveksi). Tanpa disadari industri jasa konveksi ini mendapat respon bagus dari pelanggan – pelanggan CV. Hidden Store yang kebanyakan masih pelajar sekolah. Alhasil orderan konveksi semakin hari semakin bertambah banyak. Dari orderan tersebut, pemilik mendapatkan keuntungan yang dikumpulkan dan dibelanjakan alat – alat sablon yang kelak akan digunakan untuk berproses semakin dalam dibidang konveksi. Setelah di rumah berjalan dan dikenal banyak orang, akhirnya mulai terbentuk pasar tetap yang tadinya setiap hari tidak pernah ada kunjungan hingga sekarang setiap harinya pasti ada kunjungan dan ramai ketika akhir pekan datang. Waktu itu memperkerjakan 1 orang karyawan yang diambil dari teman dekat dan tetap masih dipegang kendali sendiri. Sebelum lulus SMA beliau mempunyai cita – cita mempunyai toko sendiri. Di ruko tersebut sudah menjalan konveksi sendiri dengan memotong kain hingga menyablon sendiri. Namun masih menjahitkan di tempat lain, kemudian diambil dan dikemas sendiri. Semakin lama semakin meluasnya pelanggan dan juga semakin banyaknya orderan. Maka pemilik merasa membutuhkan tempat yang lebih luas agar dapat menambah kapasitas dan mempunyai fasilitas sendiri untuk produksi. Dan toko yang semakin ramai dengan pengunjung agar dapat dikunjungi ketika sedang ramai. Maka sang pemilik mencari tempat baru yang akan digunakan sebagai usahanya. Pada tahun 2018 bulan desember akhirnya berpindah tempat yang lebih luas di Wirobrajan. Kemudian mempunyai mesin jahit dan memperkerjakan penjahit sendiri. Kemudian membeli berbagai macam keperluan produksi dengan berkembangnya usaha yang semakin pesat. Dengan semakin


3 banyaknya pelanggan yang semakin banyak dan luas akhirnya pada awal tahun 2021 membuka cabang di Kota Purbalingga. Hingga saat ini mempunyai lebih dari 10 karyawan yang berkerja di CV. Hidden Store ini. Gambar 1. Logo CV. Hidden Store. Makna dari logo tersebur berdasarkan wawancara dengan pemilik CV. Hidden Store adalah sebagai berikut : Hidden : Tersembunyi Store : Toko Sekilas nama tersebut sedikit asing jika dilihat dari segi nama. Tapi dibalik itu semua ada cita – cita besar dari sang pendiri. Bawasannya dari tempat yang tersembunyi, sulit dijangkau tetapi usaha ini memiliki potensi untuk suatu saat berkembang dan tumbuh menjadi besar. 1.2 Struktur Organisasi Struktur organisasi yang dibuat oleh CV. Hidden Store ini dibuat sejak berpindah tempat di tempat yang baru. Karena semakin banyak karyawan yang bekerja maka harus semakin tertata dan terorganisir setiap bagiannya. Pengelolaan organisasi yang baik akan menciptakan pencapaian yang maksimal.


4 Gambar 2. Struktur Organisasi CV. Hidden Store Pada struktur organisasi di CV. Hidden Store ini sudah ada susunannya, yaitu seperti : Direktur : Galih Pangestu Bertugas menanggung jawab kepada seluruh bagian Pemasaran : Giwang Pratiwi Bertugas memasarkan produksi ataupun promo yang sudah ada ke publik Divisi Potong : Langit W dan Andhika P Bertugas untuk bagian produksi konveksi dalam bagian potong kain Divisi Sablon : Shiko, Wahyu, Awe, dan Refi Bertugas untuk bagian produksi konveksi dalam bagian menyablon produksi konveksi Divisi Jahit : Sugeng, Ningsih, dan Parini Bertugas untuk bagian produksi konveksi dalam bagian menjahit produksi konveksi 1.3 Analisis Kondisi dan Masalah di Lokasi Magang Permasalahan yang dialami oleh CV. Hidden Store adalah sebagai berikut : a. Tempat Konveksi yang Kotor Tempat yang kotor bisa dilihat bagian dalam yaitu bagian konveksi. Sayang sekali pemilik CV. Hidden Store hanya memperhatikan store yang didepan saja dan membiarakan tempat konveksi kotor begitu saja. Terlihat jelas bahwa tenaga kerja akan merasa kurang memiliki motivasi dan etos kerja karena memang tempat pekerjaannya tidak pernah dirawat oleh pemilik CV. Hidden Store. Tempat yang kotor disebabkan kaos, celana panjang, dan celana


