Mata Pelajaran Dibuat Oleh : Maryanti, S.Pd KD. 3.5 Menganalisis desain busana kerja wanita dengan proporsi ilustrasi (1:9 s/d 1:13) secara manual SMK NEGERI 2 PURWAKARTA Jl. Jend. Ahmad Yani No 98 Purwakarta
1. Peserta didik mampu menganalisis desain busana kerja wanita secara tepat 2. Peserta didik mampu menguraikan prosedur mendisain busana kerja wanita dengan proporsi ilustrasi (1:9 s/d 1:13) secara manual dengan benar. 3. Peserta didik mampu menguraikan prosedur teknik penyelesaian desain busana secara kering dengan benar dan tepat 4. Peserta didik mampu menentukan alat dan bahan untuk membuat desain busana kerja wanita dengan proporsi ilustrasi (1:9 s/d 1:13) secara manual dengan teknik penyelesaian desain busana secara kering dengan benar dan tepat SMK NEGERI 2 PURWAKARTA TUJUAN PEMBELAJARAN PENDAHULUAN
PEMBELAJARAN AA... PPeenngeerrttiiaann BBuussaannaa Busana Kerja atau pakaian kerja adalah busana atau pakaian yang dikenakan saat seseorang melakukan aktivitas. Pekerjaan (bekerja),atau yang bekerja pada suatu bidang pekerjan tertentu, Smyth dan Cerbner di kutip Wright (1985) memberikan batasan dunia kerja pada kelompok kerja seperti: eksekutif bisnis, pejabat, pegawai kantor, guru, hakim, jaksa, pengacaradan lainnya. Busana kerja dikenakan pada usia kerja yaitu masyarakat yang berumur 10-65 tahun. Usia kerja bisa mengalami pergeseran sesuai dengan perkembangan jaman, misalnya dengan diberlakukannya wajib belajar 9 tahun maka usia sekolah sampai tingkat SLTP hingga usia kerja akan bergeser menjadi 15-64 tahun. BB... FFuunngssiiBBuussaannaaKKeerrjjaa 1. Mengidentifikasi suatu golongan atau kelompok 2. Memberikan suatu pandangan atau identitas 3. Menghilangkan persaingan dalam cara berbusana antar sesama pegawai 4. Mencegah cara berbusana yang berlebih-lebihan CC... KKaarraakktteerriissttiikk Model busana kerja harus menunjang aktivitas pekerjaan Model busana kerja wanita harus serasi, sederhana (tidak banyak lipit, kerut, ploi, jahitan tindis dan saku) sehingga tidak mengganggu aktifitas. Pemilihan tekstil yang memberikan kesan nyaman, tidak tembus pandang, mengkilap, tidak terlalu tebal dan kasar. Sesuaikan Pakaian dengan Bidang Pekerjaan Tampil Modis Hindari Busana Seksi Hindari Sepatu yang Terlalu Tinggi SMK NEGERI 2 PURWAKARTA 1. MENGANALISIS DESAIN BUSANA KERJA WANITA
PEMBELAJARAN DD... CCiirrii--cciirrii BBuussaannaa KKeerrjjaa a. Apabila model mantelpak dan pansuit yang dipilih, maka kerah jas menjadi pilihannya. Kerah jas terdiri dari dua bagian yaitu bagian kerah jas dan revers (lapel). b. Model Lengan yang sesuai digunakan untuk membuat mantelpak dan pantsuit yaitu lengan jas, lengan yang terdiri dari dua bagian yaitu bagian depan dan belakang SMK NEGERI 2 PURWAKARTA
PEMBELAJARAN c. Model rok yaitu model rok yang sederhana, tidak banyak lipitan, kerutan, ploi dan saku, agar tidak mengganggu aktifitas kerja d. Model pantalon yaitu model yang sederhana, tidak banyak detail seperti tindisan dan saku SMK NEGERI 2 PURWAKARTA
