rawatib muakkad).
Dua rakaat sesudah zuhur, sehingga menjadi 4 rakaat (yang dua rakaat shalat sunah
rawatib muakkad).
Empat rakaat sebelum asar.
Dua rakaat sebelum magrib.
D. Shalat Sunah Dhuha
1. Pengertian Shalat Dhuha
Shalat dhuha adalah shalat yang dilaksanakan pada waktu dhuha (matahari naik
agak tinggi) antara jam 07.00 WIB sampai dengan sebelum dilaksanakan shalat zuhur.
Shalat dhuha itu hukumnya sunah. Shalat dhuha itu pahalanya amat besar dan sangat
banyak fadlilahnya.
Shalat dhuha itu paling sedikitnya dikerjakan 2 rakaat yang pertengahan 4 rakaat.
Boleh 8 rakaat dan paling banyak 12 rakaat.
Shalat dhuha itu cara mengerjakannya baik ucapan (yang dibaca) atau gerakannya
sama seperti shalat biasa, cara mengerjakannya secara munfarid (sendirian) tidak
disunahkan berjamaah. Lebih utama surat yang dibaca pada rakaat pertama adalah surat
as-Syams, pada rakaat kedua surat ad-Dhuha. Bila mengerjakan lebih dari dua rakaat,
surat yang dibaca adalah al-Kafirun dan al-Ikhlas.
“Allahumma innad dhuha`a dhuha`uka wal baha`a baha`uka wal jamala jamaluka wal
quwwata quwwatuka wal qudrata qutratuka wal `ishmata `ishmatuka. Allahumma in
kana rizki fis sama`i faanzilhu wain kana fil ardhi fa akhrijhu wain kana mu`ashshiran
fayassirhu wain kana haraman fathahhirhu wain kana ba`idan faqarribhu wain kana
qalilan fakatstsirhu wain kana katsiran fabarikli fihi bihaqqi dhuhaika wabaha`ika
wajamalika waquwwatika waqudratika wa`ishmatika, atini ma ataita `ibadakas shalihin
“Artinya : "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha itu waktu Engkau. Cahaya ce-
merlang, keindaahan, kekuatan, kekuasaan dan penjagaan semua itu adalah hak yang
ada pada Engkau. Ya Allah bilamana rezeki itu di langit maka turunkanlah, apabila di
dalam bumi maka keluarkanlah. Bilamana sulit maka mudahkanlah, bilamana haram
maka jadikanlah suci, dan apabila jauh maka dekatkanlah, apabila sedikit maka
51
perbanyaklah, dan apabila banyak maka berikanlah berkah, dengan hak Engkau dari
waktu dhuha, cahaya, cemerlang, keindahan, kekuatan, kekuasaan dan penjagaan
Engkau, anugerahkan kepadaku seperti apa apa yang telah Engkau berikan kepada
para hamba Engkau yang shaleh-shaleh".
Hikmah Shalat Sunnah
1. Shalat sunnah adalah shalat yang berupa anjuran. Hikmah dan manfaatnya untuk
menutupi kekurangan-kekurangan dalam shalat fardhu, contoh shalat rawatib.
2. Orang yang sering melakukan insya Allah dinaikkan derajatnya dan digolongkan
orang–orang muttaqin serta memperoleh ketenteraman hidup lahir dan bathin.
3. Mengerjakan shalat dhuha memperoleh keutamaan yang besar dan merupakan
pengganti kebaikan yang tidak dapat dijalankan serta mempermudah dan barokah
dalam rizki.
4. Shalat tarawih dapat melebur dosa-dosa yang telah lewat dan dapat menyemarakkan
malam Ramadhan sebagai qiyamul lail.
5. Shalat idain dapat melebur dosa-dosa dan dapat mempererat tali ukhuwah Islamiyah,
juga dapat menambah syiar Islam dan dapat menguatkan keimanan.
6. Shalat tahiyatul masjid dapat menambah semarak dan memakmurkan masjid.
52