5 pendek yang kurang laku langsung ditaruh ke rak tempat konveksi, yang seharusnya rak tersebut digunakan orderan sablon kaos bagian konveksi. b. Kurangnya Komunikasi Antar Pemilik dan Tenaga Kerja Memang benar tenaga kerja CV. Hidden Store kebanyakan kerabat dari Galih Pangestu, namun hal ini tidak dibenarkan apabila pemiliknya kurang mendengarkan keluh kesah dari tenaga kerjanya sendiri. Akibat dari kurangnya komunikasi antar pemilik dan tenaga kerja adalah tidak adanya evaluasi kerja apabila terjadi kesalahan. Padahal kita tahu sendiri bahwa evaluasi kerja sangat penting demi kemajuan kinerja para karyawan. Maka dari itu ketika banyak kesalahan dari tenaga kerja CV. Hidden Store. Seperti ada beberapa tenaga kerja konveksi yang mengalami penurunan kinerja. Itu akan berdampak kepada etos kerja tenaga kerja CV. Hidden Store c. Jobdesk yang Tidak Terlaksana Sesuai Dengan Ketentuan Jobdesk yang sudah disusun dalam bagan diatas hanya formalitas saja bagi CV. Hidden Store, sedangkan yang terjadi di lapangan tidak sepenuhnya seperti itu. Tenaga kerja yang harusnya hanya mendapat jobdesk memotong kain harus bertanggung jawab juga untuk mengepress sablon yang sudah jadi, selain itu juga harus memasukkan kaos yang sudah jadi ke plastik packing. Tenaga kerja yang jobdesk nya mengurus Hidden Store juga merangkap untuk membantu bongkar paket fashion yang datang. Tenaga kerja yang harusnya mendapat bagian sablon kaos kadang juga diberikan tugas untuk menjaga store didepan saat karyawan didepan mendapat tugas sendiri dari pemiliknya. Bisa dibayangkan bahwa tenaga kerja CV. Hidden Store memang dituntut untuk merangkap jobdesk tanpa memandang jobdesk yang seharusnya sesuai dengan passion setiap karyawan. Hal seperti inilah yang membuat tenaga kerja CV. Hidden Store merasa kurang termotivasi dalam melakukan pekerjaannya. 1.4 Tujuan Magang Tujuan kegiatan magang kerja adalah : 1. Mengenalkan dan menyiapkan mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja 2. Melatih mahasiswa dalam aspek manajemen yang tidak terdapat dalam proses perkuliahan 3. Menambah pengalaman dan wawasan mengenai dunia kerja di Perusahaan atau Instansi 4. Melakukan berbagai kegiatan praktik kerja serta mempelajari manajemen yang terdapat pada Perusahaan atau Instansi 5. Menganalisis kinerja karyawan serta kedisiplinan karyawan CV. Hidden Store