PEMBELAJARAN Biru; warna paling stabil dan identik dengan ketenangan. Warna biru dikenal sebagai warna kebenaran dan kebijaksanaan. Warna ini juga memiliki efek menenangkan dan terkait dengan kecerdasan karena warna biru merupakan warna yang paling stabil. SMK NEGERI 2 PURWAKARTA e. Berdasarkan kesempatan busana kerja dapat digolongkan menjadi 2 bagian: busana kerja dalam ruangan InDoor dan busana kerja dalam ruangan OutDoor : 1. Busana Kerja Indoor Busana Kerja In Door ialah busana kerja yang dipakai di dalam ruangan. seperti pakaian kerja yang dipakai oleh guru, dokter, dosen,karyawan kantor dan lainnya. Busana yang dipakai haruslah rapi, sopan, serasi dan sesuai dengan pekerjaan. Bahan yang dipakai juga tidak terlalu tebal maupun tidak tembus pandang. 2. Busana Kerja Outdoor Busana Kerja Indoor ialah busana kerja yang dipakai di luar ruangan. seperti pakaian kerja yang dipakai karyawan lapangan, montir, dan lainnya. Busana yang dipakai sesuai dengan pekerjaan, tidak terlalu ketat ( longgar ) . f. Pemilihan Bahan Busana Kerja Wanita Tekstur sedang (tidak terlalu kaku dan melangsai) Permukaan bahan tidak mengkilat dan berkilau Bahan mudah dipres Tidak mudah kusut dan susut Bahan yang mempunyai motif juga sering digunakan seperti bunga-bunga, batik, polkadot, selain itu bahan bergaris, bahan kotak-kotak g. Warna busana wanita yang cocok untuk kesempatan kerja Hijau; karakteristik yang bagus dan menenangkan mata. Warna hijau khas dengan sifatnya yang menunjukkan kesegaran, keamanan dan harmoni.
Hitam; elegan dan melambangkan keseriusan dalam bekerja. Selain memberikan efek tubuh yang lebih ramping, warna hitam juga dianggap elegan. Cokelat; menampilkan efek maskulinitas dan menyeimbangkan. Cokelat merupakan salah satu dari warna-warna bumi yang sarat kestabilan. Baju cokelat akan membuat pemakainya terlihat maskulin. Merah; meningkatkan tekanan darah dan pertanda rival. Meskipun dikenal dengan warna yang agresif dan penuh gairah untuk kencan pertama, namun warna merah nggak begitu baik untuk dipakai ke kantor. Abu-abu; punya efek negatif yang menyiratkan kepasifan. Busana abu-abu punya arti tersirat yang menunjukkan kepasifan, nggak terlibat dan kekurangan energi. Kuning; mengindikasikan orang yang lemah meskipun gembira. Warna kuning merupakan warna yang paling membahagiakan dari semuanya karena warna ini ii biasanya merangsang kegembiraan. SMK NEGERI 2 PURWAKARTA
SMK NEGERI 2 PURWAKARTA Oranye (aksen penyeimbang); menunjukkan antusiasme Warna oranye merupakan warna stimulasi dan antusiasme. Ungu (aksen penyeimbang); pemanis tampilan yang mewah Ungu mengingatkan orang akan royalti dan kemewahan. Putih (aksen penyeimbang); menandakan kesempurnaan, cocok untukmu yang perfeksionis h. Macam-macam Desain Busana Kerja Wanita 1). Busana kerja wanita One Pieces Modell dress kerja waniita
SMK NEGERI 2 PURWAKARTA • Model busana kerja wanita blouse dengan rok 2). Busana kerja Two Pieces • Setelan jas/blazer lengan panjang dengan celana panjang
• Model busana kerja wanita dress dengan blazer • Model busana kerja wanita motif corak SMK NEGERI 2 PURWAKARTA
• Model busana kerja wanita motif batik SMK NEGERI 2 PURWAKARTA
3). Three Pieces Setelan jas/blazer lengan panjang dengan celana panjang SMK NEGERI 2 PURWAKARTA • Setelan jas/blazer lengan panjang / pendek dengan rok
4). Mantel/Coat 5). Blazer SMK NEGERI 2 PURWAKARTA
Single breasted Double breasted Balero Cardigan SMK NEGERI 2 PURWAKARTA
