BAHAN AJAR 1
KELAS :6
TEMA : 4. Globalisai
SUBTEMA : 3. Globalisasi dan Cinta Tanah Air
A. Deskripsi Singkat Materi Pembelajaran
Bahan ajar ini disusun untuk memberikan bekal kepada para peserta didik dalam
hal pemahaman dan pengaplikasian materi pembelajaran pada Tema: “Globalisasi”
dengan Subtema “Globalisasi dan Cinta Tanah Air”. Ruang lingkup bahan ajar ini
mencakup materi pelajaran: (a) Bahasa Indonesia, (b) PKN, dan (c) SBdP. Materi
yang disajikan dalam bahan ajar ini adalah sebagai berikut:
1. Kalimat efektif dan kosakata baku
2. Pentingnya cinta produk Indonesia
3. Membuat Poster
B. Kompetensi Dasar
Bahasa Indonesia
3.2Menggali isi teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah yang didengar dan dibaca.
4.2Menyajikan hasil penggalian informasi dari teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah
secara lisan, tulis, dan visual dengan menggunakan kosakata baku dan kalimat
efektif.
PKn
3.2Menelaah keberagaman social, budaya, dan ekonomi masyarakat
SBdP
3.1 Memahami reklame
4.1 Membuat reklame
C. Tujuan Pembelajaran
Bahasa Indonesia
1. Setelah melihat PPT dan bertanya jawab dengan guru via zoom siswa dapat
membuat 2 contoh kalimat efektif dari teks ekplanasi yang dibaca dengan
benar.
2. Setelah diberi teks eksplanasi dalam pdf melalui whatsapp grup siswa dapat
menyajikan informasi dari teks ekplanasi yang dibaca dengan menggunakan
kalimat efektif dan kosakata baku dengan tepat
PKN
1. Setelah melihat video yang ditayangkan siswa dapat menyimpulkan pentingnya
cinta produk Indonesia untuk meningkatkan perekonomian bangsa dengan
terperinci.
SBdP
1. Dengan mengamati contoh dan berdiskusi, siswa mampu menyimpulkan ciri-ciri
poster secara tepat
2. Dengan mengamati contoh poster, siswa dapat membuat contoh poster cinta
produk Indonesia yang sesuai dengan kriteria poster yang baik.
BAHAN AJAR
GLOBALISASI
Globalisasi
Dan
Cinta Tanah Air
Pembelajaran 4
Materi tentang kalimat
efektif dan kosa kata baku
Pengertian Kalimat Efektif
Kalimat efektif dapat diartikan sebagai susunan kata yang mengikuti kaidah
kebahasaan secara baik dan benar. Tentu saja karena kita berbicara
tentang bahasa Indonesia, kaidah yang menjadi patokan kalimat efektif dalam
bahasan ini adalah kaidah bahasa Indonesia menurut ejaan yang
disempurnakan (EYD).
Syarat Kalimat Efektif
1. Sesuai EYD
2. Sistematis
3. Tidak Boros dan Bertele-tele
4. Tidak Ambigu
Ciri-ciri Kalimat Efektif
1. Kesepadanan Struktur
a. Pastikan kalimat yang dibuat mengandung unsur klausa minimal yang
lengkap, yakni subjek dan predikat.
b. Jangan taruh kata depan (preposisi) di depan subjek karena akan
mengaburkan pelaku di dalam kalimat tersebut.
Contoh kalimat efektif dan tidak efektif:
Bagi semua peserta diharapkan hadir tepat waktu. (tidak efektif)
Semua peserta diharapkan hadir tepat waktu. (efektif)
c. Hati-hati pada penggunaan konjungsi yang di depan predikat karena
membuatnya menjadi perluasan dari subjek.
Contoh:
Dia yang pergi meninggalkan saya. (tidak efektif)
Dia pergi meninggalkan saya. (efektif)
d. Tidak bersubjek ganda, bukan berarti subjek tidak boleh lebih dari satu,
namun lebih ke arah menggabungkan subjek yang sama.
Contoh:
Adik demam sehingga adik tidak dapat masuk sekolah. (tidak efektif)
Adik demam sehingga tidak dapat masuk sekolah. (efektif)
2. Kehematan Kata
Contoh Kata Jamak:
Para siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi. (tidak
efektif)
Siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi. (efektif)
3. Kesejajaran Bentuk
Contoh:
Hal yang mesti diperhatikan soal sampah adalah cara membuang, memilah, dan
pengolahannya. (tidak efektif)
Hal yang mesti diperhatikan soal sampah adalah cara membuang, memilah, dan
mengolahnya. (efektif)
4. Ketegasan Makna
Contoh:
Kamu sapulah lantai rumah agar bersih! (tidak efektif)
Sapulah lantai rumahmu agar bersih! (efektif)
5. Kelogisan Kalimat
Contoh:
Kepada Bapak Kepala Sekolah, waktu dan tempat kamu persilakan. (tidak
efektif)
Bapak Kepala Sekolah dipersilakan menyampaikan pidatonya sekarang.