6 1.5 Manfaat Magang 1. Bagi Mahasiswa Praktek kerja lapangan memberikan gambaran yang jelas mengenai dunia kerja yang sesungguhnya kepada mahasiswa sehingga mahasiswa memiliki bekal untuk memasuki dunia kerja kelak. Selama kegiatan magang, saya sebagai penulis banyak melakukan kegiatan pekerjaan yang jarang atau sebelumnya tidak pernah dilakukan. Hal tersebut menjadi suatu tantangan tersendiri bagi saya dalam menjalankan pekerjaan sewaktu magang di CV. Hidden Store. Yang menjadi tantangan selanjutnya adalah bagaimana cara mengatasi tantangan tersebut dan dalam tekanan sekalipun. Dari awal saya sebagai penulis masuk untuk magang di CV. Hidden Store mendapatkan banyak pembelajaran yang di mana ini akan sangat berpengaruh dengan kehidupan saya kedepan nya. Saya belajar tentang kerja sama tim dengan pegawai CV. Hidden Store, ini menjadi tantangan baru, yang dimana saya yang baru masuk magang di CV. Hidden Store harus menyesuaikan diri dengan para tenaga kerja disana, mencocok kan sifat satu sama lain dengan mengurangi ego diri sendiri demi membentuk kerjasama yang baik kepada seluruh tenaga kerja. 2. Bagi Universitas Bagi Universitas Mercu Buana Yogyakarta, kegiatan magang diharapkan dapat membantu menjalin kerjasama yang baik antara Universitas Mercu Buana Yogyakarta dengan perusahaan atau instansi yang bersangkutan. Selain itu memperkenalkan Universitas Mercu Buana Yogyakarta kepada lingkungan kerja yang lebih luas lagi. 3. Bagi perusahaan atau instansi Dengan kegiatan magang ini dapat membantu kinerja di perusahaan atau instansi yang bersangkutan sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan, cepat selesai dan sesuai dengan batas waktu atau target.


7 METODE 2.1 Program Pelaksanaan Kegiatan magang yang saya lakukan di CV. Hidden Store merupakan bentuk praktik nyata dan beberapa mata kuliah yang di dapat dalam perkuliahan. Dapat di katakan bahwa kegiatan magang tersebut adalah merupakan praktik atau simulasi yang di lakukan berdasarkan teori yang di peroleh. Pelajaran dan teori yang diberikan dalam perkuliahan dapat menjadi tambahan pengetahuan untuk menganalisa suatu sistem dalam perusahaan. Berdasarkan kegiatan magang yang telah saya lakukan sering mendapati aspek manajemen untuk menjalankan perusahaan. Dengan itu saya dapat membandingkan antara teori dengan praktik atau kegiatan nyata di lapangan apakah sejalan atau malah justru berjalan berlawanan. Dalam awal pelaksanaan magang ini, yang pertama adalah Galih Pangestu selaku pemilik CV. Hidden Store memberikan gambaran tentang ruang lingkup tempat usahanya dan selanjutnya menjelaskan cara kerja di CV. Hidden Store. 2.2 Solusi - Beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi tempat kerja yang kotor : 1. Menerapkan program setiap memulai dan mengakhiri pekerjaan harus membersihkan tempat kerja. 2. Menambahkan rak agar barang yang kurang laku atau barang yang tidak terpakai bisa tersusun rapi. - Beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kurangnya komunikasi antar pemilik dan tenaga kerja : 1. Mengadakan Employee Gathering setiap 3 bulan sekali guna meningkatkan kebersamaan. 2. Memberikan masukan kepada mas Galih selaku pemilik CV. Hidden Store untuk sering datang ke lokasi pekerjaan guna mempererat hubungan antar pemilik dan karyawan. - Beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi jobdesk yang tidak terlaksana sesuai dengan ketentuan : 1. Membuat struktur jobdesk kembali yang lebih jelas dan melaksanakan sesuai jobdesk yang tertulis. 2. Menambahkan tenaga kerja guna membantu jobdesk pekerjaan yang masih bolong.