PEMBELAJARAN Langkah--langkah menggambar busana kerja wanita: a). Menggambar Busana kerja wanita One Piece Mengutip proporsi tubuh dengan garis tipis sesuai pose yang dikehendaki. Memindahkan gambar busana diatas proporsi tubuh (mulailah membuat rancangan busana pada proporsi tubuh, dimulai dari bagian atas turun kebawah sesuai dengan pose) Menggambar detail-detail bagian busana Melengkapi gambar busana secara lengkap (wajah, rambut, asesories, dll) Menyelesaikan gambar busana dengan memperhatikan nilai gelap terang b). Menggambar Busana kerja wanita Two Piece Mengutip proporsi tubuh dengan garis-garis pose sesuai yang dikehendaki Memindahkan gambar busana diatas proporsi tubuh (mulailah membuat rancangan busana bada proporsi tubuh dimulai dari busana bagian atas dan dilanjutkan busana bagian bawah) Menggambar detail-detail bagian busana. Melengkapi gambar busana secara lengkap (wajah, rambut, accessories dll) Menyelesaikan gambar busana dengan memperhatikan nilai gelap terang c). Menggambar Busana kerja wanita Three Piece Mengutip proporsi tubuh dengan garis tipis sesuai pose yang dikehendaki Memindahkan gambar busana diatas proporsi tubuh ; Rancanglah busana bagian dalam, seperti tank top, t-shirt, atau kemeja sesuai dengan keinginan. Buat sketsa busana bagian bawah, seperti rok atau celana Lanjutkan dengan busana luar seperti jas, vest, bolero, dan sebagainya Isi masing-masing busana dengan drape sesuai dengan pose dan bentuk busana Melengkapi detail-detail bagian busana Melengkapi gambar busana secara lengkap (wajah, rambut, accessories dll) Menyelesaikan gambar busana Hapus bagian-bagian yang tidak diperlukan Pertebal rancangan dengan pensil 4B Selesaikan gambar busana dengan memperhatikan nilai gelap terang SMK NEGERI 2 PURWAKARTA 2. PROSEDUR MEMBUAT DISAIN BUSANA KERJA WANITA DENGAN PROPORSI ILUSTRASI (1:9 S/D 1:13) SECARA MANUAL SESUAI JENIS DESAIN BUSANA KERJA WANITA
PEMBELAJARAN : SMK NEGERI 2 PURWAKARTA Pewarnaan kering adalah suatu teknik pewarnaan sketsa busana tanpa menggunakan media air, jadi disini bisa menggunakan pensil biasa, pensil warna, pastel, krayon, konte, spidol, marker, dan sebagainya tergantung keinginan. Penyelesaian gambar busana secara kering menggunakan beberapa alat antara lain aa... PPeennssiillbbeerrwwaarrnnaa Teknik pemakaian pensil warna adalah sebagai berikut : Untuk mendapatkan kesan yang rata diperlukan ketelitian. Jika desain akan diberi warna keseluruhan, kerjakanlah dengan arah yang sama menurut arah benang. Untuk penyelesaiannya dapat diberikan tekanan dengan warna yang lebih tua atau tebal, caranya dengan menggoreskan pensil dengan warna yang sama, menggoreskannya dengan cara menekan. Siluletnya dapat dibuat dengan pensil yang sama atau warna hitam. Bila desain dibuat dengan memakai kombinasi warna, maka warana muda diselesaikan terlebih dahulu. bb... SSppiiddooll Spidol terdapat di dalam berbagai ukuran, semua ukuran dapat dipakai untuk menyelesaikan gambar busana, hanya untuk garis yang halus dan kecil dipergunakan spidol dengan ujung yang kecil. Spidol bersifat tebal dan menutupi permukaan. Teknik Pemakaian spidol : Membuat sket dengan pensil HB atau B Jika gambar akan diberi warna seluruhnya, maka spidol digoreskan dengan arah benang sehingga mengisi seluruh desain. Arah pemakaian spidol selalu mengikuti arah benang. Siluet dan garis hias diselesaikan dengan memakai spidol, pensil hitam, pen (Drawing pen) atau boxy. 3. PROSEDUR TEKNIK PENYELESAIAN DESAIN BUSANA SECARA KERING