(efektif)
Kosakata baku
adalah kata-kata yang sesuai dengan kaidah yang dibakukan berupa pedoman ejaan,
tata bahasa baku dan kamus umum, baik secara penulisan maupun pengucapan.
Sedangkan kosakata tidak baku adalah kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah
bahasa Indonesia yang biasanya berbentuk bahasa tutur atau bahasa percakapan
sehari-hari.
contoh
1. Apotek merupakan bahasa serapan dari Belanda, yaitu apotheek.
Jadi, bentuk bakunya adalah APOTEK, sedangkan tidak bakunya adalah APOTIK.
2. Penulisan bulan, seperti Februari, November. Nama-nama bulan merupakan
serapan dari kalender Masehi. Sehingga penulisannya sama persis, seperti
Februari dan November. Bentuk tidak bakunya PEBRUARI dan NOPEMBER.
3. Penulisan kata penghubung contoh yang baku : subjudul, pascasarjana,
purnawirawan contoh tidak baku : sub-judul, pasca sarjana, purna-wirawan.
KEGIATAN SISWA
Membaca teks eksplanasi “Aku Cinta Produk Indonesia” kemudian
menuliskan informasi dengan kalimat efektif dan kosa kata baku!
Materi tentang Cinta
Produk Indonesia
Pembelajaran selanjutnya siswa mengamati video tentang cinta produk Indonesia
untuk meningkatkan perekonomian bangsa. Kemudian menuliskan pentingnya cinta
produk Indonesia.
Dalam video tersebut memberikan contoh pada era sekarang kebanyakan orang lebih
suka membeli produk dari luar negeri sehingga produk local Indonesia kalah bersaing.
Hal ini dapat menurunkan perekonomian bangsa. Pengusaha-pengusaha kecil banyak
yang merugi. Jika kita mau melihat produk dalam negeri kualitasnya tidak kalah bagus
dari produk luar negeri. Untuk itu mari kita membeli dan mencintai produk buatan
Indonesia, dengan begitu dapat meningkatkan perekonomian bangsa.
1. Pentingnya mencintai produk dalam negeri yaitu :
a. Dengan mencintai produk dalam negeri, kita turut berperan dalam
menambah pendapatan negara.
b. Dengan mencintai produk dalam negeri, kita membantu meningkatkan
angka produksi dalam negeri dan mendukung produk dalam negeri untuk
bersaing ke pasar International.
c. Jika kita mencintai produk dalam negeri dan produksi dalam negeri
meningkat otomatis lapangan kerja meningkat, pendapatan rakyat juga
meningkat bahkan produk yang ditawarkan juga pastinya lebih murah dan
perekonomian Indonesia akan membaik .
d. Dengan mencintai produk dalam negeri berarti kita turut mempromosikan
Indonesia kehadapan dunia.
Materi tentang Poster
PENGERTIAN POSTER
Poster adalah merupakan karya seni atau juga desain grafis komposisi gambar dan
huruf di atas kertas, ada yang berukuran besar atau kecil
Ciri-ciri Poster pada umumnya adalah sebagai berikut;
1. Memuat komposisi yang terdiri dari gambar dan huruf di atas media kertas
atau kain yang berukuran besar.
2. Dibuat dengan perpaduan warna yang kuat dan kontras.
3. Menggunakan bahasa yang singkat, jelas, tidak rancu agar mudah dipahami.
4. Pengaplikasiannya ditempel pada dinding atau permukaan datar lainnya pada
tempat umum yang membidik perhatian publik semaksimal mungkin.
5. Poster dapat dibaca secara sambil lalu.
Cara membuat poster yang menarik:
1. Menentukan tujuan
Sebelum poster, tentukan apa yang ingin disampaikan dalam poster. Misalnya,
ajakan untuk menghemat air. Maka topiknya harus berhubungan dengan
penghematan air. Jangan sampai poster yang dibuat melenceng dari topik dan
tujuan.
2. Komposisi poster
Supaya poster dapat semaksimal mungkin mencapai tujuannya, maka komposisi
poster antara gambar dan tulisan harus sesuai. Maka kita harus mencari tahu
dan mengenal lebih banyak mengenai layout, gambar dan kata-kata yang
singkat, jelas, padat, berisi dan tepat sasaran. Antara gambar dan tulisan
kedua-duanya sedapat mungkin mensugesti orang yang melihat poster
tersebut.
3. Bahan, media, dan ukuran
Bahan, media dan ukuran disesuaikan dengan tempat kemana poster itu
diaplikasikan. Apabila dibawah panas terik matahari dan terkena hujan makan
bahan dan media haruslah yang tahan terhadap kondisi tersebut.
Mengamati dan membuat poster yang sesuai dengan
kriteria poster yang baik
DAFTAR PUSTAKA
Anggari, Anggi St dkk. 2018. Tema 4 Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013
Buku Guru SD /MI Kelas 6. Jakarta:Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbud.
Anggari, Anggi St dkk. 2018. Tema 4 Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013
Buku Siswa SD /MI Kelas 6. Jakarta:Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbud
https://dasarguru.com/membuat-poster/
https://www.studiobelajar.com/kalimat-efektif/
https://www.youtube.com/watch?v=rDHA_MdzO7I