8 2.3 Metode Implementasi Solusi Permasalahan Dilokasi Magang a. Tempat Konveksi yang Kotor Dikarenakan kaos, kemeja, celana panjang, dan celana pendek yang kurang laku langsung ditaruh ke rak tempat konveksi, maka saya berinsiatif untuk membersihkan gudang samping yang tidak dimaksimalkan penggunaannya, tujuan saya membersihkan gudang samping yaitu untuk meringkas barang yang tergeletak di gudang, agar gudang tersebut juga bisa digunakan untuk tempat menaruh barang yang kurang laku di store. Selain itu, saya juga memberikan saran kepada mas Galih untuk menambah rak di bagian belakang agar bisa muat untuk dijadikan kaos, celana, kemeja, dan lain lain. Ternyata saran disetujui oleh mas Galih, dia lansgung memesan 4 rak kayu kepada temannya untuk ditaruh di bagian gudang samping dan belakang agar muat untuk menaruh barang yang kurang laku atau barang yang tidak terpakai. b. Kurangnya Komunikasi Antar Pemilik dan Tenaga Kerja Komunikasi yang baik dapat mempengaruhi seseorang menjadi lebih giat dalam bekerja, sedangkan komunikasi yang buruk dapat berdampak pada motivasi kerja seseorang, serta menimbulkan konflik dalam perusahaan. Disini kita dapat mengetahui bahwa komunikasi antar pemilik dan tenaga kerja sangat penting maka dari itu saya mencetus program employee gathering 3 bulan sekali. Ternyata ide saya mendapat sambutan yang baik dari mas Galih. Employee Gathering adalah acara atau suatu kegiatan yang diadakan oleh sebuah perusahaan dan diikuti oleh para karyawannya. Secara umum Employee Gathering dapat diartikan sebagai acara kumpul bersama yang dikemas dalam acara rekreasi dan dilakukan dalam suasana yang menyenangkan serta diisi dengan beberapa bentuk permainan, baik itu outbound maupun permainan yang bertujuan untuk membangun karakter. Tujuan utama dalam mengadakan gathering adalah untuk membentuk kebersamaan (team work). Jika rasa kebersamaan sudah tertanam di masing – masing individu maka akan ada rasa tanggung jawab, kepedulian, rasa setia, serta meningkatkan motivasi dan etos kerja karyawannya. Dan disini saya menyarankan kepada mas Galih untuk mengadakan kegiatan employee gathering untuk pemilik dan tenaga kerja CV. Hidden Store. Dan ternyata usul saya di setujui adapun tempat kegiatan employee gathering ini di lakukan di Kabupaten Gunung Kidul dalam rangka mancing bersama. Saya selaku panitia membuat serangkaian kegiatan di acara employee gathering, dan ternyata acara berjalan dengan baik. Dengan kegiatan employee gathering yang santai ini ternyata dapat membantu mas Galih untuk berkomunikasi dan meningkatkan keharmonisan kepada para tenaga kerja CV. Hidden Store. c. Jobdesk yang Tidak Terlaksana Sesuai Dengan Ketentuan


9 Dikarenakan di Hidden Store kekurangan tenaga kerja maka Saya sendiri mengajukan kepada mas Galih untuk membantu pekerjaan yang ada di konveksi ataupun Hidden store. Dengan membantu menjadi tenaga kerja nyatanya dapat mengurangi beban kerja karyawan lainnya, sebelum saya datang semua tenaga kerja selalu merangkap pekerjannya, namun setelah saya membantu tenaga kerja Hidden Store karyawannya menjadi sedikit terbantu oleh kedatangan saya. Seperti membantu para tenaga kerja menyablon kaos orderan, memotong kain, press kaos yang sudah disablon, memasukkan kaos yang sudah jadi ke plastic packing, dan membantu Hidden Store didepan saat ada costumer yang datang. Selain itu, saya juga menyarankan kepada mas Galih untuk mendatangkan karyawan baru agar tenaga kerja Hidden Store tidak merangkap pekerjaannya, dan membuat struktur jobdesk yang lebih jelas agar bisa dilaksanakan sesuai dengan yang tertulis.


10 HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Aktivitas Program/Kegiatan KKL/Magang Kegiatan magang yang dilakukan oleh penulis selama 30 hari di CV. Hidden Store. Terhitung sejak tanggal 10 April–10 Mei 2023. Pada saat kegiatan Kuliah Kerja Lapangan ( KKL ) atau Magang, penulis berusaha melaksanakan tugasnya dengan baik dan tepat waktu. Selain itu, penulis juga berusaha untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan pekerjaan kantor. Kegiatan utama yang dilakukan oleh CV. Hidden Store adalah menjual barang fashion dan membuat orderan konveksi. Penulis melakukan semua kegiatan selama pelatihan. Dari menjaga toko, bongkar Gudang, cek stock, antar barang, ambil barang, diskusi, menyablon, me-press, mempacking, bahkan mengikuti event di luar toko. Hal ini membutuhkan keterampilan atau kemampuan, tanpa keterampilan dan kemampuan kerja akan melambat, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk bertindak cepat dan efisien. Pada hari pertama pelaksanaan Kuliah Kerja Lapanan ( KKL ) atau Magang penulis diperkenalkan dengan team dan pekerja CV. Hidden Store. Yang dilakukan oleh penulis selama kegiatan magang berlangsung yaitu membantu memikirkan bagaimana mencari peluang, mengecek barang, menata barang, membuat orderan konveksi, menhitung laporan pemasukan dan pengeluaran CV. Hidden Store, menerapkan program kebersihan, menerapkan program employee gathering, dan membuat jobdesk kembali yang lebih jelas dan ter-struktur.