PEMBELAJARAN Terdapat lima faktor yang harus diperhatikan saat pewarnaan sketsa busana, yaitu : 1. Tekstur kain, 2. Motif kain, 3. Lekuk tubuh, 4. Jatuhnya busana, 5. Cahaya. Untuk mewarna sketsa busana kerja wanita sesuai jenis bahan, teknik penyelesaian, yaitu: 1). Teknik peyelesaian bahan tebal Langkah-langkahnya: Tebali garis-garis rancangan sesuai dengan warna yang Anda inginkan. Warnailah bagian kepala dan kulit terlebih dahulu. Bagian kulit yang cekung atau tidak terkena cahaya Anda buat warna lebih gelap, sedangkan yang menonjol atau yang terkena cahaya Anda buat warna terang. Apabila warna tidak rata Anda bisa meratakan dengan menggunakan pensil arsir. Lanjutkan mewarna busana dan pelengkapnya dengan warna yang tebal, dimulai dari bagian gelap dan Anda tarik ke bagian terang dengan pensil arsir. Untuk warna gelap Anda gunakan pada bagian-bagian yang cekung, terlipat dan bagian yang tidak terkena cahaya, sedangkan warna yang terang Anda gunakan untuk bagian yang menonjol dan bagian yang terkena cahaya. Perjelas bagian-bagian tertentu dengan pena seperti setikan, kupnat, belahan dan sebagainya. SMK NEGERI 2 PURWAKARTA
PEMBELAJARAN SMK NEGERI 2 PURWAKARTA 2). Teknik peyelesaian bahan bermotif, Langkah-langkahnya : Tentukan motif yang Anda inginkan dalam rancangan dengan memperhatikan lipatan-lipatan busana dan lekukan tubuh. Motif yang terdapat pada lipatan dan lekukan tidak dibuat utuh tetapi terpotong atau terlipat. Tebali garis-garis rancangan sesuai dengan warna yang Anda inginkan. Warnailah bagian kepala dan kulit dengan menerapkan gradasi warna. Lanjutkan dengan mewarnai motif terlebih dahulu. Kemudian pada bagian warna dasar busana, dengan memperhatikan lipatan, lekukan dan cahaya. Agar warna dasar busana dan warna motif menyatu, pada bagian garis luar motif Anda arsir lebih tebal sedikit dan Anda tarik ke bagian warna dasar busana. Ratakan dengan pensil arsir. Selanjutnya Anda warna pelengkap busana yang digunakan. Pertegas bagian yang kurang jelas dengan pena.
PEMBELAJARAN SMK NEGERI 2 PURWAKARTA 3). Teknik peyelesaian bahan bergaris, Langkah-langkahnya : Tentukan bentuk garis dengan memperhatikan lipatan busana dan lekukan tubuh. Garis yang terdapat pada daerah lipatan dan lekukan tidak dibuat lurus tetapi terpotong atau terlipat. Tebali garis-garis rancangan sesuai warna yang Anda inginkan Warnailah bagian kepala dan kulit dengan menerapkan gradasi warna. Lanjutkan dengan mewarnai garis terlebih dahulu. Kemudian warnailah dasar busana, dengan memperhatikan lipatan, lekukan dan cahaya. Agar warna dasar busana dan warna garis menyatu, pada bagian luar garis Anda arsir lebih tebal dengan warna salah satu garis. Kemudian Anda tarik ke bagian warna dasar busana dengan pensil arsir. Selanjutnya warnailah pelengkap busana yang digunakan. Pertegas bagian yang kurang jelas dengan pena.
PEMBELAJARAN SMK NEGERI 2 PURWAKARTA 4). Teknik peyelesaian bahan berkotak, Langkah-langkahnya Tentukan bentuk kotak dengan memperhatikan lipatan busana dan lekukan tubuh. Bentuk kotak yang terdapat pada daerah lipatan dan lekukan tidak dibuat lurus, tetapi terpotong atau terlipat. Tebali garis rancangan sesuai warna yang Anda inginkan. Warnailah bagian kepala dan kulit dengan menerapkan gradasi warna. Lanjutkan dengan mewarna kotak terlebih dahulu. Kemudian warnailah dasar busana dengan memperhatikan lipatan, lekukan dan cahaya. Agar warna dasar busana dan warna kotak menyatu, pada bagian garis luar kotak Anda arsir lebih tebal dengan warna salah satu kotak. Kemudian Anda tarik ke bagian warna dasar busana dengan pensil arsir. Selanjutnya Anda warna pelengkap busana yang digunakan. Pertegas bagian yang kurang jelas dengan pena.