11 Ketelitian sangat diperlukan dalam pekerjaannya, karena jika tidak maka akan berdampak pada kesalahan input pada dokumen. Selama KKL/Magang, penulis dapat memperoleh banyak informasi dan pengetahuan baru dari praktik serta pengalaman berharga dan mampu memperoleh pengetahuan serta mengembangkan wawasan dan pengalaman mahasiswa dalam melakukan pekerjaan secara luas. 3.2 Perubahan yang Dihasilkan Perubahan adalah sebuah bentuk dari perubahan yang dimana kemudian keadaan yang dimana sekarang telah akan menuju sebuah keadaan yang diharapkan menuju sebuah masa yang akan


12 datang,perubahan yang akan terjadi ini adalah sebuah keadaan yang dimana akan menjadi lebih baik dari sebelumnya.perubahan tersebut tidak hanya berupa keadaan. melainkan bisa meliputi perubahan pola fikir dan perilaku suatu masyarakat atau di dalam instansi. Selain itu, selama menjalani prakterk kerja lapangan ternyata saya mampu berkontibusi dan menciptakan sesuatu perubahan yang positif untuk tempat praktik kerja lapangan Dalam magang ini saya membuat program di tempat saya melakukan magang. Untuk memperbaiki kekurangan yang ada saya menyampaikan beberapa gagasan secara langsung kepada tempat saya magang : 1. Menerapkan pola hidup sehat untuk seluruh tenaga kerja CV.Hidden Store dengan cara menjaga kebersihan tempat kerja agar meminimalisir terjadinya sakit. 2. Menjaga kekompakan dalam bekerja, karena di dunia konveksi kekompakan adalah kunci keberhasilan suatu kinerja. 3. Tingkatkan komunikasi antar pemilik dan tenaga kerja agar tersampaikannya evaluasi kerja jika terjadi kesalahan. 4. Membuat struktur jobdesk yang jelas agar jobdesk bisa terlaksana dengan baik. Adapun beberapa perubahan yang terjadi setelah saya menyampaikan gagasan kepada Pemilik CV. Hidden Store ialah : 1. Menjaga kebersihan lingkungan kerja. 2. Mengadakan employee gathering setiap 3 bulan sekali. 3. Menyarankan untuk menambahkan tenaga kerja CV. Hidden Store. 4. Meningkatkan komunikasi antar pemilik dan tenaga kerja untuk menjaga keharmonisan. No Permasalahan Sebelum Sesudah 1. tempat konveksi yang kotor - rak konveksi yang tidak terpakai sesuai fungsinya. - gudang yang tidak dimaksimalkan penggunaannya. - menambahkan rak untuk menaruh kaos oderan bagian koveksi. - membersihkan gudang dan memaksimalkan penggunaannya. - tempat konveksi yang menjadi lebih bersih


13 2. kurangnya komunikasi antar pemilik dan tenaga kerja - pemilik yang jarang datang di perusahaan untuk bertemu tenaga kerjanya. - tidak adanya acara kumpul bersama antar pemilik dan tenaga kerja. - mengadakan acara employee gathering setiap 3 bulan sekali. - membantu pemilik agar bisa lebih sering berkomunikasi dengan tenaga kerjanya. - meningkatnya keharmonisan di lingkungan kerja. 3. jobdesk yang tidak terlaksana sesuai dengan ketentuan - struktur jobdesk yang tidak terlaksana dengan semestinya. - beban kerja yang berlebihan. - tenaga kerja yang merasa keberatan dengan porsi kerjanya. - membuat stuktur jobdesk yang lebih jelas dan dilaksanakan dengan baik. - pemilik berencana untuk mendatangkan tenaga kerja baru. - berkurangnya beban kerja setiap karyawannya - Fitnya kondisi para tenaga kerja 3.3 Evaluasi Hasil Magang Selama pelaksanaan magang yang penulis lakukan dalam kurun waktu 30 hari di CV. Hidden Store serta menjalankan solusi-solusi magang berdasarkan permasalahan yang penulis temukan pada lokasi magang, maka didapatkan hasil evaluasi dari pelaksanaan program yang dijalankan. Hal ini mencakup kemampuan untuk menerapkan teori yang dipelajari di dunia nyata dan meningkatkan keterampilan praktis yang berkaitan dengan pekerjaan yang dilakukan, Pengalaman kerja dapat mencakup pengalaman kerja praktik, termasuk level tanggung jawab yang diberikan, kerjasama dengan tim, dan kesempatan untuk berinteraksi dengan profesional dalam industri tersebut. Hal ini dapat menilai sejauh mana praktik dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memperoleh pemahaman tentang dinamika industri, Umpan balik dan bimbingan juga melibatkan pengukuran kualitas umpan balik dan bimbingan yang diberikan oleh mentor atau supervisor magang.


14 Kualitas umpan balik ini mencakup kejelasan, kebermanfaatan, dan frekuensi umpan balik yang diberikan untuk membantu perkembangan praktik, Kontribusi dan hasil kerja dapat mencakup evaluasi kontribusi praktik dalam tugas dan proyek yang ditugaskan. Ini melibatkan penilaian terhadap kualitas dan kelengkapan pekerjaan yang dilakukan serta dampaknya terhadap pencapaian tujuan organisasi atau proyek yang sedang berjalan, perkembangan pribadi juga dapat melibatkan penilaian terhadap perkembangan pribadi praktik selama masa magang, termasuk kemampuan komunikasi, keterampilan manajemen waktu, adaptasi terhadap perubahan, dan kemampuan untuk bekerja dalam tim. Hal ini mencerminkan pertumbuhan dan perkembangan pribadi yang dicapai selama magang. Penting untuk dicatat bahwa hasil evaluasi dapat berbeda bagi setiap individu, tergantung pada konteks dan sasaran masing-masing magang. Hasil evaluasi yang baik adalah hasil yang dapat memberikan wawasan, umpan balik yang konstruktif, dan rekomendasi untuk perkembangan lebih lanjut dan kesempatan di masa depan. 3.4 Pelajaran Berharga Praktek kerja lapangan memberikan gambaran yang jelas mengenai dunia kerja yang sesungguhnya kepada mahasiswa sehingga mahasiswa memiliki bekal untuk memasuki dunia kerja kelak. Selama kegiatan magang, saya sebagai penulis banyak melakukan kegiatan pekerjaan yang jarang atau sebelumnya tidak pernah dilakukan. Hal tersebut menjadi suatu tantangan tersendiri bagi saya dalam menjalankan pekerjaan sewaktu magang di CV. Hidden Store. Yang menjadi tantangan selanjutnya adalah bagaimana cara mengatasi tantangan tersebut dan dalam tekanan sekalipun. Dari awal saya sebagai penulis masuk untuk magang di CV. Hidden Store mendapatkan banyak pembelajaran yang di mana ini akan sangat berpengaruh dengan kehidupan saya kedepan nya. Saya belajar tentang kerja sama tim dengan pegawai CV. Hidden Store, ini menjadi tantangan baru, yang dimana saya yang baru masuk magang di CV. Hidden Store harus menyesuaikan diri dengan para tenaga kerja disana, mencocok kan sifat satu sama lain dengan mengurangi ego diri sendiri demi membentuk kerjasama yang baik kepada seluruh tenaga kerja. Pelajaran berharga lainnya yang saya dapat adalah saran yang saya berikan terhadap CV. Hidden Store serta untuk memajukan dunia fashion yang baik di jaman sekarang ternyata disambut dengan baik oleh mas Galih selaku pemilik CV. Hidden Store. Beliau juga mengajak saya untuk berdiskusi tentang banyak hal dan secara tidak langsung memberikan saya banyak ilmu di segi fashion dan pemanfaatan sdm yang baik