PEMBELAJARAN Pensil adalah alat utama yang dibutuhkan dalam menggambar. Pensil ini terdiri dari banyak jenis dan ketebalan masing-masing. Ada yang berukuran 2H-H (keras), HB (medium), dan B-2B (lunak). SMK NEGERI 2 PURWAKARTA Untuk menghasilkan suatu rancangan yang baik perlu ditunjang dengan pengadaan alat dan bahan yang menunjang. Peralatan gambar adalah bagian penting yang harus disediakan untuk kelancaran kerja. Alat dan bahan yang digunakan untuk mendesain,, yaitu: a). Kertas Gunakan kertas gambar sesuai dengan kebutuhan, bisa menggunakan sketsabook atau buku gambar yang lebih tebal, dan diusahakan jangan terlalu tipis. Beberapa jenis kertas dapat digunakan untuk menggambar model seperti kertas ukuran standar (A3, F4, A4, kwarto). Untuk latihan, bisa juga menggunakan kertas buram. b). Pencil 4. ALAT DAN BAHAN UNTUK MENDESAIN BUSANA KERJA WANITA DENGAN PROPORSI ILUSTRASI (1:9 S/D 1:13) SECARA MANUAL DENGAN TEKNIK PENYELESAIAN DESAIN BUSANA SECARA KERING DENGAN BENAR DAN TEPAT
PEMBELAJARAN c). Penghapus Penghapus adalah alat kedua yang dibutuhkan dalam menggambar. Jika terjadi kesalahan dalam menggambar, kita dapat menggunakan penghapus untuk menghilangkan sketsa atau goresan yang tidak dibutuhkan. Penghapus yang baik untuk menggambar adalah penghapus yang lunak dan lentur, agar dalam membersihkan goresan-goresan pensil dapat mengurangi resiko merusak kertas. d). Rautan Rautan untuk meruncingkan pensil SMK NEGERI 2 PURWAKARTA e). Penggaris Penggaris atau mistar adalah sebuah alat pengukur dan alat bantu gambar untuk menggambar garis lurus. Terdapat berbagai macam penggaris, dari mulai yang lurus sampai yang berbentuk segitiga (biasanya segitiga siku-siku sama kaki dan segitiga sikusiku 30°–60°).
PEMBELAJARAN SMK NEGERI 2 PURWAKARTA f). Pencil Warna Penggunaan pensil warna dapat dilakukan dengan cara mengarsir atau memblok warna. Tekanan pada penggunaan pensil sangat memengaruhi ketajaman warna. g). Spidol Sebagai alat tulis, fungsi spidol tidak sekadar untuk menulis. Spidol dapat juga dimanfaatkan untuk mewarnai hingga memberi marker atau tanda. Berdasarkan fungsinya, muncullah berbagai jenis spidol di pasaran. Ada spidol permanen, spidol yang tidak tembus kertas, hingga spidol warna dengan tinta yang aman untuk anak.
DAFTAR PUSTAKA Herawati, Feftina. Dasar-Dasar Menggambar Busana. Jakarta: 2005. Direktorat Pembinaan Sekolah, Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Prihati, Sri. Pembuatan Busana Kerja. Depok: 2016. Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan (Pppptk) Bisnis Dan Pariwisata Direktorat Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan https://online.fliphtml5.com/ktwhw/wotg/#p=16 https://www.hipwee.com/sukses/inilah-warna-busana-yang-boleh-dan-jangan-kamu-pakai-di-kantor-menurutpenelitian-bisa-pengaruh-ke-karier-lho/ https://www.fesyendesign.com/teknik-pewarnaan-sketsa-busana-2/ SMK NEGERI 2 PURWAKARTA