15


16 KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan Praktikan melaksanakan KKL/Magang di CV. Hidden Store yang terletak di l. Nakulo No.2A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta Telp : 0811-2641-178 Email : [email protected]. Dengan magang yang dilaksanakan selama 30 hari yaitu terhitung sejak tanggal 10 April–10 Mei 2023 di CV. Hidden Store selama melaksanakan KKL/Magang. Praktikan bertugas seperti menjaga toko, bongkar Gudang, cek stock, antar barang, ambil barang, diskusi, menyablon, me-press, mempacking, bahkan mengikuti event di luar toko seperti event clothing. 4.2 Saran Untuk saran rekomendasi, guna untuk menciptakan dan mendapatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang baik ialah, mas Galih selaku pemilik CV. Hidden Store harus mampu mengelola Sumber Daya Manusia yang ada didalam kayawan dengan efisien. Dengan cara melakukan pengembangan pada tenaga kerja, mengasah hal-hal yang bisa meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia . Salah satunya ialah mas Galih harus mampu mengaplikasikan materi kuliah magang yang sudah saya sampaikan melalui kuliah magang saya selama waktu 25 hari tersebut, dalam hal ini adalah, mas Galih harus mampu memberikan pengembangan karyawan yang lebih dan harus memberikan perlakuan khusus kepada karyawan yang dikategorikan sudah memiliki umur yang tidak muda lagi, karena untuk menyerap materi atau apa saja yang diberikan guna untuk pengembangan Sumber Daya Manusia pasti sangat susah diterima. Dan untuk rekomendasi demi tercapainya Sumber Daya Manusia yang berkualitas mas Galih harus lebih memperhatikan sisi psikologis tenaga kerja di Hidden Store untuk menghindari stress kerja di masa yang akan datang. Dan berikut adalah rekomendasi dari saya untuk pengembangan sdm untuk menghindari stress kerja ialah sebagai berikut : 1. Mulai hari dengan senyuman Terkadang, stres tidak hanya datang saat sudah sampai di tempat kerja. Pagi hari yang padat, seperti berkutat dengan jalanan yang macet, sudah cukup membuat kepala pusing bukan kepalang. Apalagi, pikiran pun dipenuhi dengan pekerjaan yang menanti di meja kantor. Hal-hal ini hanya akan memperburuk stress kerja. Mulailah hari dengan senyuman dan hal-hal baik, seperti melakukan perencanaan kerja yang tepat untuk mengantisipasi segala rintangan di tempat kerja, dan sikap positif. Inilah “rahasia” cara mengurangi stres


17 kerja yang ampuh! 2. Jangan malu bertanya Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap stres kerja adalah ketidaktahuan kita terhadap ekspektasi atasan. Jika kita memahami permintaan atasan, akan ada “benang merah” yang bisa membantu Anda dalam menyelesaikan pekerjaan. Selain bisa menjadi cara mengatasi stres kerja, kita jadi mengetahui yang harus dilakukan di tempat kerja. 3. Jauhi konflik di Hidden Store Tak terelakkan bahwa dalam dunia kerja kerap terjadi konflik yang kemudian menjadi benalu terhadap kesehatan fisik dan mental. Jauhilah konflik antar kolega kantor, seperti menghindari gosip atau membuat masalah dengan rekan kerja. Selain itu, jika memungkinkan, hindari juga orang-orang yang tidak bisa bekerja dalam satu tim. Sebab, stress kerja juga bisa datang dari sesama rekan kerja. Penyebab stres kerja bisa jadi karena banyaknya konflik yang terjadi. 4. Menggunakan waktu dengan efisien Melakukan perencanaan untuk menghadapi hari-hari kita di Hidden Store, bisa menjadi cara mengatasi stres kerja yang efektif. Misalnya, memanfaatkan waktu dengan efisien, agar kita tidak telat. Sebab jika terlambat, kita bisa merasa kacau dan serba terburuburu. Bertanggung jawab dalam menggunakan waktu secara efisien, dapat menjaga diri kita dari efek negatif yang bisa menimbulkan perasaan stress kerja. Pekerjaan kita pun bisa lebih cepat selesai karena pikiran terbebas dari rasa stress. 5. Menciptakan lingkungan kerja yang nyaman Merasa tidak nyaman ternyata bisa memicu datangnya stres kerja. Contoh kecilnya datang dari kursi yang Anda duduki seharian. Jika kursi itu membuat kita tidak nyaman, maka stres kerja bisa datang semudah itu. Bahkan, suasana kerja dengan kolega yang berisik, juga bisa memicu stres kerja. Maka dari itu, ciptakan lingkungan dan suasana nyaman sebagai cara mengatasi stres kerja yang ampuh. Lingkungan kerja yang nyaman akan buat kamu lebih produktif. 6. Jangan lakukan banyak hal bersamaan Multitasking atau melakukan banyak hal dalam waktu bersamaan bisa menimbulkan


18 perasaan stres kerja. Sebab, hasil dari pekerjaan yang dilakukan bersamaan dengan pekerjaan lain, bisa tidak maksimal dan tidak fokus. Cara kerja ini terkadang tidak efektif dan bisa menimbulkan stres kerja. Mulailah bekerja dengan cermat dan tidak tergesa-gesa, apalagi mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yang bersamaan. 7. Sebaiknya tidak terobsesi menjadi perfeksionis Memiliki pencapaian di Hidden Store adalah hal yang luar biasa. Namun, menjadi perfeksionis dan ingin selalu sempurna dalam segala hal, hanya akan membuat kita dan orang-orang di sekitar kewalahan. 8. Jangan malu untuk “curhat” Terakhir, cara mengatasi stres kerja yang sangat membantu Anda adalah curhat alias bercerita dengan kolega atau bahkan atasan. Mengeluarkan unek-unek dan mendapatkan masukan dari teman kerja adalah cara mengatasi stres kerja yang sangat membantu. 9. Melakukan evaluasi setiap bulan Hal ini sangat penting dilakukuan agar mas Galih bisa mengetahui hasil dari pengembangan apakah pengaplikasian materi pengembangan sudah berjalan dengan baik atau belum yang sudah diberikan dalam satu bulan, sehingga akan sangat mudah untuk mengambil langkah yang selanjutnya. 10. Mengadakan employee gathering 3 bulan sekali mas Galih harus mengadakan employee gathering untuk mencegah stress kerja pada tenaga kerjanya. Selain itu employee gathering membuat mas Galih bisa mendekatkan diri dengan tenaga kerjanya. Meningkatkan komunikasi antar pemilik dan tenaga kerja membuat hubungan lingkungan pekerjaan lebih harmonis.


19 DAFTAR PUSTAKA Abdullah, M. (2018). PENGARUH FASILITAS SEKOLAH DAN MOTIVASI GURU TERHADAP EFEKTIVITA PROSES MENGAJAR DI MADRASAH ALIAYAH DDI BONTANG. PROMOSI (Jurnal Pendidikan Ekonomi), 6(2). https://doi.org/10.24127/pro.v6i2.1704 Ginting, D. C. (n.d.). ETOS KERJA - Panduan Menjadi Karyawan Cerdas. Surwanti, A. (n.d.). MOTIVASI KERJA, KEPUASAN KERJA, DAN KINERJA. Wibowo, I. G. P., Riana, G., & Putra, M. S. (2015). PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL KARYAWAN. https://www.hanindo.co.id/post/apa-itu-employee-gathering https://www.semuabis.com/hidden-store-yk-0811-2641-178


20 LAMPIRAN MAGANG


21 LINK VIDEO YOUTUBE : https://youtu.be/zPpcaqTrljs


22 1. Surat Keterangan Melaksanakan Magang


23 2. Form Hasil Penilaian Dari Lokasi Magang


24 3. Surat Pengantar Magang


25 4. Bukti Pembayaran Magang


Click to View FlipBook Version